"Tokoh utama wanita nya Jung Jessica dan tokoh utama lelaki nya Choi Siwon."
DEG
Kyuhyun langsung menghentikan gerakan tangan nya saat nama Choi Siwon terdengar oleh nya. Ia tak sanggup menulis nama nya. Dan saat Kyuhyun mencoba menulis nama itu di kertas nya... air mata nya tak sengaja mengalir. Membuat kertas nya sedikit basah. Dan tulisan nama Choi Siwon memudar.
SparWonKyu present
.
.
Love Next Door!
Sequel of Handsome Next Door!
.
.
Rate T+ / Romance, Drama & Humor
Boys x Boys
Typo(s)
Cast: Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Lee Jonghyun, Jung Yunho, Shim Changmin, Choi Minho, Tan Hangeng, etc.
Pair: WonKyu, JongKyu, HoMin dan mungkin masih ada lagi seiring cerita berjalan?
ENJOY
.
.
.
CHAPTER 1
Changmin berjalan memasuki gedung apartemen nya dengan pelan. Entah kenapa mood nya tiba-tiba saja menjadi buruk. Kaki nya menghentak-hentak pelan karena lamban nya lift yang membawa nya. Dan diri nya langsung terkejut saat mendapati sosok yang Kyuhyun pukul berada di depan pintu masuk mereka.
"Apa yang kau inginkan?" Tanya Changmin dengan nada dingin dan Siwon segera beranjak dari depan pintu.
"Dimana Kyuhyun?" Tanya Siwon balik dengan pandangan memelas nya. Changmin membuka pintu dan menatap Siwon dengan pandangan tidak suka nya.
"Apa peduli mu?" Changmin berusaha menutup pintu tapi segera ditahan oleh tangan Siwon. Siwon dengan paksa membuka pintu itu membuat Changmin tersentak kaget.
"Aku sangat peduli."
"Kalau kau peduli kenapa kau tak mengabari nya?" Changmin berusaha menahan emosi nya karena di hadapan nya sekarang ini adalah seseorang yang selama ini membuat hati sahabat nya sakit.
"Bukan begitu, aku sangat ingin mengabari nya tapi manajer ku tak memperbolehkan ku menyentuh alat komunikasi apapun dan saat waktu nya tiba nomor ku malah tidak aktif. Dan nomor Kyuhyun pun tiba-tiba tak aktif."
"Itu karena kau." Changmin berjalan pelan masuk ke dalam diikuti Siwon yang main masuk saja. "Dia sengaja agar kau tak dapat mengabari nya karena Kyuhyun tau kau tak akan mengabari nya. Dan setelah ia sebentar lagi berhasil melupakan mu, kau malah muncul kembali."
Siwon tertunduk mendengar penjelasan Changmin. Ia tau ia salah, sangat salah. Ia sungguh tak bermaksud menyakiti Kyuhyun atau apapun. Kalau tau begini ia ingin sekali menyuruh Kyuhyun untuk memukuli nya. Kyuhyun pasti sangat membenci Siwon sekarang.
"Kau orang kedua yang menyakiti Kyuhyun." Ucapan Changmin membuat Siwon mengangkat kepala nya kembali dan memandang nya dengan tatapan bingung. "Dulu ia punya cinta pertama, namun cinta pertama nya malah jatuh hati pada orang lain. Saat itu ia berjanji tak akan mau jatuh cinta lagi. Ia takut tersakiti lagi. Dan siapa sangka dia malah jatuh cinta lagi dengan orang seperti mu."
DUK
Changmin di buat terkejut dengan Siwon yang tiba-tiba saja bersujud di depan nya, membuat Changmin kelabakan sendiri.
"Maafkan aku."
"Tak ada guna nya minta maaf pada ku."
"Karena itu boleh kah aku membuat sahabat mu mencintai ku lagi?" Changmin menatap Siwon dengan tak percaya. Pandangan Siwon terpancar serius pada nya. Terlihat sangat bersungguh-sungguh. "Kalau aku menyakiti nya lagi, kau boleh memukul ku atau membuang ku kelaut! Semau mu!"
Changmin menghela nafas nya, entah kenapa ia jadi tak tega melihat Siwon yang memelas pada nya seperti itu. Seorang Choi Siwon, artis juga model papan atas itu bersujud pada nya hanya untuk meminta restu dari nya? Menggelikan.
"Baiklah baiklah tapi ingat..." Changmin menatap Siwon dengan nyalang saat Siwon menegakan kembali tubuh nya. "Aku bisa saja membuang mu ke antartika kalau kau membuat sahabat ku tersakiti lagi."
