HUNKAI FANFICTION

.

.

.

YOU MAKE ME GAY

STORY BY SWEETYSEXY

CAST HUNKAI

LENGTH BELUM DIKETAHUI

RATE T+

SUMARRY:SEHUN SEORANG NAMJA PLAYBOY YANG DIPINDAHKAN KE SEKOLAH KHUSUS NAMJA OLEH ORANG TUANYA,DI SEKOLAH ITU IA BERTEMU DENGAN PARA NAMJA GAY SEDANGKAN KIM JONGIN NAMJA MANIS YANG HOBI DANCE SEXY ALA HYUNNA, BAGAIMANA PERTEMUAN MEREKA PERTAMA KALI? APAKAH MENYENANGKAN ATAU MALAH SEBALIKNYA?

Check..

This..

Out…

Sebelumnya..

Cleck… jongin memasuki kamar mereka setelah lumayan lama menari.

"eung kenapa lampunya mati? Sehun belum pulang yaa?"

Click…. Lampu menyala.. alangkah terkejutnya jongin melihat pemandangan yang disuguhkan di depannya saat sekarang ini

"sse-sehun…?"

…..

CHAP 13

Sehun menyulap kamar mereka, berbagai macam bunga bertebaran di lantai kamar, tiap sudut kamarpun juga dihiasi berbagai macam buket bunga dan yang lebih membuat jongin menganga adalah ada untaian bunga mawar yang berserakan dan bertuliskan

Tulisan bunga mawar itu di lingkari oleh untaian berbagai macam bunga yang berbentuk love dan jangan lupakan warna-warni yang menambah kesan keindahan pada untaian bunga yang berserakan tersebut.

"i-ini s-semua apa?" Tanya jongin dengan menutup mulut tidak percaya dengan hal yang sehun lakukan.

"jonginah.. kemarilah…" pinta sehun yang sudah berdiri di depan untaian tersebut dengan kedua tangan di belakang tubuhnya.

Jongin pun melewati untaian bunga tersebut dengan masih keterkejutan dan wajah yang berseri-serinya.

"i-ini semua apa sehun.. hiks…" Tanya jongin di iringi isak tangis bahagia yang tak tertahankan.

"sayang…sayang sstt..jangan menangis dulu… aku punya kejutan untuk mu lagi." Ucapnya. Sehun pun mengeluarkan sesuatu yang masih ia sembunyikan

"tadaaaa….

Sebuket bunga dikeluarkan oleh sehun, tapi bukan bunga isi buket itu melainkan ayam goreng yang ditata rapi sehingga berbentuk bunga

"mwoya… ige mwoyaa… kau tau kalau aku suka ayam goreng." Tanya jongin tak dapat menahan tawanya dengan mata yang sedikit berair..

Jongin mengambil pemberian sehun dan menghirup aroma yang dikeluarkan oleh ayam tersebut.

"sebelum kau memakannya…" sehun mengambil sebuket ayam tersebut dan meletakkan di atas meja di sampingnya, "ada satu lagi untukmu..' sehun mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celana.

"aku rasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengungkapkan hal ini kepadamu jongin" Sehun mengeluarkan sebuah kotak persegi dari dalam saku celananya, jantung jongin berdegub kencang melihat benda tersebut mencoba menerka apa isi di dalamnya. Sehun meraih tangan kiri jongin dan meletakan kotak tersebut diatasnya. Dengan masih memegang tangan kiri jongin ia membuka kotak persegi tersebut dengan tangan yang lainnya.

Terpampanglah kalung liontin yang memiliki inisial HK sebagai mainannya. Jongin terkejut bukan main, jantungnya tak berhenti berdesir melihat semua hal yang dilakukan sehun

"saranghae kim jongin…. Maaf karna selama ini sudah membuat hatimu gundah,sedih dengan apa yang telah aku lakukan, aku tau aku salah jong… terlalu lama menyadari perasaan cinta ini untukmu. Aku terlalu bodoh untuk tidak mengetahuinya, untuk tidak berani mengatakan perasaan ini padamu. A-aku hanya takut jong.. aku takut kalau kau marah padaku.. kau benci kepadaku dan tidak menganggapku sebagai temanmu lagi. Aku takut jong..aku takut kehilanganmu, aku tak sanggup tanpamu jong, oleh karena itu aku menunggu moment yang tepat dan aku rasaa inilah saat yang tepat untuk mengatakan aku cinta padamu kim jongin…. Maukah kau menjadi kekasihku?" ungap sehun panjang lebar dengan kedua tangan mereka yang masih berpegangan dan kotak liontin di atasnya.

