Kumagawa Naruto
Disclaimer: I don't own anything from naruto manga. But this fic is mine
Rate: T
Pair: Naruto x Shizuka
Warning : Typo, Alur Berantakan, Ide Pasaran (Maybe), OOC, OC, StrongNaru...GodLike
Summary : Hanya karena warna mata dan chakra yang berbeda dari anggota keluarganya dia dianggap aib bagi keluarga dan desanya, kini dia dibuang, diasingkan, tak dianggap. Namun setelah bertemunya dia dengan seseorang kini dia akan kembali dan membawa perubahan yang besar.
Oke dichapter ini saya buat full fighting (mungkin sih :p)
Chapter 7
Kini ujian Chunin tahap ketiga telah selesai, dari para peserta yang mengikuti ujian Chunin tahap ketiga tersebut telah didapatkan 12 peserta yang akan bertanding dalam dua babak, dari 12 peserta akan diambil 6 peserta dan dari 6 tersebut akan diambil 3 yang jadi pemenangnya. Dan inilah bagan dari mereka yang akan bertanding.
Naruto vs Neji
Ino vs Haku
Temari vs Shikamaru
Kankuro vs Shino
Gara vs Zaku ( Oto )
Menma vs Shizuka
Kini hari dimana pertandingan itu dilaksanakan telah tiba, seluruh warga dari berbagai desa telah berkumpul distadion Konoha tempat diadakannya pertandingan atau tepatnya ujian Chunin tahap keempat tersebut. Bahkan pemimpin dari desa Suna, dan Kirigakure datang untuk menyaksikan pertandingan pada ujian Chunin tahap keempat tersebut.
Seluruh tempat duduk atau tribun telah penuh oleh para penonton, mereka sangat antusias untuk menonton pertandingan pada hari ini. Bahkan banyak yang memasang taruhan bagi para genin yang akan bertarung, karena bagan pertandingan sudah keluar dan dipajang disetiap 10 meter didalam stadion tersebut. Dari kedua belas nama genin disana, Menmalah yang paling banyak dijagokan.
Sang Hokage keempat telah berdiri diatas tribun, dia dikawal sekitar enam anbu khusus, dan disamping kanannya ada juga Hokage ketiga, para petinggi klanpun tak mau ketinggalan mereka jga berada disana minus clan Uchiha. Para rokkie Konoha pun juga tak mau ketinggalan menonton pertandingan ini.
" Baiklah, seluruh genin yang akan bertanding silahkan masuk kedalam arena pertarungan.!" Jelas Minato dan kedua belas genin tersebut masuk dengan berjalan berjejer, minus Naruto yang dibantu Shizuka dan Haku karena matanya yang ditutupi, dan karena adanya Naruto stadion itu menjadi sangat riuh bisik bisik dari warga, karena mereka tahu dia adalah aib dari Konoha, namun dia kini berhitae atte Kirigakure.
" Bukankah itu aib desa ini?"
" Dia sekarang berada diKirigakure."
" Akhirnya desa ini bebas dari aib dan kesialan karena bocah itu sudah pergi."
Itulah beberapa bisik bisik dari warga desa yang sedang mengata ngatai Naruto yang dituntun Shizuka dan Haku tersebut. Sandaime, Shisui, Iruka, Hayate, Kushina dan Minato hanya bisa mengeram untuk menahan amarah karena mereka mendengar sumpah serapah dari para penduduk desa untuk Naruto.
" Jadi begini yang kau rasakan Naruto-kun."
" Kau benar benar orang yang sangat kuat dan tegar Naruto-kun"
Itulah isi dari batin dua orang yang sedang menuntun Naruto, mereka berdua sangat iba akan apa yang terjadi pada Naruto, namun mereka berdua juga sangat kagum akan kesabaran dari Naruto, bahkan mungkin jika mereka yang mendapatkan cacian seperti itu mereka mungkin akan berfikir untuk bunuh diri.
" Jadi ini yang kau rasakan Naruto, bahkan pahlawan dari Kirigakure tak dapat diterima didesa asalnya." Kini giliran Mei Terumi yang berkata dalam hatinya akan apa yang didapat oleh Naruto, telihat para Jounin dan anbu dari Kirigakure terlihat geram akan hal itu, karena Naruto telah dianggap adalah keluarga dari mereka para penduduk dari Kirigakure.
" Bocah kau benar benar kuat, aku mengaku kalah akan hal ini." Bahkan Zabuza yang terkenal akan keganasannya juga mengakui bahwa Naruto adalah bocah yang sangat kuat dalam hal yang namanya perasaan tersebut.
" Haahhh, baiklah Genma silahkan dimulai." Ucap Minato seraya menghela nafas dan dijawab oleh Genma, seorang Jounin yang tak bisa lepas dari yang namanya rumput, karena rumput yang digigit olehnya itu adalah sebuah ciri khas darinya.
Genma berjalan menuju arena pertarungan. " Baiklah, untuk genin yang bernama selain Kumagawa Naruto dan Hyuga Neji silahkan pergi menuju ruang tunggu, dan kedua genin yang aku sebut namanya silahkan bersiap." Ucap Genma, dan para genin selain mereka berdua berjalan menuju ruang tunggu.
" Hajar dia Hyuga, hajar aib itu !" Teriak salah satu warga dan karena teriakan tersebut memicu suara dari warga yang lainnya, sorak sorakan dari para warga untuk mendukung Neji dan mencaci maki Naruto.
" Kelihatannya geninmu akan melawan mantan geninmu dan juga seorang genin spesial dariku Hokage-sama." Ucap Mei tanpa menatap Minato yang berada disampingnya, dan dari kata Mizukage tersebut membuat Minato menoleh padanya. Dan tak hanya Minato Sandaime pun menoleh pada Mizukage.
" Spesial?" hanya satu kata yang keluar dari mulut Minato, dan juga ditambah anggukan dari Hiruzen yang juga ikut menatap Mei.
" Ya spesial, dia adalah seorang bocah yang sangat spesial bagiku dan bagi desaku." Jawab Mizukage yang membuat sebuah tanda tanya besar dari kedua Hokage yang berada disampingnya.
" Kalian berdua akan mengetahuinya dipertandingan ini, bahkan seorang Hyuga yang digadang gadang memiliki pengelihatan 360 derajat pun tak akan berkutik dihadapannya seorang Kumagawa Naruto." Ucap Mizukage yang menambah penasaran dari Hiruzen dan Minato.
Kembali kearena, Genma kini berdiri dengan menatap kedua genin tersebut. Neji sudah siap dengan kuda kudannya, sedangkan Naruto hanya berdiri biasa. Karena merasa kedua belah pihak sudah siap, Genma memulai pertandingan tersebut." Hajime!"
" Menyerahlah kau Naruto, takdir telah memilihku untuk menang melawanmu!" Teriak Neji memprovokasi Naruto, namun yang didapat hanyalah wajah datar dari Naruto.
Naruto berlari dengan kecepatan seorang Jounin yang sukses membuat semua yang melihatnya terkejut minus warga Kirigakure. Neji sudah bersiap akan hal yang terjadi. Naruto melakukan sebuah tendangan kaki kanan pada Neji yang mengarah pada wajahnya, namun tendangan tersebut dapat ditepis Neji dan dibalas dengan sebuah pukulan mendatar dari Neji menuju perut Naruto dan-
TAK
Pukulan dari Neji ditahan dengan sarung pedangnya yang diarahkan dengan tangan kirinya, Naruto berputar kekanan dan telah siap dengan pukulan yang akan dilayangkannya dengan tangan kanannya, dan lagi lagi dapat ditahan oleh Neji, tak mau membuang kesempatan Neji menggegam tangan Naruto dan melakukan pukulan tangan kiri. Namun dengan cepat Naruto bersalto kebelakang untuk menghindari pukalan dari Neji tersebut.
Dalam posisinya sekarang Naruto berada diatas Neji dan menuju kebelakangnya, dalam posisi tersebut Naruto melayangkan tendangan dua kaki nya pada tengkuk dari Neji, namun karena Byakugan yang dimilikinya dia dapat melihat Naruto dan dengan cepat Neji melakukan antisipasi dengan menundukan badannya, karena tendangan dari Naruto gagal dia akhirnya bersalto kebelakang.
