HUNKAI FANFICTION
.
.
.
YOU MAKE ME GAY
STORY BY SWEETYSEXY
CAST HUNKAI
LENGTH BELUM DIKETAHUI
RATE T+
SUMARRY:SEHUN SEORANG NAMJA PLAYBOY YANG DIPINDAHKAN KE SEKOLAH KHUSUS NAMJA OLEH ORANG TUANYA,DI SEKOLAH ITU IA BERTEMU DENGAN PARA NAMJA GAY SEDANGKAN KIM JONGIN NAMJA MANIS YANG HOBI DANCE SEXY ALA HYUNNA, BAGAIMANA PERTEMUAN MEREKA PERTAMA KALI? APAKAH MENYENANGKAN ATAU MALAH SEBALIKNYA?
Check..
This..
Out…
Sebelumnya..
Cleck..
Pintu terbuka,, sehun sudah menunggu jongin dengan tangan yang ia lipatkan di depan dadanya
"ooh… jadi ini yang membuat kau baru pulang?" Tanya sehun berlagak
Jongin yang baru pulang hanya terheran-heran dengan ucapan sehun, apaa-apaan itu maksudnya
"neon.. waegudaae..?" Tanya jongin.
"aku? Kau bertanya aku kenapa? Seharusnya aku yang bertanya padamu jong, dari mana saja kau jam segini baru pulang?"
"eoh.. itu.. tadi aku pergi keluar bersama seseorang." Ucapnya sambil melepaskan sepatu dan meletakkannya di rak khussus sepatu tersebut. sehun yang mendengar jawaban jongin semakin mendidih karena jongin menjawabnya biasa-biasa saja seolah-seolah hal yang terjadi di luar tadi tak ada apa-apanya.
" eoh.. jadi kau keluar bersama seseorang kemudian membiarkan seseorang itu menciummu?" Tanya sehun masih dengan tampang berlagaknya
"nee? Apa kau bilang? Membiarkan seseorang menciumku? Omo… sehun… kau mengintipkku?" Tanya jongin menyelediki sehun
"bukan mengintip lagi tapi melihatnya jelas dengan mata kepalaku sendiri, kau berciuman dengan seorang namja? Apa –apaan kau seenaknya berciuman dengan orang tersebut? hanya aku yang boleh menciummu joong.., neon ara?!" ucap sehun tanpa sadar sudah melihatkan kecemburuannya pada jongin. Jonginpun hanya terheran dengan sehun, pasalnya ucapan sehun seolah-seolah mereka sedang berpacaran.
"kau tahu hun, ucapanmu tidak lebih seperti orang yang cemburu buta karna kekasihnya sedang berciuman dengan seseorang. "
Eung.. sehun sedikit tersadar karna ucapan jongin
"sudahlah aku tidak mau berdebat, aku lelah hun, aku mau tidur." Ucap jongin yang masuk kekamar mandi untuk menggosok gigi dan mencuci mukanya
"aissh… yaaa.. kim jongin, kita belum selesai bicara." Sehun yang merasa diabaikan oleh jongin, mengikuti namja tan tersebut masuk ke dalam kamar mandi.
…
"kau tahu.. aku sudah lama menunggumu pulang dari tadi, tapi kau tak pulang-pulang, akupun juga mencari ke studio dance tapi kau juga tidak ada disana, seharusnya kau harus berterima kasih padaku, karna aku sudah mengkhawatirkanmu."
"siapa suruh kau khawatir padaku." Ucap jongin yang sedang berkumur-kumur di wastafel itu kemudian melap wajahnya setelah itu beranjak dari kamar mandi dan bersiap-siap pergi tidur. Sehun semakin kesal karna terus diabaikan oleh jongin. Ia pun menarik tangan namja tan dengan kuat sehingga jongin berbalik menghadapnya setelah itu sehun menempelkan bibir mereka berdua.
Chup…. Jongin yang kaget karena sehun mengecup bibirnya, dengan cepat melepaskan ciuman dan menyentakkan tanganya yang dipegang erat oleh sehun
"MWOANIGEOYAA? KITA SEDANG TIDAK BERADA DI SEKOLAH UNTUK BERAKTING, MENGAPA KAU SELALU MENCIUMKU.. HUUUH..?" ucap jongin murka dan berbalik cepat pergi ke tempat tidurnya. Sementara itu sehun yang mendengar ucapan jongin membuat hatinya sakit seperti luka yang terkena air asam, saakiit.. sangat saakit sekali, entah apa yang membuatnya seperti itu. yang jelas perkataan jongin benar-benar sangat menyayat hatinya.
