TOK TOK
"Kurasa itu dia." Hangeng membalikan tubuh nya dan menatap pintu untuk mengetahui siapa yang barusan saja mengetuk pintu. Jonghyun yang ingin segera berkenalan pun segera mempersilahkan orang itu masuk.
"Silahkan masuk." Ucap Jonghyun sedikit keras agar dapat terdengar keluar. Dan saat pintu itu terbuka, dua pandangan yang saling bertukar itu menampakan keterkejutan untuk satu sama lain.
"Lee Jonghyun." Siwon menatap terkejut ke arah Jonghyun yang menatap tak suka ke arah nya.
"Choi Siwon."
SparWonKyu present
.
.
Love Next Door!
Sequel of Handsome Next Door!
.
.
Rate T+ / Romance, Drama & Humor
Boys x Boys
Typo(s)
Cast: Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Lee Jonghyun, Jung Yunho, Shim Changmin, Choi Minho, Tan Hangeng, etc.
Pair: WonKyu, JongKyu, HoMin dan mungkin masih ada lagi seiring cerita berjalan?
ENJOY
.
.
.
CHAPTER 5
"Ah tak mungkin kalian saling tak kenal, kalian kan sama-sama artis terkenal." Hangeng berusaha mencairkan suasana yang mendadak dingin itu setelah kedatangan Siwon. Sudah beberapa menit mereka saling terdiam bahkan Hangeng sampai lupa ingin mengatakan apa. Sedaritadi Siwon dan Jonghyun hanya saling melemparkan pandangan yang tak dapat Hangeng mengerti.
"Oh bukan hanya saling kenal tapi kami dulu sahabat dekat, benarkan Siwon?" Jonghyun lagi-lagi mengalihkan pandangan nya pada Siwon yang menghela nafas mendengar pertanyaan barusan.
"Ya begitulah." Jawab Siwon malas sambil menyilangkan tangan nya di depan dada nya. Hangeng diam-diam melirik dari ekor mata nya.
'Ya begitulah?' Bingung Hangeng dalam batin nya. Ia sungguh tak mengerti dengan situasi sekarang ini.
"Ah ya kalau kalian sudah kenal begini hehe jadi tak perlu mengenalkan kalian panjang-panjang lagi. Dan Siwon ini akan menjadi pemeran pria utama di naskah yang akan Kyuhyun-ssi buat." Jelas Hangeng yang sebenar nya berhasil membuat nya terkejut tapi ia berhasil mengendalikan emosi nya.
"Ah jadi Siwon-ssi yang menjadi aktor utama nya." Ulang Jonghyun berusaha memastikan yang barusan ia dengar. Membuat Hangeng bingung karena Jonghyun yang memanggil Siwon dengan formal, bukankah mereka teman dekat?
"Ya dan aku sebagai pemeran utama nya harus selalu bersama Kyuhyun untuk memberikan nya ide juga agar kerja sama kami mengalir dengan baik." Ujar Siwon sambil menatap rendah ke arah Jonghyun. Jonghyun menyipitkan mata nya untuk beberapa saat kemudian tersenyum manis, membuat Siwon menjadi bingung.
"Ohh begitu, aku juga setiap hari harus mengkoordinir pekerjaan nya jadi saya tegaskan jangan sering-sering bertemu dengan nya karena bisa saja anda Siwon-ssi membuat kinerja Kyuhyun menurun."
"APA KATA MU? MEMANG NYA KAU SIAPA KYUHYUN?" murka Siwon sambil berdiri dan menunjuk-nunjuk Jonghyun dengan emosi.
"Si-siwon! Duduk lah!" Perintah Hangeng namun seperti nya tak di tanggapi oleh Siwon yang masih menatap marah Jonghyun.
"Aku sajangnim-nya disini dan perintah ku itu absolut."
Deg
Siwon menatap tak percaya pada Jonghyun, bagaimana teman nya yang berubah begitu derastis... hanya karena cinta.
"Cih..." Siwon berjalan keluar dari ruangan itu dan menutup pintu dengan cukup kasar sehingga menimbulkan bunyi debuman yang keras.
"Ma-maafkan dia, Jonghyun-ssi!" Panik Hangeng melihat aktor kawangan nya itu mendadak berubah emosi nya. Sedangkan Jonghyun hanya memberikan senyum yang sedikit ia paksakan.
