" Apakah kita berakhir bahagia sekarang atau kita harus bersabar mengulangnya lagi dari awal? "
Imoogi
CHAPTER 4
(APA KAU ADALAH ORANG BERGHARGA UNTUKKU?)
CAST : PARK CHANYEOL(26),BYUN BAEKHYUN(21)
OTHER CAST : SM FAMILY
WARNING : TYPO, MECUM,GS,FLASHBACK
LET'S BEGIN
" nghh.. ah-.. faster babe" , desahan itu tercipta dari bilik room sebuah bar, mau tau siapa yang sedang mendesah ke payahan itu? mari kita lihat.
" Rasakan inihhh, PLAK .. PLAK.." bunyi tamparan dan benturan kulit beradu dari dua insan yang sedang asik pada kegiatan mereka masing-masing ,
si penampar kurang ajar ialah Park Chanyeol dan wanita yang sedang menjadi tawananya ialah Kim Seulgi .
" ah.. AGH...ehmm..jangan ter-Akh... shit" umpatan itu berasal dari mulut manis yang sedang di genjot secara brutal oleh seorang Park Chanyeol sementara si pelaku sedang asik menunggai wanita jalangnya sambil menusukan secara brutal batang kerasnya.
" Damn, Fuck... terus desahkan namaku,BITCH..PLAK..PLAAK.." desah Chanyeol yang merasa libidonya meningkat karena desahan dari jalangnya yang begitu menggoda membuatnya semakin bergairah untuk menghabisi wanita yang berada dalam kungkunganya ini.
" aghh... aku dekat chan.. ak- AGHHHH.. jangan terlalu cepat, SHIT... NGHH ...hhh" desahnya frustasi karena Chanyeol membuatnya begitu kepayahan wanita ini sungguh sangat menyesali menerima ajakan Chanyeol karena dia tidak menyangka, stamina Chanyeol begitu kuat mampu membuatnya lemas bahkan saat dirinya belum keluar Chanyeol terus memancing hasratnya dia begitu frustasi tidak dibiarkan keluar oleh Chanyeol.
" tidakhhh kau belum di izinkan keluar sekarang, kau harus memuaskan ku terlebih dahulu dengan tubuhmu ini" kata Si brengsek yang masih menusukkan batang beruratnya kepada lubang yang meremas-remas miliknya di dalam sana.
si wanita yang begitu sudah tidak kuat menahan hasratnya merasa perutnya melilit dan sesak karena cairanya sedari tadi tidak di biarkanya keluar pada akhirnya dia tidak kuat menahanya lagi dan membiarkan dirinya meledak perlahan-lahan hingga hangus dan tenggelam oleh gairahnya sendiri.
sementara Chanyeol makin bergerak brutal dan merasa dirinya semakin menegang di dalam sana, di saat yang sama cengkraman dari lubang itu membuat dirinya begitu terlena, saat wanita itu sampai dia segera mencabut batang kemaluanya dan membuat wanita itu mendapatkan orgasme nya yang panjang seperti tengah mengompol sekitar 3 menit.
" AH...nghhhh... Akhhh... hhhh...mmm"
"nghh...nghhh...nghh... hhhh"
"rgh...hhhh...hmmm" geramnya karena sangat menikmati pelepasanya yang sudah di tahanya sejam 2 jam lalu cairanya meluber kemana-mana hingga memenuhi selimut serta sprai yang berada di tempat tidur tersebut.
Chanyeol yang melihat adegan itu merasa sangat erotis juga perlahan mulai mengocok penisnya hingga menegang dan memuntahkan cairanya di badan wanita itu.
" nghhh.. hhhh... AHHHHHHHHH" . geramanya begitu mengerikan, dia begitu puas dengan permainanya karena begitu frustasi memdapatkan mimpi-mimpi aneh akhir-akhir ini yang mana setelah mendapatkan mimpi itu membuat ereksi selalu bangun di pagi hari dan membuat dirinya harus bermain solo untuk menenangkan adik kecil-...yang benar saja batang sebesar itu ka sebut adik.
