"Kau... benar-benar tak berubah..." ucap Siwon yang langsung membuat Kyuhyun terdiam.

"Aku tak mengerti apa maksud mu." Kyuhyun mendudukan diri nya di samping Siwon dan menghela nafas untuk kesekian kali nya. "Jadi mau ceritakan pada ku apa yang membuat mu ping—"

BRUGH

Ucapan Kyuhyun terputus saat ia merasakan sesuatu di atas paha nya. Kyuhyun membulatkan mata nya terkejut saat Siwon menidurkan kepala nya di atas paha Kyuhyun. Kyuhyun melirik Siwon yang memejamkan mata nya kembali. Wajah Siwon terlihat sangat damai sekarang, bagaikan malaikat.

"Biarkan seperti ini dulu... kumohon..." ucap Siwon dengan suara serak nya dan menyamankan posisi kepala nya di atas paha Kyuhyun. Wajah Kyuhyun semakin memerah saat mendengar ucapan Siwon barusan. Kyuhyun menatap lurus ke depan, memejamkan mata nya lalu mengangkat tangan nya—

"Jangan membuat ku khawatir seperti ini... pabbo..." ucap Kyuhyun sembari mengelus lembut surai hitam Siwon. Waktu terasa berhenti saat itu juga, saat mereka berdua berbagi senyum tulus kembali. Senyuman yang sudah lama tak menghangatkan hati mereka berdua.

SparWonKyu present

.

.

Love Next Door!

Sequel of Handsome Next Door!

.

.

Rate T+ / Romance, Drama & Humor

Boys x Boys

Typo(s)

Cast: Cho Kyuhyun, Choi Siwon, Lee Jonghyun, Jung Yunho, Shim Changmin, Choi Minho, Tan Hangeng, etc.

Pair: WonKyu, JongKyu, HoMin dan mungkin masih ada lagi seiring cerita berjalan?

ENJOY

.

.

.

CHAPTER 12

Kyuhyun masih terdiam sembari mengelus rambut Siwon. Aneh. Bukankah seharus nya ia menolak melakukah hal memalukan seperti ini? Tapi kenapa tak langsung saja tadi ia tolak? Kenapa?

"Hey..." Suara Siwon membuat Kyuhyun tersadar dari lamunan nya. Dan saat Kyuhyun menundukan kepala nya, ia langsung bertatapan dengan mata Siwon yang sedari memperhatikan nya dari bawah.

"Ada apa?" ucap Kyuhyun dengan suara lembut. Apa salah nya berbuat baik kepada orang yang sedang sakit bukan?

"Lusa... kau akan kembali bekerja bukan?" tanya Siwon yang langsung di beri anggukan oleh Kyuhyun. Siwon mengangkat tangan nya kemudian menggenggam tangan Kyuhyun yang sedari tadi mengelus rambut nya.

"A-apa yang kau lakukan?" Malu. Itu yang tengah Kyuhyun rasakan sekarang.

"Boleh aku minta satu permintaan?"

"Pe-permintaan apa?" Tanya Kyuhyun dengan semburat merah yang menghiasi pipi nya. Untunglah Siwon kembali memejamkan mata nya, jadi Siwon tak dapat melihat wajah Kyuhyun yang tengah tersipu malu sekarang.

"Sehari saja... besok... maukah kau pergi berkencan dengan ku?"

DEG

Wajah Kyuhyun semakin memerah mendengar perkataan Siwon dan lanjutan dari perkataan Siwon rasa nya dapat membuat jantung Kyuhyun meledak kapan saja. "Sehari saja... biarkan kita berpura-pura seperti pasangan kekasih seperti dulu. Hanya sehari saja."

Kyuhyun menatap wajah Siwon yang masih memejamkan mata nya. Entah kenapa rasa nya... Kyuhyun dapat mendengar nada sedih dan frustasi saat Siwon meminta itu pada nya. Sedikit perasaan bersalah melanda hati nya.

