SparWonKyu present

.

.

Love Next Door!

Sequel of Handsome Next Door!

.

.

Rate T+ / Romance, Drama & Humor

Boys x Boys

Typo(s)

Cast: Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Lee Jonghyun, Jung Yunho, Shim Changmin, Choi Minho, Tan Hangeng, etc.

Pair: WonKyu, JongKyu, HoMin dan mungkin masih ada lagi seiring cerita berjalan?

ENJOY

.

.

.

CHAPTER 10

"Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Jonghyun pada orang itu yang hanya tersenyum mengejek.

"Tidak, apa yang kau lakukan disini?" Tanya Siwon balik dengan nada dingin nya.

Jonghyun agak membulatkan mata nya saat melihat Kyuhyun yang tengah tertidur di punggung Siwon. Tangan Jonghyun terulur untuk menyentuh Kyuhyun namun segera di tepis dengan kasar oleh Siwon.

"Jangan membangunkan nya." Ucap Siwon dengan nada dinginnya dan Siwon juga tak lupa memberikan glare nya pada Jonghyun.

Jonghyun menghela nafas nya kemudian melipat tangan nya di dada. "Cepat berikan dia pada ku." Suruh Jonghyun memasang muka tak suka nya pada Siwon. Mendengar suruhan Jonghyun barusan bukan nya membuat Siwon takut melainkan membuat nya tertawa.

"Memang nya siapa dirimu?" Tanya Siwon sinis. Jonghyun dengan smirk nya mengambil sesuatu dalam kantung celana nya lalu meraih tangan Kyuhyun. Siwon tak mengetahui apa yang sedang Jonghyun lakukan karena Jonghyun mendekatkan wajah nya pada telinga Siwon kemudian berbisik pelan.

"Aku... seorang pemenang." Bisik Jonghyun membuat alis Siwon terangkat karena bingung. Jonghyun menjauhkan tubuh nya sembari tersenyum penuh arti pada Siwon tapi beberapa detik kemudian Jonghyun memasang ekspresi seperti menahan tangis nya. "Kumohon cepat berikan dia padaku!"

Siwon semakin tidak mengerti dengan perubahan mood Jonghyun saat ini. "Tidak, aku tak akan menyerahkan nya pada mu." Ujar Siwon sembari menggeleng-gelengkan kepala nya. Jonghyun berusaha meraih Kyuhyun kembali namun dengan cepat Siwon menepisnya lagi.

"Hey! Berikan istri ku kembali!" Ucap Jonghyun dengan penekanan di bagian istri. Mendengar perkataan itu keluar dari mulut Jonghyun seketika membuat jantung Siwon hampir meledak. Siwon menundukan kepala nya untuk menahan tawa nya yang bisa saja menyembur kapan saja.

"Huh? Apa kata-"

"I-istri?"

Siwon membalikan badan nya lalu mendapat umma Cho alias Heechul tengah menutup mulut nya tak percaya mendengar ucapan Jonghyun barusan.

"Nde, Cho Umma. Aku sudah bertunangan dengan Kyuhyun." Kata Jonghyun lalu mengangkat tangan kanan nya dan terlihat di jari manis nya-sebuah cincin emas yang nampak bersinar indah akibat pantulan sinar matahari. Siwon segera mengalihkan tatapan nya pada tangan kanan Kyuhyun, berharap ia tak memiliki cincin yang sama seperti Jonghyun namun harapan Siwon langsung hancur menjadi berkeping-keping saat menemukan cincin yang sama bertengger dengan manis nya di jari manis Kyuhyun.

"Hah... k-kapan?" Lirih Siwon karena seingat nya tadi ia tak melihat cincin itu dipakai oleh Kyuhyun.

"Maafkan aku, Cho Umma, karena tak memberitahu mu atau bahkan meminta restu pada mu. Aku hanya... tak ingin Kyuhyun jatuh kembali pada tangan yang salah." Sindir Jonghyun sembari melirik Siwon yang nampak nya masih syok. Heechul menganggukan kepala nya kemudian agak sedikit terkejut melihat Siwon yang tengah menggendong anak nya itu.

