Kumagawa Naruto

Disclaimer: I don't own anything from naruto manga. But this fic is mine

Rate: T

Pair: Naruto x Shizuka , Menma x Haku , Sasuke x Sakura

Warning : Typo, Alur Berantakan, Ide Pasaran (Maybe), OOC, OC, StrongNaru...GodLike

Summary : Hanya karena warna mata dan chakra yang berbeda dari anggota keluarganya dia dianggap aib bagi keluarga dan desanya, kini dia dibuang, diasingkan, tak dianggap. Namun setelah bertemunya dia dengan seseorang kini dia akan kembali dan membawa perubahan yang besar.

Chapter 11

Ditengah hutan yang cukup lebat terlihat beberapa orang sedang berbincang ringan tepatnya terdapat empat orang laki laki dan tiga orang perempuan, yah mereka adalah Kumagawa Naruto, Namikaze Uzumaki Menma, Uchiha Sasuke, Uzumaki Taji, Shizuka, Yuki Haku dan terakhir Haruno Sakura. Mereka terlihat sedang membicarakan suatu hal yang terlihat cukup penting.

Cukup lama mereka berbicara, akhirnya salah satu dari mereka berdiri diikuti oleh yang lainnya, mereka mulai berjalan beriringan dengan laki laki berrambut merah darah yang memimpinnya, dibelakangnya terdapat gadis berrambut hitam sebahu dengan laki laki berrambut kuning cerah.

Dibelakang mereka berdua terdapat laki laki berrambut hitam raven bersama dengan gadis berrambut merah muda sebahu, walau saya bilang bersama namun laki laki tadi berjalan didepan sang gadis dengan jarak sekitar satu kaki, dan terakhir dipaling belakang terdapat laki laki berrambut hitam dengan mata yang ditutup sebuah kain putih, dia berjalan bersama gadis berrambut hitam panjang pula.

" Taji-san, kira kira berapa lama kita akan sampai?" Gadis berrambut hitam sebahu angkat bicara, memanggil orang yang bernama Taji, Taji yang mendengar pertanyaan dari gadis tersebut hanya menatapnya sebentar setelahnya kembali berjalan dengan tenang lagi. " sekitar empat sampai lima jam." Taji menjawab pertanyaan dari gadis tersebut dalam jalannya.

" hoy Taji, bukannya jarak dari hutan ini sampai tempat yang kita tuju lumayan jauh." Laki laki berrambut hitam dengan penutup matanya berteriak cukup keras karena dia berada dibarisan paling belakang, Taji yang mendengar pertanyaan sekaligus pernyataan dari bocah tersebut hanya mengangkat tangan kanannya. " Tenang saja Naruto, aku tahu sebuah jalan yang dapat memotong waktu perjalannan kita semakin cepat-"

Taji berhenti berjalan dan memutar tubuhnya menghadap kearah barisan yang berada dibelakangnya. "-andai saja ada Kuchiyosei yang dapat mempercepat perjalannan kita kesana." Taji bergumam cukup keras dengan tangan kanannya yang dia letakkan didagunya, anak bernama Naruto yang mendengar gumaman dari Taji hanya membuang nafas berat. " Cih, kau masih saja seperti dulu, dasar."

Anak yang bernama Naruto tersebut pun ikut bergumam cukup keras, Taji yang mendengar gumaman dari Naruto hanya terkekeh geli, yah mereka cukup lama kenal namun Naruto sama sekali belum pergi menuju desa para leluhurnya. Naruto yang tahu maksud dari Taji barusan pun segera merapatkan handsealnya.

Kuchiyose no Jutsu : Unicorn

BOOFFT

Kepulan asap yang cukup besar muncul didepan Naruto, semua yang ada disana hanya dapat membuka mulutnya saat melihat Kuchiyose dari Naruto, seekor kuda dengan tanduk sepiral yang lurus berada dikeningnya tepatnya diantara kedua matanya, disurai, ekor dan tapak kakinya terdapat api merah yang terlihat membakarnya, matanya berwarna biru seutuhnya tanpa ada pupil matanya.

" Woy, kenapa kau berbeda penampilan Unicorn." Naruto cukup terkejut saat melihat bentuk Kuchiyosenya yang berbeda, matanya dan postur tubuh dari Kuchiyosenya saat ini berbeda dengan saat dia melawan Gaara dalam mode full Shukaku. 'Aku mengikuti alur kekuatan darimu Naruto-sama' Unicorn menjawab dengan nada yang terdengar feminim, dan lagi lagi semua yang ada disana terkejut bukan main.

" Kau betina!" anak bersurai kuning cerah yang biasa disebut Menma berteriak saat mendengar suara dari Kuchiyose Naruto barusan,Unicorn mengangguk mantab dan anggukan itu adalah jawaban dari pertanyaan dari Menma, semua yang ada disana hanya dapat ber'ohh'ria saat melihat pernyataan dari Kuchiyosei Naruto barusan.

