"Kamu mau jadi pacar ku, akan ku belikan apa saja yang kamu mau."
Wanita itu menghela nafas nya.
"Maaf yah, aku bukan nya ga suka sama kamu, aku suka kamu hanya sebatas teman. Dan juga aku ga butuh tawaran kamu. Maaf yah." Wanita itu tersenyum. Laki-laki itu mengangkat wajahnya yang penuh kekecewaan.
Lagi-lagi ditembak.
Wanita ini sudah muak dengan kata-kata serupa itu. Adalah Nakamoto Yuta, wanita yang selalu menunggu kata serupa dari sesosok laki-laki dingin, layaknya batu tanpa hati. Ia muak dengan kalimat 'Kamu mau gak jadi pacar ku?' 'Would you be mine?'. Ia selalu menunggu kalimat itu terucap dari mulut laki-laki dingin itu.
Ialah Lee Taeyong, seorang laki-laki dingin yang sudah Yuta cintai selama kurang lebih 3 tahun. Selama 3 tahun juga Yuta harus menahan rasa sakit nya melihat laki-laki yang Ia cintai itu bersama wanita yang berasal dari Thailand itu. Ia harus tau seberapa jalang nya wanita itu. Hanya mengincar kekayaan, tidak mncintai Taeyong sama sekali. Ingin rasanya Ia cabik wajah wanita jalang itu didepan selingkuhan nya yang berasal dari Amerika. Nama wanita itu adalah Chittapon Leechaiyapornkul, akrab disapa Ten oleh teman nya. di depan Taeyong, Ia selalu memanggil wanita itu dengan nama panggilan nya yaitu Ten. Namun, dibelakang laki-alki yang Ia cintai itu Ia akan memanggil nya Si Jalang, Wanita Jalang, dan sebutan buruk lain nya untuk wanita seburuk dia. selingkuhan nya bernama Johnny, si Laki-laki Amerika tolol itu. Kalau saja Johnny bukan sahabatnya, Ia akan membeberkan betapa jalang nya Wanita yang sangat Ia sayangi itu.
Untung nya saja Ia masih memiliki teman yang tidak tolol seperti Johnny dan bisa di ajak berkompromi, yaitu Kim Doyoung. Sahabatnya yang satu ini satu tempat kerja dengan Yuta, dan sering melihat kejadian-kejadian Taeyong dan Ten. Maka dari itu, Doyoung bisa dibilang tidak tolol oleh Yuta, karena mereka satu pikiran. Tunangan nya juga yang bernama Jung Yoon Oh, atau sering disapa dengan nama Jaehyun sering melihat Ten dan Taeyong setelah Ia menjemput kekasih nya, dan Ia pun tidak suka dengan gaya Ten yang bisa dibilang senonoh. Setelah diceritakan kejadian yang mendetil mengenai betapa jalang nya Ten, pikiran Jaehyun sama seperti calon istrinya dan Yuta.
