CAPBLOODS

RATE : T

PAIRING : X

DISCLAIMER : Naruto milik Masashi Kishimoto, sedangkan cerita ini milik saya, dan saya sudah ijin kok ke Pak Masashinya..

GENRE : Romance

WARNING : ide pasaran, abal abal, gaje, (miss) typo,OOC dan masih banyak lagi... (-.-)

SUMMARY : berawal dari sebuah taruhan bodoh saudara kembarnya, Naruto yang dikenal sebagai Ryu harus membuka penyamarannya di depan publik, Naruto yang dikenal sebagai anggota band terkenal, tapi jika disekolah merupakan gadis pendiam dan dandanannya paling culun harus membuka penyamarannya yang berupa gadis tampilan nya super bodoh, di depan semua orang sekolahnya kini berubah menjadi gadis yang super../ "dasar kau bodoh! Untuk apa menerima taruhan semacam itu?"/ "kau yakin Sasuke?". 'SasuFemNaru

MAAF banget! telat updetenya! sumpah dari kemarin kemarin Sword repot plus tidak dapat ide untuk melanjutkan fic ini, juga males untuk ngetik.#banyak alasan -_- Rasanya imajinasi dan inspirasi ku tiba tiba PLAAS menghilang secara tiba-tiba #author alay #di gigit readers. dan untuk riview, nanti ya.. aah dan nggak nyangka, udah dapet 43 riview, dan kebanyakan juga suka semua.. walaupun ada yang bilang nggak suka . dan karena riviewnya bertambah aku jadi semangat untuk meneruskan, tapi sekali lagi MAAF UPDETENYA TELAAT! makasih juga pada para readers yang udah mau nungguin. Dan aah, sekalian promosi. Add fb ku ya 'Angelina Larosa Az-zahra' dan untuk twitter, maaf aku nggak punya.. hehehe namanya beda ya ama pen-name ku di fanfiction, soalnya pernah pake nama ini keblokir jadi harus ganti nama lagi, dan munculah nama 'sword' di otak ku karena kecinta-an ku pada pedang #author alay lagi deh, dan itu juga nama terinspirasi dari drama korea bernama 'SWORD AND FLOWER" kata mamaku sih ceritanya sedih, dan ending nya tragis.. huu~ mamaku itu mendramatisir kalo nonton gituan. Sampe nangis lagi -_-

Lho kok jadi curcol (-.-) sorry deh, Udah ah, langsung aja ya~

Let's check ki dot..

Chapter 3

Malam ini Ice Bloods sedang latihan di studio mereka, mereka berlatih dance malam ini, karena besok adalah hari pertandingan di sekolah mereka dengan grup band Capwave. Mereka berlatih gerakan gerakan ini dan itu, juga sambil menyenandungkan lagu yang akan mereka gunakan di pertandingan besok 'Insomnia' lagu yang cocok untuk seseorang yang sedang jatuh cinta, terutama para lelaki. Karena di lagu ini, mengisahkan seorang laki laki yang bertemu seorang gadis dan membuatnya menjadi insomnia. Sekarang gerakan mereka berubah lagi menjadi gerakan yang santai, mereka berlima melingkar dan bernyanyi bersama.

Feels like insomnia ah ah~, feels like insomnia ah ah~

Di saat sedang asyik asyiknya mereka berlatih tiba tiba ada yang membuka pintu dan itu menarik perhatian mereka berlima. "kenapa kalian berlatih menggunakan lagu itu?" tanya orang yang kini tengah bersandar di depan pintu itu langsung saja Shikamaru, Gaara, Kiba, Neji menoleh ke Sasuke dengan pandangan kau-belum-mengatakannya. Tapi seperti biasa, Sasuke hanya berjalan tidak menghiraukan tatapan bertanya teman temannya dan aniki yang tadi bertanya kepada mereka berlima, Sasuke berjalan ke belakang lalu mengambil sebotol air mineral untuk menghilangkan rasa hausnya. Setelah menegak hampir separuh botol, Sasuke baru menjawab pertanyaan aniki itu.

"kami berlatih karena besok ada pertandingan di sekolah kami" kata Sasuke datar. Itachi pun hanya mengernyitkan alis "pertandingan?" ulang Itachi. "yaa, kami terlibat- aah~ salah tepatnya Sasuke terlibat dalam sebuah taruhan dengan grup band Capwave" jawab Kiba santai, lalu dia dan yang lain pun menyusul Sasuke untuk mengambil air mineral masing masing.

