Tao memandang Jongin yang sedang senyum – senyum sendiri dihadapannya.
Tadi Tao terbangun dengan keadaan dirinya sendirian di sofa ketika menanyakan dimana Sehun pada salah satu maid yang berkerja disana ia berkata Sehun sudah berada di Firing Range sedangkan yang lain belum terjaga dari tidurnya kecuali Jongin yang sedang mandi. Segera saja ia menuju kamarnya dan membilas tubuhnya hingga bersih lalu menuju meja makan disana appa dan halmoeninya beserta Jongin sedang duduk manis.
"Pagi…" ujar Tao mengenakan celana pendek dan kaos oblong duduk disamping appanya dan bersebrangan dengan Jongin.
"Pagi PANDAKU sayang~~~" ujar Jongin ceria.
What the hell?
"Sepertinya hari ini kamu semangat sekali little bear" ujar Halmoeni memangil Jongin dengan panggilan masa kecilnya.
"Oh iya dong pasti~~~" ujar Jongin kembali.
Ada yang tidak beres dengan anak ini.
Sambil menunggu yang lain dan hidangan yang ada Tao mulai memainkan smartphonenya berharap ada informasi terbaru dari Kyuhyun -meski dia ada disini- dan refrensi terbaru lainnya.
Dan benar saja, e-mail ini terkirim dua hari yang lalu.
Tao tak percaya ini.
Sungguh tak percaya.
KIM Ent. bukan sepenuhnya milik Kim Ki Byung…
95% saham disana adalah milik orang yang bernama Jeremy Kim!
Pemilik dari industry legal Knight In Midnight Corp.
Yang kalau di singkat pula menjadi KIM Corp!
Astaga bagaimana hal sekecil ini luput dari pandangan Tao!?
Dan yang lebih mengejutkan lagi Jung Jae Il adalah perempuan yang meninggal itu sebenarnya Voclon Jung! Terbukti dari makamnya yang kosong! Dan semakin diperkuat dengan foto yang tersisa di buku tahunan salah satu teman Jae Il dan ini benar – benar mirip dengan Voclon!
Itu sebabnya ia berpindah sekolah dikarnakan temannya pasti akan me re-cognize wajahnya.
Dan alasan mengapa KIM Ent hanya menerima laki – laki… karna mereka juga menjadi artis prostitusi yang bersifat masochist!
Itu kah sebabnya mengapa Choi Jin Hyuk tidak bisa menahan nafsunya saat melihat Jongin? Karna ada jiwa 'master' dalam dirinya yang sudah terbentuk ingin keluar?
Tapi yang menjadi penyebabnya adalah kemana orang tua Voclon? Apakah orangtuanya tahu anaknya telah berubah menjadi robot?
Semua ini membingungkan dirinya.
"Apa yang sedang kamu lihat?" ujar seseorang dari belakang segera membuat Tao mengganti screennya dari e-mail menjadi browser.
Byun Baekhyun.
'Syukurlah, untung bukan Yunho ataupun Jaehyun'
"Ini di browser aku sedang mencari headline terbaru di mainpage"
"Sejak kapan kamu tertarik didunia modeling Tao-ya?"
"Nde?" tanya Tao dan melihat topik utama di Browsernya
'The role top model Krystal Jung has arrived in Incheon with her uncle Jeremy Kim'
Suatu kebetulan yang luar biasa.
"Oy dia mengadakan press conferences di Hangang River diwaktu,jam,hari, dan tempat yang sama hanya berbeda sedikit saja. Kau di selatan dia di timurnya. Ini hebat sekali"
"…"
"Pasti disana banyak kerumunan ya kan?"
"Aku tak heran jika wartawan disana seperti semut"
"…"
"Tao…?"
"Kyuhyun hyung eoddieseo?"
"Kurasa dia masih stay di kamarnya"
Dan tanpa banyak bicara Tao segera menuju kamar Kyuhyun mengabaikan Baekhyun, Jongin, Appa, dan Halmoeninya yang menatapnya bingung.
"Apa Tao benar benar menyukai dunia modeling?"
"Mungkin Kyuhyun hyung yang suka karna setau ku dia bahkan tak bisa mengingat satupun nama artis dimuka bumi ini apalagi model"
…
Swimming Pool
Di kolam renang rumah megah ini terdapat Joon Myeon dan Inguk yang sedang duduk di kursi santai memandang Minseok dan Luhan yang sedang mengajari Minseok berenang dengan pelan – pelan.
