KIM AND PARK FAMILY THE SERIES

.

.

AUTHOR KILLA8894

.

GENRE FAMILY AU

.

PAIRING KIM JONGIN X OH SEHUN ( KAIHUN ), PARK CHANYEOL X KIM SUHO ( CHANHO ), KIM JONGDAE X BYUN BAEKHYUN ( CHENBAEK ), KIM TAEOH X KIM RAHEE ( TAERA )

.

RATED T

.

CHAPTER 6

.

HAPPY READING

.

.

.

Chanyeol menatap kearah anaknya yang tampak tertawa lebar saat turun dari motor milik Jongin. Kedua tangannya bersidekap di dada dan ia menyandarkan tubuh tegapnya di tiang samping teras rumahnya. Dari tempat itu ia terus mengamati interaksi keduanya.

" Bear hyung mau mampir ke rumah Hunnie? " Tanya Sehun.

Samar samar ia mendengar ucapan anaknya yang terdengar manja.

" Tidak hari ini Bunny Baby, hyung memiliki banyak tugas kuliah. "

Sehun menatap cemberut kearah Jongin. " Kalau begitu Hunnie ikut ke rumah hyung ya. " pintanya penuh harap.

Jongin mengelus surai lembut Sehun dengan pelan. " Bunny harus pulang ke rumah dulu. Mandi, ganti baju dan setelah itu istirahat. "

" Tapi Hunnie tidak bau hyung. " protes Sehun.

" Siapa bilang ? Bunny Baby bau susu segar sekarang. Masuk ke rumah ya. Mungkin mama Bunny sudah menunggu. " Bujuk Jongin.

Jongin mengecup kening Sehun dengan sayang. Ia baru saja menjauhkan wajahnya dari Sehun ketika belakang kepalanya di pukul seseorang dengan cukup keras.

" Aww... "

Jongin mengusap bagian kepalanya yang terasa sakit sebelum menoleh ke belakang dan langsung terdiam saat melihat siapa orang yang telah memukulnya.

Suho menatap kearahnya dengan tatapan garang.

" Aku sudah bilang jangan dekati anakku. " Marah Suho.

Plakk

Sekali lagi Suho menggeplak sisi kepala Jongin.

" Anakku bukan barang yang bisa kau sentuh sentuh dengan mudah Park Jongin. "

" Tante... "

Jongin menelan ludahnya dengan gugup saat Suho mendorongnya kesamping dan lelaki berbadan tak kalah mungil dari anaknya itu mulai mengamati sisi wajah anaknya dan juga bagian leher.

Dan bolehkah Jongin bernapas sedikit lega sekarang ? Untung saja ia membuat tanda itu di tempat yang mungkin tak akan pernah di duga oleh Suho.

" Mama kenapa melihat Hunnie seperti itu? " tanya Sehun dengan bingung. " Mama juga memukul Bear hyung. Hyung kan hanya mengantar Hunnie pulang. "

" Bear hyung? " ulang Suho bingung.

" Umm, Hunnie memanggil Jongin hyung seperti itu. Bagus kan mama? " Senyum Sehun.

Jongin mendesah pelan. Bunny kesayangannya ini benar benar tidak peka.

" Jelek seperti orangnya. " cibir Suho.

" Bear hyung tampan, mama... " protes Sehun.

" Tampan apanya... Anak berandalan itu tidak ada yang tampan Sehuna. Sekarang masuk dan segera mandi. " perintah Suho yang segera di turuti Sehun.

Dan ibu dari dua anak itu dengan geram menjitak kening Jongin saat melihat tatapan mesum Jongin yang tertuju pada booty semok anaknya.

Pletakk

" Aww... " Jongin lagi lagi meringis setelah di jitak Suho.

" Sudah aku bilang berhenti menatap anakku seperti itu dan jangan dekati anakku lagi. " Perintah Suho.

