-Sebelumnya di The Devil Ninja Shadow-

[Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost] [Boost]

Zreeezzzz!

[Transfer] [Transfer] [Transfer] [Transfer] [Transfer] [Transfer] [Transfer] [Transfer] [Transfer]

Kesembilan [Wyvrn Fairy] melakukan [Transfer] secara bersamaan tiba-tiba [Armor Scail Mail] pada bagian dada milik Ise bergeser perlahan, dari situ keluar sebuah meriam besar mengerikan berbentuk kepala naga yang sedang membuka mulutnya diiringi gema sunyi pertanda meriam itu siap menembakan isinya. Di sisi lain Naruto juga telah siap menembakan bola energi super besarnya.

[Longinus Smesher!] - [Makkura Juubi Dama!]

DOOOOOOOONNNNNNNNNN

Laser canon super dahsyat berwarna merah dan hitam ditembakankan secara bersamaan, mengikis dan menghancurkan segalanya yang menghalangi jalur lintas serangan pemusnah masal tersebut, sebelum keduanya berbenturan dan saling beradu mencari dominasi diantara keduannya.

DUUUUUUAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRRRRR!

Dan ledakan maha dahsyat pun tercipta dari kedua laser pemusnah masal itu diikuti dengan Ise dan Naruto yang terlahap oleh efek ledakan berwarna merah kehitaman tersebut.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.
XXXXXXXXX T.D.N.S XXXXXXXXX

.

.

.

.

[The Devil Ninja Shadow]

Disclimer's : Masashi Kishimoto and Ichie Ishibumi

Crossover : Naruto and High School DxD

Rate : M (For story and leangue. not Lemon)

Genres : Semi-Romance, Adventure, fantasy, Sci-Fi, Supernatural, hurt/comfort, ETC.

Pairing : "Penjahat tidak membutuhkan cinta" meminjam perkataan The Dark Side; Yami Naruto, dari fic TBT(The Best Team) by : Jendral(Ecchi) Dony Ren/Icha Icha Ren.

Slight pair: KibaTsuba, IseAsia, ValiKuro, NaruNaru(?) and more.

Warning : Death Char, Dark Side(meybe), Gray(meybe), Semi-OOC, No OC, Typo(s), Miss Typo(s), Adult theme, Violence, AU, Twist Plot(meybe), Etc.

.

.

.

.

.

.

.

ARC : II - why the dragon's cry without tears? (In the hearts of all secrets will be revealed and become a reality.)

Omake ARC II - Fate : Naga, Sang Eksekutor, dan 13 calon Tuhan.

.

.

.

.

XXXXXXXXX T.D.N.S XXXXXXXXX

.

.

.

.

[Dimension Lost] [ディメンジョン・ロスト]. atau [Dimension create] [霧の中の理想郷-ディメンショ ン・クリエイ] dalam bentuk [balance Breaker] adalah salah satu dari tiga belas Longinus yang pernah di ketahui eksistensinya, Sacred Gear yang menyandang peringkat ke-4 dari tiga belas longinus lain. Satu tingkat di bawah [Anihilation Maker] dan satu tingkat di atas [Boosted Gear]. [Dimension Lost] adalah sebuah Sacred Gear yang memungkinkan sang pemilik menciptakan suatu ruang atau dimensi untuk mengisolasi, atau menyegel sesuatu. Longinus peringkat ke-4 tersebut bahkan dapat menciptakan tiruan dari sebuah tempat dengan tingkat keakuratan 100% dari tempat yang di tirunya dan meneransfer segalanya untuk dimusnahkan di celah dimensional.

Bukan hanya meniru tetapi dimensi yang diciptakan oleh Longinus tersebut sangatlah kuat dan sukar untuk di hancurkan baik dari luar maupun dari dalam, bahkan jika sang pengguna [Dimension Lost] telah sampai pada tahap Balance Breaker, Dimensi yang di ciptakannya mustahil untuk di hancurkan. Sehingga pada masa lampau [Dimension Lost] sering di jadikan sebuah alat untuk menyegel atau tempat untuk melakukan sebuah pertemuran bersekala besar.