"Tapi... besok? Kau bahkan belum sembuh total." Balas Kyuhyun, berusaha untuk menghilangkan topik pembicaraan mereka sekarang.

"Itu tidak apa-apa. Untuk mu... aku kuat." Lagi lagi. Jantung Kyuhyun berdebar mendengar perkataan Siwon. Kyuhyun menghela nafas nya sebentar.

"Ba-baiklah... hanya sehari, ingat?" ucap Kyuhyun sembari mengalihkan pandangan nya karena malu. Siwon lalu mengubah posisi nya menjadi duduk berhadapan dengan Kyuhyun lalu tersenyum.

"Terima kasih." Senyuman itu. Senyuman yang masih bisa membuat jantung Kyuhyun berdebar. Kyuhyun menundukan kepala nya, tak ingin Siwon melihat wajah nya yang semakin bersemu merah.

"T-tak perlu berterima kasih begitu. Ka-kalau begitu sana kembali ke apartemen mu dan sembuhkan dulu diri mu dengan benar. Jika sakit mu semakin bertambah parah, aku akan batalkan ke-ken... kencan nya."

Siwon tertawa pelan lalu berdiri. Tangan nya terangkat. "Baiklah. Aku pulang dulu. Terima kasih sudah merawat ku." Ucap Siwon sembari mengacak pelan surai Kyuhyun. Siwon berjalan menuju pintu depan sebelum menengokan kepala nya ke belakang.

"Sampai jumpa besok." Lanjut Siwon kemudian terdengar suara pintu di tutup. Kyuhyun masih diam membatu di atas sofa. Tangan nya terangkat untuk meremas dada kiri nya yang seperti nya siap meledak saat itu juga.

"Ti-tidak... aku tak boleh memiliki perasaan pada nya... sadarlah Kyuhyun... dia orang yang paling membuat mu terluka..." Ucap Kyuhyun pada diri nya sendiri. Mata nya membulat.

"Tapi... itukan dulu... sekarang dia..." Kyuhyun semakin meremas dada kiri nya dengan kuat. "... aku tak mengerti lagi dengan perasaan ku sendiri."

.

.

.

.

TOK TOK TOK

"Hnghhhh..." Kyuhyun membuka mata nya yang masih sangat mengantuk. Siapa yang tengah malam begini mengetuk pintu apartemennya? Apakah itu Changmin yang belum pulang karena lembur atau orang lain?

"Hoahhhhh..." Kyuhyun meregangkan tubuh nya kemudian berjalan menuju pintu depan. "Changmin? Kaukah itu?" Ucap Kyuhyun dengan suara serak khas orang bangun tidur. Kyuhyun membuka pintu depan dan melihat siapa orang yang mengetuk pintu nya. Orang itu menatap Kyuhyun dengan senyum bodoh nya, bagi Kyuhyun.

"Apa yang kau mau?" Tanya Kyuhyun sembari menyipitkan mata nya. Siwon, sang pelaku pengetukan semakin melebarkan senyum bodoh nya.

"Bukan nya kita mau berkencan hari ini?" Ucap Siwon dengan polos nya. Kyuhyun mengusap wajah nya sesaat dan memberikan tatapan mengerikan pada Siwon.

"Ya... aku tau hari ini kita ada kencan. Tapi..." Kyuhyun menghela nafas nya sebelum berteriak. "Ini masih jam 1 malam bodoh! Kau kan bisa mengajak ku nanti pagi atau siang!"

Siwon masih memasang wajah polos nya kemudian melihat jam yang melingkar di tangan nya. "Ahh kau benar hehe... kenapa kita tak kencan saja dari sekarang?"

CKLEK

"E-eh? Kyuhyun? Kenapa kau menutup pintu nya? Kyuhyun?" Siwon terkejut saat Kyuhyun tiba-tiba saja menutup pintu nya bahkan mengunci nya. Sedangkan Kyuhyun berjalan dengan kesal kembali ke kamar tidur nya. Tak dihiraukan ketukan pintu yang sangat nyaring di depan.

