We are Enemies and Lover
Cast :
- Kwon Soonyoung (Hoshi)
- Lee Jihoon (Woozi)
- Others member Seventeen
Pairing : SoonHoon, and others/? Temukan sendiri~
Genre : Romance.
Warning : bxb, YAOI! TYPO bertebaran :'v bukan cerita sempurna karena perlu banyak pembetulan di sana-sini :'v
Please Reviewnya~ Don't be Silent reader :'v Tap Follow and Fav this Story .
DON'T LIKE? DON'T READ
.
.
Seandainya kau tahu aku yang memberikan itu, apa kau akan senang Jihoonie? Batin Soonyoung, seandainya tadi Jihoon lebih memperhatikan Soonyoung mungkin dia akan tahu Soonyounglah yang memberikan syal itu, saat dia sadar Jihoon kedinginan karena tidak memakai syal saat berkeliling tadi dan saat waktu istirahat tiba dia langsung pergi berlari ke toko terdekat untuk membelikan Jihoon syal, itu agar Jihoon tak kedinginan lagi. Tangannya pun masih terasa dingin, wajahnya memerah karena kedinginan saat berlari, dia berbohong saat dia bilang dia hanya tidur di bus itu, padahal dia baru saja berpura-pura tidur saat Jihoon akan masuk ke dalam bus bersama Wonwoo tadi.
Tapi aku cukup senang, kau mau memakainya Jihoonie. Batin Soonyoung lagi, terukir senyuman tipis di wajahnya.
Wonwoo kembali bersama Mingyu, dia heran kapan Jihoon membeli syal merah yang dikenakannya.
"Jihoonie, kapan kau membelinya?" Tanya Wonwoo.
"Jadi ini bukan kau yang membelinya?" Tanya Jihoon balik.
"Kapan aku punya waktu membelinya? Aku saja baru tahu kau lupa membawa syalmu tadi." Kata Wonwoo bingung.
"Lalu siapa yang menaruhnya di sini?"
"Tak tahu. Mungkin namja kesayanganmu." Kata Wonwoo, dan melirik Soonyoung yang sedang bicara pada Seokmin dan mendapat pukulan dari Jihoon, sepertinya Wonwoo harus berpikir ulang lain kali jika ingin bicara. "Ah Jihoonie kau tahu, Seokmin menyukai seseorang!" seru Wonwoo dan Jihoon memandangnya tak peduli, tapi Wonwoo terus melanjutkan perkataannya. "Awalnya kupikir itu Chanie karena kemarin aku melihatnya pergi bersama Chanie tapi kurasa itu Soonyoung." Lanjut Wonwoo dengan suara berbisik.
"Hahh?!" Jihoon berseru kaget, pasalnya dua orang yang disayanginya didekati Seokmin namja byuntae itu (*Author : Jihoon oppa, apa oppa lupa? Soonyoung oppa juga byuntae! . #ditimvukSoonyoungpakesapulidi/?).
"Aku baru sadar, jika Soonyoung dan Seokmin itu cukup dekat, lagi pula lihat, mereka seperti sepasang kekasih." Lanjut Wonwoo yang masih melirik kearah Soonyoung dan Seokmin.
Kekasih? Mereka berdua? Batin Jihoon, hatinya mulai gelisah satelah mendengar penuturan sahabatnya itu.
Wait! Apa yang barusan kukatakan? Aarghh Jeon Wonwoo apa kau lupa? Jihoon menyukai Soonyoung! Kau baru saja mematahkan hatinya lagi. Batin Wonwoo menyadarkan dirinya dan membuat iris matanya memandang Jihoon yang kembali murung.
"Jihoon-ah mianhae, aku tak bermaksud-"
"Tak apa Wonwoo-ya, mungkin apa yang kau katakan ada benarnya, mereka berdua kelihatan lebih cocok." lirih Jihoon.
Aku salah bicara. Maafkan aku Jihoon-ah. batin Wonwoo khawatir.
Aku berharap salju akan turun secepatnya dan membuatku melupakan sejenak perasaanku padamu Soonyoungie. Batin Jihoon memandang kaca jendela bus itu.
