Dear No One
"Hi, tampan"
"Hi juga cantik"
"Baekhyun" oh ada yang memanggil ku teryata. "Kyungsoo kau dari mana saja ?" Laki-laki berwajah bulat mungil itu hanya tersenyum watados. Tidak tahukah kalau aku sangat khawatir semenjak dia mengabari ku sudah tiba di depan asrama sementara kedua kunci nya ku pegang semua. "Ayo, acara MT nya baru saja di mulai" tiba-tiba Kyungsoo menggelengkan kepalanya membuat ku heran. "Kau kenapa babe ?"
"Baek aku ingin istirahat saja"
"Loh, kan acaranya baru dimulai Kyungsoo. Kau tak boleh melewatkan nya, bisa-bisa kau disruduk para senior. Mau ?" Ucap ku sambil menakuti-nakuti bocah itu. Kyungsoo dan aku hanya berbeda setahun, aku sudah berada di tahun kedua saat ini. Sementara Kyungsoo baru saja masuk bersamaan dengan Jongin. Hah mengingat mereka satu kampus akhirnya membuat ku teringat akan hubungan mereka yang konyol. Jongin yang mau tapi gengsi dan Kyungsoo yang polos dan engganan.
"Baiklah aku tidak mau memaksa mu kalau begitu"
Kyungsoo hanya memberiku senyum lemas, ku acak-acak rambutnya gemas seketika ia menolak dengan memukul lengan ku keras "aku bukan anak kecil lagi tau!" Protesnya , Ooooooo apa yang terjadi dengan Kyungsoo mungil ku ini pantas saja Jongin agak trauma pasca ditolak oleh nya. Poor Jongin.
"Lagi dapet yah jadi PMS begini hum ?hahahah"
"Shit baek aku laki-laki, kau lupa ?"
"Maaf maaf, aku hampir lupa gender mu"
Kyungsoo menatap ku datar seperti sedang mengataiku - dasar gila !
"Ah yah sudahlah kalau kau benar-benar tak mau. Aku juga sebenarnya tak ingin balik lagi kesana tapi kau tau...itu...mmm..bagaimana yah" kyungsoo kelihatan nya sangat serius melihat ke arah ku. Oh my god aku tak tahan untuk menggoda anak ini. "Sebenarnya apa yang sedang kau lakukan sih Baek?" Dan akhirnya Kyungsoo masuk jebakan ku juga. Tak kusangka ia bisa semudah itu ku goda "begini soo, aku hanya bingung harus memilih kau atau acara MT itu" kyungsoo memutar bola matanya, yah aku tau respon nya pasti jengah. Imut-imut begini dia jauh lebih dewasa dari pada aku.
"Cepat apa yang ingin kau katakan"
"Soo, kau tidak apa-apakan ku tinggal sendiri di asrama ? Soalnya sayang kalau aku melewatkan acara MT itu. Soalnya disana-"
"Banyak cowok-cowok tulen, iya kan ? Kau sedang mengincar seseorang kan disana makanya kau sangat ingin sekali pergi ke acara itu. Aku tau" oh ghoshh dia bisa mengesalkan ku juga rupanya. Yah aku memang sedang kosong alias jomblo. Tapi aku tak segampang itu langsung mencari pengganti aku juga punya harga diri untuk menjaga space ku. Bukan berarti karena sedang kosong aku menerima siapa saja yang ingin masuk -_- kyungsoo kau benar-benar.
"Tidak bukan itu, tapi disana aku bertemu dengan jongin makanya aku ingin kesana lagi. Dia itu moodboster ku, kau ingat? Jongin yang pernah kau tolak cintanya." Entah bingung atau bagaimana. Tapi respon Kyungsoo adalah dengan melebarkan bola mata nya membuat ku jadi keheranan. Hanya setelah aku menyebutkan nama Jongin respon nya sangat luar biasa. Mungkinkah ada tanda-tanda cinta lama bersemi kembali ? Tapi kurasa Kyungsoo bukan orang yang seperti itu. Dia yang ku tahu sangat teguh dalam pendirian nya, masa hanya karena ini-
"Yasudah pergi saja sana, dan nikmati pesta mu sun-bae" ucap nya sarkatis. Apa dia marah ? Cemburu ? Oh shit
"Jongin juga bilang ingin bertemu dengan mu" tanpa basa-basi lagi dengan cepat ku mengatakan nya. Dan seketika Kyungsoo jadi stubborn mendadak, ia yang tadinya akan melangkah pergi masuk ke asrama tiba-tiba terdiam seperti patung. Perlahan tapi pasti kyunsoo seperti bersaha melirik ke arah ku dengan masih mempertahankan image tidak perdulinya pada ucapan ku. Cih padahal dia ingin sekali kan ?
"Kau tidak bohong kan ?" Tanya nya ragu, ugh dia sungguh menggemaskan. "Untuk apa ?" Ku lihat Kyungsoo menghela nafas sebentar, kemudian ia berjalan menghampiri ku lagi "baiklah ayo kita pergi"
Jhahahahahahah oh aku sangat merasa bersalah sudah menggoda nya bagaimana ini ? Tapi ini kulakukan demi kebaikan mereka berdua juga. Kasihan Kyungsoo dia benar-benar menanti seorang Kim Jongin. Dan bodoh nya laki-laki yang satu itu, bukan nya memperjuangkan Kyungsoo setengah mati di uji sekali saja dia langsung menyerah. Padahal kyungsoo sebenarnya tak benar-benar sedang menolak jongin. Ia hanya ingin mengetesnya. Seperti hal nya aku, kyungsoo pun tak ingin sembarangan menerima orang lain untuk ia percayakan menjaga hati nya.