"hiks..hiks…hiks… baboooo…. " jongin yang tak kuasa menahan tangisnya lansung menubrukan tubuh mereka berdua sehingga tubuh mereka jatuh di atas tempat tidur dengan sehun dibawahnya. Untung sehun cepat memegang kotak yang berisikan liontin tadi kalau tidak… mungkin kotak itu sudah jatuh karna jongin tiba-tiba menubrukan tubuh mereka

"babo..babo…baboo… aku benci padamu hun… huwaaaaaaa" tangis jongin pecah

"jong..jonginah.. kenapa menangis sayang? Maafkan aku." Ucap sehun di balik tubuh jongin yang memeluk erat lehernya dan menangis di dada bidang tersebut.

"kenapa baru sekarang kau katakan haah? Aku benci padamu hun… kau tau? Aku sudah lama menunggu kau mengatakan cinta padaku, tapi kau tak kunjung mengatakannya juga. Aku benci hun… aku sudah dari dulu menyukai.. ani.. mencintaimu tapi kenapa kau baru sekarang mengatakannnya? Babo huwaaaaaa…."

Bug..bug…bug… sehun mendapat pukulan manis dari sang namja dengan satu tangan lagi masih memeluk erat lehernya

"aaw… sayang hentikan.. sakit sayang… maafkan aku hmm?" sehun mencoba menangkup pipi gembul yang sudah dibasahi oleh air mata itu.

"jangan menangis lagi, Maafkan ak oke?" sehun mengusap lelehan air mata jongin pada pipi dan matanya

"maafkan aku sayang…, ne..?"

"eum.." sehun tertawa melihat kai yang cemburut seperti itu sehingga ia mencubit pipi jongin

"sehuuuun…" ucap jongin merengek semakin mem pout kan bibirnya

"aigoo… sexy bear….." panggil sehun, semburat merah muncul di pipi jongin

"jadi apa kau mau jadi kekasihku?" Tanya sehun kembali

Jongin tersipu malu mendengar pertanyaan sehun

"tentu sajaa…" ucap jongin malu-malu kembali menyembunyikan wajahnya di dada bidang sehun

"sayang.. jonginie… jangan ditutupi." Sehun langsung menahan wajah jongin, menangkup pipi itu kembali untuk menggoda wajah tersipu malunya. Jongin yang ditatap seperti itu, gugup bukan main, melihat ke segala arah asal jangan itu ke sehun

"sayang..lihat aku." Jongin mencoba memberanikan diri melihat sehun.

DEG…DEG..DEG…DEG…

Jantung keduanya sama-sama berdegub kencang

Sehun terpesona akan sosok indah di atasnya ini, lambat laun sehun mengarahkan pandangannya ke bibir merah jongin dan mencoba menghapus jarak keduanya.

5cm..

3cm..

Jongin mulai menutup matanya

1cm…

Chuuuu…..

Kedua bibir itupun akhirnya bertemu. Sehun mengecup lembut bibir jongin,merasakan tiap inci manisnya bibir tebal tersebut..

Mmhh.. sehun mulai memberanikan diri mengulum bibir atas dan bawah jongin secara bergantian, ia menghisap kuat bibir pemuda tersebut sehingga jongin mengerang karnanya.

"angh mmh.. se-" sehun membalikan posisi menjadi jongin di bawahnya, ia mulai merasa bergairah mendengar erangan sexy dari jongin sehingga pemuda itu semakin bersemnangat menghisap bibir tebal itu. jongin menepuk dada sehun meminta sehun melepaskan ciuman mereka karena pasokan udaranya yang semakin menipis.

Sehun menurut setelah memagut lama belahan bibir jongin yang terasa lembut di bibirnya.

Hmmm..haaah… sehun menghapus saliva yang belepotan di bibir jongin.

"saranghae…saranghae..saranghae…" ucap sehun mendekatkan jidat mereka berdua. Jongin tersenyum mendengarnya, ia merasa bahagia hal yang sudah ia tunggu-tunggu akhirnya terkabul. Sehun menjauhkan wajahnya sedkit menumpu tubuhnya agar tidak menghimpit jongin. Sehun melihat pahatan tuhan yang sangat cantik di depannya, ia tersenyum membelai wajah manis tersebut. jongin menutup mata merasakan tiap belaian yang sehun berikan padanya. Selesai membelai sehun mencium jongin mulai dari jidat turun ke kedua mata indahnya turun lagi ke hidung bangir jongin ia sedikit menggigit puncak hidung tersebut sehingga jongin tertawa karnanya.

