SECRET MARIAGE

Chapter 6

Summary : Pernikahan adalah buah manis dari cinta,namun apa jadinya jika pernikahan itu berdasarkan keegoisan orang tua?

Pairing :HAEHYUK

Rate :T but can be M in the future,I'll warn ya

Gendre : romance,comedy,angs,fluff

Warning : kisah cinta klise namun tersirat nada segar ketika itu berhubungan dengan ,typos,mpreg?

Warning : tidak di baca ulang dan banyak typos,,I warn you already-too lazy to read n fix

Enjoy,

"Kami pulang~~"Ujar namja cantik membawa banyak tas bermerek kelas dunia di susul oleh suami dan besannya.

"Kenapa rumah ini sepi sekali?"Tanya Hanggeng suami namja cantik yang bernama Heecul sama bingungnya dengan istrinya.

Heecul dan Hanggeng baru saja pulang dari luar negri dan tak satu pun dari anak nya yang menyambut mereka?apa mereka masih tidur?

"Suami ku aku akan melihat ke kamar mereka ne"Ujar Heecul yang di balas dengan anggukan suaminya.

Heecul meletak kan oleh oleh untuk anak dan menatunya di meja ruang tamu dan bergegas menuju kamar anak dan menatunya, dia sungguh sangat rindu pada menantu nya yang menggemaskan di tambah lagi anaknya yang super dingin itu tak pernah membiarkanya berbicara dengan menantunya, alasanya Eunhyuk tidur, Eunhyuk makan, Eunhyuk belajar, cih! Dasar anak berdarah dingin! Hanya ingin menguasai istrinya sendiri.

"Omo mo!"Hecul mebelalakan matanya saat ia membuka pelan pintu kamar tidur Donghae dan Eunhyuk. Di lihat nya Eunhyuk dan Donghae masih tertidur dengan pulas, namun yang membuatnya terkejut bukan fakta bahwa mereka masih tertidur pada jam seperti ini, posisi tidur mereka lah yang membuat Heecul membelalakan matanya.

Donghae tengah mendekap Eunhyuk di pelukanya dan kepala Eunhyuk mendarat di dada bidang suaminya, sementara itu kaki Eunhyuk sempurna melingkar di pinggang Donghae, terlebih lagi Donghae tidak memakai atasan sama sekali. ya Heecul tau sekali jika itu adalah kebiasaan tidur anaknya namun kenyataan mereka sangat nyaman satu sama lain membuat senyuman merekah jelas di wajahnya.

Ini tak bisa di lewatkan, pelan pelan ia tinggal kan kamar mereka agar tak terbagun, segera ia kembali ke ruang tengah dan di peluknya suaminya yang masih memasukan barang bawaan mereka ke rumah.

"Omoo! Ada apa istri ku?kau kelihatan senag sekali, apa kau habis menganggu Eunhyukie?"Tanya Hanggeng yang mengaduh saat istrinya mencubit pinggang suaminya.

"Kau ini! Kau fikir kesenangan ku hanya mengganggu Eunhyukie saja!ah kau harus melihat ini suami ku, kau pasti akan terkejut, bawa kamera itu!"Perintah Heecul yang di patuhi dengan segera oleh suami nya itu.

"Omo!"

"Shhhttt! Kau tak mau membangunkan mereka kan suami ku? kita harus merekam nya, Kang in harus melihatnya, kasihan dia masih berkutat di luar negri sana"Ujar Heecul yang seraya merekam anak dan menantunya yang tengah tertidur lelap –masih dalam posisi berpelukan erat.

"Wah ini suatu kemajuan besar!" Ujar Hanggeng di sambut dengan anggukan antusias istrinya yang masih merekam video anak dan menantunya.

...

"Eunhyuk ah, apa kau bertengkar dengan Donghae?"Tanya Kibum terkejut ketika ia menemukan Eunhyuk telah tiba di ruangan kelas mereka, di sertai dengan anggukan Siwon-yang ikut masuk ke kelas Eunhyuk hanya untuk mendapatkan dosis "imut" nya namja berambut blond itu.

Pasalnya sangat jarang sekali melihat Eunhyuk tanpa mengekori Donghae. Bahkan Eunhyuk dengan ajaib nya sampai di kampus dan telah duduk dengan manis di ruangan kelas mereka, biasanya Donghae lah yang sibuk menyeret Eunhyuk ketika Eunhyuk ada kelas pagi, bahkan jika Donghae tak ada kelas sama sekali.

