Nah mulai dari sini cerita Andrey dan Sherryn serta Varrel :). Bingung sama alurnya ? Baca dulu aja ntar juga faham :) .

Enjoy :D

Author

Senin Siang hari dengan mentari yang terus bersinar ikut serta menghiasi siang di SMA Harapan Bangsa 3 .

"Guys , kita mo kemana dulu nih? Kantin? Atau perpus?" Tanya seorang gadis dengan kuncir tengah dan topi putih yang sengaja dimiringkan. Tak lain dan tak bukan itu adalah Sherryn.

Sherryna Stevany , nama yang agaknya tidak cocok untuk gadis tomboy ini . Nama panggilannya Sherryn atau bisa juga Ryn :).

"Kantin aja dah, gue laper nih " Jawab gadis di samping Sherryn dengan hijab segi empat berwarna putih . Yap, itu Fira teman sekaligus sahabat dari 1 lainnya .

Sherryn hanya mengangguk dan menoleh ke arah samping kanannya . Dimana ada gadis yang sibuk sendiri dengan Make up nya . Sherryn yang melihat itu berdecak sebal. Hih, ni anak dandan mulu ! .

Tapi walau bagaimanapun, gadis itu adalah sahabatnya . Fani, ya Fani . Gadis yang kalo teriak paling cempreng and kalo dandan seabad sendiri . Ganjen nggak ya?. Nggak sih ya , tapi dikit-dikit dah :v.

"Ck, Fan lo tuh dandan mulu sih! Malu tau diliatin orang !" Kesal Sherryn pada Fani .

Fani yang mendengar kekesalan sahabatnya itu menghela nafas panjang dan menutup make up nya . Menoleh dan menatap ke arah Sherryn yang terlihat datar.

"Apa lo liatin gue ?" Tanya Sherryn agak sewot dengan Fani yang hanya menatapnya dan tak menjawab kekesalannya.

"Huh Gini ya Princess Tomboy, Gue itu harus selalu tampil cantik cetar membahana biar yayank Diqi ku itu seneng punya pacar kaya aku ..." Jawab Sherryn sambil kedip-kedip tidak jelas membayangkan wajah Sang pujaan Hati Diqi.

Sherryn yang mendengarnya memasang wajah mengejek ."Hidih, dia malahan bisa Il-feel tau ama lo!" Ejeknya pada Fani.

Fani yang mendengarnya pun langsung marah dan berniat memukul Sherry. Eh ,Sherrynnya udah kabur duluan.

Ia pun sudah mengambil ancang-ancang untuk berlari mengejar Sherryn sebelum ada tangan yang mencegahnya .

"Ih lepasin Fir" Ujar Fani menggerak-nggerakan tangannya agar dilepas oleh Fira.

"Udah udah, ngapain sih berantem mulu ? Cape tau nggak ngliatnya ." Ujar Fira dengan santai .

"Huh si 'Tomboy' aja yang mulai dulu ..." Jawab Fani mengerucutkan bibirnya.

Fira hanya menggelengkan kepalanya dan pergi meninggalkan Fani.

Fani yang merasa ditinggalkan pun tidak terima dan menyamai langkah Fira dengan banyak mengomel.

Sepertinya Fira harus membawa Head-set(Bener gak tulisannya ?) besok :D.

Di tempat lain :)

Sherryn

Setelah kurasa cukup jauh dari Si Fani , Aku berhenti dan mengatur nafasku sebaik mungkin.

Brukk!

'Argh Shit! Siapa nih yang ngarahin bola ke kepala gue ! Buset dah sakit bat kepala gue !' Batinku mengusap kepalaku dan mengambil bola Basket yang barusan saja mendarat tanpa Izin di belakangku . Basket?

Author

"Aduh, lo gimana sih Yan ! Kenapa harus Sherryn yang kena pukulan bolanya !" Ujar seorang cowo yang tampak sedang beraut muka takut nelihat bola yang tadinya ada di tangan temannya kini beralih ke tangan Sherryn.

"Yeee gue juga nggak tau kali Di .." Jawab Riyan pada teman yang baru saja menceramahinya atau memberi pendapat?. Yap temannya itu adalah Aldy.

"Aduh! Siapa Nih Yang lempar Bola Ini Ke gue !!!"Teriak Sherryn yang sudah berjalan mendekati Aldy dan Riyan yang berwajah pucat dengan bola Basket yang ia pantul-pantulkan ke bawah.

"Aldy Riyan !" Jawab Aldy dan Riyan bersamaan.