"sejak kapan kau tertarik dengan taruhan seperti itu?" kini nada Itachi berubah menjadi lebih serius. "dan kapan pertandingan itu dilaksanakan?" tanya Itachi bertubi tubi ke anggota Ice Bloods. "sejak kemarin lusa aku tertarik dan besok pertandingan itu akan dilaksanakan" jawab Sasuke santai. "memang apa yang di pertaruhkan?" tanya Itachi lagi. "harga diri" jawab anggota Ice Bloods bebarengan kecuali Sasuke yang kini tengah asyik dengan ponselnya itu. "apa maksud kalian dengan harga diri? Dan kenapa kalian tidak mengatakannya kepada ku, aku ini meneger kalian, seharusnya kalian minta izin dulu padaku" jawab Itachi dengan nada tinggi.

"jika aku katakan padamu, apakah kau akan mengizinkan kami untuk tetap mengikuti pertandingan itu?" kini Sasuke balik bertanya. Itachi pun hanya menghela nafas besar "yah tergantung jadwal kalian, juga kenapa harus mempertaruhkan harga diri sih?" kini Itachi bertanya sambil duduk di lantai sambil bersandar di tembok seperti para anggota Ice Bloods.

"karena band Capwave lah yang duluan membuat masalah dengan kami, Sasori tiba tiba memukul Sasuke karena tidak terima dengan pembalasan Sasuke kepada gadis cupu yang ada di kelas Sasuke yang tidak sengaja menyiram Sasuke dengan air putih dan mereka juga yang meminta mempertaruhkan harga diri mereka masing masing, yah walaupun secara tidak langsung" jawab Neji santai.

"secara tidak langsung? Maksudmu?" tanya Itachi semakin bingung, tidak biasanya Sasuke mau mempertaruhkan harga diri hanya demi taruhan semata, pasti ada hal lain yang membuat adiknya ini tertarik. "yah secara tidak langsung sih, jika mereka kalah maka sang vokalis dari grup band itu akan menjadi budak Sasuke selama sebulan, tapi jika kami kalah, maka kami harus meminta maaf kepada gadis cupu yang ada di kelas dan Sasuke menjadi budaknya selama sebulan". Jawab Gaara. "lho lho tunggu dulu, bukankah vokalis band itu adalah kembaran dari Sasori, Namikaze Naruto itukan?" kini Itachi mulai tertarik dengan alur cerita ini. "hn" jawab Sasuke

"dan kenapa harus Naruto yang menjadi budakmu itu? seharusnya kan si gadis cupu itu?" tanya Itachi bingung. Dan yang lain pun hanya mengangkat bahu "kami pun sama, kami juga bingung, itu kemauan Sasori sendiri" jawab Shikamaru, sambil memainkan botolnya yang sudah kosong itu. "ooh, jika taruhannya seperti ini, maka aku akan bersedia akan mengosongkan jadwal kalian besok ini, tapi dengan satu syarat" jawab Itachi sambil menyeringai. "syaratmu apa?" tanya Sasuke sambil melirik ke Itachi.

"kau beri aku satu permintaan, yang bersedia akan kau kabulkan kapan saja bagaimana?" tanya Itachi. Sasuke pun mengernyitkan alis. "kenapa?" tanya Sasuke. "sudahlah hanya satu permintaan, ya? Ya? Aku tidak akan meminta lebih kok" jawab Itachi dengan nada memelas. Sasuke pun hanya menghela nafas besar lalu mengangguk "asalkan permintaan mu itu tidak yang aneh aneh" jawab Sasuke. Dan Itachi pun hanya menyeringai. "baiklah, aku bersedia mengganti semua denda syuting dan acara foto covermu besok yang kalian batalkan, dan sepertinya malam ini, aku akan lembur untuk acaramu besok itu" jawab Itachi dengan nada lesu. "kau tidak perlu repot dengan acara kami besok Itachi-nii, kau hanya perlu mengurus pembatalan acara kami agar tidak mengganggu acara taruhan kami dengan Sasori itu besok" jawab Neji. Dan Itachi pun hanya tersenyum kecil, lalu mengangguk. Setelah itu pun dia pergi, tapi tinggal selangkah dia di pintu keluar dia berhenti sebentar.

"Sasuke, besok aku hadir di acaramu itu, jadi jangan sampai mempermalukanku oke" kata Itachi, dan tanpa menunggu jawaban dari Sasuke, Itachi pun meninggalkan studio dance itu. "ooy Sas, kira kira permintaan Itachi itu nanti apa sih?" tanya Kiba. "entahlah, aku harap tidak yang aneh aneh saja" jawab Sasuke santai. "aku lapar ayo kita makan" ajak Gaara, dan dengan anggukan teman temannya mereka pun pergi meninggalkan studio untuk mencari makan malam di luar.

