yo agan semua balik lagi dengan saya yang bernama author arif4342 dan kali ini kita akan masuk di chapter dimana saya dan 2 teman saya juga peerage sona dan sona pergi ke indonesia tepatnya di pantai parangtritis yang dikenal dengan mitos dan legendanya. bagaimana ceritanya? yuk kita simak

Synopsis: menceritakan seorang author yang memiliki kehidupan serba biasa. Namun, bagaimana jika dirinya berada didunia dxd bersama 2 orang yang berasal dari dimensi yang berbeda dan dipilih oleh kami-sama sebagai kamen rider selanjutnya

Pair: Arif Rahman X Nimura Ruruko X Momo Hanakai
Konoe Touta X Reya Kusaka X Tomoe Meguri
Naruto Uzumaki X Sona Sitri
Saji Genshirou X Tsubaki Shinra X Tsubasa Yura

RATE : M

Disclaimer: naruto, highschool dxd, kamen rider dan uq holder mahou sensei negima bukan milik saya karena saya hanya meminjam karakternya

WARN: ooc, abal-abal, eyd amburadul, dll

chapter 4 : misi di indonesia

keesokan harinya di pagi hari yang cerah nampaklah 3 orang pemuda bangun pagi dan melakukan rutinitas paginya yang ditemani 4 iblis liar yang telah menjadi kakak bagi mereka apalagi 4 iblis liar itu adalah bergenderkan perempuan yang membuat mereka bertiga dibuat gagap, mengapa? karena kakak angkat mereka itu memakai celdam saja

ketika mereka tiba di akademi kuoh yang terkenal dengan peringkat dan memiliki rank-S yang sangat terkenal seantara dunia, mereka disapa oleh Momo,Ruruko, Reya dan Tomoe. bahkan anggota OSIS sepakat untuk membantu Arif sama 2 temannya karena mereka bertiga membuat anggota OSIS paham makna dari kata 'berjuang'

"ohayou Arif-kun/Touta-kun" ucap Momo,Reya,Ruruko,dan Tomoe bersamaan

"ohayou juga" sapa Arif dan Touta bersamaan

"ohayou Naruto-kun" ucap Sona yang entah sejak kapan berada di dekat Tomoe

"ohayou Sona-chan" sapa balik Naruto

"oh ya. yuk kita keruang OSIS ada yang ingin kaichou sampaikan" ucap Momo

"memang ada apa?" tanya Arif heran

"sudahlah. daripada dijelasin mending kita dengar penjelasan dari kaichou" ucap Momo dan dibalas anggukan dari Arif sendiri

akhirnya 3 pemuda itu masuk ke ruang OSIS karena dipegang dan diseret oleh pacar mereka masing-masing bahkan yang melihat kedekatan 3 pemuda culun itu dengan anggota OSIS sangat iri bahkan ada yang mewek nggak jelas serta ada yang sumpah serapah dan ejekan yang dibalas tatapan tajam anggota OSIS kepada si pengumpat itu yang bikin pengumpat itu nyalinya langsung ciut. dan setelah itu Sonapun duduk di bangku ketua OSIS

"memang ada apa ya?" tanya Touta entah kepada siapa karena dia berada di ruangan OSIS

"kita ada misi. lebih tepatnya di Indonesia" ucap Sona

"indonesiakah? sudah lama aku nggak melihat negara itu" ucap Arif yang membuat semuanya melirik kearahnya seperti seseorang yang kangen dan rindu terhadap negara tetangga itu

"apa?" tanya Arif yang melihat jika dirinya dilirik oleh semua anggota OSIS

"tidak ada hanya saja aku heran seperti kamu rindu dengan negara itu" ucap perempuan yang merupakan kembaran dari sona apalagi rambutnya yang sepanjang pinggangnya. dan nama orang itu adalah Tsubaki Shinra

"oh... alasan itu toh.. itu karena aku berasal dari negara indonesia dan memang aku asli indonesia apalagi aku berada di dimensi yang berbeda" ucap arif yang membuat semua paham karena disaat mereka akan bertarung dengan para dark rider arif pernah menjelaskan jika dirinya berada didimensi berbeda

"dimensi berbeda? apa maksudmu?" tanya tsubaki

"lho bukannya sudah aku katakan kemarin jika kami bertiga memiliki dimensi yang berbeda?" tanya Arif yang berhasil membuat Tsubaki malu karena dirinya lupa jika kemarin dia pernah menanyakan darimana mereka bertiga berasal

"bisa kita lanjutkan?" tanya Sona dan dibalas anggukan para peeragenya

"dan misi ini adalah misi di salah satu negara indonesia itu lebih tepatnya dikenal dengan provinsi yang dikenal 'ratu pantai selatan'. ada yang tahu itu lebih tepatnya diprovinsi mana?" tanya Sona balik dan diangkat tangan oleh Arif karena dia tahu provinsi itu

"aku tahu dengan nama 'ratu pantai selatan' itu"

"bisa kamu jelaskan?" tanya Sona dan dibalas anggukan dari Arif

"tempat yang dikenal dengan provinsi 'ratu pantai selatan' adalah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan lokasi yang tepat untuk daerah sana adalah pantai parangtritis. alasan aku bisa mengatakan itu karena pada zaman dahulu orang masih mempercayai hal gaib apalagi legenda yang masih dipercaya sampai sekarang. dan lagi legenda disana yang dikenal memang 'ratu pantai selatan' karena didalam daerah sana ada salah satu seorang ratu yang bernama Nyi Roro Kidul salah satu ratu yang mendiami pantai parangtritis. namun ada beberapa legenda yang masih dipercaya sampai sekarang. yakninya tidak boleh memakai baju hijau di lokasi tersebut atau jika bertemu dengan Nyi Roro Kidul, jangan pernah melihatnya. tapi aku belum tahu apa legenda itu benar atau tidak" jelas Arif yang membuat semua kagum mendengarnya karena ada orang indonesia asli yang tahu banget dengan tempat itu

"yap dan itu benar sekali. dan misinya memang di pantai parangtritis yang disebut oleh Arif-san. dan Arif-san"

"ya, ada apa?" tanya Arif yang kini tahu pasti ada yang tidak enak nih jika ada yang tahu mengenai indonesia

"kamu akan menjadi perwakilan kita menuju kesana apalagi kamu tahu seluk beluk negara itu" ucap Sona yang bikin Arif kaget setengah mampus karena dugaannya benar jika dirinya akan dilibatkan kemasalah yang sangat besar nantinya

"ehh... apa hanya aku sendiri saja yang pergi kesana?" tanya arif panik. Jika dirinya pergi sendiri disana siapa yang akan menemaninya, hantu? jelas tidak mungkin karena dia memiliki sifat sebelas duabelas dengan Naruto yang mana sama-sama takut pada hantu atau makhluk halus

"tidak. kamu tidak pergi sendirian, tapi misi ini kita semua juga harus pergi" ucap sona yang bikin semua kegirangan jika hari ini mereka semua akan pergi ke daerah Yogyakarta

"lalu gimana dengan absen kami sama pakaian kami?" tanya touta

"kalau absen aku bisa urus. sedangkan pakaian akan kami tunggu 2 atau 3 jam lagi mengingat perjalanan kita bakal jauh. dan kita kesana pakai kendaraan kakakku" ucap sona

"lalu bagaimana dengan kakak kami. kitakan nggak mau mereka kenapa-napa apalagi status mereka masih iblis liar" tanya arif yang bikin sona tahu jika masalah ini akan membuatnya pusing. karena dalam aturan di mekai iblis liar harus dimusnahkan. tapi berbeda kasus dengan 3 pemuda ini yang menjadi peeragenya yang membuat 4 iblis liar itu menjadi kakaknya walau masih menyandang status sebagai iblis liar

"menurutku lebih baik kita bawa ketimbang dimusnahkan oleh klan gremory" ucap touta yang menyampaikan pendapat karena dia tidak mau kakaknya itu tewas sebelum statusnya sebagai iblis liar dicabut

