Chapter 3

My brother Over protective

.

.

Naruto milik Masashi Kisihimoto

Warning : GAJE OOC TYPO di mana-mana dan ide terlalu pasaran

FEMNARU

Genre Family, general

Rate masih T

.

.

.

.

Suasana makan malam hari ini sangatlah sunyi Naruto dan Naruko yang biasanya ribut makan dengan tenang

"Sensei kenapa dengan Yutta dan Sasuke?". Tanya Asia kepada Menma ketika melihat wajah Yutta dan Sasuke memar-memar seperti di hajar orang

"Hn". Jawab Menma dengan wajah masam, Asia tidak bertanya lebih lanjut karena dia tahu Mood gurunya itu sedang tidak baik

"Nii chan kenapa denganmu?". Tanya Naruko, Menma terdiam dengan wajah masamnya. "ya sudah kalau begitu". Ucap Naruko sedih

"Hehe aku tidak apa-apa". Jawab Menma ketika melihat wajah sedih adiknya itu, dia tidak tega jika melihat adiknya terus menerus bersedih

"baiklah besok latihan kita akan ditambah ya". Ucap Kakashi

Naruto mengerutkan alisnya. "Memang tadi latihan apa?". Tanya Naruto

"Latihan memanjat pohon secara vertical". Jawab Kakashi dan hanya di jawab Oh oleh Naruto

"Untung saja Menma nii pernah mengajarkan memanjat pohon". Ucap Naruko

"Benarkah begitu?". Tanya Sakura antusias

"Syukurlah kami berhasil ya walaupun gara-gara itu Menma nii di hukum tidak mendapatkan uang jajan seminggu penuh". Jawab Naruto

Semua memandang Menma dengan wajah kasihan. "Itu cerita lama". Jawab Menma,

Mereka kemudian melanjutkan makanannya. "Senpai aku ingin belajar ilmu medis bolehkah?". Tanya Sakura malu-malu

Menma menatap Sakura. "Tentu saja tidak apa-apa Sakura". Jawab Menma tersenyum dan sukses membuat Asia dan Sakura berblushing ria

"Aku tidak yakin itu latihan". Ucap Naruko. "Pasti Menma nii dan Sakura kencan". Goda Naruko, dan sukses membuat Sakura dan Menma bersemu merah

"Te tentu saja kami hanya latihan". Jawab Menma mulai gagap

"Benar begitu?". Tanya Naruto menyelidiki

"Sudahlah kalian jangan menggoda Menma lagi, lebih baik kita memikirkan bagaimana menghadapi Zabuza nanti". Ucap Kakashi

"Jadi Nee chan kita mau latihan apa lagi?". Tanya Naruko

"Aku memiliki element tanah dan angin sedangkan Naruko memiliki air dan api, kita membuat jutsu gabungan Mokuton". Ucap Naruto menganalisis. "Bagaimana kita latihan angin dan api menjadi badai api?". Usul Naruto

"Badai api cukup menggunakan Fuuton Daitoppa, atau fuuton Rasenshuriken dan Katon Gokakyu No jutsu jadi tidak perlu latihan". Jawab Naruko

"Bagaimana dengan Hyoton atau Yoton?". Tanya Menma

"Itu tidak mungkin". Jawab Naruko. "Dua jutsu bisa di kombinasikan menjadi kekkai genkai jika memiliki dua aliran yang berbeda Yin dan yang, apiku dan tanah milik Nee chan sama-sama memiliki aliran Yang sedangkan air ku dan udara milik Nee chan memiliki aliran yin".

"Itu sebabnya pemilik Kekkai genkai sangatlah langkah di temui". Jawab Kakashi menambahkan, semua orang hanya beroh ria

"Tapi tunggu dulu bagaimana bisa kalian membuat Jutsu gabungan Mokuton?". Tanya Yutta heran melihat mereka berdua mampu membuat Mokuton

"Tou chan pernah bilang jika anak kembar berasal dari satu jiwa yang sama, sehingga aku dan Naruko berpikir untuk melakukan Jutsu kombinasi yang hebat benarkan Naruko?". Tanya Naruto, Naruko hanya mengangguk

"Wow aku tidak menyangka kalian benar-benar pintar". Puji Sasuke

"Hehehe tentu saja mereka hebat, karena dia adik-adikku". Ucap Menma dengan narsisnya

