(Kau bersandar padanya, di penerbangan itu.)
.
.
.
the world sees her life
Hetalia – Axis Powers © Hidekaz Himaruya. Penulis tidak mengambil keuntungan material apapun atas pembuatan karya; ditulis hanya untuk kesenangan.
Pairing: Spain/Belgium. Genre: General. Rating: K+. Other note: various short drabbles; for spabelweek 2016. spin-offs for a series in ao3.
Kau sedang berada di penerbangan dan kaupikir, melepas beban adalah hal yang paling pertama dapat dilakukan di dalam perjalanan membelah angkasa.
Nyatanya tidak, untuk dia, untuk Antonio yang sepertinya kurang beruntung untuk hal tertentu. Kau yang menyekakan airmatanya, seolah kaulah yang terkuat.
Tidak, tidak juga. Sambil memikirkannya kau bersandar pada pundak dia, yang kembali tertidur setelah panjang lebar kalian bercerita soal beban masa lalu di bawah bintang yang berputar.
Jika kau adalah aurora—seperti yang dia katakan sebelumnya tentang mimpi mistisnya—maka dia langitnya.
Bukan. Bukan karena kau cahaya dan Antonio adalah si gelap; yang kadang dihardik dunia karena sejarah manusia-manusianya.
Namun karena kau adalah sesuatu yang tak pasti, bergelombang berayun dibawa sejarah, sementara Antonio adalah ruang luas tempat kau, sang aurora, selalu menuju.
"Antonio." Tak disahut, tetapi senyuman bukanlah hal yang akan muncul hanya jika ada balasan.
"Apa yang membuatmu bersedih, kalau dunia dan seisinya masih membiarkanmu hidup?"
Lampu menyala di atas Antonio, tidak di atasmu. Yang menyala senyummu, redup mata dia—masih memikirkan beban gelap di balik kelopak matanya tetapi sudahlah;
dia punya cahayanya.
Kamu.