Siwon tersenyum senang walapun ia sendiri merasa sedikit takut dengan ancaman Changmin itu. Tapi ia bersungguh-sungguh akan merebut hati Kyuhyun. Lagi.
.
.
.
.
"Kyuhyun-ssi! Kyuhyun-ssi!"
"Ahhh... y-ye?" Kyuhyun terbangun dari lamunan nya saat Hangeng menjentikan jari nya di depan wajah Kyuhyun.
"Anda kenapa? Apa anda sakit?" Tanya Hangeng khawatir karena tiba-tiba saja Kyuhyun menangis dan terdiam cukup lama. Kyuhyun pun segera menggelengkan kepala nya.
"Gwenchana ah apa ada yang lain nya?" Kyuhyun berusaha membalikan topik dan bersiap-siap untuk menulis lagi tapi Hangeng segera tersenyum juga berdiri.
"Saya kira hari ini cukup segitu saja kalau ada waktu mungkin kita sambung lagi. Saya permisi."
Kyuhyun menghela nafas nya setelah Hangeng pergi. Tangan nya mengangkat kertas di depan nya dan memperhatikan sebagian kertas nya yang basah oleh air mata nya. Kyuhyun mengacak rambut nya kesal dan memasukan kertas itu sembarangan ke dalam tas, tak peduli kalau kertas itu akan rusak nanti nya.
Setelah membayar makanan nya, Kyuhyun memilih untuk berjalan menuju apartemen nya. Ia sedang tidak mood naik bus. Seiring langkah kaki nya, pikiran nya terus melayang entah kemana. Bahkan ia tak sadar sudah berjalan cukup lama dan sampai di gedung apartemen nya.
Jari nya menekan tombol lift itu dan Kyuhyun pun menyandarkan tubuh nya pada dinding lift itu.
TING
"Ah.. Changmin? Kau mau kemana?" Tanya Kyuhyun setelah keluar dari lift dan mendapati Changmin yang belum sempat menutup pintu.
"K-kyuhyun?! Ah.. aku ada urusan sebentar keluar." Changmin berucap seada nya dan berdiri menunggu lift agar cepat terbuka. Kyuhyun tak peduli dengan sikap Changmin dan lebih memilih membuka pintu. Alangkah terkejut nya Kyuhyun saat mendapati Siwon tengah bersandar di dinding dan menatap nya dengan intens. Degup jantung Kyuhyun berpacu sangat cepat saat pandangan mereka saling beradu.
"YAK! CHANGMIN!" Kyuhyun berteriak dan segera menolehkan kepala nya pada Changmin yang segera masuk lift dan menekan tombol nya. "Hahhh..." Kyuhyun menghela nafas nya dan melihat ke arah pintu lain di samping nya. Kyuhyun kemudian menatap Siwon lagi yang masih setia menatap nya dengan intens.
"Maaf aku salah kamar." Kyuhyun hendak menutup pintu itu sebelum Siwon mendekati nya dan menarik nya masuk ke dalam pelukan Siwon.
"Aku merindukan mu." Siwon semakin mengeratkan pelukan nya pada Kyuhyun yang sama sekali tak bergeming. Siwon semakin merasa bersalah.
"Siapa kau?" Siwon segera melepaskan pelukan nya dan menatap Kyuhyun yang mengalihkan pandangan nya. "Aku tak mengenal mu." Kyuhyun segera menepis tangan Siwon dan berjalan masuk tapi segera di tahan lagi oleh Siwon.
"Ada apa dengan mu?" Tanya Siwon bingung. Lagi-lagi Kyuhyun diam tak bergeming. Siwon menghela nafas nya kasar dan membuat Kyuhyun untuk saling bertukar pandang. "Baiklah kalau kau ingin mengulang kembali."
"Huh?"
"Nama ku Choi Siwon dan aku akan membuat mu mengatakan kalau kau mencintai ku. Senang berkenalan dengan mu." Siwon kemudian menjabat tangan Kyuhyun dan membuat Kyuhyun semakin kebingungan.
"A-apa maksud mu?!"
"Aku akan membuat mu mencintai ku lagi dan aku akan membuat mu mengatakan nya." Siwon lagi-lagi mengulangi kata-katanya dan memberikan smirk nya. "Ku tunggu saat kau mengatakan itu."
Siwon segera melangkah kan kaki nya pergi dari sana dan pergi menuju apartemen nya sendiri. Siwon tersenyum senang melihat reaksi Kyuhyun yang kebingungan dengan wajah bersemu nya itu.