" permainan mu luar biasa sekali" kata gadis itu dia sangat senang bsia membuat pria tampan ini mendapatkan kepuasaanya dia mengira pria tampan ini akan menjadi miliknya setelahnya namun sebelum angan-angan terlalu jauh pria itu langsung ke kamar mandi room itu dan segera membersihkan dirinya.
Seulgi menunggu dengans sabar pria yang membersihkan diri itu , dia mengira setelahnya akan terjadi hal-hal manis namun seakan sambaran petir yang membuat hatinya luluh lantah laki-laki yang sudah membersihkan diri yang sudah rapi memakai pakaian menyodorkan cek yang berisi beberapa nominal sambil berkata.
" terimakasih kau begitu memuaskan ku, ini ada sejumlah uang yang bisa kau pakai sebaikanya kau segera pergi dari sini", kata sosok besar itu seakan mengusir halus dirinya yang terpaku di tempatnya.
" jadi kau menggapku wanita jalang?" Seulgi masih terpaku di tempatnya.
" maksudmu?" , kata Chanyeol bingung tentu saja dia berpikir wanita ini memang wanita yang di jajakan oleh bar ini,karena wanita ini tadi dengan suka rela menariknya kesini jadi dia tidak salah.
" SIALAN! dasar lelaki brengsek, kau fikir kau bisa membayarku seenaknya kemudian pergi? aku tidak menerimanya!"katanya tiba-tiba kalap dan frustasi karena dia pikir lelaki ini akan luluh kepadanya namun dia salah-...sungguh malang nasibmu.
" cihh... menurutmu aku akan apa? mengajak mu memliki hubungan? jangan gila bitch" katanya kemudian melemparkan cek itu kemudian beranjak pergi dari kamar itu sebelum tangan di cekal oleh tangan lain.
"Park Chanyeol kau tidak bisa seperti ini padaku , KAU HARUS BERTANGGUNG JAWAB" katanya frustasi ,karena bukan ini yang dia harapkan.
" Bertanggung jawab?" kata Chanyeol bingung sambil menyeringai, kemudian dengan kasar menjambak rambut cantik itu
"ARghhh.. lepass,..." , kata Seulgi yang tiba-tiba merasakan sakit sekali pada bagian kepalanya.
" Dengarkan aku baik-baik karena aku hanya berbicara sekali BITCH! aku tidak akan pernah berfikir untuk bertanggung jawab karena malam ini, dan aku juga tidak menawarkan dirimu. kau sendiri yang melempar dirimu kepelukan ku jadi jangan beranggapan bahwa kau itu berharga, aku pun tidak sudi menanamkan benih berharga ku di lubang jalang seperti mu."katanya santai dan berusaha tenang sebelum melanjutkan kalimatnya.
"sebaiknya kau segera pergi atau aku akan menghabisimu!" katanya melepas kasar cengkraman tangannya di rambut gadis itu setelahnya gadis itu tersungkur dan menangis tidak menduga Chanyeol yang tadi begitu bergairah kepada sekarang amat marah.
"Hiksss... Kau akan mendapat Karma chanyeol! aku BERSUMPAH!" katanya frustasi. tapi Chanyeol sama sekali tidak mengidahkan teriakan yang tak penting itu dia berlalu begitu saja keluar dari ruangan itu dan ingin beranjak pulang karena demi apa dia ingin sekali menenangkan diri sekarang.
karena terlalu kesal dengan keadaan yang baru saja terjadi dia sampai tidak mengindahkan sapaan jongdae temanya yang pemilik bar itu.
" hey bro.. bagai-" belum selesai jongdae menjawab dia sudah di beri tatapan tajam dan menyeramkan membuat dirinya seketika bungkam dan mengetahui bahwa mood temanya sedang tidak baik-baik saja membuat dirinya hanya bisa diam terpatung.
