Animal Heroes

Chap: 2

Genre: Romance

Cast: Cho Kyuhyun, Lee Sungmin.

Warning: Typo(s), OOC, Yaoi.

.

.

.

Sungmin memutar-mutar tubuhnya melihat sekeliling rumah Kyuhyun.

"Kyuhyun-ah rumahmu terbalik yah?" tanya Sungmin saat sampai di rumah Kyuhyun.

"Apa maksudmu?" Kyuhyun terus berjalan melewati dapur menuju ruang tengah rumahnya.

"Kenapa kita masuk lewat dapur? Apa rumahmu tidak ada bagian depannya?" Sungmin mengikuti Kyuhyun yang terus berjalan.

Flashback

"Sial, mana bisa aku bilang rumahku terlewat, memalukan." batin Kyuhyun.

Sungmin masih menunggu jawaban Kyuhyun yang berdiri diam saja disampingnya.

"Kyuhyun-ah.." tegur Sungmin.

"Masih jauh." jawab Kyuhyun singkat

"Oh." Sungmin memanyun-manyunkan bibirnya, namun tidak lama ia kembali membungkukan badannya dan bermain dengan sang kucing.

"Benar, lewat belakang saja." pikir Kyuhyun, cerdas.

Kyuhyun dan Sungmin kembali berjalan, Sungminpun kembali beraegyo ria, kali ini Kyuhyun tidak terlalu memperhatikan Sungmin, walaupun hatinya ingin melihat ekspresi lucu seperti apa saja yang Sungmin lakukan, karna jika rumahnya terlewat lagi, maka jatuhlah harga dirinya.

Flashback end

Kyuhyun menurunkan sang kucing diatas sofa, lalu pergi ke kamar untuk menyimpan tas dan mengganti pakaian. Tanpa disuruh Sungmin langsung duduk disofa disamping sang kucing.

Sungmin membelai lembut kepala sikucing, hinggga kucing itu tertidur.

"Kapan kau akan pulang?" tanya Kyuhyun saat kembali dari kamarnya.

"Kau tidak menawariku minum? Aku kan haus setelah berjalan jauh." ucap Sungmin dengan suara aegyonya.

"Eh?" lagi-lagi Kyuhyun dikagetkan dengan tingkah lucu Sungmin, "Setelah ekspresi aegyo, kini suarapun aegyo, oh My.. makhluk apa dia?" batin Kyuhyun.

Kyuhyun tidak bicara lagi, dia langsung melangkahkan kakinya ke dapur.

"Kyuhyun-ah.!"

"Apa?" tanya Kyuhyun kaget dan kesal karna ternyata Sungmin mengikutinya.

"Mmmm… aku pulang saja." jawab Sungmin.

"Hey! Aku sudah mengambilkan air untukmu." ucap Kyuhyun jengkel.

Sungmin menatap segelas air yang dipegang Kyuhyun.

"Ah baiklah." Sungmin mengambil gelas ditangan Kyuhyun dan meminumnya sampai habis. Kyuhyun melongo melihat Sungmin yang meneguk air dengan cepat.

"Sudah habis, terimakasih." Sungmin mengembalikan gelas pada Kyuhyun, dan iapun berlari keruang tengah, mengambil tasnya dan hendak keluar lewat dapur.

"Hey, tunggu." Cegah Kyuhyun.

"Wae?" Sungmin melihat kearah Kyuhyun yang masih memegang gelas.

"Jangan lewat situ." Kyuhyun menarik tas gendong Sungmin dan mengajaknya keluar lewat pintu depan.

"Eh? Kyuhyun-ah jangan menarikku seperti ini, aku bukan kucing." Protes Sungmin.

Kyuhyun tidak memperdulikannya dan terus menarik tas Sungmin.

"Lewat sini." Kyuhyun membuka pintu dan mendorong Sungmin keluar.

"Ini bagian depan rumahmukan Kyuhyun-ah?" Sungmin memutar-mutar tubuhnya, percis seperti anak kecil yang sedang memperhatikan sebuah bangunan.

