.

SPECIAL CHAPTER :

I'm Not Four Years Old Anymore, Hyung!

365 Things Jiminie Loves About Yoongie

.

Author : syubsyubchim

.

Cast :

Park Jimin X Min Yoongi

Slight!BTS

.

Rate : T

.

NOTE :

YAOI! BOYXBOY! TYPOs! Review Juseyo

Entire story based on Jimin Point of View.


.

.

.

Kalian bertanya apa saja yang aku tulis didalam buku tiga ratus enam puluh lima hal yang Jiminie suka tentang Yoongie?Kalian bilang itu telalu banyak? Berlebihan? Oh, tidak, man. Tiga ratus enam puluh lima masih terlalu sedikit untuk mendeskripsikan mengapa seorang Park Jimin bisa mencintai seorang Min Yoongi. Sungguh, terlalu banyak hal yang bisa membuatku jatuh cinta pada sosok semanis gula itu. Mari kuberitahu beberapa.

.

.

#1 Your smile.

Your gummy smile are the sweetest thing I've ever seen in my life.

Kalian tahu, semanis apa senyum seorang Min Yoongi? Aku bahkan ragu aku belum terkena diabetes sampai saat ini. Oh, ayolah, kita semua tahu seberapa manis gigi-gigi kecil dan gusi lucu yang terlihat saat Yoongi hyung tersenyum. Sial, hanya membayangkannya saja membuatku hampir mimisan. Ini salah kalian karena sudah membuatku membayangkan Yoongi hyung disaat seperti ini.

Yoongi hyung adalah tipe pria yang jarang tersenyum. Saat kami kecil dulu, aku bisa menghitung berapa kali gummy smile kesukaanku tersungging di bibirnya. Pertama kali dia tersenyum di depanku adalah karena Kumamon jelek yang selalu dipeluknya saat tidur. Hari itu, Yoongi hyung kehilangan Kumamon kesayangannya dan menangis sepanjang hari. Benar-benar menangis dan kesal sampai Yoongi hyung memukulku dengan brutal karena aku memeluknya dengan maksud menenangkan. Hey, jangan melempar tatapan menyebalkan seperti itu padaku. Aku benar-benar tidak memiliki maksud yang lain, kok.

Akhirnya, boneka jelek itu ditemukan di bawah tempat tidurnya. Jatuh ke sudut paling dalam yang tidak bisa diraih oleh tangan pendek bocah seperti kami saat itu. Tapi, aku karena usaha kerasku yang masuk kedalam kolong gelap berdebu itu, Kumamon jelek kesayangan Yoongi hyung ditemukan dan Yoongi hyung terlihat sangat senang. Kumamon memang menyebalkan, aku cemburu berat padanya. Tapi aku sama sekali tidak menyesal sudah masuk kedalam kolong gelap dan berdebu Yoongi hyung karena Yoongi hyung langsung memeluk dan mengecup pipiku saat boneka itu kutemukan.

Jangan lupakan senyum manis dengan gusi lucunya itu. Oh, sepertinya aku harus memeriksakan diri ke dokter sekarang juga.

.

#2 Your lips.

Especially when I steal a kiss of your sleep.

Kalian sendiri tahu seberapa sering aku mencuri sebuah kecupan dari bibir tipis Yoongi hyung. Saat Yoongi hyung baru saja terlelap dari tidurnya dan belum terbangun dari tidurnya adalah saat yang paling aku sukai untuk mencuri kecupan dari bibir ranum itu. Apakah aku terdengar seperti maniak? Hey, itu bukan sepenuhnya salahku. Wajah Yoongi hyung yang sedang terlelap sangat damai dan polos. Seperti bayi yan baru lahir. Bagaimana aku tidak gemas? Kalian juga akan mencuri kecupan pada bibirnya kalau berkesempatan, 'kan? Tapi maaf saja, bibir itu adalah properti milikku. Milik Park Jimin seorang.

Aku juga suka mencuri sebuah kecupan saat Yoongi hyung sedang terlelap di dalam dekapanku. Seperti suatu malam, saat aku menginap di kamar Yoongi hyung di akhir pekan. Sebenarnya Yoongi hyung mengusirku dengan sangat kejam malam itu, tapi katakan terima kasih pada hujan lebat diluar sana yang membuat Yoongi hyung denga berat hati mengizinkan aku bermalam. Meskipun sebenarnya jarak rumah Yoongi hyung ke rumahku hanya dua puluh satu langkah orang dewasa.

Hal kedua yang harus aku syukuri malam itu adalah listrik yang padam. Yoongi hyung tidak takut gelap, tapi Yoongi hyung memintaku menemaninya tidur diatas ranjangnya malam itu. Aku tentu sangat senang dan lansung menyetujuinya. Yoongi hyung tidak banyak berbicara sebelum tidur. Tidak ada kecupan ataupun ucapan selamat malam yang manis. Yoongi hyung hanya terlelap terlalu cepat. Mungkin dia benar-benar kelelahan akibat latihan basketnya. Aku tidak ikut terlelap saat Yoongi hyung sudah mengeluarkan dengkuran halus. Wajah Yoongi hyung yang tertidur dalam dekapanku hanya terlalu sayang untuk dilewatkan. Dan aku menghabiskan malam itu untuk memuja wajah Yoongi hyung dalam kegelapan. Ditambah beberapa kecupan dibibir dan wajahnya, tentu saja.