….
"kau tahu jong.. hanya aku yang boleh merasakan bibirmu, orang lain tidak akan aku bolehkan jong, kau tahu"
ucapnya miris
.
.
.
Chap 8…
Esoknya..
Sehun dan jongin berangkat ke sekolah bersama-sama walaupun jongin masih sedikit kesal karna kejadian semalam, tapi ia tetap berbicara dengan sehun, seperti biasa sehun akan merangkul pinggang jongin seperti sepasang kekasih dengan alasan mereka harus ber acting. Jongin yang mendapat perlakuan tersebut hanya pasrah berharap acting pura-pura pacarannya dengan sehun cepat berakhir, supaya sehun tidak berbuat sesuka hatinya lagi.
Sebenarnya tak ada namja-namja uke yang sedang mengintai sehun lagi, yang harus membuat mereka berakting di sekolah. Tapi sehunnya saja yang memanfaatkan keadaan supaya bisa dekat-dekat dengan jongin terus. Apalagi mengingat kejadian semalam, namja yang mengatakan jongin miliknya dengan gamblang mencium jongin, ia jadi kalut sendiri kalau namja itu benar-benar ada hubungan dengan jongin dan jongin akan meninggalkannya, tidak.. tidak.. ia tidak mau terjadi. Sampai kapanpun tak ada orang yang bisa memiliki jongin, jongin hanya miliknya seorang, yaa miliknya.
…..
.
.
.
Teet…teet… bel tanda istirahat berbunyi, menandakan songsaenim yang sedang mengajar harus menyudahi ajarannya
"baiklah..anak..anak,, kita ketemu minggu depan, jangan lupa mengulang pelajaran di asrama."
"yaaa… saaeem.." ucap mereka kompak
"baiklah silahkan keluar"
Merekapun berhamburan keluar untuk pergi ke kantin mengisi perut mereka yang sudah memanggil-manggil dari tadi, tak terkecuali jongin dan sehun.
Sesampainya di luar..
"jong…" panggil seseorang yang sedang menunngu jongin di luar
"eh..suho hyung." Ucap jongin
"ayo kita ke kantin bersama." Ajaknya
Sehun yang mendengar percakapan merekapun langsung kesal dan mendorong suho supaya ia bisa berdiri di tengah-tengah mereka.
"aissh dia lagi." Batin suho
"yaa.. sehuunna kau kenapa huh? Tidak sopan sekali." Ucap jongin melihat kelakuan sehun
"maaf yaa.. jongin sudah berjanji denganku untuk pergi bersama kekantin." Ucapan sehun yang diiringi seringaian khasnya membuat suho semakin kesal ingin menonjok wajahnya yang belagu itu.
Sehunpun menarik tangan jongin untuk pergi dari sana, meninggalkan suho yang masih memasanng wajah kesal.
"yyak..hun.. jangan tarik.. ini sakit.. yak" jongin yang ditarik kuat oleh sehun hanya bisa meringis.
.
.
.
Setelah perdebatan panjang antara sehun dan jongin, akhirnya suho bisa makan bersama mereka dikantin. Yaa. Perdebatan itu di menangkan oleh jongin. Perdebatan antara ajakan suho yang mengajaknya makan di kantin dengan sehun yang menolak suho bergabung bersamanya.
jongin tidak tega karna suho sudah mentraktirnya banyak kemaren, jadi ketika suho mengajaknya makan bersama, jongin menerima ajakan tersebut. akhirnya disinilah mereka… makan bertiga, dengan jongin yang berada didepan mereka dan suho, sehun berada didepan jongin.
Permainanpun dimulai….
Awalnya suho menawarkan untuk menyuapkan sesuatu kedalam mulut jongin, jongin menerimanya. Sehun yang melihat itu tak mau kalah ia ikut menyuapkan makanan pada jongin.
Suho menyuapkan kembali, sehun juga ikut menyuapkan, sampai untuk yang kesekian kalinya jongin murka karna kelakuan mereka
"GEUMANHAEE…. Aku bisa makan sendiri, kalian tidak perlu menyuapiku. ARRASSHOO?" ucap jongin pada mereka berdua
"nee.." keduanya menganngguk dan menunduk seperti anak kecil yang di marah ibunya.
.
.
.
.
.