"Aku hebat karena Tou chan yang mengajariku". Jawab Naruko tidak terima

"Ya untuk kali ini aku setuju". Ucap Naruto. "Ngomong-ngomon masalah Tou chan apa yang di lakukan sekarang?" Tanya Naruto

"Entahlah mungkin dia sekarang di rumah tidak bisa makan dan tidur karena terus memikirkan dua anak kembarnya yang baik dan penurut". Jawab Naruko dengan kenarsisannya

Sementara itu di kediaman Namikaze seorang pria jabrik dengan lahapnya makan, batuk tiba-tiba

"Sayang makannya jangan terlalu cepat-cepat jadi seperti ini". Tegur wanita berambut merah Namikaze Kushina

"Maaf sayang aku terlalu bersemangat". Jawab pria berambut pirang jabrik Minato Namikaze

Kushina tertawa mendengar ucapan Minato. "Ya semenjak anak-anak kita menjalankan misi aku bisa istirahat dengan tenang". Jawab Kushina

"Kita harus manfaatkan momen ini dengan bersantai, mungkin berlibur berdua". Usul Minato membuat Kushina bersemu merah. "Dan selama kita liburan kita bisa buat adik baru buat mereka". Ucap Minato dengan wajah mesumnya itu

Plak

Minato di hajar nampan oleh Kushina

"Dasar Mesum". Ucap Kushina

(Rizuki1993)

Di pagi hari yang indah Sasuke membuka matanya, dia melirik Menma Kakashi dan yang masih tertidur, kemudian dia menuju sungai untuk mencuci muka

"Ohayou Naru chan". Sapa Sasuke kepada Naruto yang sedang merendam kakinya di sungai

"Ohayou Sasuke kun". Sapa Naruto sambil tersenyum membuat siapa saja bersemuh merah

Sasuke yang telah mencuci mukanya mendekati Naruto. "Dimana Ruko chan?". Tanya Sasuke, tumben Naruto tidak bersama Naruko

"Entahlah mungkin masih tidur". Jawab Naruto

"Naru chan?". Panggil Sasuke

Naruto memandang Sasuke. "Ada apa Sasuke kun?". Tanya Naruto

"Eh ano aku suka kamu". Ucap Sasuke, Naruto terkejut dan berusaha menutup wajahnya yang besemu merah

"Aku juga suka kamu". Jawab Naruto Sasuke merasa bahagia karena cintanya di terima oleh Naruto,

Lalu Sasuke merapatkan duduknya ke samping Naruto kemudian Sasuke memejamkan mata dan mengarahkan bibirnya ke bibir ranum milik Naruto

"Apa yang kau lakukan". Ucap seorang pria dengan baritone yang lebih berat, Sasuke terkejut lalu membuka matanya, dan seketika tubuh Sasuke berkeringat wajah Naruto yang cantik berubah menjadi wajah sangar Menma.

"Nii chan Sasuke apa yang kalian lakukan". Ucap seseorang

Sasuke dan Menma menengok sumber suara dan ternyata adalah Naruto, wajahnya memerah melihat kearah Menma dan Sasuke, bagaimana tidak? Naruto yang mendapatkan tugas membangunkan kakaknya yang terkenal susah bangun dan sahabat baiknya Sasuke, harus melihat pemandangan yang tidak menyenangkan dimana Menma berada kanan dan Sasuke dikiri sedang berusaha mencium Menma

"Maaf sepertinya aku menganggu". Ucap Naruto dengan wajah memerah segera meninggalkan kamar pria

"eehhh?". Ucap Sasuke dan Menma, mereka berdua saling berpandangan, sedetik kemudian wajah mereka menjadi merah padam

"Naru chan tunggu aku". Ucap Menma sambil mengejar Naruto, dia tidak mau adiknya berpikir jika dia dan Sasuke melakukan seseuatu yang tidak-tidak. "Kau?". Menma terhenti sambil menunjuk Sasuke

"I iya senpai". Jawab Sasuke dengan wajah berkeringatnya, entah kemana sisi elite klan Uchiha yang selalu dia banggakan,

Adegan selanjutnya kembali di sensor Komisi perfanfican Indonesia

(Rizuki1993)

