"Konan, hari ini kita makan malam pake apa?" tanya Yahiko sambil baca koran.

Konan yang lewat di belakang Yahiko heran, "Darimana koran itu?"

"Tadi nyomot di Konoha."

"Ga ngambil di rumah orang, 'kan?"

Yahiko melipat koran ditangannya dan menaruhnya di atas meja, "Enggalah! Tadi aku minta ke penjaga gerbang Konoha."

Malam hari bersama dengan dua anggota baru dari Klan Uchiha, mereka berdua seotak dengan Yahiko alias barang-barang mereka di masukan ke dalam gulungan, tanpa bawa tas pun futon, dan baju sudah ada di dalam kantong celana.

"Malam ini makan roti kari."

"YEYYY! Makan roti kari!" sorak Itachi bahagia sambil lari keliling ruangan terus sengaja nendang pantat Obito sampai dia jatuh ke nyium lantai dengan mesra.

"ITACHIIIII! Kampret luh!" Lagi asik-asik menata barang di pojok ruangan, malah diisengin sama Itachi. "KULKAS RUSAK SINI LIH!"

"Bweee!" Itachi loncat ke sofa terus meluk tangan Nagato, meminta perlindungan.

"Dasar anak Janaham,"

"Kak Nagato!" Itachi jerit keras, padahal Nagato ada di sampingnya, "Kak Obito jahat nyebut Itachi anak Jahanam."

Nagato menutup telinga kirinya, "Duh mendadak budek aku gara-gara Itachi teriak terus."

"Daripada Gedo Mazo yang teriak di telinga kamu," celetuk Yahiko.

"Itu sih salah kamu, ngorok ga ada habisnya," balas Nagato.

Yahiko manyun.

"Anak-anak, makan malan sudah siap~"

"Perasaan tadi masih sore,"

"Sore menjelang malam," kata Nagato pada Yahiko.

Itachi berteriak senang ketika Konan menaruh sepiring roti kari di meja makan, semuanya langsung ke dapur untuk mendapatkan kari roti spesial buatan Konan, sayangnya Obito lagi sial sepertinya, roti kari bagian dia diambil sama Itachi karena Konan ga kebagian rotinya, jadilah itachi berinisiatif memberikan jatah Obito pada Konan.

"ITACHI ITU JATAH GUAAA!"

"Tapi Kak Konan ga kebagiannn!"

"TAPI ITU JATAH GUAAAAA!" Obito menjerit ngalah-ngalahin Gedo Mazo yang sedang berteriak.

Untungnya mereka ga punya tetangga, hidup mereka itu seperti putri salju dan kawan-kawannya—hidup bersama hewan. Demi bisa makan malem Obito bertarung dengan kekuatan seadanya menggunakan sharingan tapi tetap saja dia kalah sama mangekyou sharingannya Itachi.

"CURANGGGG! KENAPA DIA UDAH BISA PAKE MANG EKO SARINGAN?!"

"Kak Obito aja yang payah gabisa bangkitin mangekyou sharingan."

Obito diam, menggembung kedua pipinya, mukanya merah.

"LENYAPPP KAU DARI DUNYA INI! KAMUI!"

Dalam sekejap mangekyou milik Obito bangkit dan melenyapkan Itachi dalam sekejap.

"Obito, lu baru aja masuk udah bikin Itachi lenyap?!" Yahiko menjenggut rambut frustasi.

"Obito…," Konan menyingkap kedua lengan bajunya.

"Selamat menikmati menjadi manusia bungkus sampai pagi," bisik Yahiko pada Obito sambil mengedipkan sebelah matanya. Nagato mengacungkan jempol.

"SAMPAI PAGII?!"

"Iya, minimal nafas abis terus udah masuk liang lahat," tambah Yahiko.

.

.

.

Obito nangis ditempat, sujud minta maaf kepada Konan dan akhirnya Itachi kembali.

"Tadi asik lho~ Itachi jalan-jalan di dunia lain!"

"Ampun Kanjeng Konan…."