HUNKAI FANFICTION

.

.

.

YOU MAKE ME GAY

STORY BY SWEETYSEXY

CAST HUNKAI

LENGTH BELUM DIKETAHUI

RATE T+

SUMARRY:SEHUN SEORANG NAMJA PLAYBOY YANG DIPINDAHKAN KE SEKOLAH KHUSUS NAMJA OLEH ORANG TUANYA,DI SEKOLAH ITU IA BERTEMU DENGAN PARA NAMJA GAY SEDANGKAN KIM JONGIN NAMJA MANIS YANG HOBI DANCE SEXY ALA HYUNNA, BAGAIMANA PERTEMUAN MEREKA PERTAMA KALI? APAKAH MENYENANGKAN ATAU MALAH SEBALIKNYA?

Check..

This..

Out…

Sebelumnya..

Sreet..

Sehunpun jatuh berlutut melihat kepergian jongin..

"aku sadar joong… aku… mencintaimu." Ucapnya dengan tetesan air mata yang mengaliri pipinya ,, sehun menangis.

.

.

.

Sementara itu orang yang sedang menonton pertunjukkan live dari mereka hanya bersmirk ria, pasalnya ia mendapat info yang sangat update bagi semua orang.

"wow… pertunjukkan yang memilukan, jadi oh sehun dan kim jongin hanya pura-pura pacaran?" ucapnya

Jongin merasa benar-benar patah hati saat ini, secara tidak langsung sehun sudah menolak dirinya dan membuat hati jongin sakit, sangaat sakiit… bahkan sampai membuat cairan bening itu tak henti-hentinya keluar sejak adegan pertengakaran mereka tadi.

Jongin terus berlari tanpa peduli dengan dirinya atau orang di sekitar yang akan melihat aneh pada jongin, ia hanya ingin terus berlari tanpa tau kemana arahnya akan pergi. Ia menangis seperti wanita, jongin tak peduli, ia hanya tak kuasa menahan sakit itu, biarlah untuk kali ini dirinya di anggap lemah oleh orang-orang. Biarlah….

"yaa.. tuhaan.. kenapa rasanya sesakit ini? Apakah begini rasanya dalam berhubungan? Tak hanya rasa senang yang di dapatkan, tapi juga rasa sakit? Hiiks.. " jongin masih menangis sesegukan membiarkan lelehan air mata itu tetap mengalir di pipinya.

Ck.. bahkan jongin belum merasakan bagaimana rasanya dalam berhubungan,tapi ia bahkan harus menerima rasa sakit itu.

.

.

Ttok..ttok..ttok….

"siapa..?" sahut seseorang di dalam

Cecleck….

"hyuung…. Hiks.."

"ommaya… jonginie…"

.

.

.

.

Chap 9

Tak jauh berbeda dengan jongin, sehun juga ikut menangisi kepergian jongin, menangisi dirinya yang tak mampu untuk mengatakan saranghae pada jongin. Ia benar-benar kecewa terhadap dirinya sendiri, seandainya tadi lidahnya tidak kelu untuk mengatakan aku mencintaimu pada orang yang di sukainya itu, pasti semua ini tidak akan terjadi. Jongin tidak akan pergi dan mereka akan benar-benar menjadi sepasang kekasih karena ia sangat yakin pasti jongin juga menyukainya dan menerima pernyataan cinta tersebut. tapi, sekarang apa? Nasi sudah jadi bubur, sehun tak akan bisa mengembalikannya seperti semula. Tapi sehun masih bisa mengejar jongin saat ini, dan menjelaskan apa yang sebenarnya harus ia katakan tersebut. yaa.. itulah yang harus sehun lakukan sekarang. Oleh karena itu, sehun bangkit dan berlari mengejar jongin.

.

.

.

"jonginie… neon wae gudae?"

"hyuung.. L L L "

Bruugh.. namja manis itu langsung menubrukan badannya pada seseorang yang sudah di anggapnya hyung tersebut. baekhyun yang melihat jongin sangat menyedihkanpun hanya menerima pelukan jongin dan berusaha menenangkannya.

"kau.. kenapa.. hum?"

"a a-ku.. a-ku.. hiks.. hyung… huwaaaa" tangis jongin seketika pecah, tak kuasa menahan sakit itu lagi. Ia semakin mengeratkan pelukannya pada baekyun dan menagis sejadi-jadinya di bahu namja yang sangat ia sayangi itu. sementara itu baekyun hanya berusaha menenangkan jongin dan mengusap-usap punggung namja manis tersebut.

"apa yang membuatmu tampak selemah ini jong? Mana jongin yang ceria dulu?, jongin yang selalu senyum ketika ia mendapatkan masalah?.. hum?"

