HUNKAI FANFICTION

.

.

.

YOU MAKE ME GAY

STORY BY SWEETYSEXY

CAST HUNKAI

LENGTH BELUM DIKETAHUI

RATE T+

SUMARRY:SEHUN SEORANG NAMJA PLAYBOY YANG DIPINDAHKAN KE SEKOLAH KHUSUS NAMJA OLEH ORANG TUANYA,DI SEKOLAH ITU IA BERTEMU DENGAN PARA NAMJA GAY SEDANGKAN KIM JONGIN NAMJA MANIS YANG HOBI DANCE SEXY ALA HYUNNA, BAGAIMANA PERTEMUAN MEREKA PERTAMA KALI? APAKAH MENYENANGKAN ATAU MALAH SEBALIKNYA?

Check..

This..

Out…

ekhem…ekhemm..heemm. tes..tes satu dua tiga,, *testing mic.. apakah sudah berfungsi? Yap..!

assalamualaikum wr wb.. kakak2 adek2 pecinta hunkai,, I'm so sorry be4 krna terlalu lama nelantarin nih ff. mianhe.. jeongmal mianhe L ;( ;(( Kalau dihitung mungkin ampir setahun saya gak update2. Alasannya yg pertama, kemaren itu saya ada mata kuliah drama yang mengharuskan untuk latihan tiap malam,pulangngya tengah malam terus, huhu..kasiaan skali saya, yang kedua, tugas banyaknya bukan main dan itu deadline semua. Udah pulang kemaleman, g da wktu bikin tugas, bsoknya ada jdwal pagi, lengkap bgd gak tuh hidup saya kemaren, L kantung mata aja ngalahin punyanya Tao. Truz yg terakhir, saya lgi g da mood buat ngetik *doueng.. lg malas ja. Jdi ya begitu sdikit curhatan saya.

Dan sekarang saya bawa lanjutan ff u make me gay *YEAAAAYYY….. PROK..PROK…PROK. masih da yang nungguin kan? Semoga msih ada yaa. Okay langsung ja ini diaa,, but btw,, klo yg dah lpa sma chap kemaren, saya sdikit ngingatin nih,, jadi kemaren itu kan, si kai dibawa ma suho ke kamarnya n dikasih obat perangsang dan sehun pun datang buaaat,,,mmm… buat pa yaa… lihat aja deh, oh ya satu lagi.. maaf kalau kurang ngena semi nc nya. Aku belum terlalu berpengalaman.

Chap sebelumnya..

Dua menit..4 menit….

Jongin mulai merasakan gerah pada tubuhnya, ia merasakan panas dan uuuukh…. Ini rasanya seperti..

Kepala jongin mulai pusing..

"kau tak apa-apa jong?"

"panas hyung.. ak..akku… emmh…." Jongin sibuk mengeliatkan badannya.

Suho mendekati jongin dan…

CHAP 12

PRAANG…

Gelas yang diletakan jongin jatuh ketika suho tak sengaja menyenggolnya karna ia dengan cepat mendekati pemuda itu. sontak suara pecahan itu mengagetkan sehun yang ada di luar sehingga membuat ia meneriaki nama jongin

"JONGIN…"

….

"Hyung… kenapa kau menyenggol gelasnya, gelasnya… emmh… " jongin tak bisa melanjutkan kalimatnya. Ia semakin merasa panas dan terangsang ketika dirasakannya sesuatu dibawah sana mulai bereaksi. Sedangkan suho semakin menampilkan smirk mematikannya.

"joonginah.. kau merasa panas mm? kau mau aku mendinginkan mu?" ucapnya sambil meraba wajah jongin yang mulai berkeringat dan terus turun ke bawah. Saat ini ia sudah duduk di samping jongin sambil meraba tubuh pemuda itu.

"eunghh.. hyung.. jauhkan tanganmu dari tubuhku hyung, mmh.." jongin semakin mengeliatkan badannya entah kenapa sentuhan suho membuatnya semakin terangsang dan ingin melakukan sesuatu yang lebih dari itu

"taka apa-apa.. biar hyung mendinginkanmu… ndeeh" suho mulai grepe-grepe paha dalam jongin yang saat itu memang sedang mengangkang. Lambat-lambat ia meraba-raba lutut, di bawah lutut terus ke paha dalam, naik ke atas lagi sampai ia sengaja menyenggol batang yang memang sudah hard itu.

"AAKKHH… MMHH.. HYUNG… " ucap jongin mendongak dan memegang erat tangan suho yang meraba-raba pahanya.

"waeeehh? Ucap sehun mendesah di telinga jongin membuat pemuda itu semakin terangsang.