"Siapa sangka ya playboy ulung itu bisa menjadi segentle ini" ujar Inguk menaikkan kacamatanya. Membuat Joon Myeon menatap Luhan yang sangat hati – hati mengajarkan Minseok takut – takut ia tenggelam, ah Joon Myeon langsung lesu dan hal ini ditangkap oleh mata Inguk.
Inguk mungkin nerd tapi bukan berarti ia buta soal percintaan.
"Envy eh?"
"Too Much" ujar Joon Myeon menghela nafas dan berbalik kearah lapangan serbaguna –bisa jadi basket, futsal,tennis, bahkan bulu tangkis- dimana Yifan dan Jaehyun sedang bermain basket one by one dan Yunho,Zhoumi, Lay, dan Chanyeol yang sudah beristirahat duluan. Sebelumnya mereka terbagi menjadi dua tim yaitu Tim Yunho,Yifan, dan Lay dan sisanya adalah Tim Jaehyun. Mereka bermain imbang 20-20 dan memutuskan untuk beristirahat terkecuali Yifan yang sedang meluapkan emosinya pada Jaehyun dan Jaehyun yang menyanggupinya.
Percayalah ketika mantan kapten basket itu sedang marah ia melampiaskannya lewat basket dan percaya atau tidak semua bola naas itu akan masuk kedalam ring.
"Daripada bermain pangeranmu itu seperti sedang melimpahkan emosi" ujar Inguk menyadari Joon Myeon masih menatap intens Yifan membuat Joon Myeon berdecak kesal.
"Dia bukan pangeranku, stupid."
"Whatev. Toh menurut William Shakeasper mau benci atau cinta sama saja. Jika dirimu membencinya ia ada di pikiranmu dan jika mencintainya dia ada dihatimu. Ya jadi semakin membencinya semakin mencintainya" ujar Inguk lalu melanjutkan kembali acara membaca novel romancenya.
Well, Inguk, Chen, Joon Myeon, dan Yifan berada dalam satu SMA. Dulu Inguk merupakan Sunbae Chen dan Joon Myeon di ekskul paduan suara dan bukan rahasia umum lagi kalau Joon Myeon pindah ekskul lantaran tidak diterima di ekskul basket.
Bodohnya Joon Myeon menyadari setelah satu tahun dia berada disana. Inguk yang paling dekat dengan Joon Myeon karna mereka berada dalam satu Universitas yang sama meskipun dalam kurun waktu satu tahun saja dan yah mereka kembali bertemu di CIA Pusat jadi sudah banyak keluh kesah Joon Myeon yang ia dengar dan keluh kesahnya yang didengar oleh Joon Myeon.
Bagi Inguk, Joon Myeon masih-bahkan sangat- mencintai Yifan namun dirinya belum mau memaafkan Yifan.
Sungguh tipe orang yang takut untuk terluka.
Setelah Inguk mengatakan itu sebenarnya dia tidak fokus membaca dia sebenarnya masih memantau keadaan Joon Myeon yang didapatinya justru bertambah lesu.
Apa dia terlalu 'kasar' tadi?
"Joon Myeon… aku pernah kehilangan orang yang kucintai sekali dan didepan mataku pula ia bertunangan dengan gadis lain, aku pikir setelah aku berada di CIA aku akan melupakannya. Nyatanya tidak, Tuhan malah kembali mempertemukanku dengannya lalu apa kamu tahu maksudnya? Tuhan menyatakan kekecewaannya padaku dengan memberiku kesempatan sekali lagi agar mau mengakui perasaanku nyatanya aku terlalu pengecut dan membuat Tuhan kecewa padaku untuk kedua kalinya. Joon Myeon aku tidak mau ini terjadi juga padamu. Aku tidak percaya kebetulan bahwa dirimu dipertemukan dengannya kembali disini. Meminta maaf berarti meminta dirinya untuk menerima dirimu apa adanya"
Dan setelah itu Joon Myeon semakin lemas.
"Hey kiddo kenapa mukamu lecek begitu?" ujar Luhan yang telah selesai dan membantu Minseok ke luar dari kolam renang dan memakaikannya bathrobe.
"Such a lovebirds" desah Inguk kesal.
"Bagaimana acara latihannya?" tanya Joon Myeon.