" Baiklah Unicorn-chan, bisa berubah menjadi lebih besar dari ini agar kita semua bisa pergi kereruntuhan Uzushiogakure." Setelah ucapan dari Naruto barusan selesai, tubuh dari Unicorn mengeluarkan cahaya, cukup lama cahaya merah itu bersinar dan akhirnya kembali meredub lalu menunjukkan apa yang ada dibalik cahaya tersebut, semua yang ada disana cukup terkejut akan apa yang dilihat mereka saat ini termasuk Naruto.

'Aku jamin jika tubuhku membesar akan menjadi perhatian para bandit dan Missing nin, jadi aku lebih baik dalam wujud saat ini saja namun dapat menampung kalian bertujuh.' Kuchiyose dari Naruto barusan menyembuhkan keterkejutan dari para ninja yang ada didepannya atau tepatnya didepan ketujuh Unicorn lainnya, ya Unicorn membelah diri menjadi tujuh bak Bunshin para ninja.

" Baiklah, lebih baik kita cepat berangkat, aku merasakan ada sekitar sepuluh ninja datang kesini namun jaraknya cukup jauh sekitar dua puluh kilometer dari sini, dan dari kapasitas chakranya aku merasakan mereka setara anbu." Ucapan dari Naruto barusan sukses membuat semua yang ada disana terkejut, dan dengan segera mereka menaiki Unicorn Api tersebut setelahnya mereka melesat dengan cepat.

.

.-.

.

Dibawah Konohagakure ada sekitar dua puluh anbu yang sedang memberi hormat pada seorang laki laki tua yang memiliki luka menyilang didagunya, mata kanan yang ditutup oleh sebuah perban putih. Dialah yang biasa dipanggil Danzo, pemimpin dari Anbu Root. Danzo berdiri menghadap anbu anbu yang sedang berada dalam posisi memberi laporan didepannya.

" Kalian semua segera keluar dari Konoha, beri bantuan pada sepuluh anbu yang sudah aku kirim untuk menangkap Kumagawa Naruto, bawa dia kemari hidup atau mati. Aku ingin matanya untuk menutupi mata kananku ini, laksanakan segera!" dengan selesainya ucapan dari Danzo barusan, kedua puluh anbu yang tadi berada disana segera menghilang dengan Shunshin milik mereka masing masing.

" Akan aku dapatkan mata itu."

.

.-.

.

Disalah satu jalur yang sedang dilewati oleh Naruto dan kawan kawannya, mereka bertemu dengan segerombolan bandit yang sedang berusaha menyerang sekumpulan ninja yang berjumlah empat orang, bukan hanya bandit ada pula empat Missing nin yang berada disana, mereka sedang bertarung dengan anak dari sang ahli Genjutsu dari Konoha, Kurenai Yuuhi.

" Hahaha, kau tak akan selamat Kunoichi-chan, akan aku dapatkan tubuhmu sebagai pemuas hasrat kami hahaha." Salah satu Missing-nin yang membawa sebuah kapak berlari kearah Kurenai yang saat ini sedang mengatur nafasnya, dirasa cukup Kurenai pun juga ikut berlari kearah dimana sang Missing-nin tersebut berada, pertarungan tak dapat dihindari Kapak dan Kunai saling berbenturan menimpulkan sepercik api yang ada diudara.

Tak hanya Kurenai saja, bocah laki laki dengan tatto segitiga terbalik pun juga sedang bertarung dengan dua Missing nin yang ada disana, Kiba Inuzukalah namanya dengan anjing kesayangannya Akamaru dia bertarung dengan dua Missing-nin yang baru saja melancarkan sebuah tendangan keras kearah dada dari bocah itu.

Aburame Shino dan Hyuuga Hinata pun juga ikut bertarung mereka melawan bandit bandit yang saat ini dipimpin oleh salah satu Missing nin berrambut biru tua, beberapa kali pukulan dilancarkan oleh Hinata namun tak ada satu pun yang mengenai sang Missing-nin, Shino pun tak berbeda jauh dia berkali kali menyerang dengan serangganya juga sama sekali tak ada yang dapat mengenai sang Missing-nin.

Namun sebaliknya, Missing nin yang melawan ketiga bocah tadi berkali kali melancarkan pukulan, tendangan bahkan beberapa jutsu juga mereka keluarkan untuk memberi dampak dan luka yang lebih bagi ketiga bocah tersebut, Kurenai pun tak kalah kuwalahan saat melawan satu Missing-nin yang saat ini dia lawan, beberapa kali dia terkena tebasan dari Kapak Missing-nin tersebut namun dia juga beberapa kali memberi serangan pada Missing nin tersebut.