"bagaimana bos… apakah berjalan lancar?" Tanya himchan
"tentu saja lancar, kau benar jongin tipe orang yang lembut, semuanya berjalan lancar kemaren"
"baguslah.." sahut himchan
"tapi aku.. harus memusnahkan tikus kecil itu dulu."
"nugu..?"
"siapa lagi.. kalau bukan oh sehun itu." ucapnya
"eooh…"
…
.
.
.
.
.
saat ini jongin sedang berada di perpustakaan, ketika pulang sekolah tadi.. ia mampir ke ruangan yang penuh dengan buku bacaan itu. niatnya ke perpustakaan bukan untuk membaca seperti anak-anak kutu buku pada umumnya, tapi niatnya ke perpustakaan adalah mencari target untuk menolonginya dalam memngerjakan PR Matematika.
Yaa.. ia berfikir siapa tahu ada anak dalam lokalnya yang sedang berada di sini, dia kan punya kesempatan untuk bertanya dan membantu dalam mengerjakan, apalagi biasanya anak yang pintar itu kan tempat tongkrongannya di perpustakaan. Jadi jongin berharap ada seseorang yang bisa menolongnya.
Ngomong-ngomong soal sehun...,,orang yang pintar,,, kenapa ia tidak meminta tolong saja pada kekasih pura-puranya itu untuk mengerjakan? Alasannya adalah sehun terlihat sangat sibuk tadi, ia dipanggil oleh songsaenim menuju ruangannya, jongin juga tidak tahu ada perlu apa. Mungkin sehun di suruh jadi tutor anak saem itu mungkin, sehun kan pandai. Jongin tidak perlu memikirkannya.
…
Saat ia masuk ke dalam perpustakaan.. jongin langsung menjelajahi pandangannya ke segala arah, berharap target ditemukan. Tapi, tak banya pengunjung saat ini, hanya ada petugas perpustakaan yang sedang terkantuk-kantuk, dua orang di samping kanan jongin, satu orang di depannya yang sedang memilih buku, dua orang lagi di samping kirinya daan…
"mmmh…hhhaah… aakh…" wait suara apa itu? batin jongin menelusuri pandangannya ke sumber suara
"yaa tuhaaan." Ucapnya
Disiang bolong begini.. sempat-sempatnya mereka berbuat mesum.. batin jongin
Memang siih.. perpustakaan merupakan tempat yang paling tenang untuk berbuat seperti itu, jadii.. yaaa jongin seperti tidak tau saja.
Melihat mereka yang sedang berbuat mesum disudut paling ujung perpustakaan, membuat jongin teringat akan lehernya yang dikecup secara berulang oleh sehun. Ia tampa sadar memegang bekas kecupan sehun itu pada lehernya. Tapi cepat..cepat tersadar dari khayalannya tersebut.
"aigoo joonginna..apa yang kau pikirkan kan huh?" batinnya dan segera memilh salah satu buku untuk dibacanya.
….
Pilihan jongin jatuh pada novel romeo Juliet yang terkenal dengan cinta sejatinya itu. sembari menunggu target, jongin memilih duduk dan membuka lembar demi lembar buku tersebut.
.
.
Tiba-tiba seseorang menyapa jongin..
"hai joong.."
"eh.. suho hyung.. hi"
Yaa seseorang itu adalah suho siapa lagi kalau bukan suho yang selalu mendambakan jongin miliknya
"sedang apa joong?" Tanya suho
"ani..hyung.. itu.. aku lagi nunggu teman untuk mengerjakan tugas bersama" jongin terpaksa berbohong, tidak mungin kan ia mengatakan sedang mencari ytarget untuk menolongnya dalam mengerjakann pr, tapi jongin tidak sepenuhnya bohong, karna ia memang ingin mengerjakan tugas
"eooh… tugas apa? Siapa tau hyung bisa bantu" ucap suho menawarkan, jonginpun berfikir tak ada salahnya juga ia meminta tolong pada suho.
"tugas matematika hyung, tentang.." jongin mencoba mengambil buku dalam tasnya itu untuk menujukkan pada suho
"ini hyung…"
"eoooh ini…."
…..
Mari kita tinggalkan mereka berdua dulu, kita lihat dua mahluk yang sedang berlovey dovey ini
"yeol… jongin kemana siih… dari beberapa hari yang lalu, aku tak melihat batang hidungnya" ucap baekhyun yang sedang bermanja-manja pada chanyeol
"waee… kau kangen dengannya?"