Naruto mengeluarkan tiga buah kunai dari kantong Ninjanya dan melemparkannya.
Kunai Kagebunshin no Jutsu
Tiga kunai tersebut berubah menjadi puluhan kunai yang melesat menuju Neji, tak mau mengambil resiko Neji bersiap dengan kuda kudanya.
Hakkesho Kaiten
Neji berputar dengan cepat dan dia menghalau atau tepatnya menahan semua kunai yang dilemparkan oleh Naruto, setelah berhenti kini Neji berdiri ditengah tengah sebuah kawah kecil dengan lebar 1,5 meter yang tercipta akibat jutsunya yang baru saja dikeluarkan.
" Kenapa Naruto malah meladeni pertarungan Taijutsu melawan Hyuga itu?" Ucap lirih dari salah satu anbu Kirigakure.
" Mungkin akan ada sebuah kejutan darinya." Ucap Mizukage sekenanya, dan sukses membuat semua yang ada disana menatapnya namun tak dihiraukan oleh sang Mizukage
" Menyerahlah Naruto, kau tak akan bisa mengalahkan seorang Hyuga sepertiku!" Teriak Neji dan mendapatkan teriakan dari seluruh penonton.
Naruto tak menjawab namun berlari lagi menuju Neji dengan kecepatan yang sama, mereka akhirnya beradu Taijutsu kembali, dan karena sebuah tendangan yang didapat Naruto dari Neji membuat Naruto sedikit terhuyung Neji tersenyum atau tepatnya menyeringai karena Naruto dalam jarak serangannya.
" Di-dia akan menggunakan Hakke Rokujuyon Sho?!" Ucap salah satu warga dengan clan Hyuga dan karena kuda kuda tersebut seluruh warga dengan clan Hyuga terkejut.
Hakke Rokujuyon Sho
" Dua pukulan, empat pukulan, delapan pukulan, enam belas pukulan, tiga puluh dua pukulan!" semua pukulan tersebut telak mengenai Naruto dan dia terlempar menuju dinding yang berada diarena tersebut dan membuat asap yang menutupi tempat tersebut, semua yang ada disana terkejut, tak terkecuali Hokage keempat dan ketiga.
" Genma-san, cepat umumkan siapa pemenangnya!" Teriak Neji dengan sikap arogannya.
" Pemenangnya adalah Hyu-" Belum selesai Genma berbicara dari balik asap tersebut muncul Naruto yang berjalan perlahan menuju tengah arena, saat dia keluar dari asap dia terlihat sangat kotor akan debu debu disana.
" a-apa ya-yang ter-terjadi?!" Ucap salah satu warga clan Hyuga, Hiashi Hyuga mengaktifkan Byakugannya dan terkejut bukan main.
" Cha-Chakranya ke-kembali seperti semula?!" Ucapnya terkejut dan seluruh clan Hyuga mengaktifkan Byakugannya dan semua terkejut bukan main akan hal tersebut. Neji pun tak kalah terkejut dan bersiap siap dengan kuda kudanya, tek lupa dia mendecih tidak suka akan hal itu.
" KAAUUU!" Teriak Neji dengan memberikan penekannan pada katanya.
" Seorang dengan mata yang dapat melihat 360 derajat ya-" Ucap Naruto datar seraya melepas ikatan dari kain penutup matanya, setelah terlepas ikatan tersebut Naruto mulai menarik secara perlahan kain tersebut dan terbukalah.
" Dan bagaimana jika kau melawan sebuah mata dewa!" Teriak Naruto dan memperlihatkan kedua bola matanya yang berwarna merah dan hitam yang dikombinasi menjadi seperti pola berbentuk Riak ditengah tengah bola matanya terlihat bentuk segitiga hitam.
" Ma-mata i-itu, mata yang berbeda saat dia lahir." Ucap Minato terkejut melihat bola mata Naruto yang berubah menjadi seperti sekarang, Mizukage pun terkejut akan hal itu karena dia tak tahu seperti apa bola mata dari Naruto, semua yang menonton terkejut akan hal itu. Namun Naruto hanya menyeringai.
" Mari kita menari genin Konoha." Ucap Naruto yang mengeluarkan empat buah kunai dan melemparkannya pada Neji.
Kunai Kagebunshin no Jutsu
Neji kembali memasang kuda kudanya, dan mulai berputar walau kunai kunai tersebut belum sampai padanya, namun tanpa diketahui Neji, Naruto telah selesai merapatkan handsealnya.
Fuuton : Daitoppa
Naruto mengeluarkan jutsu miliknya, semua kunai yang dikeluarkannya melaju semakin cepat, sedangkan Neji masih berusaha menahan laju angin yang menuju padanya, namun karena kuatnya angin yang menuju padanya dia terpental dan kunai kunai yang dikeluarkan Naruto melesat cepat menujunya.
" Arrrgghhh!" beberapa kunai sukses menusuk Neji, Neji kini masih berusaha berdiri lagi.
" Ka-kau tak a-akan bi-bisa mengalahkanku!" Teriak Neji pada kata terakhirnya, dia berlari menuju Naruto dengan kecepatan Chunin, Naruto hanya memasang wajah datar miliknya seraya menatap Neji dengan lekat lekat.
BRUK
Neji terjatuh, semua yang melihat kejadian itu hanya dapat terkejut dan bingung, karena Neji terjatuh tanpa ada penyebab yang pasti.
" Apa yang terjadi ! Kenapa tubuhku tak dapat digerakan !" Teriak Neji dengan posisinya yang masih tengkurap dan kepalanya yang menghadap kekiri tepat menuju para petinggi petinggi desa menatapnya bingung.
" ada apa dengannya?!"
" apa yang terjadi."
Itulah riuh riuh penonton yang melihat Neji jatuh tanpa sebab yang pasti. Naruto berjalan mendekati Neji dengan santainya, dia menarik pedang miliknya keluar dari sarungnya, setelah sampai disamping Neji, Naruto menempelkan sisi tajam dari pedangnya pada leher Neji.
" Genma-san, kenapa kau diam saja?" Tanya Naruto seraya menatap Genma yang kini matanya membulat dan rumput yang selalu digigitnya terjatuh.
" Pe-pemenangnya Kumagawa Naruto!" Teriak Genma yang sembuh dari keterkejutannya. Tak ada tepuk tangan, tak ada sambutan riuh, semua penonton hanya menatap Naruto terkejut.
" Apa yang kau lakukan padanya aib desa !" Teriak salah satu warga disana.
" Ya benar.!"
Sahutan dari warga yang lainnya terdengar mendukung warga yang berteriak pertama kali tersebut. Kini setadion ramai oleh suara caci makian dari para warga desa pada Naruto, dan Naruto hanya berdiri tenang seraya menggunakan penutup matanya kembali.
" DIAMM!" Teriak Hiruzen dan sukses membuat seluruh warga terdiam saat itu juga.
" Naruto, apa yang kau lakukan pada Neji tadi?" Tanya Minato seraya menatap Naruto dari atas tribun.
" Seorang Ninja, tak akan memberi tahukan kekuatannya pada siapapun juga, termasuk kau Hokage-sama." Ucap Naruto dengan nada datarnya dan berjalan pergi menuju tempat beristirahat.
" Haahhh, baiklah" Ucap Minato menghela nafasnya. Naruto berjalan menuju ruang istirahatnya.
" Selamat atas kemenanganmu Naruto-kun" Ucap Shizuka pada Naruto dan dibalas dengan senyuman dari Naruto.
" Arigatou, oh ya Shizuka-chan dimana Haku-nee?" Tanya Naruto yang tak merasakan ada Haku disekitarnya karena Gasu Gasu no Mi miliknya.
" Dia kini bertanding Naruto-kun, apa kau mau menontonnya?" Tanya Shizuka pada Naruto seraya menatap wajah Naruto yang ditutupi oleh kain dibagian matanya.
" Tak usah Shizuka-chan, Haku-nee pasti menang, dia mantan missing-nin rank-A lho." Ucap Naruto yang membuat Shizuka sedikit tersentak kaget.
" Benarkah Naruto-kun?" Tanya Shizuka memastikan seraya menatap Naruto menginginkan penjelasan.