"Lah kok gue Di? Kan tadi lo yang nglempar bola ke Sherryn !" Protes Aldy tidak terima.

"E-eh , kan tadi lo yang oper ke gue ! Kan jadi salah lempar .." Jawab Riyan kebanyakan Ales(Alasan).

"Hidih, kan lo yang lempar berati gue nggak salah dong" Protes Riyan lagi tidak terima.

Sherryn yangg melihat perdebatan konyol dua cowo di depannya hanya memasang wajah datar.

"Duh, Lo-lo pada ngapain sih? Kalo mau berantem sekalian aja jangan cuma Debat Omongan!"Ujar Sherryn menggebu-gebu.

Lah? Anak mau berantem kok malah di dukung?.

"Huh." Ujar Aldy dan Riyan saling membuang muka.

"Lah kok malah kalian yang pada marah? Bukannya gue ya yang harus marah?!" Ujar Sherryn mengernyitkan dahinya bingung melihat Aldy dan Riyan yang marah dengan tidak elitnya .

Ya ampun, kalian kan cowo Yan, di :v .

Masih tetap sama membuang muka.

"Huh, gue lagi yang ngalah. Oke , gini aja deh . Ayo adu Basket ama gue dua lawan 1 . Kalo kalian menang gue traktir di kantin sepuasnya . And kalo kalian yang kalah, Lo harus kerjain PR matematika gue yang tadi ditugasin Pak Hamzah !" Ujar Sherryn panjang lebar dan memutar bola Basketnya di atas telunjuk tangan kanannya .

Aldy dan Riyan yang mendengar kata 'Traktir sepuasnya' matanya langsung berbinar dan mengangguk antusias.

Matre bat kalian :v

"Wah boleh juga tuh, gue belum makan nih laper .. Gimana yan?" Ujar Aldy sekaligus tanyanya pada Riyan . Lah ngambeknya nggak jadi?

"Gue sih setuju -setuju aja ..." Jawab Riyan santai.

'Heh, siap-siap pusing lo ngerjain PR pak Hamzah!'Batin Sherryn menyeringai .

'Gue kuras dah dompet lo Ryn!' Batin Aldy menyeringai.

'Waduh, kalo gue kalah gimana ? Kepala gue bisa pecah nih.' Batin Riyan drngan raut muka takut.

Sherryn yang menyadari wajah Riyan yang pucat pun menyeringai senang.

Takut heh?

"Napa Takut Yan?" Goda Sherryn memantul-mantul kan bola basketnya ke bawah.

"E-eh nggak kok, ngapain gue takut!" Ujar Riyan mentutupi ketakutannya .

"We will see " Seru Sherryn melempar bola Basketnya ke atas.

Dan yah Kini permainannya telah berlangsung :)

Nggak usah di jelasin mainnya yah, gak penting juga kan?:).

Dan kini di akhir permainan, Aldy dan Riyan tepar tidak berdaya di bangku taman dekat lapangan Basket.

Sedangkan Sherryn? Ia mendekati Aldy dan Riyan sambil memegang bola Basketnya.

"Nyerah mas?" Ejek Sherryn dengan wajah menyeringai.

"Huh gila kalo gini caranya kita nggak bakal bisa kalahin Sherryn , Yan" Ujar Aldi mengusap kasar wajahnya melihat seringai kemenangan di wajah Sherryn.

"Iyah Di gue nyerah, cape bat !" Jawab Riyan memejam kan matanya lelah.

"Hadeh! Jadi cowo kalahan banget sih, Nih bukunya! Kalian kerjain ya ... Jangan sampe ada yang salah! Kalo ada yang salah 'Sret '" Ujar Sherryn melempar buku ke wajah Aldy dengan kata terakhir memperagakan telunjuknya ke arah tenggorokan .

"Hah, iya iya " Jawab Aldi lelah.

"Nah gitu dong.. Btw, gue ke kelas yah .."Ujar Sherryn meninggalkan Aldy dan Riyan.

Sherryn nggak sadar ya diliatin 'dia'?

'Em ini ya yang namanya Sherryn ? Cantik juga ...' Batin orang itu yang tak bukan adalah Andrey .

Tbc

-Ingat, Hati ini bukan Mainan. Aku masih ingin bahagia. Tolong, jangan dekati hati ini jika kamu tidak serius. Aku takut jatuh. -

Hai hai hai ??? Ada yang merasa jika ini dikit banget kah? Iya Aku juga merasa kok:(. Btw, Vot Commentnya yawh :D.

Salam Abang Andrey and Sherryn :)

-1045 kata-