CHANYEOL POV
sungguh ku pikir dengan menangkan diriku dan pergi ke bar membuat moodku berubah tapi rasanya aku salah moodku bertambah buruk karena wanita jalang itu sungguh membuatku kesal . memangnya apa yang dia harapkan dariku? ingin menjadi kekasihku? ya benar saja jalang sepertinya tak pantas menjadi terlalu terlarut dengan perasaan ku aku mengendarai mobil dengan kecepatan di atas rata-rata sambil membuka jendela ku karena aku butuh udara segar sambil melihat pemandangan malam kota seoul aku secara tidak sengaja melihat siluet seorang gadis bertubuh mungil dengan perban yang melilit di kedua telapak tanganya sedang menenteng beberapa kantong plastik belanjaan yang mana membuatnya meringis sesekali, semakin aku mendekat semakin pula aku memelankan laju mobil ku berusaha ingin mengetahui sosok itu.
semakin aku mendekat pada sosok itu aku akhirnya mengenali siapa wanita itu, yang itu adalah gadis kecil yang tak sengaja aku tabrak lusa lalu sepertinya dia sangat kesulitan menganggkat beberapa kantong plastik itu di tambah luka di telapak tanganya sepertinya belum sembuh total . membuatnya kesulitan seperti itu hatiku jadi sedikit tergerak ku pelankan laju mobil ku dan aku berhentikan tepat di depanya beberapa meter , dan setelahnya aku keluar mobil untuk menghampirinya.
CHANYEOL POV END
" hai sepertinya kau kesusahan, apa kau butuh bantuan" cicitnya perlahan mendekati sosok mungil itu dari belakang.
Baekhyun mendengar tawaran dari suasana di belakang sana kemudian menoleh dan terkejut ternyata sosok yang lusa lalu menabraknya disini dan menawarkan bantuan membuat matanya mencebik lucu.
sadar dari keterdiamanya baekhyun membuka suara, namun dia masih kesal karena kejadian minggu lalu sehingga sekarang dia merasa waktu yang tepat untuk memberi pelajaran pada ahjussi bodoh ini. karena dirinya Baekhyun harus memakai perban bodoh ini.
" YAK MAU APA KAU DISINI? PERGI KAU HYAAA... PERGI" , seketika Baekhyun menjerit dan memukul Chanyeol dengan kedua telapak tanganya yang di hiasi perban dan menurunkan kantong belanjaanya , dia ingin menghabiskan Ahjussi bodoh ini dulu , karena demi apa dia sangat kesal sekali dengan ahjussi ini.
" arghhh.. apa yang kau lakukan ,bocah". Chanyeol seketika melindungi dirinya karena tiba-tiba mendapat serangan mendadak di bagian perutnya dia begitu kesakitan karena demi apa pukulan bocah ini tepat mengenai ulu hatinya yang mana membuatnya jatuh tersungkur perlahan dan memegangi perutnya sambil berguling - guling
"Omo.. ahjussi kau tidak apa-apa" seketika Baekhyun panik karena tiba-tiba ahjussi bodoh ini meringis seperti menahan sakit, Baekhyun pikir pukulannya tidak terasa sesakit itu-..yang benar saja baek kau itu atlet hapkido .
sakit sekali"ringisnya karena tidak tahan dia terus memegangi perutnya, seketika itu membuat baekhyun bertambah panik.
" ajhussi maafkan aku.. ajhussi hikss... ahjussi maaafkan Baekhyun.. Ahj-" , karena terlalu panik Baekhyun tiba-tiba menangis karena takut ahjussi bodoh itu mati karena muka ahjussi itu sudah pucat Baekhyun sangat merasa bersalah seketika.
Chanyeol memikirkan omongan Seulgi tadi tentang karma dan seketika dia menyesalinya ,sungguh ini karma seperti ini sangat sakit sekali . tapi ketika dia mendengarkan isakan yang tiba-tiba lolos dari si kecil Chanyeol kembali tersadar dari lamunanya. dan juga panik
" yak, kenapa kau menangis bocah,rghhh... aishhh.. cepat bantu aku dan jangan menangis! kau sungguh menyusahkan..!" kata Chanyeol yang tiba-tiba membentak Baekhyun membuat nya semakit menangis dan berkaca-kaca karena Baekhyun tidak pernah di bentak seperti itu membuat hatinya menciut dan tidak bisa berkata apa-apa karena gemetar.