-yayaerma1-
"Seungkwan-ah!" Panggil Minghao.
"Neee?" Kata Seungkwan dari kejauhan. Minghao, Chan, Seungkwan, dan Hansol sedang bermain bersama di desa itu, kelasnya mendapatkan desa yang cukup bagus untuk bermain dan belajar sekaligus.
"Aku ingin makan buahnya." ucap Chan saat melihat kebun buah yang ditanam di dalam rumah kaca.
"Aku juga, mereka terlihat enak." Lanjut Seungkwan.
"Mingyu sunbae bisa membuat makanan lezat dari buah dan sayuran segar di sini." Kata Hansol membuat yang lain mengangguk setuju, sudah sangat sering mereka memakan masakan Mingyu, dan itu membuat mereka ketagihan.
"Aku berharap ada Mingyu sunbae di sini." kata Chan.
"Memangnya kenapa kalau aku ada di sini?" Kata Mingyu yang datang entah dari mana.
"Sunbaee?!" Seru mereka berempat.
"Halo Chanie, Seungkwan-ah, Minghao-ah, Hansolie." Sapa Wonwoo, disertai lambaiaan dari Jihoon dan Soonyoung juga Seokmin.
"Seokmin hyung!" Panggil Chan dan mereka menepi, pergi ke tempat yang cukup sepi dan berbicara dengan suara yang pelan.
"Bagaimana hyung? Ada perkembangan? Aku sudah bertanya pada Jun sunbae dan kupikir itu benar kok." Kata Chan.
"Aku belum bertanya lagi padanya, tadi saja kami hanya bicara seperti biasa." Kata Seokmin.
"Meski begitu tetap semangat hyung, aku yakin kalau hyung bisa membuatnya menyukai hyung." Kata Chan memberikan semangat pada Seokmin.
"Gomawo Chanie, aku akan berusaha." Kata Seokmin, menepuk pelan pucuk kepala Chan.
"Sejak kapan mereka jadi dekat?" Tanya Jihoon.
"Seminggu sebelum.. Hallowen party?" Kata Minghao, dan Jihoon mengangguk paham, jadi Seokminlah yang membuat janji temu dengan Chan setelah hari perayaan Hallowen.
"Hansol-ah bukankah kau janji padaku akan menemaniku di ladang kol?" Kata Seungkwan kesal.
"Tapi Seungkwan-ah aku harus ke ternak ayam setelah ini."
"Kau pembohong Hansol-ah! Kau sudah janji padaku semalam! Kau pembohong! Aku benci padamu!" Kata Seungkwan dan berlari pergi.
"Seungkwan-ah!" Panggil Hansol, mencoba mengejar Seungkwan.
Dan entah kenapa Soonyoung juga ikut mengejar, sedangkan Jihoon, Wonwoo, Mingyu menatap bingung.
"Mereka sudah jadian sunbae." Kata Minghao membuat ketiga orang itu terpana.
"Kapan?" Kata mereka serempak.
"Beberapa hari sebelum Hallowen party." Jelas Minghao dan tersenyum pada ketiga sunbaenya.
"Heol! Sepertinya kita ketinggalan berita." kata Mingyu.
"Siapa lagi?" Tanya Wonwoo ambigu.
"Eh? Maksud sunbae?" Tanya Minghao bingung.
"Maksudku, selain mereka siapa lagi yang baru jadian?" Tanya Wonwoo, dia berpikir ini kesempatan bagus untuk menggoda orang yang baru jadian.
"Minghao dan Jun sunbae, hyung." Jawab Chan, sepertinya dia dan Seokmin sudah selesai berbisik-bisik dan sekarang Seokmin sudah pergi entah kemana.
Apa jangan-jangan dia mengejar Soonyoung? Batin Jihoon gelisah, dia memang diam sejak tadi karena gugup ada Soonyoung di dekatnya, tapi diam-diam dia selalu memperhatikan namja kwon itu, bahkan saat Soonyoung berlari mengikuti Hansol dan Seungkwna saja dirinya juga ingin ikut berlari mengejar Soonyoung.
