HUNKAI FANFICTION
.
.
.
YOU MAKE ME GAY
STORY BY SWEETYSEXY
CAST HUNKAI
LENGTH CHAPTER
RATE T+
SUMARRY:SEHUN SEORANG NAMJA PLAYBOY YANG DIPINDAHKAN KE SEKOLAH KHUSUS NAMJA OLEH ORANG TUANYA,DI SEKOLAH ITU IA BERTEMU DENGAN PARA NAMJA GAY SEDANGKAN KIM JONGIN NAMJA MANIS YANG HOBI DANCE SEXY ALA HYUNNA, BAGAIMANA PERTEMUAN MEREKA PERTAMA KALI? APAKAH MENYENANGKAN ATAU MALAH SEBALIKNYA?
Check..
This..
Out…
Sebelumnya….
"joong…. Dengarkan penjelasanku dulu." Percuma karena suara sehun tak akan terdengar oleh jongin. Sial… pukulannya sangat keras sekali.." ucap sehun memegang bibirnya yang sedikit berdarah "akkh…
Sementara itu… jongin tak habis pikir setelah melihat penampilan sexynya sekarang oh sehun malah menciumnya dengan sangat lancang
"aigoo.. bibirku,,, tapi rasanya sangat enak, bibirnyaa….. ah baboyaa.. kenapa aku malah mengingat ciumannya" ucap kim jongin yang merasakan sisa bibir sehun di bibirnya
Chap 2….
"tuan muda.. ini barang-barang anda." Ucap pelayan yang disuruh mama sehun untuk mengantarkan barangnya"
"ne.. ahjussi.. gamshamnidda." Balas sehun
"tuan mudaa.. apa anda baik-baik saja? Sudut bibir anda berdarah tuan" ucap pelayan itu khawatir
"eoh ini.. taka apa-apa, hanya masalah kecil."
"tapi.. tuan muda, mama anda menyampaikan pesan kepada saya supaya anda bisa menjaga diri anda baik-baik. Karna anda akan berada jauh dari orang tua." Ucap pelayan itu
"nee.. ahjussi, kalau begitu saya masuk dulu, ahjussi pulanglah, sampaikan salam saya pada mama." Ucap sehun
"baiklah tuan muda, salam anda akan saya sampaikan. Kalau begitu, saya pergi dulu" setelah mengucapkan itu pelayan suruhan mama sehun pergi dengan mobil yang memang sudah dipakainya ketika sedang bekerja. Sehunpun masuk kedalam dengan membawa 1 kpor dan 1 kotak karton berisi perlengkapan penting selama ia akan tinggal di asrama.
.
.
"Apakah ia benar-benar marah? " Tanya sehun pada dirinya sendiri ketika mengingat kejadian ia mencium jongin tadi. "ah.. sudahlah,, lebih baik aku mencari kamar untukku dulu. Setelah itu baru aku cari jongin lagi" batinnya. Sehunpun kembali berjalan untuk mencari kamar yang akan di tempatkannya itu.
Akhirnya sehun sampai di gedung B, ia mulai mencari kamar no 88 seperti yang telah dikatakan songsaengnimnya
"delapan puluh enam…. Delapan puluh tujuuuh.. delapaan..puluh delapaan,, yak ini dia tidak salah lagi, pasti ini kamarku." Ucap sehun yang telah menemukan kamar itu
Ccleck…
"Anyeong haseyoo…" sapa sehun ramah setelah membuka itu
"hiyaaaa…." Sontak namja tan yang sedang mengancang-ancang untuk menari itu terkejut ketika orang yang tak di undang masuk kedalam kamarnya
"kau? Kau lagi.. kau lagii… kapan siih kau tak pernah mengejutkanku? Selalu masuk tanpa di ketok-ketok terlebih dahulu."
"jongiinaah… kau disini ?" Tanya sehun kegirangan mengabaikan jongin yang sedang kesal , iapun membawa barang-barangnya masuk
"eh.. apa-apaan kau? Kenapa kau membawa barangmu ke dalam kamarku."
"aigoo.. manis,, kita akan sekamar, kau tahu?!" goda sehun
"berhenti memanggilku manis oh sehun,, kau pikir aku yeoja apa? Dan apa itu tadi seenaknyya mengatakan kau sudah kumiliki dan ciuman itu, aku sungguh tidak suka, brengsek." Murka jongin karena merasa di permainkan oleh sehun
"wow.. sabarlah.. jangan marah-marah seperti itu. Lagian itu kan hanya ciuman. Kau seperti tidak pernah dicium saja?"
Wwwhhaaat… seorang namja yang mengatakan dirinya tidak suka dengan gay, dengan gampangnya mengatakan itu hanya ciuman. Oh my god.. jongin rasa sehun harus di periksa kewarasannya terlebih dahulu
"asal kau tahu saja joong,, aku sudah berkali-kali berciuman tapi aku biasa-biasa saja" tambah sehun. Ingat sehun seorang playboy yang punya banya kekasih. Jadi, tak menutup kemungkinan bibirnya sudah terkontaminasi oleh para yeoja kan..eeeiiiiyyuuuhh….