"hunnie….." rengeknya. Ia mengalungkan kedua tangannya ke leher sehun.

"ssstt.." sehun mendekatkan jidat mereka kembali. "Jangan merengek seperti itu, kau membuatku semakin hard." Bisik sehun. Jongin tersentak mendengar ucapan sehun.

"se-sehun.. kau?"

"ne… aku turn on jong.. dan itu hanya karna berdekatan dengan mu. Mmmh… sehun mengerang ketika jongin tidak sengaja menyenggol kepunyaanya. Sehun membuka matanya "maukah kau melakukannya denganku?" Tanya sehun hati-hati. Jantung jongin berdesir-desir tak karuan, ia tak tau harus menjawab apa

"diam..tandanya iya." Belum sempat jongin menjawab sehun sudah lebih dulu menciummnya. Kali ini ciuman penuh nafsu tidak sama seperti ciuman tadi. Ciuman ini terkesan buru-buru dan penuh gairah. Jongin kewalahan mengimbangi ciuman hard sehun, terpaksa ia hanya menerima ciuman tersebut dan sibuk mencengkram kerah baju sehun karna kenikmatan yang ia rasakan.

"hmmmhh…. Mmh.. hh..agh..mmh hhun.. su-h..sudah…"

Sehun melepaskan ciuman tersebut, ia mengalihkan ciumannya ke arah leher jongin, ia mengecup, menghisap apapun yang ada di sana.

"agghh..mmmhh…" jongin sibuk mendesah dengan kepala mendongak sehingga sehun lebih leluasa menjelajahi leher jongin

Sehun menggigit keras satu titik di leher jongin dan itu tepat di adam apple jongin, ia membuat tanda kepemilikan di sana. Jongin mengerang.. mendesahkan nama sehun. Sehingga sehun semakin terangsang. Puas dengan leher, sehun turun ke dada jongin ia membuka satu persatu kancing seragam tersebut dan menyusuri tubuh jongin dengan jilatan kecupan dan hisapan darinya. Jongin semakin mendesah tak karuan sambil meremas-remas rambut sehun.

"ssehhunn.. nnnh.. hahh… mmh haah. Haah.."

Setelah semua kancing seragam jongin terlepas, ia melepaskan seragam tersebut dan melemparkannya ke sembarang arah. Sehun membasasahi bibirnya melihat tubuh jongin yang mulus dan eksotis. Ia meraba dada polos tersebut mengusap putting jongin dan memncoba mengulum putingnya yang satu lagi.

"aaakkkh…. Mmhaaah…haah…aaah..akh hhunieh.. mmh.."

Puas dengan dada jongin, sehun mencoba membuka kancing dan zipper celana jongin ia menurunkan celana tersebut sebatas paha. Dan satu lagi pembatas kepunyaan jongin pun akhirnya ia buka.. dan terpampanglah keindahan tersebut.

Glup…. Sehun sedikit terdiam melihatnya.. jongin pun malu karna sehun melihatnya seperti itu.

"hhuniie… andwaee.. kau curang, aku sudah naked tapi kau masih berpakaian lengkap." Ucapnya. Sehun tersenyum mendengar ucapan jongin.

"aku akan membukanya sayang…"

Cup… sehun mengecup kilat bibir yang suka sekali merengek tersebut. setelah itu ia dengan cepat membuka kaos dan celananya, ia melemparkan ke sembarang arah dan tinggal satu lagi penutup kepunyaa sehun

"sayang..kau mau membukakannya untukku?" goda sehun,,

"ani…. cepat saja sehun" pinta jongin yang sepertinya juga terangsang. Sehun kemudian membuka penutupnya dan akhirnya mereka berdua sama-sama naked.

Jongin malu.. ternyata punya sehun lebih besar darinya.

"waee? Tanya sehun menggoda jongin yang menutup matanya

"anii… akkh…" jongin terpekik ternyata sehun memegang dan mencoba mengurut kepunyaannya

"aku harap kau sedkit rileks joong.. aku akan mencoba bermain lembut." Ucap sehun masih terus mengurut batang jongin.

