Ron dan Hermione masih saling tak berbicara hingga pagi harinya. Harry dan Ginny hanya bisa menghela nafas melihatnya.

"Apakah selalu seperti ini?" tanya James geli.

Harry mengiyakan dengan anggukan lemas. "Padahal mereka sudah berpacaran."

Sirius mengangkat alisnya. "Berpacaran?"

Ginny mengangguk. "Aku juga bingung, mengapa Hermione yang pintar -sori, jenius- menyukai seseorang yang bahkan takut pada laba-laba. Kakakku itu bego."

James dan Sirius terbahak mendengarnya sementara Ron mendelik.

"Aku sudah tau minuman apa yang membuat kita berada di sini." ujar Hermione lantang, membuat semua orang mengalihkan perhatian padanya.

"Kita kesini karena sebuah ramuan kuno yang disebut Tunc Ludio. Yaitu ramuan pemutar waktu. Aku membacanya di buku 'Ramuan Kuno dan Cara Pembuatannya'." kata Hermione. Ia mengeluarkan sebuah buku tua yang cukup tebal dengan sampul usang.

Mata Lily membulat melihatnya. "Ini buku yang belum selesai kubaca." katanya mengambil buku itu dari Hermione.

"Halaman berapa?"

"Empat ratus dua puluh tiga."

Lily membolak-balik halaman buku.

"Tunc Ludio," Lily mulai membaca. "Lebih dikenal sebagai ramuan Pemutar Waktu. Merupakan ramuan yang dinyatakan ilegal oleh Kementrian Sihir. Ramuan ini harus direbus selama seminggu penuh untuk hasil yang maksimal."

"Perkamen dan pena bulu." pinta Hermione.

Remus menggumamkan mantra Accio dan perkamen juga pena bulu meluncur ke tangannya dengan mulus. Remus memberikannya kepada Hermione.

"1 ons akar valerian, 1/4 ons kacang Sopophorous, 1/3 liter sari Murtlap dan 3 mili liter darah Salamander api." Lily membaca bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat ramuan.

Hermione mencatatnya dengan kecepatan luar biasa hingga membuat bercak tinta menempel di hidungnya.

"Kita akan membeli bahan-bahannya. Aku bisa keluar bersama -"

"Tidak!" tahan Lily, Hermione dan Ginny.

"Mengapa?" tanya James sedikit kecewa.

"Kau tidak boleh keluar, biar aku, Ginny, Remus dan Sirius yang nembelinya." kata Hermione cepat.

James ingin membantah, tetapi dihalangi oleh Harry. "Hermione benar, biar aku, Ron, mum dan dad yang menyiapkan keperluan lainnya."

Ron menyetujui. "Kau tidak boleh keluar Mr. Potter."

James menghela nafas menyerah. Ia sangat tidak suka bila dikurung terus menerus.

"Kurasa kita harus membelinya sekarang juga, agar besok kita bisa langsung membuat ramuannya." Usul Remus.

Yang lain setuju, dan mereka segera bersiap-siap.

#

Tada!

Chapter 5 dah kelar nih. Oh ya, ngomong-ngomong, Tunc Ludio itu bahasa latinnya pemutar waktu. Jangan salah sangka lo, ya...

Peach!! ;)