Chpater 3.

"Jadi,Tentu ada beberapa hal yang harus kita diskusikan sebelum kita menandatangani kesepakatan ini" ujar Tony beberapa menit tidak bercanda;Nafsu makan Tony meningkat seketika dan segala yang diatas piringnya tampak sangat menggiurkan,perutnya seolah tidak memiliki ia belum menemukannya sampai saat ini,ia sudah memakan setengah bongkah roti. "Seperti Invasi misalnya" ujar tony

Loki menaikan alisnya sambil menusuk bacon-nya dengan garpu- dan Tony tidak tahu bagaimana ia melakukannya karena bacon itu sangat sulit dan mengsalkan untuk dimakan dengan alat seperti itu "jika kau menginginkan kata Maaf,kau tidak akan mendapatkanya" ujar sang dewa "setidaknya tidak dengan cara yang halus atau tulus,bagaimanapun jadinya" ujarnya " aku mengakui sedikit menyesal menghancurkan aku tinggal disini aku semakin menyadari tidak semua penghuni midgard adalah mahluk tidak berguna"

"senang mendengarnya"dengus tidak memikirkan hal baik akan terjadi ; Ia tahu Loki bukanlah orang juga Loki seorang Dewa; mereka hanya memiliki nilai moral yang kecil dan sedikit berbeda sifat.

"aku tidak lagi dipengaruhi,setidaknya tidak seperti 'the litle hawk' sebelumnya" lanjut Loki "The other- salah satu yang mengepalai Chitauri memiliki alasan untuk mempengaruhiku,aku semua itu adalah putus asa dan aku memimpin mereka kemari atas kemauanku"

"Apa itu semua juga atas kemauanmu,pemikiranmu?"tanya Tony "karena invasi yang kau bawa tampak tidak sebagus seharusnya"

Loki menyeringai "aku tidak ingin mengatur atau menguasi midgard,jika pemikiranmu kearah tidak aku tidak pernah ingin memimpin banyak aturan ,terlalu banyak orang yang harus didengar,saat aku menjadi seorang raja atau lebih banyak mempersiapkan diri sebagai bayangan,menarik benang diantara mereka,bekerja dengan...sihirku,kau bisa bilang,dari raja berarti kau haru mendengarkan setiap masalah yang terjadi,sesuatu yang sangat sedikit membuatku tertarik atau terbaik adalah menjadi tangan kanan Thor ,suara yang memberikan gagasan dan pemikiran saat ia membutuhkan tidak pernah menginginkan duduk diatas tahta -tahta manapun itu- untuk diriku sendiri"

"senang mendengarnya"komentar Tony "jadi kau tidak dikontrol,tapi...the other ini,memiliki pengaruh kekuatan terhadapmu"

"ia selalu mengawasi" angguk Loki "ia membuat ikatan yang mirip dengan Scapter yang mempengaruhi Barton dan tidak bisa mengontrol setiap pikiran dan langkahku,karena seorang boneka tidak akan bisa menjadi pemipin pasukan yang membutuhkanku untuk bisa berfikir membutukannya juga untuk beradaptasi dengan setiap other hanya disana,memperhatikan dari balik layar,memastikan kalau aku melakukan apa yang ia hijau itu memutuskan ikatannya saat ia menggunakanku sebagai objek dekorasi ruang tengahmu"

"yang sangat luar biasa dan aku tidak akan pernah puas mengatakannya bagaimanapun"sela Tony " karena,serius,melihat orang brengsek yang melemparku keluar jendela,tertanam di lantai rumahku adalah hal yang luar biasa hebat"

"dan aku akan mengatakan hal yang sama jika itu terjadi pada musuhku juga"setuju Loki "aku melemparmu keluar jendela,seperti yang kau katakan,aku tidak bisa menyalahkanmu terlihat senang ditengah kesakitanku"

"sebenarnya bukan karena kau kesakitan" ujar Tony "hanya...melihatmu terbenam didalam lantai"

Loki menyeringai and memasukan potongan bacon kemulutnya,mengunyahnya perlahan sebelum melanjutkan "saat the Other menemukanku,aku tidak berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk melakukan perintahnya,atau sang Mad Tittan"

"Mad Titan?"