"neeh.. mmh… hhh.. haaah… akkkh… hhuniieh…" sehun mendekatkan batangnya di kepunyaan jongin menggoda batang itu dengan kepunyaannya.

"hhhah.. jooong.. mmh..

"hhunnie.. nnhh…

Sehun memposisikan batangnya di hole jongin. Ia mulai mencoba memasukan batang itu sedikit demi sedikit

"mnnh…. Hhah.. akkkkh….." jongin memekik ketika junior sehun sudah masuk stengahnya

"sakit hunnie…" jongin merengek dengan suaranya yang serak saat sehun mencoba membobol hole sempitnya. "bertahanlah sayang ini sedikit sakit.. lakukan apapun untuk mengurangi rasa sakitmu. "neeh…" sahut jongin. Sehun mencoba mencium jongin ia mengecup lembut bibir itu saat ia akan memasukkan kepunyaannya setengah lagi ke dalam hole jongin.

…..

"AAKKKH… HUNNIEE… anngh…" jongin berteriak kencang, saat junior sehun akhirnya masuk seutuhnya. Sehun mengerang nikmat, juniornya dijepit oleh hole ketat jongin. "bergeraklah huun…" sehunpun mulai mengeluar-masukkan juniornya. Awalnya ia bermain lambat tapi ketika ia menemukan titik kenikmatan jongin, ia pun mulai menambahi kecepatan temponya. Ia mengeluar-masukkan juniornya dengan cepat sehingga jongin sibuk mendesah dengan mencengkram kuat bed cover mereka.

"aakh..hah…hhah.. mmhha aakh nnh.. sehuniie… "

.

.

…..

"sehuniiiee… a-aku akan keluar…"

"bersama sayang…."

"akkkhhh… hhhaah…. Hhhuniiiieeeee…."

"ninieeeeeeeeee….." sehun yang sedang menusuk dengan gaya memangku jongin, langsung membawanya tidur..menghimpit tubuh jongin sehingga cairan itu tepat menembak di hole jongin dan sampai meluber ke luar karna saking banyaknya.

"haaah…haaah..hah….." sehun mengusap keringat yang membasahi wajah jongin.

"terima kasih sayang… ini benar-benar nikmat." Jongin tak sanggup menjawab, ia lumayan lelah sehingga ia hanya menutup matanya tanpa menjawab ucapan sehun. Sehun tersenyum.. ia memindahkan tubuhnya ke samping dan menyelemuti tubuh naked mereka berdua. Sehun memeluk jongin.

"ninieee… mulai sekarang aku akan memanggilmu ninie…."

Chup.. sehun mengecup pipi jongin "terima kasih sayang, jaljayo…" sehunpun menyusul jongin ke alam mimpi.

.

.

.

Other while..

"my angel… I am sorry okay? Maafkan aku, aku tau aku salah, menghilang tanpa kabar begitu saja. Aku harus pergi tanpa pamit kepadamu karna ayahku yang sudah mendesak." Suho tetap tidak mau mendengarkan ucapan kris, ia masih marah, ia benci dengan pemuda blasteran itu. kris yang terus didiami oleh suho, mulai menghampiri namja yang membelakanginya tersebut.

"junmyeonie…. My angel…." Panggil kris memegang kedua bahu suho dari belakang. Suho masih diam.. "hei…sayang… kau masih marah hmm? Kau tak suka aku pulang? Apakah aku harus balik ke Kanada lagi?" Tanya kris, suho langsung membalikkan badannya mendengar ancaman kris, ia langsung memeluk erat pemuda itu, krispun membalas pelukan suho tak kalah eratnya. Ia mengecupi kepala suho dan mengusap-usap punggung yang masih dibaluti seragam tersebut.

"aku benci padamu kris.. hiks.. apa kau tau seberapa merananya aku saat kau pergi tanpa kabar? Aku sakit kris…. Aku sakit.. hiks..hiks.." kris mencoba menenangkan suho yang menangis di dadanya tersebut. "maafkan aku...aku janji tidak akan pergi lagi…" kris mendorong bahu suho untuk mengusap lelehan air mata tersebut.

"jangan menangis lagi…." Kriss kembali membawa suho ke dalam pelukannya.

"eum.."