"aku setuju dengan itu, kurasa tidak ada masalahnya'kan karena kita hanya membawa iblis liar apalagi mereka adalah iblis yang dibuang" ucap naruto yang juga setuju

"bagaimana kaichou?" tanya tsubaki

"kurasa apa yang dikatakan touta-san dan naruto-kun tidak masalah" ucap sona

akhirnya semuanya pergi kerumah masing-masing sedangkan sona membuat surat izin untuk kepergian mereka di yogyakarta selama beberapa hari dan disetujui oleh kepsek akademi kuoh. sedangkan trio mesum mewek nggak jelas karena 3 pemuda culun dapat izin ke negara Indonesia apalagi issei dia nggak nyangka bahwa pemuda culun yang dia hina mendapatkan misi di negara indonesia dan dirinya bisa membayangkan jika 3 pemuda yang dia hina mendapatkan liburan ke pantai yang sangat eksotis yang dikenal sebagai pulau mutiara bahkan ada yang menyebutkan pulau emas dan yang membuat dirinya tambah kesal adalah 3 pemuda culun itu memiliki pacar yang sangat kawaii sekali apalagi karena berasal dari OSIS ditambah gadis OSIS sangat sexy dan hot

sesampainya dirumah reot. arif beserta 2 temannya masuk dan mempersiapkan keberangkatan menuju Yogyakarta

"ada apa kalian nampak buru-buru?" tanya suara feminim apalagi orang itu adalah mantan manusia laba-laba yang bernama viser

"oh kami ada misi di negara indonesia, Viser-nee" ucap touta

"begitu ya. apa boleh kami ikut?" tanya perempuan yang satunya lagi

"tidak" jawab naruto cepat yang bikin 4 perempuan yang mendengar pembicaraan murung seketika

"tapi bohongan" sambung naruto yang bikin 4 perempuan yang awalnya murung kini kembali ceria. Bahkan, perempuan yang mantan manusia setengah kelelawar menepuk dada naruto pelan-pelan karena habis dikerjai oleh naruto

"aw aw aw... sakit... Arni-nee" ucap naruto kepada perempuan yang kini mantan setengah kelelawar yang bernama Arni karena dadanya dipukul pelan akibat habis dikerjai

"ihh... habisnya kamu mengerjai kami berempat sih" ucap Arni yang kini nampak merajuk sehingga terkesan imut

'kawaii' batin 3 pemuda yang melihat arni memukul dada naruto karena kesal habis dikerjai

"ha'i ha'i, gomen-gomen" ucap naruto yang tengah tersenyum

"sebaiknya kalian cepat cepat berkemas bawa aja apa yang diperlukan" ucap touta yang dibalas anggukan setuju dari semuanya apalagi 4 mantan iblis liar yang kini kegirangan yang kini menyiapkan barang-barang untuk berangkat ke daerah atau lebih tepatnya negara indonesia

skiptime 1 jam kemudian

setelah berkemas dan mengecek keperluan yang boleh digunakan juga serta pakaian, obat-obatan, celana, dan celdam, juga baju, oh jangan lupa jika mereka membawa hp android. dan akhirnya tim touta berangkat ke tempat halte bus karena sona yang menyuruh mereka untuk menunggu disana

sesampainya di halte bus yang sona tuju akhirnya arif beserta 4 kakaknya dan 2 temannya pun tiba. dan entah kenapa di halte bus sana terlihat ada pacar mereka juga pemuda berambut pirang pucat yang kini tengah duduk main hp android

"yo saji-kun, minna" sapa touta

"yo" sapa saji yang tengah main hp

"haloo arif-kun/touta-kun" ucap reya, tomoe, momo, dan ruruko bersamaan

"haloo juga momo-chan, ruruko-chan" sapa arif yang mengelus kepala momo yang sedang memeluknya

"lho mana si yura, sona-chan dan tsubaki-Fukukaichou?" tanya naruto yang tidak melihat ada Tsubaki, Yura dan Sona kekasihnya

"kalau si yura dia lagi dalam perjalanan ke sini begitu juga dengan si tsubaki-fukukaichou. sedangkan Sona-kaichou sudah dalam perjalanan dan mau tiba disini" ucap reya

"begitu ya.. sebaiknya kita duduk dulu ketimbang kita berdiri nggak jelas seperti ini" ucap naruto yang diangguk oleh semua anggota OSIS yang lain

"lagi ngapain kelihatannya seru sekali" Tanya Touta yang melihat saji main game yang belum touta kenal

"oh aku lagi main game di hpku dan nama gamenya COC dimana kamu harus mencari membangun sebuah pondok yang harus kamu evolusikan ke kastil begitu juga dengan sumber dayanya juga troop kita." jelas saji

"hee... nampaknya kamu mahir banget ya mainnya" puji touta

"ya begitulah.. tapi tidak terlalu bagus amat" ucap saji

"memang kenapa?" tanya arif

"kebanyakan aku tidak tahu jika aku gagal dalam menyerang" ucap saji

"memang kamu pakai troop apa?' tanya arif yang tahu jika masalahnya seperti apa

"aku pakai barbar sebanyak 50 buah begitu juga dengan archer yang berjumlah seratus buah tapi aku nggak tahu apa kegunaan potion ini

gubrak

akhirnya arifpun jatuh tidak elit mendengar ucapan sepele dari saji apakah dia tidak membaca info potion beserta kegunaannya jika dia main game ini pikir arif

"sini biar aku coba" ucap arif yang akhirnya saji memberikan hp dia ke arif

"pantesan saja kamu gagal semua. apa kamu nggak baca info kegunaan potion yang kamu buat?" tanya arif

"aku ada baca salah satunya penyembuh, pengracun, penambah bayangan, dll"

"jika kamu tahu kenapa nggak kamu pakai potion penyembuh itu ketika troop milikmu nyaris sekarat" ucap arif

"akupun tidak tahu" ucap saji

akhirnya arifpun memainkan salah satu game yang dia minati di no urut 4 setelah game boom beach, monster super league, dan goddess kiss yang ada di hp androidnya. lalu sajipun menatap seperti apa arif memainkannya dan memperhatikan. Sedangkan, arif dia lagi mencari tempat war yang bagus dan akhirnya dia menemukan sebuah base war yang tidak ada pertahanan sama sekali apalagi yang banyak adalah sumber daya yang mencapai 400.000 sehingga arifpun mengeluarkan semua troopnya yang membuat saji kaget dan terperangah jika temannya ini tahu mengalahkan war musuh apalagi tidak ada pertahanan sama sekali sehingga kemenangan berhasil didapatkan dengan persentase 100%

"seperti itulah jika kamu memainkannya. jika ada pertahanan pakai saja potion penyembuh. anggap saja itu sejenis dengan air mata phenex sendiri" ucap arif

"kalau yang pertahanannya terlalu kuat gimana dong?" tanya saji antusias

"kalau itu kamu harus meningkatkan level semua troops milikmu sampai level max begitu juga dengan pertahanan milikmu jika semakin tinggi pondokmu yang kini berubah menjadi kastil maka semakin banyak juga musuh yang akan mengincarmu jika pertahanan tidak kamu tingkatkan ke level max" jelas arif yang memberikan hp android ke pemilik aslinya

"begitu ya" lalu kegunaan potion biru itu sendiri apa?" tanya saji

"kalau potion biru itu menambah jumlah pasukan seperti. aku menggunakan penambah bayangan sehingga musuh tidak tahu yang mana diri kita" jelas arif

tak lama kemudian datanglah 2 perempuan yang dibicarakan sebelumnya. yang satu berambut biru yang membawa tas ransel begitu juga dengan yang kembaran dari sona yang membawa tas yang seperti mendaki ke gunung

'aku tidak tahu apa kita ini mendaki gunung atau piknik?' batin nista arif

"kalian kok membawa tas mendaki? apa kita akan mendaki gunung?" tanya viser frontal yang bikin arif keringat dingin jika kakaknya ini berterus terang