"Sosok asli yang sangat menginginkan Tesserac"ujar Loki "midgard secara kebetulan yang mengenaskan,adalah planet yang menyimpannya selama Titan tidak terlalu peduli pada planet ini,karena ini adalah jembatan antara asgard dan kesembilan realm lainnya"

"dan sekarang mereka tidak lagi ada disini?"tanya tony

"aku tidak yakin"ujar Loki "ia bisa saja datang kemari dan membunuh Orang-orang yang mengalahkan akan memakan waktu Tesserac ia tidak memiliki cara untuk sampai dan menjejakan kakinya disini dalam waktu asgard akan selalu melindungi midgard karena fungsinya sebagai jembatan untuk asgard"

"jadi kami terlindungi karena asgard menginginkan diri mereka tetap aman"ujar Tony

Loki mengangguk "dasarnya, mengapa Thor menjadi pelindung Midgard sama dengan melindungi Asgard dan sembilan Realm lainnya"

"keren" ujar Tony "jadi kami Mortal sebenarnya berada ditengah dua kekuatan besar"

"Mm" gumam Loki dengan sedikit anggukan "tapi ingat,kau bukan lagi Mortal"

Tony Yeah,Luar biasa.

"kita akan menanganinya bersama saat itu datang"ujar Tony,kembali ke subjek inti pembicaraan mereka "Kau tidak tertarik untuk menguasai bumi lagi,itu hal yang paling penting untukku"

"kau sudah menguasainya terlebih dahulu"komentar Loki dengan sinar kesenangan bermain dimata hijaunya. "Dengan semua teknologi ciptaanmu,kekayaanmu,dan sudah mencari tahu tentangmu sejak kita masih saling bisa membuat seisi ruangan berlutut hanya dengan beberapa kalimat."

Tony menyeringai karenanya,ingat bagaimana konferensi pers berakhir saat ia kembali dari meminta ruangan untuk duduk beristirahat dan ia mendapatkannya,tidak ada pertanyaan Loki akan ia ajak berkerja sama lebih awal jika ia bersikap manis dan mengesankan bukannya gila dan bernafsu membunuh dia dan seluruh penduduk bumi pada lagi,Jika loki memang benar menginginkan untuk menguasai Bumi,Ia akan segera sukses mendapatkannya,tidak peduli apapun yang SHIELD lakukan dalam prosesnya.

"jadi," Tony berdiri dan berdeham membersihkan memperhatikan dengan penasaran bersamaan dengan beberapa lembar kertas baru dan pena,yang kenyataanya sangat menganggu dan susah untuk dilakukan daripada dan Steve keduanya menyukai menggunakan Pena dan kertas,dimana Tony lebih memilih menggunakan StarkPad dan teknologi lainnya. " Jadi," ulangnya saat ia duduk berhadapan dengan Loki, "kita harus menuliskan apa yang sebenarnya kita akan lakukan dan inginkan dalam kesepakatan beranggapan kalau kau akan melakukan kontrak yang lebih mengikat setelah kita menandatanganinya?"

"Menyihir kontrak untuk kesepakatan harus ditandatangani dengan darah," Loki hanya mengangguk : yeah Sihir memang aneh,jalankan saja.

"Baiklah,"Angguk Tony "Peraturan pertama ,tentu saja, kita tidak boleh mengianati atau membunuh satu sama lain."

"kita harus memilih setiap kata dengan hati-hati," ujar Loki. "Karena pasti ada kemungkinan suatu saat kita harus bertingkah menghianati satu sama lain untuk keluar dari masalah atau keadaan tertentu."

"seperti jika SHIELD menangkapku dan aku akan bertingkah seolah aku menentangmu untuk bisa melarikan diri,"ujar Tony,Loki mengangguk.
"yeah ,kita bisa melihatnya seperti kasus tertentu kita harus mengambil langkah menghianati satu sama lain dengan terlihat memang harus seperti itu."

"kita juga harus bisa memilih dalam keadaan apapun saat kita menjalankan rencana kita untuk menghancurkan SHIELD dan World Security Council," ujar Loki,Tony menengadah menatapnya "memilih apakah kita akan terus bekerja sama untuk menghancurkan mereka dengan aman dan tanpa penghianatan setelah beberapa musuh kita mengetahui apa yang kita lakukan?" tanya Loki. " atau kita akan kembali menjadi musuh setelah kita berhasil mengurus SHIELD sampai selesai?"