"hikkksss..Hikss" dia hanya bisa menangis sambil menunduk dan mulai meringkukan tubuhnya sambil terisak karena merasa bersalah.
sementara Chanyeol yang tiba-tiba mendengarkan isakan itu begitu memilukan berjalan tertatih mendekati si kecil.
" maaf bukan maksud ku membentakmu, sudah jangan menangis .. rghhh.. hmmm" katanya walau masih meringis merasakan ulu hatinya yang masih sakit.
" ahjussi.. Baekhyun maaf..huwaaaaaa" katanya tidak jelas tiba-tiba menjerit dan memeluk spontan laki-laki besar di depanya membuat tubuh Chanyeol limbung dan seketika mereka terjantuh ber dua dengan keadaan Baekhyun yang masih menangis serta Chanyeol yang masih shock atas sikap Baekhyun.
"sudah.. sudah jangan menangis ,hmmm" katanya pada akhirnya sadar akan keterpakuanya dan mulai melingkarkan kedua tangan panjangnya pada pinggang ramping itu.
" hikksss.." hanya ada isakan Baekhyun dan angin malam yang bertambah dingin menemani dua insan itu berpelukan di atas aspal trotoar. keadaaan jalan yang sepi sunyi tak membuat mereka takut.
sadar akan tindakan bodohnya Baekhyun langsung melepaskan pelukan itu,
"ma-maaf ahjussi Baekhyun ..." dia tiba-tiba tergagap karena dirinya merasa bodoh dengan tindakan spontanya.
" tidak apa-apa" kata Chanyeol mengelus surai panjang dan lembut itu.
Baekhyun kembali terpaku dengan mata yang melotot imut seperti puppy yang menggemaskan membuat Chanyeol bergumam dalam hati " imut sekali"
sadar akan keterpakuan mereka membuat Chanyeol sadar terlebih dahulu.
" Sebaiknya aku mengantar kau pulang, karena udara malam seoul tidak baik untuk anak seusia mu" kata Chanyeol dan bergeming mengambil kantong plastik yang tadi sempat di lupakan di jalan dan membawanya kedalam mobil dan segera menarik tangan Baekhyun untuk ikut masuk ke dalam mobil.
setelah beberapa saat melajukan mobil Chanyeol memberanikan diri menengok ke samping memperhatikan si kecil yang dia saja seperti itu,
si mungil sendiri masih bingung dengan keadaan ini dan hanya bisa diam tidak berani menengok kesamping , karena demi apa ini adalah pengalaman pertamanya berada dalam situasi seperti ini dalam 21 tahun hidupnya eksis di dunia. satu mobil dengan lelaki yang bahkan belum dia kenal namanya walau sudah ini ketiga kalinya mereka bertemu secara tidak langsung.
" Jadi, namamu Baekhyun aku benar?" Kata Chanyeol berusaha membuka suara karena sedari tadi si mungil diam saja, sungguh dia tidak tahan dengan situasi seperti ini.
"n-ne namaku Byun Baekhyun, hmm.. L-lantas siapa nama Ahjussi?" tanyanya takut-takut tak berani memandang sosok itu.
" namaku Chanyeol.. Park Chanyeol, dan umurku baru 26th aku tidak setua itu untuk kau sebut ahjussi bocah" katanya mengenalkan diri dan merasa tidak terima karena bocah ini sendari awal pertemuan mereka menyebut Chanyeol seperti itu. dia merasa seperti pedofil jika seperti itu,
" memangnya berapa usiamu Baekhyun?" tanya kemudian sambil berfokus pada kemudi
"u-umurku 21 th" katanya mengaku , membuat Chanyeol menganga yang benar saja paras nya tidak menggambarkan bahwa sosok ini sudah berumur segitu , sosok ini malah pantas di sebut anak smp dari pada gadis dewasa, oh dunia sungguh sudah konyol kata chanyeol memikirkan.