Di kediaman Namikaze

"Sasori kau tahu gitarku ada di mana?" tanya Naruto yang kini tengah berteriak di lantai 2 dari kamarnya. Yang di teriaki pun tidak menyahuti seolah olah dia tidak mendengar suara yang tadi di keluarkan oleh Naruto. "Sasori kau melihat gitarku tidak?" kata Naruto yang kini tengah berlarian menuruni tangga. Dan seperti tadi tidak ada jawaban dari Sasori. "Sasori!" kini Naruto membentak Sasori di depan wajahnya persis membuat alis Sasori mengkerut kesal.

"apa sih? Gangguin aja" jawab Sasori jengkel. "kau dari tadi ku tanyai tidak dengerin sih, dimana gitarku?" tanya Naruto dengan nada seperti polisi yang sedang mengintrogasi seorang tersangka level kakap.

"makanya lain kali pakai NII-CHAN" jawab Sasori dengan penekanan pada Nii-chan. "haah, sudah kukatakan kau hanya beda lima menit dariku" jawab Naruto sambil memutar matanya bosan "dan sudah berulang kali ku katakan, lima menit itu aku dulu yang lahir, jadi sebagai seorang adik perempuan yang manis dan cantik juga susah diatur kau harus menurut" jawab Sasori tanpa memperdulikan tatapan jengkel dari Naruto.

"oke oke Nii-chan~ dimana gitarku?" tanya Naruto sekali lagi. "mana ku tau, kaukan selalu mengunci lemari gitarmu agar aku tidak bisa menyentuhnya" jawab Sasori enteng. "iya aku tau, tapi tadi waktu aku buka lemarinya gitarnya sudah hilang, aku tau kau pasti menyembunyikannya agar aku mau besok tampil di acara taruhanmu itu bukan?" tanya Naruto dengan nada tajam.

"ooh, easy girl, mana mungkin aku menggunakan cara licik seperti itu?" tanya Sasori. "aah aku sangat mengenalmu Sasori, kita di dalam kandungan yang sama, lalu besar di rahim kaa-san bersama, lahir bersama, besar di dunia ini juga bersama, dan sudah 17 tahun aku hidup denganmu masa aku masih tidak mengenali sifatmu yang mana saja, sudah lah kau sebaiknya cepat kembalikan gitarku sekarang!" kini Naruto meminta dengan nada memerintah.

"sudah kukatakan aku tidak tau Naru-chan~" kini Sasori menambahkan embel embel chan di belakang nama Naruto. Dan itu artinya Sasori benar benar tidak tau, dan juga sudah jengah dengan sikapnya itu, akhirnya Naruto pun lelah dan duduk di samping Sasori.

"kau sedang menonton apa?" tanya Naruto. "aku sedang menonton tv" jawab Sasori. Dan jawaban Sasori membuat Naruto jengkel "iya aku tahu, tapi maksudku kau menonton acara apa?" jawab Naruto sambil memperjelas maksudnya itu. "aku menonton acara musik" jawab Sasori enteng. Lama mereka diam membuat Naruto jengah juga. "hey kemana Hidan dan Deidara, tumben mereka tidak kemari?" tanya Naruto. "mereka sedang mengurus masalah Kakasih di studio musik" jawab Sasori tanpa menoleh ke Naruto. Naruto pun hanya menghela nafas, lalu dia pun beranjak berdiri lagi. "mau kemana?" tanya Sasori "mencari gitarku" jawab Naruto singkat dan setelah itu Naruto berkeliling rumah untuk mencari gitarnya itu.

Di tempat Hidan dan Deidara

"APAAA! KENAPA HARUS DI BATALKAN?!" ya, ruangan Hatake Kakashi, itu lah tulisan yang tertera di pintu ruangan tersebut, dan kini ruangan yang biasanya sunyi itu kini ramai dengan teriakan Kakashi sambil menggebrak meja. "iya, dibatalkan aku mohon ya Kakashi" jawab Hidan. "KAU PIKIR AKU GILA, BAGAIMANA GANTI RUGINYA BAKA!?" dan teriakan itu keluar dari mulut sang meneger itu. "ooh ayolah, sekali saja. Kalau tidak mau di batalkan, di pindah saja ya~" jawab Deidara kali ini. "di pindahkan? Maksudmu? Memang apa yang bisa membuatmu merubah ppikiranku agar bisa memindahkan tempat konser?" kini teriakan Kakashi pun mereda.