Kyuhyun melemparkan tubuh nya kembali ke kasur. "Apa-apaan dia? Kencan sekarang? Aku kan masih mengantuk. Lagipula mana ada yang kencan jam segini. Dasar si bodoh itu."

Kyuhyun menidurkan tubuh nya menghadap ke samping kiri. Mata nya kembali terpejam. Dengan senyum yang tak ia sangka keluar begitu saja mengingat tingkah Siwon tadi.

"Dasar bodoh..." ucap Kyuhyun dengan terkekeh pelan sebelum kembali ke alam mimpi nya.

.

.

.

.

"Kau yakin tak ingin memakai kaca mata hitam atau masker? Jika seseorang melihat kita berdua pasti akan banyak artikel aneh yang bermunculan nanti nya."

"Hm? Aku tak peduli. Lagipula bagus bukan jika aku di rumorkan berkencan dengan mu?"

"K-Kau!"

"Dan aku membawa kita ke daerah yang tak terlalu mengenal bahwa aku ini artis. Jadi tenang saja."

Siwon dan Kyuhyun tengah berjalan di dalam taman yang agak sepi. Setelah Kyuhyun tertidur pulas sampai siang hari, siapa sangka saat ia membuka pintu sudah ada Siwon menunggu dengan senyum bodoh nya. Tanpa sempat memakan apapun, Siwon segera menarik Kyuhyun keluar dari apartemen nya.

Mereka terus berjalan di dalam taman itu. Angin lumayan kencang saat itu hingga membuat rambut mereka berdua berantakan.

"Kyuhyun bisa kau tunggu di sini sebentar? Aku mau ke toilet." Kyuhyun menganggukan kepala nya dan segera Siwon berlari menuju toilet umum terdekat. Kyuhyun melihat ke sekitar nya, betapa asri nya taman ini.

"E-eh?" Kyuhyun terkejut saat mata nya melihat sesuatu yang aneh. Kyuhyun mengedipkan mata nya beberapa kali lalu menyipitkan mata nya. "Siwon kah?" Kyuhyun dapat melihat sebuah cafe yang tak terlalu jauh di depan nya dan ia seperti baru melihat Siwon masuk ke sana. Haruskah Kyuhyun susul jika itu benar Siwon? Kyuhyun hendak berjalan ke cafe itu sebelum-

PUK

"Kau mau kemana?" Terdengar suara berat di belakang nya. Kyuhyun menoleh pada seseorang yang baru saja menepuk pundak nya. Ternyata Siwon.

"Eh? Siwon? Bukankah kau baru masuk ke cafe itu?" Ucap Kyuhyun dengan polos nya sembari menunjuk ke arah cafe. Siwon menautkan alis nya bingung.

"Tidak, aku kan tadi bilang ingin ke toilet. Bukan ke cafe." Siwon menghela nafas nya sebelum melanjutkan perkataan nya. "Kau salah melihat orang lain menjadi aku hm?"

"Huh?" Kyuhyun menatap polos wajah Siwon yang sedang mengeluarkan smirk nya.

"Penalty."

CHUP

"Sudah lama aku ingin mencium mu." Bisik Siwon kemudian berjalan terlebih dahulu dengan senyum misterius di wajah nya. Sedangkan Kyuhyun hanyam diam membatu merasakan sesuatu yang lembut barusan menyentuh bibir nya. Tadi itu... bibir Siwon kan?

"Hey! Kenapa diam saja? Ayolah aku lapar." Teriak Siwon yang sudah lumayan jauh dengan Kyuhyun. Kyuhyun terkejut mendengar teriakan Siwon dan menganggukan kepala nya. Ia segera berlari memasuki cafe yang sudah Siwon masuki lebih dulu. Kyuhyun duduk di hadapan Siwon yang memilih tempat duduk paling pojok.