.

#7 Your hair.

It fits errcolour you dye it.

Tahun pertama Yoongi hyung di universitas adalah tahun yang paling labil untuk dirinya. Lebih tepatnya rambutnya. Tapi bukan aku tidak menyukainya. Tahun itu adalah salah satu tahun favoritku. Yoongi hyung mengganti warna rambutnya tiap semester, bahkan dua-tiga kali satu semester. Warna rambut kesukaanku adalah karamel. Karena, sungguh, Yoongi hyung terlihat begitu manis dengan rambut karamelnya. Kalian tahu bagaimana mimik wajah anak umur lima tahun saat meminta permen pada dirimu, 'kan? Yoongi hyung terlihat sepert itu setiap saat. Bahkan saat cemberut sekalipun. Aku yakin aku terlihat seperti om-om pedofil mesum kalau sedang bersamanya dalam rambut karamel.

Pilihan terakhir Yoongi hyung jatuh pada rambut pirangnya saat ini. Warna rambut kedua kesukaanku. Yoongi hyung bilang dirinya terlihat lebih manly dengan rambut pirang. Padahal tetap saja, tidak peduli apa warna rambut Yoongi hyung, dirinya akan tetap terihat begitu manis dan cantik di mataku. Tapi, jangan beritahu Yoongi hyung. Dia bisa mendiamkanku selama seminggu kalau aku menyebutnya cantik dalam rambut pirang kemanlyannya.

Warna ketiga yang paling aku suka adalah rambut mintnya. Saat Yoongi hyung mengecat rambutnya dengan warna mint, Yoongi hyung sedang senang-senangnya berlatih panahan. Hanya iseng katanya. Tapi percayalah, Yoongi hyung akan terlihat benar-benar berbeda saat bermain panahan dengan rambut mint berkilaunya. Aku bisa duduk diam seharian hanya menatapnya bermain panahan, sungguh. Kumohon, jangan mencelaku. Aku yakin kalian akan melakukan hal yang sama jika berkesempatan memandangi Yoongi hyung dengan rambut mintnya berlatih panahan seharian penuh.

.

#13 Your eyes.

Especially when you give that glazed sight.

Sial, aku benar-benar akan mimisan kalau kita membicarakan bagian yang satu ini. Menurutku Yoongi hyung memiliki mata yang paling indah. Seperti duniaku akan tersedot ke dalam manik karamelnya kalau dia sedang menatapku. Apalagi kalau diberikan tatapan penuh cinta. Aku akan lupa daratan, sungguh! Tapi dari semua ekspresi yang bisa keluar lewat manik karamel itu, tatapan sayu seorang Min Yoongi adalah kelemahan seorang Park Jimin. Lagipula, siapa yang bisa bertahan dengan tatapan sayu yang mengirimkan singal keindahan sekuat itu pada dirimu? Tentu saja aku bukan salah satunya.

Iris Yoongi hyung akan terlihat paling lemah saat dirinya baru saja bangun tidur, atau terlalu lelah mengerjakan lagunya. Akhir-akhir ini, Yoongi hyung akan mengeluarkan tatapan sayu memelas kalau dirinya perlu sesuatu. Sial, Yoongi hyung benar-benar menggunakan kelemahanku dengan sangat baik.

Beberapa minggu yang lalu contohnya. Itu hari Minggu dan kami berdua sedang bermalas-malasan di dalam kamarku. Aku dan Yoongi hyung baru saja melakukan movie marathon yang sudah di inginkan Yoongi hyung sejak bulan lalu. Hanya saja jadwal yang tidak bersahabat membuat kami harus menunda keinginan Yoongi hyung yang satu ini. Setelah kepingan DVD terakhir habis diputar di dalam DVD, Yoongi hyung bilang dirinya ingin cheesecake ukuran besar. Aku bukannya tidak mau mengabulkan keinginanya. Tapi, diluar sedang hujan deras dan mobil keluargaku sedang dibawa oleh Appaku. Lagipula ini sudah pukul delapan malam yang artinya kebanyakan toko roti sudah tutup.

Tapi, tatapan sayu penuh permohonan itu keluar. Dan aku tidak bisa berbuat apa-apa. Lagipula Yoongi hyung berjanji akan menghadiahkan sebuah ciuman padaku kalau aku mengabulkan permohonannya. Alhasil, dengan sebuah mantel tebal dan payung aku menerobos hujan menuju toko roti terdekat dan membawakan cheesecake seperti permintaan Yoongi hyung. Tidak mudah tentu saja karena aku harus memohon agar dapat membeli cheesecake itu pada pemilik toko karena mereka sudah hampir tutup. Setelah mendapatkan cheesecakenya, Yoongi hyung melupakan janji ciumannya begitu saja. "Sejak kapan aku berjanji akan menciummu?" begitu katanya sambil mendorongku menjauh. Dan aku tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya menontonnya menghabiskan cheesecakenya.