Akan tetapi... Dari masa ke masa, Buah tangan dan warisan dari mendiang God of Bibel itu terus disalah gunakan oleh pemiliknya, para manusia.

Sungguh sangat mengecewakan, Longinus yang sejatinya diciptakan untuk menjaga kedamaian dunia, malah disalah gunakan oleh para pemiliknya untuk saling bertarung, dan bertempur. Mencari sifat dominasi yang tak layak dimiliki seorang manusia, walaupun manusia itu adalah salah satu dari ketiga belas yang terpilih untuk sebuah tujuan rahasia Tuhan.

Karena sejatinya sifat Dominasi hanyalah dimiliki sang maha pencipta.

Sepasang sayap dari gumpalan energi kegelapan yang terbingkai susunan tulang sewarna gading, terentang lebar nan kokoh dari punggung seorang pemuda bersurai kuning keputih-putihan yang terbang di celah dimensional. Kedua tangan kekar pemuda yang memiliki sepasang tanduk patah itu, menggendong seorang pemuda bersurai keceoklatan yang tengah pingsang dengan luka lembab dan darah yang menghiasi sekujur tubuh setenga telanjangnya. Mata ungu pudar, bercorak tripel lingkaran dengan tiga magatama disetiap lingkaran yang mengitari porosnya itu menatap sayu wajah pria dalam gendongannya, sebelum sepasang [Rinnegan Istimewa] itu menelisik area di sekitar, dan tersenyum miris. [Rinnegan Istimewa] yang menggantikan iris Blue saphire milik Naruto, adalah salah satu efek samping penggunaan mode awal kekuatan [Makkura] tiga kali berturut-turut dalam satu hari. Mata asli milik Naruko gadis perwujudan [Makkura] itu menjadi penanda bahwa tubuh Naruto akan lumpuh total selama satu bulan penuh. Sebuah efek samping sepadan setelah tubuhnya mendapat kejutan energi luar biasa secara kontan, dan beruntun dalam jangka satu hari.

Dimensi ciptaan [Dimension Lost] yang tiga puluh menit lalu digunakan untuk menyabotase Rating Game dan memusnahkan para petinggi tiap-tiap Fraksi. Kini... Hancur total atau lebih tepatnya hancur sebagian karena masih ada separuh bagian tempat itu yang tersisa. Tempat dimana kelompok Gremory, Team Vali, Ophis, Azazel, Odin, dan Tennin berdiri. Satu-satunya tempat yang tak terkena efek samping pertarungan dahsyat Naruto Namikaze, dan Hyodou Issei.

Entah mengapa jauh dalam lubuk hati kecil, Naruto merasa sesak melihat linangan air mata dari Green and Blue gadis bersurai merah yang masih mengalir deras walaupun pertarungan dahsyat dirinya -Naruto- dan mantan temannya Hyodou Issei telah berakhir dengan dirinya yang keluar sebagai sang pemenang. Tetapi rasa itu hanya berlangsung seperkian detik sebelum kebencian yang mendalam menggantikan rasa sesak itu dengan ketidak pedulian.

[Naruto-kun, waktu penggunaan Makkura First hanya tinggal dua puluh menit lagi. Setelah itu tubuhmu akan lumpuh total selama satu bulan penuh.] Suara feminim dalam benak yang selalu dapat menegarkan hatinya itu menbuat Naruto kembali fokus dari lamunannya. 'Aku tahu, Naruko. Aku akan segera membereskan ini.'

[Baiklah Naruto-kun. Dan satu lagi kita telah mendapatkan satu dari tiga belas 'Artefak' yang kita butuhkan.] Naruto mengangguk, walaupun Naruko tak dapat melihat anggukannya tetapi Naruto yakin. Gadis perwujudan [Makkura] itu tahu tanpa perlu melihat anggukan dirinya, karena bagaimanapun mereka berdua membagi satu tubuh untuk dua jiwa. Naruto mengepakan sayapnya dalam sekali kepakan, dirinya telah berada di ujung Dimensi hancur perbatasan antara celah dimensional, dan Dimensi ciptaan [Dimension Lost].