"Kau mau pesan apa?" Tanya Siwon sembari melihat isi menu. Kyuhyun melihat menu juga dan mencari makanan mana yang paling murah. Bodoh nya ia lupa kalau sekarang keuangan nya sedang krisis dan ia malah menyetujui untuk ikut kencan. Tapi tunggu... bukankah orang yang mengajak kencan yang harus nya membayar?

"Ahh pabbo apa yang kau pikirkan Cho Kyuhyun." Ucap Kyuhyun dengan pelan sembari menggelengkan kepala nya. Siwon yang melihat tingkah Kyuhyun barusan hanya bisa bingung. Kyuhyun menatap Siwon seperti memberi tatapan 'aku sudah tau apa yang akan ku pesan'. Siwon lalu segera memanggil pelayan.

"Aku pesan satu steak sirloin dan leci mojito." Ucap Siwon lalu mengalihkan pandangan nya pada Kyuhyun.

"A-aku pesan onion ring dengan air mineral saja." Ucap Kyuhyun malu-malu dengan menutup wajah nya menggunakan menu. Pelayan itu mengangguk mengingat setiap pesanan Siwon dan Kyuhyun. Lalu saat pelayan itu hendak pergi, suara Siwon menghentikan nya.

"Tunggu." Sang pelayan membalikan tubuh nya menatap Siwon. "Batalkan pesanan onion ring dan air mineral nya. Tambahkan pesanan steak dan mojito nya jadi dua." ujar Siwon sembari tersenyum. Pelayan itu kembali mengangguk dan berjalan pergi. Siwon mengalihkan pandangan nya dan melihat Kyuhyun yang tengah menatap nya sambil menganga terkejut.

"Tidak apa-apa. Aku yang bayarkan untuk seharian ini oke?" Siwon masih memasang senyum nya sedangkan Kyuhyun langsung panik dan melihat kembali menu.

'Tapi kan steak dan pesanan kami tadi adalah yang termahal disini. Bagaimana aku harus membayar nya nanti pada nya...' batin Kyuhyun sedih. Kalau di hitung-hitung... makanan nya tadi sudah seperti setengah dari gaji nya. Gila bukan?

"Tenang saja. Kau tak perlu mengembalikan nya." ucap Siwon seperti membaca pikiran Kyuhyun. Dan saat Kyuhyun hendak protes, pesanan mereka pun datang. "Ah! Akhirnya! Aku sudah lapar."

Siwon segera mengambil garpu dan pisau kecil kemudian memotong-motong daging di depan nya. Kyuhyun hanya bisa menghela nafas nya dan bergumam 'Ya sudahlah' lalu mengikuti Siwon untuk makan.

.

.

.

.

"Aneh."

"Ada apa?"

"Tidak biasa nya taman bermain sesepi ini." Ucap Kyuhyun sembari melipat tangan nya di dada. Setelah makan, mereka melanjutkan berjalan dan menemukan taman bermain yang kata nya sih baru buka. Tapi setelah beberapa menit tak ada yang masuk sama sekali.

"Mungkin orang-orang sedang malas keluar." Balas Siwon dan tersenyum kikuk. Maaf Kyu tapi aku menyewa taman bermain ini hanya untuk kita berdua, batin Siwon mengingat ia diam-diam membayar mahal tadi saat membeli tiket masuk.

"Ya mungkin kau benar. Ayo kita lihat-lihat permainan nya." Kyuhyun memperhatikan sekitar nya dan siap berjalan sebelum Siwon menggenggam tangan Kyuhyun lalu saling menautkan jari. Kyuhyun pasti nya terkejut dengan perlakuan Siwon sekarang. Jantung nya kembali berdebar dan otak nya terus memutarkan satu kalimat, ini hanya pura-pura.

"Bagaimana kalau kita naik itu?" Ucapan Siwon membuat Kyuhyun seketika melirik permainan yang Siwon tunjuk. Bom bom car.

