Chapter five : the Love

Masashi Kishimoto

Rate : M ( jaga-jaga )

Genre : fantasi, romance, and sadistic

Pairing : NaruSasu - Other's pair

Warn! Kekerasan, typo, BL, and mungkin Hentai

"Qeyra cantik" Normal

'Qeyra cantik' Inner

Uchiha Sasuke : 17 tahun

Namikaze Naruto : 17 tahun (mungkin)

Qeyra masih newbie

Don't Like

Don't read

Preview chapter :" Naruto berdiri membereskan kekacauan yang mereka buat, dengan capat Naruto membereskannya dan membersihkan Sasuke yang penuh dengan semen mereka berdua. Mengganti seprai dan mengganti baju SasukeLalu Naruto memeluknya yang sedang tidur dengan erat namun hati-hati, seolah Sasuke adalah kaca yang mudah pecah. Vampir tidak tidur, sepanjang malam dia hanya memperhatikan setiap seluk-beluk tubuh indah Sasuke serta wajahnya yang seolah dipahat oleh para malaikat. "Naruto POV

Sasuke melewati malam yang sangat melelahkan karenaku, aku adalah seorang vampir tentu saja aku tidak mudah kelelahan. Namun, berbeda dengan Sasuke dia adalah manusia biasa

Aku sangat yakin, pagi ini dia akan lemas dan tidak bisa berjalan.

Aku mendengar saudara-saudaraku telah kembali, aku menyelimuti Sasuke hingga bahu dan melangkah keluar

Kulihat mereka sedang bercengkrama ringan diruang keluarga, namun tiba-tiba Kiba menghantam ku dengan keras

" Kau sadar apa yang kau lakukan! Hah! " Bentak Kiba marah, sangat marah

" Kau bisa membunuhnya!! " Bentak kiba lagi, dan aku hanya diam

" Tapi yang ini berbeda " ucapku, Membuat semua saudaraku terkejut

" Kurasa dialah takdirmu " ucap neji

Takdir? Ya takdir

Sebagai penerus clan Namikaze aku memiliki kutukan, Keabadian dan Jodoh. Karena darah Namikaze adalah darah vampir murni, keturunan tidak boleh dari sembarangan orang.

Setiap aku bercinta dengan yang bukan jodohku, dia akan Mati pada saat menerima Spermaku. Pada awalnya aku juga khawatir tentang hal ini, namun seolah takdir itu memper erat kami. Aku tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya melakukan yang diinginkan tubuhku

Saat takdir sudah diputuskan maka terjadilah, Sasuke dia adalah jodoh yang kutunggu selama berabad-abad

Aku kembali ke kamar, melihatnya tidur dengan wajah damai. Merebahkan diriku disampingnya, sambil memeluk tubuh yabg sangat pas dengan tubuhku

" Enggh~ Naru? " Gumamnya membuka mata

" Ada apa hm? " Tanyaku pelan

" Hn, tidak apa-apa " ucapnya pelan sambil memeluk tubuhku erat

Aku terkekeh pelan, menyadari sikap Tsundere yang dimilikinya. Tak lama dia kembali tertidur dengan pulas

Vampir tidak tidur, hal inilah yang membuatku terus memandangi wajah nya tidur. Sangat sempurna, keindahan yang dimilikinya hampir menyamai kaum kami

Apakah ini yang dinamakan takdir ?

Naruto POV end

Pukul tiga pagi Sasuke terbangun dari tidurnya,

" Hey, kenapa bangun hmm? " Tanya sesosok lelaki duren disampingnya

" Hn, aku kira malam tadi adalah mimpi " ucap sasuke

" Apa aku tidak cukup nyata bagimu? " Tanya Naruto

" Tidak " gumam Sasuke

" Hm, berarti kita harus melakukan ronde kedua " ucap Naruto jahil, sambil menindih tubuh Sasuke

" Naruh~ " lirih pasrah Sasuke saat Naruto mulai menyerang lehernya

Tidak ada kata, hanya ada rintihan nikmat yang keluar dari dua sejoli baru yang sedang bergumul di atas ranjang

Naruto menyudahi pemanasan Sasuke, dan mulai memasukkan satu jarinya dengan pelan sambil mencium bibir Sasuke, agar perhatian Sasuke teralihkan

" Enggh~ " rintih sasuke tertahan oleh mulut Naruto

Tiga jari, telah memasuki back hole Sasuke. Naruto melonggarkan nya dengan pelan, agar jalannya masuk nanti akan lebih mudah