SKIP
Kini pertandingan terakhir akan dilaksanakan antara Shizuka melawan Menma, mereka berdua kini sedang berdiri saling hadap menghadap. Genma yang melihat mereka berdua sudah saling memasang kuda kuda kini bersiap pula.
" Hajime!" Ucap Genma dan ditanggapi oleh berlarinya Menma menuju Shizuka, Menma melancarkan serangan tinju tangan kanannya, namun dengan mudah serangan tersebut ditepis oleh Shizuka dengan tangan kanannya juga, karena serangannya gagal Menma mengerakan kaki kirinya untuk menyerang Shizuka kembali, dengan sigap Shizuka menepis tendangan dari Menma dengan menahannya dengan kaki kirinya.
Tak mau jika hanya melakukan defense saja, Shizuka melancarkan serangan dengan menendang bagian dada dari Menma dengan kaki kirinya, namun karena Menma sudah terlatih serangan tersebut ditahannya dengan menangkap kaki Shizuka dengan kedua tangannya, Menma menyeringai begitu pula Shizuka dan itu membuat Menma bingung.
Kebingungan Menma akhirnya terjawab dengan melompatnya Shizuka dengan kaki kanannya, dan dengan cepat Shizuka menendang kepala Menma pada bagian kirinya, Menma sedikit terhuyung kebelakang, tak mau menyianyiakan kesempatan, Shizuka bangkit dari terjatuhnya karena menyerang Menma tadi, dengan cepat sebuah tendangan keras telak terkena pada Menma.
BUGH
POFT
Shizuka terkejut bukan main, karena Menma berubah menjadi sebatang kayu, tak sampai sepersekian detik Shizuka merasakan rasa sakit pada punggungnya dan terlempar menuju arah depannya, namun Shizuka masih dapat berdiri dengan sempurna dan kemudian menatap menuju Menma yang berdiri dengan tegap walau pada bagian wajah sisi kirinya memerah karena tendangan darinya tadi.
Menma berlari lagi dan melemparkan sebuah kunai yang baru saja diambilnya dari kantong ninja miliknya dan dengan sedikit tenaga dia melemparkannya pada Shizuka, Shizuka menghindar dengan memiringkan badannya menuju kirinya namun disana sudah ada Menma yang melancarkan serangan dengan tangan kanannya.
BUGH
Bukan Shizuka namun Menma yang terlempar menuju atas karena Shizuka dengan cepat memposisikan tubuhnya dengan terlentang diatas tanah arena tersebut, dan dengan cepat pula dia menendangkan kedua kakinya pada tubuh Menma pada sisi kiri tepatnya ditulang rusuknya dengan sedikit tambahan chakra pada kedua kakinya.
Tak mau membuang waktu, Shizuka merapatkan handsealnya sedangkan Menma yang masih melayang mulai kembali lagi konsentrasinya yang sebelumnya menghilang, dengan cepat juga Menma membuat handseal berbentuk plus dengan jari telunjuk dan jari tengahnya dari kedua tangannya.
Kagebunshin no Jutsu
Menma mengambil resiko, kedua buah clon yang persis seperti Menma mucul, dan dengan tenaga keduanya clon tersebut melemparkan Menma menuju arah Shizuka yang kini handsealnya hampir selesai, Shizuka yang tahu akan adannya bahaya Shizuka menghindar dan gagallah handseal yang dia buat tadi, dan dengan sigap pula Shizuka melompat mundur.
Namun tak sampai situ saja serangan dari Menma, otaknya yang bisa dibilang cerdas karena keturunan dari Minato dia dengan cepat membuat strategi dalam keadaan mendadak walau itu tak begitu sempurna, Menma berlari menuju Shizuka dan melakukan tendangan kaki kanannya, Shizuka menghindar namun dari arah atasnya datang clon dari Menma yang tadi belum menghilang, namun bedanya ditangan kanannya ada sebuah bola chakra yang berputar cepat.
Shizuka terkejut, dan akhirnya-
BUMM
Asap tebal tercipta akibat tabrakan dari jutsu Menma dengan tanah, dan ternyata Shizuka telah menghilang atau menghindar dari serangan tadi dengan cara memiringkan badannya dan melakukan sebuah sikutan pada perut clon Menma tadi, Shizuka melompat menjauh dengan sedikit terengah engah karena faktor fisiknya tadi.
Ditribun penonton semua penonton menatap pertandingan itu dengan antusias, ini pertama kalinya anak dari seorang Hokage bertanding, mereka hanya menganggap Menma sajalah anak dari Minato dan Kushina, sedangkan Naruto? Tak perlu diragukan, mereka masih menganggapnya sebagai aib desa mereka
Disisi lain dari tribun penonton, Naruto dan Haku menyaksikan acara tersebut dengan tenang, mereka tahu Shizuka tak mengeluarkan seluruh kekuatannya dan mereka berdua tak tahu apa alasannya.
" Haku-nee, apa menurutmu Shizuka-chan mengeluarkan seluruh kekuatannya, bahkan saat sparing melawanku dia sempat membuatku kesulitan?" Tanya Naruto yang masih bingung atau ragu akan pemikirannya akan pertandingan yang mereka berdua saksikan didepannya.
" Kau tahu Naruto-kun, bahkan aku juga sempat kalah melawannya saat sparing waktu itu, dia wanita yang kuat dan aku tahu jika dia tak sungguh sungguh akan pertandingan ini, namun aku tak tahu alasannya." Jawab Haku tanpa mengalihkan pandangannya pada arena dimana Shizuka dan Menma bertanding.
" Dia ingin kau melawan Menma, Naruto." Terdengar sebuah suara yang berada disamping kanan dari mereka dan disana terdapat Shikamaru, dan Chouji yang berdiri seraya menatap arena yang sama seperti mereka berdua.
" Shika?"
" Kau tahu Naruto, menurutku Shizuka-san ingin kau menyelesaikan masalahmu dengan keluargamu dengan mempertemukanmu dengan adikmu sendiri, walau dia tahu dan dia percaya padamu dan dia juga tahu kau yang akan menentukan jalanmu sendiri dengan melawan adikmu sendiri." Jelas Shikamaru dengan wajah malasnya, dia masih tetap menatap arena tersebut disamping sang sahabatnya yang sedang mengkerutkan dahinya pertanda dia sedang memproses percakapan dari Shikamaru.
" Kau masih tetap cerdas seperti biasa nanas." Ucap Naruto dengan sebuah senyuman terpampang dibibirnya, Shikamaru hanya mendengus dan mengeluarkan trademark miliknya, Chouji tersenyum akan kedekatan dari mereka sedangkan Haku dia hanya sedikit terkejut akan Naruto yang tersenyum tulus penuh arti pada orang lain selain warga Kiri dan Shizuka.
Kembali kearena, Shizuka yang berdiri terengah engah dengan menatap Menma tajam, sedangkan Menma dan seorang clonnya berdiri dengan gagah walau nafasnya sudah tak teratur sama sekali, dengan sekali lagi Menma membuat Kagebunshin, namun kini dalam jumlah yang bisa dihitung banyak, Shizuka yang sedikit terkejut akan hal tersebut dia berfikir keras. Saat dia berfikir sebuah suara terngiang ditelinganya, dan itu suara dari Naruto.
" berputarlah dengan indah Shizuka-chan" Itulah kata yang beberapa hari lalu diucapkan Naruto saat mereka berdua sedang berlatih disebuah trainning groud diatas patung parah Hokage.
Dengan cepat seluruh bunsin milik Menma berlari menuju Shizuka begitu juga dengan Menma yang asli, dan kini Shizuka memposisikan tubuhnya untuk membuat sebuah kejutan pada Menma.
Enbu Ni no Dan
Shizuka mulai berputar, semakin cepat dan semakin cepat sampai dia dapat mengudara, seluruh bunshin dari Menma terhenti tak berselang lama ratusan kunai melesat menuju kesegala arah, bahkan Genma yang seorang wasit dari pertandinga itu harus melompat menuju teribun penonton karena dia hampir terkena serangan mematikan tersebut.
POFT
POFT
Kini semua bunshin dari Menma telah hilang dan tak ada yang tersisa, namun disana tak ada sosok asli dari Menma, Shizuka yang terhenti menatap kesegala arah untuk mencari dimana Menma yang sesungguhnya, dia melihat keatas namun tak ada disana dia mencari dan menemukan sebuah fakta.