"hiks..hiks..hiks"

"aigoo…cup..cup..cup.. geuman…"

Chanyeol, sang kekasih yang hanya diam menyaksikan aksi mereka berdua itu mulai membuka suara

"baek.. sebaiknya kau bawa masuk jongin ke dalam, tidak enak di lihat anak dari kamar dorm lainnya."

"ah…ne.." baekhyun yang mengingat mereka masih berada di luar sejak aksi jongin datang ke kamar dormnya dan langsung menangis sesegukan itu langsung membawa jongin masuk ke dalam.

"jong.. sebaiknya kita masuk ke dalam dulu, tidak enak berada di luar seperti ini.

"ne..hyung.." jongin menuruti perkataan hyung nya itu. baekhyun terpaksa berangsur-angsur berjalan masuk ke dalam karena jongin tidak mau melepaskan pelukannya tersebut.

"hapus.. air matamu itu dulu jong, kau benar-benar seperti seorang wanita yang ditinggal pergi kekasihnya" benar..jongin memang benar seperti itu, ia benar-benar seperti seorang wanita sekarang, dan ini gara-gara sehun, apakah sebegitu berpengaruhnya sehun bagi jongin?

Jongin menghapus air matanya dengan tissue yang telah di berikan oleh chanyeol kepadanya. Setelah itu, baekhyun mulai membuka suaranya lagi.

….

"jadi..apa yang sebenarnya terjadi?apa yang membuatmu seperti ini kim?"

"aku… mm… " jongin ragu-ragu menjawabnya pada baekhyun, apakah ia harus mengatakan aku putus dengan sehun atau mengatakan hal yang sebenarnya ? Bahwa ia dengan sehun hanya sebagai sepasang kekasih pura-pura yang tak lebih dari itu.

"joong… " baekhyun menyadarkan lamunan jongin

"eung… itu.. hyung… aku putus dengan sehun."

"mwoo?" sontak baekhyun terkejut dengan ucapan jongin begitupun dengan chanyeol

"bagai..bagaimana bisa jong?"

"sebenarnya….." jonginpun mulai menceritakan yang sebenarnya pada baekhyun, di mulai dari awal mereka bertemu, sehun yang di kejar-kejar namja uke kemudian meminta tolong pada jongin menjadi kekasih pura-puranya, sampai sehun yang mulai se enaknya menghakimi jongin bahwa ia miliknya tak ada orang yang bisa mengambilnya dari sehun sampai yang terakhir.. pertengkaran mereka yang membuat jongin benar-benar patah hati dan mengadu pada baekhyun.

.

.

"ja-jadi… kalian hanya kekasih pura-pura? Da-dan..

.

.

.

.

.

Sehun sudah mencari jongin kemana-kemana ke rooftop, ke studio dance, ke taman, ke tempat yang sepi yang mungkin jongin ada di sana tapi hasilnya tetap NIHIL.. ia tetap tidak menemukan jongin. Sehun semakin kecewa dan marah besar pada dirinya sendiri.. sampai-sampai ia meninju dinding yang ada di hadapannya berkali-kali dan membuat tangannya berdarah.

"kim…jongin…. Kau ada dimana.. huh? Beri tahu aku joong,,, aku benar-benar bersalah, aku ingin minta maaf padamu jong,,dan aku…aku ingin mengatakan aku mencintaimu jong.. KIM JOOONGIIIIIN… ARRRGGGHH…. "

Bbugh…buggggh… berkali-kali sehun meninju dinding tersebut mengabaikan rasa sakit pada tangannya yang tampak dialiri darah itu.

Sehun tak putus asa ia tetap mencari jongin kemanapun, ia pergi ke dorm.. satu-satunya tempat yang belum ia kunjungi, mungkin jongin sedang berada dalam kamar dorm mereka. Pikirnya.. sehun mulai pergi ke tempat tersebut.

Selama dalam perjalanan menuju kamar mereka, sehun seperti mendengar suara jongin dengan seseorang. Apakah itu hanya halusinasinya saja? Karna sangat ingin bertemu dengan jongin? Atau memang suara itu nyata?.. sehun semakin penasaran ketika ia kembali mendengar suara itu dengan jelas, ia pun mencoba mencari asal suara dan menemukan salah satu pintu kamar dorm yang tidak tertutup rapat dan merasa jongin ada di dalamnya, tidak mengundur waktu, ia langsung masuk ke dalam kamar tersebut.

"joong… kau ada di dalam? Braaak….

Baek, chan dan jongin yang terkejut karena seseorang membuka pintunya secara paksa langsung mengalihkan pandangannya pada sang tersangka

"seehun…." Ucap jongin dengan pandangan terkejutnya.

"joong… maafkan aku jong, aku salah.. aku…"

sreeet…. Baekyhun langsung menghadang jalan sehun yang akan menemui jongin.