.

#21 Kumamon.

Actually I hate it, but you look happy with it.

Kupikir yang satu ini sudah jelas. Aku, Park Jimin sangat membenci Kumamon. Boneka beruang jelek berwarna hitam dengan wajah bodohnya. Aku benar-benar membencinya. Entah sudah berapa kali aku mengibarkan boneka perang kepada boneka jelek gemuk satu itu. Tapi lain halnya dengan Yoongi hyung. Kalau Kumamon itu nyata dan bisa dikencaninya, aku yakin Yoongi hyung akan memilih berkencan dengan Kumamon daripada berkencan denganku yang super tampan dan maskulin ini. Bahkan kalau diluar sana sedang ada diskon besar-besaran merchandise Kumamon dan aku sedang terbaring sakit dirumah, aku yakin Yoongi hyung akan memilih berbelanja sepuasnya terlebih dahulu baru mengecek keadaanku yang terbaring sakit di atas kasur.

Tapi, Yoongi hyung akan selalu tersenyum dengan begitu polosnya terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan Kumamon. Aku akan melihat senyum gusi yang begitu polos, senyum gusi kesukaanku. Dan Yoongi hyung akan berubah seratus delapan puluh derajat saat Kumamon ada di sekitarnya. Dan aku menyukai perbuahan itu. Meskipun terdengar menyebalkan karena sebab Yoongi hyung berubah bukan karena diriku. Ah, lupakan itu, yang penting aku senang melihat Yoongi hyung tersenyum dengan begitu polosnya.

.

#47 Your music.

Really, I can listen to it all day long.

Kalian sendiri sudah tahu, kan? Yoongi hyung sangat suka mengaransemen lagu bersama dengan Namjoon hyung. Dan aku adalah penggemar nomor satu dari lagu-lagu yang mereka ciptakan. Terutama lagu-lagu Yoongi hyung. Sungguh, kalian akan menangis kalau mendengar lagu yang Yoongi hyung tulis. Begitu tulus dan jujur. Meskipun diungkapkan dengan kata-kata kasar dan tidak cocok untuk didengarkan oleh anak-anak dibawah umur. Tapi tetap saja, setiap lirik yang ditulis oleh Yoongi hyung selalu menyentuh hatiku ke setiap sisi yang paling dalam.

Kalau kalian sudah mendengar lagu Yoongi hyung dan hati kalian tidak tersentuh sedikitpun, kalian harus pergi mengganti hati. Aku serius.

.

#93 Your cheek.

Especially when it turns reddish when I tease you.

Yoongi hyung adalah orang dengan kulit paling putih yang pernah aku temui sepanjang hidupku. Tapi itulah nilai plus dari seorang Min Yoongi. Kulit putih mendekati pucatnya begitu bersih, sehingga setiap perubahan warna yang terjadi pada pipi tembamnya akan selalu terlihat. Terlalu kontras dengan kulit wajahnya yang putih. Tidak peduli seberapa besar usaha Yoongi hyung untuk menolak dan tidak bereaksi saat kugoda, pipi itu tetap akan berubah warna.

Saat aku emmanggilnya menggemaskan, mencubit kedua pipi tembamnya, Yoongi hyung akan marah dan sebal. Umpatan kasar akan keluar dari belah bibir ranumnya, tapi itu tidak akan menghalangi rona merah yang tercetak jelas pada pipinya. Bahkan kalau aku hanya berkata "Aku mencintaimu, hyung," wajah Yoongi hyung akan memerah dengan sendirinya. Bukankah itu sangat manis?

.

#98 Your scent.

You know what feels like home? Your scent does.

Aku masih ingat, saat tahun keduaku di Highschool, aku pergi berkemah dengan teman sekelasku selama tiga hari dua malam. Itu adalah salah satu saat-saat paling menyiksa dalam sepanjang hidupku. Bagaimana tidak? Aku terpisah dari Yoongi hyung selama tiga hari dua malam ditambah ponselku disita oleh pihak sekolah. Katanya sih agar kami lebih bisa menikmati dan menghargai alam. Omong kosong soal menikmati dan menghargai alam. Aku butuh Yoongi hyung lebih dari menikmati alam. Tidak bisa melihat wajahnya, memeluk tubuhnya, mengecup bibirnya, mendengar suaranya dan menghirup aroma tubuhnya yang menenangkan. Kurang menderita apa lagi tiga hari dua malamku.

