Holla!
Gak usah banyak ngomong. Langsung aja ya...
Selamat membaca...
#
Sirius berdecak kagum. "Kalian sungguh hebat. Melakukan banyak hal di usia yang sangat muda. Kisah kalian seharusnya dibuat biografi."
"Yah, Rita Skeeter sudah menulis biografi kami dari tahun pertama hingga tahun ketujuh." kata Hermione.
"Rita Skeeter?" tanya Lily.
Ginny mengangguk. "Ya, si kumbang licik itu. Dia juga yang mewawancarai Harry untuk The Quibbler."
Hermione mengeluargan tas manik-maniknya -yang selalu ia bawa ke mana-mana- dan merogoh isinya.
"Ini." ujarnya mengeluarkan sebuah buku yang cukup tebal.
"'Golden Trio : First Class'" Remus membaca cover bukunya.
"Merlin! Sudah semalam ini? Ayo mandi lalu kita makan malam." kata Lily melihat kearah jam.
"Harry bisa pakai pakaian James, dan Ron bisa pakai pakaian Sirius. Lalu Hermione dan Ginny bisa memakai pakaianku."
"Mungkin bisa sedikit dikecilkan atau diperbesar." usul Remus.
Mereka kemudian bergegas mandi. Beberapa menit kemudian, mereka sudah rapi. Hermione dan Ginny membantu Lily didapur, sedangkan Harry dan Ron membantu James, Sirius dan Remus menata kamar.
"Hermione, berapa OWL-mu?" tanya Lily sembari memotong-motong sayur.
"Sepuluh OWL. Sembilan Outstanding dan satu Exceeds Expectation." ucapnya bangga sambil mengupas taoge.
"Wow... Hebat! Kau Ginny?"
"Tujuh OWL. Satu Outstanding, lima Exceeds Expectation dan satu Acceptable."
"NEWT?"
"Delapan NEWT. Semua Outstanding."
"Lima NEWT. Semua Outstanding."
"Kalian sungguh hebat." Lily berdecak kagum.
"Itu bukan apa-apa dibanding Harry." sahut Ginny merendah.
Hermione mengangguk membenarkan.
=
"Jadi, berapa OWL kalian?" tanya Remus membersihkan sudut kamar yang akan menjadi kamar Harry dan Ron.
"Masing-masing kami tujuh OWL." kata Ron menata tempat tidur.
"Lima Exceeds Expectation, satu Acceptable dan satu Outstanding. Itu aku, sedang Ron enam Exceeds Expectation dan satu Acceptable."
"NEWT?"
"Masing-masing lima, satu Outstanding dan empat Exceeds Expectation." ujar Harry membersihkan pojok kamar.
James dan Sirius muncul setelah selesai membersihkan kamar untuk Hermione dan Ginny.
"Untuk apa memikirkan OWL dan NEWT? Lebih baik bersenang-senang." kata James.
Sirius mengangguk membetulkan. "Ya, dan nantinya kau akan sebego troll." kata Remus sinis.
Harry dan Ron tertawa sementara James dan Sirius mendengus. mereka turun bersama dan mendapati bau harum masakan. Mereka bergegas menuju ruang makan -yang merangkap dapur- dan duduk di kursi.
"Kalian memasak apa?" tanya Sirius.
"Kami memasak sup asparagus, ayam katsu dan salad sayur." kata Lily menara meja makan dibantu Hermione dan Ginny.
Ginny mengambil tempat di sebelah Harry sementara Hermione di hadapan Ron. Lily disamping Hermione, James di samping Ron, Sirius dan Remus duduk ditempat yang tersisa.
"Sejak awal aku penasaran, mengapa kalian bisa tiba di sini?" tanya Sirius.
"Ron! Ini semua terjadi karenanya." kata Hermione kasar.
"Bloody Hell! Mengapa kau menyalahkanku?" tanya Ron memandang Hermione seolah ia sudah gila.
"Memang ini kesalahanmu! Kalau kau tak memberikan yang-Kau-Kira-Wiski-Api, maka kita tidak akan berada disini!" bentak Hermione.
"Jadi menurutmu ini semua kesalahanku? Aku tidak tau kalau minuman itu bukan Wiski-Api! Botolnya saja bertuliskan keterangan Wiski-Api." Ron tak mau disalahkan.
"Memangnya kau tidak mengeceknya lebih dulu? Untung saja itu bukan racun." lengking Hermione.
"Memangnya aku harus mengecek semua minuman yang kita minum?" kata Ron sengit.
"Setidaknya kau bisa mengecek minuman yang berasal dari luar." balas Hermione tak kalah sengit.
"Memangnya aku penyortir minuman apa?"
"Tapi itukan tugasmu sebagai Auror yang baik."
"Tap -"
"Tak bisakah kalian berhenti bertengkar?" lerai Harry.
Ron dan Hermione menyedekapkan tangan dan saling adu pelotot.
Harry menghela nafas lelah. "Lanjutkan makan, kita lanjut bicarakan besok pagi." katanya.
Hermione baru akan berbicara ketika Harry memberinya pandangan diam.
-TBC-
Yeay... chapter 4-nya selesai deh. Baca terus ya, di chapter selanjutnya mereka mau buat ramuan nih. Ramuan apa ya?
Peach!! ;)
