Disclaimer
Naruto hanya milik masashi kishimo
Pairing : rahasia
warning
femnaru bukan naruko, OOC, gaje tidak sesuai dengan cerita aslinya
Chapter 2
Langit sudah berubah warna bertanda sore kini naruto sedang berjalan menuju tempat favoritnya kedai ramen ichiraku, disepanjang jalan terlihat para penduduk yang memandang kearahnya, naruto tidak bodoh untuk tau maksud dari tatapan itu neskipun dia tidak mengerti kenapa para penduduk desa menatapnya dengan tatapan benci naruto sadar kalau dia terus memikirkan hal itu dia tidak akan pernah menemukan jawabannya pernah sekali dia bertanya kepada salah satu penduduk desa kenapa mereka menatapnya seperti itu dan yang dia dapat adalah sebuah dorongan hingga membuatnya terjatuh dan kata-kata yang terus terngiang di kepalanya.
" kau bertanya kenapa kami menatapmu seperti itu karena kau monster kau sudah mengambil nyawa anakku pergi kau monster jika bukan karena sandaime-sama kami mungkin sudah membunuhmu, tunggu apa lagi cepat pergi b******k " saat itu naruto hanya bisa berlari sambil menangis dalam diam
" kenapa, kenapa kenapa mereka menganggapku monster apa salahku " kata-kata itu yang selalu dia tanyakan kepada dirinya sendiri dia terlalu takut untuk bertanya kepada penduduk lagi, lamunan naruto berakhir saat dia sampai ketempat tujuannya, kini naruto berdiri tepat didepan sebuah kedai sederhana yang terlihat sangat ramai.
" jiji aku pesan ramen jumbo extra naruto satu " naruto berteriak sambil mengacungkan tangannya.
" oh naruto, seperti biasa? " terlihat seorang perempuan berambut hitam menghampirinya
" hai ayame-nee, oh iya mana teuchi-jiji aku tidak melihatnya " naruto bertanya kepada perempuan yang bernama ayame itu
" oh itu, oto-san sedang pergi belanja kamu lihatkan kedai ini sangat ramai hari ini " ayame menyodorkan semangkuk berukuran waah kedepan naruto, sedangkan naruto hanya ber"oh"ria lalu dia mengambil sumpit dan mulai memakan ramennya
" ittadakimas " naruto mulai memakan ramennya dengan lahap
" sebentar! " teriak ayame yang sedang kewalahan karena ayahnya belum juga kembali
" ayame-nee boleh aku membantumu " tanya naruto yang sudah selesai dengan acara sakralnya.
" apa kau yakin naruto? " ayame sedikit khawatir mendengar tawaran naruto karena jumlah pengunjung yang masih terus berdatangan
" umm ayame-nee, aku ingin membantumu itung-itung balas budi karena ayame-nee dan teuchi jiji selalu baik padaku "
" baiklah kamu boleh membantuku naruto "
" yoooshh aku akan berusaha " naruto mengepalkan tangannya didepan dada seraya memberikan ekspresi serius kepada ayame
" hhaha baiklah kamu sekarang tolong antarkan ramen ini kebapa yang disana " ayame terkekeh melihat ekspresi naruto yang menurutnya sangat menggemaskan
" Roger kapten " naruto memberi hormat ala prajurit lalu mengambil ramen itu dan berjalan kearah bapak-bapak yang tadi ditunjuk ayame
" silahkan pak ini ramen pesanan bapak " naruto menaruh ramen itu diatas meja pelanggan sambil memberikan sedikit senyum kearahnya
" waah terimakasih nona manis, apa kau pegawai baru disini " pria itu bertanya kepada naruto
" hemm, mungkin hhehe " naruto nyengir sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal
" hahha baiklah terima kasih nona manis " pria itu tersenyum melihat tingkah naruto
" sama-sama, silahkan menikmati " naruto kemudian pergi meninggalkan pria itu yang mulai menyantap ramen yang dibawakan naruto tadi.