Akhirnya pertahanan suho runtuh begitu saja saat orang yang bisa meruntuhkan pertahanan itu datang dan meminta maaf padanya. Yaa…suho awalnya memang pemuda yang baik.. yang manis tapi itu dulu saat kris sedang bersamanya, saat kris meninggalkannya tanpa kabar.. suho mulai berubah menjadi orang yang suka berkelahi,latihan boxing dan apapun itu yang berhubungan dengan orang yang tidak baik, ia selalu melanggar peraturan sekolah, apalagi saat ia bertemu jongin, orang yang sudah menyelamatkannya saat ia ingin bunuh diri karena ditinggal kris, ia berubah jadi namja yang kuat, yang siap menghadang siapapun yang mengambil jongin darinya. Tapi setelah kris datang lagi, ia tidak bisa menyembunyikan jati dirinya tersebut.

"sudah malam..ayo kita tidur.." suho menurut.. kris membawa pemuda itu ke atas tempat tidur suho, yaa.. sejak kejadian siang tadi, kris langsung membawa pemuda itu ke kamar suho yang dulunya juga merupakan kamarnya.

.

.

.

.

Orang yang sedang dimabuk cinta itu, memang terasa seperti dunia milik mereka berdua, yang lain pada ngontrak. Itulah yang dirasakan hunkai saat ini. mereka sibuk berlovey dovey di sebuah café. Lihatlah pemandangan saat sehun menyuapi ayam pedas itu ke dalam mulut jongin. Uuuh…. So sweet.

"lagi sayang…lagi aaaaa…." Sehun sibuk menyuapi ayam ke dalam mulut jongin seperti menyuapi anak bayi.

"aaaa….. aaamm….. enak sehunnieee." Ucap jongin mengunyah ayam tersebut di dalam mulutnya " tapiii… juga pedas." Sehun mengecup cepat bibir jongin yang sudah merah dan juga mengerucut lucu itu. cup…

"sehuuniieee... ada orang." Ucap jongin

…..

"jongin…." Seseorang menyapa mereka.

'suho hyung daaan… hyung yang kemaren kan?" ucap jongin ketika melihat suho bersama pemuda yang kemaren menolong suho ketika ingin jatuh. Sementara itu sehun langsung menatap malas pada kedua orang itu, ia langsung bersikap posesif dengan merangkul jongin.

"tak usah begitu sehun..aku hanya ingin mengucapkan terima kasih pada jongin, kebetulan aku melihat kalian juga berada di café ini."

"joong… terima kasih atas semuanya dan ini kenalkan dia adalah kekasihku.." ucap suho memperkenalkan kriss..

"kriis.."

"jongin…" ucap mereka bersalaman.

"kalau begitu kami pergi dulu.. joong…sebaiknya kau tenangkan kekasihmu itu." ucap suho melihat sehun yang masih takut miliknya diambil.

"ah… ne hyung."

Selepas kepergian suho dan kriss.. jongin langsung mencubit perut sehun. " oh sehuuun…."

"akkh sakit sayang… "

"kau kenapa hmmm?.. dia tidak melakukan apapun, suho hyung hanya mengenalkan kekasihnya, jadi jangan bertingkah kekanakkan."

"iya..jonginie.. iyaaa…"sehunpun kembali melanjutkan acara lovey doveynya dengan jongin.

.

.

.

.

"huniniieee geli aah… aah.." jongin menendang-nendang kakinya ke udara saat sehun mengukungnya sambil menciumi perut mulus jongin yang terekspos karena ia tidak memakai baju

"hhuniie..sudah..sudahh aaah…" jongin terkikik geli sambil meremas-remas rambut sehun.

….

Kriiing..kriiing…

Suara ponsel sehun terpaksa menghentikan kegiatannya untuk menggoda jongin.

"ah..tunggu sayang, ini telfon dari eommaku"

Kriing..krinng…

Piip..

"Yeobseyo eommaa… "

"sayaangg..ne adeul… kau ada dimana hmm?"

" di asrama ma.. ada apa?"

"kejutan…eomma sudah di depan kamarmu…"

"MWOOOOO?/?"

.

.

.

.

TBC

Terima kasih yang telah ngereview, ngefavorite, ngefollow cerita saya yang abal-abal, yang typonya kelewatan bgd hehe maaf… dan untuk nc nya yang aneh… apalah daya… saya masih belum bisa bikin nc.

Satu lagi yang kemaren di kota review..ngomen minta ff because they are drunkno dilanjut, itu typo sbnarnya drunk aja, nah tuh kan typo lg -,- , parah..typonya di judul ._.

Saya usahain ok…

well..silahkan direview, difavorite n follow lg

Anyeoong…