" Bawah!" Shizuka melompat namun terlambat, sebuah pukulan keras tepat mengenai dagu dari Kunoichi Kirigakure tersebut, dia terlempar cukup jauh dan pingsan walau dibuat buat olehnya agar dia kalah dan berharap Naruto dapat melawan Menma dipertandingan final nantinya.
" Pemenangnya Namikaze Uzumaki Menma!" Teriak Genma yang kembali menuju posisinya yang sebelumnya, stadion tersebut bergemuruh karena teriakan dari ribuan warga yang menyaksikannya.
Shizuka ditandu menuju ruang penyembuahan dan disana sudah terdapat Naruto, Haku dan Shikamaru yang berdiri menunggu Shizuka yang kini telah siuman atau memang tak benar benar pingsan.
" Apa tujuanmu sesungguhnya Shizuka-chan?" Tanya Naruto pada Shizuka, Shizuka mengambil posisi duduk dengan wajahnya yang tertunduk menandakan dia takut.
" A-aku ha-hanya ingin Naruto-kun membuktikan pada desa ini bahwa Naruto-kun tak pantas dihina dan menunjukan siapa sesungguhnya Kumagawa Naruto itu!" Ucap Shizuka yang diawali dengan sedikit gagap dan diakhiri dengan beberapa liqud bening menetes dari pelupuk matanya.
GREP
" Arigatou Shizuka-chan, kau dan seluruh warga Kirigakure dan seluruh manusia didunia ini adalah keluargaku selain mereka yang menghinaku, aku akan melakukannya Shizuka-chan dan Haku-nee juga Shizuka-chan jangan halangi aku jika memang aku akan berhadapan dengannya." Naruto memeluk Shizuka erat dan mengeluarkan beberapa kata kata yang bisa disimpulkan bahwa dia kesepian.
" Mendoukusai, ayo kita lihat susunannya" Ucap Shikamaru yang sukses membuyarkan acara tersebut.
Ditribun para petinggi desa Minato berdiri menuju tribun tertinggi. " Baiklah, kini kita tunggu pertandingan final dari keenam ninja yang akan bertanding kembali, waktu istirahat untuk mereka selama tiga jam, dan inilah susunan dari pertandingan tersebut.!" Jelas Minato seraya menujuk sebuah layar yang mengacak nama disana.
JDER
Minato, Kushina, Shisui, Hiruzen, dan Menma benar benar terkejut akan susuanan disana.
Kumagawa Naruto VS Namikaze Uzumaki Menma
Yuki Haku VS Sabaku Gara
Shikamaru Nara VS Aburame Shino
" Minato, apa tak bisa susunan itu diganti aku mohon Minato, aku tak mau melihat anak anakku bertarung disini!" Teriak Kushina yang berlari dan memeluk Minato.
" Ti-ti-tidak Ku-Ku-Kushina." Minato menjawab tergagap, pasalkan apapun yang keluar disana akan tetap seperti itu, dan itulah perjanjian dari rapat.
" Tidak mungkin, bilang kalau ini memang mimpi, jawab aku Minato ini mimpi buruk kan jawab!" Teriak Kushina yang sangat sangat terlihat ketakutan disana.
" Biarlah Kushina, mau bagaimana lagi memang inilah takdir dari Kami-sama." Ucap Hiruzen dan dijawab dengan berlarinya Kushina menuju ruang dimana para peserta ujian tahap keempat beristirahat.
Diruang istirahat, terlihat Kushina yang berlari menuju ruangan tersebut dengan sangat tergesa-gesa, terlihat Kushina menanggis dengan wajah yang memerah.
" Menma! Menma dimana kau Menma!" Kushina berteriak seperti orang gila, dia berteriak dengan sangat sangat keras bahkan seluruh orang yang ada diruangan tersebut sangat terkejut karena teriakan keras dari Kushina itu.
" Tenang bibi Kushina tenang ad-"
" Bagaimana aku bisa tenang Ino, Menma akan bertanding melawan kakaknya sendiri didalam ujian ini, aku tidak bisa tenang Ino hiks hiks" Ucap Kushina yang disusul dengan tangisan darinya.
" Bibi, Me-Menma-kun sudah me-"
" Baiklah, karena kedua genin sudah berada disini mari kita mulai pertandingannya!" Terdengar suara dari Genma yang memberitahukan bahwa Naruto dan Menma telah berada disana, dan dari pemberitahuan itu sukses membuat Kushina terkejut dengan mata yang membulat sempurna, dia lalu berlari lagi menuju tribun dimana para petinggi petinggi desa berada disana.
" Hajime!" Teriakan dari Genma terdengar bersamaan dengan berdirinya Kushina disamping Minato, dia hanya bisa membulatkan matanya dan menutup mulutnya seraya menatap kedua anaknya akan bertanding didepannya.
" Ayo Menma-sama, hajar aib desa itu!"
" Bunuh dia Menma-sama!"
" Buat dia malu Menma-sama!"
Itulah teriakan teriakan dari para warga desa yang mencaci maki Naruto, Minato mulai memeluk Kushina yang hanya bisa menanggis didalam pelukannya.
" Ti-tidak ku-kumohon hentikan kumohon" Ucap Kushina lirih yang kini dia berada dipelukan dari Minato, dia sangat terpukul akan semua teriakan yang dilayangkan pada Naruto akibat dia dan suaminya.
" Minato apa yang kita perbuat dulu?! Apa yang kita perbuat!" Kushina benar benar sedih akan hal ini. Minato, Hiruzen, Mei dan seluruh orang yang mendengar tanggisan dari Kushina sangat sedih akan hal ini apalagi Mei, pahlawan Kirigakure yang dikenal ramah, murah senyum, kuat dan konyol tersebut ternyata dibuang oleh kedua orang tuanya yang ternyata sang Kiroii Sengko dan Red Habanero.
" Sudah, yang sudah berlalu biarlah berlalu sekarang kita lihat saja pertandingan antara sang anak emas dan aib Konoha dulu." Ucap Hiruzen menenangkan sekaligus menyindir kedua orang tua yang sedang dilanda kesedihan
Kembali kepertandingan, Naruto dan Menma sekarang sudah berdiri berhadap hadapan sedangan Genma hanya berdiri menatap mereka yang dari tadi hanya berdiri saja.
" Nii-san aku tak ingin melawanmu, kumohon nii-san aku ingin kembali pulang." Ucap Menma yang hanya menunduk karena dia sangat merasa bersalah, tangannya mengepal kuat kuat saking sedihnya dia.
" Aku pulang? Pulang kemana Menma-sama, memang aku dulu warga desa ini dan dari dulu aku hanya dianggap aib dari desa ini, makanya aku pergi menjadi pengelana, dan kini aku menetap di Kirigakure untuk sementara karena aku ingin menjadi Chunin." Ucap Naruto tanpa menatap Menma karena penutup mata yang dia gunakan.
" Nii-san." Ucap Menma lirih seraya menatap Naruto, namun Naruto yang tadinya berdiri didepannya sudah tidak ada disana, Menma merasakan sesuatu dibelakangnya dan saat Menma berbalik didapatinya Naruto berdiri dibelakangnya dan-
BUGH
Sebuah pukulan keras telak mengenai Menma pada pipi bagian kiri miliknya dan pukulan tersebut membuatnya terlempar walau tak terlalu jauh, dia memegangi pipinya yang tadi sempat dipukul Naruto, dia bangkit dan tetap setia dengan wajah terduduk sedih miliknya.
" Ayolah aku tak mau melawan orang yang tak memiliki semangat hidup sepertimu, Menma!" Teriak Naruto yang mungkin dia sedikit kesal karena ulah dari Menma yang dari tadi hanya menunduk dan menunduk.
" Aku tak bisa melawanmu Nii-san," Ucap Menma yang masih bersikeras dengan kata kata bahwa Naruto adalah kakaknya. Dia menatap Naruto lekat lekat namun wajah datar yang didapatnya.
" Hah, baiklah baiklah aku kakakmu dan kau adikmu. Jadi ayo kita bertarung antara kakak adik!" Ucap Naruto dengan menarik penutup matanya dan menunjukan mata hitam merah miliknya yang sukses membuat Menma merinding karena tatapan Naruto yang menurutnya menakutkan.
