Chapter three : the real
Masashi Kishimoto
Rate : M ( jaga-jaga )
Genre : fantasi, romance, and sadistic
Pairing : NaruSasu - Other's pair
Warn! Kekerasan, typo, BL, and mungkin Hentai
"Qeyra cantik" Normal
'Qeyra cantik' Inner
Uchiha Sasuke : 17 tahun
Namikaze Naruto : 17 tahun (mungkin)
Qeyra masih newbie
Don't Like
Don't read
Preview chapter : Aku mengingat semuanya ..Mengapa kau tak makan,Mengapa kau hilang saat matahati muncul,Dan .. aku mengingatmu, kita pernah bertemu.Saat aku masih berumur 5 tahun, dan kau masih tetap dengan tubuh 17 tahunmu.Kriiiiinggg kriiiiingAku terbangun dari mimpiku, kepalaku seperti ditimpa batu seberat satu ton, ingatan dalam mimpiku mulai jelas dan akupun tersenyum penuh makna. "
Sasuke'sPOV
Aku mengendarai Mercedez ku dengan kecepatan sedang, bergegas menuju sekolahku. Jalanan yang basah dan licin membuatku tidak bisa menaikkan kecepatan lebih dari ini.
Hanya membutuhkan waktu sekitar sepuluh menit untuk sampai ke sekolah ku, aku menunggunya diparkiran dan itu membuatku sedikit bosan, aku mengeluarkan smartphone dari kantung celanaku lalu membuka situs web.
Situs tentang vampir, membaca ulang semua artikel yang kubaca malam tadi. Semakin kubaca semakin aku terobsesi untuk memilikinya.
Tak lama Namikaze's Clan datang, memarkirkan mobilnya dan berjalan masuk. Tapi tidak dengan Naruto, dia berjalan menghampiri Sasuke.
" Hey Sasuke, ayo masuk sebentar lagi bell akan berbunyi " ucapnya kepadaku
Aku hanya diam dan menarik tangannya untuk masuk ke mobilku, dia sedikit menolak tetapi pasrah saat aku menutup pintu mobil lalu berjalan memutar menuju sisi satunya dan menaiki mobilku, aku menyalakan mesin dan langsung tancap gas keluar sekolah
" Hey hey Sasuke, ada apa ini? Kita mau kemana? Sekolah bagaimana? " Tanyanya bertubi-tubi, dan aku hanya diam focuss mengemudi.
Lelah bertanya Naruto duduk tenang sambil melihat jalan, menerka-nerka kemana aku membawanya pergi.
Lima belas menit berlalu, tak ada pembicaraan selama perjalanan. Aku terlalu fokus pada jalanan dan Naruto? Hanya diam.
Aku memarkirkan mobilku disebuah taman, taman yang sangat usang, taman ini sudah ada sejak kota ini dibangun. Dulu ini adalah tempatku bersembunyi, bersembunyi dari dia.
Aku keluar mobil dan berjalan kearah ayunan, aku melirik Naruto juga sudah keluar dari mobil. Aku mendudukkan diriku diayunan itu.
" Ini sangat lucu " ucapku pelan namun aku yakin Naruto bisa mendengar suara ku
" Kau tidak makan, kautidak terkena cahaya matahari .. dan
" Dan apa Sasuke? Sebutkan " ucapnya memotong perkataan ku, suaranya terdengar sangat dingin
" Dan kau abadi, kita pernah bertemu disibi sebelumnya, 12 tahun yang lalu saat aku berumur 5 tahun " ucapku
" Dan aku tahu siapa kau sebenarnya " ucapku pelan, aku melihat wajahnya yang diam dan terluhat sedikit mengerikan kemudian menunduk takut.
" Katakan, dengan keras!! " Geramnya sambil mendekatiku, dan bahuku sedikit bergetar ketakutan.
" Kau adalah vampir " ucapku atau lebih tepatnya gumamku.
Dia diam, namun secara tiba-tiba dia menarikku keparkiran. Mengambil kunci mobilku yang sejak tadi hanya kugenggam erat.