"Apa kau tak sengaja mencelakai ikan peliharaanya Donghae?"Tebak Siwon membuat Eunhyuk membelalakan matanya, tak percaya akan tuduhan yang di berikan hyung nya itu.

"Hyung!tidak seperti itu!"Ujar Eunhyuk pada Siwon, tiba tiba ia mengingat insiden pagi ini dan membuat mukanya memerah.

"Oooh! Kenapa muka mu memerah Eunhyukie?"Tanya Kibum yang mencolek pipi Eunhyuk membuat namja bersemu merah itu membelalakan matanya hampir membuat Siwon mimisan. Sungguh ia tak tahan dengan ke imutan Eunhyuk.

"lagi pula kenapa kau ada di sini Siwon ah?"Tanya kibum membuat Siwon kalang kabut tertangkap basah dan hanya bisa nyengir seraya pergi meninggalkan kelas mereka sambil melambaikan tanganya pada Eunhyuk yang mengerjap kan matanya heran, ia kembali menatap Kibum yang menatapnya seolah meminta jawaban akan pertanyaanya yang belum sempat di jawab.

"I-Ini hari ini terasa panas sekali, gerah"Ujar Eunhyuk seraya mengibas ngibaskan tanganya ke wajahnya seolah olah kepanasan yang semakin membuat Kibum bingung.

"Panas?"Tanya Kibum bingung, dia sendiri saja merasa dingin dan memakai jaket tebal, apa Eunhyuk demam lagi?

"Huh?"Eunhyuk memiringkan kepalanya saat Kibum menempelkan telapak tanganya di kening Eunhyuk berusaha mengukur suhunya.

"Tidak demam kok"Ujar Kibum tak mendeteksi hawa panas di dahi Eunhyuk

"Aku memang tidak sak-oh?"Eunhyuk mengerjapkan matanya ketika tiba tiba pandanganya menjadi gelap, seseorang melemparkan sesuatu di kepalanya hingga menutupi pandanganya.

"Pakai itu!"Ujar suara yang sangat di kenal Eunhyuk, buru buru Eunhyuk menarik benda yang menutupi kepalanya –yang ternyata adalah jaket tebal miliknya-

"D-donghae?"cicit Eunhyuk terbata, sungguh ia tak berani menatap pria yang tengah berdiri di hadapanya itu, sungguh tidak sanggup karna ia merasa malu.

"Pergi tanpa mengenakan jaket di cuaca sedingin ini apa kau mau kembali sakit dan membuat umma khawatir?"Ujar Donghae Dingin menatap Eunhyuk yang menundukkan kepalanya merasa bersalah.

"Pakai!"Serunya yang langsung di patuhi Eunhyuk, sebenarnya Donghae merasa tidak enak juga melihat Eunhyuk seperti ini, hanya saja kejadian tadi pagi sedikit membuat perasaanya tak menentu, terutama khawatir akan sikap Eunhyuk dalam menghadapinya.

Benar saja Eunhyuk seperti ingin menghindarinya, bahkan pagi ini dia berangkat ke kampus duluan dan tak memakai jaket di cuaca dingin seperti ini. bahkan tidak menyadari kalau Umma dan Appa nya sudah pulang. Bukanya Donghae peduli atau apa, hanya saja kan Donghae juga akhirnya yang repot mengantarkan jaket ke kelasnya!

"Kalian aneh"ujar Kibum yang dari tadi mempethatikan tingkah ganjil Eunhyuk yang seperti menghindari Donghae, tak biasanya Eunhyuk diam dan pasrah begitu saja pada perintah donghae, biasanya ia akan merengek atau sok manja agar Donghae berhenti memerintahnya dengan dingin.

"T-tidak terjadi apa-apa! Sungguh!"Ujar Eunhyuk panik membuat Kibum menaikan alis matanya curiga.

"Aku kan tidak menanyakan apa yang terjadi pada kalian, apa kalian melakukan hal yang seharusnya tak di lakukan?"Tanya Kibum menyipitkan matanya membuat Eunhyuk tersedak.

"Kibum ah, berhentilah mengganggu Eunhyuk"Ujar donghae menepuk nepuk punggung Eunhyuk yang terbatuk.

