Tittle
Permaisuri Kabut
cast
Kim Kibum x Cho Kyuhyun
Genre
Fantasy, Romance
Warning
Boys Love, typos, tulisan yang tidak BAKU dan sebagainya, bahasa tidak sesuai EYD, cerita abal.
Jika ada kesalahan atau ada kemiripan penulisan dan atau ada sesuatu yang kurang berkenan harap di maklumi.
.
.
.
Don't like Don't read, that SIMPLE.
Okay
.
.
.
Happy reading
.
.
.
.
[~Lizz_L_L~]
"Hah~pagi-pagi sudah mulai rapat, ini menyebalkan sekali~oi kapten kapan kami bisa libur, rasanya badanku remuk semua" tanya V memprotes ke arah Sungmin yang acuh tak menghiraukan protesan V dan melenggang begitu saja seolah tak menganggap V ada.
"Kau ingin di pancung hah~, diam saja dan tutup mulutmu" ujar Donghae setengah mengancam sungguh mendengar suara teriakan V yang melengking membuat kepala Donghae sedikit berdenyut dan bertambah sakit saja. V mencibir ke arah punggung Donghae yang sudah menjauh mengikuti Sungmin memasuki ruang rapat dengan tatapan kesalnya.
Tak
"Yak~aish" teriak V lagi terkejut kala sebuah map berwarna biru muda mendeplak kepalanya keras, V menoleh dan mendapati Kibum yang melengang acuh tanpa mengatakan apa-apa dan meninggalkan V begitu saja.
"Sampai kapan kau akan ada di sana alien cepatlah sebelum aku mencincangmu, aku ingin rapat ini segera berakhir, aku sungguh rindu kasurku, sialan..." racau Ren tak kalah bengisnya menatap V dan berjalan mengikuti yang lainnya dengan tampang tak kalah kusutnya dari penampilan rekan-rekannya yang lain.
"Ya...ya...kenapa malah aku yang terlihat seperti tersangkah disini, kalian sekongkol untuk memojokanku, sialan~" runtuk V tak terima dan berjalan mengikuti yang lainnya masuk ke dalam ruang rapat seraya mengerutu tak terima.
[~Lizz_L_L~]
"Khukhukhukhu...hihihihi hahahahaha" gema suara tawa yang teredam kini mulai terdengar lantang dan keras dalam ruangan yang tidak luas namun tidak juga sempit itu. Kyuhyun terkesiap kala mendengar suara familiar orang itu yang entah datang dari mana karena sosoknya yang tidak terlihat di manapun, entah kenapa saat mendengar suara tawa mengerikan itu seketika nafas Kyuhyun seakan di tarik paksa dan dadanya menyesak secara tiba-tiba. Kyuhyun menjelajahi sekitarnya dengan tatapan was-was, entah tempat apa ini Kyuhyun bahkan tidak bisa mengenalinya tapi Kyuhyun merasa sedikit familiar dengan tempat ini. Tempat dengan suasana yang sedikit temaram karena hanya di terangi oleh beberapa obor yang terpasang di tiap sudutnya dan di kejauhan tampak dua buah meja dengan bentuk dan ukiran aneh yang saling berjajar rapi bersebelahan. Mata Kyuhyun masih terus mencari menjelajah untuk menemukan sebuah tawa yang terdengar bagai katana yang bisa menebasnya kapan saja falam kegelapan dan kini iris selelehan karamel miliknya menatap pada satu titik, tepatnya pada punggung seorang laki-laki paru baya yang sedang berjongkok sedikit tersembunyi tepat di belakang salah satu meja persembahan yang entah kenapa sudah ada di sana, Kyuhyun berjalan memutar agar bisa lebih dekat dengan sosok yang tengah berjongkok dan masih menguarkan tawa mengerikannya itu.
Tidak lebih dari dua meter Kyuhyun berdiri tepat di belakang orang itu dan seketika tawa mengerikannya tiba-tiba berhenti dengan sendirinya menyisahkan aura aneh yang terasa dingin mencekam di sekitar Kyuhyun dan orang itu. Bahkan suara nafas terdengar jelas sekali dalam kekosongan yang memuakan itu.
Glup...
Kyuhyun menelan ludahnya keluh. "Siapa kau~?!" tanya Kyuhyun berusaha menahan rasa takutnya ah~bukan takut sebenarnya, karena Kyuhyun tidak memiliki rasa takut sedikitpun di hatinya hanya saja sedikit rasa gelisah yang entah saja tiba-tiba menyusup dan mengusik ketenangannya saat melihat sosok itu. Kyuhyun merasa firasat buruk yang akan segera menghampiri nya Lantara sosok yang tak di kenalnya itu, ketenangannya akan terusik dan Kyuhyun tidak menyukainya.