"Tentu tapi jangan menangis jika aku menghantam mu dengan keras nanti." Goda Kyuhyun lalu berjalan terlebih dahulu menuju atraksi tersebut. Siwon menggelengkan kepala nya sebentar lalu menyusul Kyuhyun. Kyuhyun masuk ke dalam mobil berwarna merah dan Siwon ke dalam yang warna biru.

TRET

Bunyi itu menandakan permainan di mulai. Mereka berdua mulai menjalankan mobil dan saling menabrakan mobil mereka. Suara kikikan dan tertawa terdengar saat mereka saling mengejar mobil satu sama lain. Hingga tak terasa waktu nya sudah habis.

"Aku menabrak mobil mu lebih banyak!"

"Tidak tapi aku yang lebih banyak menabrak mu!"

Pertengkaran itu terdengar, membuat para staff permainan di sana hanya geleng-geleng kepala mendengar pertengkaran aneh itu.

"Ah sudahlah kajja main yang lain!" Siwon segera menarik pelan tangan Kyuhyun yang terus saja protes di belakang nya. Siwon menarik Kyuhyun masuk ke 3D studio. Mereka berdua duduk bersebelahan dengan Kyuhyun yang masih menggerutu.

"Atraksi akan segera di mulai." Suara operator terdengar dan Siwon juga Kyuhyun langsung memakai kacamata 3D yang telah disiapkan.

Suara menakutkan mulai terdengar seisi studio. Siwon telah salah karena masuk ke dalam studio itu. Siapa sangka film horror lah yang justru di tayangkan, ia pikir film lucu seperti Happy Feet yang akan di tayangkan.

Siwon melirik Kyuhyun yang nampak tak ketakutan sama sekali, berbeda dengan diri nya yang mulai berkeringat dingin dan mulai memucat. Atraksi 3D itu memakan waktu sekitar 15 menit. Dan Kyuhyun terheran-heran melihat Siwon yang banjir keringat setelah keluar dari dalam studio. Padahal di dalam studio sangatlah dingin akibat ulah AC tapi Siwon masih bisa berkeringat sebanyak itu.

"Kau tak apa-apa?" Tanya Kyuhyun melihat wajah Siwon yang pucat. Siwon pun menganggukan kepala nya lemas sebagai jawaban. Kyuhyun seketika mengeluarkan smirk nya saat tau penyebab Siwon seperti ini. "Ah tuan Choi Siwon takut hantu rupa nya?"

"Ti-tidak!" Siwon segera berdiri tegak dan menatap Kyuhyun yang masih terus menggoda nya.

"He? Benarkah?" Kyuhyun semakin melebarkan smirk nya sembari memeluk lengan Siwon. "Kalau begitu temani aku ke rumah hantu ne?"

Siwon seketika membatu mendengar pertanyaan Kyuhyun. Sial. Ia harus apa?

"Ahh aku mendadak sakit perut. Kita duduk sebentar ne?" Siwon memaksakan tersenyum lalu menarik Kyuhyun ke arah para penjual makanan. Kyuhyun tertawa pelan tanpa sepengetahuan Siwon.

"Ini." Siwon mengeluarkan uang yang terbilang banyak dan Kyuhyun hanya menatap uang itu. "Beli kan aku americano sekalian mungkin kau mau beli cemilan."

"Ah nde." Kyuhyun lalu mengambil uang Siwon dan berjalan mencari kedai americano. Melihat Kyuhyun yang telah pergi akhirnya bisa membuat Siwon menghela nafas lega.

"Hahhh selamat." Ujar Siwon sembari mengelus dada nya pelan. Bisa-bisa ia pingsan jika menyanggupi permintaan Kyuhyun tadi. Tak terlalu lama, Kyuhyun kembali dengan americano hangat dan permen kapas. "Dasar bocah." Ucap Siwon yang menerima americano dari Kyuhyun.

