Maaf buat kemarin karena terjadi kesalahan saya sendiri juga kurang mengerti kenapa bias seperti itu

Langsung saja

Dislaimer

Naruto hanya milik Masashi Kishimoto

Genre : Advanture

Warning FemNaru bukan Naruko, OOC typo beserakan dimana-mana, Jalan cerita tidak sesuai dengan aslinya

Jincuriki No Kitsune

Chapter 3

Naruto yang dihadang oleh bawahan danzo saat berjalan pulang membuatnya pingsan dan bertemu Kyuubi no yoko di alam bawah sadarnya setelah mendengar apa yang dikatakan kyuubi akhirnya naruto dan kyuubi atau kurama pun berteman .

Ditengah gelapnya malam terlihat dua orang berpakaian anbu yang sedang melompati pepohonan salah satu dari kedua anbo itu sedang membawa naruto dipundakknya hingga

"AAAAKKHH"
anbu yang menggendong naruto tiba-tiba saja berteriak kesakitan membuat kedua anbu itu memutuskan untuk berhenti dan orang yang menggendong naruto langsung membantingnya ketanah terlihat empat garis luka sayatan seperti bekas cakaran di bahu orang itu.

"apa yang kau lakukan sialan " geram anbu itu kemudian mengambil tanto yang tersimpan dipunggungnya dan berlari kearah naruto.

TRRANNGG

mata anbu itu terbelakak ketika naruto menahan tantonya dengan tangan kosong terlihat kuku-kuku naruto memanjang juga tiga pasang garis halus dipipinya berubah menjadi semakin kasar bola mata yang tadiya berwarna biru kini berubah menjadi merah darah dengan garis vertikal khas seekor mata reptile

"KHU..KHU..KHUU OMOSIROI NE O-SAN BOLEH AKU BERMAIN BERSAMA KALIAN " Suara naruto kini terdengar berbeda yang tadinya halus kini berubah menjadi menyeramkan bagi kedua anbu yang kini sedang berhadapan dengannya

" b******k " anbu itu kemudian mencabut tanto yang digemgam naruto dang mengayunkannya kearah kepala naruto, dengan santai naruto menggeser sedikit tubuhnya sehingga membuat tanto itu hanya melewati wajahnya beberapa centi, naruto kemudian mengangkat kakinya kearah wajah anbu yang kini kehilangan keseimbangannya akibat serangan tadi yang meleset

BBUAAGGH
anbu itu terpental hingga menabrak temannya yang berdiri tidak jauh dibelakangnya tidak sampai disitu saja kini naruto terlihat sedang melayang diatas kedua anbu yang sedang tergeletak itu, kedua anbu itu membola saat naruto menyeringai kearah mereka tidak sempat menghindar naruto menyarangkan sebuah cakaran yang sudah dialiri chakra merah crimson

BLAAARR

terjadi ledakan yang cukup besar hingga membuat daerah itu kini ditutupi oleh asap yang lumayan tebal, terlihat seseorang berjalan pelan keluar dari kepulan asp itu

"ck mendokusai aku pikir bisa sedikit bersenang-senang setelah sekian lama terkurung, haaah gaki kita bertukar sekarang " terlihat mata naruto perlahan-lahan berubah lagi yang tadinya berwarna merah kini mulai kembali menjadi biru kembali tiga pasang garis yang sempat menjadi kasar kini terlihat kembali menjadi garis-garis halus

Kedip

Kedip

Kedip

" huaaa kurama apa yang lakukan pada tempat ini " naruto berteriuak syok melihat kekacauan yang dibuat kyuubi yang tadi mengambil alih dirinya

"SUDAHLAH GAKI LEBIH BAIK KAU CEPAT PULANG, SETELAH TADI AKU MENGAMBIL ALIH TUBUHMU MUNGKIN TUBUHMU AKAN TERASA SANGAT LELAH SETELAHNYA " Kurama berucap lewat telepati kepada naruto

" setelah kau mengucapkannya kini tubuhku benar-benar terasa seperti remuk ttebayo " naruto yang baru sadar mulai merenggangkan otot-ototnya

" yossh arigato kurama setelah ini aku akan berjuang, eh apa aku harus membereskan kekacauan ini sendirian kurama? " mungkin jika ada yang melihatnya naruto akan disangka gila karena berbicara sendiri

" HAHAHA TENTU SAJA MEMANGNYA KAU MENGAHARAPKAN SIAPA, MALAIKAT ? "Kurama tertawa puas dengan hasil karyanya

" kurama no baka kau yang merusak kenapa aku yang harus membereskannya " naruto menghentak-hentakkan kakinya

"LEBIH BAIK KAU MULAI PEKERJAANMU SEBELUM TERLALU LARUT GAKI "

Tanpa mereka sadari terlihat seseorang yang sedang berdiri diatas dahan pohon orang itu memakai topeng anbu berbentuk rubah dengan corak merah rambut perak yang mencuat keatas sepasang mata yang berbeda warna terus menatap kearah naruto, anbu itu bergumam sebelum menghilang dengan sunshinnya

Skip time

naruto kini sudah sampai diapartementnya setelah membereskan kekacauan yang tadi dibuat kurama naruto kemudian menghempaskan tubuh kecilnya ketempat tidur kecil dekat jendela

" haah hari ini benar-benar melelahkan ttebayo " naruto menutup matanya dengan tangan kanannya pikirannya melayang jauh mengingat-ingat apa saja yang sudah ia lalui hari ini entah kenapa kini sebuah senyum terukir diwajah manisnya saat mengingat dia kini mempunyai teman yang akan selalu ada untuknya.

