We are Enemies and Lover
Cast :
- Kwon Soonyoung (Hoshi)
- Lee Jihoon (Woozi)
- Others member Seventeen
Pairing : SoonHoon, and others/? Temukan sendiri~
Genre : Romance.
Warning : bxb, YAOI! TYPO bertebaran :'v bukan cerita sempurna karena perlu banyak pembetulan di sana-sini :'v
Please Reviewnya~ Don't be Silent reader :'v Tap Follow and Fav this Story .
DON'T LIKE? DON'T READ
.
.
"Aku pergi sekarang." Ucapnya dan pergi meninggalkan mereka yang menatap punggung kecil itu bingung.
Mereka kembali hening, masih menatap Jihoon yang pergi. Kemudian mereka saling menatap dengan tatapan bertanya apa ada yang salah. Tapi hanya Wonwoo yang mengerti kenapa Jihoon seperti itu, dia berasumsi jika Jihoon merasa tersakiti karena kebahagiaan yang tiba-tiba terjadi di sekitarnya dan hanya dialah yang sedang bersedih.
-yayaerma1-
Bulan November bulan tersibuk untuk murid kelas 3, sebentar lagi mereka akan lulus, ada yang ingin melanjutkan ke universitas dan ada yang tidak, tapi keempat orang yang sekarang sudah kelas 3 itu selalu terlihat di perpustakaan, mereka belajar bersama di sana, tak jarang belajar di kantin bersama hobae mereka, dan tentu saja bersama kekasih mereka yang selalu menemani, tempat itu jadi terlihat seperti tempat khusus pasangan (kecuali Chan yang seprti anak mereka), mereka semua terlihat bahagia namun masih terasa ada yang kosong, sejak tur wisata kemarin Jihoon jadi jarang atau tak pernah lagi berkumpul bersama mereka, bahkan Wonwoo yang menjadi teman sekamar Jihoon diabaikan oleh Jihoon, dia selalu pulang ke kamar sangat larut malam dan pergi sebelum matahari terbit. Soonyoung yang memang masih sangat menyayangi si mungil itu jadi khawatir, tidak di asrama, di sekolah pun dia jadi orang yang sangat pendiam, tak pernah bicara pada siapapun lagi kecuali untuk hal penting dan genting/?. Soonyoung tak jarang ingin meruntuhkan pondasi jarak yang dibuatnya sendiri karena sangat khawatir pada Jihoon-nya. Menurutnya Jihoon jadi sangat-sangat dingin sekarang.
Seharusnya kau terlihat lebih bahagia sekarang Jihoonie, karena aku sudah tak mengganggumu lagi tapi kau malah semakin murung. Batin Soonyoung, hatinya ikut teriris saat melihat Jihoon seperti itu.
"Mingyu-ya~." Rengek Soonyoung pada Mingyu, dia begini sudah sejak pagi di sekolah hingga mereka kembali ke asrama.
"Sudah kubilang, kenapa kau tidak tanya langsung saja pada Jihoon? Kau tahu sendirikan Jihoon juga menghindari kontak dengan Wonwoo yang kau tahu dia sebagai orang terdekat Jihoon juga teman sekamarnya, bahkan Chan juga tak tahu ada apa dengan Jihoon." Jelas Mingyu panjang lebar, dia kesal juga lama-lama Soonyoung terus merengek padanya.
"Tapi⦠aku sangat khawatir Mingyu-ya, aku sangat, sangat khawatir! Tapi aku tak bisa berada di dekatnya, kau tahu dia tak ingin aku berada di dekatnya, bagaimana jika aku mendekatinya kondisinya malah tambah buruk? Itu tak akan baik baginya ataupun bagiku Mingyu-ya!" Kata Soonyoung masih dengan nada rengekan.
"argh! Apa kau tahu? Bukan hanya kau yang khawatir, banyak yang mengkhawatirkan Jihoon, apalagi Wonwoo sejak semalam dia menangis karena Jihoon masih tak mempedulikannya." Kata Mingyu menenangkan Soonyoung.
"Aku tau, Wonwoolah yang paling sedih dan khawatir di antara kita semua." Lirih Soonyoung, dia menghempaskan badannya ke kasurnya, menatap langit kamarnya yang sudah mulai berubah warna.