Saat ini Kurenai sedang terpojok, sebuah dinding tanah berada dibelakangnya dan Missing nin tersebut berada didepannya, dia tahu Missing nin didepannya adalah spesialis Ninjutsu dengan dua elemen yang bertolak belakang, petir dan tanah, dan juga Missing nin tersebut dapat membuat handseal dengan sangat cepat.

" Kau tak akan bisa kemana mana Kunoichi-chan." Kurenai yang mendengar ucapan dari sang Missing nin hanya dapat mengeratkan genggamannya pada Kunai yang saat ini sudah mengalami beberapa retakan akibat pertarungan yang baru saja dia lakukan. " Akan aku dapatkan kau!" Missing nin tadi menghentakkan tangannya ketanah seraya berteriak.

Doton : Dojoo Baindaa

Kurenai hanya dapat menutup matanya pasrah seraya memikirkan bagaimana cara untuk lolos dari jutsu pengikat ini, dia membuka matanya dan-

BUUGGHH

Sebuah suara seperti pukulan terdengar ditelinga dari Kurenai, Kurenai yang melihat siapa yang datang hanya dapat membulatkan matanya, seorang bocah dengan penutup mata putih tampak jelas dikedua matanya, bocah itu sukses memukul Missing-nin tersebut, Missing nin yang baru saja dipukul oleh anak tersebut terlempar cukup jauh dari tempatnya berdiri tadi.

" Kurenai Yuuhi, lebih baik anda mengistirahatkan tubuh anda, murid murid anda sedang dibantu oleh teman temanku." Bocah tersebut berucap dengan sopan tanpa membalikkan tubuhnya, dia masih saja menatap kearah sang Missing nin yang saat ini masih berusaha berdiri diarah depannya. " Apa kau gila Naruto dia ada-"

" Uki Tatsu, Missing nin yang memiliki Rank A, ahli dalam Ninjutsu berbasis petir dan tanah kelebihan merapal handseal lebih cepat dari siapapun, kapak api yang didapatkan setelah membunuh seekor Harimau penjaga sebuah kuil tua, aku tahu itu." Kurenai yang mendengar penjelasan yang sangat rinchi dari anak yang dipanggilnya dengan nama Naruto barusan hanya dapat membulatkan matanya.

" Bangsat kau bocah, kau cari mati !" Missing nin yang saat ini sudah dapat berdiri tegap menatap Naruto dengan tajam, genggaman kapak yang saat ini dia genggam semakin erat, mata yang tadi menatap tenang kini berubah menjadi tajam dengan beberapa urat diarea wajah dan lehernya mencuat keluar.

" Kau adalah perapal handseal tercepat, dan kau akan melawan Shinobi tanpa handseal!" Dengan berhentinya ucapan dari Naruto, pusaran api keluar dikedua tangannya. Uki dan Kurenai hanya dapat membulatkan matanya saat melihat apa yang baru saja terjadi. " Aku butuh kepalamu!"

.-.

Pertarungan antara Naruto dengan Uki Tatsu berakhir dengan terpisahnya kepala dan badan dari Uki Tatsu, yah pertarungan antara mereka berdua dimenangkan oleh Naruto dengan pertarungan antar ahli Kenjutsu, cukup banyak luka sayatan yang diterima oleh Tatsu namun luka luka tersebut tak cukup untuk membunuh ahli Ninjutsu itu, namun sebuah bogem mentah dari Naruto yang tepat terkena pada ulu hati dari Tatsu membuatnya sedikit goyah.

Tak hanya Naruto, kelima temannya pun juga sukses menghabisi para bandit bandit tersebut walau Sakura harus beberapa kali muntah saat kepala kepala bandit tersebut ditebas oleh keempat temannya, dan jika kalian tahu Sasuke dan Menmalah yang paling bersemangat saat membunuh atau tepatnya menebas kepala dari para bandit bandit tersebut, sedangkan Shizuka dan Haku lebih suka untuk memberi beberapa tusukan dan membekukan bandit bandit tersebut.

Kini, Shizuka, Haku dan Sakura sedang merawat ketiga murid dari Kurenai Yuuhi, mereka menderita luka yang lumayan parah dan dari ketiganya Kibalah yang mendapatkan luka paling parah. Sedangkan Kurenai, saat ini dia sedang berbincang bincang dengan tiga laki laki dalam gerombolan bocah bocah muda tersebut.

" lalu, sekarang dimana Kakashi dan Hayate berada?" sebuah pertanyaan dilontarkan oleh Kurenai, Sasuke dan Menma sedikit berfikir sedangkan Naruto. " Mereka berdua lebih dahulu mengawal Mei-sama untuk segera kembali keKirigakure, kami diperintahkan oleh mereka berdua untuk mengawal dua gadis itu, mereka bilang ini salah satu dari latihan kami." Naruto berucap dengan tenang, Sasuke dan Menma hanya melirik Naruto dengan mata yang sedikit membulat.