" apakah kau sedang berbohong padaku bocah? jangan mengaku dewasa padahal dirimu baru smp, kau tidak bisa membohongiku" kata Chanyeol yang merasa di bohongi.
" yak apa maksud mu ! aku memang berumur segitu" sunggutnya tidak terima yang dan segera menghadap pada si tersangka.
" Cih aku tidak akan pernah mempercayai mu"
" a-apa maksud mu? aku memang segitu dan berhenti mengataiku anak kecil dasar ahjussi bodoh " katanya menghadap Chanyeol dan mencebikan bibirnya imut.
" t-tapi ah sudahlah percuma berdebat dengan bocah seperti mu, dan berenti menyebutku ahjussi, DEMI TUHAN KITA HANYA BERBEDA 5th BAEKHYUN!"katanya kembali berteriak, namun teriakan nya kali ini membuat Baekhyun melotot imut.
yang benar saja? sosok besar ini baru berumur 26th? jadi siapa disini yang membohongi siapa, baru saja ingin protes namun tiba-tiba mobil berenti dan secara tak sadar mereka sudah sampai di depan pekarangan rumah sederhana Baekhyun.
" sudah sampai , sebaiknya kau segera bergegas " kata Chanyeol memberi tahu kemudian membuka pintu mobil dan memutar haluan membukakan pintu mobil untuk Baekhyun dan mengambil barang belanjaan Baekhyun,mengetuk rumah Baekhyun.
" Tunggu sebentar"kata ibu Baekhyun,
" kenapa kau lama sekali S-..OMO" kata ibunya membuka pintu dan tiba-tiba terkejut dengan sosok lain yang berada di depan Baekhyun.
" maaf Tuan, saya tidak mengetahui itu anda. Ma-a" cicitnya
" tidak apa nyonya , saya kesini karena mengantarnya pulang yang tidak sengaja tadi kami bertemu di jalan . dia keliatan kesusahan membawa barangnya jadi aku hanya membantunya" katanya menjelaskan.
" sayang kau tidak apa-apa? katanya panik yang melihat tangan Baekhyun agak membengkak" , sejujurnya tangan memang belum sembuh total
" hmm, tadi aku bertemu tuan park bu, jadi aku menumpang padanya" katanya menjelaskan dengan malas.
" terimakasih sebelumnya tuan park "katanya yang ingin segera beranjak dari situ tapi sebelum itu tangannya di cekal,
memutar tubuh itu tiba-tiba sebelum mengelus surai panjang itu dengan lembut dan menantap intenst dua manik brown yang seperti puppy menggemaskan itu,
" baiklah, selamat beristirahat. dan bisakah berjanji padaku untuk menemuiku besok?" katanya tiba-tiba spontan karena dia masih tidak rela berpisah dari pemandangan menarik di depanya.
" y-ya baiklah t-tuan, sekali lagi terimakasih" katanya merona parah dan tiba-tiba melepas cekalan tangan itu dan segera berlari kedalam dan masuk kamar.
ibu Baekhyun yang melihat pemandangan di depanya merasa butuh banyak penjelasan dari Baekhyun sebelum akhirnya menawarkan sang tamu untuk masuk namun segera di tolak oleh Chanyeol karena dia juga butuh istirahat untuk memperbaiki moodnya.
" Baiklah saya permisi Nyonya selamat malam" katanya pamit.
" hm. hati-hati di jalan tuan, terimakasih karena sudah mengantarnya pulang" kata ibu baekhyun dan menunggu pria park itu masuk ke mobilnya dan melajukan mobilnya.