Setelah dirasa cukup, Naruto mulai memasukkan kepala penisnya dengan pelan

" Ugh~kekh " geram sasuke menahan sakit

" Stt, santai sayang. Kau akan membuat ini tambah sakit " ucap Naruto menenangkan Sasuke

Paham dengan kata-kata Naruto, Sasuke mulai melemaskan dirinya dan akses Naruto menjadi lebih leluasa. Tak tahan Naruto langsung mendorong penisnya memasuki Sasuke dengan satu kali hentakan

" Aaahh~ " pekik Sasuke sambil mencakar bahu Naruto

" Eggh " geram Naruto menikmati pijatan pada penisnya

" Move Naru " lirih Sasuke

Mendengar lampu hijau dari Sasuke, Naruto mulai menggerakkan pinggulnya pelan. Merasa back hole Sasuke sudah mulai longgar, Naruto mempercepat gerakan pinggulnya

" Ah ah ahh ohh~ " desah Sasuke menggila, tidak ada kata hanya desahan yang mampu dikeluarkan Sasuke

" Grr, Fuck! " Naruto terus menggeram nikmat, karena jepitan Sasuke

" Ahh Naru~ aku ..

" Keluarkan Suke

" Aaaaaahhhh!! " Desah Sasuke saat telah klimak

" Hosh hosh " nafas Sasuke memburu

" Hei honey, aku belum " ucap Naruto sambil menyeringai jahil

Selanjutnya hanya desahan Sasuke yang memenuhi kamar Naruto

QEQEY

Hari sudah menjelang siang, namun Sasuke masih tertidur dengan pulas.

Naruto memenahi kekacauan yang dibuatnya, lalu menyiapkan makanan untuk Sasuke. Setelah itu mengambil obat oles ciptaan Ayahnya, yang dijamin akan menyembuhkan dengan cepat

Naruto menyingkap selimut Sasuke dan mulai membuka pahanya, lalu mengoleskan sedikit obat oles itu disekitar anusnya. Sasuke terlihat tidak nyaman namun tetap tertidur, setelah selesai Naruto memakaikan pakaian Sasuke dengan telaten

Beruntung sasuke menggunakan celana kain yang longgar, itu akan membuat lecetnya mudah terkena angin

Setelah selesai Naruto menggoyang badan Sasuke pelan, mencoba membangunkan Sasuke dari tidurnya

" Enggh Naru? " Ucap Sasuke khas orang bangun tidur

' kawaii ' ucap Naruto dalam hati memuji keindahan Sasuke

" Bangunlah, kau harus makan " ujar Naruto sambil membantu Sasuke duduk

" Hn, kenapa pantat ku tidak sesakit pagi tadi? " Tanya Sasuke baru saja sadar

" Aku mengoleskan ini, salep ini buatan ayahku, karena para uke disini sering mengeluh saat 'dihajar' habis-habisan oleh para seme " ucap Naruto sambil menunjukkan obat salep. Muka Sasuke memerah karena ucapan Naruto yang menjurus ke vulgar

Sasuke memakan makanan yang berada dipangkuan nya

" Enak " ucap Sasuke pelan

" Tentu saja, itu buatanku " ucap Naruto bengga

" Kau membiat ini? " Tanya sasuke kurang yakin

" Kau tidak percaya, Suke? " Ucap Naruto berpura-pura sedih

" Ya ya ya " ucap Sasuke sambil memutar bola matanya

Setelah menghabiskan makanannya Sasuke membersihkan dirinya, dia melihat dirinya sendiri di kaca full body milik Naruto. Leher putihnya dipenuhi dengan kissmark, dia membalik tubuhnya dan melihat pantat gempalnya yang sekarang memerah akibat tamparan naruto

Wajahnya memerah, mengingat malam dan pagi tadi.

' akhirnya, kau menjadi milikku sepenuhnya ' inner Sasuke menyeringai

To Be Continued

QEY

Maafkan Qe-Qey terpaksa up pendek, karena Qe-Qey harus membagi waktu buat magang dan membuat laporan karena sebentar lagi selesai magangnya

Qe-Qey gak bakal hiatus kok, cuman up nya aja yang lama. Sekitar dua minggu,

Sampai jumpa next chapter Minna-SamaKecup basah dari

QEQEY

Review please