" Dasar Kakashi, dari dulu sampai sekarang dia masih saja malas dan mungkin Hayate mulai tertular sifat malas dari Kakashi itu." Kurenai sedikit mengumpat karena mendengar ucapan dari Naruto barusan, tapi " Tapi kenapa mereka berdua bisa dengan tenang meminta kalian untuk mengawal dua bocah Kiri itu tanpa didampingi Jounin kalian.?"

Sebuah pertanyaan yang sukses membuat Sasuke dan Menma sedikit memucat. " Hokage-jiji sudah mengangkatku menjadi Jounin, Kurenai-sensei jadi Kakashi-sensei dan Hayate-sensei dapat mempercayakan mereka padaku, ditambah lagi Haku-nee adalah mantan Missing-nin saat perang antara Rebelion dan pasukan Yagura terjadi." Sekali lagi, dengan tenang dan tanpa adanya rasa takut serta ucapan yang tergagap, Naruto menjawab pertanyaan dari Kurenai dengan sangat masuk akal.

Namun

DEG

" Baiklah Kurenai-sensei, kami berenam akan segera pergi untuk menjalankan misi lagi, dan untuk perjalanan keKonoha kalian harus berhati hati. Unicorn." Naruto berdiri diikuti oleh Sasuke dan Menma untuk undur diri setelahnya dia berteriak dan datanglah enam Unicorn yang sukses membuat Kurenai, Hinata, Kiba dan Shino terkejut, mereka berenam segera menaiki hewat tersebut dan melesat pergi seraya mengangkat tangannya menandakan perpisahan.

" Sen-sensei, bu-bukannya itu tadi a-adalah Kuchiyose?" seperti biasa, Hinata berucap dengan tergagap, namun gagapnya kali ini bukan karena kebiasaan namun melihat Kuchiyose dari Naruto yang tak biasa. " Anak itu, pantas saja Sandaime-sama mengangkatnya menjadi Jounin dalam umur yang masih muda." Kurenai tersenyum mengakui kebohongan dari Naruto.

.

SKIP TIME

.

Sudah hampir satu jam mereka menaiki Kuchiyose dari Naruto untuk menuju reruntuhan dari Uzushiogakure, dan semakin dekat mereka menuju Uzushiogakure semakin pekat pula energi yang dirasakan oleh Naruto dan Shizuka saat ini, yah Naruto tahu saat membantu Kurenai serta murid muridnya Anbu Root sudah lebih dahulu melewati mereka dan saat ini Naruto tahu Anbu Root tersebut sudah menunggunya disalah satu jalan menuju Uzushiogakure.

SRREET

Sebuah kunai yang sudah digantungkan dengan kertas peledak melesat tepat kearah mereka bertujuh, Taji yang sudah menyadari apa yang datang segera mengambil tindakan dengan melemparkan kunainya kearah dimana kunai yang sudah digantungan dengan kertas peledak tersebut berada.

TRANK

Suara tabrakan dari kedua kunai tersebut terdengar nyaring ditelinga ketujuh bocah tadi, tak menunggu lama sekitar dua puluh Anbu dengan topeng yang polos muncul dari berbagai arah dan sukses mengepung ketujuh bocah tadi. " Kumagawa Naruto, kami diperintahan oleh pemimpin kami untuk membawa anda hidup atau mati.!" Salah satu Anbu berucap dengan nada yang terdengar datar, Naruto yang mendengar namanya disebut hanya memiringkan kepalanya pelan.

" Jika kalian bisa membawanya silahkan saja, namun jangan terkejut jika Uzushiogakure memporak porandakan Konoha." Bukan Naruto, namun Tajilah yang menjawab ucapan dari salah satu anbu tersebut, Naruto yang mendengar ungkapan dari Taji barusan hanya menyungging sedikit senyumnya. " Apa yang dapat diperbuat desa yang sudah hancur." Anbu yang lain menanggapi ucapan dari Taji barusan.

BOFT BOFT BOFT

" Seperti ini, Fuuton : Kazekiri no Jutsu.!" Sebuah suara teriakan keras terdengar dari belakang lima anbu yang berdiri tepat didepan Naruto dan kawan kawan, yah dia Taji Uzumaki dan dari suara letupan kecil bekas menghilangnya bunshin dari Taji barusan terlihat sebuah lubang yang cukup besar bersamaan dengan menghilangnya Kuchiyose dari Naruto.

Kelima anbu yang terkejut tersebut hanya dapat memutar badannya dan setelahnya sekitar enam pisau angin sukses menancap dimasing masing jantung dari Anbu Anbu Root barusan, namun sebuah pisau angin masih meluncur cepat kearah dimana Naruto berada dan-

JRASH

Sebuah suara dari terpotongnya kepala terdengar jelas, Sakura yang melihat kejadian tersebut hanya dapat menutup mulutnya melihat sebuah kepala menggelinding mendekatinya, seorang anbu diam diam membuat tubuhnya tak terlihat dan berusaha mendekati Naruto, walaupun Naruto tahu namun dia pun juga tahu bahwa ada enam pisau angin sudah dibuat Taji barusan.