"aku akan memilih untuk tetap menjadi Partner,dalam setiap hal,"ujar Tony. "aku beranggapan kau memiliki cukup banyak Musuh sama banyak pesaing bisnis diluar sana yang ingin kujatuhkan,itu belum termasuk beberapa orang gila yang akan senang melihat SHIELD disisiku,seseorang yang bisa kupercayai,adalah sesuatu yang menguntungkan."

"dan kau akan bersedia membantuku untuk mengalahkan musuhku?"tanya Loki. "aku memiliki banyak sekali musuh,sebagian dari mereka berasal dari Realm lain"

"Aku sangat percaya diri apalagi jika itu bersangkutan dengan Armor dan kejeniusanku," dengus Tony. "dan sekarang secara fisik aku lebih kuat dan akan hidup lebih lama,jadi...aku membutuhkan beberapa musuh untuk bertarung untuk beberapa ratus tahun kedepan."

Loki tertawa dan menekan jarinya menarik kertas yang selam ini Tony dengan mudahnya menarik itu dari tangan sang penemu kearahnya. "bolehkah?"tanyanya,menunjuk pada memberikannya pada loki dengan gumaman sambil melihat keabawah kearah kertas . "mari kita lihat apa yang bisa kita lakukan..."gumamnya dan mulai menuliskan semua ide yang terlintas dipikirannya.

***

Hal itu menghabiskan waktu beberapa jam,karena tentu saja. Tony dan Loki orang brengsek yang saling mencurigai,dan tetap belum saling mempercayai satu sama lain,setidaknya belum sampai kontraknya berargumentasi pada setiap point sampai sub-point dan mereka secara berkala berusaha untuk menulis ulang segalanya jadi mereka bisa mendapatkan kesepakatan terbaik.

Semua akhirnya bisa dibahas,bagaimanapun juga,karena mereka akhirnya selesai dengan setiap isi kontrak- dan tony kembali serius setelah ia merasa kesakitan karena diam dalam posisi yang sama dalam waktu yang lama- kontrak itu adalah sesuatu yang bisa membuat mereka nyaman satu sama kesepakatan memiliki porsi yang sama untuk mereka dalam hal keuntungan,karena Tony dan loki memiliki Keahlian untuk perang mulut satu sama sebelum diberikan Apel emas mereka memang memiliki persamaan dan kesetaraan sebagai Partner.

"Akhirnya,"erang Tony saat ia selesai membaca kembali kontrak akhir mengeluarkan sebuah perkament entah dari mana ia menyimpan benda itu,ia tengah menggumamkan mantra pengikat pada perkamen usdah menuliskan setiap hal didalamnya dengan bahasa inggris,jadi Tony bisa mengerti-dan membuat sang manusia bisa membacanya kembali.

"sekarang kita hanya perlu menandatanganinya,"ujar Loki dan ia mengeluarkan sebuah belati dari sepatu Okay,bagaimana ia menyimpan benda itu disana sebelumnya?

"kau harus mengajarkanku cara menyembunyikan senjata seperti itu"ujar Tony

Loki menyeringai. "aku akan membuatkanmu beberapa belati,mereka selalu nyaman digunakan dan mudah ditargetkan"

"Keren," hanya itu yang Tony bisa katakan

"ada sesuatu yang harus kulakukan sebelum menandatangani ini,"ujar Loki membuat alis Tony terangkat.

"Lakukan saja,"gumamnya

"seperti yang kau tahu,aku bukanlah Aesir secara lahiriah"ujar Loki

Tony mengernyit "apa?"

Loki mencerminkan ekspresi bingungnya. "kau tahu aku diadopsi."

"yeah"Angguk Tony, "tapi...tunggu kau tidak sejenis dengan Thor?"

"Tidak,"jawab Loki,terlihat terkejut karena Tony tidak mengetahuinya. "aku adalah Jotun;Frost Giant tepatnya."

Tony menatapnya. "aku tidak memiliki ide tentang semua ini."aku saja,ia mengetahu dan mencari tahu tentang Norse Mytology saat Loki sampai dan mengambil Tesseract,tapi dia memiliki,beberapa ribu hal yang yang harus dilakukan,dan membaca File tentang Loki tidak masuk kedalam daftar utamanya.

Loki tampak...seperti tidak memiliki ide untuk mengatakan lebih semakin dalam sebelum ia menggelengkan kepalanya. "aku akan membahas ini lebih lanjut denganmu nanti untuk beberapa hal,karena sebagai partner kau harus tahu tentangku." dan ia tampak tidak suka dengan hal ini,tapi terserah. "pointku adalah aku bukan AEsir;wujud yang kau lihat saat ini bukalah diriku yang sebenarnya."