"Tidak menyenangkan sama sekali. Baru kali ini aku menemukan pelatih yang tidak membiarkanku bergerak sedikit pun" ujar Minseok kesal
"Karna aku takut engkau tenggelam sayang"
"Lalu kapan aku bisanya jika dirimu tidak membiarkanku mencoba Tuan Huang?"
"Kapanpun bisa" Luhan hanya terkekeh pelan dan Inguk yang menghela nafas bosan.
Kenapa dirinya terjebak di dua pasangan dikala dirinya sendiri?
Well Inguk asal dirimu tau bahwa Joon Myeon belum menjalin hubungan dengan Yifan.
"Cookies datang~~~" ujar Chen membawa berbagai hidangan cookies dengan berbagai variasi.
"Inguk hyung aku dengan rendah hati meminta tolong untuk mengajak mereka untuk bergabung kemari"
"Bilang saja sedang ngambek dengan Lay"ujar Inguk menuai desisan dari Chen.
Yah, another problem of Love.
Digantungin.
Chen yang digantungkan oleh Lay.
. . .
"Oy" ujar Inguk di tepi lapangan membuat semuanya terfokus ke Inguk.
"Mwoga?" ujar Yifan ketus
'Rupanya dia masih kesal'batin Inguk
"Chen menyuruh kalian bergabung kekolam renang disana ada cookies buatannya"
Mendengar penjelasan Inguk yang paling bersemangat adalah Lay.
"C'mon Buddies~"ujar Lay ngacir duluan sambil menggiring Yifan. Satu persatu mereka menuju kolam renang sampai Zhoumi melupakan sesuatu.
"Astaga Kibum,Kyungsoo, dan Sehun masih di Firing Range" ujar Zhoumi menepuk jidatnya dan langsung berpaling ke hadapan Inguk membuat Inguk langsung memutar bola matanya bosan dan menaikkan kacamata besarnya.
"Allrite I take them" ujar Inguk berjalan kembali.
Kenapa nasibnya jadi tukang suruh – suruh begini?
"Aku ikut" ujar Jaehyun menuai kebingungan dari Inguk.
"Tidak berminat kesana? Sampai disana Cookiesnya mungkin sudah habis"
"Tidak masalah, tidak berminat juga. Toh dirimu lebih manis dari cookies" membuat Inguk memutar matanya bosan.
Hati – hati Inguk dirimu bisa Juling.
Well, Jaehyun dan Inguk adalah kawan lama. Dahulu Inguk bekerja sebagai Database CIA di Korea Selatan pada tahun 2007 dan Jaehyun adalah kawan pertamanya. Hingga setahun kemudian muncullah Dasom sebagai agent dari Korea Selatan dan disana Jaehyun jatuh hati pada Dasom. Dasom sendiri menganggap Ingguk sebagai oppanya dan fakta paling menyedihkan adalah Inguk mencintai Jaehyun. Semua berjalan lancer hingga pada tahun 2009 Dasom menemukan Diary milik Inguk dimana disitu tertulis dengan jelas bahwa Inguk amat sangat mencintai Jaehyun.
"Aku tidak percaya engkau sehina ini Inguk oppa! Itukah sebabnya engkau tidak pernah mau berkencan dengan perempuan lain? Karna dirimu yang seorang gay!?"
Dan fakta menyedihkan setelah itu adalah Dasom dan Jaehyun yang bertunangan. Tunangan itu dipercepat karna Dasom sangat takut Inguk menghancurkan hubungannya dengan Jaehyun. Inguk yang saat itu terpukul memilih tawaran dari CIA pusat untuk bergabung di 1004 Team yang membuat dirinya sekarang menjadi pemegang Database CIA Pusat.
Dan ya benar…
Pemuda yang Inguk bicarakan dengan Joon Myeon adalah Jaehyun.
Pemuda yang sampai saat ini ia masih cintai.
"Engkau tidak berubah ya Jaehyun. Selalu mengataiku seperti perempuan" ujar Inguk.
"Habis bagaimana ya. Pertama kali engkau kencan dan aku serta Dasom yang mengawasi kalian dari kejauhan melihat perempuan itu menolakmu karna dirimu terlalu manis"
"Aku tampan bukan manis"
"Yayaya terserahlah nerdy boy"
Lalu suasana kembali hening. Selama mereka berjalan menuju belakang rumah Inguk memperhatikan Jaehyun yang semakin tinggi dan tampan. Lihatlah angin itu memainkan rambut Jaehyun dengan indahnya.