"itu kau oh… bukan aku.. dan ini kah yang dinamakan sesorang yang tidak suka gay itu? Merasa biasa-biasa saja ketika berciuman dengan sesame jenisnya?" Tanya jongin dengan wajah yang masih kesal
"eooh.. itu,, benar aku tidak suka gay tapi pengecualian untukmu jongin, bibirmu sangat lembut daan.."
"OOOOHHHH SEEEHUUUNN… PERSETAN DENGAN CIUMAN YANG AKU MAU KAU JELASKAN KALAU KITA TIDAK ADA HUBUNGAN BODOH." Sehun cepat-cepat menutup telinga sebelum gendang telinga itu pecah karna teriakan jongin
Ttok..ttook..ttok..
"jonginaah.. hyung membawakan ayam goring kesukaanmu." Ucap seorang dari luar. Jongin yang mendengar ayam gorengpun langsung merubah expresi wajahnya yang tadi keliatan sangar berubah 180 derjat menjadi wajah yang sumringah, sampai sehun terheran melihatnya.
"ne hyung.." jawab jongin membukakan pintu. Orang yang dipanggil hyung itupun masuk kedalam kamar jongin
"aigoo… kalau soal ayam kau selalu semangat seperti ini."ucap baekhyun "eung… nugu?" Tanya baekhyun ketika melihat ada orang selain jongin di dalam
"ah.. anyeong haseyo." Sapa sehun ramah
"dia kaan.. siswa baru yang dikejar-kejar itu." Ucap baehyun seperti mengingat sehun "ya.. hyung siapa lagi." Respon jongin malas dan lebih mementingkan ayam gorengnya
"ommaya.. kau benar-benar tampaan" puji baekhyun "ah gashamniddaa…" jawab sehun
"kenalkan aku byun baekhyun,, kau bisa memanggilku baeki , baek, byun cabe atau apapun yang kau mau." Ucap baekhyun memberikan tangannya itu untuk bersalaman
"aah.. sehun imnidda.." jawab sehun menyambut tangan namja itu
Sementara mereka sibuk mengobrol, jongin lebih asik dengan duniannya sendiri, melupakan kejadian yang membuatnya murka dan khidmat memakan ayam gorengnya.
.
.
"jonginnah.. kau mengganti parfum mu?" Tanya baekhyun ketika mengendus bau yang baru di kamar jongin.
"ani..hyung.." jawab jongin masih memakan ayam gorengnya
"aneeh.. aku menciumi wangi baru di kamarmu jong, mungkinkah…" ragu-ragu baekhyun menciumi bau badan sehun. Benar.. ini wangi parfum mu huun,, aigooo baunya sangat gentle sekali.. sama seperti orangnya." Goda baekhyun
"ah.. anii hyung.." jawab sehun malu-malu. "jinjaaa.. hhhuuu aahh.." ucap baekhyun yang terus mendekatkan hidungnya ke bahu sehun untuk terus menciuminya.
"aah..hyung" sedangkan sehun malah sibuk tersipu malu karena baekhun tak berhenti menggoddanya.
Well…. Lain halnya dengan jongin. Jongin yang melihat interaksi mereka berdua malah mendengus sebal seperti tidak suka. "aisshh.. jinjja hanya bau parfum dibanggakan. Apa bagusnya? Dan apaa-apaan itu baek hyung? Pakai acara menggoda sehun? Gak cukup apa dengan chanyeol hyung yang lebih tampan dari dia." Ucap jongin dalam hatinya
"aku pergi dulu." Ucap jongin tanpa menghabiskan ayam gorengnya. 2 orang tersangka penyebab jongin kesalpun hanya terheran-heran.
"joong.. kau mau kemana?" Tanya sehun
"…" tidak ada jawaban karena jongin sudah terlanjur pergi
.
.
.
Lebih kurang 15 menit lagi,Jam akan menunjukkan pukul 9 malam. Sejak dari tadi jongin masih belum pulang ke asrama, sehun jadi khawatir sendiri. Pasalnya pukul 9 malam adalah waktu untuk siswa-siswa sudah ada di asramanya tanpa terkecuali.
Apa dia masih kesal karena masalah tadi yaa? Batin sehun. Tidak berfikir lama sehun manyambar jaketnya dan langsung keluar mencari jongin.
Awalnya sehun mencari di cafeteria, mungkin saja jongin disana karna lapar, tapi ketika sehun sampai disana orang yang di cari tidak ada. Sehun lanjut mencari ke toilet, mungkin ia tertidur disana, bisa jadi, tapi.. tidak ada juga. Kemudian sehun mencari ke rooftop, siapa tahu jongin sedang cari angin malam, tapi nihil.. tidak ada juga. Akhirnya sehun mencari ke studio dance, satu-satunya tempat yang mungkin jongin suka karna ia suka dance kaan?