" Baiklah kawan kawan, mari kita sedikit berdansa dengan mereka." Karena ucapan dari Naruto barusan Sasuke, Menma, Haku dan Shizuka menyungging sedikit senyum sedangkan Sakura dia hanya dapat mengangguk lemah karena masih terkejut akan kejadian barusan. " Teme. .!" Suara teriakan dari Menma terdengar, Sasuke mengangguk mantab tanpa menatap kearah dimana Menma berada, setelahnya mereka berdua dengan cepat mereapatkan handseal mereka.

Belum selesai merapatkan handseal mereka, empat orang Anbu melesat cepat kearah dimana Menma dan Sasuke berada, berbekal sebuah kunai yang mereka genggam mereka melesat dengan cepat kearah Menma dan Sasuke, dua orang mengarah keSasuke den dua orang mengarah keMenma, namun-

Nadeshikoryuu : Kooha Reppuuken.

Suara teriakan dari Shizuka yang mengeluarkan salah satu jutsunya terdengar, namun-

Doton : Doryuuheki

Serangan dari Shizuka barusan dapat ditahan dengan sebuah dinding tanah yang cukup besar, yah dua orang anbu Root menahan serangan dari Shizuka dengan mudah namun-

The Death Blow

JRASH DAR

Sebuah gelombang tipis keluar dari tebasan Naruto barusan, gelombang tersebut sukses menebas dinding tanah yang barusan menahan serangan dari Shizuka dengan cukup mudah, Shizuka yang sebelumnya sudah memiliki rencana dengan Naruto sukses menghindar sebelum serangan dari Naruto barusan mengenai dirinya, dan jangan tanya dua Anbu tersebut sudah terbelah menjadi dua bagian akibat serangan dari Naruto barusan.

" Kurang ajar! Akan aku bunuh kalian semua." Sebuah teriakan dari sang pemimpin dari gerombolan Anbu Root tersebut dengan sangat cepat merapatkan handsealnya, setelah dirasa cukup Anbu tersebut segera-

Rasengan

Sebuah bola chakra yang cukup besar sukses mengenai punggung dari pemimpin gerombolan Anbu Root barusan, yah Menma sukses menyarangkan Rasengannya dipunggung Anbu tersebut, Anbu yang masih dalam keadaan terlempar kearah Shizuka berada berusaha menghentikan laju tubuhnya seraya menahan sakit yang berada dipunggungnya namun-

Nadeshikoryuu : Kooha Reppuuken

BUGH

ARRGGH

Sebuah kepalan tinju yang dilapisi chakra angin sukses dihantarkan oleh Shizuka pada anbu tersebut, namun tak sampai disitu saja Naruto kini sudah berada dibelakang Anbu tersebut dengan kedua tangannya yang sudah terlepisi Api yang berkobar garang.

Katon : Hottoburoo

BUUMMM

Dengan sekali gerakan anbu tersebut sudah berada didalam sebuah kawah yang memiliki diameter sekitar dua meter akibat hantaman dari kepalan Naruto pada punggung anbu tersebut yang sudah diarahkannya ketanah yang tadi adalah bekas pijakannya, Naruto berdiri dengan tenang namun-

TAK

Sebuah tangan menyentuh pundak dari Naruto.

Fuinjutsu : Noroi Tsubushi

ARRGGHHH

Naruto berteriak keras, sangat keras seseorang sudah sukses menanamkan kutukan padanya, seseorang berbadan yang terbilang kekar kini sedang menahan tubuhnya yang terjatuh akibat jutsu barusan, walaupun begitu Naruto masih setengah sadar. " Maafkan aku Naruto, aku ingin kau lebih kuat dengan buah iblis, namun kau masih aku sisakan sedikit chakra walau berbeda." Sosok tersebut berucap dan setelahnya menghilang dengan sebuah pusaran api yang cukup besar.

NARUTO/NII-SAN/TEBE!

Menma, Shizuka, Haku, Sakura dan Sasuke berlari cepat kearah dimana Naruto berada saat ini, namun ada beberapa anbu yang saat itu menghadang pergerakan mereka dan ada pula dua orang anbu yang berhasil sampai ditempat Naruto berada namun-

" Naruto!" Taji melompat tinggi setelah berhasil menendang salah satu anbu yang saat ini terlempar cukup jauh, walau dengan berbagai luka yang berada ditubuhnya Taji masih berusaha merapatkan segel tangannya, tak hanya Taji, Menma dan Sasuke pun juga sudah bersiap dengan Rasengan dan Chidori masing masing, Menma dan Sasuke berlari cepat kearah kawah yang saat ini adalah tempat dimana Naruto berada.