"Tunggulah sebentar, mungkin dia hanya perlu waktu sendiri." Kata Mingyu menepuk betis Soonyoung.
"Hm." Gumam Soonyoung disertai anggukan pelan.
-yayaerma1-
Sebenarnya Jihoon sengaja tak berbicara pada teman-temannya yang lain, bahkan saat ada kegiatan klub dia hanya menuliskan pesan untuk para membernya tanpa kehadiran dirinya, padahal dia masih ada di sekitar area sekolah.
Dia hanya berpikir, jika dirinya ikut dalam kelompok itu, dia hanya akan jadi pengganggu, dan mungkin saja dia akan menularkan efek tak baik untuk mereka, buktinya? Dia bahkan tak bisa bahagia dengan perasaan cintanya.
"Hahh... aku merindukan kalian." Gumam Jihoon, apalagi si sipit pabo kwon itu batin Jihoon, dia sedang memandang langit, duduk di tempat dimana dia mengerti apa itu rasanya jatuh cinta dan tempat dimana ciuman pertamanya direbut oleh orang yang sangat dicintainya, Taman bintang, dia menamainya begitu karena Soonyoung sangat mirip dengan bintang.
Jihoon menulis sebuah lagu, tapi dia tak bisa menemukan ide yang bagus, pikirannya terus melayang pada namja kesayangannya, bertanya apa yang dilakukannya sekarang, apa dia sudah bersama dengan Seokmin atau tidak, atau apa dia sedang berlatih dance lagi di ruang klubnya? Dia sangat-sangat ingin bertemu dan berbicara lagi pada Soonyoung.
Meski aku tak bisa memilikimu, tak bisakah aku mengatakannya padamu Soonyoungie? Batin Jihoon, dia sedang menimang apa dia harus menyatakan perasaannya atau hanya akan terus memendamnya selamanya?
-yayaerma1-
Hari itu para Seongsaengnim sedang mengadakan rapat dan kesempatan itu digunakan sangat baik oleh para siswanya, ada yang langsung belajar mandiri di perpustakaan dan ada yang sedang beristirahat dari kesibukan mereka minggu itu dengan berkumpul di kantin, salah satunya adalah kelompok Seungcheol dkk/? Mereka berkumpul tanpa Soonyoung dan Jihoon yang entah kemana perginya.
"Seungcheoliee~." Panggil Jeonghan dengan manja.
"Kenapa chagi?" Tanya Seungcheol.
"Aku ingin makan ice cream~" kata Jeonghan manja membuat Seungcheol langsung pergi mencarikan apa yang diinginkan Jeonghan-nya.
"Wahh~." Hobae mereka masih terpana dengan kepatuhan Seungcheol pada Jeonghan, seorang Seungcheol sunbae yang di kenal dengan kesangarannya/? Dan otot besarnya terlihat sangat patuh dengan semua yang dikatakan Jeonghan padanya.
"Eomma, eomma sangat hebat! Bisa membuat Seungcheol appa jadi seseorang yang sangat penurut begitu." Ungkap Seungkwan yang sedang dirangkul mesra Hansol-nya.
"Ah benar Hansol-ah, aku sudah lihat fotomu bersama Seungkwan yang diambil Soonyoung saat kalian baru jadian itu." Kata Mingyu, itu membuat Seungkwan dan Hansol merona malu.
"Apa Soonyoung sunbae yang memperlihatkannya?" Tanya Hansol, masih terlihat sedikit rona di wajahnya.
"Tidak, aku melihat sendiri saat Soonyoung meninggalkan handphonenya di kamar~." Kata Mingyu sambil menaik turunkan kedua alisnya.
"Memangnya itu foto seperti apa Mingyu-ya?" Tanya Wonwoo yang bergelung manja di lengannya, sangat jarang seorang Jeon Wonwoo bertingkah manja, tapi Mingyu bilang sekarang Wonwoo jadi sangat sering seperti itu, mungkin masih sedih karena diabaikan sang sahabat.
Mingyu berbisik di telinga Wonwoo dan Wonwoo memekik tertahan, memandang dua hobaenya itu dan menggelangkan kepalanya.