CHANYEOL POV
setelah mengantar gadis itu kerumahnya aku terus memikirkan dia ya walaupun ku merasa pertemuan awal kami kurang baik tapi aku merasa pertemuan ku denganya memberikan sisi positif yang membuat jiwa ku tenang, karena terlalu larut dalam keadaan ini aku terus memikirkanya bahkan saat aku beranjak untuk membersihkan diri aku terus membayangkan sosoknya,bagaimana tubuh mungil itu begitu ramping dan bagaimana bibir tipis yang berwarna pink itu mencebik begitu menggemaskan, tanpa sadar suhu di kamar mandi yang semula hangat berubah menjadi panas, tanpa sadar ereksi ku perlahan bangun dan tanpa sadar pula tangan ku perlahan berselancar bebas pada batangku yang tegang dan mulai mengelusya secara perlahan membayangkan tubuh Baekhyun membuat tubuhku memiliki respon berlebihan aku mulai menambah tempo kocokan pada penisku .
"rghhh...nggh..nggghhh" aku membayangkan tubuh mungil itu telanjang,
"ngghh...ahhhh... nikmath sekali,B-Baek" tanpa sadar aku mulai menyebut namanya membayangkan bibir mungilnya memberikan blowjob dan itu mampu membuat diriku bertambah ereksi .
" ngghh..nghgg... kau pintar sayang, percapathhhh Baekhhhh" aku semakin intens menambah kocokanya, hingga perlahan tapi pasti aku semakin ingin meledakanya
"nghhh...nghhhh,.AHHHHHHHHHHH, Baekhyunhhhhh" karena terlalu cepat mengocok penisku sendiri aku sampai tak kuasa menahanya dan meledak sambil meneriakan nama nya.
setelah selesai dengan permainan solo ku aku menertawakan diriku betapa tubuh itu membuat ku kehilangan akal sehat, aku harus lebih mengenalnya, sepertinya dirinya sangat tidak asing seperti pernah melihatnya, seakan di dalam diriku begitu merindukanya, perasaan ini seperti tidak asing.
setelah selesai dengan ritual mandi ku aku benar-benar merapikan diri dan beranjak pergi kekasur ku karena aku sudah sangat mengantuk dan membutuhkan beberapa jam tidur berkualitas, namun beberapa saat setelah aku menutup mata ,
" Paduka Hanya milikku" , suara yang beberapa hari ini menganggu tidur ku dan sekarang dia kembali hadir lagi membuat ku merasa jenuh dan namun hanya bisa berpasrah untuk mengikuti teka teki ini.
CHANYEOL POV END
" hmm aku hanya milikku" katanya sambil mengeratkan pelukannya pada sosok mungil yang seperti sangat manja kepada dirinya, membuatnya selalu menahan hasrat untuk tidak menerkam makhluk mungil ini.
" coba katakan lagi" katanya belum puas
" aku milikku mu , Byun, oh tidak Aku milik permaisuri ku Byun Baekhyun-ku yang manis" katanya memberikan banyak kecupan kupu-kupu pada sosok yang dia dekap erat, ya mereka memang senang sekali menghabiskan waktu jika sang paduka pangeran sedang dalam wujud imooginya. karena tidak mungkin paduka pangeran berkeliaran sembarangan, bisa-bisa dia buru oleh warganya sendiri karena ada makhkluk besar setengah monster seperti ini.
" pangeran, a-apa suatu saat k-kau akan mencari istri u-untuk mendampingmu?" katanya yang tiba-tiba bergetar berusaha menanyakan pemikiran yang kembali mengganjal hatinya.
" hah.. sudah berapa kali ku bilang untuk tidak menguping pembicaraan orang bee?" katanya menghela nafas karena sebelum bertemu ayahnya di ruanganya tempo lalu dia sudah berpesan kepada si mungil untuk jangan mengikutinya karena dia tidak ingin ada salah paham semacam ini pada si mungil, sungguh jika menyangkut perjodohan gila yang selalu di usulkan ayahnya akan membuat chanyeol frustasi. bagaimana tidak, setelah menanyakan ini pasti Baekhyun nya akan kembali menjerit dan mulai merancau hal yang tidak-tidak dan itu membuat dirinya harus ekstra sabar untuk menenangkan si mungil hingga terkadang dia pun terbawa perasaan yang berakhir dia tidak bisa mengontrol emosinya dan mengatakan hal-hal kejam yang membuat dirinya dan si kecil kalap karena kesalahpahaman.