Dia mengemudikan mobilku dengan kecepatan tinggi, entah menuju kemana dan aku sedikit penasaran. Jalan yang ditempuh Naruto lumayan jauh, menuju hutan kematian.
" Apa yang akan kita lakukan disini? " Ucapku pelan saat Naruto memarkirkan mobilku diparkiran yang disediakan oleh pemerintah
" Just come with me " ucapnya keluar dari mobil dan membukakan pintu untukku.
Lalu menarikku keluar, genggamannya sangat kuat dan dia bejalan menyeretku tergesa-gesa.
Dan saat kami memasuki hutan kematian dia mulai berlari tanpa melepas genggaman tangan nya padaku, lalu dia menaruhku dalam dekapannya. Yangkulakukan hanya memeluk lehernya dengan kuat, karena kecepatan berlarinya diatas rata-rata manusia normal.
Ini sangat cepat.
" Where we go! " Seruku mulai takut
" Ketengah hutan " jawabnya
Tak perlu waktu lama kami sampai ketengah hutan, dia melepaskan pelukannya dan menghilang entah kemana. Aku yang ditinggal sendirian mulai merasa takut.
" Kenapa Sasuke? Kau takut " suara gema dari Naruto
" Tidak " ucapku bergetar
" Kenapa kau selalu mencari tau hmm? Kenapa kau tidak bertingkah seperti manusia yang lainnya? Seilah tidak terjadi apa-apa " Naruto berbicara keras sampai suaranya bergema, hal ini membuatku sulit untuk mengetahui dimana lokasinya
" Karena aku tidak bisa hidup dengan semua keanehan yang kau buat Naruto " teriakku menjawabnya,
" Sekatang kau sudah tau aku apa, dan aku akan membunuhmu karena kau telah tau terlalu banyak " bisiknya tiba-tiba dibelakang ku
" Aku tau kau tidak akan menyakiti ku " ucapku pelan sambil menundukkan kepala
" Yakin sekali kau " suara bariton nya berbisik ditelingaku, tangannya mulai meraba bahu dan leherku, dia memiringkan kepalaku agar memudahkan akses nya menggigit leherku
" Aku percaya padamu " ucapke pelan dan menutup mataku, aku merasakan bibir dinginnya mulai menyentuh leherku dan mengecunya pelan?
" Don't say that again " ucapnya pelan sambil membalikkan badanku, lalu menciumku lembut
" Aku dan keluargaku bukan seperti bangsa vampir yang lain, kami hidup bukan karena darah manusia tetapi darah hewan " jelasnya padaku, dan aku? Hanya diam terpaku
" Kau membuatku takut " ucapku pelan
" Kau memang harus takut kepadaku Sasuke " jawabnya santai
" Aku tidak takut padamu, tapi pada tempat ini. Kenapa kau tinggalkan aku sendiri tadi disini? " Jawabku sedikit kesal padanya
" Hah? " Naruto hanya membeo sambil menganga
" Apa? " Tanyaku
" Kenapa kau tidak takut padaku? Pada pada bangsa vampir sepertiku, aku adalah pembunuh Sasuke " ucap Naruto padaku
" Kenapa aku harus takut, pada makhluk seidah dirimu Naruto " ucapku tanpa sadar
" Apa? Aku? Indah? Yang benar saja Sasuke! Apa matamu buta? Aku adalah pembunuh! " Bentaknya sambil mencengkram erat bahuku, membuat mataku berkaca-kaca karena ini terasa sedikit sakit
" Iiitai Naru " pekikku pelan
" Maaf Sasuke " ucapnya lirih
" Hei, tak apa. " Ucapku sambil memegang lembut kedua pipi tegasnya yang dingin
Saling tatap, dan mulai meniadakan jarak. Naruto mulai mencium bibirku, melumutnya dan mulai mengajak lidahku berdansa. Dia seperti sangat ahli dalam hal ini.
Mendekapku erat dan tangan nakalnya mulai menjelajahi punggungku lalu mulai turun meremas pelan pantat ku.