" Tak akan aku biarkan kalian lewat.!" Salah satu anbu berucap seraya merapatkan handsealnya dan diikuti oleh beberapa anbu yang berada dibelakangnya, Haku dan Shizuka tak tinggal diam mereka pun juga sudah bersiap dengan jutsu masing masing.

Katon : Goukakyuu no Jutsu

Fuuton : Daitoppa

Dua buah jutsu yang dikeluarkan dari lima anbu yang baru saja selesai merapatkan handseal mereka melaju cepat kearah kelima orang yang ada didepannya, namun tak hanya mereka yang sudah mempersiapkan jutsunya.

Fuuton : Uzu Anka

Hyoton : Korii no Kabe

Bola api raksasa sukses ditahan oleh dinding es yang diputari dengan angin yang bergerak dengan kecepatan yang cukup untuk mencabut sebuah pohon yang berdiameter empat puluh senti, setelahnya ledakan dan asap yang cukup besar dan tebal membumbung akibat tabrakan dari dua jutsu tersebut, dan dari dalam asap tersebut keluar dua orang bocah dengan sebuah bola chakra dan petir yang berada ditangan kanan dan kiri mereka.

Oodama Rasengan

Chidori

Tanpa Sasuke dan Menma sadari, mereka berdua telah melemparkan jutsu mereka masing masing dan dari dua jutsu yang sudah mereka keluarkan tersebut sebuah bola chakra yang dikelilingi dengan petir bersekala besar tercipta, Shizuka, Haku, Sakura dan Taji yang saat ini sedang terlempar kearah sebuah pohon terkejut akan apa yang terjadi, dan-

BUUMMM

DUUAAR

Sebuah ledakan yang besar tercipta akibat tabrakan dari jutsu gabungan dari Sasuke dan Menma, dan jangan tanya hanya lima orang anbu yang dapat bertahan akan jutsu tersebut. " A-A-Apa yang ter-terjadi barusan?" Salah satu anbu yang saat itu masih dalam posisi dimana dia masih berlindung dibalik sebuah batu hanya dapat terkejut.

" I-itu jutsu rank S." Haku yang masih dalam keadaan terkejut hanya dapat berucap dengan nada yang terdengar agak terpatah patah, bagaimana tidak? Dua orang Genin dapat menggabungkan dua buah jutsu yang berbeda menjadi sebuah jutsu yang benar benar mematikan. Taji yang melihat kesempatan dengan sisa tenaganya bergerak cepat mengambil tubuh Naruto dan menghilang dengan Shunsinnya kearah dimana Menma dan yang lainnya berada.

Anbu anbu yang melihat buruan mereka sudah kembali ketangan teman temannya sedikit terkejut, mereka tahu kesalahan mereka dan mereka berusaha untuk memperbaikinya, tanpa buang buang waktu mereka sekali lagi merapatkan handsealnya namun-

BUGH

BUGH

Lima buah tangan yang kekar berhasil memukul pundak dari kelima anbu tersebut dan karena pukulan dari kelima tangan tersebut sukses membuat kelima anbu tersebut jatuh terperosok. Keenam Genin tersebut hanya dapat terkejut saat melihat siapa yang memukul anbu anbu tersebut, bersamaan dengan itu Naruto mulai membuka matanya dengan perlahan dalam gendongan dari Taji Uzumaki.

Saat pertama membuka matanya yang dilihatnya adalah. " To-Tou- Tou-san!"

.

.-.

.

Dikantor Hokage yang berada diKonohagakure no Sato saat ini terlihat sang Hokage yang masih dalam acara bergelut dengan kertas kertas kerjanya, tak jauh darinya telihat seorang wanita berrambut merah dengan seorang lelaki tua berrambut putih yang saat ini sedang menatap kearah luar dari jendela gedung Hokage seraya berbincang ringan.

" Ero-sennin, apa yang saat ini sedang Menma dan Naruto lakukan ya?" Kushina berucap pelan, namun ucapan dari Kushina barusan masih dapat didengan oleh sang Gama Sennin dan sang Kiroi Senko, Minato selaku Hokage keempat saat itu langsung menghentikan aksi setempelnya dan memutar kepalanya perlahan mengarah kearah sang Istri.

" Mungkin mereka sedang bertempur dan mereka terluka, atau errr .. .. .. a-ada a-apa Kushina?" Jiraiya sang Gama Sennin merasakan aura yang tak begitu mengenakan dari Kushina, dan benar saja saat ini Kushina tengah mengibarkan rambut merahnya seraya menatap Jiraiya dengan tatapan Horor.

" APA MAKSUDMU ERO-SENNIN!" Kushina semakin mendekat kearah Jiraiya, dan sebaliknya Jiraiya sedikit demi sedikit menjauh, sedangkan Minato dia saat ini sedang dalam posisi sweatdropnya melihat tingkah sang istri. " Su-Sudahlah Kushina, ini dunia ninja dan mereka berada diluar teritorial dari Konoha, jadi jangan terkejut akan hal yang baru saja diucapakan oleh Sensei." Minato berusaha menenangkan Kushina, dan benar saja amarah Kushina saat ini mulai mereda.