Plakk

Bugh

Duakk

Dan jadilah Jongin hanya berdiam pasrah saat Suho dengan brutal menganiaya dirinya.

Chanyeol yang melihat dari kejauhan segera melangkah mendekat. Ini tak bisa dibiarkan, istrinya mulai keterlaluan terhadap Jongin. Namun sebelum ia tiba di dekat Suho, sesosok namja mungil menerobos pagar tanaman rumahnya dan mendorong tubuh istrinya dengan kasar.

" Mwoya, apa yang kau lakukan pada anakku? " Baekhyun memeluk tubuh Jongin dengan posesif.

" Anakmu berani beraninya mencium anakku. " Sahut Suho.

" Jadi hanya karena itu kau memukuli anakku. " murka Baekhyun.

" Hanya kau bilang... Justru karena hanya itulah kau dengan tega selingkuh dengan suamiku. Dan sekarang kau juga menganggap enteng tindakan anakmu. Dimana hati nuranimu. Kau pikir aku akan membiarkan begitu saja anak orang yang ingin menghancurkan rumah tanggaku ingin mendekati anakku. " teriak Suho. Sekuat tenaga ia menahan air mata yang ingin jatuh di pipinya.

" Sayang... " Chanyeol segera memeluk tubuh mungil Suho dan mencium keningnya. " Maaf... " bisiknya lirih. Itu sudah terlewat tujuh belas tahun yang lalu, namun Chanyeol menyadari tak mudah bagi istrinya untuk melupakan peristiwa itu.

" Aku akui, aku salah waktu itu, tapi tidak mesti sifat anakku juga sama sepertiku kan. " Ucap Baekhyun.

" Tidak ada yang bisa membuktikan itu. Sekarang aku minta jauhi anakku, Kim Jongin. Jangan dekati dia lagi. " setelah mengatakan itu Suho melepaskan pelukan Chanyeol dan berjalan meninggalkan ketiganya.

" Ku rasa kau dan Jongin tau apa yang harus kalian lakukan. Mood istriku sedang tidak bagus sekarang. " gumam Chanyeol.

Ia berbalik dan melangkah pergi menyusul istrinya.

" Chanyeolie... "

Chanyeol menghentikan langkahnya namun tidak berpaling.

" Maaf, ini semua karena aku. " Lirih Baekhyun.

" Dari awal aku sudah memaafkanmu. Pulanglah dan obati anakmu. Aku juga minta maaf atas tindakan istriku. " Sahut Chanyeol.

Baekhyun menghela napas lelah sebelum menatap kearah anaknya.

" Apa yang di katakan bibi Suho benar ? Apa eomma pernah selingkuh? " Tanya Jongin beruntun.

Baekhyun mengangguk. " Dulu... "

" Apa appa tau? " tanya Jongin takut takut.

Baekhyun kembali mengangguk. " Dan appamu memaafkan eomma. Eomma juga menyesali itu. Sekarang Jongina, ayo kita pulang. Eomma akan mengobati memar di wajahmu. "

Jongin menatap ke arah rumah Sehun sebentar sebelum mengangguk pada ibunya.

' Kenapa aku merasa kalau ini tak akan mudah untuk bisa memiliki Sehun? ' Batin Jongin.

.

.

.

" Mama, kenapa Hunnie tidak boleh bertemu Jongin hyung? " protes Sehun. Saat keesokan harinya ia tidak diperbolehkan ibunya bermain ke rumah Jongin. Ini hari libur dan Sehun merasa bosan kalau harus tetap di rumah.

" Pokoknya tidak boleh. Jongin itu jahat Sehuna... " Ucap Suho.

" Tapi Jongin hyung baik pada Hunnie. "

" Itu karena kau yang tidak mengerti yang mana yang baik dan mana yang jahat. "

Sehun lagi lagi cemberut. Dari balik jendela ia menatap rumah tetangganya. Sepi. Mungkinkah penghuninya masih tidur ?