"Arraseo, ah aku pergi ke kelas Siwon sebentar, si bodoh itu malah membawa tas ku!"Ujar Kibum melenggang keluar meninggalkan Eunhyuk dan Donghae di kelas berdua. Eunhyuk seketika berubah panik, dia akan dari tadi berusaha untuk menghindari Donghae, tapi ini apa?Kibum penghianat itu malah meninggalkan nya bersama Donghae berdua saja.

"Berhentilah mengigit bibir mu seperti itu!"Ujar Donghae dingin, menghela nafas pelan ia kemudian mengambil kursi yang di duduki Kibum dan meletak kanya di depan Eunyuk dan duduk menghadap namja yang tengah menatap lantai tersebut.

"Lee Eunhyuk, berhentilah menghindari ku! Aku tau kau malu atas kejadian pagi tadi di mana kau men-"

"Haeee! Aku tidak melakukanya! Kau saja yang tidur dekat dekat dan-itu tidak sengaja.."

Donghae tertawa melihat Eunhyuk yang tak dapat melanjutkan kata katanya, sungguh Eunhyuk sangat imut dengan muka nya yang memerah.

"Sudah tak usah di fikirkan, itu hanya insiden kecil. Orang luar negri saja melakukanya sama seperti salaman"Ujar Donghae membuat Eunhyuk mendongakan kepalanya menatap Donghae.

"Be-benarkah?"

"Tentu saja, terlebih kejadian tadi pagi terhitung kecelakaan jadi tak perlu merasa malu"Ujar Donghae dengan muka datar.

"J-jadi Hae menganggapnya begitu?"Tanya Eunhyuk yang harusnya merasa lega,namun entah mengapa dadanya terasa sesak seperti ada tangan imaginasi yang meremas jantungnya.

"Tentu saja! Wae?apa kau tidak?apa kau menyukai ku?"Goda Donghae mendekatkan mukanya ke Eunhyuk, membuat Eunhyuk membelalakan matanya hampir pingsan karna jantungnya tiba tiba mencelos hebat.

"HAE BODOH! Sana pergi!nanti kau terlambat masuk kelas!"teriak Eunhyuk di sertai jeritan kesakitan Donghae yang lengan kirinya telah di cubit dengan sangat keras oleh Eunyuk.

"Auch! Arraseo! Arraseo! Aku akan pergi"Ujar Donghae menahan tawa dan sakitnya secara bersamaan, dia tau Eunhyuk telah kembali seperti biasanya, well cubitan di tanganya lah sebagai penanda bahwa Eunhyuk sudah mulai merasa nyaman kembali denganya.

"Donghae bodoh!"Gumam Eunhyuk menatap tajam punggung Donghae yang kemudian menghilang dari pandanganya saat namja yang tengah mengusap lengan nya yang sakit itu keluar dari kelas Eunhyuk.

"Bagaimana bisa aku menganggapnya seperti bersalaman jika jantungku berdetak kencang seperti ini"lirihnya seraya menekan dada kirinya meminta jantungnya untuk berhenti berdetak kencang sementara fikirinya kembali memutar kejadian tadi pagi.

Puk

Suara bantal guling yang terjatuh dari tempat tidur itu tak membuat dua namja yang tengah tertidur pulas di ranjang yang sama,berpelukan mencari kehangatan di sela sela tubuh masing masih tatkala hembusan angin pagi mengahmpiri tubuh tanpa selimut mereka.Salahkan Namja yang berbadan lebih kecil bernama Eunhyuk itu,menendang bantal dan selimut mereka dan berakhir di pelukan namja bertubuh atletis yang bernama Donghae.

"Mmmh..dingin"Eunhyuk bergumam dalam tidurnya meringkukan badanya memeluk badan kekar donghae.

"Hmm sini.."Ujar Donghae menyusupkan tanganya ke bawah tengkuk Eunhyuk menjadikan tanganya bantal untuk menyangga kepala namja berambut blond itu dan mendekap tubuh Eunhyuk lebih dekat dan erat hingga mereka berbagi kehangatan.

Puas dengan kehangatan yang di dapatkan mereka pun melanjutkan tidur mereka dengan tenang dan senyuman di bibir kedua namnja yang tertidur pulas itu pun terlukis dengan jelas di wajah mereka.

Kriiiiiingggg

Bunyi alarm sudah menadakan pagi telah tiba kedua namja yang tengah tidur sambil berpelukan erat di ranjang mereka pun mulai mengumpulan kesadaran mereka secara perlahan.