Hal pertama yang kulakukan setelah kembali ke Seoul adalah mencari Yoongi hyung dan sialnya ahjumma Min berkata Yoongi hyung menginap di rumah Namjoon hyung karena ada beberapa tugas kelompok yang harus mereka kerjakan bersama. Aku merasa lemas saat itu juga. Aku memutuskan untuk mandi di dalam kamar mandi Yoongi hyung hari itu. Memakai shampo dan sabunnya, handuknya, dan tidur di tempat tidurnya. Bahkana aku memeluk boneka Kumamon jelek milik Yoongi hyung. Sialnya, boneka itu beraroma seperti dirinya. Kasur Yoongi hyung juga beraroma seperti dirinya. Aku hampir menangis karena terlalu merindukannya dan tidak bisa memeluk Yoongi hyung.

Tapi mungkin Tuhan begitu mencintaiku karena Yoongi hyung pulang pada malam hari. Tugasnya dan Namjoon hyung selesai lebih cepat dari perkiraan mereka. Aku tidak bisa tersenyum lebih lebar lagi saat ini. Mungkin bibirku akan robek sebentar lagi kalau aku tidak berhenti tersenyum seperti seorang psycho. Saat Yoongi hyung masuk kedalam kamarnya, aku langsung memeluk Yoongi hyung. Menghujaninya dengan kecupan-kecupan kecil diseluruh wajahnya. Membisikan 'aku merindukanmu' berulang kali seperti radio rusak.

Yoongi hyung mengumpat dan mendorongku menjauh seperti biasa. Tapi akhirnya Yoongi hyung luluh juga. Aku mendapatkan Yoongi hyungku kembali. Dan aku tidur dengan Yoongi hyung dalam dekapanku malam itu. Sial, aroma tubuhnya benar-benar menenangkan.

.

#121 Your fingers.

See how well it fits between mine?

Yoongi hyung pernah mengatakan, dia tidak suka ukuran jari-jarinya. Terlalu mini sized untuk ukuran pria. Tapi tidak denganku. Aku menyukai seluruhnya yang ada dalam Yoongi hyung. Luar dan dalam. Termasuk jari-jari menggemaskan miliknya. Yoongi hyung akan cemberut dan memajukan bibirnya beberapa senti saat aku membandingkan panjang jari kami. Dan aku akan tertawa gemas karenanya.

Tapi Yoongi hyung akan bungkam saat aku mengaitkan jemariku diantara jemarinya. Jemari Yoongi hyung akan terlihat begitu sempurna berada diantara jari-jariku. Dan aku tahu Yoongi hyung juga menyukainya. Lalu, pipi pucat itu akan memproduksi warna kemerahan perlahan-lahan. Apalagi saat aku mengecup jemari-nya satu per satu. Manis, seperti seorang Min Yoongi.

.

#131 Your fashion sense.

You dont need a catwalk to become a model.

Pernahkan kalian melihat bagaimana cara Yoongi hyung berpakaian? Atau apa saja isi lemari Yoongi hyung? Aku sudah melihatnya setiap hari, dan aku masih terpesona sampai saat ini. Yoongi hyung benar-benar mahir dalam mencocokan baju. Meskipun Yoongi hyung menggenakan hitam dari topi sampai sepatunya, dia tetap akan terlihat menarik di mataku. Yoongi hyung tidak membutuhkan agensi dan stylish untuk menjadi seorang model. Yoongi hyung juga tidak membutuhkan selembar karpet merah dan berpuluh-puluh kamera yang menyorot padanya untuk berjalan diatas catwalk. Yoongi hyung hanya perlu menjadi dirinya sendiri dan mengenakan bajunya seperti biasa, dan menjadi model terbaik dalam hidupku. Juga hatiku.

.

#154 Your well-cooked ramen.

It taste the same with others, but I can taste the love you added into it.

Apakah aku pernah bercerita kalau Yoongi hyung tidak bisa memasak? Aku yakin kemampuan memasakku jauh diatas Yoongi hyung. Tapi Yoongi hyung benar-benar mahir dalam memasak ramen. Masakan paling sederhana namun menjadi masakan yang paling dikuasai oleh Yoongi hyung. Lagipula, Yoongi hyung selalu membangga-banggakan ramen buatannya. Jadi, bagaimana bisa aku tidak menyukai ramen buatannya?

Kalau kalian yang mencoba ramen buatannya, mungkin kalian akan mengatakan kalau aku sudah membual dan berbohong. Atau melebih-lebihkan. Karena itulah yang dikatakan oleh Namjoon hyung dan Seokjin hyung. Tapi tidak denganku. Ramen itu mungkin terasa sama dengan ramen-ramen lainnya di lidah kalian. Tapi aku dapat merasakan cinta yang Yoongi hyung bubuhkan di dalam ramennya. Kalian sih tidak mencintai Yoongi hyung seperti aku mencintainya. Makanya kalian tidak bisa merasakan cinta yang Yoongi hyung bubuhkan. Eh, tunggu dulu. Kalian tidak boleh mencintai Yoongi hyung! Hanya aku saja, Park Jimin yang boleh mencintai seorang Min Yoongi.

.

