PERNIKAHAN KITA

Sub-Title: Gagal

Author: Haena Lee

Cast: Lee Taeyong x Jung Jaehyun

Special Cast: Moon Taeil

Genre: Marriage Life, Romance, Comedy, Family

Lenght: Drabble

Warning: Female! Taeyong, Genderswitch

Ps: Di sini anggap saja Taeyong dan Jaehyun sebaya


Jaehyun menatap laki-laki di hadapannya dengan memelas.

"Jangan menatapku seperti itu, Jung."

"Ayolah, Taeil hyung bantu aku!"

"Tidak mau!"

"Kenapa?"

"Karena itu berbahaya bagi bayi kalian."

"Tapi ini demi kelangsungan hidupku."

"Kelangsungan hidup apa? Sejak kapan kelangsungan hidup seseorang bergantung pada hubungan intim?"

"Hehehehe... Ayolah, hyung!"

"Astaga, Jaehyun! Aku tidak mau membahayakan nyawa seseorang."

Jaehyun menghela nafas berat.

"Lagipula sejak kapan kau menjadi mesum seperti ini, eoh?"

"Sejak aku mengenalnya."

"Aku akui Lee Taeyong memang seksi."

"YA! Jangan coba-coba main mata dengan istriku."

"Aku tidak melakukannya. Aku hanya menjalankan tugasku sebagai dokter kandungan."

"Awas saja jika hyung berani menyentuhnya."

"Aku tidak janji, Jung."

"HYUNG!"

"Aku harus memeriksanya, Jaehyun-ah. Jadi secara otomatis aku harus menyentuhnya juga."

"Tahu begini aku tidak akan menyuruhnya untuk berkonsultasi padamu, hyung."

"Kenapa? Bukankah dengan sahabat lama itu lebih baik?"

"Tidak."

"Apa?"

"Tidak baik karena hyung tidak mau membantuku."

"Keinginanmu itu konyol, Jung Jaehyun."

"Itu tidak konyol."

Tidak ada ide dari seorang Jung Jaehyun yang tidak konyol.

"Tidak konyol bagaimana? Haruskah aku mengatakan kepada istrimu bahwa sentuhan dari suami itu baik untuk bayi? Itu menggelikan, Jung."

"Setidaknya katakan padanya untuk memperbolehkanku menyentuh perutnya." Jaehyun berbicara dengan lesu. Sepertinya laki-laki itu sedikit putus asa.

"Akan ada masanya sendiri."

"Maksud hyung?"

"Akan ada saatnya dimana istri yang hamil akan meminta suaminya untuk mengelus bahkan memijit beberapa bagian tubuhnya. Mungkin saja istrimu belum pada masa itu."

"Tapi kurasa yang terjadi padaku berlebihan, hyung."

"Berlebihan?"

"Dia sama sekali tidak mau aku sentuh, bahkan aku pelukpun tidak mau. Menciumku pun hanya sebatas menempelkan bibir kami saja."

Oh, Jung Jaehyun! Haruskah kau mengatakan itu semua di depan laki-laki yang belum menikah seperti Taeil?

"Itu wajar."

"Bagiku itu tidak wajar!"

"Jung Jaehyun, tahanlah nafsumu itu! Seperti yang aku katakan tadi, akan ada masa dimana istrimu akan memintamu menyentuhnya setiap saat."

"Benarkah itu?"

"Aku tidak menjamin hal ini terjadi pada istrimu, tapi orang hamil kebanyakan mengalaminya."

"Hyung membuatku tidak bersemangat."

"Hahaha... kau benar-benar lucu, Jaehyun-ah."

"Ini bukan saatnya untuk tertawa."

"Pulanglah, Jung!"

"Hyung mengusirku?"

"Tidak. Tapi aku yakin istrimu sudah lelah menunggumu di luar."

"Hyung benar."

Jaehyun beranjak dari duduknya, berjalan menuju pintu ruang praktek Taeil setelah mengucapkan terimakasih pada sahabatnya itu.

Dia memang harus pulang sekarang. Dan dia juga harus memikirkan cara lain supaya bisa menyentuh istrinya.

.

.

.

END


Terimakasih yang sudah baca, fav, follow, dan review.