"Heh, kau yang menyetir yah anak kecil"
"Dasar"
Well akhirnya pulang nanti ada yang menyetir mobil ku juga. Malam ini aku ingin puas minum sampai mabuk. Beberapa bulan yang lalu aku cukup tertekan dan tak bisa melampiaskan nya dengan alkohol sebab ujian tengah semester masih berlangsung. Semua beban di kepalaku bertambah setelah seseorang yang bernama changmin, oh laki-laki brengsek itu. Kenapa aku masih bisa mengingat namanya sih padahal si brengsek itu sudah membuat hidup ku hancur berantakan.
...
Tapi tunggu sebentar, sepertinya ada bayangan dikepalaku yang teringat akan seseorang. Tapi siapa ? Kenapa aku tak bisa mengenalinya ? Tubuh nya tinggi, matanya bulat dengan garis lipatan mata cantik seperti elang. Siapa dia gerangan sampai menghantui imajinasi ku seperti ini...
"Kau tidak apa-apa Baek ?"
"Oh tidak apa-apa, memang nya aku kenapa ?"
"Kau terus memijat-mijat kening mu . Apa kau pusing ?"
Aku menggeleng-gelengkan kepala sambil membawa wajah ku pada kaca mobil "aku hanya terpikirkan akan seseorang"
"Changmin?"
Ggrrrrhhh kenapa juga harus dia
"Bukan"
"Lalu siapa ? Bukan nya kau pernah bilang Changmin yang membuat hidup mu hancur beberapa waktu lalu karena dia berselingkuh dengan mu dari belakang?"
Hmmm kalaupun dia melakukan nya dari depan namanya tetap saja selingkuh ishhh
"Sudahlah jangan bawa-bawa nama si brengsek itu lagi, buat kepala ku semakin pusing saja"
Dan kudengar kyungsoo tertawa, bisa-bisanya ia tertawa mengejek nasib malang ku ini. Padahal dia sendiri pun juga terpuruk soal perasaan nya.
"Cepatlah sedikit, jongin sedang menunggu mu tau"
"Siapa juga yang mau bertemu dengan dia!"
Dia bohong lagi -_- tau ah aku sudah capek meladeni nya.
...
Pas sekali dengan sampai nya aku dan kyungsoo di lokasi, di depan pintu terlihat jongin yang masih berdiri didekat pintu.
"Hi jongin" segera ku tarik kyungsoo agak depanan. Jongin salah tingkah di buatnya, sementara kyungsoo memberi cubitan menyakitkan pada pinggang ku -aww
"Y-ya Baekhyuna"
"Baekhyuna?"
"Maksud ku baekhyun hyung, kenapa kau lama sekali kembali?"
Oooo sepertinya usaha ku kali ini akan berhasil untuk mendekatkan dua insan nakal ini. Jongin terlalu bersemangat semakin membuat ku gatal untuk membawa kyungsoo yang keras kepala ini segera berkencan dengan pria tan nya.
"Kau sudah tak sabar untuk bertemu dengan kyungsoo kan ?"
"BUKAN ITU!"
E-EH ?
Bisa ku lihat kyungsoo sudah mengepalkan tangan nya, oh god kenapa makhluk mungil ini jadi membuat ku takut.
"J-jongin kau ini bicara apa sih"
"Kalau saja kau lebih cepat datang kesini tadi mungkin kau sudah berkencan dengan pria tampan"
BOOOOOSSSSHHHH
Kenapa jadi dia yang ingin menjodohkan aku -_- harusnya kan itu menjadi rencana ku, bisa-bisa nya si jongin itu mendahuluiku.
Pria tampan ? Dia sedang tidak bercanda kan ?
Jongin itu semenjak SMA memang sering di kelilingi teman laki-laki nya yang tampan maha dewa, sampai aku berusaha membujuk jongin untuk memberikan satu saja dari teman-teman nya untuk di korbankan. Soal tipe, jongin ini punya selera yang berkelas. Tapi hati nya masih terjebak kepincut hanya untuk kyungsoo.
Jongin bilang sih kyungsoo itu level paling tinggi di atas para dewi-dewi kayangan. Sinting, kapan dia pernah lihat dewi kayangan. Pantas kyungsoo menyebutnya delusional.
"Baek aku ingin pulang saja"
"T-tapi acaranya ?"
"Aku tidak perduli"
Yah, kenapa jadi begini ?! Repot urusan nya kalau kyungsoo jadi marah
"JONGIN! apa yang sedang kau lakukan ?! Kejar Kyungsoo sana !"
"He aku ?!"
"Kau ingin jadi pacarnya atau tidak ?!"
"TENTU SAJA AKU MAU!"
"KYUNGSOO TUNGGU AKU SAYANG!"
Huft~ setidaknya aku bisa membuat mereka seperti dulu lagi bukan ? Yah walaupun jongin pasti kena amarah si bocah bulat itu dulu.
BRUG
Oh my back, siapa sih ?
"Oh maaf"
O.O bukan kah dia -
"Kau"
"Kau"
NEXT
Ini yaoi