"kau menikmatinya? Hhmmh..? fiyuuh…. Suho sengaja meniup telinga Jongin supaya pemuda itu tambah lemah dibawahnya.

"suhho hhyung mmmhhh…" desahan jongin membuat namja itu semakin menjadi-jadi mengrepe-grepe paha dan tubuhnya. Ia semakin bersemangat apalagi setelah namanya sendiri di desahkan oleh jongin. Suho yang sudah tidak tahan melihat jongin mendesah-mendesah mulai mengecup dan menjilat telinga pemuda itu

"MMHHH… MMGHMMHH.. HAAH HMMH. Hyuunggg….." ucap jongin merengek.

"kena-

….

BUUGHHH…BUGGGHH..BUGGHH….

CLECK..CECLECCK… JOOONGGGGGIN…..

BUUGH…BUGGH…BUUUGGGH….. BREENGSEEEK.. KAU APAKAN JONGIN CEPAT BUKA PINTUNYAAA…

BUUGGGHHH…BUGGGHH…

Suara teriakan seseorang yang sedang menggedor-gedor pintunya menyulut kemarahan Suho.

"SIIIAAAALLLLLL…. Siapa yang berani-berani menganggu waktuku dengan jongin." Ia tidak menghiraukan orang tersebut. ia tetap melancarkan aksinya dan sekarang ia mencoba mencium pemuda itu

"hhhmmppp… hyyu mmp… hmmmmp" jongin yang tau suho mencium bibirnya berusaha menolak dengan menolehkan kepalanya ke samping.

BRAAAAAKKKK…

JONGIN… pintu terbuka, sehun langsung melihat keadaan di dalam dan betapa marahnya dia ketika melihat suho sedang memaksa Kai untuk berciuman.

BRENGSEK…. Sehun langsung menghampiri dan menghajar suho sampai babak belur.. sedangkan jongin hanya kaget melihat kejadian tersebut, dia masih belum bisa memproses apa yang sedang terjadi, dari mana sehun datang dan langsung meghajar suho.

Ia hanya kesulitan menahan hormonnya yang sedang menggebu-gebu

Bugghhh…buugghhh…buggh… "bisa-bisanya kau selicik ini, apa yang kau perbuat HAH?" suho hanya pasrah menerima perlakuan sehun, ia tidak bisa melawan karna kemarahan sehun yang terlalu tiba-tiba dan menghajarnya langsung membuat ia tidak berkutik

"JAWAAAB.. BRENGSEEEK…. BUGHH…." Suho hanya terlentang tidak berdaya dengan luka disekujur wajahnya (?)

….

"HHunnnieee. Hentikaaaa.. kau bisa membunuhnya…." Tegah jongin yang sudah melihat suho babak belur. "tolong aku hmmmh…" tambahnya yang mulai meraba-raba tubuhnya sendiri. Sehun langsung megalihkan pandangannya kepada jongin

"joonginaaah… kau taka pa-apa"

"badanku.. badanku… hhhmmmhh…" sehun kaget melihat ekspresi jongin yang seperti itu, ia berusaha keras berfikir apa penyebab jongin mendesah. Ia mengalihkan pandangannya ke lantai tepat pada gelas yang disenggol oleh suho tadi.

"astagah.. pasti dia memaksamu meminum minuman ini. KAU… "ucap sehun menunjuk kea rah suho yang masih terlentang. "kau pasti memasukkan obat perangsang ke dalam minuman itu kan? Kalau tidak mana mungkin jongin seperti ini? JAAAWAAAB….." Ucap sehun sarkatis berniat memukul suho kembali

"hhuuuniiiehh… sudaaaah" jongin langsung menghentikan sehun yang akan memukul suho . "bawa aku pergi dari sini,, jebaaal…" ucap jongin merengek kembali. Melihat itu, sehun langsung mengikuti kemauan sang namja. Ia memapah tubuh jongin, merangkulkan tangan jongin ke pundaknya dan merangkul pinggang pemuda. Ia melakukan jongin seolah-olah pemuda itu terluka berat padahal jongin hanya dalam pengaruh obat perangsang. Hal tersebut tentu berakibat fatal pada tubuh sensitive Jongin sehingga ia mendesah dan itu tepat terdengar di telinga Sehun

GLUP…

"jonginie… bertahanlah sebentar aku akan membawamu ke kamar kita." Ucap sehun gugup ketika mendegar desahan sang namja. Dengan cepat sehun membopong tubuh Jongin dan membawanya pergi ke kamar mereka. Kalau dilihat-lihat sehun sudah seperti membawa anak gadis orang.

…..

….

….

Di kamar..