Eunhyuk,namja berambut pirang itu mendengus kesal,ingin rasanya ia membanting jam waker nya dan berteriak kencang namun apa daya sepertinya mulutnya tak bisa bergerak di karnakan ada benda kenyal yang tengah menyumbat bibirnya.

Mhh?apa ini?ujar Eunhyuk dalam hati nya masih memejamkan matanya,di cobanya untuk menggerakkan bibirnya sangat kenyal dan lembut seperti marsmellow,sangat kenyal.Tersenyum Eunhyuk mengulum ngulum benda kenyal yang ada di bibirnya berfikir dia masih di dalam mimpinya.

Sementara itu Donghae terjaga saat di rasakanya ada yang melumat bibir bawah nya dan betapa terkejutnya ia ketika di dapatinya Eunhyuk tengah mengulum bibirnya sambil tersenyum senang,masih dengan mata terpejam.Donghae terpaku melihat keadaan mereka dimana ia tengah memeluk erat Eunhyuk,apa mereka tidur seperti ini sejak tadi malam?fikirnya,Donghae menarik nafasnya tajam saat Eunhyuk semakin memainkan bibir Donghae.

Hei ia laki laki dewasa normal! Siapa yang tidak terpengaruh jika di stimulasi seperti itu?terlebih yang menyesap bibirnya bertampang imut seperti Eunhyuk.

"Hyuk b-mh bangun!"Ujar Donghae bersusah payah mengeluarkan kata katanya di tengah kuluman bibir Eunhyuk pada bibirnya.Dia harus segera membangunkan Eunhyuk jika tak ingin anggota tubuh lainya terbagun,badanya saja sudah mulai terasa panas.

Donghae memutar otaknya dan mendapat ide untuk tidur terlentang saja agar Eunhyuk melepaskan pelukan dan bibirnya,mendengus pelan donghae berbaring terlentang berharap pelukan Eunhyuk akan terlepas namun betapa terkaget nya Donghae ketika dengan mudahnya Eunhyuk terseret dan bahkan posisinya kini malah berganti Eunhyuk berada di atas tubuhnya masih asik melumat bibir Donghae.

Dengan erangan pelan Donghae bersusah payah untuk mendorong Eunhyuk,bukanya ia tidak kuat,hanya saja ia tak tega mendorong Eunhyuk takut Eunhyuk terbangun dan merasa malu atas perbuatan yang tak di sadarinya ini.

Cukup lama menahan akhirnya Donghae menyerah saja dan membalas lumatan Eunyuk lembut,sangat manis tersa bibir plump namja berambut blond tersebut,membuat darah Donghae berdesir,di pagut nya bibir Eunhyuk membuat Eunhyuk yang masih di alam bawah sadarnya mendesah pelan,cukup membuat Donghae tersadar akan apa yang di lakukanya sehingga namja yang bertubuh atletis tersebut menghentikan kegiatanya,merasa ini tidak benar.

Sementara itu Eunhyuk yang merasa marsmellow yang di kulumnya balik mengulum bibirnya tersadar,pelan pelan ia buka matanya dan wajah Donghaelah yang di lihatnya,ini pasti mimpi,di kerjapkan matanya dan masih di dapatinya Donghae.Di perhatikanya dengan seksama wajah Donghae yang begitu dekat denganya,begitu nyata,bahkan bibir mereka bersatu,lebih tepatnya ia tengah mengulum bibir bawah Donghae,ini begitu nyata.

"Seperti sungguhan"Ujar Eunhyuk menjauhkan wajah nya sedikit dari Donghae namun bibir mereka masih bersatu,di kecup nya bibir tipis itu lagi.

"Huh?seperti sungguhan"Ujarnya kembali masih belum tersadar sepenuhnya,sementara itu Donghae yang sedari tadi menahan napasnya akhirnya mendapatkan kembali akal sehatnya.

"Sudah puas menciumi ku?"Ujar Donghae Dingin membuat Eunhyuk membulatkan matanya,dengan tarikan nafas tajam kesadaran Eunhyuk mulai terkumpul dan betapa kagetnya ia ternyata yang di sangkanya marsmellow adalah bibir Donghae!

Dengan reflek Eunhyuk menjauhkan tubuhnya dari Donghae dan tanpa sadah malah berakhir dengan Eunhyuk duduk di tubuh Donghae.