" naruto tolong antar ramen ini kesana "
" hai ayame-nee"
" naruto "
" hai "
"naruto "
" hai "
" naruto "
" hai sebentar "
setelah melakukan kegiatan yang menguras keringat akhirnya pekerjaan narutopun selesai
" oh naruto kau ada disini? " terlihat seorang pria yang sudah memiliki umur? menyapa naruto
" tou-san darimana saja, kedai ini tadi sangat ramai untung ada naruto yang mau membantuku " ayame tiba-tiba muncul setelah mendengar suara ayahnya menyapa naruto, naruto lagi-lagi hanya nyengir gaje kearah teuchi dan ayame
" benarkah? terimakasih naruto " teuchi berja;an menghampiri naruto yang sedang duduk disalah satu bangku kedai disana
" nah ambillah untuk imbalanmu " teuchi menyodorkan beberapa uang kepada naruto
" hee tidak usah jiji aku melakukannya dengan ikhlas kok " naruto mencoba menolak uang yang diberikan oleh teuchi
" ambillah naruto tidak usah sungkan " ayame ikut menimpali ucapannya ayahnya
" tapi sunggih aku melakukannya dengan ikhlas tapa mengharapkan imbalan ayame-nee " naruto kukuh menolak pemberian dari teuchi
" ambillah naruto mungkin sekarang kamu tidak membutuhkannya tapi besok-besok kamu mungkin membutuhkan uang jadi sekarang kamu ambil dan tabungkan uang ini naruto " teuchi tersenyum melihat naruto yang kewalahan menolak uang pemberiannya dia tau betul bagaimana sifat anak ini yang selalu membantu tanpa memikirkan apapun
" ahh bagaimana kalau aku tidak usah membayar raneb yang tadi aku makan itu juga termasuk imbalnkan" naruto tersenyum setelah berkutat didalam pikirannya untuk mencari alasan
" haaah baiklah baiklah " teuchi kini menyerah menghadapi tingkah naruto yang kkeh menolak pemberiannya
" baiklah kalau begitu aku pulang dulu jaa " naruto melambaikan tangannya sambil berlalu pergi meninggalkan kedai milik teuchi
" haah anak itu " teuchi menghela nafas lelah sambil melihat punggung naruto yang kini mulai menghilang dibelokan gang
langit sudah berubah gelap jalan desa terlihat sangat sepi kini naruto sedang berjalan pelan menuju apartemen miliknya hingga
SRAAAKKK..
dua buah kunai melesat cepat kearahnya dengan reflek yang cukup bagus naruto melonpat kesamping kirinya sehingga membuat salah satu kunai hanya menggores pipinya
" siapa? " naruto mengusap bekas darah yang yang ada dipipinya, posisi naruto menunjukkan bahwa sekarang dia sedang waspada takut-takut ada serangan mendadak lagi
" hoo kau hebat juga bisa menghindarinya bocah kyuubi " terdengar suara dari arah pohon disamping jalan naruto kini bisa melihat dua orang yang memakai topeng anbu polos khas kesatuan ROOT
" apa mau kalian? " naruto menatap tajam kedua orang yang sedang berdiri diatas poho itu, kemudian kedua orang itu melompat turun dan mendarat tepat beberapa meter didepan naruto
" bocah tujuan danzo menyuruh kami untuk membawamu kepadanya "
"danzo? siapa itu, aku bahkan tidak mengenalnya dan kenapa juga aku harus ikut dengan kalian " naruto kini sedang berpikir keras bagaimana dia bisa kabur dari dua orang anggota anbu naruto tau betul sampai mana kemampuannya dia tidak mungkin bisa menghadapi anggota anbu apalagi dua orang
" kalau kau tidak ingin ikut, tuan danzo menyuruh kami untuk membawamu secara paksa " dua orang anbu itu kemudian mengambil tantto yang tersimpan dipunggung mereka, melihat itu tentu saja naruto tidak tinggal diam tanpa diperintah naruto mengeluarkan jurus andalan para perampok?
Naruto terus berlari tanpa arah, dia sangat takut karena kedua anbu itu terus mengejarnya ditambah kecepatan kedua anbu itu mampu membuat atlit maraton cemburu, hingga dia memasuki sebuah hutan yang ada dipinggiran desa konoha naruto trus berlari memasuki hutan itu, karena terlalu fokus dengan kedua anbu yang mengejarnya membuat naruto terjatuh terjegal oleh akar pohon yang menyumbul keluar dari tanah
BRUUK
SRAAKK
" AAAAKKHHHH,,,!" naruto menjerit pilu saat sbuah kunai bersarang dikakinya
" sekarang ikutlah uzumaki naruto " kedua anbu itu berjalan semakin dekat kearah naruto
" hiks aku tidak hiks akan AAAKKKHHH " perkataan naruto terpotong ketika tanto milik salah satu dari anbu itu menggores tangan kanannya
" kami tidak meminta persetujuanmu uzumaki "
Buuakkhh
sebuah pukulan bersarang tepat dibelakang kepala naruto membuatnya pingsan seketika.
MINDSCAPE
Naruto kini berbaring ditempat yang seperti lorong pembuangan air dia mengubah posisinya menjadi duduk naruto mencoba mengingat-ingat kenapa ia bisa berada disini tapi yang dia ingat adalah saat dia diserang oleh dua orang anggota anbu, naruto kini mulai berjalan mengikuti lorong yang digenangi air hingga mata kakinya naruto terus berjalan hingga ia melihat semacam jeruji merah besar diujung lorong naruto terus berjalan hingga ia sampai didepan jeruji itu dan ntah kenapa kini terlihat mata naruto berbinar-binar saat melihat seonggok bola bulu orange besar
" huuuaaa ini sangat lembut tebayo " kini naruto sedang memeluk bola bulu orange besar tadi
"KHE..KHE...KHE... AKHIRNYA KAU DATANG JUGA GAKI " terdengar suara berat yang sangat menyeramkan bagi siapa saja yang mendengarnya, narutopun menoleh kekanan dan kekiri tapi ia tetap tidka menemukan wujud dari asal suara tadi
" APA KAU TAKUT GAKI " naruto kini mendongak keatas dan menemukan bahwa yang sedang dipeluknya adalah ekor dari makhluk yang sedang menyeringai kearahnya.