Laki-laki itu masih bungkam membuat Kyuhyun semakin di rundung rasa gelisah bercampur amarah yang teredam tanpa sadar iris selelehan karamel miliknya menjelajahi ruangan aneh itu sekali lagi.
"Hei~kau siapa?! Dan katakan tempat apa ini?! Kenapa aku bisa ada di tempat seperti ini?!" tanya Kyuhyun mulai tidak sabar karena tidak mendapat jawaban sama sekali sementara laki-laki itu masih terdiam di tempatnya tanpa ada niatan berbalik ataupun menjawabnya.
Kyuhyun gemas sendiri dan beranjak dari tempatnya menarik paksa laki-laki itu agar berbalik dan menatapnya."Hei~ah" Kyuhyun tersentak kaget dan tanpa sadar jatuh terduduk kalah melihat wajah laki-laki itu. Setengah wajahnya hancur dengan kulit mengelupas dan bola matanya yang mengantung di pipinya terlihat sangat menjijikan bahkan terlihat giginya yang sedikit runcing sewarna karat besi di antara daging yang menghilang di bibirnya hingga batas pelipisnya bahkan pipi sebelah kiri laki-laki itu tidak ada di tempatnya dan mengisahkan ruang kosong di sana.
"S~siapa kau?!" tanya Kyuhyun sedikit tergagap. Entah kenapa saat melihat penampakan mengerikan orang itu seolah mengingatkan Kyuhyun pada suatu hal buruk yang pernah di alaminya entah kapan tapi seolah ingatan buruk itu terkunci dalam kesadarannya dan menyisakan ruang kosong yang membuatnya seakan merasa terancam dan di hantui perasaan aneh yang membuatnya tidak nyaman.
"Hihihihihi~kau takut padaku?!" tanya laki-laki itu dengan satu mata hitam sempurna yang mengkilat tajam, di wajahnya terkesan dengan aura jahatnya yang membuat lutut Kyuhyun seketika melemas lagi, entah karena terkejut atau karena hal yang tampak familiar namun terasa tak nyata.
Kyuhyun berusaha menetralkan rasa takut atau terkejutnya dengan sedikit asupan oksigen Kyuhyun kembali bisa mengontrol emosinya dia berdiri menjulang di depan sosok yang masih berjongkok itu dengan sikap angkuh seperti dirinya kembali tidak ingin terlalu terintimidasi dengan sosok menyeramkan itu, percayalah Kyuhyun tidak berniat menunduk dan mengaku kalah pada siapapun termasuk makhluk aneh yang ada di depannya itu.
"Tidak~aku tidak takut padamu, katakan di mana aku sekarang?! Dan apa maumu?!" ucap Kyuhyun dengan nada tegas tanpa sedikitpun tersirat ekspresi ketakutan dalam wajahnya bahkan kali ini wajahnya terlihat beku dan tanpa ekspresi seolah berniat mengintimidasi.
"Khukhukhu~kau terlihat menakjubkan seperti yang ku bayangkan dan aku semakin menginginkanmu menjadi milikku, hihihihi" laki-laki itu bangkit dari posisi jongkoknya seraya tertawa aneh dengan punggung setengah bongkok tau bisa di katakan setengah patah karena saat dia berjalan hendak meraih Kyuhyun terdengar jelas Derik pergeseran tulang yang sangat menganggu. "Berikan~berikan tubuhmu padaku, aku menginginkan tubuhmu~berikan aku tubuhmu, tubuhmu adalah milikku, berikan apadaku?!" ucap laki-laki itu dengan tangan kurus seperti tulang yang mengapai-gapai tubuh Kyuhyun, Kyuhyun memundurkan tubuhnya secara teratur menjauhi tangan kotor tak berdaging milik laki-laki mengerikan itu.
"Jangan mendekat~menjauh dariku sialan" teriak Kyuhyun jijik.
Bruk...