"Omo! Apa yang telah ku lakukan?"Ujar Eunhyuk panic membuat Donghae harus bersusah payah menahan desahanya karna jujur saja Eunhyuk yang bergerak panic di atasnya sungguh tidak membantunya sama sekali untuk mengontrol anggota tubuh bagian bawahnya.

"H-hyuk! Bisa kah kau beranjak dari tubuh ku?"Ujar Donghae membuat Eunhyuk kembali membelalakan matanya dan beranjak dari tubuh Donghae.

"Hae apa?kenapa aku bisa ?apa yang terj-?"

"Apa masih kurang jelas?kau menyerang ku saat aku tertidur,mencium ku dan tidur di atas tubuh ku"Ujar Donghae menyeringai melihat Eunhyuk yang mukanya merah padam,sungguh imut seperti kelinci.

"A-aku tidak tau,aku fikir itu marsmellow..oh! lagi pula kenapa selimut dan bantal semuanya ada di lantai sebelah sisi mu?ini pasti kau yang lakukan,Hae kan suka kepanasan kalau tidur! Dan tentu saja aku kedinginan dan mengira Hae adalah bantal guling! Ini semua gara gara Hae! Dasar mesuuumm!" teriak Eunhyuk meninggalkan Donghae dan berlari ke luar kamar meninggalkan Donghae yang tercengang di tuduh begitu saja oleh Eunhyuk.

"Hei! Aku korbanya di sini!"seru Donghae frustasi tak terima atas tuduhan Eunhyuk,lihat saja ia harus mandi air dingin pagi ini,salah siapa menyerangnya seperti itu hingga anggota bawahnya juga ikut terjaga.

Sementara itu Eunhyuk yang telah mengurung dirinya di kamar mandi membasuh wajahnya berkali kali tak percaya atas apa yang di lakukanya.

"Kenapa aku bodoh sekali?ini sangat memalukan! Bagai mana ini?bagaimana aku harus menghadapi Donghae?malu sekali"rengeknya seraya mengelus dadanya berusaha untuk menenangkan degup jantungnya yang tak karuan.

...

"Ahh!iiiislhh! siapa suruh menjatuhkan selimut! Aku kan jadi malu!"

"Eunhyuk?kau yakin kau tidak apa apa?"Tanya Kibum yang kaget mendengar teriakan Eunhyuk di tengah keramaian kafetaria kampus mereka, untung saja kafetaria sedang ramai sehingga teriakan Eunhyuk hanya bisa di dengar oleh beberapa orang yang berada di meja sekitar tempat mereka duduk.

"Huh?anio, mian Kibum ah,aku h-hanya teringat sesuatu hahaha"Ujar Eunhyuk sambil menggaruk kepalanya yang tentu saja tidak gatal menghadapi Kibum yang menyipitkan matanya pada Eunhyuk.

"Entah lah,ku perhatikan sejak pagi ini kau sangat aneh hyuk"Tambah Kibum membuat Eunhyuk panic takut ketahuan.

"Oh Eunhyukie sudah istirahat juga?bukankah kelas kalian istirahat pukul satu?"Tanya Siwon yang baru tiba dan langsung mengambil posisi di sebelah Eunhyuk.

"Oh Siwon hyung, iya hari ini ada dosen kami yang tidak hadir"Ujar Eunhyuk sedikit lega Siwon datang tepat pada waktunya menyelamatkanya dari tatapan curiga Kibum.

"Oh begitu, sudah pesan makanan?"Tambah Siwon yang dibalas dengan anggukan Kibum dan Eunhyuk menunjuk makanan dan minuman yang tengah mereka makan.

"Ah ngomong ngomong mana Donghae?"Tanya Kibum yang hampir membuat Eunhyuk tersedak minumanya.

"Oh Donghae pergi menemani Eunseo, kalau tidak salah menemaninya ke mini market membeli jus kesehatan yang tak di jual di kantin ini"Jawab Siwon mengedik kan bahunya seraya memanggil penjaga kafetaria dan memesan makananya.

"Apa apaan itu! Apa tidak bisa pergi sendiri!"Dengus Kibum yang di amini Eunhyuk di dalam hatinya, entah kenapa Eunhyuk mendengar Donghae pergi dengan Eunseo membuat kupingnya terasa panas.

"Tumben sekali kau tidan minum susu strawberry?"Tanya Siwon yang di bals dengan senyum kecut Eunhyuk.