" si..siapa kau? " naruto melangkah mundur hingga badannya menyentuh salah satu besi merah yang menjulang tinggi keatas
" HHAHAHA AKU ADALAH KYUUBI NO KITSUNE BIJJU TERKUAT DIDUNIA " kyuubi tertawa melihat ekpresi yang ditunjukkan naruto
" kyuubi ehh jangan bercanda.! kyuubi sudah mati oleh yondaime hokage " naruto mulai memberanikan dirinya untuk menatap sepasang mata merah darah yang sedang menatapnya
"HAHAHA KAU PIKIR ADA ORANG YANG BISA MEMBUNUHKU GAKI AKU INI ABADI '' kyuubi tertawa lepas melihat mata naruto yang tidak menunjukkan ketakutan
'' DENGAR GAKI AKU INI ABADI AYAHMU ITU TIDAK BISA MEMBUNUHKU DAN AKHIRNYA MENGORBANKAN NYAWANYA UNTUK MENYEGELKU DITUBUH KECILMU INI " kyuubi menatap balik mata naruto
" ayahku maksudmu? " naruto benar- beanr tidak bingung dengan apa yang dikatakan oleh makhluk yang mengaku kyuubi itu
" GAKI APA KAU BENAR BENAR BODOH SAMPAI KAU TIDAK MENGERTI DENGAN APA YANG AKU UCAPKAN ''
" ano bisa anda jelaskan dengan bahasa yang bisa aku mengerti " naruto kini benar-benar bingung dengan ucapan kyuubi yang berbelit belit
"san dia bukan anak bodoh dengan apa yang dia ucapkan " kyuubi membatin saat mendengar apa yang naruto ucapkan
'' GAKI AYAHMU ADALAH ORANG YANG TELAH MENYEGELKU DIDALAM TUBUHMU ORANG YANG SUDAH MEMBUATMU DIBENCI OLEH SELURUH PENDUDUK DESA AYAHMU ADALAH YONDAIME HOKAGE SIALAN ITU " Naruto kini mangap-mangap dengan mata yang membola dia benar-benar tidak menyangka orang yang dia idolakan adalah ayahnya
" be..benarkah kyuubi-san kau tidak bercandakan kau tidak sedang membohongiku kan " naruto kini menyerang kyuubi dengan pertanyaan bertubi-tubi
'' APA UNTUNGNYA BUATKU MEMBOHONGIMU GAKI DAN AKU JUGA INGIN MEMINTA MAAF GARA-GARA AKU KAU MENJADI SASARAN PENDUDUK DESA, AKU SEDIKIT BINGUNG DENGAN PERILKAU PARA PENDUDUK DESA KEPADAMU GAKI HARUSNYA MEREKA BERTERIMA KASIH KEPADAMU KAREM KAMU DISI YANG MENJADI KORBAN " entah kenapa kyuubi merasa harus meminta maaf kepada bocah yang sedang berdiri didepannya
" tidak apa-apa kyuubi-san aku mengerti " kyuubi tidak bisa melihat mata naruto yang tertutup oleh poni miliknya
" APA KAU MEMBENCI PENDUDUK DESA INI GAKI '' kyuubi kini bisa melihat mata naruto saat naruto mulai mendongakkan kepalanya kyuubi tersentak ketika melihat dua buah bola mata biru yang berkaca-kaca entah kenapa melihat ada sedikit perasaan aneh di hatinya.
" tidak " naruto mencoba tersenyum kearah kyuubi
" ne kyuubi-san maukah kau menjadi temanku " belum hilang rasa terkejut kyuubi kini bocah itu membuatnya terkejut dengan dengan kata-katanya
" TEMAN? "
" umm teman, seperti yang kau katakan peduduk desa memperlakukanu seperti itu, jadi mungkin jika kau mau menajdi temanku " ucapan naruto menggantung kini ia menunduk kembali, kyuubi melihat itu lagi-lagi sebuah perasaan aneh menghampirinya
" BAIKLAH GAKI AKU MAU MENJADI TEMANNU " kyuubi masih menatap naruto dia sedikit ragu dengan ikatan antara manusia denngan biju
" be..benarkah kyu/KURAMA "
" JIKA KAU INGIN MENJADI TEMANKU KAU HARUS MEMANGGILKU DENGAN NAMAKU, KYUUBI HANYA GAMBARAN ORANG-ORANG YANG MENGANGGAPKU MONSTER " ucapan naruto terpotong oleh kurama yang sedang menyodorkan kepalan tangannya ke arah naruto.
" umm kurama " naruto menyatukan tinjunya dengan tinju milik kurama
TBC
Haaah selesai juga chapter 2...
tolong kritik dan saran sangat dibutuhkan karena saya masih newbi