Sesampainya disana..
Baby don't cry tonight eodumi geochigo namyeon..
Baby don't cry tonight eobseotdeon iri doel geoya…
Mulgeopumi doeneun geoseun nega aniya kkeutnae mollaya haetdeon…
So baby don't cry cry nae sarangi neol jikil teni…
Tampak oleh sehun orang yang dicari-carinya sedang meliuk-liukan badannya lentur mengikuti irama lagu boyband terkenal itu.
"benaar.. kau disini." Ucap sehun
Click.. music pun dimatikan oleh sehun.
Jongin yang melihat sehun datang dan mematikan musiknya pun hanya memandang datar pada sehun. Ia lebih memilih mengusap keringatnya yang bercucuran itu.
"aku tak tahu.. kau punya bakat menari yang bagus jong, kenapa tak coba ikutan audis?i" ucap sehun memulai percakapan. Jongin pun diam, terkesan seolah tidak memperdulikan sehun walaupun sebenarnya ia mendengarkan
Tidak mendapat respon dari jongin,sehun tak putus asa. "heei.. kau masih marah padaku? Ayolah maafkan aku, okay aku salah, sudah seenaknya bicara tentang kita yang sudah berpacaran atau aku yang menciummu, tapi itu aku lakukan karna aku terdesak jong, aku tidak tahu harus meminta tolong kepada siapa untu terhindar dari namja-namja banci itu, lalu aku melihatmu dan aku pun minta tolong padamu, karna kau adalah orang aku kenal jong." Jelas sehun panjang lebar.
"soal hubungan atau ciuman itu aku reflek jong, jadi.. maafkan aku ok?" pinta sehun sedangkan jongin masih diam tanpa mengeluarkan sepatah katapun
"ayolah joong,, ok aku akan melakukan apa yang kau mau asal kau tetap menjadi pacar pura-pura ku sampai mereka benar yakin kalau kita pacaran dan mereka tak mengangguku lagi, bagaimana?" tawar sehun
"benarkah?" ucap jongin yang akhirnya berbicara tertarik dengan tawaran sehun
"nee.." "yaksok?" " ne.. nan yaksokhalge."
"aku pegang janjimu oh.." ucap jongin yang masih menautkan jari kelingking mereka
"okay.. asal kau juga menepati janjimun untuk menjadi pacaran pura-puraku." Balas sehun
"kaau begituu.. ayo kita pulang, kau tahu ini sudah jam berapa? Aku tak yakin kita bisa pulang."
"tenaang.. aku ada jalan kecil untuk bisa sampai ke asrama" ucap jongin yang moodnya kelihatan sudah baik
"oo.h aku taksangka,, kalau begitu kajja.." ajak sehun
"eeiit.. tunggu dulu.." "waaee?"
"permintaan pertama kau harus menggendongku sampai ke asrama." Suruh jongin
"nee?.. aissh baiklah,,, "
Akhirnya mereka pulang dengan sehun yang menggendong jongin di belakangnya dan jongin yang mengarahkan jalan pulang. Selama di perjalanan tak ada cakapan hanya suara jongin yang menunjukkan jalan pada sehun. Tapi.. sehun mencoba untuk memulai percakapa..
"joong.. kau tahu namja yang tadi ke kamar kita? Orangya sangat cerewet, haha.. tapi.. apad dia salah satu namja gay di sekolah ini?" Tanya sehun
"…" tidak ada jawaban "joong…kau mendengarku?" masih tak ada jawaban sehun pun melihat ke belakang, ternyata dari tadi jongin sudah terlelap bersandarkan bahu sehun
"aiissh.. dia tertidur, dasar"
.
.
.
Sesampainya di kamar asrama sehun membaringkan namja tan itu dan menyelumutinya.
"haah.. akhirnya sampai juga, untung kau tidak terlalu berat." Ucap sehun pada namja yang sudah pulas tertidur itu
"hhmm… kenapa kau manis sekali joong? Apakah kau benar namja?" Tanya sehun yang memperhatikan wajah jongin
Kau tahu pertama kali aku berkenalan denganmu aku sudah terpesona padamu jonng.. tangan yang halus, wajah yang manis, bibir yang juga lembut, dan juga tarianmu yang sexy,, aigooo.. tak kusangka..
"bibir ini…." Ucap sehun mengelus bibir jongin dengan ibu jarinya "benar2 lembut dan manis… bolehkah? Tanya sehun yang mulai mendekatkan bibirnya pada bibir jongin
5cm…
3cm….
Sedikit lagiii…
"eungh… hhmmmpp.."
.
.
.
.
.
TBC
saya gak banyak2cuap terima kasih yang sudah ngereview, ngefavorit n ngefollow.. gamshamnidda...
givee me the riview for this chap
