Ini diakelanjutannya! Maaf menunggu lama~
.
.
.
Selesai makan di kedai Ichiraku, Nagato pun menceritakan yang terjadi ketika Yahiko menikmati ramen paling enak di Desa Konoha. Yahiko hanya mengangguk-nganguk, dan memperhatikan Konan yang sedang ngobrol dengan anggota baru.
Hebat juga Konan bisa narik Klan Uchiha. "Sebenarnya yang ketua tuh siapa?" bisik Yahiko pada Nagato.
"Konan," balas Nagato dengan ekspresi datar.
"Hiks … jadi aku ga cocok ya jadi ketua?"
"Yahiko … jangan menangis, jangan menolak kenyataan."
"Kalian jahat," katanya lagi sambil pasang ekspresi sedih.
"Iya kami memang jahat," balas Nagato.
Yahiko mengerucutkan bibirnya, kesal dengan Nagato, dan dia memperhatikan punggung Konan, Konan terlihat sangat asik ngobrol dengan anggota baru. Yahiko tidak pernah ngobrol dengan Konan sampai seperti itu.
"Yahiko,"
"Apa Nagato?"
"Cemburu?"
Yahiko memalingkan muka, "Tidak."
Sangat terbaca, Nagato sweatdrop.
"Memang tidak apa?"
"Lagipula aku memang berniat untuk berpetualang, aku ingin berlatih diluar sana, dan ketika kembali ke desa aku bisa menunjukkan kalau aku lebih dari Kakashi!" nadanya tersengar penuh dengan ambisi.
Konan mengangguk mengert, YES! Sasaran empuk hehehe, Konan tertawa bahagia dalam hati. "Kalau begitu kami tepat memilih anda untuk bergabung."
"Hehehe, jangan-jangan aku adalah anggota baru pertama kalian ya?"
"Iya." Konan menengok ke belakang dan mengacungkan jempol pada mereka.
Yahiko memalingkan muka.
Nagato mengacungkan jempol balik untuk Konan.
"Nagato, si Yahiko napa lagi dah?"
"Auk deh, kayaknya dia cemburu liat kamu ngobrol dengan asik sama anak Uchiha."
Konan tertawa kecil.
"Jadi … setelah ini kalian akan kemana?"
"Kembali ke markas."
"KALIAN PUNYA MARKAS!" serunya dengan mata berbinar. "Ehem, aku lupa memperkenalkan nama, Uchiha Obito." Obito mengulurkan tangannya ke Konan.
Konan menjabat tangan Obito. "Aku Konan," menujuk Nagato, "dia Nagato, dan," telunjuknya berpindah ke Yahiko, "dia ketua Akatsuki, Yahiko."
"Ketua?" Obito memperhatikan Yahiko dari atas sampai bawah. "Dia ketua kalian? Dia tidak terlihat seperti ketua."
"Hmph, maaf ya aku tidak terlihat seperti ketua!"
"STOP! Kakak-kakak sekalian~!"
"Hm?" Konan menundukkkn sedikit tubuhnya, "Siapa ya?"
"Aku ingin melaporkan kalau Kak Obito mau kabur dari desa!"
"JANGAN DONG ITACHI!" teriak Obito panik.
"DADDY FUGAKU BAKAL MARAH SAMA KAK OBITO! MAMPUS!"
"Kok Om Fugaku sih?"
"Daddy Fugaku yang mengawasi semuanya! POKOKNYA AKU BILANGIN DADDY KALO KAK OBITO MAU KABUR DARI DESA SAMA KAKA-KAKAK MESUM INI!"
Kakak-kakak mesum?!
"Itachi jangan ngomong seperti itu pada mereka!"
"Konan kamu mau bawa kemana ana umur 10 tahun?" Yahiko terkejut melihat Konan yang tiba-tiba memanggul Itachi di pun pundak dan pergi meninggalkan mereka bertiga.
"ITACHI MAU DIBAWA KEMANA?!"
"URUSAN PRIBADI!"
.
.
.
"Maaf, dia memang perempuan yang sedikit … tidak bisa ditebak, hahahaha…." tawa renyah keluar dari mulut Yahiko sambil menggaruk kepala bagian belakangnya.
"Begitukah…."
"Oh iya Obito,"
"Apa Nagato?"
"Aku terpikirkan sesuatu, tujuanmu untuk masuk Akatsuki hanya untuk menjadi kuat dan orang yang kamu suka jadi suka denganmu balik bukan bernama Kakashi itu?"
"Hmmm…,"
Yahiko ikut memasang ekspresi curiga, "Bukan untuk membuat rencana terselubung?"
Obito mengambil langkah mundur, "Rencana seperti apa?"
"Karena ditolak oleh orang kamu suka, kamu mengeluarkan kyuubi dari tubuh jinchuriki dari desa ini, membiarkannya mengamuk dan berusaha untuk membuat rencana perang ke desa-desa."
Yahiko menatap aneh Nagato, "Nagato, kenapa kamu bisa berpikir seperti itu?"
.
.
.
"Aku mimpi dia menggunakan kita sebagai pemicu peperangan."
"Oh … asik dong!"
"Yahiko, kamu sakit?"
"AKU SEHAT!"