Sehun mendudukan tubuh jongin di atas sofa kamar mereka. Sehun sudah ikut hard karena mendengar desahan jongin sepanjang perjalanan menuju kamar mereka.

"Sehuun.. tolong akuu… " persetan dengan rasa malu, jongin benar-benar sudah hard. Ia butuh pelampiasan. Ia merengek meminta tolong pada pemuda itu sambil mengalungkan tangannya ke leher sehun.

"ap-apa yang harus aku lakukan jonginaah" gugup? Tentu saja, sehun tak kuasa juga melihat namja manis itu terus menggodanya.

"apapun… pahliihh….…"

"ba-baik…"

KISS…..

Sehun mencoba mencium lembut pemuda itu. lambat-lambat merasakan manisnya bibir jongin. tapi karena jongin sudah hard dan ingin yang lebih dari itu. ia terpaksa membalikkan posisi menjadi sehun dibawahnya dan ia yang mencium pemuda itu.

"hhmmmpphhh..mmh hmmp…" bunyi kecipak mulut menandakan Jongin terburu-buru dalam ciumannya. Sehun yang tergoda akan bibir itu mulai membalas lumatan demi lumatan yang jongin berikan bahkan ia sudah membalikkan posisi menjadi jongin di bawahnya lagi.

"mmmhhh… hmpp..hhmmpp…sse..mmh.." jongin tak kuasa ketika sehun memagut dan mengulum bibir atas dan bawahnya secara bergantian

Puas dengan bibir jongin. Ciuman sehun turun ke dagu. Ia mengulum dagu itu berulang-ulang kali hingga dagu jongin basah. Kemudian ciumannya turun menyusuri rahang dan leher si pemuda. Ia memberi kecupan-kecupan kecil pada leher itu

"anggh… mmh.".

…..

Setelah itu ia mulai menjilat dan memberikan kissmark pada leher jongin sehingga membuat Jongin semakin keenakkan. Ia sibuk medesahkan nama sehun.

"Hhhun… hhunnie.. sudah-sudah aku sudah tidak tahan." Ucap jongin memegang wajah sehun untuk menjauhkannya dari sana.

"euung k-knapa?" ucap sehun heran.

Ternyata jongin sudah tidak tahan karena sehun terlalu lama bermain-main. Sesuatu di bawah sana sudah mengamuk minta dipuaskan. Degan cepat ia membuka kancing dan zipper celana itu kemudian mengeluarkan sesuatu di dalam sana yang sudah tegak dan mengeluarkan cum nya sedikit demi sedikit.

Jongin dengan cepat mengurut kepunyaanya, sehun tentu kewalahan melihat pemandangan itu. pasalnya ia baru sekali ini melihat kepunyaanya Jongin. Tapi melihat hal tersebut membuat ia dengan cepat membantu jongin

"biar aku yang melakukannya." Ucap sehun mengantikan tangan jongin yang sedang mengurut dengan tangannya.

"euuughh… agghh… mmmh…. Hhuuunnniee….." sehun yang tak kuasa mendengar desahan jongin terpaksa mengunci bibir itu dengan bibirnya. Ia memagut erat bibir manis tersebut sambil terus mengurut kepunyaan jongin.

"mmmhhh…. Hhah.." puas dengan bibir ia beralih menjilat dan mengigit bibir pemuda itu.

"agghh.. akkh.. mmhh hhhunniee…." Desah jongin sambil mendongak dan meremas-remas rambut sehun.

"terus… sayang terus.. desahkan namaku" saking terbawa sensasi nikmat itu sehun tanpa sadar memanggil jongin dengan sebutan sayang. Jongin tentu semakin mendesah kegelian dan merasakan nikmat yang tiada tara. Apalagi ketika tangan sehun yang satunya lagi sudah menyusupkan tangannya di dalam baju jongin dan meraba apapun disana.

…..

"hhuun… ak-aku… dde…..

Aaaaaaaahhhhhh… desahan panjang jongin menadakan pemuda itu sudah mencapai puncaknya. Ia mendongak kenikmatan dengan tangan terkulai lemas di kedua sisi tubuhnya. Sehun hanya terus mengurut batang tersebut sampai jongin mengeluarkan titikan akhirnya.

"hhaahh..hhaaah…hhaaaah…." sehun menghapus keringat jongin dengan tangannya yang satu lagi ketika tangannya yang lain penuh dengan cairan dari jongin.

Ia tersenyum melihat jongin lega setelah menuntaskan hasratnya.

…..