"Tenang saja Hangeng-ssi, aku sudah sering melihat nya seperti itu jadi itu sudah biasa." Ujar Jonghyun berusaha membuat kepanikan Hangeng berhenti dan seperti nya sedikit berhasil.
"Ba-baiklah kalau begitu saya permisi dulu.. ma-maaf atas segala kerusuhan ini." Hangeng membungkukan badan nya kemudian menyusul Siwon yang tengah duduk di lorong di samping tempat penjual minuman instan. "Hey apa yang kau pikirkan barusan?!" Tegur Hangeng sambil berdiri di hadapan Siwon. Siwon melirik ke atas untuk beberapa saat kemudian kembali melihat lantai di bawah nya.
"Berisik kau hyung." Siwon menaruh tangan nya ke atas mata nya yang telah ia pejamkan sembari menghela nafas walaupun helaan nafas yang paling keras terdengar berasal dari Hangeng.
"Kau ini kenapa tak cerita saja pada ku seperti biasa nya hm?" Hangeng masih setia menatap Siwon namun setelah Siwon memberikan tatapan kosong itu pada nya entah kenapa hati nya merasa bergetar.
"Kumohon hyung." Suara Siwon cukup bergetar dan itu semakin membuat hati Hangeng bergetar. Karena ini pertama kali nya ia melihat sisi Siwon yang... rapuh. Biasa nya yang ia lihat adalah sisi Siwon yang tak peduli pada sekitar nya tapi sekarang ini sungguh berbeda.
"Hahh baiklah, kurasa kau memang butuh waktu sendirian sekarang. Kalau begitu aku pulang dulu, jaga dirimu."
"Ya."
Hangeng sekilas melirik Siwon yang kembali memejamkan mata nya sebelum akhirnya benar-benar pergi dari hadapan Siwon.
"Tadi itu sama sekali bukan salam yang hangat ramah?" Siwon kembali membuka mata nya yang baru saja ia pejamkan dan menatap Jonghyun yang membeli minuman.
"Hahh.. sangat tak ramah." Balas Siwon masih sambil memperhatikan Jonghyun memasukan koin dan menekan sebuah tombol.
"Kalau begitu kita ulangi lagi." Jonghyun mengambil dua kopi kaleng dingin yang keluar dan beralih menatap Siwon. "Lama tak berjumpa Siwon."
"Lama tak berjumpa juga Jonghyun." Jonghyun memberikan salah satu kopi nya itu kepada Siwon yang dengan senang hati di terima. Mereka berdua berbarengan meminum kopi nya lalu di lanjutkan dengan Jonghyun yang menatap Siwon dari samping. "Sudah berapa lama kita sibuk dengan pekerjaan masing-masing?"
"Entahlah aku juga lupa." Jawab Jonghyun. "Kenapa kau berbohong padaku?"
"Bohong apa?" Tanya Siwon balik, entah kenapa kepala nya mendadak berasa berputar.
"Soal hubungan mu dengan Kyuhyun. Dia sudah menceritakan semua nya pada ku." Jawab Jonghyun kemudian kembali menegak kopi nya.
"Kukira perkataan mu mengenai bos itu hanya bualan ternyata bukan." Siwon tertawa pelan kemudian ikut menegak kopi. "Karena dia milik ku, Jonghyun."
"Kau egois lagipula sejak kapan dia jadi milik mu? Kau bahkan tak pernah menjadikan nya milik mu." Jonghyun menegak semua kopi nya untuk meredakan emosi nya yang akan meledak.
"Dua orang yang saling menyukai tidak perlu memiliki status untuk mengklaim diri satu sama lain." Siwon ikut menghabis kopi nya dan melemparkan kaleng nya masuk ke dalam tong sampah layak nya seorang shooting guard di permainan basket.
"Kau salah." Jonghyun berdiri kemudian membuang sampah nya dengan lebih layak. "Nyata nya semua orang ingin memiliki status dengan orang yang mereka sukai." Lanjut Jonghyun kemudian memasukan tangan nya ke dalam kantung celana nya.
"Kurasa ini akan menjadi pertarungan yang menarik." Siwon melipat tangan nya di dada dan mengalihkan pandangan nya.
"Ya. Dan kali ini akulah yang akan menang." Balas Jonghyun dan sekilas memberikan glare nya pada Siwon kemudian berjalan kembali menuju ruangan nya.