"nee… yeol aku kangen.. pada anak baru itu aku juga kangen."
"anak baru.. siapa" heran chanyeol
"aiish… kekasihnya jongin yeool.. sehuun." Ucap baek
"eooh…" sungut chanyeol merasa sedikit cemburu karena pacarnya masih mengingat yang namanya sehun itu
"carikan jongin untukku yeol" ucap baek memasang wajah puppynya. Chanyeol yang melihat itupun langsung menuruti permintaan kekasihnya
"baiklah sayang..aku akan mencarikannya untukmu." Dengan itu chanyeolpun beranjak dari bangku taman yang sedang mereka duduki itu, dan mulai mencari jongin
.
.
.
Setelah beberapa lama berkeliling.. chanyeolpun mencari jongin di perpustakaan, feelingnya mengatakan jongin berada disitu. Ia pun masuk ke dalam dan mengedarkan pandangannya di perpustakaan yang luas itu.
…
Ia pun menangkap siluet jongin sedang dengan seorang namja, tapi ia rasa itu bukan kekasihnya. Chanyeolpun langsung menuju ke tempat jongin tersebut.
Setelah lumayan dekat ia bisa melihat jongin dengan seorang namja yang lumayan di kenalnya
"kalau aku tidak salah bukannya dia anak dari kelas sebelah yang terkenal dengan kejahatannya itu, kenapa jongin bisa mengenalnya, apa hubungan mereka?" batin chanyeol menghampiri mereka dan memanggil jongin.
"jonginnah…."
"eh.. chanyeol hyung.. apa yang kau lakukan disini." Tanya jongin tersadar dari acara belajarnya bersama suho.
"anii.. baekhyun menyuruhku.. untuk menemuimu, katanya ia kangen padamu jong, kau beberapa hari ini tak kelihatan." Ucap chanyeol dengan pandangan penuh selidiknya pada suho, suho yang merasakan itupun hanya kembali memandang chanyeol dengan tampang biasanya.
"ne.. hyung.. aku juga kangen pada baekhyung.. nanti aku akan mampir ke kamar kalian hyung." Ucap jongin
"baiklah.. hyung pergi dulu.. tadi dia hyung tinggalkan sendiri di taman." Ucap chanyeol pamit pada jongin
"ne hyung.. pay..pay.." ucap jongin
Chanyeol pun membalikkan badannya dan pergi meningglkan mereka
…..
"jadi.. bagaimana hyung… bagaimana caranya yang ini tadi, tunjukkan padaku kembali hyung." Ucap jongin kembali melanjutkan acara belajarnya yang sedang tertunda
"jadi.. ini… kamu kalikan dengan ini kemudian…"
.
.
.
.
.
"aissh… kenapa dia selalu meninggalkan aku ketika pulang sekolah?' Tanya sehun yang kesal karena kembali di tinggalkan jongin
"jangan..jangaan… dia bersama namja itu lagi…. Aiiisssshh…. Maldo andwe…." Ucap sehun langsung mencari keberadaan jongin
…
Di tengah jalan ia pun bertemu dengan chanyeol
"mm…. sehun shiii….." panggil chanyeol
"ne… chanyeol hyung,?" Tanya sehun
"ne… mau kemana buru-buru sekali?"
"aku sedang mencari jongin.. hyung…"
Chanyeol yang mengetahui keberadaan jongin pun langsung memberi tahu sehun
"dia tadi sedang di perpustakaan hun… bersama seorang namja." Ucap chanyeol
Tanpa menunggu lama sehun langsung memutar arah dan bergegas menuju perpustakaan, ia sudah yakin sekali pasti jongin sedang bersama namja itu.
"aisssh….sial" umpat sehun. Sementara itu chanyeol hanya kesal dengan sehun, ia belum selesai bicara tapi sehun sudah meninggalkannya
.
.
.
.
Sesampainnya diperpustakaan sehun langsung mendidih melihat jongin yang sedang bermanja-manja dengan suho, ditambah suho merangkul bahu jongin, habis sudahlah kesabaran sehun, ia langsung berlari ke arah jongin dan menarik paksa tangan jongin dari namja tersebut
"yyaak..hhuuun… apppo,, kenapa menarikku?" tak diacuhkannya ucapan jongin, ia langsung menarik tangan jongin menjauh dari hadapan namja tersebut
"yyyak…huun.. apppo..aissssh… yaaakk…" jongin hanya meringis merasakan tangannya yang ditarik kuat oleh sehun itu.