"MWOO?! Sejak kapan?!" Tanya Wonwoo kaget.
"Seminggu yang lalu hyung." Kata Chan sambil menyenggol pelan lengan Minghao.
"Chukkae Minghao-ah, Jun sunbae benar-benar orang yang baik." Kata Wonwoo dan Mingyu.
"Juga romantis." Timpal Chan.
"Chanie diamlah." Kata Minghao malu.
Chan, Wonwoo dan Mingyu malah menggoda Minghao yang baru jadian dengan Jun, seminggu yang lalu, hubungan mereka memang baru seumur jagung tapi mereka berdoa semua yang memiliki kekasih akan terus bersama hingga maut memisahkan mereka, dan tak lama Jun muncul, sepertinya dia baru selesai dengan tugas yang diberikan.
"Hao-er." Panggil Jun, terlihat wajah bahagia terukir diantara keduanya.
"Hoo sunbae~ jadi kalian punya panggilan kesayangan yah?" Goda Wonwoo.
"Apa kau juga mau Wonwoo-ya?" Tanya Mingyu dan dihadiahi pukulan dari Wonwoo-nya.
"Hao-er, bagaimana kalau kita pergi ke taman sebelah? Kudengar ada berbagai macam bunga di sana." kata Jun sambil menatap lurus mata Minghao-nya.
"Boleh." Kata Minghao senang.
"sepertinya ada yang ingin berkencan." Goda Wonwoo lagi.
"Wonie~~ ayo kita juga cari tempat berduaan~." Ajak Mingyu, Wonwoo menatapnya sebentar dan mengangguk, seperti yang dibilang dia tak akan pernah bisa menolak semua permintaan Tiangnya ini.
"Apa kalian akan meninggalkanku sendirian?" Protes Jihoon.
"Ada aku hyung." Kata Chan mengingatkan.
"Sepertinya ini waktu yang baik untuk kalian berdua, mengeratkan ikatan saudara. Hahaha~." Kata Mingyu dan mengajak Wonwoo pergi berjalan-jalan berdua.
"Kami duluan Chanie, sunbae." Kata Minghao.
"Duluan Jihoon-ah." Timpal Jun dan mereka pergi dengan tangan Jun yang merangkul bahu Minghao dengan erat. Terlihat wajah merona manis yang ditunjukkan Minghao.
"Mereka terlihat bahagia." Gumam Jihoon.
"Aku berharap hyung juga bisa seperti mereka." Ucap Chan dan Jihoon menatapnya kurasa itu tak mungkin Chanie. Batin Jihoon sedih, berpikir namja yang disayangnya akan bersama yang lain membuatnya kalut.
"Ah benar, aku akan minta pajak jadian pada Seungkwan dan Jun sunbae." kata Jihoon membuat Chan menjentikkan jarinya.
"Itu benar! Kita akan makan banyak minggu ini hyung!" Kata Chan riang. Senyum Chan membuat Jihoon sedikit tenang, dia sudah cukup lelah akhir-akhir ini, bukan hanya fisik atau otaknya namun hatinya juga lelah.
Apa aku harus berhenti mencintaimu Soonyoungie? Tapi bagaimana caranya? Aku tak bisa membencimu ataupun melupakanmu. Aku terlalu mencintaimu, jika kau memiliki rasa yang sama... kenapa kau menjauhiku? Jihoon tahu Soonyoung menjauhinya akhir-akhir ini, tak seperti dulu, sebenci apapun Soonyoung padanya Soonyoung akan selalu berbuat hal yang membuatnya kesal lalu mereka akan bertengkar dan berakhir dengan acara ceramah Jisoo sunbae. Tapi sekarang menatap matanya pun Soonyoung tak mau, berbicara seperlunya, tak seperti Soonyoung biasanya, Jihoon sempat bingung apa salahnya hingga Soonyoung seperti itu.