"eng begini Kakashi, kami kemarin membuat taruhan dengan boy band Ice Bloods, dan yang kalah akan menjadi budak pemenang, dan jika konser itu di adakan secara otomatis penyamaran Naruto akan terbongkar, lalu jika kami kalah maka Naruto akan menjadi budak Sasuke selama sebulan, tapi jika Ice Bloods yang kalah, maka Sasuke akan minta maaf ke Naruto dan menjadi budaknyta selama sebulan" jel Deidara. "dan secara otomatis kita tidak perlu menyembunyikan Naruto lagi" sambung Hidan

"lalu ganti rugi untukku?" tanya Kakashi. "itu sih terserah padamu" jawab Deidara enteng. "okee terserah padaku, dan apapun yang akan ku lakukan kalain terutama Naruto tidak boleh protes! Lalu bagaimana cara kalian agar bisa memanncing Naruto agar mau naik ke panggung?" tanya Kakashi.

"aah masalah itu tenang saja, kami bertiga sudah menyiapkan rencana B jika Naruto memang benar benar tidak mau naik ke panggung" jawab Hidan sambil menyeringai. Deidara pun juga ikut menyeringai kecil. "baiklah kalau begitu tugas kami selesai, sekarang tugasmu Kakashi untuk membatalkan seluruh konser kami bseok, dan untuk apa yang akan kau lakukan besok itu juga terserah padamu, asalkan jangan yang aneh aneh" kata Deidara sambil beranjak bersdiri juga mengingatkan Kakashi itu. "masalah itu serahkan padaku"

BLAAM

Pintu ruangan Kakashi pun tertutup. Mereka berdua pun saling adu tinju dan mengatakan 'Mission Complete' segera saja mereka berdua menelepon Sasori. Dan mengatakan rencana mereka

'yo ada apa Dei?' tanya seseorang di seberang telepon Deidara

'mission complete' jawab Deidara sambil menyeringai, dan di seberang telepon itu Sasori yang kini tengan di telepo Deidara menyeringai puas.

'good job guys, sekarang siapkan rencana B' jawab Sasori. Dan Deidara juga Hidan menyeringai puas.

'baiklah akan kami siapkan' jawab Deidara.

dan setelah percakapan singkat itu, Sasori dan Deidara segera mematikan ponsel masing masing. Di tempat Deidara dan Hidan, kini mereka tengah sibuk menyiapkan kejutan untuk Naruto dan di tempat Sasori kini dia td

tengah berjalan ke kamarnya, yang kini di tempati dia seorang, karena kamar Naruto sudah jadi. Sasori melepaskan kasur yang kini tengah menempel di ranjang nya itu, dan tersenyum ketika melihat barang yang kini tengah bersembunyi di balik ranjang tersebut. "siapkan dirimu besok Naruto" gumam Sasori.

Ooh kejutan apa lagi yang akan di buat Sasori untuk adik kemabr tersayangnya itu.. entahlah kita lihat di chapter 4

Bersambung...

Kyaaaaa.. #teriak teriak di atas atap. Akhirnya selesai juga chapter 3, gomen ne semua, telat updetenya. oke sekarang waktunya bales riview..

Guest: riview kamu mirip ama temedobe-chan, tapi makasih dah mau riview, riview lagi ya.. ;) salam kenal juga

Temedobe-chan: ngomong ngomong riview kalian mirip banget?, tapi makasih dah mau riview riview lagi ya, salam kenal juga

My: ooh nama kamu Mai, salam kenal juga.. nah gimana chapter ini? Jelek atau gimana. Riview lagi ya.. ;)

Hanazawa kay: maksih dah mau nunggu ch 3 nya. Riview lagi ya

Uzumaki Prince Dobe-nii: ooh, nama kamu juga unik kok. Lucu aku baca aja ketawa sendiri di kamar, sampe dikatain orang gila ama mama papaku. Huuh -_-. Ya di ch 3 ini aku fokus ke Itachi dan Kakashi, tapi kamu nggak ngganggu kok, dan konser di batalin atau nggak udah terjawab kan di ch ini. Maaf ya kalo jelek, angel sendiri nggak pe-de sebenernya buat publish ch 3 ini, tapi krn nggak mau buat kalian semua nunggu akhirnya aku coba publish. Maaf juga aku telaaat banget updetnya. Riview ya.. ;)

Lavenderchan: aah, aku usahain untuk buat yang terbaik, tapi belum tentu juga ya nanti Narutonya yang menang bisa juga Sasuke, tapi kita lihat saja nanti.. dan masalah Naruto yang dingin dan sinis, dia berkepribadian ganda ke orang orang yang belum di kenal. Riview lagi ya.. ;)