"Jangan telalu percaya diri." Balas Siwon tak mau kalah dan memberikan balik glare nya. Lalu setelah Jonghyun hilang dari pandangan nya kembali ia pejamkan mata nya.
"Ahhh..." Kyuhyun menghela nafas nya karena akhir nya ia bisa melakukan 'misi' nya dengan lancar. Setelah mencuci bersih tangan di wastafel dengan langkah pelan ia berjalan keluar dari toilet.
"Mm?" Kyuhyun terdiam di luar toilet sembari memperhatikan seseorang yang nampak sedang tertidur. 'U-UWAHHHH!' panik Kyuhyun dalam hati nya karena ia baru tersadar kalau itu adalah Siwon.
'Ba-bagaimana ini? Rasa nya seperti akan melewati seekor kuda ma-maksud ku singa...' Kyuhyun menghela nafas nya dan menatap lurus ke depan. Padahal hanya beberapa langkah sampai ke meja nya tapi entah kenapa terasa begitu jauh juga melelahkan. Rasa nya ia ingin sekali mempunyai kekuatan teleportasi sekarang juga.
'Te-tenang Cho Kyuhyun.. pelan-pelan saja.. berhati-hatilah jangan sampai membangunkan nya.' Setelah membulatkan tekad nya dan menghela nafas nya, dengan langkah yang kecil juga perlahan ia berjalan melewati Siwon. Sesekali mata nya menatap was-was pada Siwon yang masih memejamkan mata nya.
'Hahhhhh berhasil! E-ehhh!' Baru saja Kyuhyun menghela nafas lega tapi beberapa detik kemudian tubuh nya terangkat dari lantai yang ia pijak. Dan saat mata nya menatap ke arah tangan kekar yang melingkar di perut nya, pasti Kyuhyun akan langsung tau siapa pelaku nya.
"Y-yakk Choi Siwon! Turunkan aku sekarang juga!" Kyuhyun berteriak kencang layak nya orang yang sedang ke surupan hanya karena Siwon yang membawa nya pergi dengan mudah.
"Tolonggg! Tolong akuuuuu!" Kyuhyun terus berteriak-teriak minta tolong dan orang-orang yang mereka lewati hanya menatap bingung ya.. dengan sedikit rasa simpati melihat Kyuhyun yang diangkat dengan cukup mudah.
DUG
"Kau ini berisik sekali." Siwon menatap Kyuhyun yang sudah ia turunkan. Ditaruh nya tangan kanan nya di samping wajah Kyuhyun dan mendekatkan wajah nya sendiri setelah sebelumnya mendorong Kyuhyun untuk bersandar di tembok.
"A-aku tidak akan berisik kalau kau tak melakukan hal yang tadi." Balas Kyuhyun dan berusaha memberikan glare nya pada Siwon yang seperti nya sia-sia saja. "Lagipula kau sedang tidur kan? Sana lanjutkan lagi saja!"
"Tidak. Radar Cho Kyuhyun ku sudah terbangun jadi mana mungkin aku tidur lagi."
'RADAR APA?!' Kyuhyun mengelus-elus dada nya sendiri untuk meredakan emosi nya kemudian beralih menatap Siwon. "Kalau kau mau menagih naskah drama nya maaf sekali tapi itu baru setengah jalan saja."
"Tidak aku bukan menagih itu tapi..." Siwon mendekatkan wajah nya pada telinga Kyuhyun kemudian berbisik pelan. "Aku menagih cinta mu."
BLUSH
"Ci-cinta apa?!" elak Kyuhyun sambil mendorong tubuh Siwon menjauh tapi...
BRUGH
"E-eh?" Kyuhyun mengerjap-ngerjapkan mata nya berusaha meyakinkan kalah yang sekarang ia lihat hanyalah kesalahan mata nya. Tapi ternyata tidak salah sama sekali. "HEEEE?!"
Kyuhyun seketika menjadi panik saat Siwon sama sekali tidak bangun dari bawah. Kyuhyun segera mendekati tubuh Siwon yang tergeletak itu kemudian menepuk-nepuk pipi Siwon pelan.
"Si-siwon! Bangunlah!" Kyuhyun terus menepuk-nepuk pipi Siwon yang tidak mendapati respon sama sekali. "Ba-bagaimana ini padahal kan aku hanya mendorong nya dengan pelan?!"