"ya nggak juga.. aku membawa obat-obatan juga serta membawa beberapa pakaian apalagi aku sangat pemabuk" ucap tsubaki

"hee... memang mabuk darat, atau air , atau udara?" tanya naruto

"ya bisa jadi mabuk udara. atau mabuk laut karena terombang ambing dalam lautan" ucap tsubaki

"lalu kenapa si yura-senpai juga?" tanya touta

"aku sama tapi aku hanya mabuk udara saja karena aku benci dengan ketinggian yang melebihi batas wajar" ucap yura

'"oh.. souka" ucap touta yang mengerti

"kalau kalian bertiga?" tanya tsubaki yang ingin tahu apakah mereka bertiga mabuk juga seperti mereka berdua

"kami tidak ada mabuk apapun karena kami sudah biasa dalam bepergian" ucap arif nyengir

"begitu ya... tapi aku iri sama kalian bertiga lho. tidak mabuk terhadap apapun bahkan tahan terhadap berkendara. aku salut dengan kalian" ucap tsubaki yang memuji kepada mereka bertiga yang tidak pernah mabuk

"biasa aja tsubaki-senpai. kadang kami juga takut ketika terkena ombak nggak wajar jika berada di kapal" ucap Arif yang nampak merendah

teet teeet

"yo minna" ucap seseorang yang habis mengklakson mobil dan terlihat perempuan yang bernama sona tengah memakai pakaian kuoh begitu juga dengan anggota OSIS nya yang masih memakai pakaian kuoh. apalagi didalam sana ada seorang supir yang berpakaian seperti taksi

"ayo semuanya kita akan berangkat ke yogyakarta" ucap sona

"ooo" balas semuanya yang tengah bersemangat

akhirnya tim OSIS memasukkan barang-barangnya kedalam jok mobil yang sangat luas apalagi kelihatan seperti limusin. begitu juga saji, dia langsung memasukkan barang-barang miliknya kedalam jok mobil milik sona dan masuk kedalam mobil duluan

akhirnya tim OSIS pergi menuju salah satu negara yang dikenal dengan keindahannya yang bernama negara Indonesia atau yang dikenal dengan nama lain negara 1001 keindahan

"oh ya aku penasaran. Apa disana ada wisata kuliner?" tanya Sona entah kepada siapa karena dia belum pernah merasakan wisata kuliner didaerah Indonesia

"ada. kalau nggak salah nama wisata kuliner yang enak disana adalah gudeg" ucap Arif yang sedikit mengetahui wisata kuliner disana

"gudeg, apaan tuh?" tanya Touta penasaran karena dia belum pernah mendengar kata gudeg

"gudeg sejenis dengan nasi tapi kelihatan seperti bubur dan kelihatan lembek. Namun dikasih susu manis dan juga makanan khas dari gudeg itu sendiri" ucap Arif

"lalu ada juga nggak makanan yang pedas didaerah sana?"

"hmm... menurutku ada salah satunya rendang yang berasal dari negara indonesia lebih tepatnya provinsi Sumatra Barat. alasan pedas nanti kalian bisa merasakan seperti apa" ucap arif

"seperti yang diharapkan dari orang dimensi lain" ucap viser yang diangguk setuju karena adiknya tahu wisata kuliner. dan lagi mereka bertiga pernah membicarakan asal usul mereka sebelum berada didunia ini

"oh ya apa kamu ada bawa android atau kamera untuk mengabadikan momen ini?" tanya touta

"ada kok. nih" ucap arif yang mengeluarkan kamera kecilnya beserta beberapa alat elektronik didalamnya begitu juga dengan alat chargenya

"minyak kayu putih?" tanya touta. dibalas dengan membawa 2 atau 3 buah minyak kayu putih begitu juga dengan obat-obatan yang lain

"apa kamu ada bawa kantong plastik?" tanya arif yang dibalas anggukan touta dan memperlihatkan ada 10 buah kantong plastik

"ojou-sama kita sudah sampai di pelabuhan" ucap supir yang kini melihat ada pelabuhan didekat sana

"baiklah semuanya kita akan masuk kedaerah diri kalian karena kita naik kapal kita sendiri" ucap sona yang kini melihat mobilnya naik kekapal itu apalagi si tsubaki berusaha menahan mules diperutnya karena hanya dia satu-satunya yang mabuk dengan laut

"glup" kali ini terlihat jika tsubaki tengah bersiap-siap untuk mencegah mabuknya masuk

"kenapa dengan tsubaki-senpai?" tanya touta frontal

"lagi menahan mabuk ya?" tanya arif dan dibalas anggukan dari tsubaki

"nih antimo. obat penghilang mabuk" ucap arif yang menyerahkan 1 buah sachet antimo ke tsubaki dan diambil tsubaki karena dia nggak kuat jika lagi mabuk laut

"arigatou" ucap tsubaki

"sama-sama"

akhirnya semua tim osis melihat ke daerah luar dan terlihat jika di daerah perairan nampak kapal milik sona beralun dengan santai menuju indonesia apalagi perjalanan kesana memakan waktu 10 jam lebih

"oh ya kita foto dulu yuk" ucap touta yang dibalas anggukan dari arif yang langsung mengeluarkan tripod dan kamera kecilnya lalu arifpun menyetel 10 detik

"baiklah semua merapat ya. dan lagi bisakah kamu membangunkan naruto-kun, touta-kun?" tanya arif yang lihat naruto lagi ngorok disana sehingga semua malah melirik daan melihat jika naruto tengah tidur

duak wuush brak

tanpa bersalah toutapun menginjak kaki naruto dengan keras lalu diselingi dengan tendangan yang mengenai selangkangannya dan terbang menuju dinding kapal yang bikin kapal milik sona retak berbentuk jaring laba-laba yang ditengahnya naruto yang lagi menderita kesakitan akibat tendangan dari teman sohibnya

"ittai" ucap naruto yang merasakan kesakitan di selangkangannya apalagi untuk masa depannya malah ditendang dengan kekuatan yang tidak wajar

"bangun. Ngapain sih tidur mulu" celetuk touta

"sekarang sudah jam tidur siang cuy" ucap naruto kesal yang bikin arif menahan tawa mendengar perdebatan nggak jelas naruto sama touta

"foto dulu. nanti kamu boleh tidur ketika selesai foto dan makan. kalau mau bermanja sama kaichou atau sama onee-chan itu terserahmu" ucap touta yang membuat wajah naruto memerah hebat jika dirinya ingin bermanja sama sona dan kakaknya. bahkan kakaknya yang mantan kelelawar merona begitu juga dengan sona yang merona wajahnya ketika mendengar penuturan touta barusan

lalu narutopun kembali kekumpulan sana dengan wajah memerah merona mendengar ucapan touta

"baiklah bersiap ya. saji-kun kamu harus merapat dengan tsubaki-senpai jangan menjauh seolah-olah kayak ketemu monster dong" ucap arif yang membuat saji mau nggak mau harus merapat melihat jika dirinya harus berdekatan dengan tsubaki yang dikenal ketegasan seperti sona

"baiklah bersiap ya" ucap arif yang kini mengatur waktu dikamera

tik tik tik tik tik

akhirnya terdengar bunyi kamera yang akan mendapatkan foto cepatnya sehingga arif berlari kesana dan berada didekat momo dan ruruko sementara saji dekat dengan tsubaki begitu juga dengan yura, touta berada di dekat tomoe dan reya, reya berada di sebelah momo, sedangkan sona berada disebelah tsubaki dan naruto berada disebelah sona sedangkan empat iblis liar atau tepatnya 4 kakak dari peerage sona yang baru berada di dekat arif, touta, dan naruto

cklik

akhirnya kamera itupun memotret anggota OSIS yang tengah ceria bahkan ada 10 lembar foto yang sangat menarik seperti arif kena siram oleh naruto dengan jurus airnya, touta yang entah sejak kapan disentrum oleh naruto dan membuat arif kaget dan memegang oppai momo dan ruruko yang kebetulan disebelah momo yang bikin momo sama ruruko memasang wajah mendesah, lalu foto berikutnya arif memeluk momo dan ruruko dengan cengiran yang bikin ruruko dan momo merona melihatnya sementara touta malah menabok kepala naruto dengan tangannya bahkan saji nyaris kaget dan memeluk yura dan tsubaki yang merona melihat aksi saji