Dalam gerakan cepat Naruto menyayat pergelangan tangan Ise dengan kukunya. Darah segar mengalir deras dari luka cakar di daerah pergelangan tangan Ise. Entah mendapatkannya dari mana? Sebuah botol kecil telah berada di tangan Naruto, pemuda Namikaze itu dengan cepat mengisi botol kaca itu dengan darah Ise hingga penuh, dan memasukan botol tersebut ke dalam saku celana Kuoh Akademi miliknya yang telah rusak di sana-sini. "Rias! Aku kembalikan Pawn kesayanganmu ini!"

Grep!

Dengan gerakan kuat Naruto melempar tubuh pingsan tak berdaya milik Ise. Kiba Yuuto, melesat cepat menangkap tubuh tak berdaya milik sahabatnya tersebut, dan langsung membawa Ise ke tempat King-nya berada.

"Apa maksudmu melakukan semua ini, Naruto!" sang Knight Gremory, berteriak lantang! Dirinya tidak tahu mengapa dan apa yang telah terjadi kepada sahabat sekaligus pemuda yang telah ia anggap sebagai saudaranya sendiri, sampai-sampai Naruto sangat membenci Rias yang notabene-nya adalah Raja sendiri.

"Sahabatku Kiba Yuuto, bukankah kau tahu? Sebuah cerita yang telah aku ceritakan padamu? Cerita tentang sebuah ramalan takdir kehidupanku yang diramalkan langsung oleh seorang Malaikat bersayap emas." Kiba menunduk lesu, dirinya mengerti. Ya benar-benar mengerti dengan hal yang diucapkankan sahabatnya itu. Tetapi...

Apakah takdir tidak dapat diubah? Apakah selamanya sebuah ramalan harus selalu tepat? Apakah akhirnya ramalan itu benar-benar harus terjadi? Dan membuat satu-satunya sahabat sekaligus saudaranya tersebut terjerumus dalam kebencian?

Entahlah...

Kiba tidak bisa mengertikan itu walaupun dia tahu. Naruto yang dulu adalah pemuda yang tak pernah menyerah kepada takdir mengenaskannya sendiri. Pemuda itu akan terus, terus, dan terus! Mendobrak pintu takdir. Merobek tabir-tabir takdir mutlak yang telah digariskan. Dan pantang menyerah terhadap takdir menyakitkan yang telah menyertainya sejak dilahirkan. Tapi mengapa? Mengapa sekarang saudaranya itu menyerah dan berjalan dalam kegelapan?

Beda dengan Kiba yang mengerti maksud ucapan Naruto, beda pula dengan Azazel yang tak mengerti dan malah mendapat firasat buruk dengan ucapan pemuda yang masih melayang di antara perbatasan celah dimensional.

Groaaaarrrrrr!

"Akhirnya dia datang juga." Ophis tersenyum lembut. Dirinya telah terlalu lama menanti makhluk itu. Makhluk yang dapat terlihat dari gelapannya celah dimensional, karena warna merah crimson mengkilap milik makhluk yang baru saja meraum buas itu semakin dekat setiap detiknya. "Great Red!"

Groaaaaarrrrr!

Naga raksasa dengan panjang tubuh kurang-lebih dua kali lapangan sepak bola itu berhenti tepat di belakang Naruto. Seluruh mata minus team [Awakening Dragon], Tennin, dan Azezel membelalak sempurna karena dengan mata kepala mereka sendiri ini kali pertama mereka melihat secara langsung! Makhluk yang eksistensinya tertulis dalam [Alkitab].

"Me-menakjubkan" Asia bergumam kagum penuh rasa bersyukur. Bagi dirinya yang dulu adalah biarawati dan selalu membaca [Alkitab], Bisa melihat eksistensi yang terekam dalam [buku perjanjian] adalah kebanggaan tersendiri baginya.