"Apa kau bilang?" Kyuhyun memberikan glare nya dan Siwon hanya bisa terkekeh. Kyuhyun mendudukan diri nya di samping Siwon dan mulai memakan permen kapas nya. Siwon meniup pelan americano nya yang masih mengeluarkan kepulan asap dan sesekali meminum nya. "Ah sudah mau malam." Ucap Kyuhyun tiba-tiba melihat langit yang mulai berwarna gelap. Siwon mengikuti arah pandang Kyuhyun.

"Ah kau benar." Siwon segera menghabiskan americano nya yang berbarengan dengan Kyuhyun yang telah menghabiskan permen kapas nya. "Makan itu yang benar." Ucap Siwon lalu mengelap sisa-sisa permen kapas di sekitar mulut Kyuhyun.

"Aku bisa sendiri kok." Kyuhyun cepat-cepat menjauhkan tangan Siwon dan mengelap mulut nya sendiri. Siwon tertawa pelan melihat tingkah Kyuhyun sebelum mata nya menangkap satu permainan yang menyala terang.

"E-eh? Mau kemana?" Kaget Kyuhyun saat Siwon tiba-tiba menarik nya pergi. Dan Kyuhyun terdiam saat tau kemana ia di tarik. "Woahhh..." Kyuhyun terkagum melihat indah nya komedi putar yang bersinar indah dengan lampu-lampu di sekitar nya.

"Kajja?" Kyuhyun menganggukan kepala nya dan naik ke salah satu kuda di komedi putar itu. Begitu juga dengan Siwon yang duduk di salah satu kuda di samping Kyuhyun. Permainan itu terus berputar membuat Kyuhyun tersenyum senang. Siwon juga ikut tersenyum namun bukan karena senang akibat komedi putar... melainkan senang karena bisa melihat senyum Kyuhyun. Kyuhyun mengalihkan pandangan nya menatap Siwon yang masih setia memandang nya. Waktu terasa berhenti saat mereka saling bertukar pandang. Tak ada yang mengerti dengan pandangan satu sama lain atau perasaan apa yang tengah mereka alirkan dengan tatapan itu. Kyuhyun mulai memejamkan mata nya saat Siwon mulai mendekatkan wajahnya.

CHUP

Sesuatu yang lembut terasa di bibir Kyuhyun dan Kyuhyun menyukai nya. Ciuman lembut yang Siwon berikan tak menuntut nafus sama sekali. Kyuhyun bahkan seperti bisa merasakan rasa cinta dan sayang Siwon dalam ciuman itu. Kyuhyun membuka kembali mata nya saat Siwon melepaskan ciuman mereka. Dan hal yang pertama Kyuhyun lihat saat ia membuka mata nya adalah... senyuman bahagia Choi Siwon.

"Aku tak akan pernah berhenti mencintaimu..."

Dan saat itu juga Kyuhyun tau...

Siwon telah kembali mencuri hati nya.

.

.

.

.

TO BE CONTINUED

Ciaooooo saya kembali aduh maafkan saya yang update nya lama binggo:( suka kadang ga ada motivasi buat ngetik bhak~

Walaupun update nya lama semoga saja review nya tak sedikit ya ya ya yaaaaa:( JADI KALAU TELAH MEMBACA CHAPTER INI TOLONG JANGAN LUPA TINGGALKAN REVIEW NYA NE JEBAL;3 ITUNG-ITUNG NAMBAH SEMANGAT AUTHOR BUAT NGETIK YE~

oh iya pemberitahuan nih.. mulai besok saya mulai masuk sekolah:( nah kaya nya update nya juga bisa lebih lama soal nya nanti April mau UN jadi harus giat belajar:( jadi maafkan kalau author update nya makin lama:(

Saya juga kok ngerasa pecinta FF ini mulai menurun ya hiks;-; moga dengan chap full wonkyu ini kalian seneng~

Gatau mau ngomong apa lagi harap maklumi ya:( so tungguin aja dengan penuh kesabaran next chap nya ya! CIAO!