"Si-siwon-ssi... bisakah kau berikan Kyuhyun pada calon suami nya?" Suruh Heechul yang semakin membuat hati Siwon tertusuk. Siwon dengan tak rela nya memberikan Kyuhyun yang kemudian di gendong ala bridal oleh Jonghyun. Heechul dengan perasaan campur aduk mulai berjalan masuk ke dalam rumah nya. Sedangkan Jonghyun tersenyum penuh arti kepada Siwon.

"Maaf karena istri ku membuat mu kerepotan." Kata Jonghyun lalu menutup pintu rumah depan dengan kaki nya. Senyuman itu kemudian berganti menjadi sebuah smirk yang tak seorang pun pernah lihat.

.

.

.

.

"Enghhh..." erangan itu keluar dari mulut seorang namja yang memiliki bibir kissable. Diri nya dapat merasakan kalau sekarang ia tengah terbaring di atas sebuah kasur. Mata nya yang bulat lucu seperti mata kucing itu mulai terbuka. Beberapa kali ia berkedip untuk membiasakan retina mata nya yang sudah entah berapa lama terpejam. Dan yang pertama kali mata nya tangkap adalah sosok Jonghyun yang tengah tersenyum manis pada nya.

"Akhirnya kau bangun juga tukang tidur." Ucap Jonghyun lembut sembari mengelus surai kecoklatan Kyuhyun. Tapi setelah itu mata Kyuhyun mengernyit saat menemukan umma nya juga sedang berada dalam kamar nya. Apa yang terjadi? Apa ia terluka? Kyuhyun memperhatikan sekitar nya kembali dan tak menemukan keberadaan Siwon. Apa ia telah pergi?

Heechul mendekati Kyuhyun dengan senyuman yang tak pernah lepas dari wajah nya sedari tadi. Dengan lembut ia menggenggam tangan anak nya yang paling tua itu. Mata Heechul berkaca-kaca saat menatap Kyuhyun yang semakin bingung dengan keadaan sekitar nya. "Umma senang sekali... umma akan mendoakan kebahagian untuk kalian berdua. Jonghyun jadilah suami yang terbaik untuk Kyuhyun dan... untuk anak ku tersayang, jadilah istri yang baik untuk Jonghyun ya sayang?" Heechul menitikan air mata nya saat ia mengusap pipi Kyuhyun. Seketika otak Kyuhyun menjadi blank saat mendengar perkataan umma nya barusan. Istri yang baik untuk Jonghyun? Maksud nya?

"Mm... umma-"

"Umma benar-benar tak sabar dengan pernikahan kalian nanti. Astaga! Umma jadi emosional" lanjut Heechul kemudian menghapus air mata nya. "Kalau begitu umma tinggalkan calon pengantin ini untuk waktu berduaan dulu ne." Heechul berdiri lalu mengecup kening Kyuhyun sekilas lalu sedikit berlari keluar dari kamar Kyuhyun. Kyuhyun segera mengalihkan pandangan nya pada Jonghyun yang sedang menundukan kepala nya. Jonghyun tau kalau sekarang ini pasti Kyuhyun tengah menatap nya-meminta penjelasan dari nya.

"Aku tau aku tau... ini salah." Jonghyun mengangguk-anggukan kepala nya lalu memegang tangan Kyuhyun dan Kyuhyun baru merasakan kalau ada sebuah cincin emas bertengger di jari manis nya. Kyuhyun menarik tangan nya dari genggaman Jonghyun kemudian beralih menatap cincin di jari manis nya itu.

"Se-sejak kapan aku memakai cincin ini?" Kyuhyun mengelus-elus cincin di jari manis nya itu sembari menatap Jonghyun yang belum berani menatap nya. Jonghyun mengingat bagaimana pembicaraan nya dengan Heechul tadi.

.

.

.

.

Flashback

Jonghyun telah membaringkan Kyuhyun pada kamar nya dan sekarang ia berada di ruang tengah dengan Heechul yang tengah menatap nya dengan lekat. "Jadi umm... sejak kapan kalian bersama?" tanya Heechul lalu menyilangkan kaki nya. Jonghyun menghela nafas nya lalu beralih menatap balik Heechul.

"Kami tidak pernah bersama, Cho Umma." jawab Jonghyun dengan senyuman manis nya yang hanya pajangan semata itu agar Heechul bisa luluh pada nya.