"Naruto, ayo kita pulang." suara besar, serak namun berwiba terlantun khikmat dari Naga raksasa tersebut. bagi mereka yang belum pernah mendengar Great Red berbicara ini adalah hal yang sangat mengagumkan karena bagaimana pun, jujur saja, Azazel sendiri yang telah hidup selama puluhan ribu tahun belum pernah sepatah katapun terucap dari mulut penuh susunan gigi tajam milik Great Red, karena dewa naga itu selalu bungkam dan menghindari permasalahan tiga dunia dengan berenang bebas di celah dimensional.

"Ha'i, Otou-sama" dengan itu Naruto terbang menuju kepala Naga yang ia sebut Otou-sama tersebut. Tepat setelah Naruto mendarat di kepala Great Red, mata Rinnegan Istimewanya berputar kencang menjadi blue saphire beku nan kusam seperti sedia kala, diikuti tato segel berbentuk identik dengan mata Naruko yang kini telah berubah menjadi bintang enam arah mata angin bertulirkan kanji [Makkura] dan sepasang tanduk patah sekaligus sayap kegelapannya yang kembali hilang. "Ojou-sama ayo pergi." Ophis mengangguk detik berikutnya sang Infinite Dragon telah berada di samping Naruto, meninggalkan guncangan udara di tempat ia berpijak sebelumnya. "Rias Gremory, dipertemuan kita yang selanjutnya, kita akan bertemu kembali dalam... Medan pertempuran." ucap Naruto datar.

"Lima Dragon King, dua Naga Dewa serta Mysterious Tailet Beast, dan juga tiga belas calon tuhan akan berkumpul dan bertarung 'sekali lagi' untuk menentukan nasib tiga dunia. Jadi mari bertaruh, siapa yang akan membawa kemenangan! Lima Dragon king dan tiga belas calon tuhan atau kami, para naga yang di dampingi sang eksekutor." imbuh Ophis sebelum dirinya, Naruo serta Great Red menghilang ke kedalaman celah dimensional.

"Azazel, kau sudah mendengarkan apa yang diucapkan Ophis, bukan? Oleh karena itu meski aku termasuk salah satu dari ketiga belas pemilik Longinus. Aku akan tetap berpihak kepada sang eksekutor, karena bagaimanapun hanya dialah tempatku kembali." Setelah pengakuan gamblang dari Vali sang Hakuryuuko. Sang Lucifer muda itu dan anggota [Awakening Dragon] pergi melalui robekan celah dimensional yang entah sejak kapan telah diciptakan oleh Arthur, Meninggalkan Azazel yang masih diam membisu tak menanggapi sebuah deklarasi perang yang telah dikumandangkan oleh Leader [Awakening Dragon].

Seperti namanya [Awakening Dragon] tampaknya kembangkitan para kaum naga akan benar-benar segera dimulai. 'Hanya karena cinta... Api peperangan yang harusnya telah padam, kini kembali disulut bahkan dengan kobaran yang lebih besar... Tapi mengapa? Mengapa 'engkau' memberikan rasa cinta kepada setiap makhluk ciptaanmu...

...Tuhan?' Renung sang Da-tenshi dalam hati.

XXXXXXXXX T.D.N.S XXXXXXXXX

To be continue...

And Do down! Ini adalah omake atau apalah namanya dari Arc 2 fict TDNS.

Hn, saya tidak akan banyak bicara karena ini hanya sebongkah penyangbung singkat untuk memulai Arc 3 sekaligus Arc terakhir pada season satu fict TDNS. mungkin terlihat dipaksakan, namun saya tidak ambil pusing karena memang ini yg saya rencanakan dari awal.

Review? Come to onii-chan!

Issu Next chapter - Chakra, Juubi, Naruko, dan Otsutsuki? (Karna pada zaman dahulu wilayah ini adalah negara tempat para shinobi berperang.)