" t-tapi aku tidak sengaja lewat pangeran, ak-u tidak bermaksud mendengarkan",katanya dengan suara yang bergetar ketara sekali kalau sebentar lagi dia akan menangis,
" dan apa ku bilang untuk jangan menangis?" katanya kemudian meminta penjelasan
" a-aku tidak menangis, hiksss... ak-u ti-hikss...dak...hikss.. me...hiksss..ti..ddak..", dan damn! baru dia mengatakanya terkutuklah kau dewi menangis yang membuat Baekhyunnya sangat sensitif! , pada akhirnya dia harus kembali menjelaskan secara sabar pada si mungil ini hftt sungguh menyebalkan kan dewi menangis!
" berapa kali ku mengatakan bahwa aku tidak akan menikah dengan siapapun? jika aku sudah berbicara seperti itu aku tidak akan menikahi wanita lain selain wanita mungil ku ini, jikapun ayah tidak setuju denganmu yang akan menjadi istri ku, aku dengan sukarela melepaskan tahta ku dan k-" selalu saja setiap dia berusaha menjelaskan si mungil selalu saja memotong.
" jangan berbuat hal gila! kau bisa dalam bahaya! j-hikssss... jangan pernah mengorbankan apapun.. d-demi a-hikksss...ku p-paduka jangan.. hikss" katanya merasa sangat cengeng karena dirinya begitu sensitif soal pendamping hidup lelakinya kelak.
" apapun bee.. aku sudah mengatakanya padamu! dan berenti membahas ini, matamu sudah sembab seperti ini bee! demi tuhan ! berenti menangis sekarang atau aku akan menghukummu" katanya berusaha menenangkan si mungil walau sedikit mengancam.
" A-k...hiksss..tidak menangis...hh... ak...hikss... nghhh...hh" katanya masih terisak sembari mengeleluarkan desahan laknat karena apa? ya karena chanyeol bersungguhb-sungguh dengan ucapanya tentang menghukum baekhyun , ya hukuman yang akan membuat mereka terbang bersama dan membuat baekhyun kembali sadar bahwa hanya dirinya seorang yang di perlakukan seperti ini dengan chanyeol, ya hanya baekhyun seorang yang di sentuhnya secara lembut dan berakhir dengan dia melayang bersama baekhyun, melepaskan seleruh beban yang menyiksa karena terlalu banyak cobaan yang terkadang mereka sendiri merasa lelah menghadapinya dan hanya ini satu-satunya cara mereka meluapkanya.
tidak ada foreplay , chanyeol sudah tidak sabar menanamkan batangnya ke rumahnya yang selalu terbuka dan menyapanya dengan cengkramanya dan membuatnya selalu hangat hingga enggan melepaskanya sampai besok,
" akhhh...hhhhh..nghh..nghh.." desah baekhyun merasakan sakit dan nikmat bersamaan , dan dengan spontan mencengkram batang itu begitu kuat karena prostatnya di tumbuk sembarangaan,
entah penis chanyeol yang terlalu besar atau miliknya yang kecil. ketika batang itu menyapa dia seperti tertanam permanen di lubangnya seperti lubangya memang khusus di ciptakan untuk penis itu.
"rghhh.. hhh.. kauhhh selalu meragukanhhh ku Bee, makahhh dari ituhhh akuhh akan membuktikanya" katanya menggeram sambil menaik turunkan tubuh lemas itu.
Baekhyun yang sudah lemas akibat terlalu keras menangis di tambah sekarang kembali harus menerima hukuman seperti ini membuat dirinya tak berdaya dan pasrah , dirinya sudah tidak bisa berbicara karena sedari tadi prostatnya di hantam oleh benda tumpul dengan kepala nya yang berjamur membuat matanya memutar keatas hingga hanya berwarna putihnya saja yang tersisa.