#173 Your wakeup habit.

And every little secret in it.

Kebiasaan membangunkan Yoongi hyung di pagi hari sudah tumbuh dan mengalir dalam darahku senormal menghirup oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Termasuk segala detail saat membangunkannya. Mau itu mengangkat tubuh mungilnya, memeluk tubuh Yoongi hyung sampai sesak nafas ataupun mengecup bibir ranum kesukaanku. Tapi diluar itu, banyak kejadian luar biasa yang Yoongi hyung lakukan secara tidak sadar dalam tidurnya.

Pagi itu, hari pertama semester ketiga Yoongi hyung di universitas. Saat aku membangunkan Yoongi hyung dan mengecup bibirnya, Yoongi hyung secara tiba-tiba mengalungkan lengannya di sekeliling leherku dan menarik tubuhku agar terbaring di dalam pelukannya. Dan yang bisa aku lakukan hanya membeku di tempat dengan kedua tangan yang terkepal gugup di sisi tubuhku. Tidak berani melakukan apapun.

"Lima menit lagi, Jimin."

Saat Yoongi hyung mengucapkannya dengan suara serak yang malas khas orang yang baru bangun tidur, kalian pikir apa yang bisa aku lakukan selain membiarkannya melanjutkan tidur indahnya sambil memeluk tubuhku? Hasilnya, Yoongi hyung terlambat untuk kelas paginya dan aku terlambat dua pelajaran pertama di sekolah. Jangan lupakan Yoongi hyung yang mendiamkanku selama tiga hari karena menganggapku tidak membangunkannya malah memeluknya di pagi hari. Namun tidak ada yang aku sesalkan pagi itu. Tidak membangunkan Yoongi hyung dan membiarkannya melanjutkan tidur manisnya sambil memelukku menjadi kebahagiaan tersendiri bagiku.

.

#222 Your mini-sized body.

It makes my hoodies oversized.

Sama seperti jarinya, Yoongi hyung memiliki tubuh yang lebih mungil dariku. Mungkin Yoongi hyung memanggilku bantet saa t kami kecil, tapi pubertas yang terjadi pada tubuhku banyak membantu. Ditambah olahraga dan bela diri yang rutin aku lakukan benar-benar mendukung pertumbuhan yang terjadi pada tubuh bantetku. Sekarang, Yoongi hyung bahkan terlihat begitu mungil kalau dibandingkan dengan tubuhku.

Oleh karena itu, aku sangat menyukai kalau Yoongi hyung mengenakan pakaianku. Apalagi hoodieku. Aku terbiasa membeli hoodie satu nomor lebih besar dari yang seharusnya aku gunakan. Alasan pertama, hoodie itu akan jauh lebih nyaman untuk aku gunakan. Alasan kedua, Yoongi hyung akan terlihat benar-benar menggemaskan saat menggunakan hoodieku. Kalian bisa membayangkannya? Aku harap kalian tidak mimisan karena aku sedang menyumbat hidungku dengan beberapa lembar tissue saat ini.

Aku pernah mendapati Yoongi hyung yang sedang tidur didalam selimutku dengan hoodie kesukaanku saat aku dikirim untuk living in di Busan oleh sekolah selama seminggu. Dan kalian tahu hal luar biasa apa lagi yang dilakukan Yoongi hyung hari itu? Yoongi hyung mengenakan hoodieku tanpa bawahan. Ingat, tanpa bawahan. Hoodieku memang oversized untuknya, bahkan menutupi setengah pahanya. Tapi tetap saja, mengenakannya tanpa bawahan agak sedikit..

Oh, sialan. Aku butuh lebih banyak tissue.

.

#251 Your love for children.

It feels like watching you with our future kids.

Yoongi hyung itu menggemaskan. Anak kecil juga menggemaskan. Lalu, bisakah kalian membayangkan Yoongi hyung yang sedang bermain dengan anak kecil? Maaf, aku tidak perlu membayangkannya karena aku sudah menyaksikannya secara langsung.

Hari itu, aku mengajak Yoongi hyung untuk kencan di sungai Han. Rencananya sih aku ingin mengajaknya bersepeda keliling sungai Han. Hitung-hitung berolahraga untuk Yoongi hyung yang jarang berolahraga. Tapi dasar Yoongi hyung, baru lima manit saja sudah minta istirahat. Tapi karena aku adalah kekasih idaman paling tampan super pengertian milik Min Yoongi, maka aku membiarkan Yoongi hyung beristrahat di pinggir sungai dan pergi membeli minuman untuk kami berdua.

Begitu aku kembali, pemandangan pertama yang menangkap manikku adalah Yoongi hyung yang sedang berjongkok di depan bocah berumur sekitar empat tahun yang sedang menangis. Ah, aku jadi ingat pertemuan pertamaku dengan Yoongi hyung. Yoongi hyung memeluknya sambil mengusap surai jamurnya dan membisikan kalimat menenangka. Bocah itu terpisah dari kedua orang tuanya rupanya. Dan aku tidak tahu sejak kapan Yoongi hyung memiliki sisi keibuan sebesar itu, tapi tidak sampai satu menit, bocah itu berhenti terisak dan memeluk Yoongi hyung seperti Yoongi hyung adalah ibu kandungnya.