" Haahhh, aku harap mereka baik baik saja."

" Huft, kau masih bodoh seperti dulu Kushina." Ucapan Jiraiya bagai api yang mendekati sebuah gas yang mudah terbakar, sekali lagi rambut merah dari Kushina kembali berkibar bak ekor dari Kyuubi, Minato hanya dapat menghela nafas melihat tingkah dari sang istri dan sang gurunya.

" APA MAK-"

" Diam dulu Kushina, aku belum selesai berbicara." Jiraiya berucap dengan nada yang terdengar tegas, Kushina yang mendengar ucapan dari sang Sensei hanya sedikit memiringkan kepalanya.

" Kau tahu, disana ada Uchiha terakhir, mantan Missing-nin dari Kiri, putri dari Nadeshiko, Madic-nin yang sudah diakui oleh Tsunade-hime, dan dua anak dari sang Habanero dan Kiroi Senko. Mereka terlihat seperti team yang sangat cocok."Ucapan dari Jiraiya barusan sedikit membuat kedua orang yang ada disana sedikit tersentak, yah dua anak dan satu anaknya tak mengakui keberadaan mereka.

Cukup lama mereka terdiam, namun kesunyian tersebut terpecah setelah-

DUAR

" Hokage-sama!"

..

..-.

..

" Jadi Dei-sama adalah ayah angkatmu Naruto?" Seorang laki laki dewasa dengan rambut merah yang dibiarkan memanjang berada disana, sebuah pakaian santai dia gunakan, sebuah hitae ate yang baru saja dia lepaskan berlambang Uzushiogakure dia letakan diatas sebuah meja yang berada disamping kanannya.

" Ya, dia sudah aku anggap anak sendiri, bocah yang menganggap mata dewa itu adalah sebuah mata terkutuk." Gelak tawa terdengar dari berbagai penjuru ruangan tersebut, dan jangan tanya lagi ekspresi Naruto saat ini, dia sudah beberapa kali mendengus sebal karena beberapa kali orang yang dianggap ayahnya tersebut sudah membully dirinya.

Dei berhenti tertawa dan menatap Naruto tajam. " Naru, ayo ikut aku sebentar." Tampang wajah dari Dei berubah derastis, dari tadi yang penuh dengan senyum dan tawa, kini berubah menjadi serius dan tanpa adanya senyuman sekecil apapun, bisa diketahui bahwa dia baru saja mengingat sesuatu untuk dibicarakan oleh sang anak.

Naruto mengangguk menanggapi ucapan dari sang ayah, setelah meminta izin untuk meninggalkan ruangan tersebut Dei berjalan beriringan dengan Naruto, setelah dirasa sepi Dei berhenti didepan sebuah ruangan. " Kita masuk." Dei berucap seraya memutar knop pintu tersebut dan mendorong pelan ruangan tersebut, kegelapan adalah hal pertama yang dapat dilihat Naruto, tanpa sadar mata Naruto bersinar dari balik kain putihnya.

Naruto tak terkejut sedikitpun saat dia dapat melihat dalam gelap, Dei yang berada dibelakangnya menutup pintu hingga rapat setelahnya dia berjalan kearah dimana Naruto berada, mendekatkan sedikit badannya disamping tubuh dari Naruto dan mulai berbicara. " Kau tahu Naru.?" Dei berucap dengan tenang, Naruto yang tak mengerti maksud dari Dei hanya memutar kepalanya untuk menatap kearah wajah tenang dari Dei.

" Apa yang aku tahu?" Naruto berbalik bertanya pada Dei, Dei yang mengerti maksud dari pertanyaan dari Naruto hanya tersenyum kecil. " Kau tahu Naruto, bahwa kini kau tak memiliki chakra karena kemarin aku sudah menghilangkannya?" Ucapan dari Dei sedikit membuat Naruto tersentak kaget, yah dia ingat seseorang memegang pundaknya dan setelahnya dia mendengar sedikit ucapan dari sosok tersebut.

" Kenapa kau melakukan itu?" Naruto berusaha setenang mungkin mendengar penuturan dari Dei, jika memang dia sudah tak memiliki chakra lagi dia masih memiliki Gasu Gasu no Mi dan Baku Baku, walaupun begitu bagaimana dia bisa melakukan pekerjaannya sebagai Ninja didimensi ini? Hanya itu hal yang kini masih terbayang bayang dibenak dari Naruto.

" Kau sudah besar sekarang, yah aku datang kesini karena aku ingin memberi sedikit kekuatan lagi padamu, sebuah kekuatan dari Naga legendaris yang tak sengaja aku temui disebuah dimensi yang ada didekat dimensi tempatku berada." Naruto yang mendengar penuturan dari Dei barusan sedikit bingung, naga? Ya, dia hanya pernah melihatnya dibeberapa jutsu berbasis elemen yang ada didunianya ini.