Seorang pria yang sudah tidak muda lagi menatap sebuah gerbang dengan gambar sebuah daun dengan lubang ditengahnya, sebuah lambang salah satu desa tersembunyi Konoha, pria tersebut melangkah kedalam gerbang, beberapa Shinobi yang mengenalnya membungkuk, sampai di sebuah rumah tidak terlalu besar dan juga terlalu kecil

"Permisi". Sapa pria tersebut

"Tunggu sebentar". Jawab empunya rumah, seorang wanita berambut merah Namikaze Kushina terkejut ketika melihat seorang pria yang tidak pernah dia temui selama 10 tahun karena menjalankan eksperimen anehnya itu

"Bagaimana kabarmu Jiraiya san?". Tanya Kushina

Pria yang di panggil Jiraiya hanya tertawa. "Oh ayolah Kushina janganlah terlalu formal padaku panggil saja paman". Ucap Jiraiya

Kushina ikut tertawa mendengar celotehan guru suaminya itu. "Ayo paman kita masuk". Pinta Kushina

Jiraiya menaruh tasnya di sebelah kursi ruang tamu. "Dimana Minato?". Tanya Kushina

"Dia masih ada di kantor mungkin sebentar lagi pulang". Ucap Kushina yang membuat teh manis hangat untuk Jiraiya. "Minum dulu".

Jiraiya mengambil gelas yang di taruh di atas meja oleh Kushina kemudian mencecap sedikit air tersebut. "Terima kasih Kushina". Ucap Jiraiya

Kushina segera bergabung duduk di kursi yang menghadap Jiraiya. "Paman ada apa kemari?". Tanya Kushina

"Kita tunggu suamimu pulang dulu". Ucap Jiraiya sambil mencecap tehnya yang masih panas. "Teh khas Uzugakure memang terbaik". Puji Jiraiya

"Tadaima". Ucap Minato yang baru pulang dari gedung Hokage. "Sensei ada apa kemari?". Tanya Minato kemudian dia duduk di sebelah Kushina

"Baiklah sensei ingin memberi tahu tentang ramalan anak kalian akan pembawa perdamaian". Ucap Jiraiya.

Kushina dan Minato terkejut dan senyum bahagia. "Bagaimana anda tahu Sensei?".

"Tentu saja benar aku mendapatkan kabar ini dari katak agung Myobokuzan". Jawab Jiraiya

Kushina Minato gembira mendengar kabar ini. "Tapi siapa anak itu?". Tanya Minato

Jiraiya hanya mengendikan bahu. "Aku tidak tahu". Jawab Jiraiya.

Minato dan Kushina saling pandang kemudian mereka berdua tertawa. "Sudahlah kita latih saja mereka bertiga siapa tahu ketiga anak kita bisa menjadi anak pembawa perdamaian". Usul Minato Kushina hanya mengangguk membenarkan ucapan suaminya. "Bagaimana sensei?". Tanya Minato

"Baguslah kalau begitu jadi kapan aku bisa membawa mereka untuk latihan". Tanya Jiraiya

Minato dan Kushina menatap tajam kearah Jiraiya mereka berdua sudah dapat menebak jalan pikir gurunya itu, mereka yakin jika Jiraiya akan mengajak ketiga anak Minato Kushina untuk training trip selama beberapa tahun, Minato dan Kushina berpikir jika mereka membiarkan anak-anaknya ikut training trip itu artinya Minato dan Kushina membiarkan dua anak gadisnya di tangan pria mesum, tapi sisi baiknya jika itu terjadi maka dipastikan hidup Minato dan Kushina penuh kedamaian karena rumah tak akan ada ribut lagi pilihan kedua ya walaupun Naruto dan Naruko selalu membuat masalah entah kenapa seminggu tanpa mereka benar-benar tidak menyenangkan, jadi dua pilihan ini benar-benar sulit

"Naruto dan Naruko sudah kuanggap cucuku sendiri mana mungkin aku berani macam-macam sama mereka". Ucap Jiraiya mengerti dengan tatapan dua pasang suami istri yang sekarang dalam Daughter complex mode

"Itulah yang aku khawatirkan". Ucap Minato, "Sensei tahukan buku Icha-icha Kutahe buku sensei yang dipinjamkan padaku kemarin?". Tanya Minato dengan wajah killimg smile

Jiraiya berpikir sejenak. "Oh ya aku ingat buku dewasaku yang menceritakan hubungan terlarang antara cucu dan". Jiraiya terdiam, sepertinya bukan waktu yang tepat untuk memberitahu tentang training trip ini