Seperti nya Kyuhyun ingin bermain susah di ambil sekarang, pikir Siwon. Karena itulah Siwon membuat 'game' itu untuk Kyuhyun. Siwon akan selalu menjahili nya dan mengatakan menyukai nya sampai akhirnya nanti Kyuhyun akan menyerah dan mengatakan mencintai nya juga. Tak masuk akal? Memang. Dan bodoh nya Siwon menggunakan strategi aneh seperti itu. Sebab hati Kyuhyun yang sekarang tak akan mudah di dapat seperti dulu.
Sedangkan Kyuhyun segera melemparkan tas nya ke sembarang arah dan menidurkan diri nya dengan kasar. Tangan nya terangkat untuk mengambil guling dan...
"BODOHHH! APA KATA MU TADI? MEMBUAT KU UNTUK MENGATAKAN MENCINTAI NYA? BERMIMPILAHHH!" Tangan Kyuhyun dengan cepat meninju-ninju guling yang ia ambil tadi. Sungguh guling yang malang. "AKU TAK AKAN JATUH CINTA LAGI PADA MU!"
CKLEK
"Aku pulang." Changmin membuka pintu apartemen nya dengan perlahan saat merasakan hawa gelap terpancar dari arah kamar Kyuhyun. Dengan sepelan mungkin Changmin berjalan menuju dapur untuk menyimpan belanjaan nya.
"Shim... Changmin..."
"HIHHHHH!" Changmin terlonjak kaget saat tiba-tiba Kyuhyun berada di belakang nya. Mata Changmin dapat melihat aura gelap yang keluar dari tubuh Kyuhyun. "Ma-maafkan akuuu..."
"Kenapa kau membiarkan nya masuk?" Kyuhyun bertanya dengan nada khas pembunuh di film-film horror sambil berjalan pelan mendekati Changmin yang memundurkan tubuh nya.
"Maafkan aku! A-aku hanya tak tega melihat nya. HIIIII!" Changmin semakin ketakutan saat Kyuhyun mendekatkan wajah nya. Bahkan Changmin bisa merasakan deru nafas Kyuhyun yang sangat dingin itu.
"Kau lebih tak tega pada ku, Shim Changmin." Kyuhyun kemudian beralih membuka belanjaan Changmin dan merasa jijik saat melihat banyak nya sayur yang Changmin beli.
"Kau tau... ia hanya ingin menjelaskan yang salah."
"Ya... menjelaskan hm." Si bodoh itu malah menantang ku dengan hal aneh, lanjut Kyuhyun dalam batin nya. "Daripada membahas dia maukah kau membantu ku dengan naskah drama ku?" Changmin kemudian menyimpan sayuran belanjaan nya ke dalam kulkas dan tersenyum manis pada Kyuhyun.
"Tidak. Bekerjalah sendiri, aku hanya seorang editor naskah BUKAN penulis naskah." Changmin segera berlari menuju kamar nya dan mengunci sebelum Kyuhyun sempat menerkam nya.
"SHIM CHANGMIN KAU TEGA PADA KU!"
.
.
.
.
"Uhhhh..."
Kyuhyun mengeluh pelan dan menutupi seluruh wajah nya dengan buku-buku yang terus berjatuhan. Perut nya terasa mual. Bos nya, Tuan Lee dengan tega nya tak memberi nya naskah untuk di edit dan menyuruh nya untuk fokus dengan naskah drama yang akan ia buat. Dan sial nya lagi ia tak dapat meminta saran atau lebih tepat nya bantuan pada Changmin yang hari ini bertugas untuk memberikan langsung naskah drama yang sudah di edit.
Kyuhyun menatap kertas di depan nya yang masih bersih tak tersentuh itu. Sungguh ia tak ada ide untuk menulis apapun saat ini.
"Kyuhyun-ssi?" Kyuhyun segera mengalihkan pandangan nya pada asal suara yang ternyata Hangeng. Kyuhyun lekas berdiri kemudian membungkukan tubuh nya hormat.
"Ada apa Hangeng-ssi kemari? Kalau soal naskah nya aku belum ada ide." Kyuhyun berucap polos sambil menggaruk belakang kepala nya yang tak gatal itu.
"Ya, aku tau karena itu aku punya ide agar imajinasi mu bisa keluar untuk drama ini." Hangeng berucap antusias yang membuat Kyuhyun bingung. Tiba-tiba saja seseorang muncul di samping Hangeng yang langsung membuat bulu kuduk Kyuhyun merinding.