Kyuhyun mengangkat dengan pelan kepala Siwon ke atas paha nya dan berusaha mencari jika ada luka atau tak sengaja kepala Siwon terbentur tapi seperti nya tak ada luka atau benturan sama sekali.
"A-aku harus minta bantuan!" Saat dirinya hendak memindahkan lagi kepala Siwon tiba-tiba saja pikiran aneh melewati otak nya. 'Bagaimana kalau nanti saat aku meminta bantuan mereka malah mengira yang tidak-tidak? Bagaimana kalau nanti aku dituntun? Bagaimana kalau nanti aku di penjara?!'
Mata Kyuhyun menerawang ke depan dan mendapati bayangan nya yang sedang memakai pakaian berwarna oranye di balik sebuah sel. Bayangan itu berkata 'Kau akan di penjara'.
"ANDWAEEEEE!" Kyuhyun berteriak frustasi akan halusinasi nya sendiri dan sekarang ini mereka berada di basement lebih tepat nya diparkiran. Entah apa yang membuat Siwon membawa nya kemari, mungkin ia ingin menculik nya?
"Tu-tunggu dulu." Parkiran? Kyuhyun langsung berubah senang saat memikirkan itu. "Aku tinggal membawa nya ke dalam mobil nya!" Kyuhyun segera merogoh-rogoh kantung celana Siwon dan menemukan kunci mobil milik Siwon.
CIT CIT
"Ahh disana!" Kyuhyun dapat melihat lampu yang berkedap-kedip dari salah satu mobil juga suara nya. Tinggal satu masalah nya sekarang. "Be-beraaaattttt!" Kyuhyun tak bisa membawa Siwon ke sana.
"Hahh hahh.." Kyuhyun mengatur nafas nya yang langsung memberat karena Siwon. Dengan sekuat tenaga Kyuhyun membopoh Siwon di lengan nya. Dengan langkah yang pelan juga tergopoh-gopoh akhirnya mereka sampai di depan sebuah audi hitam keluaran terbaru.
'Si-silau!' Kaget Kyuhyun saat melihat kilauan yang terpancar dari mobil Siwon. Kyuhyun dengan perlahan menyenderkan tubuh Siwon pada mobil nya sendiri dan mengutak-atik kunci mobil Siwon selama beberapa menit.
"BAGAIMANA CARA MEMBUKA NYAAAA!" kesal Kyuhyun karena sedaritadi ia tak berhasil membuka mobil Siwon yang terkunci. Kyuhyun menghela nafas nya kemudian mengambil ponselnya.
'HEEEEEE?!' Kyuhyun semakin dibuat terkejut dengan mobil Siwon, karena baru saja ia mencari di internet bagaimana cara membuka audi keluaran terbaru adalah dengan... suara pemilik nya. Dan barusan ia juga harus kesusahan karena susah nya sinyal di basement ini. Kyuhyun menatap Siwon yang nampak nya masih pingsan atau mungkin tertidur? Ia tak terlalu peduli tapi Siwon sendirilah kunci mobil nya.
"Ba-bagaimana ini?" Kyuhyun semakin bingung harus di buat apa. Ia tak mungkin membawa Siwon kembali ke atas karena ia sudah kelelahan membawa Siwon sampai ke depan mobil nya dan sekarang ia semakin di persulit dengan mobil Siwon yang menakjubkan ini.
Kyuhyun kembali menghela nafas nya untuk kesekian kalinya dan mendudukan diri nya di samping Siwon. Disenderkan badan nya pada audi hitam itu kemudian beralih menatap Siwon yang nampak damai itu.
"Sebenarnya seberapa kaya dirimu?" Kyuhyun tertawa pelan karena pertanyaan nya yang barusan terlontar. Sungguh pertanyaan yang realistis. Harapan Kyuhyun sekarang ini adalah agar Siwon terbangun atau menunggu sampai ada orang yang datang mencari mereka atau yang akan datang ke basement.
Mendadak mata Kyuhyun tiba-tiba saja terasa berat dan dengan terpaksa Kyuhyun memejamkan mata nya. Tanpa sengaja pun ia akhirnya jatuh tertidur.
.
.
.
.
"Eunghhh..." Kyuhyun mengerang pelan saat merasakan kepala nya bersandar pada sesuatu yang agak keras juga ia baru menyadari ada sesuatu yang memegang kepala nya. Kyuhyun mengerjap-ngerjapkan mata nya untuk menyesuaikan kembali penglihatan nya dan hal pertama yang ia lihat saat terbangun adalah senyuman berdimple yang mempesona.