"hahaha... foto-foto ini sangat menarik" ucap touta yang melihat hasilnya

"kita kirim ke grup WA yuk" ucap arif yang langsung disetujui oleh semua anggota OSIS yang lain sehingga arifpun mengirim semua gambar ke grup WA. setelah selesai arifpun mematikan hpnya karena tidak mau melihat baterainya habis

"oh ya sudah waktunya makan siang" ucap naruto

"iya.. dan lagi apa dikapal ini ada dapur?" tanya touta

"ada... disebelah kiri dekat toilet dan kamar mandi" ucap sona yang membuat arif dan touta melangkah begitu juga naruto

"oii... kamu mau kemana, naruto-kun?" tanya saji

"mau membantu mereka berdua memasak karena aku juga bisa masak" ucap naruto

akhirnya naruto pergi kedapur dan terlihat dia membantu touta dan arif memasak. setelah itu terlihat jika arif sama touta membuat makanan ringan seperti sandwich dan naruto bikin mie ramen yang hangat karena cuaca sangat dingin

"apa masih lama ya?" tanya saji

"bersabarlah saji-kun. mungkin bentar lagi akan jadi" ucap yura

"itu benar saji-kun" ucap tsubaki yang entah kenapa semua meliriknya. Sementara yang dilirik malah nampak bingung jika mereka tengah dilirik oleh semua anggota OSIS dan 4 iblis liar yang kini menjadi kakak untuk 3 pemuda yang baru menjadi pawn itu

"ada apa?" tanya yura yang bingung begitu juga tsubaki

"sejak kapan kalian berdua memanggil saji dengan suffiks '-kun'?" tanya sona yang membuat yura dan tsubaki tersadar dan merona mendengarnya

"ara-ara lebih bagus jika aku bilang sama arif-kun" ucap momo dengan tampang jahilnya yang mengirim pesan suara ke pacarnya yang tengah masak

sementara di dapur

ting nong

terdengarlah bunyi hp arif yang bikin arif penasaran. dan rupanya pacarnya yang kirim pesan suara

"ada apa ya mo-chan mengirim pesan suara?" tanya arif yang kini menekan tombol play

"arif-kun, kayaknya si yura-senpai sama tsubaki-senpai sudah menyukai saji bahkan memanggilnya dengan suffiks -kun" ucap momo yang kini ada teriakan yura

"jangan diberitahu momo" ucap yura yang nampak menghentikan aksi momo

"malu tahu. cepat hapus" ucap tsubaki yang ada di pesan suara itu apalagi kedengaran suara jika momo bakal jatuh dan hpnya bakal jatuh juga jika tidak diselamatkan oleh sona dengan sihir esnya

sementara arif nampak menahan tawa akibat ulah kekasihnya sendiri malah kegajean yang terjadi di beranda kapal apalagi si momo nampak senang mengerjai 2 senpai yang suka tegas itu

"ada apa arif-kun?" tanya touta dan naruto

"si saji sudah dapat 2 pacar sekaligus" ucap arif yang bikin touta sama naruto ikut tersenyum

"wow sekali dayung 2 pulau terlampaui"ucap touta

"hee... siapa mereka?" tanya naruto

"wakil ketua OSIS kita sama si yura-senpai sudah jadian sama saji bahkan mereka berdua memanggil saji pakai suffiks-kun" ucap arif yang kini touta dan naruto semangat membuat makanan

"yooooshh... mari kita buat pesta hari jadian mereka" ucap touta yang dibalas anggukan naruto dan arif yang tengah bersemangat membuat makanan

di beranda kapal

tak klontang bwoosh kleng brak Arrrgghh

dan entah kenapa terdengarlah bunyi yang nyaring disana yang bikin semua menatap kearah jendela disana yang bikin semua tahu jika mereka tengah semangat

"kenapa dengan mereka bertiga?" tanya saji entah kepada siapa yang melihat suara seperti orang kesurupan atau orang kesetanan

"apa jangan-jangan" ucap tsubaki yang tahu jika dirinya sama yura sudah jadian sama saji sehingga mereka bertiga tengah bersemangat membuat makanan dan minuman layaknya orang kesetanan

'Momo...' batin tsubaki yang kini meliriknya tajam begitu juga dengan yura. sementara, momo yang tahu apa yang diperbuatnya malah cengengesan nggak jelas akibat ulahnya

tak menunggu lama akhirnya makanan tiba dan disana ada beberapa makanan terhidang disana. bahkan ada kare super enak dan bertuliskan selamat hari jadian untuk saji, tsubaki, dan yura. bahkan yang ada namanya disana malah merona

"kenapa.. makanlah kan enak" ucap touta yang akhirnya saji sama tsubaki dan yura mengambil makanan

"kenapa nggak makan dengan mesra sih? biasa aja kali" ucap naruto yang bikin saji sama tsubaki dan yura melirik kearah anggota osis yang lain. terlihat jika arif tengah disuapi oleh momo dan ruruko begitu juga sebaliknya apalagi touta bersama reya dan tomoe yang tengah bermesraan begitu juga naruto yang menyuapi sona dan membuat sona langsung melahapnya walau merona tipis tapi dia senang mendapatkan naruto yang nampak perhatian

lalu kakak mereka gimana? kalau mereka nampak menjahili arif bersama 2 teman absurdnya dan memasukkan makanan kemulutnya tanpa persetujuan pemiliknya bahkan berwajah tidak berdosa alias watados yang bikin arif mengejar mereka begitu juga dengan 2 teman absurdnya. dan terlihat ada begitu keceriaan disana

"nih makan" ucap tsubaki yang menyodorkan kentang kearah saji dan menunduk karena merona

"aku juga" ucap yura yang nampak merona dan melihat ke daerah lain

"ta-tapi kalian kang nggak harus seperti-"" sudah cepat lakukan" bentak tsubaki dan yura yang membuat saji mau nggak mau menerima suapan dari tsubaki dan yura

pada saat akan mau menyuapi saji tercetaklah kejahilan diwajah arif dan memfoto kemesraan antara saji, tsubaki, dan yura dimana tsubaki dan yura tengah menyuapi saji

jepret

akhirnya arifpun memfoto dan membagikan ke grup WA OSIS dan ada mosaic yang cukup manis dimana ada tulisan ' kemesraan yang sangat manis walau tidak terlihat' disertai garis love yang cukup besar dimana saji disuapi tsubaki dan yura

teng nong neng nong neng

bip bip bip

kriiing kriiing

dan akhirnya terdengar nada dering WA di semua hp anggota OSIS dan membuka Grupnya dan terpampanglah saji tengah disuapi oleh tsubaki dan yura apalagi ada mosaic yang cukup manis dimana ada tulisan ' kemesraan yang sangat manis walau tidak terlihat' disertai garis love yang cukup besar

"waduuh... ternyata ada yang lagi kasmaran nih" ucap arif yang ternyata pelaku yang memfoto dan membagikan kegrup WA

"Arif" ucap saji tsubaki dan yura bersamaan yang akhirnya saling lirik satu sama lain dan melihat kearah lain karena menahan malu luar biasa

"tuh ucapan juga bersamaan kayaknya pas banget jadi pasangan romantis" ledek arif yang bikin 3 orang itu merona semerah tomat

"ciee~ sudah jadian rupanya" goda touta kembali yang bikin rona saji, tsubaki, dan yura menjadi merah cabe

"sudahlah arif-kun. nanti kasmaran mereka rusak gara-gara kalian, lho" ledek momo dengan nada menggodanya kepada 3 orang yang udah jadian

"kurasa kita harus menyingkir dulu karena tidak mau disangka obat nyamuk dan anggap saja kami angin lalu atau tidak ada" ucap touta yang akhirnya bergeser 1 meter dari tempatnya