"Ah~pantatku, astaga aku bermimpi aneh lagi, ini menyebalkan" ucap Kyuhyun jatuh terduduk di lantai kamar tidurnya dan tidur terlentang di lantai berusaha mengingat dan menafsirkan mimpi anehnya. Hingga sebuah deritan pintu menyadarkannya Kyuhyun dari acara mengumpat mimpi yang terasa nyata dan sangat mengerikan itu. Kyuhyun mendesah malas kala tau siapa laki-laki lancang yang dengan seenaknya sendiri berjalan memasuki kamar tidurnya sepagi ini dengan sikap kelewat santai, bahkan tidak mengindahkan tatapan dingin menusuk tidak suka yang di layangkan oleh Kyuhyun.
"Untuk apa kau kesini?!" tanya Kyuhyun dingin.
"Kenapa kau tidur di lantai huh~apa tempat tidurmu terasa tidak nyaman?!apa kau ingin aku membelikan tempat tidur baru untukmu?!" tanya laki-laki itu~Ayahnya penuh perhatian mendekati Kyuhyun.
"Tidak Kris, aku menyukai apa yang kulakukan sekarang dan itu bukan urusanmu, aku bertanya padamu bisakah kau menjawab pertanyaanku tanpa basa-basi, apa kau tuli?! Sedang apa kau di kamarku?!" tanya Kyuhyun dengan nada kelewat dingin dan di sambut dengan kekehan memuakan dari laki-laki itu.
Kyuhyun bangkit berdiri membereskan tempat tidurnya berniat untuk segera pergi ke sekolah sampai sebuah lengan kekar milik ayahnya itu menahan dan melingkar di pinggangnya dengan sikap yang kelewat posesif. Kyuhyun terdiam sementara Kris masih asyik dengan leher Kyuhyun mengecup dan mencumbuinya dengan sikap kelewat kurang ajar, laki-laki itu bahkan telah berani melakukan hal yang semestinya tidak boleh dia lakukan pada anaknya sendiri.
"Kau ingin mati?! Jauhkan tangan dan bibirmu dari tubuhku?!" ancam Kyuhyun dengan sedikit geraman di mulutnya bahkan tangannya kini sudah terkepal di sisi tubuhnya.
"Apa kau takut dengan ibumu, tenang saja Sooyoung tidak akan mengetahuinya" ucap Kris lagi masih menjilati leher Kyuhyun intens seolah leher Kyuhyun adalah sebuah permen dengan rasa adiktif yang sangat mengiurkan.
Namun entah kenapa saat mendengar suara Kris yang mengatakan rasa ketidakperdulian pada ibunya membuat Kyuhyun kembali mengeram marah, meski Kyuhyun juga tidak menyukai Soyoong tapi tetap saja perasaan tidak suka saat orang lain menganggap wanita yang melahirkannya di hina membuatnya sedikit merasa kesal. "Tidak~aku bahkan tidak peduli dengan wanita itu, tapi jika kau terus melakukannya aku akan benar-benar mengirimmu ke neraka, Kris" ucap Kyuhyun dengan nada dinginnya dan menatap Kris tajam dari pantulan cermin yang ada di depannya. Kris terkesiap menatap sorot mata berbahaya dari kedua iris selelehan karamel milik Kyuhyun dan seketika kris melepaskan tangannya dari tubuh Kyuhyun dengan tangan terangkat dan sikap menyerah dan tersenyum tipis setelahnya dengan kedua tangan yang saling bertaut di depan dada sedikit menciptakan jarak aman dengan Kyuhyun, namun sorot mata laki-laki dengan usia tiga puluh enam tahun itu menatap Kyuhyun dengan tatapan penuh damba, bisa di pastikan ada sebuah cinta di sana, ya laki-laki itu mencintai anaknya sendiri. Mencintai seorang Cho Kyuhyun.
"Sekali lagi kau melakukan itu padaku, aku tidak akan segan-segan lagi padamu, sungguh~" ucap Kyuhyun menampilkan senyum manis terkesan berbahaya membuat Kris sedikit terkesiap kaget dan menoleh ke belakang dan benar saja tepat di belakangnya sudah ada Kyuhyun yang lain, tepatnya Kuixian yang berdiri dengan tatapan mata bengisnya.
"Hahaha ini sungguh menarik, meski aku tau, melihatmu menjadi seperti ini rasanya membuatku terkejut setiap saat dan tidak bisa membuatku tidak terkejut" ucap Kris seraya terkekeh saat mendapati ada dua Kyuhyun di sana, di depannya dan di belakangnya seolah memang berniat mengepungnya. Sementara Kyuhyun hanya menatap Kris dingin seolah berniat membunuh Kris dengan tatapannya.
"Keluar~" ucap Kuixian dengan nada dinginnya.