"Apa itu ciuman yang..." tanya Wonwoo menggantung.
"Itu hanya ciuman biasa hyung." Kata Hansol, dia merasa kasihan pada kekasihnya, wajahnya sudah terlihat seperti sebuah tomat.
"Kurasa hanya ciuman Seungcheol hyung dan Jeonghan Sunbae saja yang melebihi batas~." Timpal Seokmin dan mendapat tatapan tajam dari Eomma mereka.
"Tapi itu benar Eomma, saat aku tak sengaja melihat kalian berciuman di perpustakaan aku hampir pingsan, tapi huntung saja Mingyu menahanku." Kata Wonwoo.
"Kalian membuat orang-orang di sekitar kalian ikut merasa panas hyung." Timpal Mingyu.
"Apa yang kalian bicarakan?" Tanya Seungcheol yang baru datang dengan segelas ice cream permintaan angelnya.
"Membicarakan ciuman yang kalian lakukan hyung." Kata Mingyu dengan tampang polos.
"Hah?! Aku benar-benar tak mengerti jalan pikir kalian." Kata Seungcheol mengelengkan kepala. "Itu seperti kau tak pernah melakukannya saja Mingyu-ya." Lanjut Seungcheol dan Wonwoo menatap Mingyu tak percaya, bagaimana si tiang ini begitu jujur tentang apa yang selalu mereka lakukan jika sedang berdua.
"Mian Wonie, aku hanya tak bisa berbohong." Cengir Mingyu.
"Apa jika kalian pacaran, kalian harus selalu berciuman? Atau melakukan hal lebih?" Tanya Chan polos.
"Chanie, kau masih terlalu kecil untuk tahu, jadi tunggu kau besar saja ya?" Kata Jeonghan.
"Tapi Minghao, Seungkwan, dan Hansol juga masih kecil Eomma, kenapa mereka boleh tahu dan Chanie tidak?" Tanya Chan lagi, semuanya menatap bingung, apa yang harus mereka katakan pada anak satu ini.
"Kau tak harus melakukannya Chanie... aku dan Jun hyung saja hanya beberapa kali saja berciuman, Jun hyung bilang, perasaan juga bisa kau tunjukkan dengan cara lain." Kata Minghao dan menatap Jun yang ada di sampingnya.
"Seperti perlakuan romantis, perhatian, atau membelikannya sesuatu." Kata Jisoo. (*Author : baru sadar kalo Jisoo oppa jarang ngomong :""v)
Chan menerima jawaban itu dengan anggukan, dan yang lain menghela nafas mereka lega.
"Ah benar hubungan Jun dan Minghao benar-benar sangat romantis loh~." Kata Chan sambil menjentikkan jarinya.
"Seperti apa mereka Chanie?" Tanya Wonwoo.
"Jun sunbae selalu menelpon Minghao di pagi dan malam hari, Jun sunbae juga sering membantu Minghao dalam pelajaran yang tidak dimengerti Minghao, dan selalu membelikan barang yang diinginkan Minghao, dan jangan lupakan messageromantis yang dikirim Jun Sunbae." Tutur Chan jujur, Jun hanya diam saja, menurutnya itu memang benar apa adanya, sedangkan Minghao menunduk malu.
Jun mengelus kepala Minghao pelan, berbisik sesuatu dan mereka yang disana tahu wajah Minghao sudah seperti kepiting rebus.
"Ughh~ Mingyu-ya~ mereka sangat manisss~~" kata Wonwoo.
"Aku juga bisa membuatmu seperti itu Wonie." Bisik Mingyu.
"Hm? Bagaimana?" Tanya Wonwoo, tidak tahu kah kau Wonwoo-ya Mingyu sedang memancingmu.
"Aku akan membuatmu merona di atas ranjang sambil meneriakkan namaku." Kata Mingyu, entah candaan atau apa tapi wajah Wonwoo langsung merona mendengarnya.
"Byuntaaee!" Seru Wonwoo dan memukul dada Mingyu.
"Kau berbisik apa tadi Kim? Jangan kotori anakku dengan otak mesummu itu!" Kata Jeonghan.