"Berisik, sudah sana pulang." Kyuhyun mendorong Sungmin menjauh dan menutup pintu.

"Huh.." Sungmin memanyunkan bibirnya dan melangkah keluar dari pekarangan rumah Kyuhyun.

.

.

.

Bel tanda pelajaran berakhir menggema keseluruh penjuru sekolah, Leeteuk menutup acara mengajarnya dan mempersilakan muridnya untuk pulang lebih dulu.

Setelah membereskan buku pelajarannya, Sungmin menghampiri Kyuhyun yang masih duduk di bangkunya.

"Kyuhyun-ah, aku ikut ke rumahmu yah?" ucap Sungmin.

Kyuhyun tidak merespon, hanya menatap keluar jendela.

Sungmin duduk disebelah Kyuhyun.

"Kyuhyun-ah, ayo kita kerumahmu." pinta Sungmin.

Kyuhyun masih diam saja.

Sungminpun dengan sabar duduk menunggu Kyuhyun.

Setelah kelas kosong, barulah Kyuhyun membereskan bukunya, dan berjalan keluar kelas tanpa menghiraukan Sungmin.

Kyuhyun tidak langsung pulang kerumah namun berkeliling-keliling ditaman, Sungmin masih terus mengikuti, Kyuhyun kadang berjalan beriringan, berjalan dibelakang, bahkan berlari memutari Kyuhyun seraya melakukan aegyo.

Kyuhyun berhenti berjalan dan berdiri dibawah sebuah pohon yang rindang, lalu menyebarkan pandangannya keseluruh penjuru taman, seperti sedang mencari atau mengawasi sesuatu.

Sungmin mengikuti apa yang dilakukan Kyuhyun dengan berdiri disebelahnya.

"Kyuhyun-ah, sebenarnya apa yang sedang kau cari?"

"Tidak ada." jawab Kyuhyun singkat.

"Kalo begitu ayo kita kerumahmu saja." pinta Sungmin.

Tanpa bicara Kyuhyun melangkahkan kakinya, dengan bersemangat Sungminpun mengikuti langkah Kyuhyun.

Lagi-lagi Kyuhyun tidak langsung berjalan menuju rumahnya, namun masuk kesebuah gang, keluar satu gang dan masuk ke gang lainnya, dengan mata seperti mencari sesuatu, terkadang dia menengadahkan kepalanya saat berjalan melewati pohon yang rindang.

Sungmin masih saja mengikuti langkah Kyuhyun dan memperhatikan apa yang Kyuhyun lakukan.

Jam sudah menunjukan pukul 5 sore, barulah Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju rumah, Sungmin menarik nafas kelelahan.

"Kyuhyun-ah sudah dua jam kita berkeliling-keliling, apa sekarang kita akan pulang kerumahmu?" tanya Sungmin.

"Hn." jawab Kyuhyun singkat.

Sungmin tersenyum "Kajja." dia berjalan mendahului Kyuhyun.

Namun saat Sungmin akan melewati jalan yang sama seperti sebelumnya, Kyuhyun menarik tas Sungmin dan berbelok masuk kesebuah gang.

"Eh? Kita mau kemana?"

Kyuhyun tidak menjawab, dia berhenti didepan sebuah rumah dan membuka pintunya.

"Eh, ni rumahmukan Kyuhyun-ah?"

"Hn."

Bukannya ikut masuk, Sungmin malah berlari kearah semula dan memperhatikan jalan yang baru saja dia lewati.

"Kyuhyun-ah!" Sungmin berlari kembali menyusul Kyuhyun masuk kerumahnya.

Kyuhyun berjalan masuk kekamarnya, dan kembali dengan kucing dipangkuannya.

Kyuhyun menurunkan sikucing diatas sofa, dan menghempaskan tubuhnya disebelah sikucing. Dia menyalakan televisi.

Sungmin duduk dibawah, dan mengelus-elus sikucing.

"Kyuhyun-ah?"

"Hn."