Heechul menatap Jonghyun sembari menaikan sebelah alis nya. "Kalian tak pernah bersama dan kau akan mengajak nya menikah Jonghyun-ssi?" Jonghyun memejamkan mata nya kemudian menganggukan kepala nya.

"Ya, karena aku percaya kalau Kyuhyun lah yang terbaik untuk ku dan aku percaya akulah yang terbaik untuk Kyuhyun. Dan juga... aku tak ingin melihat dia terluka kembali."

"Terluka? Apa maksud mu Jonghyun-ssi?"

"Maaf Cho Umma tapi seperti nya aku tidak-"

"Ceritakan semua nya Jonghyun-ssi." Jonghyun membuka kembali mata nya-menatap Heechul dengan pandangan berkaca-kaca yang merupakan akting nya saja. Dalam hati ia sedang mengeluarkan smirk nya karena seperti nya ia akan berhasil mendapatkan hati dari ibunda Cho Kyuhyun.

"Sebenar nya Kyuhyun... tak ingin merasakan yang nama nya jatuh cinta kembali... itu semua karena ulah Choi Siwon. Disini aku bukan bermaksud membuat citra sahabat ku menjadi rusak tapi dia memang membuat ku sedikit muak karena telah menyakiti Kyuhyun. Dulu saat kami berempat menyewa rumah di sebelah, Siwon dan Kyuhyun dulu nya sepasang kekasih hingga akhirnya Siwon meninggalkan Kyuhyun, merusak hati indah seorang Cho Kyuhyun yang sangat aku cintai dari dulu. Membuat nya tak memiliki rasa untuk mencintai seseorang lagi. Aku tau watak Siwon bagaimana dan karena itu aku tak akan membiarkan Siwon memiliki Kyuhyun kembali hanya untuk di sakiti. Aku mencintai nya... aku mencintai Kyuhyun! Aku ingin melihat nya selalu tersenyum dan tertawa bahagia karena itulah izinkan kami, izinkan aku untuk membahagiakan Kyuhyun, Cho Umma. Aku memohon pada mu." Heechul terkejut saat Jonghyun tiba-tiba bersujud di depan nya hanya untuk meminta restu pada nya.

"J-jonghyun-ssi... jangan seperti ini." Heechul membantu Jonghyun untuk kembali duduk dan diri nya semakin terkejut saat menemukan Jonghyun tengah menangis. Rasa nya hati Heechul menjadi remuk saat melihat Jonghyun menangis seperti itu, Heechul terus menatap Jonghyun dan ia dapat melihat ketulusan cinta Jonghyun untuk anak nya itu. "Jonghyun-ssi..." Jonghyun mengangkat kepala nya saat Heechul memegang kedua tangan nya. Mata nya seketika menghangat saat melihat Heechul yang tengah tersenyum lembut pada nya. "Aku mempercayakan Kyuhyun pada mu..."

"Nde, Cho Umma. Terima kasih banyak." balas Jonghyun dengan suara serak nya juga tak lupa dengan senyuman nya.

Heechul kemudian menarik pelan tangan Jonghyun dan berkata. "Ayo kita lihat apakah calon istri mu sudah bangun." Jonghyun menganggukan kepala nya sebagai tanda setuju lalu berjalan di belakang Heechul-mengikuti nya menuju kamar Kyuhyun. Tanpa Heechul ketahui Jonghyun tengah tersenyum penuh kemenangan, akhirnya ia bisa membuat Kyuhyun menjadi milik nya seorang, memenangkan hati ibu nya dan yang terpenting membuat citra Siwon menjadi rusak di mata Heechul. Betapa bahagia nya Jonghyun hari ini.

Flashback End.

.

.

.

.

"Jonghyun."

Jonghyun terkesiap karena ternyata ia sedaritadi melamun mengingat percakapan nya tadi dengan Heechul. Jonghyun segera menarik Kyuhyun kedalam pelukan nya lalu mengusap lembut punggung Kyuhyun. "Satu bulan... aku hanya butuh waktu satu bulan saja" Jonghyun melepaskan pelukan nya lalu beralih menatap Kyuhyun dengan pandangan meneduhkan nya. "Beri aku waktu satu bulan untuk membuat mu jatuh cinta pada ku dan jika kau tak jatuh cinta pada ku dalam waktu satu bulan, kau bisa membuang cincin itu dan mencari sendiri siapa yang patut kau cintai tapi Kyuhyun... percayalah... aku tak akan pernah membuat mu terluka. Ku mohon?" lanjut Jonghyun membuat hati Kyuhyun sedikit dilema. Jonghyun tersenyum lalu mengusap pipi Kyuhyun pelan, memberikan nya ketenangan. Jonghyun tau kalau saat ini pastilah Kyuhyun masih belum bisa mencerna situasi di sekitar nya-bagaimana semua ini bisa terjadi.