…..
"sial… dia lagi,,,, dia lagi,, belum cukup yaa… peljaran yang aku berikan waktu itu." ucap suho murka
.
.
.
Sehunpun membawa jongin ke tempat yang sepi, setelah itu baru dilepaskannya tarikan yang kuat pada jongin
"aakhh… hhaah.. appo." Ringis jongin mengelus tanganya yang sakit
"kau…. Jangan pernah dekat dengan namja itu lagi, KAU DENGAR?" murka sehun mengeluarkan suaranya yang keras. Jongin pun terkejut dengan bentakan sehun
"WAE… apa hakmu melarangku untuk tidak dekat dengannya HUH?" ucap jongin yang sama-sama murka karna dilakukan seperti itu oleh sehun
"DIA JAHAT JOONG,,,, DIA TIDAK BAIK…. KAU TAHU?"
"TIDAK BAIK? KAU BILANG DIA TIDAK BAIK? SIAPA KAU MENGHAKIMINYA SEPERTI ITU?"
"kau..kau tahu? dia orang yang menyebabkan aku bertengkar beberapa hari yang lalu dan dia juga yang mengatakan kalau kau adalah miliknya."
"lantas apa masalahmu kalau dia mengatakan aku miliknya ,, huuh?"
"masalahku? Kau Tanya MASALAHKU? KAU ADALAH MILIKKU JONG… MILIKKU.. KAU TAHU? TAK ADA ORANG YANG BISA MENGKLAIM MILIK OH SEHUN."
"APA-APAAN KAU MENGATAKAN AKU MILIKMU, KAPAN KITA JADIAN ? Ingat kita menjalankan status ini hanya untuk pura-pura. jadi jangan bilang seusuka hatimu."
"tidak… sampai kapanpun aku tak akan melepaskanmu, tak akan aku biarkan kau dekat dengannya." Ucap sehun menahan tangan jongin yang ingin pergi dari hadapannya itu
"memangnya kau siapa huuh,, siapa kau seenaknya mengaturku, AKU TANYA KAU SIAPA HUUUUH?" Tanya jongin yang kesabarannya benar-benar habis karna sehun
"ak… …" sangat gugup sehun tak tak tahu harus menjawab apa, ia sadar kalau jongin bukan siapa2nya, tapi ia juga tak mau kehilangan jongin
"lihat kau tidak tahu siapa dirimu kan." Ucap jongin melemah..
"aku mau…perjanjian kita berakhir sampai disini, kau tidak dikejar namja-namja uke itu lagi kan?"
Ucapan jongin benar-benar terdengar pilu, pasalnya ia sedang menahan air matanya sejak dari tadi, sejak mereka adu mulut tadi, jongin benar-benar menyesal, ketika sehun tak bisa menjawab apa-apa, ia berharap sehun mengatakan kalau ia kekasih nyatanya tapi sehun hanya diam tak tau menjawab apa.
Dengan itu jongin melepaskan pegangan sehun pada tangannya setelah itu ia bergegas pergi dari hadapan sehun.
Sehunpun tak kuasa untuk menahan kepergian jongin, hatinya masih tertohok, ketika jongin menanyakan hal tadi padanya.
Sreet..
Sehunpun jatuh berlutut melihat kepergian jongin..
"aku sadar joong… aku… mencintaimu." Ucapnya dengan tetesan air mata yang mengaliri pipinya ,, sehun menangis.
.
.
.
Sementara itu orang yang sedang menonoton pertunjukkan live dari mereka hanya bersmirk ria, pasalnya ia mendapat info yang sangat update bagi semua orang.
"wow… pertunjukkan yang memilukan, jadi oh sehun dan kim jongin hanya pura-pura pacaran?" ucapnya
.
.
.
.
.
TBC
Anyeooong,,,, saya fast update kaan?
Saya sangat senang baca review kalian makanya, langsung update,, hehe..
Jangan pernah bosan untuk mereviewnya yaa….
Thanks to
Nadia, Mika, Askasufa, Kenlee1412, Novisaputri09, HK, Guest, Putri836, Oohsehuun12, M Alvon Aldianor kpopers II238, Yuvikimm97, Hafhie95, Ohkim9498, NunaaBaozie, Diannurmayasari15, my love double b, Utsukushii02, Jung Naera, Soyu567, NisrinaHunkai99,kimkai88