"kau…apa yang yang kau lakukan pada jongin, kenapa kau membuatnya menangis? Kenapa kau memberikan harapan palsu padanya huh?" baekhyun mendorong dada sehun seakan menantang namja itu.

"aku tau aku salah hyung, biarkan aku menemuinyaa." Pinta sehun dengan memelas..

"joong… maafkan aku joong.. aku benar-benar minta maaf." Ucap namja itu pada jongin. Sehun melihat mata jongin yang sembab, ia pasti menangis karenanya, karena itu sehun semakin merasa bersalah, sementara itu.. jongin yang melihat sehun dihadang baekhyun kemudian meminta maaf padanya hanya kembali membuat hatinya sakit,, ia tidak tau apa yang membuatnya sesakit ini dan lagi-lagi bendungan air mata itu tidak tertahankan, jongin kembali menangis.

"joong….." sehun yang melihat jongin menangis langsung mendorong baekhyun yang mengahambatnya dan berlari cepat ke arah jongin.

Greeb….. sehun merengkuh erat tubuh namja manis tersebut..

"maafkan aku joong..maafkan aku…. Geuman… jangan menagis lagi" pintanya

"hikss..hikss…hikss… lepaskan aku bodoh.. lepaskan." Jongin meronta-ronta dalam pelukan sehun. Sekuat jongin ingin melepaskan pelukan itu, sekuat itu juga sehun memeluk erat tubuhnya.

….

Sreeet…. BBUGGHH…. Entah apa yang membuat jongin sangat marah sehingga meninju pipi sehun dan pelukan itu terlepas. Chanbaek hanya ternganga meliat aksi jongin itu.

"jooong…. " panggil sehun memegang pipinya yang ditinju jongin. Sedangkan jongin hanya terdiam..

"maafkan aku joong, aku tau aku salah, kalau kau memang tak ingin bertemu denganku, maka aku akan pergi, sekali lagi maaf" sehun terlihat pasrah dan berbalik untuk keluar dari kamar itu. ia merasa,,mungkin jongin perlu waktu, oleh karena itu ia lebih baik mengalah.. sehunpun keluar meninggalkan 2 orang yang masih ternganga dan satu lagi yang terdiam karna perlakuannya sendiri.

.

.

.

"ARRRRGGGGGHHH… SREEET… " sehun kembali marah pada dirinya. Ia mengacak-acak semua isi kamar tersebut sehingga kamar itu sudah seperti kapal pecah. Ia jatuh terduduk.. dan menagis.. mengacak-acak rambutnya seperti orang gila.

Sangat-sangat miris jika kalian melihat pemandangan sehun saat ini, begitupun dengan kamar yang menjadi korban kemarahan sehun.

.

.

.

.

.

Esoknyaa…

…..

Tampak beberapa siswa yang seperti sedang bertaruh atau berjudi? Author juga tidak tau *peace hehe.

Tampak seseorang yang sedang mengumpulkan atau menampung uang dari beberapa atau bahkan puluhan siswa yang memberikan uang tersebut kepadanya. Ia benar-benar seperti seorang agen pengumpul uang dalam masalah pertaruhan.

"yyak…taehyung ah? Kau yakin berita itu sangat bermanfaat bagi kami? Jika tidak, aku tidak segan-segan meminta kembali uang itu padamu, kau tahu?" ancam salah satu dari sekian banyak pengumpul uang tersebut.

"betul..itu tae.. kami tidak akan segan bahkan kapan perlu aku akan mematahkan tangan mu itu" ancam yang satu itu, taehyung, sang pelaku pengumpul uang hanya tersenyum enteng.

"tenang… hyung..tenang… jangan main ancam dulu, aku yakin berita ini sangat berharga bagi kalian yang sangat mengagumi orang tersebut." ucapnya. Ia hanya bersmirk ria mengingat kejadian kemarin ketika sehun dan jongin bertengkar dan mengatakan kalau mereka hanya kekasih pura-pura.

"huh… ok hyung.. masih ada yang mau mendapatkan berita ini lagi?" ucapnya menanyakan pada orang-oranng di sana untuk memasukkan uang pada kantong kertasnya tersebut.

.

.

.

Bagaimanapun keadaan sehun saat ini ia tetap pergi ke sekolah, tangan kanan yang dibaluti perban, pipi yang bewarna hijau karna perlakuan jongin kemarin sampai tampang yang sangat menyedihkan, ia tetap pergi ke sekolah, baginya ini belum seberapa, lebih parah hatinya yang sudah terlihat hancur ini. Dan ia berharap bisa menemui jongin saat ini dan jongin juga mau berbicara dengannya.

…..

Sehun aneh melihat orang-orang yang sedang berlarian menuju ruang serba guna untuk informasi, penasaran.. sehunpun mengikuti mereka. Ketika bisa melewati kerumunan orang banyak itu, sehun melihat tayangan LCD yang khusus di buat untuk pemberian info itu.