"Tolong pertimbangkan juga bagaimana perasaan ku." Jonghyun mengecup sekilas pipi Kyuhyun kemudian berjalan keluar, meninggalkan Kyuhyun dengan perasaan nya yang campur aduk.

.

.

.

.

Mata hitam kelam itu menatap langit di atas nya dengan pandangan yang menyayat hati bagi siapapun yang melihat nya. Sangat terlihat kalau namja itu-Siwon, sedang sangat terluka di dalam nya. Siwon menyandarkan tubuh nya pada dinding yang terasa sangat dingin bagi punggung nya tapi tak terasa lebih dingin dari hati nya yang mendadak membeku. Tangan kanan nya memegang segelas kopi hitam yang masih mengeluarkan asap nya itu. Seperti mati rasa, Siwon tak merasakan rasa panas atau hangat saat ia meneguk kopi itu dalam sekali minum. Dari ketinggian kamar hotel nya itu, ia dapat melihat rumah seseorang yang sangat ia kenal. Rumah milik Cho Kyuhyun. Siwon menghela nafasnya, tak seharus nya ia merasa menyesal sekarang. Memang penyesalan selalu datang di akhir.

"Hey! Berikan istri ku kembali!"

Kata-kata Jonghyun itu masih terngiang di otak nya. Terus mengulang-ulang perkataan itu di otak nya bagaikan otak nya ini semacam rekaman yang telah rusak dan terus mengulang-ngulang perkataan Jonghyun. Ia tak habis pikir. Kapan Jonghyun dan Kyuhyun menjadi sepasang kekasih? Dan sejak kapan mereka bertunangan? Ia berani bersumpah saat ia berada di gunung Jeju bersama Kyuhyun, ia tak melihat cincin emas itu bertengger di jari manis Kyuhyun tetapi setelah berada di depan rumah Kyuhyun tiba-tiba saja cincin itu muncul bagaikan hantu. Apa jangan-jangan saat ia menggendong Kyuhyun, diam-diam Kyuhyun memakai cincin itu kembali?

Siwon menghela nafas nya kasar bahkan hembusan nafas nya itu membuat kaca di depan nya mengembun. Siwon tak bisa memikirkan bagaimana nanti saat-saat dimana ia akan melihat sebuah undangan berada di depan pintu nya. Undangan dari Jonghyun dan Kyuhyun yang akan melangsungkan pernikahan nya. Ia tak bisa melihat saat-saat dimana ia akan datang di pernikahan itu, melihat Jonghyun dan Kyuhyun yang terlihat serasi mengenakan tuxedo. Melihat mereka mengucapkan janji suci untuk hidup sebagai sepasang suami istri. Melihat mereka berciuman di depan semua saksi mata atas pernikahan mereka. Melihat Kyuhyun yang akan tersenyum dan tertawa bahagia oleh Jonghyun... bukan oleh nya.

PRANK

Tiba-tiba saja gelas di tangan nya terjatuh dan pecah menjadi berkeping-keping... begitu juga dengan hati nya. Pandangan Siwon memburam dan seketika itu juga Siwon terduduk dengan keras ke atas lantai. Tangan nya berusaha untuk membuat nya berdiri namun yang ia rasakan malah darah yang mengalir keluar karena tangan nya yang bertumpu di atas pecahan kaca gelas nya. Siwon mengangkat tangan nya dan menatap darah yang sedikit-sedikit itu mengalir keluar. Pandangan nya kemudian beralih menatap pantulan diri nya di depan sana, pantulan diri nya yang tak pantas berada di dunia ini. Dan akhirnya Siwon tak bisa menahan nya, Siwon mengeluarkan semua emosi nya. Menangis meraung-raung karena kebodohan nya sendiri. Memindahkan tubuh nya ke ujung dan melanjutkan tangis nya yang begitu menyayat hati jika ada orang yang melihat nya. Tapi Siwon tak ingin memperlihat kan Siwon yang saat ini sedang lemah, biarkan ia mengeluarkan emosi nya sendirian... di kegelapan malam. Di temani rembulan yang menyembunyikan diri nya di balik awan. Bahkan bulan pun tak ingin melihat Siwon yang terluka seperti ini.