" Dari pada itu bukankah lebih baik Hunnie mandi dan bersiap. Hari ini om tampanmu akan datang. " Bujuk Suho.

" Om Siwon? " tanya Sehun dengan semangat.

" Ne, sayang... "

" Baiklah Hunnie mau mandi. " riang Sehun.

Baru saja Sehun bangkit dari acara duduk bersantainya. Ia melihat sebuah mobil yang memasuki halaman rumahnya.

" Om Siwon... " Sehun berlari keluar rumah.

" Hati hati sayang nanti jatuh. " Suho bergegas menyusul anaknya. Takut kalau anak sulungnya itu terjatuh.

" Om... " Sehun segera melompat ke dalam pelukan Siwon saat namja tampan itu keluar dari mobilnya.

" Aigo, Sehunie tambah berat saja eoh. "

" Tentu saja Hunnie kan juga bertambah besar om. " ucap Sehun riang.

Siwon tersenyun dan mencium sayang pipi keponakannya itu.

" Kau terlihat seperti seorang pedhopil hyung. " cibir Suho.

" Hai adikku yang cantik. Lama tak melihatmu. " Dengan sebelah tangan merangkul pinggang Sehun. Siwon menepuk pelan pundak Suho. " Kau tau aku tidak keberatan menjadi pedhopil untuk keponakan tersayangku ini. " Siwon terkekeh pelan.

" Dan aku akan membunuhmu karena itu hyung. " balas Suho.

" Ah, kau masih kejam seperti biasa. Di mana suamimu? "

" Sedang olahraga pagi dengan Taeoh. Hunnie ayo lepaskan pelukanmu itu sayang. " Pinta Suho.

" Shireo, Hunnie masih kangen dengan om. " tolak Sehun.

" Ya sudah, mama ke dalam dulu. " ucap Suho.

Tanpa ketiganya sadari Jongin memperhatikan itu semua dari balik jendela kamarnya.

" Jadi setelah menolakku, bibi Suho kemudian menjodohkan Sehun dengan namja yang jauh lebih tua. " Jongin tersenyum miris. " Dan Sehunie tidak menolaknya. Ia malah terlihat bahagia. Apa aku memang tak punya kesempatan lagi? "

Jongin berbalik dan meraih jaket hitamnya.

" Eomma, aku pergi dulu. " teriaknya saat keluar dari kamar. Tak ada jawaban dan Jongin pikir ibunya terlalu sibuk di kamar dengan ayahnya sehingga ia pun keluar dari rumah tanpa berpamitan lagi.

" Hunnie sudah punya pacar? " tanya Siwon. Masih merangkul pundak Sehun saat keduanya duduk di kursi yang ada di tengah taman kecil samping rumah Sehun.

" Umm... " Sehun mengangguk dengan semangat. " Jongin hyung. Dan rumahnya di sebelah rumah Hunnie. "

" Apa dia tampan? "

" Tampan. " jawan Sehun dengan cepat.

" Lebih tampan mana dengan om.. "

" Tentu saja Jongin hyung. Nanti Hunnie akan kenalkan om dengan Jongin hyung. " Ucap Sehun.

Saat itu Sehun melihat Jongin keluar dari pintu depan runahnya menuju garasi. " Jongin hyung... " panggil Sehun dengan semangat.

Tak ada jawaban, Jongin bahkan tidak menoleh kearah Sehun.

" Hyuuunggg... " panggil Sehun. " Hiks, kenapa hyung tidak menjawab. "

Jongin memang mendengar panggilan itu namun ia diam saja dan malah pergi bersama motornya tanpa mengetahui Sehun yang menangis terisak karena tidak dihiraukan.

" Hyung, apa hyung marah pada Hunnie. " Tatapan Sehun terlihat sendu, dan air mata menetes di pipinya. " Hunnie sayang hyung. Hiks... "

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

Ada kah yang nunggu FF ini?

Mohon review yang banyak yaaaaaaaaaaaaaa