"Bukankah kemarin jalan depan itu kita lewati? Kenapa kita tidak lewat situ saja, lebih dekatkan? Kenapa kita malah lewat belakang?" tanya Sungmin beruntun.

"Eh?" Kyuhyun hampir tersedak ludahnya sendiri mendengar pertanyaan Sungmin.

"Kenapa Kyuhyun-ah?"

"Tidak apa-apa." jawab Kyuhyun ketus.

"Jadi kenapa kita lewat belakang?" Sungmin mengulangi pertanyaanya.

Kyuhyun sedikit tidak nyaman dengan pertanyaan Sungmin, tentu saja, tidak mungkinkan Kyuhyun menjawab, jalan itu terlewat karna aku terlalu sibuk memperhatikanmu, dimana harga diri seorang Cho Kyuhyun ketahuan memperhatikan seorang namja aneh yang sering melakukan aegyo hingga rumahnya terlewat sangat jauh, dan dia harus berputar-putar agar bisa pulang lewat belakang rumahnya.

"Kyuhyun-ah?" tegur Sungmin saat Kyuhyun malah diam.

"Berisik sekali sih." ucap Kyuhyun jengkel.

"Hufh." Sungmin mengembungkan pipinya "Ya sudah kalo tidak mau jawab."

Kyuhyun kembali fokus pada televisi didepannya, dan Sungminpun mengajak main sikucing.

Lagi-lagi Sungmin melakukan aegyo yang disambut miauw-an riang dari sang kucing.

Kyuhyun mencuri pandang saat Sungmin melakukan aegyo dan senyum tipis terpatri diwajah dingin Kyuhyun.

"Ah lihat perbannya sudah kotor." seru Sungmin "Kyuhyun-ah, tolong pegangi kucingnya, aku akan mengganti perbannya dengan yang bersih." Lanjut Sungmin.

Kyuhyun membenarkan letak duduknya, dan memegangi tubuh sang kucing, Kyuhyun membelai halus kepala sikucing, agar sangkucing merasa nyaman dan tidak memberontak saat Sungmin mengganti perbannya.

Sungmin dengan perlahan membersihkan bekas betadin yang mengering, dan menetesi dengan betadin lagi, lalu membungkusnya dengan perban yang baru.

"Ya, selesai." ucap Sungmin riang.

Kyuhyun menurunkan sikucing dari pangkuannya, sangkucing berjalan tertatih dan menggosok-gosokan badannya pada kaki Kyuhyun.

Sungmin duduk disebelah Kyuhyun, dan tanganya hendak meraih pelipis Kyuhyun, namun dengan cepat Kyuhyun mengelak.

"Apa yang kau lakukan?"

"Aku ingin mengecek lukamu, biarkan aku melihatnya."

Sungmin menjulurkan tangannya lagi namun ditepis oleh Kyuhyun.

"Tidak usah, sudah sembuh."

"Biarkan aku melihatnya." Sungmin tetap memaksa.

"Tidak usah." Kyuhyun mencengkram kedua tangan Sungmin dan memasang wajah dinginnya.

"Ba-baiklah, kau kan tidak perlu marah seperti itu." ucap Sungmin, sambil duduk agak menjauh.

Kyuhyun memencet-mencet remote ditangannya, tidak ada acara yang seru, sang kucing tertidur dedekat kaki Kyuhyun.

"Mmmm.. Kyuhyun-ah." Sungmin memecah hening diantara mereka.

"Hn."

"Orangtuamu mana?" tanya Sungmin hati-hati.

"Di Jepang." jawab Kyuhyun singkat.

"Oh.." Sungmin mengangguk-anggukan kepalanya.

Kyuhyun melihat jam dinding, pukul 6.

"Lebih baik kau pulang." ucap Kyuhyun.

"Eh?"

Kyuhyun menunjuk jam dinding.

Sungmin melihat kearah jam yang ditunjuk Kyuhyun.

"A..Arraso." Sungmin membereskan kotak P.P.P.K dan memasukannya kedalam tas.

Kyuhyun dan Sungmin berjalan menuju halte bus terdekat.