.

.

.

.

Jonghyun yang tengah sibuk dengan pekerjaan nya nampak tak terganggu dengan hujan yang tiba-tiba turun dengan deras nya malam itu. Mata nya bergerak kesana-kemari menatap sederet jumlah angka yang terbilang besar itu. Sebagai penerus dari perusahaan ayah nya nanti ia sudah harus siap dengan berbagai angka-angka fantastis yang akan muncul saat ia membaca secarik kertas yang pasti nya akan menumpuk di atas meja kerja nya suatu saat ini.

TOK TOK TOK

Suara ketukan pintu itu membuat Jonghyun berhenti sebentar dari kerjaan nya. "Masuklah." ucap Jonghyun lalu terlihat Kyuhyun yang masuk sembari menundukan kepala nya, membuat senyum Jonghyun seketika merekah. Dengan langkah pelan, Kyuhyun berdiri di samping kiri sisi ranjang Jonghyun.

"Ada apa?" tanya Jonghyun lembut lalu mengesampingkan pekerjaan nya, ia lebih tertarik melihat Kyuhyun saat ini daripada melihat deretan angka yang akan membuat nya mual. "Duduklah." Jonghyun menepuk-nepuk kasur nya yang dituruti oleh Kyuhyun.

"A-aku akan mencoba nya..." ucap Kyuhyun setelah mendudukan diri nya di kasur itu. Mata nya akhir nya berani untuk menatap Jonghyun yang tengah menatap diri nya dengan lekat itu. "Satu bulan... dan jika aku tak jatuh cinta pada mu dalam kurun waktu satu bulan itu... kau harus menghilang dari hadapan ku." lanjut Kyuhyun yang agak membuat Jonghyun terkejut itu tapi senyuman itu tetap tak menghilang dari wajah tampan milik Lee Jonghyun itu.

"Baiklah." balas Jonghyun masih dengan nada lembut nya lalu menarik Kyuhyun untuk tidur di samping nya. "Sebagai permulaan nya dari usahaku untuk membuat mu jatuh cinta pada ku." lanjut Jonghyun kemudian memeluk erat Kyuhyun, menenggelamkan wajah Kyuhyun pada dada bidang nya. Kyuhyun entah kenapa tak dapat berkutik atau bahkan menolak nya. Ia ingin sekali menolak perlakuan Jonghyun ini tapi setengah dari diri nya menginginkan perlakuan Jonghyun. Perlakuan yang selama ini ia rindukan. Perlakuan kasih sayang juga cinta. Dan dalam dingin nya malam juga deras nya hujan malam itu, mereka berdua tertidur dengan pulas nya. Berbeda dengan seseorang yang justru tertidur di dingin nya air bathtub yang berada di kamar hotel nya. Malam yang sungguh indah dan juga tidak indah.

.

.

.

.

TBC

Ciaooooo saya kembali aduh maafkan saya yang update nya lama binggo:( lagi sibuk-sibuk nya sama tugas nih duh maafkannnnnn!

Walaupun update nya lama semoga saja review nya tak sedikit ya ya ya yaaaaa:( JADI KALAU TELAH MEMBACA CHAPTER INI TOLONG JANGAN LUPA TINGGALKAN REVIEW NYA NE JEBAL;3 ITUNG-ITUNG NAMBAH SEMANGAT AUTHOR YE~

Oh iya dan mulai minggu depan sekitar tanggal 30 november, author mau UAS nih jadi maaf kalau nanti update nya bakal tambah lama dan jangan lupa doa'kan uas author biar nilai nya bagus-bagus ya~

Gatau mau ngomong apa lagi harap maklumi aja kalau update nya lama soal nya saya udh kelas akhir jd susah deh:( so tungguin aja dengan penuh kesabaran next chap nya ya! CIAO!