"Baiklah baiklah, kau tidak perlu menguarkan hawa membunuhmu padaku~" ujar Kris dengan sikap menyebalkan dan keluar dari kamar Kyuhyun setelahnya Kuixian membanting pintu kamar dengan keras. "brengsek" sementara Kyuhyun hanya bisa terdiam dengan raut wajah dingin tak terbaca di sana.
[~Lizz_L_L~]
Ddrrrttt...
Ddrrrttt...
Kibum merogoh saku celananya yang bergetar karena sebuah notifikasi yang masuk ke dalam ponselnya. Dengan malas Kibum membuka sandi ponselnya dan membuka pesan masuk itu.
From : Pacar
Hai pacar apa kau sibuk hari ini?! Aku akan datang mengunjungimu nanti, aku mencintaimu.
Alis Kibum menyatu dengan dahi yang mengernyit bingung lantara membaca pesan aneh tersebut yang terkirim di ponselnya dengan emoticon berbentuk hati yang terlihat mengelikan di matanya.
"Pacar, siapa yang dia maksud?! kenapa di kontak ponselku ada nama aneh seperti ini?!" tanya Kibum bingung sendiri. Kibum mengabaikan ponselnya dia berpikir jika yang mengirim pesan adalah orang iseng atau orang yang salah nomor dan dengan cuek Kibum mencampakan ponselnya dan berjalan menuju ke kamar mandi, rasanya Kibum butuh sebuah air dingin untuk menjaga matanya agar tetap terbuka.
[~Lizz_L_L~]
"Kamar bedah terbuka yeah~yeah~aku masuk dengan derap langkah mengangetkan dunia boom~boom~kau di situ meringkuk takut pada pisau yang teracung uh yeah~"
"Kyu hentikan, apa sih yang kau nyanyikan kau berisik sekali, diamlah aku mencoba untuk tidur bodoh" ucap Kuixian dari dalam tubuh Kyuhyun yang merasa aneh mendengar nyanyian Kyuhyun dengan lirik yang terdengar tidak biasa itu.
"Tsk~kau ini, ini adalah lagu bagus tau" bela Kyuhyun tak terima karena lagu ciptaannya sendiri di hina oleh makhluk tidak jelas seperti Kuixian.
"Hei~kulihat tadi Kris datang padamu lagi?!" jeda lama tak ada tanggapan Kuixian menatap manik Kyuhyun yang seolah tak terbaca pada bias kaca yang ada di depannya. "apa kau tidak apa-apa?! Apa aku perlu melenyapkannya untukmu?!" tanya Kuixian serius menatap cermin dalam kamar mandi sekolahnya itu, beruntung sekali kamar mandi sedang sepi dan tidak ada satu orangpun disana, sangat berbeda sekali dengan kamar mandi wanita yang akan penuh sesak saat jam istirahat siang datang.
"Tidak perlu~" jawab Kyuhyun yang terlepas dari kebekuannya seraya tersenyum sambil membilas jemarinya di wastafel dengan sikap kelewat tenang dan terkesan sedikit keangkuhan dalam nada suaranya.
"Kau yakin~?" tanya Kuixian dengan nada tidak yakin karena sebuah firasat aneh yang tiba-tiba datang menyergapnya.
Kyuhyun mendongakan wajahnya menatap cermin tepat di manik Kuixian dan seketika senyumnya berubah menjadi sebuah seringai mengerikan. "Aku sendiri yang akan membereskannya nanti, Xian. akan sangat menyenangkan bila aku sendiri yang menikmati suara jeritannya dan Derik tulangnya yang terlepas, bukankah itu sangat menyenangkan, aku bahkan bisa membayangkan kesenangan saat melakukannya" jawab Kyuhyun lagi mengubah ekspresinya dan tersenyum manis namun kesan berbahaya masih lekat di wajahnya dan memejamkan matanya seraya mendongakan kepalanya dengan senyum yang masih melekat di wajah seputih porselennya dan kembali menatap cermin di depannya.
Bunyi bel meraung membebaskan Kuixian dalam perangkap mata berbahaya milik sang majikan~Kyuhyun.