Tayangan tersebut pun dimulai…

"masalahku? Kau Tanya MASALAHKU? KAU ADALAH MILIKKU JONG… MILIKKU.. KAU TAHU? TAK ADA ORANG YANG BISA MENGKLAIM MILIK OH SEHUN."

"APA-APAAN KAU MENGATAKAN AKU MILIKMU, KAPAN KITA JADIAN ? Ingat kita menjalankan status ini hanya untuk pura-pura. jadi jangan bilang sesuka hatimu."

"tidak… sampai kapanpun aku tak akan melepaskanmu, tak akan aku biarkan kau dekat dengannya." Ucap sehun menahan tangan jongin yang ingin pergi dari hadapannya itu

….

Tayangan itu berhenti, semua orang terkejut melihat video yang diputar melalui tayangan tersebut, ia tak menyangkan kalau sehun dan jongin hanya menjalani kekasih pura-pura, termasuk sehun yang tak kalah terkejutnya menyaksikan tayangan tersebut, ia tak menyangka seseorang telah merekam pertengarannya dengan jongin kemaren, terlebih semua orang tau kalau ia dan jongin hanya sebagai kekasih pura-pura, mampuslah sehun saat ini, ia akan mejadi makanan lezat para namja uke disana. Sehunpun berjalan mundur ke belakang dan berniat akan kabur sebelum salah satu namja uke itu mengeinterupsinya.

"mau kemana kau, huh…?"

Deg…

"jangan lari kau pembohong brengsek" habislah sehun sekarang…

Apa yang akan terjadi pada sehun? Tunggu kisah selanjutnya…

.

.

.

.

.

.

.

.

Hehe.. bercanda kok… sok atuh di lanjut lagi bacanya…

…..

Saat ini jongin hanya berdiam diri dalam kelasnya, dengan kepala yang jatuh dan beralaskan pada tangannya, jongin terlihat sangat menyedihkan.

"seehun…." Monolognya sendiri…

….

Tampak seorang siswa yang buru-buru dan memanggil jongin

"joooong…. Sehun….sehun…. sehun di keroyok beberapa namja."

Deg…

Jongin langsung bangkit dan berlari pergi ke TKP

.

.

.

Brengsek…. Kenapa kau menipu kami semua, huh? Bugh…bughh….

Entah untuk ke berapa kalinya pukulan yang di terima sehun, yaa.. semua siswa yang merasa ditipu oleh sehun itu langsung mengahajar sehun sampai babak belur.

"GEUUMAAAAN….." teriaak jongin sehingga menghentikan aksi keroyokan tersebut.

"seeehun…." Panggil jongin berlari ke arahnya..

"jj-jjong... haah…" tertatih-tatih sehun menjawab jongin.

"kalian..semua pergilaah.. PERGIIII…" teriaak jongin

"sudahla hyung, ayo kita pergi,, apa kau tak kasihan melihat wajah tampannya itu, aku sedih meliatnya hyung, aku masih menyukainya,, huuniiiee…." Ucap salah satu namja uke itu

"ck.. kalian berdua.. sama-sama pembohongnya.." merekapun akhirnya pergi satu persatu dari sana.

.

.

.

"aakh…akh.. pelan-pelan jong, ini sangat sakit"

"bodoh siapa suruh kau diam saja, kenapa tak melawan mereka huh?"

"akkh..akh.."

Sejak kejadian tadi jongin memapah sehun ke uks dan mengobatinya. "apa kau masih marah joong..?"

Deg…

Jongin terkejut, ia baru ingat kalau ia masih marah dengan sehun, dan apa-apan tindakan menolongnya itu, sehun pasti akan merasa kalau jongin masih peduli padanya.

Jongin hanya diam, melanjutkan mengobati luka sehun.

Kejadian ini kembali mengingatkan sehun ketika jongin mengobati lukanya setelah ia berkelahi dan juga jarak sedekat ini juga mengingatkannya akan bibir jongin. Ia pun mendekatkan wajahnya pada wajah jongin

Deg… seketika jongin menghentikan acara mengobatinya

"jooong.. aku rasa ini saatnya untuk aku mengatakan yang sebenarnya." Sehun mendekatkan bibirnya pada telinga jongin

"jooong….. saranghae….."

Deg….

.

.

.

.

.

TBC.. oke ini bnar tbc yaa…

Anyeong…. I am back again… maaf terlalu lama meng- PHP kalian… terima kasih pada kimkai dan nadia yang udah nge respon ucapan saya di ff sebelumnya.. n buat yang udah review,follow,favorite ff gara2 studi kasus juga,,, terima kasih….

Oke….. ayo di review yaaah… smuanya…

Anyeong…:*