Sore itu kami habiskan dengan mencari ibu dari bocah kepala jamur tadi. Saat menemukan orang tua bocah itu, bocah yang tidak aku ketahui namanya mengecup bibr Yoongi hyung dan berkata akan menikahi Yoongi hyung saat dia sudah besar nanti. Yoongi hyung hanya tersenyum dengan begitu manisnya dan mengusap rambut jamurnya sambil melambai tanda perpisahan. Sungguh, bocah itu begitu beruntung. Kalau tidak ada orang tuanya dan Yoongi hyung, aku yakin aku akan melempar tubuh mungilnya ke sungai Han saat dia mengecup bibir Yoongi hyung.

Tapi, melihat Yoongi hyung yang begitu akrab dengan anak kecil membuatku gemas sendiri. "Hyung, rasanya kau sudah siap kalau kita punya anak sendiri saat ini." itu yang aku katakan begitu Yoongi hyung selesai melambai pada bocah itu. Yoongi hyung mengerutkan keningnya dan menerjab bingung beberapa kali. Lalu menendang tulang keringku dengan begitu kuat saat Yoongi hyung sadar dengan apa yang aku katakan. "Dalam mimpimu, bocah." Begitu katanya. Oh, betapa sialnya aku.

.

#286 Your nag.

Yes, you're older, but I love it when you nag like five years old.

Yoongi hyung jarang merengek. Tapi bukan berarti Yoongi hyung tidak pernah merengek. Terkadang, Yoongi hyung merengek layaknya remaja yang sedang mestruasi. Atau ibu hamil yang sedang ngidam. Menurut kalian mana yang lebih menyeramkan?

Tapi tetap saja, semenyeramkan apapun Yoongi hyung saat merengek, hal itu akan tetap terlihat menggemaskan di mataku. Yoongi hyung tidak ada bedanya dengan bocah berumur lima tahun yang membuatku gemas. Apalagi saat Yoongi hyung merengek untuk dibelikan icecream dan cheesecake. "Jiminie ayolaaahhh~ Aku mau icecream itu. Belikan, yah?" Yoongi hyung akan terdengar seperti itu dengan puppy eyesnya. Sial, kalian pikir bagaimana aku bisa lolos dari rengekan mematikan Yoongi hyung?

.

#299 Your voice.

You love Siberian Husky? I love your husky voice more.

Yoongi hyung sangat menyukai anjing. Tapi Yoongi hyung punya kecintaan khusus pada Siberian Husky. Kata Yoongi hyung, Siberian Husky terlihat seperti dirinya. Sangat keren dan jantan diluarnya. Tawaku hampir meledak saat Yoongi hyung mengatakan itu. Tapi daripada mendapatkan tendangan atau pukulan lain dari Yoongi hyung, aku lebih memilih diam saja dan mengiyakan apa yang Yoongi hyung bilang.

Sebenarnya pendapat Yoongi hyung tidak sepenuhnya salah, karena apakah kalian tahu kalau Siberian Husky adalah tipe anjing yang pemalu dan menutupinya dengan tampang garang miliknya? Bukankah itu sangat mirip dengan Yoongi hyung yang tsundere? Hey! Jangan adukan ini pada Yoongi hyung. Aku tidak mau Yoongi hyung ngambek padaku dan mendiamkanku seminggu besok.

Tapi, daripada Siberian Husky, aku lebih suka suara Husky Yoongi hyung saat sedang bernyanyi. Atau boleh kubilang rap lebih tepatnya. Suara Yoongi hyung akan terdengar seperti eargasm di telingaku. Terapi menyiksa yang sangat aku sukai. Kenapa menyiksa? Entahlah, aku sendiri juga bingung. Tapi aku merasa seperti ingin menculik Yoongi hyung dan mengurungnya di kamar agar hanya aku yang dapat mendengar suara Yoongi hyung. Tapi karena aku tidak bisa melakukannya, jadi, yeah, itu sedikit menyiksa.

.

#308 Your favorite sport.

You look amazing with that orange ball and a medal.

Kalian sendiri tahu Yoongi hyung begitu menyukai basket. Dan aku begitu menyukai Yoongi hyung yang sedang bermain basket. Yoongi hyung akan terlihat seperti dua orang yang berbeda saat Yoongi hyung sudah mengenakan jersey basketnya dan mendribel bola berwarna oranye. Yoongi hyung yang malas dan hobi tidur akan menjadi Yoongi hyung yang paling aktif saat menapaki lapangan basket. Ditambah headband menyebalkan di keningnya akan membuat Yoongi hyung terlihat begitu tampan dan indah di saat yang sama.