"Aku berniat untuk membuat mu merasakan menjadi pemeran wanita nya agar kau dapat terinspirasi. Jadi aku membawa Siwon kesini agar kau dan dia bisa berinteraksi sesuai dengan drama yang akan kau buat!"
Kyuhyun menatap Siwon dengan terkejut sedangkan Siwon hanya menatap nya dingin. Siwon segera menjabat tangan Kyuhyun dan melepaskan nya kembali.
"Choi Siwon, kau pasti sudah mengenalku." Siwon berucap dingin dengan smirk menghiasi bibir nya.
Dia menyebalkan!
"Ku harap kita bisa bekerja sama dengan baik." Kyuhyun memaksakan senyum nya.
"Baiklah, aku tinggalkan kaliam berdua. Siwon, nanti aku akan kemari lagi sekitar jam 3." Hangeng berucap pelan sambil menepun pundak Siwon yang hanya bergumam kecil. Setelah Hangeng pergi, terjadi keheningan dan saling tukar pandang cukup lama.
"Apa yang kau lakukan?!" Kyuhyun panik saat tiba-tiba Siwon menarik nya masuk ke dalam sebuah ruangan setelah mengambil beberapa kertas juga sebuah pensil.
"Maria..."
"Huh?"
"Maria tolong... berhentilah menemui ku. Aku tak ingin kau tertular penyakit ku." Siwon berucap dengan nada khas orang sakit dan mendudukan diri nya dengan malas di salah satu kursi.
"Siapa Maria?" Tanya Kyuhyun yang masih tak mengerti.
"Bodoh. Aku sedang memberi mu inspirasi untuk drama yang akan kau tulis."
Kau menyebut ku apa?!
Kyuhyun hendak memaki Siwon tapi ia harus menjadi profesional sekarang. Kyuhyun ikut mendudukan diri nya agak jauh dari Siwon dan menulis beberapa potongan drama semirip yang Siwon katakan tadi.
"Kau tak mau membalas ku, Maria?"
"Tidak!" Kyuhyun mengacuhkan Siwon kembali dan fokus menulis. Imajinasi nya tiba-tiba membuncah kemana-mana dan Kyuhyun segera menyalurkan nya pada kertas-kertas putih di hadapan nya itu. Kyuhyun semakin fokus bahkan tak menyadari pergerakan Siwon yang mendekati nya.
"Maria..." Siwon mengangkat dagu Kyuhyun dan menatap mata Kyuhyun dalam. "Kapan kau akan menyatakan cinta mu?" Siwon berucap pelan dan menjauhkan diri nya. Kyuhyun mengangguk-anggukan kepala nya dan hendak menulis kalimat yang Siwon katakan tadi.
Tunggu... bukankah dia mengejek ku barusan?
Dengan tatapan marah, Kyuhyun segera mengedarkan pandangan mencari Siwon yang tak lagi berada di ruangan itu. Kyuhyun melihat secarik kertas di atas lantai dan segera mengambil nya.
Maria... disini membosankan. Aku ingin ke kantin saja, cepat selesai kan naskah drama nya. Bodoh.
SRAK SRAK
Kyuhyun segera merobek kertas itu menjadi potongan-potongan kecil dan melempar nya ke udara. Kaki nya bergerak menendang-nendang dengan kesal potongan kertas itu yang belum tentu kena.
AKU TAK AKAN PERNAH MENYATAKAN CINTA PADA MUUUUUUUUU!
.
.
.
.
TBC
Ciao~ maaf saya sengaja buat chapter-chapter awal nya agak pendek dulu ya._.
Ah iya dan mungkin banyak yang ga ngerti dengan sikap Siwon? nah! Jadi Siwon mikir kalau Kyuhyun gitu ke dia karena Kyuhyun mau main-main sama Siwon. Siwon pikir Kyuhyun berlagak jual mahal/? Karena takut Siwon dapetin hati nya dengan mudah kaya dulu. Maka nya Siwon sengaja bikin 'game' aneh itu buat Kyuhyun. Jadi sekarang Siwon ingin ngejahilin Kyuhyun, Siwon pengen Kyuhyun yang nyatain cinta karena dulu Kyuhyun ga pernah bilang cinta pada nya. Masih pada ga ngerti? Maafkan:( ya liat ajalah cerita selanjut nya wkwk
Maka nya jangan lupa tinggalkan review nya ne sayang-sayang ku:* Grazie~