"Wah~sudah bel" ucap Kyuhyun dan bergegas keluar dari kamar mandi. Kuixian diam tak menjawab sementara manik heterokrom milik Kyuhyun terlihat berpendar cerah di balik lensa coklat yang di pakainya~ya Kuixian sedang menatap Kyuhyun dengan tatapan khawatirnya saat mendengar ucapan Kyuhyun, Kyuhyun terlihat sakit jika seperti itu dan Kuixian sangat mencemaskan nya. Sungguh jika dia di hadapkan dengan dua pilihan antara dia atau Kyuhyun yang melakukan sebuah pembunuhan maka Kuixian lebih memilik jika dirinya saja yang turun tangan dan membunuh untuk Kyuhyun, karena Kuixian pasti akan membunuh orang yang menjadi targetnya saja tapi jika Kyuhyun yang turun tangan maka bisa di pastikan dia akan membasmi semua akar tanpa terkecuali, Kyuhyun adalah monster berdarah dingin yang terperangkap dalam tubuh manusia, seekor predator hidup yang terlihat mengerikan jika jiwa iblisnya mulai muncul~Minerva. Dan untuk alasan inilah Kuixuan di munculkan untuk membantu Kyuhyun melenyapkan jiwa sang Minerva yang telah ayahnya tanamkan pada dirinya, seorang laki-laki gila penganut faham satanisme kental yang membuat Kyuhyun berubah menjadi manusia tidak normal seperti sekarang karena pikiran jahatnya yang ingin menjadikan dirinya sendiri menjadi penguasa jagat raya dengan mengorbankan anaknya sendiri namun hal itu tak berhasil dan berakibat Kematian yang menjemputnya sebelum semuanya berhasil. Namun apa daya meski Kuixian berusaha menekan kekuatan Minerva namun dia tidak sanggup karena Kyuhyun memang menginginkan Minerva ada di dalam dirinya, Kyuhyun menginginkan kekuatan Minerva untuk menjaganya dari apapun yang menyakitinya seperti ibunya sendiri misalnya dan Kyuhyun sangat menyukai saat dirinya menjadi Minerva, karena dia terlalu mencintai ceceran darah dan aroma Kematian di sekitarnya.
[~Lizz_L_L~]
Terlihat pemuda manis yang duduk berjongkok di depan sebuah kantor kepolisian mengetikan sebuah pesan pada ponselnya dengan wajah yang sulit di artikan.
"Kenapa dia tidak membalasku? Apa salahku?" ucapnya murung pasalnya sejak tadi dia menunggu sama sekali tak ada tanggapan ataupun balasan dari seseorang yang sudah resmi menjadi kekasih sepihaknya dua hari yang lalu.
"Oi~kau yang kemarin dulu itu kan?!" tanya Taehyung yang tanpa sengaja melihat seorang pemuda yang berjongkok menyedihkan di sudut menghadap ke dinding dengan aura hitam yang mengelilinginya.
Kyuhyun berbalik dengan posisi yang sama dan menatap Taehyung dengan tatapan polos seperti anak anjing.
Kyuhyun terdiam seolah mengingat-ingat di mana dia pernah menjumpai Taehyung sebelumnya. "Ah~aku ingat kau temannya pacar kan?" tanya Kyuhyun berteriak antusias seraya melompat kegirangan seperti anak kecil.
"Astaga~kau membuatku terkejut" pekik Taehyung tanpa sadar memundurkan langkahnya menjauhi Kyuhyun yang terlihat berbinar menatapnya, bahkan Taehyung merasa seolah melihat telinga dan ekor imajiner yang bergoyang di belakang tubuh bocah kelewat mengemaskan seperti Kyuhyun dan itu membuatnya sedikit terkekeh geli, sungguh~Kyuhyun terlihat lebih mirip sepeeri seekor anak anjing di bandingkan seperti seorang manusia.
"Sedang apa kau di sini?!" tanya Taehyung menatap heran pemuda manis itu.
"Engh...kau melihat pacarku, aku sudah mengirimi dia pesan tapi dia mengacuhkannya" ungkap Kyuhyun dengan raut wajah sedihnya menatap Taehyung dan memainkan ke dua jari telunjuknya membentur dari Sama lain.
"Pacar?!" tanya Taehyung aneh. "Ah~Kibum Hyung~" pekik Taehyung lagi seolah berhasil mengembalikan ingatannya yang tercecer. Sementara Kyuhyun hanya bisa mengangguk-angguk antusias saat Taehyung menyebut nama Kibum. "Ayo ikut aku." ajak Taehyung seraya menarik jemari Kyuhyun agar pemuda manis itu berjalan mengikutinya memasuki kantor kepolisian.