" Ayo kita menari Menma." Ucap Naruto seraya menyeringai dan datanglah angin yang cukup kuat menerpa tempat tersebut dan saat itu pula Naruto berlari dengan sangat cepat menuju Menma.
Saat sudah dekat dengan Menma yang saat itu memasang kuda kuda miliknya, Naruto menyerang Menma dengan pukulan tangan kanan miliknya, Menma yang tak mau mengambil resiko dia menghindar dengan meloncat kekanan, saat pukulan dari Naruto telah lewat dia berlari dengan cepat menuju Naruto, dia melancarkan tendangan kaki kanan miliknya yang ditujukan pada perut sisi kiri milik Naruto. Naruto meloncat keatas dengan sangat tinggi.
Semua yang ada disana melihatnya dengan sangat terkejut, Naruto yang sudah berada diatas menarik pedang miliknya dan bersiap mengeluarkan jutsu miliknya.
Katon : Shinigami o fukimasu
Dari sekitar sepuluh tebasan yang dikeluarkan Naruto muncul gelombang gelombang dengan warna merah seperti besi yang baru saja dibakar saat ditempa, gelombang gelombang tersebut melesat menuju Menma, Menma yang sangat terkejut akan hal itu berusaha menghindar dengan cara melompat dengan kaki yang dialiri chakra.
DUUARR
WUUSSS
"Arrggghhhh!" Teriakan dari Menma terdengar sangat memilukan, pada kaki bagian paha bawah miliknya sedikit tergores dan menimbulkan sedikit luka bakar akibat jutsu dari Naruto barusan, Menma terjatuh dia memegangi kakinya yang terluka itu, Minato dan Kushina terkejut Kushina menutup mulutnya karena dia tak percaya bahwa Naruto dapat melukai Menma yang dia ketahui bahwa Naruto adalah Kakak dari Menma.
" Dia masih menahannya." Terdengar suara dari belakang sang hokage dan istrinya, dan saat semua yang disana menoleh didapatinya Zabuza yang sedang berdiri bersama Haku dan Shizuka. Mereka berjalan menuju tribun tersebut namun dihadang para anbu yang bersiaga disana.
" Tak apa mereka jounin dan genin dari desaku." Ucap Mizukage yang memberitahu bahwa Zabuza, Haku dan Shizuka adalah genin dari Kirigakure dan para anbu tersebut menyingkir memberi jalan Zabuza dan geninnya.
" Apa maksudmu masih menahannya Zabuza?" tanya Mizukage yang menatap Zabuza.
" Anda tahu Mizukage-sama, aku dulu pernah sparing melawannya saat sebelum berangkat kesini, aku serius bahkan sangat serius dan dia masih bisa menahan semua seranganku karena dia menggunakan mata itu." Jelas Zabuza yang membuat semua yang ada disana terkejut namun juga bingung akan kata kata 'Mata itu'
" Maksudmu apa dengan kata kata 'mata itu' Zabuza-san?" Tanya Hiruzen pada Zabuza seraya menatap Zabuza dengan tatapan perlu penjelasan begitu juga dengan orang yang ada disana termasuk Mizukage.
" Itu mata yang dia beri nama Errataka, level dua dari Ikomazen mata yang berwarna putih dengan pupil putih susu yang hampir sama dengan Byakugan milik clan Hyuuga," Bukan Zabuza namun Haku yang menjawabnya. Semua mata tertuju pada Haku.
" Maksudmu?" kini Shisuilah yang bertanya pada Haku.
" Begini, lihatlah mereka berdua, walau Menma menyerang Naruto dengan Taijutsunya yang tertinggi dan kecepatan yang tinggi, Naruto-kun masih dapat menghindarinya, walau Menma memiliki Kyuubi dan dapat beregenarasi atau penyembuhan luka yang cepat seperti saat dia terluka tadi, dia tak akan bisa menyentuh Naruto." Jelas Zabuza yang masih digantungnya, dia tak ingin mengucapkan apa kekuatan dari mata Naruto ( Hanya Haku, Shizuka dan Zabuza saja yang tau akan semua kekuatan dari Naruto )
" Jelaskan lebih rinchi" Pinta Kushina yang menatap Zabuza dengan tajam.
" Lihatlah saja Kushina-sama, dan ambil kesimpulan dari pertandingan ini atau kalian berdua saja yang bertanya padanya." Ucap Zabuza pada Kushina yang hanya bisa menghela nafas berat karena hal itu.
Kembali kearena, karena penyembuhan luka dari Menma yang cukup cepat, kini mereka berdua sedang bertanding Taijutsu dengan sangat sengit, dan karena kalahnya pengalaman Menma terlempar cukup jauh karena sebuah pukulan dari Naruto.
" Berdirilah! Bahkan satu batalion Jounin pun pernah aku hancurkan sendiri! Aku tak mau punya adik yang lemah sepertimu!" Teriak Naruto memprovorkasi Menma, para petinggi Konoha dan Suna terkejut akan teriakan dari naruto itu.
" Apa dia bercanda?!"
" satu batalion Jounin?!"
" Jangan mengada ada kau aib bangsat!"
Banyak para warga yang bertanya tanya akan teriakan Naruto yang ditujukan pada Menma, dan Menma berusaha berdiri seraya menatap Naruto dengan wajah terkejut.
'Apa kau mau kekuatan bocah? Apa kau mau kekuatan untuk mengalahkan kakakmu dan membawanya pulang?' Sebuah suara yang sangat berat terdengar jelas difikiran Menma, dia hanya dapat terkejut akan hal itu.
"Siapa kau?" Menma bertanya dalam diamnya dalam fikirannya.
'Jawab aku bocah, apa kau menginginkan kekuatan untuk mengalahkan kakakmu dan membawanya pulang?' suara itu menjawab pertanyaan dari Menma, suara itu terdengar sangat sangat berat.
"Ya aku mau membawa kakakku pulang, aku ingin membawanya pulang!' Menma berteriak dalam fikirannya, dia sangat ingin membawa kakaknya pulang dan meminta maaf dengan memperlakukannya dengan sangat baik.
'Baiklah aku tak mau mempunyai host lemah jadi akan aku beri kau kekuatan, aku adalah Kyuubi no Kitsune salah satu biiju terkuat dari kesembilan biiju, aku suka akan kegigihanmu bocah. Hajar dia dan bawa dia pulang' Ucap suara itu yang diketahui bahwa dia adalah Kyuubi no Kitsune dan itu sukses membuat Menma terkejut bukan main karena didalam tubuhnya terdapat seekor Biiju terkuat.
"Arigatou Kyuubi." Ucap Menma yang mulai membuka matanya.
'Jangan berterimakasih padaku bocah, aku risih mendengarnya' Ucap Kyuubi dengan suara yang terdengar lebih keras dan hanya membuat Menma tersenyum. Sepersekian detik kemudian Menma merasakan tubuhnya mendapat energi yang besar tak berapa lama muncul tiga buah ekor berbulu oranye dari belakang tubuh Menma, semua yang ada disana terkejut apalagi Minato, Kushina, Hiruzen, dan Shinobi juga Kunoichi Konoha karena Menma dapat mengeluarkan ekor dari Kyubi sebanyak tiga ekor.
" Me-Menma mengendalikan kekuatan Kyuubi!" Ucap Hiruzen setengah berteriak, Kushina menutup mulutnya, Minato melebarkan matanya.
" Tahan Men-"
" Tenanglah hokage-sama, bocah itu bisa menahannya." Kata kata Minato terpotong oleh ucapan dari Zabuza yang berkata dengan tenangnya.
" Apa maksudmu hah, anakku bisa mati!" Minato terkejut karena ucapan Zabuza dia sedikit meninggikan suaranya saat menanggapi perkataan Zabuza tersebut.
" hah, kau dulu membuangnya kehutan kematian apa kau tak ingin membuatnya mati hah! Dia hidup didunia yang keras, tak seperti anak emasmu yang kau latih dan memiliki kekuatan dari salah satu biiju terkuat dengan instan!" Kini Zabuza yang berkata dengan nada tinggi yang sukses membuat Minato bungkam.