"Ne, sudah habis, sayang sekali"Ujar Eunhyuk sedih, Kibum yang melihat ini hanya bisa menepuk pelan punggung sahabatnya itu, turut prihatin.

"Oh! Ngomong ngomong bagaimana kabar Khyuhyun hyung?"Tanya Eunhyuk teringat pada orang yang di taksirnya itu.

"Kyuhyun baru saja pulang hari ini, sekarang dia sudah lebih baik"Ujar siwon

"Bagaimana kalau kita menjenguknya ke sana?"Tanya Eunhyuk yang dibalas dengan anggukan Siwon, ini merupakan kesempatan langka untuk berlama lama dengan Eunhyuk fikirnya.

"Ah, maaf aku tidak bisa, hari ini aku ada shif paruh waktu, mungkin aku menyusul saja nanti setelah shif ku berakhir"Ujar Kibum yang di sambut gembira oleh Siwon.

"Ya sudah tidak apa apa, Eunhyuk bisa pergi bersama ku saja, kasihan Kyuhyun"bujuk Siwon yang senang sekali melihat anggukan Eunhyuk.

"Iya, baiklah sehabis makan ayo kita ke sana"

"Call!"Teriak Siwon senang, sementara Kibum sibuk memandang sesorang yang baru saja masuk ke kafetaria, hal ini tak luput dari tatapn Siwon dan ia mengikuti arah mata Kibum, tersenyum penuh arti.

"Donghae ah! Ayo bergabung di sini!"teriak Siwon yang hampir membuat Eunhyuk kembali tersedak saat di lihatnya Doghae dan tentu saja Eunseo menghampiri meja mereka.

"Kalian sudah memesan makanan ya?oppa, kau mau pesan apa?"Tanya Eunseo seraya membuka kaleng minumanya yang ternyata sangat sulit.

"Tidak, kau saja yang pesan aku cukup minum ini saja"Ujar Donghae yang tersenyum tipis melihat reaksi Eunhyuk yang tentu saja di harapkanya.

"Kau melewatkan makan siang mu Hae?itu tidak sehat! Kau bisa sakit nanti"Ceramah Eunhyuk yang melupakan rasa malunya akibat khawatir pada Donghae yang hendak melewatkan makan siangnya.

"Kau sendiri tidak memakan makanan mu dengan lahap"Balas Donghae dingin menatap makanan Eunhyuk yang masih ada setengahya, sejujurnya dia agak sedikit senang meskipun Eunhyuk menghindarinya namun Eunhyuk masih peduli padanya.

"A-aku, itu karna tak ada susu strawberry.."Ujar Eunhyuk terhenti menyadari alasanya yang kekanakan. Donghae tersenyum tipis saat melihat reaksi Eunhyuk, sudah di duganya saat ia melihat mesin minuman kantin yang kehabisan stok susu strawberry pagi tadi, makanya ia pergi bersama Eunseo ke mini market sekalian membelikan Eunhyuk susu yang sangat di gemarinya itu.

"Kalau ada ini sudah cukup?"Tanya Donghae seraya menyodorkan sekotak susu strawberry pada Eunhyuk yang matanya langsung berbinar cerah.

"Ohh! Susu strawberyyyyyy,wahh gumawo Haee"ujar Eunhyuk menyatukan kedua tanganya siap menampung kotak susu yang ada pada Donghae, membuat Siwon ber" aww" ria melihat ke imutan Eunhyuk.

Donghae hanya tersenyum singkat dan merobek bagian atas kotak susunya, di ambilnya cangkir minuman Eunhyuk dan di tuangkanya cairan berwarna pink itu lalu di sodorkanya pada Eunhyuk yang tersenyum senang.

Eunseo yang melihat ini meremas kaleng minuman kesehatanya, sedari tadi ia susah payah membuka tutup kalengnya Donghae tak menawarkan untuk membukakan kalengnya seperti yang sering di lakukanya dulu, tapi pada Eunhyuk tanpa di minta malah ia membantu membukakan kotak susu Eunhyuk.

"Oppa, bisa tolong buka kan ini?"Ujar Eunseo menyodorkan kaleng minumanya pada Donghae membuat Eunhyuk menghentikan acara minum susu kesukaanya.

"Tentu"Ujar Donghae singkat mengambil minuman kaleng Eunseo dan membukanya dengan mudah dan menyerahkanya kembali pada Eunseo.

