yo agan semua balik dengan saya Author Arif4342. nah kali ini kita akan masuk ke bagian pertempuran dan pertarungan dari cerita "The Power of Three Rider". nah daripada gue jelasin panjang kali lebar yuk kita lihat langsung ceritanya

Synopsis: menceritakan seorang author yang memiliki kehidupan serba biasa. Namun, bagaimana jika dirinya berada didunia dxd bersama 2 orang yang berasal dari dimensi yang berbeda dan dipilih oleh kami-sama sebagai kamen rider selanjutnya

Pair: Arif Rahman X Nimura Ruruko X Momo Hanakai
Konoe Touta X Reya Kusaka X Tomoe Meguri
Naruto Uzumaki X Sona Sitri
Saji Genshirou X Tsubaki Shinra X Tsubasa Yura

RATE : M

Disclaimer: naruto, highschool dxd, kamen rider dan uq holder mahou sensei negima bukan milik saya karena saya hanya meminjam karakternya

WARN: ooc, abal-abal, eyd amburadul, dll

chapter 7 : Pertempuran dan Pertarungan

keesokan pagi harinya. Kini tim OSIS bersiap-siap dengan pertempuran dan pertarungan gila mereka dimana mereka akan menghadapi 2 makhluk terkuat yang setara dengan Madara Uchiha dan Raiser Phenex yang dikenal makhluk yang memiliki generasi yang sama persis

dan kini 3 orang pemuda yang baru bangun dari tidur panjangnya kini tengah melamun karena mereka tengah memikirkan ucapan kami-sama yang masuk melalui mimpi mereka. dan mereka adalah tokoh utama dalam fic ini yang bernama Konoe Touta, Uzumaki Naruto, dan Arif Rahman

mereka dikenal 3 serangkai karena baik dimanapun dan kapanpun mereka selalu berkumpul bertiga jika tidak ikut kegiatan klub manapun karena mereka saat ini berpenampilan culun

Flashback on

didalam mimpi terlihat 3 orang pemuda berada di alam kematian entah karena apa. Bahkan mereka bertiga sangat bingung sekali. ada apa hingga mereka dipanggil ke alam kematian pikir Naruto, Arif, dan Touta

dan tak lama kemudian cahaya besar itu datang menghampiri Naruto, Arif, dan Touta yang membuat mereka bersujud langsung

"angkat kepala kalian. Wahai para rider" ucap kami-sama sehingga mereka bertiga mengangkat kepala mereka

"apa kalian tahu kenapa aku memanggil kalian kesini walau kalian masih tertidur ?" tanya kami-sama dan dibalas gelengan dari Naruto, Arif, dan Touta

"sesungguhnya aku memberikan kejutan yang menggembirakan kalian. Karena kalian bertiga akan memiliki ibu baru kalian" sambung kami-sama yang membuat mereka bertiga kaget. mendapatkan ibu baru? pikir mereka

"Naruto Uzumaki ibu kamu yang baru untuk menggantikan ibumu yang meninggal adalah ini" ucap kami-sama yang memperlihatkan wujud dari perempuan berambut pink dan memiliki mata biru kehijauan apalagi sepasang oppai yang sebesar buah melon

"di-dia akan menjadi ibuku?" tanya Naruto gagap karena dia mendapatkan ibu yang sangat manis

"benar. Namanya adalah Akashiya Moka. Dia akan menjadi ibu penggantimu karena kamu telah kehilangan seorang ibu didunia elementalmu" ucap Kami-sama yang membuat Naruto mengeluarkan liquid bening dari pelupuk matanya

"perkenalkan. namaku Akashiya Moka. Mulai sekarang aku akan menjadi ibu kamu. Dan tolong bimbinglah aku menjadi ibu yang baik untukmu" ucap perempuan itu yang bernama Akashiya Moka. dan kini Naruto ingin mengeluarkan tangisannya melalui ibu barunya

"okaerinasai. Okaerinasai... Okaa-chan.. hiks..hiks" dan akhirnya Narutopun menangis dipelukan Moka dan membuat Moka kaget melihatnya. Namun, kekagetan Moka terganti dengan wajah tersenyum senang karena Naruto menerimanya dengan tangan terbuka

Arif dan Touta yang melihat kesenangan Naruto yang mendapatkan ibu baru malah terharu melihatnya. Dan mereka cukup senang karena orang yang telah kehilangan ibunya bisa mendapatkan ibu pengganti yang sangat pantas