" Enggh, Naru " desahanku lolos ketika dia meremas pantatku dengan sedikit keras
" Hn, ayo kita pulang " ucapnya setelah menyudahi ciuman panas kami.
Dia menggendongku ala bridal style dan berlati dengan sangat amat cepat.
Author POV
Cinta?Apa itu?Cinta adalah perasaan yang sangat membingungkan.Kadang, hanya karena cinta kita bisa tetawa dan menangis.Kita yang tegar bisa menangis tersedu-sedu.Dan kita yang sedih bisa tertawa terbahak-bahak.Perasaan yang sangat aneh bukan? Tapi itulah cinta ..
Kabar bahwa Sasuke dan Naruto berpacaran menjadi trending topik disekolah.
Bagaimanapun juga Naruto dikenal sebagai Prince Ace of KHIS. Yang takluk oleh keimutan nya Sasuke si murid baru
(Sasu : Qey aku tidak imut!!*angry)
" Suke, bagaimana jika hari ini kita main kartu remi dirumahku. Sekalian memperkenalkan kamu ke Kaa-chan dan Tou-chan ku " ucap Naruto menunggu Sasukenanggapi permintaannya
" Hn, apa tidak apa-apa jika aku kesana?" Tanya Sasuke
" Apa kau takut, jika kami memangsamu disana nanti? " Kekeh Naruto mendengar jawaban sasuke
" Tidak, hanya saja sedikit canggung. Ini pertama kali aku datang kerumahmu " kata Sasuke sembil memiringkan kepalanya, jika saja Naruto masih memiliki jantung untuk memompa darahnya. Dia pasti mimisan hebat sekarang.
" Tak apa, nanti sore kujemput oke " kata Naruto tak sabar
" Hn " balas Sasuke, err tidak jelas?
Percakapan mereka terpaksa berhenti karena Ebisu-sensei sudah memasuki kelas, mereka tidak mau dikeluarkan dari kelas gara-gara hal yang tidak masuk akal seperti berbicara saat pelajaran berlangsung.
KRIING
" Ok Childs, see you next week " ucap Ebisu-sensei
" See you sir " ucap para murid serentak
Tak lama setelah Ebisu meninggalkan kelas, sepasang kekasih baru Melanjutkan percakapan mereka.
" Jadi, bagaimana? " Tanya Naruto
" Jemput aku " ucap sasuke sambil melenggang keluar
" Yes! " Seru Naruto langsung menyusul kekasihnya
Sasuke's POV
Setelah sampai dirumah aku langsung mendudukkan diri di sofa ruang keluarga, disamping ayahku tentunya.
" Dady, apa kau tidak bekerja? " Tanyaku
" Hn, dady sedang istirahat. Bagaimana sekolahmu " tutur ayahku sambil bertanya
" Well, biasa saja. Hanya " ucapku menggantung
" Hanya? " Tanya ayahku
" Aku jadian dengan Namikaze Naruto, anak dari Dr. Namikaze Minato " ucapku terus terang
" Ha? Apa aku salah dengar? " Ucap ayahku bingung
" Kurasa tidak, apa ayah melarangnya? " Tanyaku pelan
" Well, dikonoha sudah melegalkan hal-hal semacam ini. Tapi Suke, sejak kapan kau belok? " Tutur ayahku spontan dengan wajah yang sedikit tidak keuchiha-an
" Well, sejak aku sadar bahwa aku tidak tertarik dengan perempuan " jawabku dengan wajah kikuk
Hening~
" Em, aku rasa aku harus bersiap dad " ucapku sambil naik kelantai dua
" Yeah, you should " ucap ayahku masih shok, mungkin
Oke, aku menggunakan kaos lengan pendek berwarna biru doger yang kulapis dengan baju hem tangan panjang berwarna hitam yang kupadu dengan celana jeans dan sneaker shoes.
Perfect.
Setelah selesai aku langsung kebawah, dan menemui Fugaku dan Naruto sedang bercengkrama.