"Terimakasih oppa"Ujar Eunseo tersenyum senang seraya meminum minumanya sambil melirik Eunhyuk yang tengah meletakkan cangkir susunya, sepertinya kehilangan selera minumnya. Rasakan itu.

"Omo! Eunhyk ah! Lihat itu apa kau sengaja membuat kumis dari susu?omo!"Tawa Kibum pecah saat melihat Eunhyuk dengan bodohnya meninggalkan jejak seperti kumis di bibir nya, sontak Donghae dan Siwon melihat apa yang di tertawakan Kibum.

Olmana Olmana do noreul~

Irotge baraman bomyo honja~

OST drama korea secret garden terngiang di benak Siwon ketika ia melihat Eunhyuk yang hendak menghapus kumis susu nya dengan lengan bajunya, segera ia menarik tangan Eunhyuk yang sontak membuat Eunhyuk tertegun.

"Janngan! nanti kau bisa mengotori lengan baju mu!apa kau sengaja menggoda pria tampan seperti ku untuk melakukan ini?"Tanya Siwon berusaha mengikuti perkataan pemeran utama drama kesukaannya itu.

"Eh?melakukan apa?"Tanya Eunhyuk yang bingung dengan kelakuan hyungnya.

"seperti ini"Ujar siwon yang membelai pipi Eunhyuk dan mendekatkan wajahnya pada Wajah Eunhyuk hendak meniru adegan romantis di drama kesukaanya itu.

"Nah sudah bersih"Ujar Donghae tiba tiba menyeka Kumis susu Eunhyuk denagn jempolnya membuat Siwon terpaku adegan kesukaanya gagal oleh sahabanya yang dinngin itu. Hampir saja Donghae kehilangan nafas nya saat di lihatnya Siwon yang tengah membelai pipi Eunhyuk apalagi sepertinya ia hendak mencium Eunhyuk.

"Kau mengagalkanya Donghaeeeeee! Auch! Kenapa kau memukul ku Kibum?"Ringis Siwon setelah mendapat jitakan di kepalanya oleh Kibum.

"Kau saja yang mesum memanfaatkan kepolosan Eunhyuk!"Ujar Kibum membuat Siwon memajukan bibirnya.

"Aku kan hanya ingin besikap romantis saja, iya kan Eunhyuk?"Tanya Siwon pada Eunhyuk yang terlihat makin bingung tak mengerti dan hanya mengedik kan bahunya kembali menegak cairan kesukaanya itu.

"Oh! Ini sudah jam 2, Hyung ayo kita pergi"Ujar Eunhyuk menarik lengan baju Siwon yang membuat Donghae mengeryitkan keningnya.

"Mau kemana?"Tanya Donghae dingin

"Apa Hae mau ikut?Hae ada acara hari ini?"Tanya Eunhyuk berharap Donghae bisa ikut menjenguk Kyuhyun.

"Oppa, bukankah hari ini kita hendak ke toko piano aku benar benar membutuhkan mu untuk memilih piano yang bagus"Potong Eunseo yang di balas dengan anggukan Donghae.

"Ah, sepertinya Hae sibuk hari ini, ya sudah aku dan Siwon hyung saja yang pergi, Kibum bagaimana?"Tanya Eunhyuk menghawatirkan Kibum sahabatnya.

"Oh, aku langsung berangkat ke tempat kerja saja"Ujarnya tersenyum manis membuat Eunhyuk lega.

"Baiklah kalau begitu, well kami berangkat duluan,akan aku sampaikan salam kalian pada Kyuhyun"Ujar Siwon dengan semangat.

Sementara itu Donghae terpaku mendengar perkataan Siwon, jadi mereka hendak menjenguk Kyuhyun orang yang di sukai istrinya itu. Eunhyuk akan pergi mengunjungi Kyuhyun dan berangkat bersama dengan orang yang baru saja hendak menciumnya.

Cih! Peduli apa dia!

"Bukan urusan ku!"Gumam Donghae mendengus kesal menatap tangan Siwon yang merangkul bahu Eunhyuk. Tiba tiba saja rasanya ia ingin merobek robek tangan sahabatnya itu.

Entahlah.

...

...-TBC-...

Anyeong,,

Chap 6,,betapa sulitnya untuk posting hari ini,, jadi tolong reviewnya ya, sebagai penghibur hati,, trims