Konnichiwa~

This is Sparta

I mean this is the last Chapter of Dinner

I hope your enjoyed 3

Wajah Dazai semakin mendekat dengan Atsushi sehingga membuat jantungnya berdegub kencang."muka Dazai-san de-dekat sekali" ujar Atsushi dalam hatinya, mukanya memerah padam saat itu. Tangan kanan Dazai menarik tangan Atsushi dan mereka pun saling berciuman. Atsushi kaget dan ingin melepaskannya tetapi tangan Dazai menarik leher Atsushi, dia pun gagal melepaskannya. Dazai melepaskan ciumannya dari Atsushi dan berkata "ayo kita makan malam" Atsushi yang masih malu denga kejadian ini dan dia pun berkata "memangnya mau makan dimana ?" kata Atsushi dengan malu "aku tidak tahu, mungkin di rumahku saja karena sudah terlalu malam" kata Dazai meninggalkan Atsushi yang masih berpikir dan mukannya memerah, dia pun tersadar apa artinya " Haahhhh?!".

"Apa maksudmu Dazai-san?" kata Atsushi sambil berjalan bersama Dazai ke rumahnya "kitakan mau makan malam bukan?" "memang benar sih" kata Atsushi malu. Dan mereka sampailah kerumah Dazai "rumahmu lumayan besar juga" kata Atsushi melihat rumahnya, Dazai mendengar itu dia pun tersenyum "ayo masuk " mereka pun masuk kerumah itu, "permisi" kata Atsushi perlahan dan mereka pun sampai keruang makan yang tidak jauh dari pintu masuk. "sebentar kuambilkan minum dulu" kata Dazai sambil menuju ke dapur, sambil menunggu Atsushi melihat-lihat barang Dazai yang ada di lemari "pasti barang-barang ini mahal" ujarnya dalam hati, "Atsushi-kun bisa tolong siapkan makanannya" teriak Dazai dari dapur "ya, tunggu" Atsushi pun segera menghampiri Dazai yang berada di dapur.

"memangnya apa yang kau masak Dazai-san?" ujar Atsushi sambil melihat dari belakang Dazai yang sedang menyiapkan makanan,"ini tolong bawakan ke meja makan" kata Dazai sambil memberikan makanan yang sudah tersusun rapi oleh Dazai "hati-hati itu masih panas". Atsushi membawanya dengan sangat berhati-hati dan menaruhnya ke meja makan "huft akhirnya, Dazai-san apa yang kau tunggu" kata Atsushi yang bersemangat makan malam,"iya tunggu aku menyiapkan minumannya dulu" "baiklah" selagi ia menunggu dia pun berpikir satu hal "akhirnya aku bisa mengajak Dazai-san makan malam" ujarnya dalam hati dengan mukannya yang riang, "Atsushi-kun kenapa kau senyum-senyum seperti itu?" ujar Dazai sambil menaruh sebotol sake di atas meja "ah aku hanya sena- maksudku lupakan saja ayo kita makan malam" kata Atsushi sambil tersenyum malu "kau tidak berubah Atsushi-kun" ujar Dazai dalam hati, "itadakisamu". Dan mereka pun melanjutkan makan malamnya

"saatnya minum sake! " kata Dazai "eh sake? Aku tidak meminum itu" ujar Atsushi bergumam "ada apa Atsushi-kun? Kau harus mecobanya dahulu" ujar Dazai sambil menuang sake "yahh apa boleh buat" kata Atsushi sambil mengambil segelas sake dan meminumnya. Beberapa menit kemudian kepalanya pusing dan dia pun pingsan dalam sekejap "Atsushi-kun apa kau tidak apa-apa?" kata Dazai yang tengah mabuk itu "astaga dia imut sekali jika dia pingsan" ujar Dazai dalam hatinya. "mungkin aku harus mengangkatnya" dan akhirnya Dazai pun mengangkatnya ke tempat tidurnya dan tidur bersama pada malam itu.

Tamat

Hey guys thanks for accompanying me to write this story

And thanks for review and support from you :'3

Aku ingin kalian memilih cerita yang akan aku tulis

thank you for you choice

that's very helpful

see you in the next stories!