"dan untukmu Konoe Touta. ini adalah ibu penggantimu" ucap Kami-sama yang memperlihatkan wujud perempuan yang memakai baju seperti penyihir, memiliki rambut perak, dan memiliki sepasang mata yang berwarna biru laut yang menampakkan kesan seindah berada dilautan, serta memiliki sepasang aset yang sebesar buah melon

"E-eh.. dia akan menjadi ibuku?" tanya kaget Touta

"ya dan dia akan menjadi ibu penggantimu sebab kamu sudah kehilangan seorang ibu ketika habis kecelakaan mobil" jawab kami-sama serta menjawab pertanyaan selanjutnya dari Touta

"perkenalkan namaku Meteora. Bimbinglah aku menjadi seorang ibu yang baik untukmu, Touta-kun" ucap Meteora dan berhasil membuat Touta kehilangan kata-kata

dan tanpa sadar Touta mengeluarkan derai air mata karena dia menginginkan kasih sayang seorang ibu yang selama ini dia inginkan. Lalu Arifpun yang berada di sebelah Touta menepuk bahunya sehingga Toutapun melirik ke arah siapa yang memukul bahunya

"pergilah ke sana untuk menemui ibu kamu" ucap sang pelaku yang bernama Arif Rahman sehingga Touta berlari dan memeluk Meteora karena dia ingin ada seorang ibu yang berada di sebelahnya

'enaknya mereka. mereka sudah mendapatkan ibu pengganti yang baik. Dan sekarang aku sebagai teman dan sahabat mereka senang sekali walau terasa ada kepedihan di hati. Tapi apa gunanya aku cemburu dan iri ngelihat ini ? toh tidak ada gunanya' batin Arif yang melihat suasana yang begitu haru dimana Touta memeluk Meteora dengan sukacita begitu juga Naruto dengan Moka bahkan Arif nampak mengeluarkan air mata yang begitu deras karena ada suasana hangat disana apalagi dia membutuhkan sosok ibu saat ini

dan tak lama kemudian Kami-sama berbicara kepada Arif yang melihat suasana haru disekitar Touta dan Naruto

"Dan untukmu, Arif Rahman. meskipun aku tidak bisa membawa ibumu ke dunia sini karena aturan disini sangatlah mutlak, maka sebagai pengganti ibumu. Aku berikan ini sebagai pengganti ibumu" ucap Kami-sama yang memperlihatkan perempuan yang sangat manis tak terkira dimana memiliki rambut berwarna pink ikat twintail dengan pita kuning dan mata yang berwarna merah darah, serta memiliki aset yang sama dengan 2 perempuan disana

dan yang membuat Arif kaget adalah perempuan itu akan menjadi ibunya walau kelihatan sangat muda sekali yang berkisar 25 tahunan

"namanya Stella Vermillon. Dia akan menjadi ibu penggantimu disana" ucap Kami-sama yang membuat Arif kaget serta tidak bisa menghilangkan derai air matanya

"perkenalkan namaku Stella Vermillon. mohon bimbinglah aku menjadi ibu yang baik untukmu" ucap perempuan itu yang bernama Stella yang membuat Arif tidak tahan untuk memeluk Stella. Dan lagi air matanya tidak bisa dia bendung dan berakhir dimana dia berlari menuju Stella

lalu Arifpun berlari dan memeluk Stella karena dia sangat merindukan sesosok ibu walau dia telah kehilangan ibunya akibat reinkarnasi didunia DXD tapi dia tetap merindukan seorang ibu. Stella yang melihat dirinya dipeluk tiba-tiba langsung kaget. Namun, kekagetannya terganti dengan wajah tersenyumnya karena dia akan menjadi seorang ibu

"dan nanti kalian akan bertemu dengan ibu kalian entah kapan. Karena didunia sana masih terjadi konflik" ucap kami-sama sehingga Arif, Touta, dan Naruto mengangguk mendengar penuturan kami-sama karena mereka akan bertemu dengan ibu mereka entah kapan terjadinya

dan pada saat suasana senang terjadi, tiba-tiba tubuh Meteora, Stella, dan Moka bercahaya yang membuat mereka bertiga kaget

"ke-kenapa tubuh kaa-chan bercahaya?" tanya Naruto karena dia tidak mau berpisah dengan sang ibu yang bernama Moka. Moka yang melihat tubuhnya yang bercahaya nampak terkikik melihat kekhawatiran Naruto yang jarang dia dapatkan karena didimensi miliknya, dia jarang mendapatkan kekhawatiran kecuali dari sang adik yang mengalami penyakit siscon yang bernama Cocoa

