PEMBERITAHUAN!
WARN!
Hai semuanya, kembali lagi dengan aku Hana ^^
Aku bawa berita yang gak enak nih, Fanfis Mask of Life bakal aku discontinued, why?
Because I prepare for something, aku akan ikut ujian lagi. Well, walaupun status sudah Mahasiswa tetap ada rasa pengen mencapai hal yang lebih besar lagi. You know what i mean !
Jadi masa ini kesibukan kuliah dan menyiapkan untuk ujian benar-benar menyita banyak waktu, aku yakin kalian juga mengerti itu.
Jadi, aku minta maaf untuk semua yang nungguin Fanfic ini. Aku bakal hiatus sebentar saja sampai bulan Mei nanti.
Setelahnya, aku bakal kembali lagi. Dan menlanjutkan Fanfic ini buat kalian semua, readers kesayangan.
NB : Buat kalian yang akan ikut ujian masuk Universitas, kalian harus rajin belajar okey. Kalian juga harus kuliah sesuai dengan passion kalian. Dan setelah menjadi mahasiswa kalian juga harus siap mental maupun fisik. Cuz, kuliah isn't like FTV, right?
Kuliah itu serius, dan harus pintar bagi waktu. Siap mental artinya siap nerima setiap tugas dan tantangan dari dosen. Siap fisik artinya siap begadang hehe..Tapi kuliah itu seru kok.
Oh iya, adalah dari kalian yang akan ikut ujian SBMPTN? Atau ada yang ikut SNMPTN?
Aku sendiri terpilih di SNMPTN tahun lalu hehe
Semoga jika dari antara kalian ikut juga, kalian terpilih ya.
Okey sampai disini salam dari aku thanks ya..
Jika ada yang ingin chat dengan aku boleh find me on IG : msthehana
Annyeong..pai pai
With love, Hana.
BONUS!
Sore hari saat ini adalah waktu yang tepat untuk bersantai di Taman kota.
Begitulah yang dilakukan Sehun dan Luhan saat ini. Luhan memandang sekitarnya, dan kelihatannya banyak pasangan menghabiskan kencan mereka disini.
Luhan menoleh ke samping melihat sahabatnya Sehun "Sehum kita teman kan?"
Sehun menatap sahabat baiknya itu "Ya tentu saja, ada apa denganmu huh?"
Luhan berdehem sebentar " aku mendengar kabar bahwa ada seseorang yang kau sukai. Jadi jujurlah padaku, siapa gadis yang kau sukai itu?"
Sehun yang mendengarnya hanya tertawa "apakah aku harus mengatakannya padamu?"
Luhan menggangguk "hmm.. dia pasti sangat beruntung!"
"pastinya, aku telah jatuh cinta padanya sejak pertama kali aku bertemu dengannya!"
"Karena kita berteman baik, aku ingin bertemu dengannya! Ayo ajak dia berjumpa. Teleponlah dia" kata Luhan semangat
"Oh..okay" jawab Sehun kikuk
Kemudian Sehun mengambil ponselnya dari saku, dan mulai menghubungi gadis pujaannya.
Luhan merasakan Ponselnya bergetar "Tunggu. Tahan dulu. Aku rasa aku mendapat telepon masuk!"
Tanpa melihat siapa yang menelepon dirinya, Luhan menjawab panggilan tersebut
"Hallo?"
"Aku mencintaimu"
END