"Dia mungkin sedang berbisik tentang bergelung di atas ranjang eomma." Timpal Seokmin.
"Kau juga sering begitu!" Kata Mingyu protes.
"Kalian berdua sama saja!" Kata Jeonghan kesal. Dan keduanya langsung terdiam, sekarang mereka baru ingat dan mungkin inilah alasan kenapa Seungcheol selalu patuh pada Jeonghan, mereka lupa jika Jeonghan sangat menakutkan lebih dari pada seorang Jihoon.
"Ah benar apa Jihoon masih menghindari kalian?" Tanya Jisoo.
"Nde sunbae, Wonwoo bahkan menangis tiap malam karena diabaikan Jihoon." Kata Mingyu.
"Dia tak pernah begitu padaku, bahkan semarah apapun dia padaku, dia tak akan mengabaikanku." Kata Wonwoo, air matanya hampir meluap keluar, dan Mingyu dengan sigap memeluknya, menenangkan kekasihnya yang sedang rapuh itu.
"Jihoon juga berubah padaku Seungcheolie~ dia... dia bahkan menyuruhku untuk tak peduli atau mendekatinya lagi." Kata Jeonghan dan langsung memeluk kekasihnya.
"Aku tahu, aku mengerti, jadi tenanglah dulu, kita bicarakan ini dengan tenang." Kata Seungcheol, mengelus pelan punggung namja cantik di pelukannya.
Setelah Wonwoo dan Jeonghan yang berhasil di tenangkan, mereka mulai membicarakan alasan kenapa Jihoon berubah begitu pada mereka.
"Aku tak tahu apa perasaanku benar atau tidak, kurasa dia hanya merasa tak pantas jika bersama kita." Ungkap Wonwoo.
"Kenapa begitu? Apa karena ada Soonyoung?" Tanya Jisoo.
"ah benar, Jihoon juga pernah bilang padaku jika dia sangat membenci Soonyoung, dia juga berharap Soonyoung tak akan pernah muncul di depannya lagi." Ungkap Jeonghan.
"Aku pikir Jihoon hyung menyukai Soonyoung hyung." Ungkap Chan.
"Tidak bukan Jihoon, tapi Soonyoung yang menyukai Jihoon." Itu Mingyu, dia membuat 10 pasang mata menatapnya, bertanya dengan tatapan apa yang dikatakannya benar atau hanya bercanda, terutama Wonwoo yang langsung melebarkan kedua bola matanya.
"Itu benar, Soonyoung sendiri yang bilang, tapi saat dia ingin menyatakan cintanya, dia tak sengaja mendengar percakapan Jeonghan sunbae dan Jihoon, dan dia putus asa." Jelas Mingyu.
"Aahh! Saat Soonyoung terlihat seperti Zombie itu?" Tanya Seungcheol dan Mingyu mengangguk.
"Heol! Aku tak menyangka Soonyoung menyukai Jihoon, aku jadi merasa bersalah karena sudah bertanya pada Jihoon di saat yang tidak tepat." Ungkap Jeonghan.
"Tak apa sunbae, kurasa itu lebih baik, jadi Soonyoung tak perlu merasa tak nyaman pada Jihoon." Kata Mingyu.
"Tidak. Itu tak baik Mingyu-ya!" Seru Wonwoo, dan Mingyu menatapnya bingung.
"Aku tahu aku berjanji pada Jihoon untuk tak bilang pada siapapun termasuk kau Mingyu-ya, tapi kurasa aku harus bilang." Kata Wonwoo lalu menarik nafas panjang dan menghembuskannya, tak disangkanya jika sebenarnya Soonyoung juga menyukai Jihoon. "Jihoon sebenarnya mencintai Soonyoung, saat Jeonghan sunbae bertanya padanya waktu itu dia hanya malu dan tak bisa mengungkapkannya." Ungkap Wonwoo.
Semua yang di sana menatap Wonwoo tak percaya.
"Jadi sebenarnya mereka..." kata Chan menggantung.
"Mereka saling mencintai." Kata Mingyu.
"Bukan hanya sekedar suka, tapi cinta!" Seru Seokmin.