"ngghhhh...nghhhh... a-pa...nghhh , janganhhh terlaluhhh cepathhhh..janganhhh..nghhh"dirinya tidak dibiarkan berbicara oleh chanyeol dia menumbuk baekhyun begitu cepat hingga dia merasa tiba-tiba batangnya di cengkram begitu kuat oleh baekhyun yang tiba-tiba sangat menegang
"nghhh...nghhhh...nghhh... a-ku..ngghhhh"
"nghhh..ah... pa-duka...Channn.. Nghhh.,AHHHHHHHHHHHHHH" dengan tiga tusukan terakhir mampu membuatnya meledakan cairan squirtnya yang begitu banyak mengaliri penis yang menegang di dalam itu dirinya begitu terlena dengan orgasmenya begitupula dengan penis yang kaku berada di dalam lubangnya yang perlahan mengelurkan banyak percum, dirinya yang masih menikmati orgasme sengaja mengengcangkan otot wanitanya agar prianya pun segera sampai.
chanyeol yang sedang mati-matian menahan diri agar dirinya tidak keluar pun juga sudah tak kuat menahananya karena dirinya begitu di cengkram kuat akhirnya memuntahkan semua spermanya mengisi kekosongan wanitanya dengan jutaan benihnya yang suatu saat akan membuahkan kehidupan baru di dalam wanitanya.
"rghhh...ngghhh...bee... ak-u..AHHHH,Baekk..nghhh" , sangat nikmat chanyeol bersumpah kali ini adalahnya yang ternikmat dari bercinta sebelumnya dirinya merasa begitu banyak menyeburkan spermanya ke dalam rahim si kecil, membuat dirinya begitu mengharapkan malaikat kecil yang lain secepatnya, karena dengan kehadiranya dirinya berharap ayahnya dapat berfikir untuk berhenti menjodohkannya dengan wanita tidak jelas di luar sana. dirinya hanya ingin baekhyun nya yang menjadi ibu dari anak-anaknya.
terlalu larut dalam kenikmatan , chanyeol merasa ada seseorang yang memberikan banyak kecupan pada permukaan wajahnya rasanya sangat hangat apalagi ketika tubuh mungil dan berisi itu memeluknya erat dan belum memutuskan kontak mereka , si mungil begitu menikmati pengisian yang begitu banyak memenuhi dirinya. dia yakin cepat atau lambat dia akan segera memiliki little park di dalam rahimya,
" aku yakin setelah ini kita akan memilikinya paduka" katanya sembari mengecup wajah kokoh itu . dan memeluk erat imoogi tampan itu.
" ya semoga dia cepat hadir di tengah-tengah kita",katanya mengelus perut rata itu dan mengamini semua ucapan si mungil
mereka saling mendekap erat setelah sesi hukuman itu tanpa melepaskan kontak intim mereka , tanpa sadar terlelap dengan posisi woman on top karena badan baekhyun yang memang mungil dirinya tenggelam dalam dekapan posesif itu. merasa nyaman dan aman karena selalu di lindungi oleh prianya yang kuat dia kemudian mencium bibir tebal itu dengan sayang dan kembali memejamkan matanya sambil mengucapkan.
" aku mencitaimu paduka, dimanapun dan apapun wujudmu"
terbangun tiba-tiba setelah menyaksikan kejadian aneh lagi di mimpinya membuat chanyeol merasa frustasi dia harus mencari tahu segera apa mimpi ini sebelum dirinya benar-benar gila!
" sebeneranya siapa dirimu? apa kau adalah orang berharga di kehidupan ku dulu?"
TE BE Ciiii...
holaaaa 3,7k ketikanku akhirnya aku bisa menyelesaiakan chapter ini, thanks for koment dan dukungan kalian semua .
aku akan berusaha lebih keras lagi! maaf di chapter ini nc semua T.T karena emang sebagian adegan motong nya nc, tapi nanti saat flashback akan aku ceritain detailnya gimana makanya bisa kejadianya nc terus, begh panas dingin sekali ngetik nc
salam chanbaek is real... muaaaahhh...