Kau seperti bintang Soonyoungie, saat kukira kau sangat dekat dan aku mengejarmu, ternyata kau sangat jauh dan aku tak akan pernah bisa menggapaimu. Batin Jihoon, dia jadi sangat kalut sekarang karena memikirkan perasaannya pada Soonyoung, sebentar dia akan tenang namun kemudian dia akan merasa sedih lagi. Hanya Soonyounglah yang bisa membuat Jihoon menjadi orang yang berbeda, dan Jihoon tidak membenci perubahan itu. Jihoon bersyukur dia mencintai Soonyoung, meski cintanya tak akan pernah membawanya pada sebuah kebahagiaan bersama Soonyoung.
-Yayaerma1-
"Seungkwaaann! BOO SEUNGKWAN!" Seru nyaring namja blasteran,Hansol. Dia masih mengejar Seungkwan yang merajuk karena dirinya tak bisa memenuhi janji yang dibuatnya semalam.
Bersyukur Boo kesayangannya akhirnya berhenti dari larinya, Hansol segera mendekatinya dan merengkuhnya dari belakang.
"Kwanie Mian." kata Hansol, dia sangat menyesal karena tidak bisa menepati janjinya.
Seungkwan yang terkejut karena mendapat perlakuan yang cukup baru dari kekasihnya itu hanya terpaku, air matanya pun berhenti meluap.
"Kwaniee.. maafkan aku.." kata Hansol lagi.
"Aku.. aku kecewa padamu Hansol-ah.. apa kau tahu? Aku sangat senang saat kau berjanji akan menemaniku." Isak Seungkwan, air matanya sudah kering tapi dia masih tak bisa menahan rasa kecewa yang dia rasakan.
"Aku minta maaf.. jika kau mau aku akan mencari orang untuk bertukar tempat denganku agar aku bisa menemanimu di sana." Kata Hansol melepas rengkuhannya dan membalik badan kekasih kesayangannya, menatapnya dengan tatapan penuh cinta membuat Seungkwan tak tega untuk tetap marah padanya.
Seungkwan menatap balik Hansol, yah sekali lagi namja bermarga Boo itu akan mengesampingkan egonya demi hubungannya dan perasaan cintanya pada Hansol. "Aku sekarang… tak apa Hansol-ah, aku yakin… aku bisa sendiri di sana, kita bisa bersama setelah kau dan aku menyelesaikan tugas kita." Kata Seungkwan tersenyum manis, namun Hasol tetap tak bisa menghilangkan perasaan bersalahnya pada Seungkwan, dia sudah mengecewakan dan membuat namja itu mengeluarkan air mata berharganya, bagaimana bisa dia dengan mudah dimaafkan?
"Aku akan mencari orang dulu yang mau bertukar denganku, aku ingin menemanimu Kwanie." Kata Hansol, dia mengusap pelan pipi Seungkwan, tersenyum menenangkan.
Inilah kenapa aku tak bisa marah terlalu lama padamu Hansol-ah, karena kau sangat baik dan selalu memperhatikanku, kau juga selalu mengutamakanku. Batin Seungkwan, dia sangat beruntung memiliki namja sebaik dan seperhatian Hansol.
"Seungkwan-ah! Hansol-ah." Panggil Soonyoung yang berlari ke arah mereka. Keduanya memandang sunbae di sekolahnya itu bingung, pasalnya seingat mereka Soonyoung tadi masig bersama sunbae yang lain di rumah kaca dimana mereka bertengkar tadi, dan dengan cepat Soonyoung sudah ada di dekat mereka.
Apa Soonyoung sunbe juga ikut mengejar tadi? Tapi untuk apa? Batin Seungkwan bingung.
"Kenapa hyung?" Tanya Hansol saat Soonyoung sudah ada di dekat mereka.
"Aku mencari kalian ke mana-mana… dan ternyata kalian di sini…" Kata Soonyoung yang masih mengatur nafasnya.
"Memang ada apa sunbae?" Tanya Seungkwan.
"Aku ingin bertukar tempat denganmu Hasol-ah." Kata Soonyoung. "Aku di tempat yang sama dengan Seungkwan, jadi kau bisa menemaninya hari ini." Jelas Soonyoung membuat Seungkwan dan Hansol mengembangkan senyum bahagianya.