"BRENGSEK kalian. jangan bikin kami bertiga malu dong" umpat saji kearah arif dan touta

"lah malah dibelanya" ucap naruto dengan nada jahil yang bikin wajah saji memerah semerah tomat

"terus maunya dimana nih? di tempat sepi seperti dikamar tidur dan ingin bermesraan disana?" goda arif kepada saji

"hahahaha... biasa ajalah jangan malu gitu dong" ucap touta

"kan udah dikatakan sama si tuan tidak kompeten ini. anggap saja kami tidak ada" ucap arif yang membuat touta kesal jika dia dikatai tuan tidak kompeten

"jangan bilang aku tidak kompeten baka" ucap touta yang kesal diejek oleh arif

"sudahlah kita habiskan makan siang kita dulu" ucap sona

akhirnya merekapun makan kembali bahkan melihat kemesraan saji yang kini nampak menyuapi tsubaki dan yura walau nampak tidak terbiasa

"jika diberi bantuan dorongan dia mau ya?" bisik touta ke arif dan diangguk

"itu karena dia ingin dekat dengan perempuan tapi belum terbiasa. dan aku yakin dirinya bakal terbiasa" bisik arif

"apa yang kalian berdua bisikkan?" tanya saji yang rupanya juga mendengar pembicaraan itu dan pura-pura tidak mendengarnya

"tidak ada apa-apa kok, ne touta-kun" ucap arif yang menyeggol pinggang touta dan dibalas anggukan dari touta

"benar tidak ada apa-apa kok" ucap touta. padahal diri saji tahu apa yang dibilang oleh 2 pemuda itu

'jika mulai terbiasa ya' batin saji yang kini memandang awan dan langsung makan yang sempat tertunda

setelah makan dengan lahap akhirnya tibalah saat untuk tidur siang karena perjalanan tinggal 9 jam lagi. bahkan ketika tidur nampak jika ruruko tidur dipaha arif sementara momo tidur di bahu arif dan arif sendiri malah tidur selonjoran begitu juga dengan touta yang nasibnya sama persis dengan arif, kalau naruto dia tidur sambil meluk sona sedangkan saji dia tidur nyenyak serta dengkuran halus agar tidak membangunkan 2 kekasihnya dan 4 iblis liar itu malah tidur dengan posisi yang sama persis dengan arif namun bedannya yang centaurus itu malah tidur sambil meluk yang mantan minotaurus

dan ketika sore tiba kali ini terlihat anggota OSIS yang berada di kapal tengah memancing ikan yang entah sejak kapan ada kailnya

"hooammm~. sekarang udah jam 4 sore tinggal berapa jam lagi ya?" tanya arif entah kepada siapa yang membuat touta meliriknya sebentar apalagi mereka tengah memancing ikan

"kurasa ada sekitar 4 jam atau 3 jam lagi karena kita berangkat ketika jam pembelajaran sedang berlangsung" jawab touta

"arif-kun... mau minum?" ucap momo yang memperlihatkan jus jeruknya

"enaknya~ coba aku dong mo-chan" rujuk arif yang membuat momo maju dan memberikan jus jeruknya kearah arif

"nih coba aja dulu" ucap momo yang membuat arif langsung mencobanya sedikit dan membuat wajahnya nampak bahagia karena jus jeruknya enak

"enaak... siapa yang membuat, Mo-chan?" tanya arif dengan wajah bahagia

"aku sama ruko-chan yang membuatnya. daripada melamun nggak jelas makanya aku buat minuman ini apalagi cuaca masih panas" ucap momo yang bikin arif memeluknya dalam dekapan bahkan kelihatan jika momo lagi merona karena mendapat pelukan tiba-tiba

"terimakasih mo-chan kamu perhatian banget sama aku juga sama ruko-chan juga" ucap arif yang membuat semua malah menatapnya dengan senang bahkan tersenyum seperti saji

"nee gimana arif-kun minuman yang kami buat?" tanya ruruko yang sudah berada dibelakang momo apalagi ada jus jeruk miliknya

"sangat enak ruko-chan, aku harap kalian berdua mau jadi calon istriku dimasa depan" ucap frontal arif yang bikin wajah ruruko dan momo merona kembali. apalagi arif hanya minum sedikit jus jeruk yang enak dibuat oleh 2 pacarnya

"fiuuuu" siul touta yang bikin arif meliriknya

"enak banget ya nasibmu, bahkan minta mereka berdua menjadi calon istrimu. padahal, nikah aja belum" ledek touta

"berisik kau, dasar tidak kompeten" ucap arif yang bikin touta berkedut karena kesal mendengar ucapan nyeleneh sahabat anehnya atau lebih tepat disebut sahabat absurdnya

"temme..."

"sudahlah bagaimana hasil tangkapan kalian berdua?" tanya ruruko yang melerai perkelahian tidak jelas antara pemuda setengah botak dengan pemuda yang tidak kompeten

"oh kami baru dapat 5 ekor. makanya hari ini aku mau ingin dapet banyak ikan" ucap arif yang bikin ruruko paham karena jumlah orangnya sangat banyak

"geh... aku dapat ikan gede" ucap touta yang menarik tali pancingnya dengan sangat kuat yang membuat arif bersama yang lainnya melirik kearah touta yang berusaha menangkap ikan besar

"lihat kayaknya touta akan mendapatkan ikan yang gede" ucap naruto yang menunjuk kearah kail touta yang bergerak kesana kemari dan bisa dipastikan jika itu adalah ikan yang cukup gede

" Se...No" akhirnya toutapun menarik kalinya dengan sangat kuat yang menyebabkan keluar salah satu ikan yang sangat gede

"waahh... ikan apa ini?" tanya touta yang melihat ikan yang dia tangkap sejenis ikan pedang

"ikan pedang dikenal dengan nama ikan marlin. tapi kurasa yang ini sejenis remajanya yang kamu tangkap" ucap arif

"kalau yang gedenya seperti apa?" tanya touta penasaran

"kalau yang gedenya dia bisa mencapai tinggi 3 atau 4 meter lebih jika dia sudah dewasa tapi jika aku lihat nih ikan marlin ini panjangnya sudah 2 meter jadi dia masih remaja " ucap arif

lalu arifpun melirik kekailnya dan terlihat nampak bergerak dan berdesing keras yang bikin arif berlari kearah kailnya dan menarik kailnya dengan cepat serta mendorong kailnya dengan sangat kuat

"aku juga dapet ikan... kurasa ini ikan paling gede" ucap arif yang mendapatkan keberuntungan

"uoohh...kuso...tenaganya besar amat" ucap arif yang berusaha melawan kekuatan besar dari ikan yang cukup kuat apalagi bila dipastikan ikan yang arif dapat adalah ikan yang bertenaga banteng

"iya.. ikannya pasti cukup gede. lihat" ucap momo yang menunjuk kearah laut dan terlihat ada ikan yang berhasil arif tangkap

"hyaaaahh"teriak arif yang menarik kailnya dengan kuat dan menyebabkan salah satu ikan muncul dari permukaan apalagi panjangnya 1 meter

"ikan apa ini?" tanya naruto penasaran

"aku belum pernah melihat ikan ini" ucap sona yang melihat ikan yang arif tangkap. sedangkan arif dia nampak minum jus jeruk buatan 2 pacarnya karena lelah mengangkat ikan yang sangat gede apalagi dibantu oleh saji karena berat ikannya dikisar 100 kg. dan terlihat arif nampak duduk lemas dan berusaha mendapatkan nafas karena lelah apalagi ruruko nampak membuatkan jus jeruk yang paling gede dan dingin untuk arif karena capek yang diderita pacarnya

"haaah...gluk gluk...haaah...itu...ikan tuna sirip...hah...kuning" ucap arif yang nampak minum jus jeruk yang telah dibuat ruruko apalagi jus jeruk yang baru dibikin oleh ruruko dan momo. dan terlihat jika arif berada di dada momo dan kelihatan lelah karena tenaga ikan tuna sirip kuning tidak main-main apalagi tenaganya mirip seperti banteng dan terlihat jika momo tengah membaringkan kepala arif kedadanya sebagai bantal apalagi ruruko yang tengah mengipasinya