Kembali kearena, Naruto menyeringai seraya menarik pedang kesayangannya dari sarungnya dan ditancapkannya pedangnya ditanah yang langsung membuat sebuah gempa ringan dan juga sebuah kawah selebar 50 centimeter yang sukses membuat semua yang ada disana terkejut termasuk semua warga Kirigakure. Dengan cepat Naruto merapatkan handsealnya yang tak begitu panjang.
Fuuton : Tenshi no Tsubasa
Muncul sebuah sayap yang terbuat dari angin dengan panjang sekitar 3meter dan lebar 1meter dibalik punggung dari Naruto, semua yang menonton pertandingan itu terkejut bukan main, bahkan Genma meloncat menuju tribun para penonton agar terhindar dari bahaya dalam pertarungan.
" Ayo kita selesaikan Otouto/ Nii-san!"Teriak mereka Naruto dan Menma bersamaan, Menma berlari seperti seekor rubah sedangkan Naruto meloncat lalu terbang rendah dengan jarak dari tanah hanya sekitar 20centimeter, tak lupa dia juga membawa pedang miliknya ditangan kanannya dan menyeretnya ditanah mengakibatkan tanah tersebut terdapat garis dari ujung pedang Naruto.
Menma menggerakan ekor miliknya menuju Naruto, Naruto menghindar dengan membelokan arah terbangnya menuju Menma, dia terus menghindar dari serangan ekor Kyuubi Menma, karena dirasa sangat terdesak Naruto berhenti dengan mendadak dan mengibaskan sayapnya dengan sangat kuat dan timbul dorongan angin yang sangat besar menuju Menma dan para penonton yang ada dibelakang Menma.
Menma menancapkan ketiga ekor Kyuubi yang dikeluarkannya menuju tanah, dia juga menyilangkan kedua tangannya didepan kepalanya untuk menahan dorongan angin tersebut, tanpa disadari Naruto sudah terbang cepat menuju Menma dengan pedang yang telah dialiri chakra angin miliknya.
Setelah angin besar tersebut telah menghilang Menma membuka kedua tangannya yang tadi dia silangkan namun serangan tak hanya sampai disitu, didepannya telah ada Naruto yang telah mengangkat pedangnya dan sekali tebasan-
JRRASH
Dengan sebuah kesempatan tipis Menma menarik satu ekor Kyuubi miliknya dan menahan tebasan dari Naruto walau ekor tersebut terpotong dan menghilang, menyisakan dua ekornya yang lainnya.
" Mereka akan saling bunuh!" Kushina berkata dengan nada tinggi dan mengalihkan perhatian ditibun tersebut kepadannya.
" Tenanglah Kushina-sama mereka kakak beradik, walau Naruto membenci ini tapi dia tak akan membunuh sang adik." Kazekage menenangkan Kushina dan sukses membuat Kushina berfikir dan tenang.
" Kau penuh misteri bocah" Zabuza berkata lirih.
Kembali kearena, Menma hanya bisa mengatur nafasnya walau dia kini terduduk karena baru saja mendapatkan sebuah tendangan telak dari Naruto tepat didadanya. Sedangkan Naruto kini hanya berdiri tenang dengan pedangnya yang masih dipegangnya yang biasanya dia sarungkan kembali setelah menyerang.
" Ayo berdiri Otouto," Ucap Naruto yang berjalan menuju Menma, Menma berdiri dengan tinggal satu ekor dari Kyuubi yang dia miliki sedangkan sayap angin milik Naruto telah menghilang karena serangan dari Menma tak lupa beberapa luka lebam karena Menma, dengan nafas yang tak beraturan Menma merapatkan handsealnya.
Fuuton : Kazekiri no Jutsu
Menma meneriakan jutsunya, sedangkan Naruto yang tak mau ambil resiko pun kini merapatkan handsealnya seraya melompat mundur.
Fuuton : Kazekiri no Jutsu
Dari kedua belah pihak muncul pisau pisau angin pemotong yang saling menuju kearah satu sama lain, pisau angin tersebut saling bertabrakan dan hancur, namun salah satu pisau angin terbang menuju Naruto dan
JRAASH
Karena tak sempat menghindar, lengan kiri dari Naruto tergores dalam namun kembali seperti semula semua orang yang disana terkejut minus warga Kirigakure karena kembalinya luka Naruto lebih cepat dari pada Menma yang diketahui seorang Jinchuriki dari Kyuubi.
" Ba-bagaimana bi-bisa?!" Ucap Menma, Minato, Hiruzen, dan Kushina yang terkejut karena hal tersebut, sedangan Naruto hanya berdiri dengan tenang seraya menatap Menma sedikit tersenyum.
" Kau tak akan bisa mengalahkan kakakmu ini Menma!" Teriak Naruto seraya melesat menuju Menma dengan kecepatan Jounin, sedangkan Menma yang akan diserang hanya dapat terkejut dan memasang kuda kuda untuk bertahan, sepersekian detik kemudian Naruto menghilang lebih tepatnya melebur bersama udara.
" Dimana Naruto?" Ucap Minato yang melihat kesegala arah untuk mencari keberadaan Naruto namun hasilnya nihil.
SRETT
BUUMM
Dari tengah arena terdengar sebuah suara berdebum yang keras, asap mengepul sangat tebal menutupi pandangan dalam arena, semua bertanya tanya akan hal tersebut, tak berapa lama asap tersebut menghilang dan hasilnya-
" Apa itu?"
Ucapan sedemikian rupa yang banyak dilontarkan orang orang yang ada menonton kejadian tersebut, tak lama kemudian dari dalam asap yang mulai menipis muncul dua bayangan manusia, dari dua bayangan tersebut satu sedang berdiri dan yang satu tergeletak ditanah dengan sebuah pedang yang menindih tubuhnya.
" A-apa yang ter-terjadi nii-san?!" Menma berkata terbata karena merasakan sebuah benda yang sangat berat menindih tubuhnya tepatnya pada bagian punggung, dia berusaha menoleh dan disana dia hanya menemukan sebuah pedang tergeletak diatas punggungnya.
Naruto berjalan mendekati Menma. " Padangku menindihmu Menma, kau kalah bertarung denganku dan kau bertarung sangat hebat kau sudah setara dengan High Chunin bahkan Low Jounin Menma, aku sekarang mengakui kau adalah adikku namun aku belum bisa mengakui Minato dan Kushina sebagai orang tuaku, berlatihlah kembali Menma kau akan menjadi seorang shinobi yang sangat hebat bersama dengan Kyuubi." Ucap Naruto seraya mengambil kunai yang Menma pegang dan menempelkannya pada leher Menma.
Mata Menma membulat setetes liqud bening menetes dari kelopak matanya, dia menanggis. " A-aku me-menyerah Genma-san" Ucap Menma , dia menyerah melawan kakaknya yang kini telah mengakui keberadaanya, Naruto tersenyum dan mengambil kain dari dalam jubahnya untuk kembali menutupi kedua matanya.
Genma menggeleng gelengkan kepalanya untuk menyadarkan dirinya dari acara terkagum kagumnya. " Pemenangnya Kumagawa Naruto!" Teriak Genma senang akan pertandingan tersebut.
PLOK
PLOK
PLOK
PLOK
Seluruh shinobi dari seluruh desa yang mengikuti ujian Chunin memberi tepuk tangan untuk pertandingan tersebut, namun masih banyak warga Konoha yang mendecih karena aib desalah yang menang dan dipastikan menjadi juara dari pertandingan ini.
Naruto mengambil pedang yang tergeletak dipunggung Menma dan menjulurkan tangannya pada Menma." Ayo berdiri" Ucap Naruto lirih seraya sedikit tersenyum pada Menma, namun reaksi yang ditunjukan Menma berbeda dia langsung berdiri dan memeluk Naruto erat erat.
" nii-san, ayo pulang bersamaku." Menma memeluk Naruto, Naruto yang mendapatkan perlakuan begitu hanya membalas pelukan dari Menma.
" Belum saatnya Menma, aku akan berkelana sebentar dan akan pasti kembali untuk menjengukmu." Ucap Naruto pelan dan melepaskan pelukan dari Menma, Minato dan Kushina tersenyum miris akan hal tersebut, mereka bahagia karena Naruto telah mengakui Menma namun disisi lain mereka sedih karena mereka belum bisa dianggap oleh Naruto.