"Gomawo hyung." kata Hansol dan membungkukkan tubuhnya.
"Hahaha, lain kali jangan bertengkar lagi, aku lebih suka melihat kalian bersama dengan senyum seperti beberapa waktu lalu di bawah pohon di belakang sekolah." Kata Soonyoung membuat 2 honbaenya merona. "Ah sepertinya aku membuat kalian malu." Kata Soonyoung dan kemudian dia tertawa.
"Apa sunbae melihatnya?" Tanya Seungkwan malu.
"Yah.. sampai kebagian yang penting juga." Kata Soonyoung dan mengedipkan sebelah matanya.
"Hyung! Apa kau penguntit?" Tanya Hansol, dia jadi sangat malu sekarang. Bagaimana tidak? Sunbaenya melihatnya berciuman dengan kekasihnya.
"Aku tak akan bilang pada siapapun tapi..." kalimat Soonyoung menggantung dan menatap kedua orang di depannya yang menunggunya melanjutkan kalimatnya. "Aku ingin kalian membelikanku makanan di kantin nanti~ atau aku akan menyebarkan ini?" lanjut Soonyoung sambil menunjukkan handphonenya yang telihat foto dua namja yang sedang berciuman mesra di bawah pohon, dedaunan yang berguguran sebagai backgroundnya menjadikan moment itu sangat romantis.
"Hyung/Sunbaee!" Seru Hansol dan Seungkwan saat melihat foto yang ditunjukkan Soonyoung pada mereka.
"Lihatlah ini foto yang sangat bagus, aku akan mengirimnya setelah kalian mentraktirku." Kata Soonyoung sambil melambaikan tangannya dan kemudian menjauh dari pasangan yang sudah merona merah seperti kepiting rebus.
"Aku tak tahu jika ada yang melihatnya." Ucap Seungkwan.
"Dan memfotonya." Timpal Hansol.
"Tapi kurasa itu tak apa jika hanya Soonyoung sunbae, dia orang yang baik." kata Seungkwan tersenyum dengan manisnya, membuat Hansol mendekatkan dirinya pada sang kekasih.
"Aku jadi ingin melakukannya lagi di sini denganmu Kwanie." Bisik Hansol.
'Blush' sekali lagi wajah Seungkwan berubah jadi kepiting rebus karena warna merah yang menjalar di wajahnya tak bisa di sembunyikannya lagi.
Dan sepasang kekasih itu menyatukan bibir mereka lagi, menghapus jarak, mengecap rasa yang mereka rindukan, mengingat kembali waktu saat mereka saling menyatakan perasaan, berterima kasih pada sunbaenya yang menbuat moment ini menjadi lebih romantis lagi.
-yayaerma1-
Selesai sudah tugas mereka semua dan entah karena apa mereka berkumpul di bawah pohon yang cukup besar, membuat lingkaran kecil dan saling berbicara.
"Hei sudah sangat jarangkan kita berkumpul bersama seperti ini." Kata Jeonghan.
"Yah itu karena sekarang sudah ada banyak pasangan di sini." Kata Soonyoung.
"Kenapa kau tidak mencari pasanganmu juga Soonyoungie?" Kata Mingyu, dia tahu Soonyoung masih menyukai Jihoon, dan dia sangat suka menggoda Soonyoung.
"Itu benar Soonyoung-ah, kenapa tidak mencari pasangan juga? Bukannya kau bilang ada seseorang yang kau sukai?" kata Seungcheol.
'Glek' ada seseorang yang Soonyoung sukai? Apa itu Seokmin? Batin Jihoon, senyum yang terpatri di wajahnya tiba-tiba pudar.
"Itu karena aku tau dia tak menyukaiku hyung." Jawab Soonyoung, membuat yang lain menatap prihatin. Karena Jihoon membenciku. Batin Soonyoung perih, dan senyum kaku dia perlihatkan di sana.