Himiko: bingung ya? Sebenenrnya yang kamu baca waktu subuh mungkin itu ch yang penuh dengan kesalahan author, jadi author hapus. Dan ini adalah cerita yang benar benar author lanjutin. Maaf buat bingung, tapi riview lagi ya.. ;)

Foschidelic Reika: hahaha, masa sih pernah buat tanggal lahir kayak gitu. Berarti ide kita sama donk. Dan sampe zodiaknya.. ya ampun... kamu bener bener buat aku ketawa waktu baca riview kamu yang satu ini. Ya, sayang Sasori sudah mati, padahal aku jug suka dia sih, walaupun nggak sesuka ama Sasuke ama Minato. Tapi tetep fans berat ama Sasori -_-". Wah makasih dah bilang rapi, dan gaya kayak kakek kakek bertapa, aku ketawa sendiri di kamar dan di katain gila lagi ama mama papaku, tapi koreksi lagi kesalahanku.. riview lagi ya ;)

Dragon: waah, sifat naru yang naik turun itu karena dia disini juga sedikit banyaknya naru berkepribadian ganda, dan masalah naru suka ke sasu apa nggak, disini naru nggak tau apa itu arti suka. Dia terlalu polos saking cuek nya ama lawan jenis kecuali sasori dan tou-san nya. Dia hanya bisa menggambarkan perasaannya berupa perasaan ke sesama teman dan saudara, lebih dari itu, naru tidak tau.. nanti bakalan ada kok di ch yang entah keberapa penjelasan lebih lanjut.. riview lagi ya ;)

Luca marvell: kalo masalah buat salah paham, kayaknya mungkin gak bisa, soalnya ryu bakal ketahuan klo dia ternyata adl naru. Dan Kakashi emang bener menegernya naru dkk, dan Itachi menegernya Sasu dkk. Dan nanti masalah pacarnya shika itu ino apa bukan, author juga belum pikirin sampe itu, jadi ikutin alur ceritanya aj ya, riview again please.. ;)

Zen Ikkia: nggak ada masalah kok antara Itachi ama Kakashi.

Garislintang87: nih terusannya.. heheheh :D

Tatzeba: iya aku tau masih banyak typo nya, memang terburu" sih. Dan untuk perannya, terserah sy mau jadiin naruto cewek apa cowok, toh banyak yang ngerubah naru jadi cewek kan?, sakura kegatelan karena dy memang cinta mati ama sasuke, dan dia tipe cewek yandere gitu deh di cerita ini, dan masalah sifat, naru di sini berkepribadian ganda, dia cuek dan dingin jika dy nggak kenal sama org itu dan org itu tiba2 ngelabrak kayak matsuri itu, dan sy jadiin Naruto sebagai peran utamanya, karena hanya dia satu satunya peran yang cocok untuk peran ini, kalo Sakura rasanya nggak pas banget Sakura itu cocoknya jadi cwek yang feminim dan sedikit tomboy, klo bener bener tomboy, rasanya aneh bagi saya. Tapi makasih kritiknya, riview lagi ya ;)

Namikaze yondaime: hahaha, sabar ya. Pertandingannya masih bingung sih siapa yang menang, soalnya mereka sama sama hebat.. jadi di ikutin aja ceritanya.. riview lagi ya

Makasih bagi yang udah mau ngikuti cerita ini, dan mau nunggu cerita ini, maaf juga kalau jelek, dan juga maaf kalo ad salah penulisan nama di balesan riview tadi.. maaf lagi, entah kenapa aku ngerasa bersalah banget nggak bisa apdet kilat. Dan terimakasih udah yang mau baca tai nggak riview, riview donk. Biar tambah semangat nih.. sekedar curhat nih, sebenarnya cerita ini mau aku discontinue, tapi karena makin banyak yang riview, jadi nggak jadi deh. Makasih lagi lho ya, udah mau mendobrak semangat 45 ku.. \(+_+)/ #ngacobanget

Tapi mungkin untuk beberapa minggu ini aku hiatus dulu ya, soalnya aku bentar lagi ujian. Doain aku ya para readers agar bisa melaksanakan ujian dengan lancar. Dan setelah ujian mungkin akan segera aku buat ch 4, ch 3 ini aku segera publish karena nggak mau kelamaan updete nya.. (^o^)/

ooh dan riview yang laen aku nggak bales ya, sebagian besar aku bales karena pertanyaan oke ;) oke sekian..

RIVIEW AGAIN PLEASE! #maksa