"bagaimanaa…? Sudah merasa baikan?" Tanya sehun dengan tersenyum…

"neeh..goma-" ucapan jongin dipotong begtu saja oleh sehun

"joong.. aku ke toilet sebentar. Kau silahkan bersihkan dulu kekacuan ini." Ucap sehun bercanda. Ia berjalan cepat meninggalkan jongin membuat pemuda itu heran melihat tingkah sehun.

"sehuun…"

Setelah sedikit membersihkan kejadian tadi, jongin berjalan cepat menuju toilet.

…..

"aagghhh….. akkkhhh… jjoooong…. Mmmmh… hhaaahhh…hhaaaah…" ia bisa dengan jelas mendegar desahan sehun yanmg sedang mendesahkan namanya. Ia tidak bodoh untuk mengetahui apa yang dilakukan jongin di dalam sana. Mansturbasi? Tentu.

Jongin jadi merasa bersalah telah membuat sehun ikutan terangsang, mau bagaimana lagi ia sudah tidak tahan dan butuh pelampiasan. Ingin menolong pemuda tersebut, ia takut jatuhnya akan jadi awkward

"seehuunnie… mianhe…"ucapnya dibalik pintu toilet tersebut.

"JOOOONGIIINNNN…hhaah..haa" jongin tentu bisa mendengar desahan panjang sehun tersebut. pasti ia sudah mencapai puncaknya.

.

.

"tak apa-apa… aku bermain solo jong. Asal aku tidak membuatmu benci kepadaku. Aku tidak berani melakukannya kalau bukan kau yang meminta." Ucap sehun bermonolog di dalam toilet. Ternyata sehun masih menjaga perasaan Jongin.. ia takut perbuatannya malah membuat jongin marah kembali. Apalagi ia baru baikan kan? Ckckck… seehuuniee….

Sehunpun kemudian membersihkan kepunyaanya setelah itu pergi tidur karna well.. ini sudah malam kalau kalian tahu dan besok mereka harus masuk sekilah lagi.

.

.

.

.

Saat ini jongin sudah berada di perkarangan sekolah. Ia terpaksa meninggalkan sehun karena pemuda itu sedang mimpi basah sambil mendesahkan namanya. Jongin semakin merasa bersalah, ia harus meminta maaf pada pemuda itu nanti.

"Joongg…" seseorang memanggil jongin ia menoleh pada orang yang memanggil, ternyata itu suho yang wajahnya penuh lebam. Jongin berlari cepat menghindari namja tersebut. ia jadi sakit hati mengingat hal apa yang namja itu lakukan padanya kemaren.

"jjoooong… tunngguu aku" suho berlari mengejar Jongin. Jongin pun juga ikut berlari tapi

Greb…. Suho berhasil mememgang tangan jongin

"lepaskan aku hyung…."

"maaffkan aku jonginie…"

"tidak… kau jahaaat hyung. Aku tak menyangka kau melakukan hal tersebut. aku benci padamu hyung.

"maakan aku joong.."

"tidaak… " jongin berusaha melepaskan tangannya dari suho "lepaskan hyung..lepaasss…"

"JONGIN…" ucap suho berteriak membuat jongin terdiam

"kau tahu… aku mencintaimu jong… aku sayang..ak-aku menyukaimu" ucap suho terburu-buru. Jongin terkejut mendengar itu. "maaf hyung… dengan tegas aku mengatakan aku tidak mencintaimu hyung. Cukup..jauhi aku sekarang juga, anggap kita tidak saling kenal" ucap jongin melepaskan paksa tanganyya dan berlari pagi menjauhi suho

"JOOOONGGIIIN…"

Sreet…

Sehun entah dari mana datangnya mendorong bahu suho

"kau tidak dengar haahh? Dia bilang dia tidak mencintaimu. Apa kau tuli HAAAAH?" Ucap sehun tersulut emosi.

"kauu….."suho langsung memegang kerah baju sehun. Ia Berniat meninju sehun ketika seorang guru sedang memerhatikan mereka

"apaaaa? Kau tidak berani,, hhaaah? Dasar pengecut." Ucapan sehun membuat darah naik ke ubun-ubun suho

"awas kau…." Ucapnya mengancam meninggalkan sehun

.

.

.

Dari tadi jongin entah kenapa selalu malu berhadapan dengan sehun padahal niatnya tadi ingin meminta maaf tapi saat sehun mengajaknya bicara ia malah cuek-cuek tak menentu. Membuat sehun jadi merasa bersalah terus. Ia pikir ia berbuat kesalahan lagi. Kalau begini caranya sehun bisa kehilangan nafsu untuk menembak jongin. Hhaah.

….