"Icha-ica apa?". Tanya Kushina dengan red habenero mode

Glup

"Bi bisa a aku jelaskan". Ucap Minato ketakutan,

Kushina menggulung lengan bajunya rambutnya berdiri matanya menatap tajam suaminya yang ketakutan,

Bruuk

Sebuah bogeman kasih sayang di layangkan oleh Kushina pada suaminya . "Aku sudah bilang jangan membaca buku laknat itu". Ucap Kushina, Lalu Kushina hendak melakukan bogeman lagi pada suaminya

Minato segera mengambil remote yang entah dapat dari mana kemudian dia menekan tombol pause, tubuh Kushina dan semuanya berhenti kecuali Minato. "Hei Author kenapa adegan bogeman Kushina tidak kena sensor oleh komisi perfanfican Indonesia?". Tanya Minato

Author yang berada di depan laptop cukup terkejut darimana Minato menadapatkan remote tersebut. "Maaf Minato Komisi Perfanfican Indonesia sudah di bubarkan 5 menit yang lalu karena banyak readers yang protes akibat Komisi perfanfican acara pertarungan Naruto tidak seru". Jawab author berbohong karena author sama sekali belum menemukan review yang menyinggung masalah Komisi Perfanfican Indonesia, lalu entah sejak kapan remote yang di pegang Minato sekarang sudah berpindah tangan ke author. "Play".

Bruuk

Minato terbang sampai kelangit (Team Rocket Mode) akibat pukulan Kushina, sekarang dia menatap Jiraiya, tersangka yang paling bertanggung jawab membuat suaminya menjadi mesum

"Ku kushina". Jiraiya ketakutan, tubuhn ya benar-benar lemas, dia bertanya-tanya kemana sisi keberanian gamma sanin yang selalu dia banggakan, lebih baik menghadapi Hanzou no salamander seminggu pull daripada menghadapi Kushina dalam red habenero mode walau hanya satu menit

TBC

Pengenalan Tokoh yang seharusnya saya lakukan di chapter pertama

Namikaze Naruto

Umur :14 tahun

Ciri-ciri: memakai baju orange dan hitam(Naruto shippudden), bermata saffire rambut pirang yang selalu diikat ponytail

Keahlian : Taijutsu tingkat B, Fuuton tingkat B(Tingkat A hanya Rasengan) dan doton tingkat B, ninja medis menyembuhkan luka kecil, dan menyadarkan orang dari pingsan, Fuuinjutsu baru tingkat dasar

Namikaze Naruko

Umur: 14 tahun

Ciri-ciri: memakai baju orange biru(Khas Naruto bagian pertama) bermata Rubby rambut pirang yang diikat twintail agar membedakan dengan Naruto yang memilih Ponytail

Keahlian : Taijutsu tingkat B Katon tingkat B Suiton tingkat B, kemampuan Fuuinjutsu walaupun mengaku tidak tertarik tapi keahlian Fuuinjutsu Naruko satu level diatas Naruto

Namikaze Menma

Umur 18 tahun

Ciri-ciri : Memakai baju standart Jounin Konoha, Bermata saffire, berambut pirang jabrik(Naruto canon)

Keahlian Taijutsu tingkat A katon tingkat A suiton tingkat A doton tingkat dan fuuton tingkat S kemampuan Fuuin satu level dibawah Minato

Untuk asia dan Yutta aku masih belum bisa mendeskripsikannya, tapi untuk Kakashi dan sasuke sama dengan di canon jadi tidak perlu di jelaskan

Reviews

Sahfira anggraini120398 : Saya memikirkan GaaNaruko, tapi masalah Sasufemnaru saya mikir-mikir dulu, walaupun saya berpikir Sasufemnaru idenya cukup bagus

Dewi15: SasuFemnaru kia lihat saja tapi Yutta Naruko sepertinya tidak bisa GaaNaruko saja

Rizkashapire: wah saya melayang karena dipuji seperti itu,

Hallo halloan :Terima kasih adegan itu juga termasuk Favorit saya

Thiyarama : Ya begitulah mereka

Novizuliana27: Sudah saya benarkan terima kasih sudah memberi tahu

Lhiae: Terima kasih pujiannya,

Narusuke94: ya memang team 7

Primara : hanya beda team saja tapi diluar itu semua Naruto dan Naruko selalu bersama