"hehe.. Mungkin ini salam perpisahan. Tapi, jangan menangis ya karena kita pasti akan bertemu entah kapan waktunya mempertemukan kita" ucap Moka sehingga Naruto hanya bisa mengangguk mengerti dengan ucapan dari Moka a.k.a. kaa-channya

"hmm.. aku mengerti kaa-chan" ucap Naruto walau ada rasa tidak rela kehilangan ibunya yang terlihat jelas dari Moka yang melihat ekspresi dari Naruto

"hei.. Jangan nangis, masa jagoan kaa-chan harus menangis sih melihat kepergian ibunya" celetuk Moka yang entah kenapa tiba-tiba menggoda Naruto

"aku akan menunggu kepulanganmu, kaa-chan" ucap Naruto sehingga dibalas senyum teduh dari Moka yang membuat wajah Naruto tidak bisa melepas dari senyum indah Moka alias ibu barunya

Flashback off

Setelah terbangun dari mimpi yang membuat mereka bertiga kaget karena seolah-olah seperti benar-benar terjadi, kini mereka pemanasan karena hari ini adalah hari dimana pasukan Mak Lampir dan Gandasura datang untuk menghancurkan daerah Yogyakarta

dan kini terlihat jika Arif, Touta, dan Naruto berada di garis depan sedangkan anggota OSIS berada di belakang. awalnya sempat ditolak oleh Sona karena lawan mereka sangat berbahaya. Namun, karena berhasil diyakinkan oleh Arif karena tahu sekuat apa Naruto dan teman-temannya akhirnya dia merelakan kekasihnya pergi bertempur

"oii.. pasukan Mak Lampir dan Gandasura sudah hampir tiba" ucap salah satu prajurit sehingga Touta, Naruto, dan Arif bersiap-siap untuk pertarungan dan pertempuran yang sangat gila

tak berselang lama pasukan Gandasura dan Mak Lampir akhirnya tiba dan berdiri di depan gerbang dekat Arif dan 2 temannya berada

"akhirnya kalian berdua tiba juga" ucap Arif sarkas

"eeehehehe.. mana mungkin kami akan melupakan pertarungan dan pertempuran ini melawan bocah kunyuk macam kalian bertiga" ucap Mak Lampir yang mengejek Arif. Sedangkan Arif dia nampak biasa-biasa saja karena apa gunanya mendengar hal itu dari orang gila

berbeda dengan peerage Sona. mereka nampak marah dan ingin mencincang 2 orang kuat itu karena telah berani menghina teman yang mereka punya apalagi berharga. Apalagi Momo dan Ruruko, mereka berdua tidak terima jika kekasih mereka dihina karena kekasih mereka sudah mengemban tugas yang cukup berat

"heh. Untuk apa aku mendengarkan ocehanmu itu karena kau adalah manusia yang paling memalukan" ucap Naruto

"itu hanya kalian saja yang sangat memalukan" ucap Gandasura yang berada di sebelah Mak Lampir

"hadehh... Naruto-kun, lu jangan bilang kek gitu. mereka mungkin tampak memalukan tapi urat memalukannya sudah hilang seperti si manusia berkutil itu. Dia hanya pakai dedaunan saja untuk melindungi organ kelaminnya, sedangkan nenek sihir itu hanya pakai pakaian transparan" ucap Arif

"mungkin dia pakai itu karena dia tidak punya suami atau dia lagi ngejomblo seumur hidup" sambung Touta

"bisa jadi"

mendengar ejekan dengan kalimat super menghina membuat Nyi Roro Kidul beserta keluarga nampak tertawa begitu juga dengan peerage Sona dan Sona. Mereka tidak bisa menahan tawanya agar suaranya tidak keluar akibat kalimat yang diucapkan yang super menghina itu apalagi 4 kakaknya yang menjadi pendukung yang juga tertawa terbahak-bahak mendengarnya

"Pffft... manusia berkutil hanya memakai dedaunan saja untuk melindungi kelaminnya?" tanya Saji yang nampak berusaha menahan tawanya. bahkan dia sempat membungkuk karena tidak kuasa menahan tawanya itu

"lalu nenek sihir yang menggunakan pakaian transparan karena dia tidak memiliki pasangan? Alasan macam apa itu?" tanya Momo yang entah kenapa awalnya serius kini berusaha menahan tawa, namun tidak bisa sehingga dia tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan kekasihnya yang super menghina yang ditujukan kepada Mak Lampir dan Gandasura