" Hei, sejak kapan kau datang? " Tanyaku penasaran
" Baru saja, kau sudah siap? " Jawab dan tanyanya sekaligus
" Hn " jawabku
" Baiklah, Om saya akan menjaga Sasuke sebaik mungkin " ucap Naruto formal
Bagaimanapun juga ini adalah pertamuan pertama mereka, Naruto harus pintar untuk meninggalkan kesan baik di depan ayahku.
" Ok, have fun " ucap ayah menjadi lampu hijau kami
Kami melangkah bersama dan menaiki mobil sport milik Naruto, diperjalanan kami hanya diam dan ini membuatku sedikit tidak nyaman.
" Kau bilang, malam ini hanya kita berdua dirumah. Kemana yang lain? " Ucapku memecahkan keheningan
" Ayah dan ibu sedang ke Amegakure, dan yang lain harus berburu, kau tau maksudku kan " ucap Naruto menjelaskan sehalus mungkin
" Apa kau tidak berburu? " Tanyaku heran
" Aku sudah berburu kemarin " ucapnya
" Hn " jawabku (gumamku)
" Well, kita sudah sampai " ucapnya sedikit ceria
Ini adalah mansion yang sangat mewah, bagaikan istana, dangan pekarangan yang sangat luas. Kami baru melewati gerbang rumah tetapi pemandangannya sangat tradisional disini, taman yang dipenuhi bunga dan pohon-pohon yang sangat rindang dan tinggi.
" Wow, is't your home? " Tanyaku terkagum-kagum
" No, it's my father mine " ucap nya merendah.
Setelah memarkir mobil miliknya, kami segera masuk ke mansionnya. Saat melewati ruang keluarga aku bisa bertemu dangan semua anggota keluarga Namikaze's, kecuali Dr. Dan Ny. Namikaze tentunya
" The human here " ucap Kiba senang sambil memelukku sebentar
" Kiba " ucap Shikamaru pelan sambil mendelik, tetapi sepertinya tidak mempan kebada Kiba
" Kau harus menjadi sahabatku " ucap Kiba sambil melotot, mencoba untuk menakuti ku namun sayang sangat tidak mempan
" Kapan kalian berangkat? " Tanya Naruto sambil mendudukkan diri disofa
" Mungkin sekitar jam lima " jawab Gaara
" Jangan sampai melewati perbatasan, Kaa-chan dan Tou-chan sedang tadak ada disini untuk bicara kepada mereka " jelas Naruto, sepertinya dia yang paling dihormati disini, mungkin karena dia anak pertama
Setelah mereka pergi kami hanya bermain kartu Remi dikamar Naruto, well aku sedikit bosan. Aku meletakkan kartu Remi ku dan berdiri untuk memutar lagu, musik lembut mulai mengelilingi ruangan ini. Membuat suasana menjadi sedikit romantis
" Naru, aku sedikit emm, bosan " ucapku pelan
" Well, bagaimana jika menonton film, akan kupilihkan kaset yang bagus " ucap Naruto. Aku hanya menaiki kasurnya yang berhadapan dengan televisi
Setelah memasukkan kaset film yang lumayan menarik Naruto mendudukkan dirinya di sebelahku dan memulai filmnya dengan menggunakan remote control
" Well, Fifty shades of the grey. You'll be like it " ucap Naruto
" Hn " jawabku singkat, sebelum film mulai. Aku mengirimi text untuk ayahku, bahwa aku akan menginap dirumah Naruto
' Film ini, terlalu fulgar untuk ditonton ' batinku horor
To be continued~
Qe-Qey cuman mau bilang, kalo Cheppy depan akan ada andehoy nya, jadi anak dibawah usia 17 taun harap loncati sajja Cheppy 4 dan 5
Menurut kalian, Volturi di buat ada ato nggak sih, Qe-Qey minta pendapat ya
Untuk sementara waktu Qe-Qey nggak bisa balas reviews ya.
Maaf reader-sama
Kalian Mau ML nya yang hot, Bondage, ato yang biasa saja? Qe-Qey ikut aja
See you~~
