PERNIKAHAN KITA

Sub-Title: Menyebalkan!

Author: Haena Lee

Cast: Lee Taeyong x Jung Jaehyun

Genre: Marriage Life, Romance, Comedy, Family

Lenght: Drabble

Warning: Female! Taeyong, Genderswitch

Ps: Di sini anggap saja Taeyong dan Jaehyun sebaya.


Jaehyun menatap wajah cantik istrinya sambil tersenyum. Melihat Taeyong yang merajuk seperti ini benar-benar membuat hatinya menghangat. Melihat wanita itu mengerucutkan bibirnya kesal justru membuatnya ingin sekali mengecup bibir itu.

"Kau marah, sayang?"

"Tidak."

"Lalu kenapa ekspresi wajahmu mengatakan sebaliknya?"

"Kau menyebalkan, Jung Jaehyun!"

"Baiklah, aku minta maaf. Tapi aku benar-benar tidak bisa menolak tugas kantor, Tae."

"Tidak adakah orang lain yang bisa menggantikanmu?" Mata indah itu menatap Jaehyun dengan tatapan memohon. Dan laki-laki itu melihat mata istrinya yang mulai berkaca-kaca. Huh! Jaehyun benci ketika harus melihat air mata itu.

"Sayangnya tidak ada."

Bibir itu semakin mengerucut. Menyilangkan kedua tangannya di depan dada dan berdiri membelakangi suaminya. Jaehyun menghela nafas panjang. Bagaimana meyakinkan istrinya ini?

"Tae..."

"..."

"Lee Taeyong."

"..."

Sepertinya tidak ada cara lain lagi selain menggunakan kelemahan Taeyong.

"Jika kau tidak segera membalikkan tubuhmu dan menjawabku, aku akan membuatmu mendesah sekarang juga."

Jaehyun menyeringai saat melihat gerak tubuh Taeyong yang menunjukkan gadis itu terkejut. Dan seringaian itu berubah menjadi cengiran saat Taeyong dengan cepat membalikkan tubuhnya.

"Mendesah? Saat seperti ini kau masih memikirkan tentang mendesah, Tuan Jung? Astaga..."

"Karena mendesah adalah kelemahanmu."

"Dan karena otak mesummulah kau punya pikiran seperti itu."

"Baiklah, lupakan mendesah atau mesum itu. Sekarang kau harus dengarkan aku, Tae."

"Apa?"

"Aku harap kau bisa mengerti."

"Untuk apa aku mengerti jika kau tidak mau mengerti?"

"Tae..."

"Bagaimana mungkin kau meninggalkanku selama sebulan? Terlebih lagi aku tidak boleh ikut."

"Sayang, aku pergi ke Jepang untuk urusan pekerjaan, bukan untuk liburan."

"Bukan masalah pekerjaan atau liburan, Jae. Ini masalah..." Taeyong tampak ragu melanjutkan kalimatnya.

"Masalah?"

"Masalah hati."

"Apa?"

"Bagaimana jika aku merindukanmu saat kau tidak ada?"

"Kau bisa menelepon atau mengirim pesan, sayang. Jika kau benar-benar merindukanku, kita bisa melakukan panggilan video."

"Tapi tetap saja... itu tidak cukup."

"Lalu aku harus bagaimana?"

"Jangan pergi!"

"Tidak bisa, Tae." Mengelus puncak kepala istrinya itu dengan lembut.

Air mata itu akhirnya benar-benar keluar dari mata itu. Jaehyun menghapus air mata Taeyong dengan kedua tangannya.

"Jangan menangis, Tae. Kau tahu kan aku tidak suka melihatmu menangis?"

"Saat kau tidak ada, siapa yang akan menemaniku? Siapa yang akan memelukku saat aku tidur? Dan... bagaimana jika aku merindukan ciumanmu?"

Taeyong tidak peduli, sungguh. Taeyong sama sekali tidak peduli jika predikat mesum Jaehyun beralih padanya. Tapi Taeyong benar-benar terbiasa dengan kecupan dan ciuman panas Jaehyun di bibirnya.

"Kau memikirkan itu, sayang?"

"Tentu saja. Apa kau tidak?" Taeyong menatap mata Jaehyun dengan tatapan polosnya.

Jaehyun tersenyum. "Aku mungkin akan gila jika tidak menyentuhmu sehari saja, sayang."

"Kalau begitu jangan pergi."

"Maaf. Tapi aku harus pergi."

Memeluk tubuh mungil Taeyong. Mengelus rambut panjang itu dengan lembut. Jaehyun merasakan pakaian yang dikenakannya basah oleh air mata Taeyong.

"Taeyong..."

"Baiklah, kau boleh pergi. Tapi setelah itu aku tidak akan mengijinkanmu pergi kemanapun walau hanya satu hari."

"Aku mengerti, istriku sayang."

"Aku pasti akan merindukanmu."

"Aku juga."

Mengeratkan pelukannya pada Taeyong. "Tae..."

"Hmmm..."

Melepaskan pelukannya, menangkupkan kedua tangan besarnya pada pipi mungil istrinya. "Malam ini, bolehkah aku membuatmu mendesah?"

Taeyong menatap Jaehyun dengan sayu. Tangannya terangkat menyentuh pipi Jaehyun. Dengan sedikit berjinjit, Taeyong berhasil menempelkan bibirnya dengan bibir Jaehyun. Biarkanlah malam ini menjadi malam yang istimewa bagi mereka berdua. Karena setelah ini baik Jaehyun maupun Taeyong tidak akan mendengar desahan masing-masing selama satu bulan.

.

.

.

END


OK, ini semakin absurd.

Selanjutnya akan ada cast dan couple tambahan.