"sialan lu pada. ngehina gue lagi. aku masih memiliki kekasih" ucap tak terima Mak Lampir yang nampak OOC

"si manusia berkutil itu?" tanya Arif polos kepada Mak Lampir

"bukan"

"kalau bukan manusia berkutil itu? terus siapa dong. kan nggak mungkin mencari pasangan yang kelihatan seperti kuda" ucap Arif yang bikin semua prajurit beserta keluarga Nyi Roro kidul tertawa cekikikan mendengarnya

dan jangankan ucapan itu. seluruh peerage Sona malah ketawa terbahak-bahak mendengarnya karena pasangan Mak Lampir adalah seekor kuda. Entah seperti apa wajah dari anaknya nanti jika dia sudah menikah dan punya anak

"hahaha... alamak aku tidak bisa berhenti tertawa" ucap Sona yang tertawa terbahak-bahak karena mak lampir dihina layaknya sampah

"bocah edan... Gandasura kita hajar bocah kunyuk ini" titah Mak Lampir

buak brak brak dhuar

baru mau melangkah kesana, mereka malah mendapatkan ciuman mesra dari sepatu dan kini mereka mereka melayang menuju bebatuan dan menabraknya dengan keras sehingga mereka berdua duduk lemes

dan pelakunya adalah Touta karena dia sudah menguap bosan mendengar celotehan yang menurutnya sangat membosankan

"huaaamm... aku ngantuk bisa kita percepat saja? aku sudah muak mendengar ucapan aneh itu" ucap Touta dengan sarkas yang membuat Mak Lampir tersulut emosinya akibat kalimat sarkas dari Touta

"sialan kau bocah. Akan akuu hanguskan kalian beserta isi kerajaan ini" ucap Mak Lampir

"seakan kau pandai membunuh kami saja. Buktikan dari tindakan bukan ucapan bualan" ucap Arif karena dia sudah muak mendengar ucapan saja yang bagus tapi tindakan nol besar

contoh yang bikin dia muak adalah mantan anggota klubnya yang merupakan pemegang salah satu longinus dari 13 longinus yang memiliki kekuatan pembunuh tuhan yang bernama Boosted Gear. Salah satu longinus dimana sacred gear itu bisa menambah berkali-kali lipat setiap 10 detik bahkan kekuatannya hampir setara maou bahkan sacred gearnya itu dikatakan tipe longinus karena ada seekor naga yang mendiaminya

mendengarnya saja dia sudah sangat muak. Kenapa? karena orang itu hanya memiliki bualan dan tidak memiliki tindakan. dan bukti itu diperkuat ketika melawan salah satu dark rider saja tidak becus karena dia hanya mengandalkan Dragon Shot sehingga serangan dia mudah dipatahkan oleh musuh Kamen Rider Ryuuki yakninya Ryuuga

"banyak bacot. serang mereka bertiga" titah Mak Lampir sehingga seluruh prajurit dan bawahan dari Mak Lampir menyerang mereka diikuti oleh Gandasura

dan kini terjadilah pertempuran antara tim sona VS tim Mak Lampir

lalu Arifpun mundur beberapa langkah dari sana sehingga Gandasura berlari mengincarnya . tak lama kemudian Gandasura melayangkan tinjunya namun berhasil ditahan oleh Arif dengan mengadu tinjunya

tak buang kesempatan karena Gandasura lengah, Arif melayangkan tinju bertenaga petirnya kearah pinggang Gandasura sehingga kelihatan jika Gandasura kejang-kejang akibat pukulan petir yang diterimanya dari Arif

sementara Touta menghadapi para bawahannya Mak Lampir dengan karena dia disuruh oleh Arif sebelum pertempuran itu

Flashback on

ketika pagi tiba nampaklah jika Arif nampak memikirkan mengenai rencananya karena dia tahu, tidak mungkin para prajurit Nyi Roro Kidul mampu mengalahkan bawahannya Mak Lampir apalagi dalam informasi yang dia dapat dari Nyi Blorong, orang yang sudah dia anggap sebagai kakaknya mengatakan jika Mak Lampir telah mempengaruhi beberapa orang penting di kerajaan Nyi Lanjar

dan yang bikin Arif kaget adalah orang yang dipengaruhi oleh Mak Lampir itu adalah kakaknya Nyi Blorong sehingga Arif nampak murka mendengarnya

"ada apa Arif-kun? pagi-pagi gini kamu nampak melamun?" tanya Touta yang baru bangun dari tidurnya sehingga Arif meliriknya karena dia nampak ditanya