Tapi bagian yang paling aku suka saat Yoongi hyung bermain basket adalah saat Yoongi hyung menerima mendali kemenangannya. Senyum Yoongi hyung akan selalu terlukis di bibirnya sambil memandangi mendali kemenangannya. Dan itu adalah salah satu pemandangan paling indah yang bisa aku nikmati di dunia ini. Yoongi hyung juga tidak akan berhenti bercerita layakanya anak berumur lima tahun yang baru pertama kali pergi ke sekolah sepanjang perjalanan pulang kami. Dan aku tidak akan pernah bosan mendengar ceritanya menskipun aku ada disana, menonton langsung gerak-gerik Yoongi hyung di lapangan. Karena aku suka Yoongi hyung yang enerjik.

.

#343 Your drunk habit.

You have no idea how cute you are.

Yoongi hyung bukan tipe orang yang suka minum. Tapi dia tidak akan berhenti kalau sudah meneguk segelas soju. Dan itu tidak baik. Karena Yoongi hyung bukan orang yang kuat minum. Namun, bukan berarti aku tidak menyukainya. Yoongi hyung memang merepotkan kalau sudah mabuk karena minum-minum. Tidak mau berhenti minum sampai dipaksa, tidak bisa diam, terus mengoceh. Merepotkan memang.

Tapi Yoongi hyung yang memanggil diriku dengan sebutan Jiminie dan dirinya sendiri dengan sebutan Yoongie hanya akan terjadi saat Yoongi hyung mabuk. Dan aku tidak mau melewatkan salah satu keajaiban luar biasa menggemaskan yang ada pada Min Yoongi. Aku selalu ada disana saat Yoongi hyung mabuk, dan aku selalu menjadi yang mengurus Yoongi hyung saat dia mabuk. Tapi Yoongi hyung tidak akan mengakui bahwa dirinya mabuk malam itu. Yoongi hyung akan mengelak, dengan semburat merah muda pada pipinya. Dan panggilan Yoongie untuk dirinya sendiri yang keluar dari bibirnya. Bisa kalian bayangkan bagaimana manisnya itu? Kurasa kalian akan terkena diabetes.

.

#365 Its you yourself.

Min Yoongi.

Apakah kalian butuh penjelasan untuk poin yang ini? Bukankah semuanya sudah jelas? Park Jimin mencintainya, karena dia adalah seorang Min Yoongi. Kalian boleh mengabaikan tiga ratus enam puluh lima poin diatas, tapi tidak dengan yang satu ini. Karena Min Yoongi, yang selalu menjadi dirinya sendiri adalah alasan kenapa Park Jimin jatuh cinta, bahkan sampai berulang kali.

.

.

.

END

.

.

.

INFIRES!

Annyeonghaseo readers-nim sekalian. Akhrinya syubsyubchim kelar juga ngetik special story yang satu ini (elap keringat). Maaf banget kalau updateannya terlalu lama. Karena syubsyub udah bukan mahasiswa baru lagi, tugas syubsyub numpuk banget. Terus syubsyub juga masuk di beberapa organisasi jadi syubsyub makin sibuk. Syubsyub juga gabisa ngalong buat ngetik fanfic lagi, soalnya kelasnya pagi semua. Mohon dimaklumi yaa.

Tapi berhubung syubsyub sudah bisa sedikit beradaptasi dengan jadwal syubysub yang menggila, maka syubsyub menyelesaikan special chapter gaje ini. Heheheeee. Mohon dimaafkan kalau aneh. Eheeeyyyy.

Terakhir, terima kasih untuk semua yang sudah bersedia membaca, memfollow, memfavorite bahkan sampai mereview fanfic yang sangat tidak jelas asal-usulnya ini. Maaf kalau mengecewakan.

SPECIAL THANKS :