Kurasa dia menyukaimu Soonyoung-ah, aku tahu jika Seokmin menyukaimu! Batin Jihoon, hatinya terasa sakit, sangat sakit, dia berusaha agar tak menangis di sana.
"Hyung, kenapa tidak dengan Jihoon hyung saja? Kalian berdua terlihat cocok." kata Chan, membuat 12 pasang mata di sana menatapnya.
"Eoh?!" Kata Soonyoung dan Jihoon. Dan karena satu kalimat dari Chan, mata mereka akhirnya bertemu lagi.
Aku merindukan tatapan itu, aku merindukanmu Jihoonie!
Aku merindukan suara berisikmu, aku sangat merindukanmu Soonyoungie!
Aku berharap jika bisa, aku ingin bersamamu. batin keduanya.
Tatapan itu membuat yang lain menatap mereka bingung, karena tak biasanya dua orang itu hanya diam jika dikatakan cocok jika bersama, salah satunya pasti akan ada yang berteriak tidak terima dan akhirnya mereka akan bertengkar, bahkan Jisoo yang di sana pun sudah bersiap melontarkan kalimat ceramah untuk mereka berdua, tapi mereka berdua hanya diam dan saling memandang.
"Emm.. Seungcheol hyung!" Itu Mingyu, dia sangat tak nyaman dengan suasana yang dibuat Soonyoung-Jihoon.
"Hah? Ada apa Mingyu-ya?" Tanya Seungcheol. Dia cukup terkejut karena tiba-tiba Mingyu malah memanggilnya.
"Aku hanya bingung. Hyung dan Jeonghan sunbae... apa kalian berkencan?" Tanya Mingyu.
Sepertinya hal ini pernah terjadi sebelumnya. Batin Seungcheol.
"Eoh?! Seungcheol hyung dan Jeonghan Sunbaee?!" Teriak yang lain kecuali Mingyu (dia yang bertanya), Soonyoung (dia orang pertama yang memergoki SeungHan), Jihoon (dia terkejut tapi tak ikut berteriak), dan tentu saja SeungHan.
"Jangan berbicara hal yang tidak-tidak Mingyu-ya!" Kata Wonwoo dan memukul bahu Mingyu.
"Aku bicara hal yang sebenarnya, tadi saja aku melihat mereka bergandengan tangan di dekat taman bunga!" Kata Mingyu membela dirinya.
Sekali lagi SeungHan bertatapan dan menghembuskan nafas dengan tak ikhlas. Mereka ketahuan lagi.
"Ya! Kami berkencan, sudah sekitar satu tahun lebih." Jawab Seungcheol.
"Mwooo?! Satu tahun?!" Seru mereka. Yang lain langsung ribut dan melontarkan kalimat tak terima jika baru diberitahu sekarang, dan para sunbae hanya bisa mendesah pasrah.
"Gomawo Mingyu-ya." Bisik Soonyoung. Dan Mingyu mengangguk.
Di tengah kericuhan yang dibuat beberapa orang, hanya Jihoon yang terlihat tak senang, dia diam dan sepertinya semua orang menjadi bahagia dan hanya dirinyalah yang tidak bahagia.
"Aku pergi sekarang." Ucapnya dan pergi meninggalkan mereka yang menatap punggung kecil itu bingung.
Mereka kembali hening, masih menatap Jihoon yang pergi entah kemana. Kemudian mereka saling menatap dengan tatapan bertanya apa ada yang salah. Tapi hanya Wonwoo yang mengerti kenapa Jihoon seperti itu, dia berasumsi jika Jihoon merasa tersakiti karena kebahagiaan yang tiba-tiba terjadi di sekitarnya dan hanya dialah yang sedang bersedih.
.
.
.
TBC
.
.
.