"Ngomong-ngomong bagaimana ceritanya kalian bisa pacaran?! Aku bahkan heran saat tau kau dan Kibum Hyung sudah menjadi sepasang kekasih?!" tanya Taehyung merasa penasaran juga sebenarnya dengan hubungan mereka berdua. Pasalnya Kibum adalah sosok laki-laki dingin, aneh dan paling acuh dengan sekitarnya dan dia jarang sekali tertarik dengan seseorang, bahkan pikiran pemuda itu saja Taehyung tidak bisa menebaknya, Kibum adalah tipe pemuda yang angin-anginan.
"Ah~waktu itu aku melihatnya tertidur di halte entah kenapa wajah saat tidurnya membuatku merasa gemas dia Seperi bayi yang tidak berdosa, kau tau dia sangat imut sekali bahkan saat dia berjalan seperti orang mabukpun dia masih terlihat mempesona mungkin sejak itu aku menyukainya, ternyata cinta pada pandangan pertama itu sangat menyenangkan dan saat aku memintanya untuk menjadi kekasihku dia menerimaku begitu saja tentu saja aku senang mendengarnya aku bahkan tidak menyangkahnya jika dia langsung menerimaku" cerita Kyuhyun dengan wajah yang kembali berbinar sementara Taehyung hanya bisa melongo dan mengaruk pipinya dengan gerakan aneh.
"Ah jadi begitu ya~" tawa Taehyung kaku. "Pantas saja kalian cocok kalian sama-sama aneh" batin Taehyung dalam hati.
Mereka melintasi lorong dalam diam sampai netra kecoklatan milik Taehyung melihat sekelebat bayangan Kibum yang melintas malas di depannya.
"Hyung...Kibum Hyung~tunggu sebentar" teriak Taehyung cepat dan berlari ke arah Kibum sambil memberikan kode pada Kyuhyun agar mengikutinya. Kibum menghentikan langkahnya dan menatap datar ke arah bocah berisik dan seorang pemuda manis yang tidak di kenalnya.
Kibum memasukkan tangan kirinya ke dalam saku sementara tangan kanannya memegang map biru menatap Taehyung dengan tatapan paling malas sedunia yang memiliki arti 'kenapa kau memanggilku bocah, awas saja jika yang kau ucapkan hanya omong kosong, aku akan langsung mengantungmu di tempat' sementara Taehyung hanya balas menatap Kibum malas dan berbalik ke arah Kyuhyun.
"Kekasihmu mencarimu" ucap Taehyung dengan sikap santai seketika membuat kedua alis Kibum saling bertaut bingung.
"Hah~" responnya.
Puk
"Jangan mengatakan hal konyol seperti itu~ alien, jika ingin mabuk cari tempat yang lain" ucap Kibum memukulkan map birunya ke arah kepala Taehyung dan berbalik pergi diiringi desisan berbahaya dari Taehyung yang lagi-lagi kepalanya menjadi sasaran kekerasan Kibum. Namun sebelum Kibum kembali mengangkat kakinya sebuah jemari lentik milik Kyuhyun menahannya. Kibum menatap tautan antara tangannya dan pemuda manis yang di bawa Taehyung tadi da mendongakan kepalanya, manik gelap dan iris selelehan karamel milik Kyuhyun saling bertabrakan dalam nuansa magis yang terasa aneh seolah menyeret keduanya dalam pusaran misterius yang terasa membingungkan.
"Aku pergi~" ucap Taehyung berpamitan dan kembali mendesis jengkel saat tau Kibum ataupun Kyuhyun bahkan tidak merespon ucapannya sama sekali.
"Apa?!" tanya Kibum masih dengan wajah kelewat dingin setelah beberapa saat terdiam dari kebungkaman.
"Tidak ada~aku hanya merindukanmu, apa itu tidak boleh?!" jawab Kyuhyun dengan senyuman setengah idiotnya yang malah terlihat sangat imut di mata Kibum.
Kibum sedikit berdehem seraya melihat sekitarnya dan benar saja di balik meja-meja terlihat jelas sekali banyak telinga yang mencuat coba mencuri dengar apa yang di bicarakan Kibum dan pemuda manis itu, Kibum mendesah jengkel dan menarik Kyuhyun menjauh dari ruangan para penyamun haus belaian seperti teman-temannya. "Ikut aku" ucapnya tanpa intonasi membawa Kyuhyun masuk kedalam ruang santai yang biasanya di gunakan untuk membuat kopi dan memasak ramen saat dirinya dan teman-temannya begadang dan di haruskan menginap di kantor karena menyelidiki sebuab kasus.