"Seandainya aku bilang padamu dari awal Mingyu-ya, mungkin kita bisa menyatukan mereka lebih cepat." Lirih Wonwoo.
"seandainya aku tak bertanya pada saat itu mungkin mereka sudah jadian sekarang. Jihoonie Soonyoungie Mianhaee~." rengek Jeonghan.
"Sudah sayang, jangan merasa bersalah begitu, tak ada yang tahu jika sebenarnya mereka saling mencintaikan?" Kata Seungcheol menenangkan Jeonghan-nya lagi.
"Sudahlah, bagaiaman jika kita membantu mereka bersatu saja? Terus bersedih tanpa ada pergerakan yang pasti hanya sia-sia belaka." Kata Jisoo, semuanya menatap Jisoo, terpana akan ketenangan dan ide brilian yang diberikannya.
"Ya itu benar, kau bisa menganggap ini sebagai permintaan maaf pada mereka, jadi kita akan membantu mereka sebisa kita." Kata Seungcheol, menangkup kedua pipi Jeonghan dan mengecup bibirnya kilat.
"Eeiiiii hyung!" Seruan protes terdengar dari yang lain. Bisa-bisanya mereka bermesraan disaat yang tidak tepat seperti ini.
-yayaerma1-
Setelah berunding kapan lagi mereka akan membicarakan masalah SoonHoon lagi, mereka berpisah, termasuk Seokmin, dia sudah mengirim pesan pada pujaan hatinya, memintanya datang ke atas atap sekolah karena ada yang ingin di sampaikannya.
'Cklek' suara pintu terbuka membuat jantung Seokmin berdetak sangat kencang, ini akan menjadi ketiga kalinya dia menyatakan cintanya pada orang yang sama.
"Ada apa Seokmin-ah?" Tanya namja itu.
"Aku ingin bicara sesuatu." Ungkap Seokmin. "Aku tahu dari Jun sunbae kalau kau sebenarnya juga menyukaiku, tapi kenapa selama ini kau menolakku? Apa karena kau masih menyukainya?" Tanya Seokmin.
"Ya, Seokmin-ah aku masih menyukainya sampai sekarang, makanya aku tak bisa menerimamu..aku takut aku hanya akan menyakitimu.." jawab Namja itu.
"Kau bisa belajar melupakannya! Sadarlah dia tak mencintaimu!" Kata Seokmin.
"Aku tahu dia mecintai yang lain tapii... tapi... aku masih mencintainya!" Teriak frustrasi Namja itu. Seokmin yang melihat pujaan hatinya berteriak kalut langsung membawanya dalam rengkuhannya, menenangkannya, dan membiarkan namja itu menangis dalam pelukannya.
.
.
.
.TBC.
.
.
.
Balasan Review~
Sonewbamin: yang bikin jugaaa :''v SoonHoon di chapter selanjutnya yang bakalan jadi chapter terakhir/? :''v jangankan kamu, author juga kangen :'v ini udah cepet~ kkk~
nadiyaulya02: kkk~ maapkan author yang nyiksa mereka :''v nih dah update lagii . tunggu chap selanjutnya lagi yah~ mungkin hari selasa/rabu baru update :'v
otokeLic: mari kita lihat akhirnya mereka bgimana :''v
KittyJihoon : kkkk~ meski gk tega tetep aja dibikin berantem :v kkkkk~ iya gak papa kakaku sayang :v kkkkk~ rasanya ada yang kurang kalo gk komen :v bhak :v Seokmin nembak seseorang tapi seseorang itu malah mencintai orang lain :''v hmmm mari kita lihat cerita selanjutnya kak :v kkk~ #sokmisterius #ditendangJihoon mari singkirkan Seonsook/? #upss :v hueee terharu kakak~ makasih jadi semangat nih~ kkk~ sebenarnya ceritanya udah selesai kak jadi gk papa lagian UPKnya minggu depan kkk~ di tunggu Review selanjutnya kak kkk~
Kim ChenMin : kkkk~ iya gitu-gitu Vernon romantis loh :v ciaatt Jun sunbae mah jangan di tanya keromantisannya :'v ini udah ada di di chapter selanjutnya ada lagi kok ;v kamu gemes apalagi yang bikin :v kkk~ iya nih pake sok misterius segala abang seokminnya :'v chapter selanjutnya kebongkar siapa orang yang di tembak Seokmin. :v kkkk~