"Kyuhyun-ah, sebenarnya kau tidak perlu mengantarku." ucap Sungmin malu-malu.

"Eh?" Kyuhyun menghentikan langkahnya. "Benar juga, diakan namja kenapa aku harus mengantarnya segala." batin Kyuhyun.

"Kyuhyun-ah, ada apa?" Sungmin ikut menghentikan langkahnya.

"Ani, ayo cepat." Kyuhyun menarik tangan Sungmin dan berjalan lebih cepat.

Sungmin sedikit kaget saat Kyuhyun menarik tangannya, namun dia tersenyum dan mengikuti Kyuhyun.

Sungmin duduk menunggu dihalte bus, Kyuhyun berdiri mondar-mandir tidak sabaran.

"Kyuhyun-ah, jika kau mau, kau tidak perlu menemaniku disini, kau boleh pulang." ucap Sungmin.

"Mana boleh seperti itu." ucap Kyuhyun, tanpa berhenti mondar-mandir.

"Wae?"

"Ini daerah rawan, tidak aman untuk anak sekolah menunggu sendirian, apalagi siswa dengan wajah Imut sepertimu" jawab Kyuhyun.

"Mwo?" Sungmin kaget dengan akhir jawaban Kyuhyun.

"Eh?" Kyuhyun ikut kaget, dia tidak menyadari jawabannya sendiri, "Maksudku, siswa pendek sepertimu." ralat Kyuhyun.

Sungmin mengembungkan pipinya "Aku tidak pendek Cho Kyuhyun."

"Tidak pendek? Tinggi tubuhmu hanya sebahuku." ejek Kyuhyun.

"Cho Kyuhyun, kau ini menyebalkan sekali sih." Sungmin merenggutkan wajahnya.

"Itu busmu sudah datang." Kyuhyun menunjuk sebuah bus yang berjalan perlahan dan berhenti dihadapannya.

"Ah, baiklah aku pulang dulu, terimakasih sudah mengantarku." ucap Sungmin seraya melangkahkan kakinya masuk kedalam bus.

Kyuhyun menghela nafas memperhatikan bus yang dinaiki Sungmin melaju dengan cepat meninggalkan dirinya yang berdiri sendirian.

"Bodoh, bagaimana bisa aku tidak sadar mengatakan dia Imut." Kyuhyun menendang kerikil didepannya, dan berjalan pulang ke rumah.

"Huh, dasar Cho Kyuhyun, jelas-jelas dia bilang aku imut, kenapa meralatnya dan mengatakan aku pendek." Sungmin memandang keluar bus dan menikmati perjalananya menuju rumah.

To be continued…

.

.

.

Gamsahamnida buat yang sudah review, Fave Author, Fave story, Alert story, Alert Author, and Silent reader.

Jongmal Gamsahamnida for :

Park Min Rin yang sudah menyukai ff saya.

Cyn Kyunnie yang sudah ngasih jempolnya, tenang aja ini all about Kyumin moment ko.

Chi Kyumin terimakasih sudah review.

Anonim890516 terimakasih atas koreksinya, saya akan belajar lagi bahasa korea agar tidak melakukan kesalahan penulisan lagi.

S.J. 1315 terimakasih sudah review, Kyuhyun bandel? Itu karma saya yang bikin.^ _^

Sparkyu and Pumpkins terimakasih sudah Review.

Alin terimakasih sudah review. Otak pervert Kyu? Mang ada yah #eh.. di chap-chap selanjutnya nanti dijelasin kenapa Kyunnie jadi hobi berantem. So di tunggu yah..

Super Girl terimakasih sudah review, maaf malah telat update

Princess Kyumin terimakasih sudah review, maaf malah telat update

Megakyu terimakasih sudah review, maaf malah telat update.

Dan untuk yang lainnya saya sudah balas reviewnya lewat PM yah..

Buat semua reader, maaf jika chap 2 malah semakin jelek, setelah membaca silakan review, jika berkenan tentunya.. ditunggu kritik dan sarannya…

Gamsahamnida….

*bow…