"oh,Ok,"jawab Tony. "jadi,apa, kau punya tanduk sungguhan atau sesuatu?sisik atau ekor?"

Loki mendesah,terlihat antara terganggu dan tidak yakin apa yang membuatnya seperti itu.

"tidak."jawab sang dewa sambil menggelengkan kepalanya. "hanya kulit berwarna biru dan mata tubuhku juga jauh,jauh lebih rendah dari mortal kebanyakan pada umumnya"

"Oke..."Gumam sangat penasaran,benar-benar penasaran,karena alien berwana biru?Keren,sederhana dan Loki...well,dia terlihat tidak senang berbagi informasi tentang hal ini ia tampak tidak senang dengan semua hal tentang Jotun yang ia katakan...pasti ada penyebannya,Tony tahu,dan ia penasaran jika loki akan menceritakannya suatu saat kedepannya.

"yang kumaksudkan adalah Sihirku berubah saat aku ada dalam mode Jotunku,"lanjut Loki. "yang lainnya membaur;suhu tubuhku akan jauh menurun dan aku akan bisa memanipulasi dan membuat Es,aku juga memiliki tolerasi tinggi terhadapa suhu dalam mode Jotunku semua hal akan terasa lebih mudah."

"karena itu wujud aslimu," sela menganngguk."jadi kau bisa lebih mudah menggunakan sihirmu saat dalam wujud aslimu?"tanyanya

"aku tidak yakin,aku tidak suka ada dalam wujud itu dalam waktu yang lama,"Loki mengakui

"well itu terdengar sangat bodoh,"Tony menyatakan,membuat Loki menggerutu."Tidak,ini serius,"ujar Tony dan ia berdiri bersandar pada diding konter. "kau membenci wujud jotunmu,aku bisa melihat itu adalah sebuah bisa berubah menjadi biru dan melemparkan Es?bukan sesuatu yang SHIELD bisa bahkan Thor,jika ia tahu sebagaimana kau begitu bisa menggunakan itu sebagai keuntungan."

Loki hanya berkedip padanya,terlihat sedikit sekali ia tidak pernah memikirkan hal ini sebelumnya.

"aku hanya berpendapat,"sambil mengedikan bahunya. "jika kau tidak mau masuk dalam wujud itu,maksudku tidak akan pernah berubah;itu bukan jika itu bisa memberimu keuntungan,well..."ia bergerak dan pergi untuk mengambil ia kembali ia melihat Loki tampak sedang meyakinkan dirinya sendiri,dan ia melanjutkan kembali topik utama mereka,jelas berusaha mengesampingkan apa yang telah Tony katakan.

"Aku perlu menggunakan wujud lahirku untuk membuat Kontrak ini berhasil,"ujar Loki "wujud AEsirku hanyalah ilusi,sebuah mantra yang dibuat All-Father,dan membuatku,menyembunyikan diriku tetap merubah beberapa hal,seperti sihirku dan beberapa bagian mode Jotun,kau akan terikat dengan aku yang akan mengikat lebih dalam dan erat.

"apapun yang kau pikirkan terbaik,dancer,"Tony menjawab dan kembali mengedikan bahunya. "kau ahli sihirnya disini."

"Dancer?"ujar Loki,alisnya naik,terlihat tidak terkesan

"kau hanya iri karena kau tidak punya nama julukan untukku,"tony menyeringai memutar bola matanya. "jadi,ayo kita tanda tangani,"tony akhirnya memutuskan untuk bergerak maju."kau merasa lebih baik segera mengakhiri situasi dimana kita tidak akan bisa tiba - tiba menikam satu sama lain."

Loki mengangguk dan menutup itu mengambil cukup banyak konsentrasi untuknya melebur kembali ke wujud frost giantnya ; meski ia membenci dan menolaknya,ia selalu mempraktekannya saat ia melarikan diri dari yang Stark katakan,ini adalah aset dan Loki akan sangat bodoh jika ia tidak memanfaatkan trik yang ia menit berlalu dan tidak ada yang terjadi,setidaknya tidak dimata merasakan sihirnya bergetar dan mengalir pada setiap inci tubuhnya daripada bisa merasakan sensai dingin sihir Es mengalirinya- sebagian dari dirinya yang bisa dengan mudah memanipulasi es- merembes keluar darinya,membuat tubuhnya terasa lebih dingin.

