(Setiap inci adalah rumah.)
.
.
.
the world sees her life
Hetalia – Axis Powers © Hidekaz Himaruya. Penulis tidak mengambil keuntungan material apapun atas pembuatan karya; ditulis hanya untuk kesenangan.
Pairing: Spain/Belgium. Genre: General. Rating: K+. Other note: various short drabbles; for spabelweek 2016. spin-offs for a series in ao3.
Kau, suatu waktu, mencari tahu sebab-musabab jatuh cintanya seorang manusia pada benda mati. Pada hal yang bukan makhluk, yang sekali saja tak akan bisa mencintaimu balik atau minimal mengelus-eluskan tubuhnya pada kakimu (ya, kau berbicara soal kucingmu yang mungkin sekarang sedang enak-enakan tidur di dalam rumah penampungan).
Katanya, hormon bermain dalam segala hal yang ada hubungannya dengan cinta. Kalau begitu, berapa persen kadar dopamin dan oksitosin yang bergerilya saat mengagumi lampu-lampu jalanan di malam hari, Isabeau, kau menanyakan itu, 'kan, pada dunia di atas kepalamu?
Tetapi, berapapun itu, kelihatannya akan menjadi mungil-kerdil jika dibandingkan dengan jumlah yang beraksi saat kau melihat dunia melaju dan memberikan pembenaran pada teori relativitas di balik jendela di kananmu. Isabeau, tidakkah Trans-Siberia membuatmu makin jatuh hati pada Bumi?
"Um, Bella, teh hangatmu?"
Dan ia menyodorkan termos kecil kalian. Merasa seperti sepasang mahasiswa dalam grup pendakian lagi? Tentu saja, kau mengambil analogi yang tak salah.
Kau bukan pyromania, tetapi di ujung destinasi nanti betapa kauingin menyulut kembang api dan merayakan liburan ini dengan tawa lagi dan lagi—dengan Antonio di sisimu yang tak akan kaulepaskan bahkan ketika kau tidak lagi jatuh cinta pada setiap kota.
"Sayang," katamu, "sejauh ini, apa yang kaupikirkan tentang liburan ini?"
Antonio tertawa untukmu dan dunia bersalju yang ramah untuk kalian di luar sana, "Bahwa setiap inci Bumi adalah rumahmu."
Kau tidak bisa tidak setuju untuk itu; dan semakin nyata bagimu bahwa seluruh Bumi adalah petak liburan yang menyenangkan—dan kau semakin jatuh cinta.
(Juga padanya.)