Balasan Review~
Rsty764: maafkan author yang udah jaat ama Jihoon sama Soonyoung:'v kkkkk~ ini udah fast update :v dan diusahain besok update lagi kkkk~
KittyJihoon : kkkkk~ biar greget kan gitu :v kita harus bangga jadi orng yang berbeda *eh* iya dung saya tau :v kan saya sering review di sono :v yg pake id yayaerma1 itu saya kakaks~ :v kkkk~ gk papa malah bikin saya tambah semangat lanjutin ffnya kkkk~
JSS131816 : Jihoon sama Soonyoung sama-sama keras kepala :'v pada gak mau jujur hiks :'v
mongyu0604 : pas liat reviewnya langsung nyanyi OMG bareng Dino:v mereka itu sejenis mau tapi malu :v benci tapi cinta :v Soonyoung pencuri ciuman pertama Jihoon OMG! , kkkkk~ gak papa kok Review panjang-panjang biar ada yang dibaca kkk~ ini pun bikin ngakak plus loncat2 padahal baca reviewnya pas di sekolah tadi pagi :'v udah fastupdate nih kkk~ doa'in besok bisa update lagi kkk~ di chap selanjutnya ada Menie kkkk~ ditunggu komenannya kkkk~
Kim ChenMin : Wonwoo kan sayang si tiang pake banget malah, meski awal pertemuan mereka dikarenakan berantem kek SoonHoon :v hmmm Seokmin? Duh itu abang atu masih maen rahasiaan kkk~ di chapter terakhir baru terbongkar kkk~ di tunggu yah~
nadiyaulya02 : Jihoon juga gemes sama authornya, Jihoon tadi nanya ke author kapan Jihoon bahagianya, Jihoon sedih mulu keknya :'v
JonginDO : aduh itu abang keknya deket ama Soonyoung dah . dia masih rahasiain siapa pujaan hatinya :v
Xolovelydesy : kkkk~ makasih :v ditunggu review selanjutya~
Incles : ini udah lanjut kkkkk~ author yang bikin aja baper hiks :'v
Inne751 : makasih juga udah review kkkk~ duh mereka itu cuman takut bilang, mereka terlalu banyak mikirr :'v atau mungkin memang mereka tak bisa bilang karena kesalahpahaman di awal kisah cinta mereka :'v
SweetHoon : kkkkk~ sekarang fast update, dan keknya kebut nyeleseinnya :'v karena musti focus belajar buat UPK :'v hiks :'v cerita SoonHoon ini emang makin greget dari chapter ke Chapter, selalu bikin orang bertanya kapan mereka jadiaannya! :v Seokmin suka sama siapa itu masih jadi misteri sampai Chapter terakhir kkkk~ diusahain bikin Happy End :v
A Y P : kkkkk~ ini udah lanjut~ gomawo^^
Kkkkkk~ Gomawo udah mau Review, selalu bikin author semangat lanjutin ceritanya kkkk~ sangat terharu ada banyak orang yang suka cerita ini meski awal bikinnya cuman iseng gegara baru kepicut sama si couple SoonHoon :v maaf jika ada review yang gak kebales :'v ditunggu Review kalian selanjutnya~~ .
Kkkkk~ gimana? Moment Verkwannya? Masih kurang sweet yah? Mian :""v author gk ada bakat buat moment sweet, soalnya author bakatnya bikin baper/? V: dan Mian moment JunHao sama SeungHan juga Meanie cuman dikit, tapi mereka bakalan ada di chap selanjutnya lagi kok kkkk~
Duuhh Jihoon keknya perlu banget dikasih perhatian penuh sama temen-temennya~ aku mau ngasih bocoran juga kalo ff ini bakalan secepatnya end :v tapi belum tau sampai chapter berapa :v soalnya Soonyoung di chap berikutnya masih galau mau deketin Jihoon apa enggak :v tapi ada kejutan nih dari temen-temen mereka (moment para pasangan yang lagi pada ngumpul plus Chan, Seokmin, sama Jisoo juga sih) :v dan nanti juga ada moment Seokmin yang nyatain cinta kkkkk~ pada penasaran gak Seokmin nyatainnya ke siapa? :v ke Soonyoung hmm? Kkkk~ tunggu chap selanjutnya yah~~ Annyeong! #lambaibarengJunHaoVerKwanMeanieSeungHan
Don't forget Reveiwnya~ tap Follow and Fav this Story .