Stark terkesiap adalah hal pertama yang Loki sadari dari adalah sensasi dingin yang menggetarkan di kulit ia membuka matanya ia melihat tangannya yang kini berwarna biru,jala mejalar di meja counter dari tangannya cepat Loki berusaha membatasi sihirnya,memkasa sihirnya tetap berada menangadah menatap Stark,dimana mata sang jenius kini terbelalak saat ia melihat warna asli tubuhnya.

"WOW," gumama Tony. "Oke,jadi kau memang benar,benar terlihat seperti dari ras yang berbeda,AEsir tampak sama persis seperti manusia,tapi sialan..."

"Ya ini akan sangat sulit disembunyikan saat aku ada dalam wujud ini."Loki menyetujui,bergerak mengambil belati yang terletak disisinya dan kontrak stark.

"Apakah garis itu berarti sesuatu?"tanya Tony "atau mereka berfungsi seperti sidik jari?"

"aku tidak tahu"aku Loki "semua Frost Giant memilikinya."

"aku harus mengeceknya nanti," Gumam Tony,matanya mengamati wajah terdiam,ia sendiri mengamati manusia sama sekali tidak tampak takut atau jijik atau ... apapun yang Loki hanya terlihat terkesan,seperti berharap untuk menyentuhnya,untuk mempelajari,mencoba menemukan setiap perbedaan dalam diri Stark...dia sama sekali tidak berprasangka buruk,atau memihak,dan Loki tidak tumbuh dengan cerita mengenai Frost Giant yang masuk kesetiap rumah untuk memakan daging hanya melihat Loki sebagai Mahluk berbeda,dari dunia yang berbeda sesuatu yang berbeda dengannya tapi sama sekali tidak berbahaya.

Loki terkekeh bodoh pada dirinya berfikir bagaimana ia akan lebih menerima perbedaan dirinya sendiri jika ia tidak tumbuh besar dengan cerita bagaimana haus darahnya seorang Monster seperti satu perlakuan salah lain yang odin lakukan adalah odinlah yang membuatnya menjadi seperti itu.

Loki menggelengkan kepalanya tidak ingin lebih lama memikirkan dan berada dalam mode jotun lebih lama akan menjelaskan tentang Frost Giant-dan bagaimana ia bisa menjadi salah satu pengeran dari Asgard- di pertemuan mereka sekarang ia hanya ingin melakukan kesepakatan dengan Stark sesegera mungkin sehingga mereka tidak bisa menghianati satu sama tidak memiliki sedikitpun ketakutan terhadap Stark.

Stark telonjak saat Loki menyayat telapak tangannya,tapi segera tenang saat ia melihat Loki meneteskannya pada kertas perkamen berisi kontrak mereka,ia kemudian menutup kembali lukanya dengan cepat dengan energi sihir ; Loki mungkin bukan seorang penyembuh tapi ia cukup tahu bagaimana caranya menyembuhkan luka kecil sampi tulang yang tentu saja ia bisa dengan mudah menyembuhkan dirinya sendiri.

"giliran mu" ujar Loki dan memberikan belatinya pada Stark

"Kulitmu terasa lebih dingin" ujar Tony saat jari mereka bersentuhan

"Frost Giant," loki mengingatkan

"yeah,yeah,"kekeh sang menyayat telapak tangannya sendiri,bahkan tanpa mengernyit pada luka yang ia buat,ia meneteskan darahnya ia menuliskan nama penuhnya-seperti yang Loki perintahkan- Loki menggulung perkamen itu dan ia lakukan selanjutnya adalah menggumamkan beberapa kata untuk mengikat satu sama lain,kata-kata itu tertera langsung disekeliling gulunagn kertas mengikat persekutuan terkesiap saat ia merasakan sihir mengalirinya dan ia menggelengkan kepalanya cepat membuat beberapa alat tulis berjatuhan. "yeah,Wow sihir."

"mm,aku seharusnya memperingatkanmu,"gumam Loki. "sekarang diam,aku perlu berkonsentrasi."

