Destiny?

Cast :

Song Yunhyeong

Goo Junhoe

Kim Jinhwan

Kim Hanbin

Kim Jiwon

Kim Donghyuk

Jung Chanwoo

Pairing : JunHyeong, BinHwan, JiDong, Chanwoo cameo X-D

Genre : School life, fluff, romance, comedy, etc.

Summary :

Song yunhyeong seorang namja pelajar tingkat dua pada sekolah yang sedikit terkenal yaitu YG High School. Ia adalah seorang yang terkenal dengan segudang prestasi yang pernah ia dapatkan dan jangan lupa sifatnya yang ramah juga murah senyum kepada siapa saja.

Goo junhoe seorang namja pelajar tingkat satu yang bersekolah di tempat yang sama dengan song yunhyeong. Tapi tentu sifat mereka sangat berbanding terbalik. Jika song yunhyeong murah senyum maka goo junhoe sangat mahal untuk tersenyum. Ia tidak pernah perduli dengan orang lain. Jangankan perduli bahkan melihat orang lain pun tidak pernah ia lakukan. Ketika ia berjalan ia hanya menatap ke depan dan memperdulikan dirinya sendiri. Tapi semua orang tahu, dibalik sifatnya itu goo junhoe sedang menyimpan sesuatu.

Apa jadinya jika seorang song yunhyeong tertarik dengan sifat goo junhoe yang sangat dingin kepada orang lain. Ia merasa tertantang untuk mendekati seorang goo junhoe yang susah didekati oleh orang lain. Apakah song yunhyeong akan berhasil mendekatinya dan melelehkan sifat goo junhoe yang dingin bagaikan es batu?.

Previous Chapter :

Yunhyeong sekarang sibuk dengan pikirannya sendiri. Apa maksudnya junhoe berkata "Sampai jumpa besok". "Apakah ia akan menemuiku lagi?" batin yunhyeong. "Aaaaahh!" teriak yunhyeong frustasi sambil mengacak-acak rambutnya. Tanpa yunhyeong sadari junhoe tersenyum dari kejahuan. "Seorang kakak kelas yang sudah mengetahui namaku... kelihatannya tidak buruk" ucap junhoe sambil tersenyum...

Chapter 3 :

Yunhyeong berjalan dari kantin menuju kelasnya sendirian. Hampir ia beberapa kali menabrak orang lain karena ia tidak memerhatikan jalan. Sesekali yunhyeong terlihat sedang menghela nafas. Sepertinya beban yang sangat berat baru saja ia dapatkan. Ia masih memikirkan apa yang baru saja junhoe katakan padanya.

Tak terasa ia sudah sampai dikelasnya, yunhyeong memasuki kelasnya malas. "Cieeeee!" sebuah teriakan langsung menyambut yunhyeong ketika memasuki kelas. Semua teman-temannya tersenyum kepadanya. Senyum penuh makna. "Wae?" tanya yunhyeong bingung. "Kelihatannya ada yang menjadi biang keladi dibalik teriakan tadi" batin yunhyeong. Ternyata benar, si biang keladi akhirnya berdiri sambil bertepuk tangan "Cie...habis makan bersama" siapa lagi kalau bukan jinhwan. Yunhyeong hanya menatap malas dan langsung duduk di kursinya yang diikuti oleh jinhwan. "Ceritakan padaku bagaimana kencan pertamamu tadi dengan junhoe?"tanya jinhwan antusias. "Kencan? Hyung sebut tadi itu kencan?" tanya balik yunhyeong. Jinhwan hanya menganggukkan kepalanya. Yunhyeong malas dengan jinhwan ia hanya menyembunyikan wajahnya di meja.

Jinhwan sadar dengan melihat perilaku yunhyeong sekarang. Ia sadar pasti yunhyeong dengan junhoe tadi tidak berjalan dengan baik. "Kau tidak usah bersedih seperti itu, itu juga karena salahmu sendiri" ucap jinhwan. Yunhyeong mendengar perkataan jinhwan agak terpancing "Salahku? Apa salahku hyung? Aku tidak mengucapkan satu kata pun dihadapannya tadi. Apa salahku?". Jawaban yunhyeong malah membuat jinhwan tersenyum "Itulah kesalahanmu. Kau membuang kesempatanmu tadi. Saat dirinya tidak ada di depanmu kau selalu mencarinya dan berbicara banyak tentangnya, tapi disaat kau sudah dihadapannya kau hanya diam saja". Benar yang dikatakan jinhwan, yunhyeong memang seperti itu. tapi yunhyeong melakukan itu semua karena mempunyai alasan yang kuat. Ia tidak mau kalau rasa sukanya hanya rasa sepihak. "Jika kau takut cintamu bertepuk sebelah tangan, seharusnya kau harus berkata langsung kepadanya dan semuanya akan menjadi jelas" ucap jinhwan yang seakan-akan tahu apa yang ada dipikiran yunhyeong. Yunhyeong akhirnya tersenyum, ia sadar bahwa cepat atau lambat ia harus mengutarakan perasaannya kepada junhoe.