"Puas menatapku?" ujar Jaehyun lalu membuka matanya dan menurunkan kepalanya menghadap Inguk,yang membuat Inguk tersenyum.
'sangat puas sampai rasanya sakit ini muncul kembali'
"Apa kabar dengan Dasom?"
"Aku memutuskannya tepat dihari pernikahanku dengannya"
"Mengapa?"
"Ia hamil dan bilang bahwa itu anakmu"
"MWO!? Bagaimana mungkin!? Aku saja tidak pernah melakukan itu"
"Makanya aku tak percaya dan memutuskannya. Lalu dia menghinamu dan aku katanya dirimu gay dan aku ketularan gay" ujar Jaehyun enteng seakan – akan bercerita tentang masa kecilnya.
"Nyatanya aku memang gay" ujar Inguk.
Ia sudah lelah membohongi diri sendiri.
Jaehyun terpaku dan membalikkan dirinya menghadap Inguk.
"Astaga Inguk leluconmu garing sekali" ujar Jaehyun terkekeh.
"Nyatanya aku memang gay Jaehyun. Terserah engkau mau mempercayaiku atau tidak"
"Jadi semua yang dikatakan Dasom benar adanya…" lirih Jaehyun membuat Inguk sakit.
"Aku duluan" ujar Inguk pasrah. Namun baru beberapa melangkah tanganya ditarik dan badannya dihempaskan keatas rumput.
What On Earth!
"Get your mind Ahn Jae Hyun!"
"Did you did that before?"
"Did what?"
"SEX!?"
What the fuckin is going on here?
"I'm never do that, even I'm gay not mean I'm slut Jaehyun!"
"Good Then" ujar Jaehyun lalu menggendong ala piggyback
"Apa lagi sekarang Ahn Jae Hyun!?"
"Kamu berjalan seperti siput jadi lebih baik dirimu ku gendong"
Dan Inguk terdiam
Jaehyun tidak membencinya?
Tidak jijik padanya?
Bolehkah ia berharap?
Bolehkah?
Dan kebingungan itu membuat Inguk mempererat kalungan tangannya di leher Jaehyun.
Dan tanpa Inguk ketahui Jaehyun tersenyum akan hal itu.
…
Setelah membangun setan yang sedang tertidur itu Tao langsung menggempur Kyuhyun dengan berbagai pertanyaan seperti.
"Siapa Krystal Jung?"
"Siapa Jeremy Kim?"
"Dimana alamat orang tua Voclon?"
"Hyung please answer my question even once!?"
"How could I answer if your mouth talk endlessly moron!"
Dan Tao pun diam.
"aku tak mengenal Krystal Jung dan Jeremy Kim but I got Voclon's parent address" ujar Kyuhyun mengotak – atik handphonenya lalu tiba – tiba terdengar bunyi notifikasi LINE dari handphone Tao yang merupakan pesan masuk dari Kyuhnya yang share a location.
Hangang Tower
24th Floor, Number 20
Seoul.
"Semoga aku dapat clue"
…
"Nona Krystal, sebentar lagi kita akan tiba di Sungai Han ada langsung ingin bersiap – siap atau ingin menikmati pemandangan sebentar?"
"Dad?"
"Cho-shi?"
"Press conferences-nya berada di bagian selatan sungai Han sir"
"Kalau begitu lebih baik kita jalan – jalan terlebih dahulu…"
To Be Countinued
Hola~~
Semakin lama semakin panas ya? kkk
Author mau ngadain Q&A nih yuk disimak
1. Unknown.
Asal muasal Inguk sama Jaehyun?
A : Karna terinspirasi dari MV please don't wkwk
2. Cutepie
Thor aku jadi penasaran author kok ide bisa gila gila gitu sih? buka jasa ask question donggg
A : Ya mungkin memang dasarnya saya gak waras...
3. Kyeo
Kenapa gak buka jasa konsultasi
A : Kasian nanti Mario Teguh gak punya job lagi.
4. HamsterXiumin
Kapan ini tingkat ero-nya dinaikin? /eh/
A : ero apa/sok polos/ paling adegan M disini pas flashback atau nggak other couple /ekhem/
5. AllxTao
Siapa itu Jeremy Kim?
A : pertanyaan anda akan terjawab seiring berjalannya waktu /jrengjreng/ /digebukin/
Udah ya segini dulu author mau bobo ciang dulu mwah mwah
DONT FORGET TO REVIEW,FAV, AND FOLLOWS!
