" kalian pernah dengar gak katanya ada sebuah rumor seram tentang terowongan yang menghubungkan dunia ini dengan dunia lain" ucap jackson pemuda manis itu menatap kedua temannya jail.

" hentikan dan jangan coba-coba untuk melakukan hal gila jack" sentak ji hyun pada bocah yang sedang duduk di samping luhan yang nyengir melihat ji hyun yang terlihat ketakutan.

" ayolah hyun-ah tidak ada salahnya kan mencoba lagipula belum tentu juga rumor itu benar" rayu jackson lagi.

" tidak mau, jika kau nekad awas kau lu, jangan dengarkan ide gila jackson kita lewat jalan biasanya saja cepat" ucap tak sabar ji hyun sebelum luhan menuruti anak gila itu.

" baiklah...baiklah tuan putri" ucap luhan seraya terkekeh senang melihat ji hyun yang terlihat ketakutan setengah mati.

" ckckck...dasar tidak seru" decak sebal jackson, akhirnya merekapun melewati jalan seperti sebelumnya jalan normal yang biasa mereka lewati hingga perjalanan pulang mereka terhalang oleh longsor yang mengharuskan mereka mau tak mau melewati terowongan itu jika ingin pulang ke rumah mereka dan tidur di kasur yang empuk.

Mobil mereka hampir mendekati terowongan itu perlahan, namun semakin dalam mereka masuk tak di dapati apapun juga bahkan tak ada tanda-tanda makhluk mistis sekalipun.

" mana tak ada apapun di sini, ayo hyung putar balik aku belum puas nih" rengek jackson seraya mengoyang-goyangkan lengan luhan.

" hentikan...jangan dengarkan dia lu..." rengek ji hyun.

" ayolah hyun-ah sekali saja kau lihat sendiri kan tak ada apa-apa" ucap luhan nyengir dan berhigh five dengan jackson yang terlihat senang. Dan sekali lagi mereka memasuki terowongan itu berkali-kali dan tak ada hal-hal aneh yang tampak hingga suara hujan mulai menyambut malam mereka yang memutuskan untuk segera pulang. Sampai pada akhirnya jackson melihat ke arah belakang yang terlihat ji hyun yang tengah meringkuk dengan wajah pucat seraya memeluk dirinya sendiri.

" kau kenapa ji hyun-ah?" tanya jackson yang terheran-heran.

" apa kalian tidak mendengarnya" bisik jihyun menatap ngeri kedua sahabatnya.

Sementara luhan dan jackson menatap heran jihyun yang ada di belakangnya.

" ini suara hujan, dan kita masih ada di dalam terowongan" bisik jihyun lagi seketika raut kedua pemuda itu mulai memucat.