"kalau tuna sirip kuning kok nggak kelihatan warna kuningnya" ucap naruto

"coba kamu...hah...kamu lihat lagi biasanya ada bercak warna kuning...haaah...hah...hah..." racau arif yang nampak kelelahan

lalu semua memperhatikan secara seksama di tubuh ikan karena mereka tahu ikan tuna sirip kuning pasti ada bercak kuning yang kecil apalagi ukurannya hanya sebatas kuku yang baru dipotong

"apa yang disiripnya ini?" tanya naruto yang menunjuk sirip ikan tuna itu ada warna kuning dan dibalas anggukan arif

"benar itu adalah ikan tuna sirip kuning. salah satu ikan tuna yang dilindungi oleh undang-undang karena jumlah dari populasi ikan tuna sirip kuning itu mulai menipis" ucap arif

"memang kenapa dengan ikan tuna sirip kuning ini hingga harus dilindungi oleh undang-undang?" tanya naruto

"soalnya banyak orang yang berburu ikan tuna itu dalam jumlah yang tidak wajar sehingga populasi ikan tuna sirip kuning menurun drastis yang awalnya 500.000 kini menjadi 5.000 atau 8.000" jelas sona dan dibalas anggukan arif

"jadi begitu ya" ucap naruto yang tahu permasalahan ini karena dia juga paham mengenai ini

"tapi karena kita ambil satu yaa... kita bawa aja daripada tidak dimakan" sambung arif

"iya dan lagi bagaimana dengan yang kecil ini?" tanya naruto yang menunjuk ember touta dan arif yang berisi 3 atau 2 ikan didalamnya

"eii" ucap arif yang melempar ikannya langsung keudara yang membuat semua kaget dan terlihat jika ikannya sudah didalam laut

"buang saja mereka ke laut. gampang'kan? apalagi itu untuk penambahan populasi ikan disamudra sini dan lagi aturan kita pancing lepas yakninya kita memancing dan melepaskannya agar tidak ada kejadian yang aku bilang barusan" ucap arif yang bikin touta juga ikut menirunya dan membuat semua ikan hasil tangkapannya melayang keudara dan berada dilaut

"baiklah kita potong dulu ikannya" ucap arif yang kini berada didekat itu dan memotongnya layaknya sate dan untuk selama dalam perjalanan touta membawa bahan rempah yang cukup apalagi untuk buat makanan yang terkenal dari indonesia

akhirnya merekapun makan bareng disana dengan meriah bahkan 4 iblis liar yang sudah menjadi seorang kakak nampak begitu ceria karena mereka belum pernah mendapatkan liburan seperti ini

setelah 4 jam perjalanan akhirnya mereka sudah tiba di negara indonesia dan sekarang mereka telah berada di pelabuhan di yogyakarta dan lagi semua orang disana nampak berbinar-binar melihat keindahan yogyakarta apalagi mereka tibanya sudah malam sekali

"baiklah semuanya selamat datang di negara indonesia yang dikenal sebagai pulau mutiara" ucap arif

"iya disini nampak sangat indah. lalu bagaimana dengan tempat kita bakal menginap?" tanya sona mengenai tempat penginapan

" oh ya bagaimana kita tanya pada mobil itu?" tunjuk momo yang melihat ada sebuah angkot disana

"ayo kita kesana biar aku tanya kesupirnya sebentar" ucap arif yang kini semua anggota OSIS melangkah menuju mobil angkot disana

"ada apa nak?" tanya supir itu bahkan semua anggota OSIS tidak paham bahasa indonesia karena mereka tidak pernah belajar bahasa itu kecuali Arif yang nampak paham bahasa indonesia karena itu merupakan bahasa nasional didimensinya dahulu

"begini pak. kami mau mencari penginapan didekat sini. apa ada pak?" tanya arif

"oh kalau itu ada. lebih tepatnya berdekatan dengan pantai parangtritis. memang ada apa kalian semua nampak pergi kesana apalagi aku lihat kalian memakai baju sekolah?" tanya supir angkot itu yang melihat arif dan seluruh anggotanya berpakaian sekolah kecuali 4 kakak angkat mereka

"itu karena kami ada permintaan dari salah satu klien di provinsi ini pak. makanya, kami semua datang kesini apalagi kami berasal dari negara jepang" ucap arif

"jauh amat kalian perginya. lalu kenapa kamu bisa berbahasa indonesia?"tanya supir itu

"karena di sekolah saya harus menguasai minimal 2 atau 3 bahasa selain bahasa inggris. makanya saya paham dan lancar berbahasa indonesia walau tidak keseluruhan" bohong arif karena nggak mungkinkan dia mengatakan dia berasal dari dimensi lain yang bakal membuat supir angkot itu tidak percaya

"begitu ya"

"oh ya pak. apa di penginapan sana cukup murah?" tanya arif

"cukup murah kalau kalian pesan 1 kamar harganya minimal 100.000 rupiah begitu juga jika kalian pesan 2 sampai 4 kamar karena dilokasi sana memang sangat murah" ucap supir itu

"ya sudah kalau begitu. apa bapak bisa kasih tahu lokasinya dimana?" tanya arif dan dibalas anggukan supir itu

"tentu bisa. tempatnya di xxxx-xxxx-xxxx" seru supir itu

akhirnya semua bergegas dan pergi menuju lokasi yang ditujukan supir angkot itu. sesampainya di lokasi akhirnya arifpun membantu menurunkan barang milik teman-temannya dan miliknya apalagi dia tengah dibantu oleh Naruto, Sona, Tsubaki, dan Saji

"oh ya. bagaimana jika kita foto dulu?" tanya touta dan dibalas oleh anggukan dari arif

"boleh juga mungkin akan jadi momen indah nantinya" ucap arif

lalu arif mengambil kamera dan tripod lalu diapun kemudian mengambil kamera dan memasangkannya ke tripod. setelah pemasangan kamera ke tripod akhirnya arifpun menghidupkan kameranya dan mengatur waktu pemotretan disana

tit tit tit tit tit tit

dan akhirnya keluarlah bunyi dari kamera yang membuat arif berlari kesana bahkan berjajar rapi layaknya tim sepakbola

"ayo arif-kun cepat kesini" ucap momo yang menyuruh arif cepat ke tempat kawan-kawannya yang ingin memotret

"iya aku kesana" balas arif

"baiklah semua bilang chees" ucap arif

"chees" ucap arif bahkan dia sudah menutup matanya dan nyengir disana begitu juga yang lain yang juga tersenyum disana

jepret

akhirnya kamera itupun langsung memotret kejadian disana dimana semua anggota OSIS tersenyum dalam keadaan mata terpejam. lalu difoto kedua semua anggota OSIS nampak memberikan jempol karena mereka berada di kota yang indah

"hadeeh... capeknya" ucap naruto yang kini duduk di bangku karena mereka telah tiba di hotel murah apalagi duduknya dekat dengan TV mengenai berita terkini dan dirinya nampak menghembuskan nafas lelah dan untung ada kipas angin yang menambah kesejukan disana

"huuuuft... belum pernah aku secapek ini" ucap momo yang nampak mengselonjorkan kakinya yang nyaris kram

"iya. kamu benar momo-chan. apalagi perjalanan hampir memakan 10 jam lebih" ucap ruruko yang nampak menyetujui ucapan momo barusan

lalu mereka semua nampak melihat arif yang mengurus segala keperluan mereka apalagi terlihat jika arif memesan 4 kamar yang kasurnya cukup empuk dan besar apalagi mereka menginap hanya 1 hari saja

"tapi kalau kita lihat, kita terlalu bergantung kepada arif-kun apalagi bayar penginapan ini" ucap naruto