anunyajimin : Omaigat reviewnya kamu. Syubsyub gakuat aduh. Yoongi mendesah (syubsyub masih polos). Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | dulumikan : INFIRES HOLY REVIEW. Apaan coba MinYoon HOLY MOMENT. Tapi syubsyub suka kata-kata kamu! Btw, makasih buat holy reviewnya. Eheyy~ | ym : APAAPAAN ITU BURUNG MASUK SANGKAR. Aduh bahasa kamu nak. Tapi gapapa, syubysub suka bahasa kamu. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | Panda Item : Kamu mau kesekolah malah baca minyoon naena. Tuntut ilmu nak. Wkwkwkwkk. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | CandytoPuppy : Ini naena ga naena tetap enchim ya yang di salahin. Wkwkwkk. Gapapa nistain aja si bantet. Syubsyub ikut senang. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | glow-rie : Imut imut Tsundere, Gentle gentle mesum. Entah kenapa syubsyub ngakak XD Maafkan typonya wkwk. Apakah di chap ini masih typo? Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | Reny246 : Kookienya udah sama Taetae. Kamu ga mesum dari mananya wkwkk. Ingat baca naena udh dosa, jangan nambah dosa dengan ebrbohong/eh. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | rizkasfrh Park : Kalo panas diharapkan masuk kulkas (eh). Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | rossadilla17 : Emang itu si enchim sukanya jual mahal. Padahal mau juga wkwkk. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | sooindri09 : Ih jangan sedih kaya gadapet permen gitu ihhh. Sini syubsyub kasi permen ke kamu. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | Pinkerbell97 : Unyel-unyel pipi si bantet, tabok pantat semok si bantet. ADUH TOLONG SYUBSYUB KENAPA NGAKAKKK XD Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | justcallmeBii : Chim mah emang mau buat ukenya galau dulu. Sok jual mahal gitu wkwkwk Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | EmaknyaJimin : Aduh makk. Kemesumanmu mengalihkan duniaku. Gaboleh gendong cucu dulu atuhh. Si enchim masi musti kuliah biar bisa cari kerja kkkk~ Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | funf : Kan udh dijelasin chim gamau ngecewain orang tua mereka yang udah mercayain yungi ke enchim. Eh jangan, kalo chim ditinggal sama kumamon entar perang dunia yang adaa XD Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | Fujimoto Yumi : ADUH SENPAI MESUM SYUBSYUB NGAKAK DENGAN REVIEWNYA KAMUUUHHHH. Tapi syubsyub setuju kok, hidup tanpa naena minyoon rasanya kurang berwarna. Eheeeyyy (ketularan mesumnya). MPregnya sedang on going, karena chimnya masih harus kuliah biar bisa jadi bapak yang baik wkwkwk Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | applecrushx : ADUH SAMPE DIBACA TIGA KALI SYUBSYUB TERHARU TAU GA (elap ingus). Tapi mesumnya kamu ketahuan eheyyy. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | wulancho95 : Iyakan tsundere kalo ditolak itu ucul jadinya. Ngambek-ngambek gemesin pengen diculik gitu. Enchim masih delapan belas tahun yaoloh jan nikah dulu. Naena aja (eh) Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | purplejams : Makasih banget karena review kamu tentang typo syubsyub, syubsyub jadi berusaha lebih hati-hati dalam pengetikan. Tapi maafkan kalau masih ada typo hehee. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | ChoRyeomi : Syubsyub harus tanggung jawab dimanaaaa. Mendingan kabur daripada tanggung jawab (eh)(digaplok). Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | JonginDO : Makasih atas reviewnya ^^ | minyoonlovers : Maap kalo kurang hot, soalnya naena pertama sihh. Hehehe. Bacanya di sebelah kompor kayanya banyak membantu (dilempar)(dibakar) Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | gbrlchnerklhn : Ga protes kok, hanya takut salah pengetikann XD Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | MinJiSu : (kasi tisu buat elap mimisan) Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | exoinmylove : Eheeeyyy mesumnya ketahuaannn. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | HyunShine : Terlalu lama bersama mereka menularkan satu sama lain ya XD Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | XiayuweLiu : Maunya sih tadi nge php beneran. Cuma takut di tabok rame-rame. Syubsyub masih sayang nyawa. Heheheee. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | SyugarMint : Makasih atas reviewnya ^^ | Guesteu : Emang itu daya tarik brondong yang jadi seme. Harus kelihatan lebih dewasa dari ukenya, apalagi pas naena (ehheeeyyy) Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | Hanami96 : Chim mah emang gituuu. Mau tapi malu. Syub juga XD Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | Guest : Makasih atas reviewnya ^^ | Suhokjm : Makasih atas reviewnya ^^ | yourhope : Aduh review kamu juga buat syubsyub salah fokus. Itu jimin can touch yoongi's body langsung keingat sistar (bgm playing). MAKASIH BANGET LOH MAU DIBACA ULANG LAGI. SYUBSYUB TERHARU (elap ingus). Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | BornSinger : Aduh syubsyub sedih fanfic ini kelupaan (nangis drama)(engga deng). Chim mah gegayaan doang mau nolak, akhirnya mah nyosor juga wkwk. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | Phylindan : Maunya sih gajadi naena, tapi enatr syubsyub di tumpukin satu kampung. Setujuuuu, naena pertama yang polos emang paling manis. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | dianafaizy : Aduh syubsyub terharu banget ada yang baru baca dan mau baca dari chapter satu sampe yang kesebelas. Mau ngereview lagi. Kan jarang banget ada yang mau review. Makasih banget lohhh. Masih gatau sih mau endnya kapan hehe. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | ravoletta : Makasih banget udh mau baca dr chapter satu sampe sebelas sitambah mau reviewww. Btw, makasih udah mau review. Eheyy~ | Wiro Sableng819 : Aduh makasih banget udh mau baca ngebut marathon gitu. Syubsyub kan gamau buat PWP makanya naenanya agak belakangan, hehehe. Masalah konflik sedang syubsyub pikirkan. Tapi masalah yungi hamil terlalu ekstrim XD Btw, makasih udah mau review. Eheyy~

(P/S : Maaf kalau ada yang namanya salah ketik atau kelupaan.)

.

Terima Kasih.

.

Salam, INFIRES!