" Jelaskan lebih detail." Dei tersenyum melihat ketertarikan Naruto pada apa yang akan dia bicarakan padanya. " Naga itu bernama Ryuuzaki, dia tahu akan takdir yang diberikan Tuhan padanya, dia berkata padaku bahwa dia sudah menungguku lebih dari ribuan tahun untuk membawanya padamu, dia adalah naga suci yang akan mendiami tubuhmu dan bersatu denganmu, dia naga peniru -"

"-dan syaratnya untuknya masuk kedalam tubuhmu adalah chakra putih yang kini berada didalam tubuhmu, chakra itu adalah chakra yang diberikan Ryuuzaki sebagai kunci terkuat agar dia dapat masuk kedalam tubuhmu." Dei berhenti bercerita, Naruto terlihat melepas kain yang menutupi matanya, menampakan mata biru yang kini menatap tajam kearah Dei berdiri.

" Resiko apa yang aku terima tou-san?" Naruto berucap dengan nada yang terdengar tertarik, yah tertarik akan apa yang akan dia miliki saat ini. " seluruh kekuatan yang ada didirimu akan hilang selain mata itu." Ucapan dari Dei sama sekali tak membuat Naruto terkejut, sama sekali. Dia mengerti sebuah kekuatan yang besar membutuhkan pengorbanan yang besar pula.

" Apakah bisa, buah iblis yang aku makan dahulu dirubah kembali menjadi sebuah buah iblis lagi?" Pertanyaan yang seharusnya cukup sulit dijawab, namun tidak dengan Dei, dia mengerti maksud dari Naruto saat ini. " Tentu, setelah kekuatan dari Ryuuzaki kambali masuk kedalam tubuhmu, otomatis kekuatan lain yang ada didalam tubuhmu akan keluar seperti sedia kala." Naruto tersenyum mendengar penuturan dari Dei.

" Kekuatan apa yang dapat aku tiru?" Benar benar bocah yang sangat ingin tahu. " Semua kekuatan milik seseorang yang sudah kau sentuh." Jawaban dari Dei sukses membuat Naruto tersenyum evil, Dei pun begitu.

" aku menerimanya."

T . B . C

Okey, akhirnya fic ini update juga, maaf akan keterlambatannya karena saya harus berrebut laptop dengan ibu saya hehehe. LUPAKAN. baiklah saatnya balas Review :

Name ima : Apa Naruto akan menjadi pemimpin kelompoknya? Answer : dalam menjadi kelompok atau tidak, ini sedang saya fikirkan kembali, ada beberapa hal yang membuat saya agak bingung dalam hal tersebut.

D14napink : terimakasih akan reviewnya, dan saya masih newbie jadi ya hehehe gimana gitu :p

Nixaharu : Membuat Naruto mambuat suatu organisasi, serta memiliki elemen kristal. Answer : Untuk organisasi kayanya akan saya buat, dan untuk elemen kristal semua sudah tidak bisa lagi karena sudah terjawab diChapter ini.

Toni Nak Nexad881 : tentang Pair dari Sasuke. Answer : Saya memang akan membuat pair dari Sasuke berbeda.

Damrieo : Ch 1 : dalam fic ane akan berbeda vak :v ,,, Ch 2 : Hehehe, mau ane bikin beda alurnya bingung :v ,,, Ch 3 : Untuk mata dari Naruto, ane gabungin dari bentuknya ane ambil Leonardo dalam anime Kekkai Sensen, penutupnya ane bikin dari Nang In dalam Lost Saga, dan powernya sedikit ane ambil dari Kekkai Sensen dan karangan :v ,,, Ch 4 : Char Nang In ada diGame vak, dan terimakasih. ,,, ch 5 : Thank You. ,,, Ch 6 : tiga mata berarti tiga kali perubahan matanya vak. ,,, Ch 7 : Thank You ,,, Ch 8 : Dalam fic ini emang gak bakalan dark. ,,, Ch 9 : Rape Rape apaan vak -_-! ,,, Ch 10 : Engga lupa kalo itu vak, Cuma ane pengen focus ke Naru sama Menma dulu hehehe, dan akan saya keluarkan dalam sebuah kejutan :v. Thank udah review vak.

Otra : Jutsu andalan beberapa mungkin, untuk chakra sudah terjawab dalam chapter ini.

.792 : Ada tiga tapi yang dipake Cuma dua dan keluar lagi hehehe

Ao yukihira : Ane tahu, tapi yaa Fem aja :v

Raihan : Hehehe, sedikit kesalahan saya emang itu :v

Okey makasih yang udah Review, dan yang review lanjut dan sebagainya ane pasti akan tetep lanjutin ini fic dan byee

Komozaku Wooza Out