"aku lagi memikirkan rencana yang aku buat"

"memang ada apa dengan rencanamu?" tanya Touta

"begini aku ingin mengubah rencana A kita. aku sama Naruto tetap melawan Mak Lampir dan Gandasura sementara kamu hanya bertugas melawan bawahannya Mak Lampir"

"memang kenapa dengan rencana A sebelumnya yang tiba-tiba kamu ubah?" tanya Touta

"apa kamu ingat dengan ucapan Nyi Blorong yang merupakan anak dari Nyi Roro Kidul?" tanya Arif balik dan dibalas anggukan Touta

"aku ingat katanya. beberapa orang penting disana berhasil dipengaruhi oleh Mak Lampir sehingga orang-orang tersebut kini menjadi bawahannya"

"iya. Dan itu juga termasuk kakaknya Nyi Blorong harus terhipnotis juga dan terkena sihir dari Mak Lampir dan lagi kamu tahukan tugasmu selanjutnya dari ceritaku ini?" tanya Arif dan dibalas anggukan Touta

"membuat mereka pingsan sehingga mereka tidak bisa terhipnotis kembali, begitu?" tanya Touta dan dibalas anggukan dari Arif

"iya. usahakan hanya mengenai bagian vital saja seperti bagian tengkuk dan perutnya dengan kuat sehingga mereka mudah pingsan" ucap Arif sehingga Touta nampak memikirkan tugas barunya

"Tapi bisa kamu kasih tahu nggak alasan kenapa aku harus melakukan hal gila ini?" tanya Touta dan dibalas anggukan dari Arif karena dia tahu jika Mak Lampir pasti akan membawa orang 'itu'

"karena dari yang aku jelaskan bisa jadi Mak Lampir maupun Gandasura harus membawa beberapa orang penting dari kerajaan milik kakaknya Nyi Roro Kidul. salah satunya adalah Nyi Rara karena dia adalah kakak sepupu dari Nyi Blorong"

"begitu.. tapi ada baiknya kita mengatakan ini kepada semua orang agar mereka tidak kaget dengan perubahan rencana ini olehmu apalagi kamu tahukan selanjutnya jika aku tiba-tiba menyerang Nyi Rara?"

"iya dan rencananya akan aku umumkan ketika kita mau bersiap-siap melawan 2 monster yang sangat ditakuti" ucap Arif

dan tak lama kemudian hari menjelang pagipun tiba. Dan kini seluruh tim Nyi Roro kidul dan tim Sona bersiap-siap. lalu Arifpun nampak mengangkat suaranya

"ano... minna. Aku ada perubahan rencana"

"kenapa ada perubahan rencana"

"untuk itu ada yang ingin aku sampaikan. dan ini untuk semua orang agar tidak menimbulkan salah paham" ucap Arif

lalu semuapun berkumpul dan mendengarkan perubahan rencana dari Arif. dan mereka sungguh kaget mendengar pemikiran Arif dimana Nyi Rara juga akan ikut bertarung melawan kerajaan milik ibunda Nyi Roro Kidul dengan alasan terhipnotis. Dan yang membuat mereka hampir copot jantung adalah hanya Touta saja yang akan menghadapi bawahan Mak Lampir nantinya jika orang-orang yang terhipnotis itu perlu dibuat pingsan

lalu Sonapun nampak memikirkan ucapan dari Arif karena dia tahu rencana milik Arif ada resiko besarnya, yakninya kita tidak tahu seperti apa kemampuan dari bawahan Mak Lampir yang terkena hipnotis itu apalagi mereka semua adalah orang-orang penting dari kerajaan milik Nyi Lanjar

"apa ini tidak terlalu berbahaya?... maksudku, bukannya ini bakal membuat Touta bisa mati?" tanya Nyi Lanjar dan dibalas anggukan dari Arif

"iya. Ini akan membuat Touta-kun akan sekarat dan juga bisa saja Touta-kun mati. Dan untuk itu aku menyuruhnya menganalisa dulu sebab lawan yang dihadapi adalah orang penting bahkan keluarga berharga Nyi Lanjar juga Nyi Roro Kidul dan Nyi Blorong"

"dan lagi kita tidak tahu sihir apa yang akan digunakan oleh musuh karena kita memiliki informasi yang minim. Dan lagi kami dari pihak OSIS tidak berani membunuh keluarga kalian. Karena kami tidak suka membuat satu keluarga sedih walau salah satu keluarga rela dalam keadaan terpaksa harus membunuh anaknya, sanak keluarga, bahkan kerabat dekatnya dibunuh" ucap Arif