"Nyenyak tidur?" Tanya Siwon masih sambil tersenyum. Kyuhyun yang akhirnya tersadar akhirnya menjauhkan diri nya dari Siwon. Ternyata tanpa ia sadari ia tak sengaja tertidur di pundak Siwon dengan kepala Siwon yang memegang lembut kepala nya.
"K-kau juga sudah terbangun?" Tanya Kyuhyun balik sambil memperhatikan Siwon dengan wajah merah merona nya. Siwon pun hanya menganggukan kepala nya menanggapi pertanyaan Kyuhyun. "Kau membuat ku khawatir tau!"
"Kau... khawatir pada ku?" Siwon membulatkan mata nya tak percaya mendengar pernyataan Kyuhyun barusan sedangkan Kyuhyun gelagapan menyadari apa yang baru saja ia katakan.
"Bu-bukan begitu! Ma-maksud ku.. ahh.. mmm..." Kyuhyun mengalihkan pandangan nya saat tak tau harus berkata apalagi sedangkan Siwon terus menatap nya dengan pandangan kemenangan.
"Hahhhh..." Siwon membuang nafas nya kasar dan Kyuhyun dapat mendengar dengan jelas betapa susah nya Siwon untuk bernafas. Tangan Kyuhyun terangkat untuk memegang kening Siwon dan seketika itu juga terkejut karena panas nya badan Siwon.
"Kau demam. Cepat kau buka mobilmu." Perintah Kyuhyun.
"Buka." Ucap Siwon dengan suara lemah namun berhasil membuat audi itu terbuka. Kyuhyun segera membopoh Siwon masuk ke kursi penumpang di depan lalu beralih menuju ke kursi pengemudi. "Kau bisa menyetir?" Tanya Siwon dengan feeling yang tak bagus.
"Tentu aku bisa! Kau diamlah!" Kyuhyun segera memakai sabuk pengaman diikuti oleh Siwon di samping nya. Kyuhyun menghidupkan mesin mobil itu kemudian menjalankan nya dengan pelan kemudian..
BRUMMMM
"HWAAAAA BAGAIMANA CARA MENGHENTIKAN BENDA INI?! INI TERLALU CEPAT!"
"INJAK REM BODOH! KITA TUKAR TEMPATTTT!"
Dan sekarang Siwon lah yang menyetir masih sambil memberikan sumpah serapah nya pada Kyuhyun. Sedangkan Kyuhyun sendiri masih menundukan kepala nya merasa bersalah. Tapi jangan terlalu menyalahkan Kyuhyun karena memang ia tak terbiasa mengemudikan mobil semahal ini. Setelah beberapa menit berada dijalanan akhirnya mereka sampai pada tujuan mereka dan akhirnya Kyuhyun dapat berhenti mendengar ocehan Siwon yang telah membuat telinga nya memerah karena bosan mendengar ocehan nya.
Dan mereka hanya diam saat Kyuhyun membantu Siwon berjalan menuju ruang apartemen nya. Kyuhyun terdiam beberapa menit didepan pintu Siwon yang membuat Siwon kebingunan padahal ia baru saja membuka nya. "Ada masalah?" tanya Siwon masih bingung.
"Hanya bisa sampai sini aku mengantarkan mu, aku harus kembali bekerja lagi." jawab Kyuhyun yang sebenar nya tak ingin masuk ke dalam ruangan yang baginya terkutuk itu.
"Setidak nya bantulah aku sampai kamar."
"Kau manja sekali!"
Akhirnya dengan keadaan terpaksa Kyuhyun membantu Siwon berjalan dan masuk ke kamarnya. Dengan perlahan Kyuhyun mendudukan Siwon ke atas ranjang nya dan menghela nafas nya lega, akhirnya perjuangan nya telah berakhir.
"Baiklah sudah. Kalau begitu aku pergi dulu."
"Tetaplah disini." rajuk Siwon sambil memegangi tangan Kyuhyun yang hendak pergi. Kyuhyun membalikan tubuh nya dan hendak protes tapi entah kenapa mulut nya langsung membeku saat melihat pandangan Siwon yang memohon dan disatu sisi nampak kosong. Kyuhyun menghela nafas nya lagi kemudian menganggukan kepala nya membuat senyum dimple Siwon kembali muncul.