"oyasumi kurama " naruto mulai memejamkan matanya setelah memberi salam kepada teman barunya

"OYASUMI GAKI "

Hari ini terlihat sedikit berbeda dari biasanya naruto pagi-pagi sekali sudah bangun dan membuat sarapan juga bento untuk dibawa ke akademi

" yatta akhirnya selesai juga, semoga saja hari ini akan menjadi hari yang baik " naruto kemudian menutup bento yang dibuatnya tadi dan mengambil sebuah nasi kepal dan berjalan kearah jendela, dari sana dia bisa melihat para penduduk yang sedang mengantarkan anak-anak mereka menuju akademi sesekali naruto menggit nasi kepalnya dengan mata yang mulai berkac-kaca

" APA YANG KAU PIKIRKAN GAKI? " Terdengar suara yang mulai sekarang kemarin menemani harinya

" tidak aku tidak memikirkan apapun kurama " naruto kemudian menghabiskan nasi kepalnya dan berjalan karah pintu dan memakai sepatu miliknya

Akademi terlihat sangat ramai ada yang sedang menggosip ada yang sedang makan ada yang sedang melirik idolanya secara langsung atau sembunyi-sembunyi ada juga yang sedang tidur meskipun agak membingungkan melihatnya tidur dalam suasana kelas yang sangat ramai.

" ohayoo minna " terlihat gadis blonde memberi salam dengan cara berteriak

" naruto bisakah kau tidak berteriak, kau ingin membuat kami tuli hah "seorang gadis kecil berambut soft pink yang memiliki mata emerald menghampiri naruto

" gomen gomen sakura-chan " naruto mundur beberapa langkah melihat sakura yang terus mendekat kearahnya

" bukankah dia yang ingin membuat naruto tuli " batin teman-temannya melihat sakura berteriak memarahi naruto.

SRAAKK

suara pintu bergeser dan masuklah seorang berpakaian khas jonin dengan luka melintang diwajahnya/p

" apa yang kalian lakukan cepat duduk dibangku kalian " naruto dan sakura kemudian berjalan kerah bangku mereka masing-masing saat tiba dibangkunya naruto melihat seorang anak yang kemarin duduk disampingnya kini tengah menatapnya

" ohayoo namamu sasuke kan " naruto melemparkan sebuah senyum sebelum duduk dibangkunya anak itu masih tetap menatap naruto

" apakah ada yang aneh dengan wajahku " naruto bertanya dengan tampang polos ketika sasuke menatapnya trus menerus

" tidak " sasuke kemudian memutar tubuhnya menghadap kedepan, naruto hanya menaikkan sebelah alisnya

" terserahlah " naruto juga mengalihkan pandangannya kedepan untuk memperhatikan iruka sampaikan, tanpa ia sadari sasuke masih memperhatikannya lewat ekor mata miliknya

saat pulang dari akademi nruto memutuskan mengambil jalan memutar saat dia berjalan melewati danau dekat mansion milik uchiha dia melihat seorang anak yang sedang duduk dipinggir danau naruto memicingkan matanya untuk memperjelas penglihatannya

" bukankah dia susake " naruto bergumam sebelu menghampiri anak berambut nyentrik itu

" hay apa yang kau lakukan disini " naruto mengambil tempat disamping sasuke

" menurutmu " sasuke berucap sinis sambil terus menatap danau yang sudah berwarna orange askibat terkena sinar matahari

" hemm malum mungkin " naruto mengerucutkan bibirnya saat sasuke berbicara sinis kepadanya " apa aku punya salah kepadanya " itlah kata yang terbesit dibenakny asaat sasuke berbicara tadi

" ck dobe " sasuke menundukkan kepalanya

" OI TEME KENAPA KAU MEMANGGILKU DOBE HAAAHH " naruto berteriak sambil menunjuk-nunjuk wajah sasuke

" kenapa kau masih bisa tersenyum naruto " sasuke kini menatap mata biru samudra itu

" eh? " naruto memiringkan kepalanya tanda dia tidak mengerti ucapan lawan bicaranya

" ck aku bertanya kenapa kau masih bisa tersenyum saat kau sendirian " sasuke terlihat kesal melihat naruto yang tidak mengerti ucapannya

" haah kau tau kenapa aku masih bisa tersenyum, aku bukannya gila ataupun aku sok kuat, aku hanya yakin " arah pandangan naruto lurus kearah danau yang kini terlihat bersinar terkena sinar matahari sore merasakan angin yang menyentuh kulit wajahnya

" yakin? " sasuke membeo dia mengerutkan keningnya

" ya yakin mungkin sekarang aku sendiri tapi tidak ada yang tau masa depan bukan " naruto kemudian menatap sasuke sambil tersenyum manis kearahnya, sasuke yang melihat itu kii terlihat semburat merah menghiasi wajah putihnya

" sasuke apa kau mau menjadi temanku, kau tau mungkin jika kau menjadi temanku kita tidak akan kesepian lagi " sasuke menatap tangan berwarna tan ynag menjulur kearahnya

" aku tau seperti apa hari-hari yang kau lewati sasuke dan aku pikir kita sama " lagi-lagi naruto memberikan sebuah senyuman kearah sasuke

" aku rasa tidak ada ruginya " sasuke menerima uluran tangan naruto dan jika diperhatikan disana terlihat sebuah senyum tipis sangat tipis

Chapter 3 sampai disini dulu sekali lagi maaf buat kemarin dan untuk kritk dan sarannya masih ditunggu