"iya kamu benar naruto-kun, dia nampak berusaha nyari kamar untuk kita semua. dan lagi dia nampak capek banget ngurus hal ini" ucap sona yang nampak menyetujui ucapan naruto dan mereka semua nampak menyetujui ucapan kaichou barusan karena mereka terlalu bergantung kepada arif yang notabenenya asli orang indonesia

"kayaknya aku terlalu berlebihan sampai lupa jika dirinya sudah terlalu capek" ucap touta yang nampak menyesal terhadap kelakuannya barusan yang ingin berfoto bersama yang lain

"kurasa itu tidak berlebihan deh apalagi kamu nampak senang berfoto" ucap arif yang membawa 4 buah kunci dan sudah berada didepan anggota OSIS yang bikin semuanya kaget karena mengurusnya cepat amat

"yo" sapa arif

"yo endasmu. cepat amat urusnya" ucap touta yang bikin arif tertawa melihat nasib touta yang tiba-tiba saja kaget melihat arif tiba-tiba muncul dihadapan teman-temannya

"hahahaha... karena kita akan istirahat apalagi kita belum makan malam" ucap arif yang nampak tertawa geli melihat kelakuan touta barusan

"lalu kita makan dimana? tempat makan saja pada tutup lho" ucap naruto

"kita lihat saja nanti diluar manatahu ada makanan yang berharga murah. karena kita hanya mendapatkan tiket untuk sarapan pagi saja" ucap arif yang dibalas anggukan dari yang lain

lalu arifpun membagikan kunci itu kepada touta, naruto, dan saji karena arif mempercayakan itu kepada mereka. lalu mengenai pembagian kamar sudah arif bagi dimana kamar satu diisi oleh naruto, sona, dan Arni. lalu kamar 2 diisi oleh saji, tsubaki dan yura, lalu kamar tiga diisi oleh arif, momo,ruruko, viser, dan nina (manusia setengah kuda alias centaurus) , dan kamar terakhir diisi oleh touta, reya, tomoe, dan kina( manusia setengah minotaurus)

setelah mereka memasukkan barang-barang ke kamar akhirnya mereka mengunci kamar mereka dan berangkat untuk mencari jajanan di luar. dan tak lama kemudian mereka akhirnya menemukan sebuah kedai yang bisa dikatakan berisi makanan dan jajanan yang sangat murah

"permisi pak" ucap arif yang masuk diiringi oleh anggota OSIS yang lain juga 2 teman absurdnya dan 4 kakak perempuannya dan untung mereka menyembunyikan aura iblis mereka karena mereka berada didunia manusia

"ya.. kalian mau pesan apa?" tanya penjual itu dengan ramah

"memang disini jual apa pak?"

" ada sate, ada kopi, ada teh, ada nasi goreng, dan cappucino" ucap penjual kedai itu

"kalian mau pesan apa?" tanya arif yang melirik ke kelompok sona dan 4 kakak perempuannya

"aku sama yang lain pesan nasi goreng kalau minuman mungkin aku dan yang lain pesan teh manis" ucap touta

"kami semua pesan nasi goreng sama teh manis dan minuman saya cappucino pak" ucap arif yang memesan makanan dan minuman

"baiklah segera datang" ucap pemilik kedai itu

"oh ya kalian memang ngapain kesini. soalnya aku jarang melihat siswa dan siswi memakai pakaian sekolah, kecuali 4 orang yang aku kenal sebagai kakak kalian" tanya pemilik kedai itu

"oh itu karena kami mendapatkan undangan untuk bertemu dengan klien pak di yogyakarta ini apalagi kami semua berasal dari jepang" ucap arif yang bikin pemilik kedai itu kaget bukan kepalang

"jauh amat perginya"

"ya begitulah"

"lalu kenapa yang lain nampak diam saja?" tanya pemilik kedai itu

"oh... itu karena kami baru belajar bahasa indonesia dan mereka semua juga termasuk orang yang mempelajari bahasa indonesia karena mereka belum mengerti, benar nggak touta?" tanya arif yang menyenggol pinggang touta

"itu benar... pak kami semua baru belajar" ucap touta walau dalam pembelajaran bahasa masih agak kurang

"begitu ya... berjuanglah kalian untuk mempelajarinya ya" ucap bapak itu

"iya" ucap arif. Karena dia telah berhasil membohongi pemilik kedai itu. Jika dia mengatakan hal yang sebenarnya bahwa dia berasal dari dimensi lain yang mana dia juga asli orang Indonesia pasti dikira orang gila

lalu makanan yang dipesanpun akhirnya tiba begitu juga dengan minumannya apalagi pesanan arif berupa cappucino

"ini pesanan kalian silahkan dinikmati" ucap pemilik kedai itu

"terima kasih pak.. oh ya pak kenapa dikedai ini sangat sepi ya? biasanya tempat ini sangat rame apalagi karena pengunjungnya sangat banyak" tanya arif untuk mengorek informasi

"itu karena pada saat aku membuka kedai ini 1 bulan yang lalu pernah terjadi penampakan Nyi Roro Kidul di cermin tempat wc yang dekat dengan sini. itu belum seberapa 2 minggu yang lalu pernah salah satu orang muntah darah dan isinya berupa kaca pecah bahkan mereka mengatakan tempatku ini tempat nyi roro kidul" ucap pemilik kedai itu

"maksudnya ratu pantai selatan?" tanya arif dan dibalas anggukan dari pemilik kedai itu apalagi anggota OSIS nampak makan dan masih memperhatikan ucapan antara arif sama pemilik kedai itu

"iya... karena kejadian itu pulalah pelangganku banyak yang sepi"

"bukannya dilegenda itu mengatakan jangan pernah pakai baju hijau atau jangan pernah menatap kearah nya jika dia naik kereta kencana?" tanya arif dan dibalas gelengan dari pemilik kedai itu

"sayangnya tidak. bahkan, orang yang memakai baju lain selain baju hijau mendapat kejadian serupa" ucap pemilik kedai bahkan momo dan ruruko nampak memasang wajah takut karena mendengar kalimat terakhir dimana pelanggan bapak itu muntah darah namun isi yang keluar berupa kaca beling

'kalau begitu ini semacam penyerangan aku tidak yakin mengenai ini. apalagi legenda atau mitosnya hanya 2 itu saja yang aku tahu'

"apa pada saat itu orang yang tidak pernah pakai baju hijau pernah pakai baju hijau?" tanya arif

"maksudnya apa arif?" tanya touta

"begini kita memang dilarang memakai baju hijau karena akan mendapatkan masalah. tapi dari yang aku tahu pasti salah satu diantara pelanggan bapak ini pernah memakai baju hijau sebelumnya karena mereka tidak pernah memakai baju hijau dimalam hari" ucap arif

"kurasa ada satu. tepatnya 2 minggu yang lalu itu juga. mereka juga pernah memakai baju hijau dikedaiku ini"

"memang bukanya jam berapa pak?" tanya arif

"jam 8 pagi sampai jam 11 malam nak"

"apa sudah bapak cegah?"

"sudah tapi mereka tidak percaya akan legenda ini apalagi mitosnya itu yang kamu katakan" ucap pemilik kedai itu

setelah makan dan berbincang sebentar untuk mengorek informasi mengenai ratu pantai selatan akhirnya arif beserta seluruh anggota OSIS dan 4 kakak perempuannya nampak pergi menuju hotel lagi

"aku tidak menyangka jika bapak itu mendapatkan musibah seperti itu bahkan sampai tempat jualannya saja sepi sekali" ucap naruto

"iya... aku juga tidak menyangka apalagi baru kejadiannya 1 bulan yang lalu" ucap arif

"lalu informasi apa yang kamu dapatkan?"

"kalau informasi itu yang aku dapat biasanya nyi roro kidul muncul biasanya hanya melalui cermin apalagi jika orang itu sendiri dan lagi aku pernah nanya ke bapak itu lokasinya memang disini tempatnya apalagi dekat dengan pantai" ucap arif

"iya juga sih.. tapi kayaknya ada yang janggal deh apalagi dari ceritamu itu"

"memang apanya?"