Yunhyeong tersenyum kearah jinhwan dan tiba-tiba ingat dengan perkataan junhoe tadi di kantin. "Hyung, aku mau bertanya" ucap yunhyeong tiba-tiba. "apa yang ingin kau tanyakan?". "jika hanbin berkata "sampai jumpa besok"pada hyung, biasanya apa yang akan hanbin lakukan?" pertanyaan itu berhasil membuat jinhwan tertawa terbahak-bahak. "Yunhyeong yunhyeong, anak kecil saja sudah tahu jawabannya kalau orang berkata seperti itu tandanya besok mereka akan bertemu lagi" jawab jinhwan. "Benarkah?" raut wajah yuunhyeong berubah panik. Bisa ia rasakan wajahnya mulai memanas. "memangnya kenapa?" tanya jinhwan menyelidik. Menurutnya pertanyaan yunhyeong tadi agak mencurigakan. "Bukan apa-apa hyung" elak yunhyeong. Tapi jinhwan tetap tidak percaya dengan jawaban yunhyeong.

~Tomorrow~

Keesokan harinya yunhyeong mulai merasa aneh dan perkataan junhoe mulai terbukti. Ia merasa akhir-akhir ini ia sering bertemu dengan junhoe meskipun itu hanya kebetulan saja. Tapi jika dikatakan secara kebetulan itu tidak mungkin, karena setiap yunhyeong berada di suatu tempat junhoe pasti ada meskipun ia hanya lewat. Mulai dari itu hari-hari yunhyeong mulai berwarna.

Hari-harinya dipenuhi dengan teriakan jinhwan jika disana sedang ada yunhyeong dan junhoe sedang berjalan disekitarnya. Sepertinya jinhwan sangat antusias jika dibandingkan dengan yunhyeong yang menjadi pelakunya. Seperti hari ini, yunhyeong sedang mencari angin segar di depan kelasnya. Entah kenapa hari ini sangat panas berada di dalam kelas. Ia berdiri sambil menikmati hembusan angin yang kencang. "Haaaahh~~ di dalam sangat panas" jinhwan mengeluh. Yunhyeong hanya tersenyum menanggapi keluhan jinhwan. Ia menutup matanya lebih agar bisa menikmati hembusan angin. Jinhwan masih asyik dengan acara kipas-kipasnnya dan tidak lama kemudian sosok junhoe terlihat sedang berjalan keluar dari kelas. "ITU! YUNHYEONG... JUNHOE KAU DICARI YUNHYEONG" mendengar teriakan jinhwan yunhyeong langsung membuka matanya. Ternyata benar junhoe sedang berjalan dibawah sana, tapi seperti biasanya junhoe tidak pernah menghiraukan teriakan jinhwan. Yunhyeong hanya tersenyum melihat sosok junhoe yang perlahan menghilang. "Dia selalu seperti itu. aku tidak habis pikir bagaimana kau bisa menyukainya" omel jinhwan. Yunhyeong tersenyum kembali. "Cinta itu buta hyung" ucap yunhyeong. Jinhwan sedikit terkejut dengan perkataan yunhyeong. "Wah wah...kelihatannya sahabatku ini benar-benar sedang jatuh cinta" ucap jinhwan sambil menyikut bahu yunhyeong. "Tapi aku masih penasaran..." ucap yunhyeong. "Hn?". "Kira-kira apa yang ada dipikiran junhoe saat hyung berteriak seperti tadi?". Pertanyaan itu membuat jinhwan ikut berpikir seperti yunhyeong. Ia tidak pernah berpikiran sejauh itu.

Sekarang tiga serangkai (Yunhyeong, jinhwan, hanbin) sedang duduk di depan perpustakaan. Hari ini pelajaran Oh seonsaengnim dilakukan di perpustakaan dan sekarang waktunya istirahat pelajaran pun usai jadi mereka duduk-duduk di depan perpustakaan hanya untuk sekedar duduk saja. Kebiasaan yunhyeong yang matanya selalu memerhatikan sekitar ternyata ia menangkap sosok junhoe sedang berjalan menuju kearahnya dengan cepat ia membuat alasan agar dapat menghindar dari junhoe. "Hyung... temani aku masuk ke perpustakaan sepertinya barangku ada yang ketinggalan" yunhyeong menarik tangan jinhwan. Mau tak mau jinhwan pun menuruti ajakan yunhyeong. Hanbin yang yang akan juga ikut masuk tidak sengaja melihat sosok junhoe yang sudah dekat dengannya, mengingat hanbin dulu pernah satu sekolah dengan junhoe ia menyuruh junhoe untuk duduk dengannya sebentar. Kelihatannya hanbin tahu mengapa yunhyeong ingin masuk ke perpustakaan lagi.

Dari dalam perpustakaan, yunhyeong dan jinhwan sedang mengintip junhoe dan hanbin yang sedang duduk bersama. "Jadi ini alasanmu untuk mengajakku masuk ke dalam?" ucap jinhwan. "Hehehe..tapi hyung kenapa hanbin malah mengajak junhoe untuk duduk disitu?" ucap yunhyeong gugup. Mereka terlihat sedang membicarakan sesuatu, sesekali hanbin melirik kedalam mendapati jinhwan dan yunhyeong sedang mengintip. Tidak lama kemudian terlihat junhoe sedang terburu-buru dan berpamitan kepada hanbin. Junhoe pun meninggalkan hanbin dan dua orang yang mengintip tadi pun ikut keluar dari tempat persembunyiannya. Junhoe belum terlalu jauh dari tempat duduk mereka dan akhirnya "JUNHOE KAU DICARI YUNHYEONG!" kembali jinhwan berteriak. Yunhyeong membelalakkan matanya. Ternyata junhoe menanggapi teriakan jinhwan dengan melihat kearah belakang sambil tersenyum. Senyum yang sangat tulus yang berhasil membuat jinhwan dan hanbin teriak histeris. Sedangkan yunhyeong? Ya, jika ia bisa meleleh maka dia sekarang sudah menjadi air.