"keluarkan kertas satu lembar kita sekarang ulangan" ucap sang guru yang berada di depan

"yaah…kenapa ulangannya mendadak saeeem….?" Ucap mereka bersorak

"iiyaaaa…"

"sudah-sudah… diam. Tak usah banyak komentar cukup keluarkan saja kertas kalian, kalau mau nilai bagus"

Jongin hanya menatap was-was ke arah sehun apa ia harus mencontek pada pemuda itu tapi ia ragu mengingat ia hanya cuek-cuek dari tadi terhadap pemuda itu. sehun yang melihat itu menjawab keresahan jongin

"tenang joong… aku akan membantumu" ucap sehun. Jongin tersenyum dan mengucapkan terima kasih pada sehun

"gomao"

"cheonma"

.

.

.

Kejadiannya terlalu cepat. Suho dengan beraninya mengancam jongin untuk jatuh dari atap gedung sekolah mereka kalau ia tidak menerima cintanya pada jongin. Seolah ia mengulang kejadian 1tahun silam saat dirinya ditinggal pergi sang kekasih.

Orang-orang sudah heboh dan berkumpul dibawah melihat aksi nekat suho. Jongin yang saat itu sedang bersama sehun terpaksa berlari meghampiri suho ke atap sekolah.

…..

"Hyuungg….. kau gilaaaaa? Jangan melakukan hal yang bodoh hyung. Apa kau tak sayang dengan nyawamu?" ucap jongin yang sudah sampai di atas dan ngos-ngosan karena berlari.

"biaaarrr…. Kau sendiri tidak sayang denganku? Biar saja aku mati" ucap suho hopeless

"kata siapa aku tidak menyayangimu hyung? Aku menyayangi sebagai kakak adik."

"huh…. " suho menyungingkan bibirnya ketika mendengar jawaban jongin

"aku mau kau menyayangiku sebagai kekasih jong. Bukan sebagai hyung." Ucap suho

"tapi aku hanya menganggapmu sebagai kakak hyung, sudahlah ayo cepat turun. Kau masih punya orang yang menyayangimu dan yeoja –yeoja cantik diluar sana yang bisa kau jadikan kekasih."

"aku maunya kau jong, apa kau tidak mengerti? Sudahlah lebih baik aku mati saja." Suho siap-siap terjun dari tempat tersebut ia sudah melangkahkan kakinya -tiba…

"my angel…" suho yang mendengar suara itu segera megalihkan pandangannya ke belakang. Begitupun dengan jongin

Seorang namja blasteran menghampiri mereka.

"kriisss… … kriisss…."

"my angel…" kris meghampiri suho, suho senang bukan main ikut menghampiri kris

Tapi….

Aaaaaaaaa…..

Suuhhoooo….. hyungg…. Dengan serentak mereka memanggil suho yang akn terjatuh kalau tidak ia dengan sigap memegang sanding atap tersebut. semua siswa dibawah sudah heboh melihat pemandangan tersebut.

Kris dan jongin dengan cepat menolong suho sampai akhirnya namja itu bisa diselamatkan.

"kriiissssss…. Aku merindukanmu" ucap suho sambil menangis memeluk erat kris

"maaafkan aku" ucapnya.

Jongin membiarkan dua insan itu saling melepas kerinduan,ia dengan pelan beranjak pergi dari sana.

….

Selama dalam perjalanan pulang ia teringat kejadian tadi, ia memikir pasti itu orang yang diceritakan suho padanya. Pemuda itu sangat tampan pantas saja suho rela bunuh diri ketika namja itu meninggalkannya. Tapi walaupun begitu tentu sehun yang tertampan di mata jogin *eeeaa…. Kkk.

Ngomong-ngomong soal sehun tadi ia tidak melihat namja itu lagi setelah ia pergi meninggalkan sehun begitu saja. Mungkin ia sudah pulang pikir jongin, sebelum jongin pulang ke asrama ia mampir ke studio dance, untuk apa? Tentu untuk menari. Ia sangat bahagia… semuanya selesai dengan begitu mudahnya.

….

Cleck… jongin memasuki kamar mereka setelah lumayan lama menari.

"eung kenapa lampunya mati? Sehun belum pulang yaa?"

Click…. Lampu menyala.. alangkan terkejutnya jongin melihat pemandangan yang disuguhkan di depannya saat sekarang ini

"sse-sehun…?"

.

.

.

.

TBC

Maaf… kalau yang suho ingin bunuh diri itu terkesan buru-buru, entah kenapa ide di otakku hilang begitu saja, padahal kemaren udah kepikiran gimana ceritanya tapi waktu ngetik malah hilang. Nyesel aku gak langsung ngetik kemaren.

Gak banyak cuap. Mohon reviewnya. Terima kasih…..