Naruto memapah tubuh dari Menma untuk berjalan menuju ruang istirahat. " Baiklah aku akan berlatih untuk menjadi lebih kuat lagi!" teriak Menma dengan semangatnya sedangkan Naruto hanya memukul kening Menma pelan dengan jari telunjuk dan tengahnya dan mendapat reaksi Menma yang mendengus akan hal itu.
" Mereka berdua sangat dekat setelah pertandingan ini," Ucap Shisui tersenyum akan kejadian itu disusul oleh Hiruzen, Mei, Shizuka, dan Haku.
" Aku pastikan, suatu saat mereka berdua akan menjadi duet maut didunia shinobi, Menma dengan Kyuubinya dan Naruto dengan Kenjutsunya." Ucap Hiruzen yang tak mengetahui akan kekuatan dari Naruto ( Minus warga Kirigakure) dan disambut oleh senyuman dari mereka semua.
" Hokage-sama, bagaimana jika Kirigakure dan Konoha membuat sebuah aliansi?" Tanya Mei yang membuat semua yang ada disana terkejut akan penuturan dari Mizukage tersebut.
" Aku menerimanya! Tak perlu ada alasan jika kita akan memulai sesuatu yang baik, benar begitu kan Sandaime" Ucap Minato dan disusul pertanyaan pada Hiruzen yang ditanggapi dengan senyuman dan anggukan dari Hiruzen. Akhirnya Mei dan Minato berjabat tangan dan menandakan Konoha dan Kiri kini beraliansi, semua petinggi Konoha tersenyum kecuali Danzo.
" Baiklah pertandingan berikutnya adalah Yuki Haku melawan Sabaku Gaara, untuk kedua Genin dipersilahkan memasuki arena pertandingan!" Genma berteriak menandakan pertandingan berikutnya akan segera dimulai dan disusul turunnya Haku dari tribun dan munculnya Gaara dari pintu tempat istirahatnya para peserta.
" Bocah pasir dan bocah es, ini akan seru." Ucap Kakashi yang berada ditribun para shinobi yang disampingnya ada Sasuke dan Sakura tak lupa Gay beserta muridnya.
" Kau benar ini akan sangat seru.!" Susul Gay yang menanggapi ucapan Kakashi dengan semangat masa mudanya.
Sesampainya didalam arena kedua belah pihak sudah saling berdiri berhadap hadapan, Genma yang menjadi wasit melihat keduannya sudah bersiap untuk melakukan pertandingan dia pun memulainya. " Hajime!"
Gaara berdiri dengan tenang, tanpa menggerakan tangannya pasir yang berada didalam gentong kesayangannya ( kesayangan? -_-! ) bergerak menuju Haku yang telah bersiap siap dengan kuda kudanya, tak mau ambil resiko Haku melompat lompat menghindari setiap serangan pasir pasir yang ditujukan Gaara padannya.
Tak mau hanya terus menghindari, Haku merapatkan handsealnya seraya menghindari semua serangan dari Gaara dengan lincahnya, sedangkan Gaara yang terus menyerang Haku dengan membabi buta dengan kedua tangannya yang disilangan didepan dadanya.
Setelah selesai Haku melompat mundur agak jauh, dan dengan cepat Haku meneriakan jutsunya.
Hyoton : Senshi jigoku no Koori
Muncul ratusan es tajam dari tanah yang bergerak cepat menuju Gaara, karena tahu akan ada bahaya Gaara dengan cepat membuat perlindungan pasir tebal berbentuk bulat miliknya untuk menghadang es es tajam milik Haku.
DRASH
DRASH
Jaruh es milik Haku ditahan oleh perlindungan pasir milik Gaara, karena serangannya gagal Haku berlari menuju Gaara dengan empat buat senbon yang dibawanya dengan menaruhnya diantara kelima jari jarinya, tak lama kemudian pertahanan milik Gaara sedikit terbuka dan menunjukan wajah Gaara, dengan sebuah kesempatan itu Haku melempar senbonnya namun pasir Gaara lagi lagi menghadang senbon senbon tersebut.
Karena kesal Haku dengan cepat berlari menuju pelindung pasir milik Gara seraya merapatkan handsealnya,
Hyoton : Tsumetai Tatchi
Setelah Haku meneriakan jutsunya dia menyentuh pelindung pasir milik Gaara setelah menghindar dari pasir pasir milik Gaara, dan hasilnya pelindung pasir milik Gaara berubah menjadi es dan langsung pecah, dari dalam pasir yang membeku tersebut muncul tubuh Gaara yang hanya bisa melebarkan matanya karena terkejut.
" Latihan kita bertiga selama ini berguna juga ya Shizuka-chan." Ucap Naruto seraya menatap Shizuka yang duduk disampingnya tepatnya ditribun penonton dan dibalas dengan anggukan dari Shizuka seraya tersenyum manis kepada Naruto/
Kembali kepertandingan, kini Gaara berdiri dengan raut wajah yang terlihat sangat kesal sedangkan tangannya digerakan untuk mengontrol setiap serangannya pada Haku, dan Haku hanya menghindar walau dibeberapa bagian tubuhnya terluka karena tadi Gaara mengeluarkan peluru peluru pasir yang ditujukan pada Haku.
" Aku akan membunuhmu!" Teriak Gaara yang kini raut wajahnya berubah menjadi raut seperti psyco yang melihat sebuah luka yang menurutnya menyenangkan. Sedangkan Haku kini raut wajahnya sedikit seperti terlihat panik walau ditutupinya dengan wajah yang terlihat seperti tenang tenang saja.
Tak mau jika hanya menghindar lagi, Haku berlari menuju Gaara seraya menghindar setiap serangannya, setelah dekat dengan Gaara Haku kembali melemparkan senbon senbonnya dengan jumlah yang lebih banyak lagi namun hanya dihadang dengan pasir pertahannan milik Gaara, setelah pertahanan Gaara turun didepannya sudah tidak ada Haku namun karena pengalaman bertarung dari Gaara dia merasakan dimana Haku berada, dia menoleh kebelakang namun terlambat sebuah tendangan kuat dari Haku membuat Gaara sedikit terlempar.
Tak mau membuang kesempatan Haku dengan cepat merapatkan handsealnya.
Makyoo Hyooshoo
Muncul 21 cermin es yang mengelilingi tubuh dari Gaara dan dengan cepat Haku masuk kedalam kaca tersebut.
" Dia tak akan bisa lolos." Mei berkata entah pada siapa, namun Kazekage dan Hokage beserta beberapa Jounin dan Anbu yang berjaga menoleh padanya seperti meminta penjelasan, Mei menatap semuanya dan mendesah sebentar.
" Itu adalah jutsu andalan dari Haku, Makyoo Hyooshoo 21 cermin es yang sangat sulit untuk dipecahan, dia dapat berpindah dari satu cermin menuju cermin yang lain dengan kecepatan bagai cahaya, dan setiap satu kali serangan itu sama saja dengan 21 kali serangan nyata yang keluar dari setiap cermin yang ada disana." Jelas Mei panjang lebar dan dibalas anggukan dari seluruh yang ada disana, namun ada beberapa orang yang menunjukan raut wajah khawatir disana.
Kembali kearena, disana tengah berdiri Gaara didalam 21 cermin yang mengelilinginya, dia menatap bingung akan apa yang dilakukan Haku disana walau raut bingungnya ditutupi dengan wajah datar seperti papan cucian tersebut #lupakan yang terakhir -_-
Kini bayangan bayangan Haku muncul dari dalam 21 cermin yang mengelilingi Gaara, Gaara mempertinggi level kesiagaannya, namun tak sampai lima detik sebuah pukulan didapat Gaara, dia hanya bisa mengerang sedikit dengan tampang marahnya.
" Grr aku akan membunuhmu!" Teriak Gara yang telah sangat emosi dan suaranya yang menjadi semakin beraat, sedangkan Haku hanya menunjukan wajah datarnya.
