PERNIKAHAN KITA
Sub-Title: Rencana Lain
Author: Haena Lee
Cast: Lee Taeyong x Jung Jaehyun
Genre: Marriage Life, Romance, Comedy, Family
Lenght: Drabble
Warning: Female! Taeyong, Genderswitch
Ps: Di sini anggap saja Taeyong dan Jaehyun sebaya
Menatap punggung yang membelakanginya itu dengan tatapan memelas.
"Tae..."
"..."
"Sayang, kau marah?"
"..."
"Lee Taeyong..." Menggoyangkan tubuh itu dengan pelan. Tidak peduli apakah perbuataannya itu menganggu istrinya atau tidak, yang pasti dia tahu kalau istrinya itu belum tidur.
"Jangan mengangguku, Jung Jaehyun!" Membalikkan tubuhnya dengan cepat dan menatap tajam Jaehyun.
"Ayolah, sayang..."
"Tidak mau!"
"Satu kali saja."
"Bagimu satu kali itu bisa sampai pagi."
"Kau tidak kasihan padaku?"
"Apa kau juga tidak kasihan pada baby?"
"Tapi ini sudah lebih dari satu bulan sejak terakhir kali aku menyentuhmu."
"Itu bukan mauku, Jung Jaehyun. Ini demi keselamatan bayi kita."
"Aku akan berhati-hati, aku janji."
"Sekali tidak, tetap tidak!"
"Kenapa?"
"Karena aku tidak mau disentuh olehmu."
Oh, bukankah ini aneh?
"Kau tidak mau disentuh olehku? Benarkah itu?" Jaehyun mengerutkan keningnya heran.
"Iya, saat terakhir kali kita melakukannya, mendengarmu mendesah rasanya menggelikan."
"Apa?"
"Jadi jangan coba-coba menyentuhku."
"Mana bisa begitu?"
"Tentu saja bisa. Itu keinginan baby."
"Keinginan baby atau keinginanmu?" Jaehyun tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya.
Taeyong tersenyum lembut menatap suaminya, tangannya mengelus pipi chubby itu dengan lembut.
"Kau sudah pasti tahu jawabannya. Lee Taeyong tidak akan menolak sentuhan Jung Jaehyun. Tapi kuharap kau mengerti, jika saat ini aku benar-benar tidak mau disentuh olehmu, Jaehyun-ah."
"Apakah aku juga tidak boleh menciummu?"
"Eum... kalau itu kurasa tidak masalah. Asalkan kau bisa menahan nafsumu itu. Lagipula dokter sudah mewanti-wanti untuk tidak melakukannya terlalu sering."
"Sampai kapan, Tae?"
"Ya?"
"Sampai kapan aku harus bertahan untuk tidak menyentuhmu?"
"Entahlah. Mungkin sampai baby lahir."
"Itu masih 6 bulan lagi."
"Mau bagaimana lagi? Sepertinya baby tidak suka kau sentuh." Terkekeh geli. Aneh rasanya saat seorang istri hamil tetapi tidak suka disentuh suaminya. Biasanya seorang istri akan sangat senang saat suaminya mengelus perutnya, tapi berbeda dengan Taeyong. Wanita itu benci ketika Jaehyun mengelus perutnya yang terlihat membuncit.
Huh! Menghela nafas panjang. Sepertinya Jaehyun memang harus menahan nafsunya. Demi baby.
"Sayang..."
"Ya?"
"Kisseu." Memajukan sedikit wajahnya kepada Taeyong.
Wanita itu memandang Jaehyun sejenak sebelum menempelkan bibirnya pada bibir Jaehyun.
"Kenapa cepat sekali?" Protes Jaehyun saat Taeyong hanya menempelkan bibirnya sebentar.
"Aku lelah, Jae. Aku ingin tidur sekarang."
Jaehyun tersenyum maklum, menarik tubuh Taeyong dan memeluknya erat.
"Jaehyun-ah..."
"Hmmm..."
"Bisakah kau tidak memelukku?" Menggeliat di dalam pelukan Jaehyun.
"Kenapa?"
"Aku merasa risih. Sepertinya baby tidak suka." Menatap bersalah pada Jaehyun.
Oh, baiklah! Hari-hari penyiksaan bagi Jaehyun sepertinya telah dimulai.
Melepaskan pelukannya dan mengecup kening Taeyong sebelum wanita itu berbalik membelakangi Jaehyun.
Laki-laki itu hanya bisa menatap punggung istrinya. Tak tahukah Taeyong seberapa besar Jaehyun ingin memeluknya? Seperti kebiasaan mereka saat tidur.
Jaehyun merapikan selimut mereka berdua, dan memilih untuk menatap langit-langit kamar. Memikirkan hidupnya yang sepertinya mulai tidak berpihak padanya. Sesaat kemudian seringaian licik tercetak jelas di wajah tampannya.
'Besok aku harus menemui dokter dan meminta saran bagaimana caranya supaya Taeyong mau aku sentuh. Kalau perlu aku akan membujuk dokter itu untuk memberitahu Taeyong bahwa sentuhan suami itu bermanfaat bagi baby.'
Seringaian itu semakin lebar seiring dengan ide gila yang terlintas di benak Jaehyun. Oh, Jaehyun bahkan tidak peduli jika dia dikatakan mesum, gila, psikopat, atau terlalu terobsesi pada Taeyong. Yang pasti, Jaehyun tidak akan bisa untuk tidak menyentuh Taeyong, walau hanya satu hari.
.
.
.
END
Semakin absurd saja ini FF.
Maafkan.
Terimakasih bagi yang baca, fav, follow dan review.