"Jadi~kau yang mengirimi ku pesan itu? Pacar, apa itu kau?!" tanya Kibum setelah menutup dan memastikan tak ada penyamun yang menyadap pembicaraannya dengan pemuda manis itu.
Kyuhyun mengangguk lagi. "Iya~karena aku adalah pacarmu, apa itu tidak boleh?!" tanya Kyuhyun lagi dengan wajah kelewat polosnya seolah bertanya pada seorang ahjussi, apa jika buang air di celana itu buruk.
"Bukan begitu sih, memang kapan kita pernah membicarakan hal itu uhm~maksudku kapan tepatnya kita resmi menjadi kekasih, aku bahkan tidak mengingatnya" tanya Kibum merasa aneh dengan keadaannya saat ini. Bahkan perbincangannya dengan pemuda manis saat ini sudah termasuk hal yang sangat tidak wajar sekali menurut Kibum.
"Ah~Aku punya rekamannya, ku rasa kau harus mendengarnya agar kau bisa mengingatnya" ucap Kyuhyun lagi dan mengeluarkan ponselnya mengutak-atik dengan gerakan cepat dan tersenyum cerah setelahnya saat mendapati apa yang di inginkannya hingga tak lama kemudian terdengar sebuah percakapan absurb acara penembakan tidak biasa yang di lakukan pemuda manis itu pada pemuda datar setengah sadar setengah mabuk di sana.
"Bagaimana?! Bukankah sudah jelas~jadi~saat ini kau adalah pacarku, benarkan?!" tanya Kyuhyun namun nada bicaranya seperti menyiratkan sebuah pernyataan ketimbang pertanyaan.
"Ergh...Mungkin~?!" jawab Kibum aneh merasa tidak yakin dengan jawabannya sendiri pasalnya dia sadar jika suara yang ada di dalam ponsel itu adalah suaranya dan suara pemuda manis itu, bahkan wajahnya terlihat seperti seorang idiot saat sedang berpikir seperti sekarang.
"Asyyiikk..." ceria Kyuhyun melompat semangat seraya menghempaskan tubuhnya ke arah Kibum, memcium pipi pemuda datar itu singkat dan memeluknya erat. Bahkan Kibum hampir terjungkal karena terjangan Kyuhyun pada dirinya dan benar saja tak berapa lama keduanya jatuh terduduk di lantai marmer ruang santai itu dengan Kyuhyun yang memeluk posesif tubuh Kibum seperti seekor anak koala.
"Aduh~hei...Aku baru sadar jika aku tidak tau siapa dirimu, jadi siapa namamu?!" tanya Kibum setelahnya masih dengan posisi saling memeluk di lantai.
Kyuhyun menjauhkan kepalanya masih dengan kedua lengan yang saling bertaut membelit leher Kibum.
"Kyuhyun, Cho Kyuhyun" dan Kyuhyun kembali tersenyum manis membuat Kibum sedikit terpesona dengan keanehan pemuda manis itu. Dia aneh tapi manis bahkan di mata Kibum pemuda itu terlihat amat cantik dan berkilau.
Kibum tersenyum kecil. "Jadi Cho Kyuhyun, aku adalah kekasihmu sekarang begitu?!" tanya Kibum dan Kyuhyun mengangguk antusias.
"Baiklah~" ucap Kibum pada akhirnya dan terkekeh kemudian. Bahkan tanggapan Kibum terlalu santai akan perubahan statusnya kali ini. Sepertinya mereka memang manusia aneh yang cocok saling melengkapi satu sama lainnya.
.
.
•°•°•
"Mereka sungguhan konyol~" ungkap Ren mengomentari kegiatan absurd dua manusia teridiot abad ini, Kibum dan kekasih mungilnya yang berada di ruang santai.
"Kau tau sendiri Kibum seperti apa, sudah sejak awal dia mendapat predikat manusia teraneh di divisi ini, wajar saja jika dia mendapat kekasih unik semi aneh macam dia, siapa tadi namanya?!" tanya Donghae mendongakan kepalanya mengalihkan tatapan matanya dari layar komputer yang ada di depannya menuju ke arah Taehyung.
"Kyuhyun, namanya adalah Cho Kyuhyun tapi dia manis, beruntung sekali si flat itu mendapatkan kekasih seperti dia" jawab Taehyung "terlepas dari sifat anehnya dia pemuda yang mengoda, bahkan bokongnya saja terlihat mengiurkan" ungkap Taehyung menerawang sambil membayangkan bentuk bokong kenyal milik Kyuhyun.