Stark menjulurkan lidahnya keluar- Loki melihatnya sebelum ia menutup matanya- tapi loki mengabaikannya dan kembali berkonsentrasi untuk kembali kewujud butuh waktu lebih lama dari sebelumnya karena terlepas dari apa yang Sift dan Ketiga kesatri katakan tentang bagaimana sihirnya hanyalah sebuah Trik-Loki merasakan kelelahan saat ia merasakan perasaan tidak asing saat kulitnya kembali menghangat seperti bisa dengan mudah bertarung jika terjadi serangan tapi ia tidak akan menggunakan sihirnya untuk sesuatu yang tidak berguna.

"kau butuh sesuatu?"tanya Tony

"Hmm?" gumam loki-ia memalingkan matanya dan menatap sang jenius

"kau terlihat sedikit kelelahan"Ujar Tony,Ia menekan tanganya yang terluka."sihir membuatmu seperti itu huh?"

"Sihir sama dengan otot Stark ; eksistensi yang ada dalam diriku,saat kau memukul kau memerlukan energi dan saat kau menggunakan sihir itu juga mengambil energi."

"Sihir adalah bentuk lain dari Energi,sesuatu yang kau gunakan dengan kontrol tubuh,"Stark mengangguk. "jadi itu masuk akal jika itu mengambil lebih banyak energi dari pada saat kau menggunakan tinjumu seperti pertarungan satu lawan satu"

dan dari beberapa kata itu,Stark memperlihatkan bagaimana dia bisa lebih mengerti lebih baik daripada Thor dan ,seorang manusia biasa (mantan,sebenarnya) dari planet biru kecil,hanya berumur empat puluh lima tahun,mengerti jauh lebih baik tentang Loki dibanding dengan orang orang yang mengenalnya selama 1047 sebagaian fakta yang mengganggu tapi ,Loki menemukan seseorang yang setidaknya mengerti sebagian dari dirinya,dan Stark baru mengenal dirinya hanya dalam waktu beberapa minggu.

Oh,ia yakin ia tidak akan menyesal mencuri apel itu untuk hidup sang mortal tidak cukup banyak untuk sosok luarbiasa gila dan jenius seperti dirinya.

Stark tetap memegang sudah berhenti mengalir,tapi belum juga menutup ; jelas sekali kemampuan penyembuhan secara cepat Stark sudah terlihat cukup baik.

Loki memutar bola matanya dan menarik tangan Stark membuat sang manusia kemudian tersenyum saat Loki menyembuhkan lukanya,sang dewa hanya memerlukan sedikit energi sihir untuk melakukannya.

"Thanks,"ujar Stark

"kembali,"adalah jawaban sederhana Loki

Tony menyeringai padanya dan melonjak berdiri."jadi,aku telah duduk seharian- serius seharian penuh- dan aku butuh, sepertinya, lima menu penuh sesuatu yang suka masakan China kan?"

"aku tidak tahu apa itu,"loki mengakui

"Nasi,Sayuran,daging dengan saus," ujar tony

"ahhh"gumam Loki. "aku lebih memilih sayuran,daging membuat sihirku mudah mengisi kembali energiku jika tidak ada daging binatang dalam sistem pencernaanku"

Tony terlihat jelas terkesan dengan fakta itu,jarinya bergetar seolah ingin melempar Loki dan mempelajari setiap inci tubuhnya.

"aku akan menjelaskannya setelah makan malam,"ujar Loki,dan sinar serta seringai gila diwajah Tony muncul diwajah Stark.

"oh tentu...kau akan,"ia mengangguk "Vegetarian dan sepertinya aku memiliki nafsu makan seperti Thor sekarang huh?"

"itu hasil dari keadaan semi-immortal kita,"jawab Lki, "kita membakar energi lebih banyak daripada mortal,karena itu kita butuh lebih banyak asupan."

"Baiklah,"ujar STark "Vegetarian, pergilah buat dirimu nyaman di ruang santai,aku akan memesan,dan yeah mungkin menonton film atau sesuatu."

"tentu,"ujar loki dengan santai,berdiri perlahan dan berbalik.

"dan Bicara tentang Sihir!"ujar Tony "jangan lupakan itu!"

"selama kau mengajariku pengetahuan midgard dan teknologi,dan aku tidak akan punya masalah untuk berbagi pengetahuanku,"ujar Loki

"ohh yeah,"ia bisa mendengar suara senang Stark. "ini akan menjadi menyenangkan."

Loki tertawa dan berjalan menuju ruang benar benar tidak memiliki harapan,tidak dengan Ia dan Stark bekerja membiarkan seringai memenuhi akan menjadi sangat Menyenangkan.