TRINGGG
"Yeoboseyo." Sapa Kyuhyun setelah mengambil ponsel nya yang berdering itu.
'Kau dimana? Tas mu masih ada di kantor!' keluh sang penelpon yang ternyata adalah Changmin.
"Ma-maaf Changmin tapi sekarang ini aku ada urusan mendadak jadi kau bawakan pulang saja ya? Ku mohonnnn~" rengek Kyuhyun dengan suara manja nya membuat Changmin mendecih di sebrang sana.
'Tak mau! Ini berat tau! Memang nya kau sedang apa dan dimana?'
"Aku sedang berada di kamar tetangga kita yang sedang merajuk manja ingin ku temani karena sedang sakit." Jawab Kyuhyun dengan aura hitam nya yang menguar namun Siwon sama sekali tak acuh dan malah menyamankan posisi tidurnya.
'Ma-maksud mu Siwon? Uh... baiklah kalau begitu tapi kau harus mentraktir ku nanti!'
"Ya ya... kalau begitu sampai bertemu nanti."
TUT
Kyuhyun menyudahi panggilan itu dan hendak kembali menyimpan ponsel nya sebelum mendapati Siwon yang menatap nya dengan pandangan tercengang. "A-ada apa?" panik Kyuhyun karena ia takut berbuat salah. Padahal ia tak melakukan apapun.
"Kau masih menyimpan itu?" tanya Siwon sambil menunjuk gantungan kepala kucing yang tergantung pada ponsel Kyuhyun. Kyuhyun yang menyadari itu segera memasukan ponsel nya dengan tergesa-gesa hingga membuat pegangan nya pada ponsel nya terlepas namun dengan cepat Siwon mengambil nya dan ikut menarik Kyuhyun.
BRUGH
Kyuhyun terjatuh tepat di atas tubuh Siwon. Saat Kyuhyun hendak kembali protes Siwon segera mengangkat ponsel Kyuhyun ke depan hadapan wajah mereka berdua, membuat wajah Kyuhyun kembali merona merah.
"Sudah tiga tahun dan kau masih menyimpan nya. Kurasa kau memang takkan pernah bisa jauh dari ku." Ucap Siwon dengan senyuman nya, senyuman yang memancarkan kesenangan juga kebahagiaan. Sedangkan jantung Kyuhyun entah mengapa berdetak semakin cepat melihat senyuman itu.
"Ja-jangan salah pa-"
Kyuhyun seketika itu juga terdiam saat Siwon mengecup lembut kening nya. Wajah Kyuhyun semakin dibuat memerah dengan perlakuan Siwon juga bisikan Siwon yang menggelikan bagi nya.
"Tetaplah disini. Aku mohon."
'Ba-bagaimana ini... aku seharus nya tak ada sini... bagaimana ini...' Kyuhyun menganggukan kepala nya pelan kemudian semakin membenamkan wajah nya di dada Siwon. 'Bagaimana ini... jantung ku...'
DEG DEG DEG DEG
Jantung Kyuhyun semakin berdetak dengan sangat cepat hingga bisa membuat Kyuhyun sesak seperti sekarang. Kyuhyun memejamkan mata nya saat Siwon memeluk nya dengan sangat erat. Dan tanpa ia sadari ia juga membalas pelukan Siwon tak kalah erat nya.
'Rasa nya jantung ku akan meledak...'
.
.
.
.
TBC
Ciaooo minaaa~ i'm back with chapter 5!
Huwaaaa saya senang akhirnya ff ini mendapat review di atas 100! /joget bareng Kyuhyun/ saya ingin berterima kasih sebanyak-banyak nya pada para readers yang setia memberikan saran juga review nya pada ff ini mwaaah:*
Dan bleh maaf saya bingung harus membuat chapter yang Special JongKyu atau yang Special WonKyu karena voting dari para readers yang ternyata seimbang wow kan kkkkk~
Jadi boleh saya minta para readers untuk voting lagi mau yang special chapter nya siapa dulu? Jebalyoooo :D Tinggalkan saja voting sekaligus review ya readers ku tercinta~ jangan bosen bosen untuk meninggalkan review kalian dii ff ff saya:* karena saya selalu menunggu review dari kalian, coz i need it:*
So tunggu aja ya chapter selanjutnya! Di tunggu loh review sama voting nya dan semoga ga seimbang lg kkkk graziee!