Plak
"Aduh~sakit" Taehyung mengasuh dan berniat meneriaki siapapun yang lagi-lagi menistakan kepalanya namun mulutnya tiba-tiba bungkam dan serasa di lem saat mengetahui siapa sosok yang berani memukul kepalanya dengan gulungan kertas super tebal itu.
"Apa pekerjaan kalian sudah selesai, ah~kupikir begitu karena kalian memiliki banyak waktu luang untuk membicarakan masalah bokong di sini" ucap Sungmin sang kepala divisi berbicara dengan nada rendah dan aura hitam yang menguar dari tubuhnya kini menatap ketiga bawahannya yang mendelik horor menatap atasan kelincinya itu. Tanpa menunggu lagi ke tiga manusia beda spesies itu berbalik satu-satu dan kembali ke meja kerjanya masing-masing, Sungmin hanya bisa mengeleng maklum melihat kelakuan anak buahnya dan seketika matanya membola kala melihat Kibum dan Kyuhyun yang masih asyik dengan posisi berpelukannya di lantai ruang santai yang menarik atensi seorang Lee Sungmin.
"Siapa dia?!" tanya Sungmin mendekat ke arah komputer Donghae yang masih memperlihatkan gambar Kibum dan Kyuhyun di sana sepertinya si pemuda bergigi kelinci itu sedikit tertarik dengan aktifitas Kibum dan pemuda yang tidak di kenalnya itu.
"Kekasih Kibum sepertinya, kenapa?!" balas Donghae.
"Hemz...pantas saja, tidak kukira yang di ucapkan Taehyung ada benarnya, dia memiliki bokong yang indah, cih~membuatku iri saja, sepertinya aku harus melakukan sesuatu dengan tubuhku aku tidak ingin Han melirik pemuda lain" gumam Sungmin dengan raut wajah berfikir yang di sambut oleh kernyitan aneh di kepala Donghae. Ya jangan salahkan keinginantahuan teman-temannya dan jangan salahkan jika memiliki teman seorang hacker macam Donghae, asal tau saja karena keisengannya pemuda ikan itu menaruh sebuah cctv kecil pada masing-masing ruangan termasuk di kamar mandi wanita alhasil mereka bisa melihat adengan mengelikan Kibum, mungkin video itu bisa membantunya lain waktu untuk mengancam si flat aneh macam Kibum ya karena Donghae adalah si brengsek jenius dalam divisinya.
.
.
.
[~Lizz_L_L~]
Tap
Tap
Tap
"Disinikah, sepertinya mereka tidak terlalu pintar memilih tempat kematian mereka sendiri, aku tidak sabar untuk menemukan tulang-tulang mereka, ah~maaf Chan sepertinya aku terlalu bersemangat hehehe oke kali ini tidak ada pembunuhan benat begitu kan?!" tanya Kyuhyun dengan nada kelewat ceria.
"Terserah padamu Kyu-chan, apapun yang kau lakukan nanti aku akan mengikutimu" balas Chanyeol dengan wajah teguh dan nada suara yang menyiratkan keyakinan tak tergoyahkan.
"Baiklah~apa yang kita tunggu pesta akan segera di mulai, ayo pergi" ucap Kyuhyun lagi dengan wajah yang mulai berubah ekspresi, wajah lucu manis dan terkesan imut itu Kini tergantikan dengan raut wajah dingin tanpa ekspresi dan sarat ancaman. Dua orang itu hanya melangkah maju memasuki gedung tua yang tersembunyi apik di belakang hutan yang jarang di datangi oleh manusia, benar-benar tempat yang pas untuk meredam sebuah jeritan masal kala sang "Minerva" melakukan eksekusi.
TBC
Yohooo...oh ya lizz mau ngundang kalian ikutan grub BBM bagi yang berminat, ini grub yang di buat khusus untuk para reader dan author agar bisa dekat satu sama lainnya dan bisa saling berdiskusi terbuka tentang dunia perFanfictionan. Kalian bisa saling bertukar informasi saling bertanya dengan tata cara penulisan cerita, saling berbagi informasi tentang FF bagus yang paling recomended dll. Lizz dan Ika Zordick udah bergabung dengan grub "House of Fanfiction" ini jika kalian berminat kalian bisa invite PIN BBM lizz jika berminat kalian bisa PM lizz oke.
Oh ya satu lagi jangan lupa baca FF lizz yang terbaru ya judulnya ELF (Dust in the Wind)
Oke REVIEW juseyo.