gg0098: mari kita lihat chapter selanjutnya yah sayang/? #abaikan :v Kkkk~
mongyu0604: hueehh uri Dongsaengie~~ reviewmu selalu bikin ketawa dan guling2 diatas kasur :v jangankan kamu dek yang bikin udah baper dari awal :'v Jihoon hanya salah paham :'v itu terinspirasi dari nama panggungnya Soonyoung, Hoshi yang artinya bintang :'v bhak :v ntar makin diabetes loh dek :v mereka emang gituuu main rahasia-rahasiaan :v belum saatnya mereka jadian hiks :'v waks kamu jadian sama Mingyu? Okeh Wonwoonya kasih ke eonni :v #ditendangMingyu :v kemaren jingkrak-jingkrak sekarang guling-guling :v makasih review terpanjangnya Saengie~~
Paperoheart: :'v author yang baca berulang-ulang juga nyesek dan jambak rambut sendiri kenapa bikin ini ff :'v kkkk~ gomawo #terharu/? :''v ayo semangat bacanya! Kkk~ chapter selanjutnya udah end jadi di tunggu yah~
Incles: :''v hueeehh maapkan author :'v author masih sekolah gk bisa tanggung jawab/? #abaikan mereka akan bahagia saat waktunya tiba/? Tunggu chapter selanjutnya yah di situ banyak moment SoonHoon, jangan lupa Couple lainnya #upsss :v
Jung Heerin : kkkkk~ mereka belum berusaha buat saling jujur karena rasa takut mengahntui mereka :'v doakan saja mereka bersatu :''v duo Sipit galau mah mereka #ditimvukSoonHoon kkkk~ author juga baru sadar :v iih pasti ganteng banget dan si hoshinya . karena woozy memang imut #dilempatgitar :'v iyaaa~~ tunggu chap terakhirnya yah~~
Kkkkk~ gomawo yah semuanya~ udah mau review dan selalu dukung aku #terharubarengSeungkwan ini ff pertama yang aku bikin dan aku sangat senang akan tanggapan positif dari kalian semua, aku sangat berterima kasih karena sudah mau membacanya, meski awalnya aku agak minder/? Karena aku takut kalian gak akan suka dengan ceritaku, tapi dengan keberanian dan dorongan temen akhirnya ku post juga cerita ini, hari ini sudah hampir sebulan aku mengerjakannya, membuatnya secepat mungkin karena aku tak ingin kehilangan feel ceritanya dan demi menyenangkan kalian juga. aku sudah menyelesaikan chapter terakhirnya, dan aku sangat senang akhirnya ada cerita yang aku bikin selesai (biasa selalu berenti ditengah jalan), maaf jika masih banyak Typo disana-sini karena aku sering menceknya di malam hari :'v sekali lagi Terima Kasih^^, dan bertepatan dengan selesainya cerita yang kubuat Seventeen juga baru mempublikasikan nama offc Fandomnya 'CARAT' aku menyukai namanya, dan mengatakannya dengan sekeren mungkin kkk~ semoga Seventeen selalu bersama selamanya dan CARAT akan selalu mendukung mereka.
Hayoo~ siapa yang kesel liat tulisan TBC? :v pada penasaran yah siapanamjayang dipeluk Seokmin :v Soonyoung hm? :v atau jangan-jangan Jihoon? :v siapapun itu sepertinya Seokmin orangnya disini gk mudah nyerah, sudah 2 kali ditolak dan barusan dia juga di tolakkan? :"v kasian abang Seokmin sekali muncul banyak malah sedih ceritanya :"v sabar ya bang~ :v
Btw masih banyak yang kesel dan bertanya kapan SoonHoon jadian? :v tunggu aja dan baca cerita selanjutnya :v chap selanjutnya udahEndjadi nantikan ya~ kkkk~ :v maapkan Author yang bikin mereka pada menderita :"""v kalo gitu author pamittt~ sampai jumpaaa~ Annyeong!
Don't forget Reveiwnya~ tap Follow and Fav this Story .