"bukannya orang yang habis muntah darah isi kaca beling itu harusnya mati? tapi kenapa orang itu nggak mati?"

"kurasa itu hanya peringatan atau gertakan saja dari nyi roro kidul" ucap arif

"oh ya nanti jika aku dapat info baru baik itu malam atau pagi nanti aku kabarkan ke kamar kalian pada saat itu juga dan bersiap-siap saja, ok?" sambung arif

"memang kenapa?" tanya touta

"kalau aku seandainya ada kabar terbaru mengenai cerita itu seperti bertemu nyi roro kidul dicermin aku akan menanyakannya nanti" ucap arif

lalu sesampainya dihotel dan dikamar masing-masing akhirnya seluruh anggota OSIS berganti pakaian dengan baju piyama dan tidur langsung. apalagi arif tidurnya nampak seperti disusui dimana mulutnya berada di oppai momo atau di oppai ruruko karena dirinya kesulitan tidur. dan nampak jika 2 pacar arif tengan menahan desahannya agar bunyi suaranya tidak membangunkan kakak arif yang masih berstatus sebagai iblis liar

arif pov

lalu akupun tiba-tiba melepaskan emutanku didada pacarku dan berjalan ke arah wc dekat kamar. Ketika aku sampai disana aku dikagetkan ketika dicermin itu ada wajah sosok disana ketika aku lihat dibelakang tidak ada dan rupanya memang benar jika ada penampakan di cermin apalagi dihotel dan aku takut jika didepanku ini nyi roro kidul

Dan satu hal lagi. Aku sebelas duabelas dengan si kuning tai itu karena aku dan dia sama-sama takut dengan hantu

"permisi kamu siapa ya?" tanyaku dengan sopan walau diriku tengah ketakutan namun aku tahan

"perkenalkan namaku nyi blorong anak dari nyi roro kidul" ucap perempuan itu yang dikenal nyi blorong yang bikin aku mendesah lega karena bukan nyi roro kidul yang muncul

"memang ada apa kakak sampai menemuiku?" tanyaku yang entah angin apa memanggil nyi blorong dengan sebutan 'kakak' sehingga nampak jika wajah nyi blorong nampak tersipu mendengar ucapanku yang memanggil dirinya sebagai kakak apalagi dirinya belum pernah dipanggil kakak oleh siapapun

"etto... apa benar kalian dari akademi kuoh di jepang?" tanya nyi blorong apalagi dengan wajah malu-malu yang menambah kesan imut

'kawaii amat cung.' batinku yang entah kenapa ingin memukul kepalaku di tembok jika ini mimpi apalagi wajah nyi blorong manis sekali seperti momo-chan dan ruruko-chan

"iya itu memang kami. memang ada masalah apa hingga kakak memanggil kami?"

"kami ada masalah serius. sebentar lagi akan ada perang di negeri ibundaku" ucap nyi blorong yang bikin aku kaget seketika. apalagi mendengar kata perang di indonesia

"apa maksud kakak dengan perang?" tanyaku yang nampak kaget karena perang ini bukan perang biasa

"perang akan terjadi dinegeri ibundaku dimana ibundaku akan melawan mak lampir dan gandasura" ucap nyi blorong yang bikin aku kaget luar biasa mendengar ucapan dari nyi blorong. melawan 2 orang yang dikenal dengan memiliki kekuatan menyamai madara uchiha dan melawan salah satu bawahannya yang memiliki keabadian seperti phenex?! ok aku bersumpah jika lawanku ini adalah lawan yang terberat ketimbang para dark rider yang aku bantai kemarin

"baiklah aku akan akan mengabarkan ini kepada anggota OSIS yang lain dan lagi bisakah kakak menunggu satu hari saja?" tanyaku yang dibalas tatapan heran olehnya mengingat dirinya harus menunggu

"memang kenapa?" tanya nyi blorong

"kalau sekarang aku tidak mau warga di kota ini berpikiran kami menghilang ditelan bumi atau kejadian aneh lainnya. mungkin kakak bisa menjemput kami di pantai parangtritis langsung pada saat malam hari" ucapku

"baiklah akan kakak tunggu kalian sebab pertempuran akan terjadi 3 hari dari sekarang" ucap nyi blorong

"oh ya kak. jika kakak ingin menghubungi kami. hubungi aja lewat cermin seperti biasa. atau di kaca riasan agar kami semua tahu" ucapku yang dibalas anggukannya

akhirnya nyi blorong menghilang dari cermin sana dan akupun mencubit pipiku jika yang aku lihat barusan adalah mimpi dan ternyata setelah aku cibut rupanya itu tidak mimpi. setelah aku keluar dari WC aku melihat 2 pacarku sama 2 kakak perempuanku bangun dari tidurnya

"ada apa sehingga kalian semua pada bangun?" tanyaku yang melirik kearah 2 kakakku dan 2 pacarku

"barusan kamu bicara sama siapa?" tanya momo

"aku baru saja berbicara dengan anak nyi roro kidul" ucapku yang membuat mereka kaget jika diriku bertemu anak nyi roro kidul

"memang apa yang dia inginkan padamu? apa kamu tidak dibunuh atau segala macamkan?" tanya ruruko bertubi-tubi apalagi dia nampak cemas denganku jika nyi blorong mendengar ini mungkin dia akan kesal jika dirinya dituduh membunuh pacarnya momo dan ruruko

"dia tidak ingin apa-apa kok. dan lagi aku tidak dibunuhnya"

"memang apa yang dia tanya?" tanya momo

"dia hanya menanyakan apa aku berasal dari akademi kuoh lalu akupun membalas mengangguk. lalu saat aku tanya apa masalahnya ternyata negeri ini akan terjadi perang dalam waktu 3 hari untuk itu aku menyuruh nyi blorong untuk menunggu agar semua warga disini tidak kaget jika kita menghilang seperti ditelan bumi dan jika dia ingin menghubungiku atau kita semua dia harus menghubungi di cermin atau di kaca riasan" jelasku yang membuat mereka kaget karena ditempat ini akan ada perang apalagi akan dimulai dalam 3 hari

"apa kita harus menghubungi yang lain?" tanya viser dan aku balas berupa gelengan

"untuk hari ini kita tidak boleh menghubungi mereka karena mereka cukup lelah apalagi perjalanan kita yang memakan hampir 10 jam perjalanan. kurasa besok pagi kita akan mengabarkan ini kepada kaichou dan yang lainnya" jelasku yang bikin semua paham

arif pov end

akhirnya arifpun kembali tidur namun masih sama seperti dikejadian belum ke wc dimana si arif masih mengemut oppai momo atau ruruko karena kesulitan tidur. apalagi tingkahnya mirip seperti bayi besar dan 2 pacarnya tidak mempermasalahkan apa yang arif lakukan karena yang pasti pacarnya akan mempertanggungjawabkannya

TBC

baiklah gan mungkin segini untuk chapter 4 dan lagi aku senang entah karena apa jika misinya berada di indonesia. dan untuk chapter 5 akan ada pembaharuan dari sihir yang akan aku gunakan pada saat latihan berat yang aku lakukan bersama 2 temanku. jadi sihir yang power of destruction akan diganti dengan sihir air dan es milik klan sitri nantinya. oh ya jangan lupa sertakan kritik dan saran untuk ffn ini agar makin menarik dan saya selaku author tidak menerima flame yang tidak ada alasan logis seperti mengatakan ffnku ini sampahlah atau sebagainya. jika kalian bisa membuatnya, buktikan dari perbuatan kalian mampu nggak kalian buat ffn yang menarik jangan asal ngomong seperti anjing yang menggonggong nggak jelas. sekian terima kasih

Sekarang masuk ke Review

Guest : Nolep dalam artian tidak ada hal yang bisa dilakukan selain menulis fanfic dan nonton video anime musim baru

Azainagamasa53 : Kick Hopper mungkin agak lama. Karena dia bakalan ane masukkin di chapter pertarungan legendaris yakni dengan judul Petualangan antara ranger and Rider VS all Dark rider and monster

arif4342 logout-====