" Kau tak akan bisa membunuhku, didalam sini kau tak akan bisa kemana mana." Setelah perkatan Haku selesai puluhan senbon melesat cepat menuju Gaara namun dihentikan dengan pelindung pasir Gaara kembali, karena dianggap sia sia Haku menerjang cepat dari berbagai arah untuk menghancurkan pelindung pasir Gaara, namun yang didapatnya hanya pelindung tersebut retak dan kembali seperti semula.
Tak mau bertarung lebih lama, Haku merapatkan handsealnya kembali sebelum keluar dari salah satu cermin tersebut, namun itu hanyalah sebuah jebakan dari Gaara, setelah kaki dari Haku menyentuh tanah, tanah tersebut berubah menjadi pasir dan menangkap kaki dari Haku, sedangkan Gaara sudah keluar dari pelindung pasir miliknya, Haku yang terkejut segera melempar senbonnya pada gara melalui celah celah tempat cermin es tersebut.
JRRASH
Haku lupa bahwa Gaara adalah pengendali pasir karena senbonnya kembali ditahan oleh pasir dari Gaara yang berada didalam gentongnya, remasan dari pasir milik Gaara semakin erat dan Haku hanya bisa sedikit berteriak karena kakinya merasakan sakit, Haku berfikir cepat dia dengan mengerakan tangannya untuk merapatkan handseal namun pasir dari Gaara kembali menangkap tangan kiri dari Haku.
" Kau akan mati dengan merasakan rasa sakit!" Gaara berucap seraya tersenyum menakutkan, sedangkan Haku membuat handseal dengan satu tangan kanannya dengan cepat walau dia sembunyikan dibelakang pasir yang mencengkeram tangan kirinya. Setelah selesai Haku memajukan tangan kanannya didepan dadanya.
Sensatsu Suishoo
Gaara terkejut bukan main tak terkecuali shinobi yang berada disana, setelah meneriakan jutsunya, muncul puluhan senbon es yang terbuat dari udara disekitar Haku, senbon tersebut melayang diatasnya dan dengan cepat senbon tersebut melayang menuju salah satu cermin es yang berada didepan Haku, senbon senbon tersebut masuk kedalam cermin dan dari ke21 cermin tersebut memantulkan bayangan nyata dari senbon senbon es tersebut lalu melesat menuju Gaara, Gaara dengan cepat membuat pelindung pasir miliknya lagi.
Namun saking banyaknya senbon senbon tersebut beberapa senbon masih sempat memasuki pelindung pasir milik Gaara dan-
" Arrgghhh!" Gaara berteriak keras dan disusul Haku, Gaara berteriak karena tubuhnya tertusuk puluhan senbon es yang sempat memasuki pelindung pasir miliknya, sedangkan Haku karena Gaara saat berteriak dia mengepalkan tangannya dan otomatis tangan kiri dan kaki kanan milik Haku teremas oleh pasir milik Gaara walau Haku masih sedikit melompat karena saat Gaara perteriak pasir tersebut melemah walau begitu kaki kiri Haku retak sedangkan tangan kirinya hanya sedikit terkilir.
" Darahku darahku huaaa!" Terdengar teriakan dari Gaara karena darahnya yang keluar dari dalam tubuhnya, karena teriakan yang sangat keras tersebut Temari dan Kankuro terkejut.
" Ga-Gaara terluka" Kankuro berkata dengan nada tak percaya, karena pertahannan sempurna miliknya ditembus oleh senbon senbon milik Haku, Temari dan Kankuro menatap Baki dan dibalas anggukan darinya, dengan cepat Temari dan Kankuro melompat menuju Gaara yang berteriak kesetanan, mereka mengambil Gaara setelah pelindung pasirnya diturunkan oleh Gaara.
" ada apa i-" Ucapan Hiruzen terhenti karena ada sebuah kunai yang penempel dilehernya. " Aku akan menghancurkan Konoha sensei" Ucap Kazekage yang memanggil Hiruzen dengan panggilan sensei seraya tersenyum menakutkan pada Hiruzen, sedangkan tempat tersebut seluruh penonton sudah dalam keadaan tidur dan terjadi keributan dimana mana karena dari berbagai penjuru serangan serangan telah terjadi.
" Orochimaru,? Kau ingin menghancurkan Konoha?" Ucap Hiruzen dengan wajah tenangnya, dia sudah tau bahwa Kazekage tersebut adalah Orochimaru.
" Hahaha, kau sudah tahu sensei, kau masih saja hebat seperti dulu." Ucap Orochimaru tenang.
" Jangan harap kau bisa menghancurkan desaku!" Teriak Minato yang sudah berada dibelakang Orocchimaru dengan kunai cabang tiganya yang telah bertenger dileher dari Orochimaru.
DUAGK
Sebuah tendangan keras didapat oleh Orochimaru yang kini terlempar menuju sebuah atap salah satu bangunan didekat arena tersebut, sedangkan Temari dan Kankuro telah pergi membawa Gaara.
" Apa yang terjadi Kakashi?!" Gay bertanya pada Kakashi dengan berteriak.
" Suna dan Oto menginvasi Konoha, kita harus menghentikan ini." Ucap Kakashi tenang, sedangkan diKonoha berbagai ledakan ledakan telah terjadi.
" Naruto, bagaimana dengan kita, Mei-sama sudah pergi untuk membantu untuk melindungi Konoha?" Tanya Shizuka pada Naruto yang berada disampingnya.
" Nii-san!" Terdengar suara dari arah belakangnya dan saat Naruto juga Shizuka menoleh didapatinya Menma, Sasuke dan Sakura berlari menuju Naruto, Zabuza dan Shizuka.
" Bagaimana ini, kita harus ikut bertarung nii-san!" Menma berteriak didepan Naruto, Zabuza dan Shizuka
" Woy bocah tak usah berteriak, begini Shizuka kau bawa Haku menuju tempat yang aman, sedangkan Naruto, Menma dan kalian berdua susul dua bocah Suna itu yang membawa Gaara sedangkan aku akan membantu shinobi Konoha menghadapi para pemberontak bangsat itu, laksanakan cepat!" Teriak Zabuza mengintruksi mereka.
" Cih dasar orang aneh/Oyaji!" Umpat Sasuke dan Naruto bersamaan dengan berlarinya mereka berlima menuju tujuan masing masing sedangkan Zabuza hanya mengumpat tak jelas dan menghilang dengan shunsin miliknya.
" Aku akan melindungi Konoha!" Teriak Menma.
TBC
Huaa, maaf lama updatenya, banyak banget halangan yang bikin aku gak bisa ngetik, tapi Alhamdulillah bisa update juga walau terlambat dari jadwal.
Saatnya balas review
Kitsune99 : Yap anda benar
Uchiha Brothers : Naruko belum lahir, dia masih ada dikandungan Kushina.
MytaKazahana12 : Begini, Naruto bukan OOC dia itu akan bertingkah konyol dan loyal didepan orang orang yang menganggapnya, dan untuk urusan pair Shizuka dan Naruto menurut saya itu sangat pas untuk fic ini, karena Shizuka yang selalu tenang dalam setiap pertarungan atau bukan dan Naruto yang juga tenang dalam pertarungan walau dia juga bisa sedikit err gila kalau didepan orang orang yang dekat dan menanggapnya, dan juga Shizuka memiliki elemen angin dan Naruto memiliki elemen api dalam fic ini yang sangat cocok dengan elemen angin milik Shizuka.
Zadita Uchiha : Itu masih saya fikirkan dan mungkin juga saya ambil.
Apip448 : Dia untuk beberapa waktu akan menetap diKonoha dan Kiri, tapi dia tetap berkelana karena dia bukan bagian dari suatu Desa, dia menggunakan nama Kirigakure karena hanya ingin ikut ujian Chunin saja.
Kang Delis : Pair dari Naruto hanya Shizuka, tapi itu akan terjadi di fic kedepan.
.792 : Terimakasih
Aldy874 : Dia tidak dendam namun belum bisa menganggap kedua orang tuanya saja.
Oke terimakasih untuk reviewnya, silahkan review chapter ini siapa tahu ada beberapa kesalahan dalam nama jutsu atau typo yang masih bertebaran.
Dan maaf akan keterlambatan dalam updatenya.
Sekian, maaf untuk yang tidak terbalas reviewnya, akan saya balas dichapter depan, semoga Chapter ini lebih baik dari Chapter Chapter sebelumnya.
Komozaku Wooza Out