"tenang saja aku akan hati-hati kok. karena aku tidak mau mati sebelum menikahi Reya-chan dan Tomoe-chan" ucap Touta nyengir yang berhasil membuat kedua perempuan yang disebutkan namanya merona malu

"begitupun dengan kami berdua, aku saja tidak mau mati sebelum menikahi Momo-chan dan juga Ruruko-chan, juga Naruto-kun menikahi Sona-kaichou. dan juga Saji-kun menikahi Yura-senpai dan Tsubaki-senpai" ucap spontan Arif yang berhasil membuat orang yang disebutkan memerah malu mendengarnya

"o-oi.. bukannya itu terlalu cepat memikirkan masa depan?" tanya Naruto

"lebih baik jika lebih cepat karena aku tidak mau kamu dirudung oleh masa lalu akibat kebrengsekkan mantan teman kita itu. Apalagi Sona-kaichou sangat mencintai kamu tidak peduli kamu itu apa. Dan lagi aku tidak mau jika Sona-kaichou menangis jika dirinya habis diperkosa dan membuat kamu diradang penyesalan dan berujung pada kamu memaki Sona-kaichou itu sendiri" ucap Arif yang menjelaskan sehingga Naruto berhasil dibuat bungkam

apa yang dikatakan Arif benar. jika Mereka terus menunda-nunda untuk nikah mungkin mereka akan dirudung oleh penyesalan bahkan yang lebih buruk bisa saja Naruto akan memaki Sona jika kedapatan Sona lagi diperkosa dan membuat dirinya kehilangan kepercayaan kepada Sona

"terima kasih sarannya. aku akan melakukan pernikahan secepatnya" ucap Naruto mantap yang membuat Sona kaget tidak percaya jika Naruto menerima saran Arif

"Naruto-kun, aku tahu jika aku menyukaimu. Tapi bukannya ini terlalu cepat?" tanya Sona dan dibalas gelengan oleh Naruto

"bagiku ini tidak terlalu cepat. malahan sangat pas untuk pernikahan. Dan lagi apa yang dikatakan oleh Arif-kun itu benar, jika aku menunda-nunda mungkin aku akan memiliki penyesalan dan lagi aku ingin melihat masa depan yang cerah dimana aku ingin melihat seorang anak yang tiba-tiba saja memelukku. Dan lagi aku menyukaimu karena kamu menerimaku apa adanya, Sona-chan. Dan lagi aku tidak suka jika aku harus menikahi perempuan yang memiliki tubuh ideal tapi songongnya luar biasa, lebih mending jika aku menikahimu walau ada beberapa yang kurang darimu aku akan tetap menerimamu apa adanya" jelas naruto yang bikin Sona kaget karena sifat Naruto sangat tulus dan baik hati

"lalu bagaimana jika orang yang kamu nikahi itu tidak sesuai dengan cintamu?" tanya Sona

"pondasi pertama yang aku butuhkan adalah belajar mencintaimu terlebih dahulu karena aku tidak mau jika aku hanya mengandalkan hawa nafsu tapi cintanya tidak ada sehingga kamu yang awalnya mencintaiku berubah menjadi membenciku. Benar nggak, Arif-kun?" tanya Naruto kepada Arif dan dibalas berupa anggukan

"itu benar. yang harus kita pelajari dulu adalah belajar mencintai seseorang terlebih dahulu karena dengan itulah hubungan bisa menjadi lebih rekat dan membuat kita yang sudah menikah menjadi lebih bahagia karena hubungan kita dengan pasangan kita tidak bisa dipatahkan karena itu murni dari kita sendiri tanpa ada paksaan dari pihak manapun" jelas Arif sehingga nampak jika Arif dipeluk oleh Momo dan Ruruko yang nampak senang karena mereka berdua mendapatkan kelonggaran yang berupa harus memahami cinta dulu

"hehe.. Kami berdua senang jika pasangan kami adalah kamu, Arif-kun" ucap Momo dan dibalas anggukan dari Ruruko karena mereka beruntung mendapatkan keberuntungan yang sangat besar

"aku melakukan ini demi kalian juga. Dan lagi aku tidak mau berpisah sama team OSIS karena aku ingin selamanya kita seperti ini. Dan lagi aku ingin bersama kalian berdua tanpa adanya kesedihan. Karena aku sudah berjanji aku akan melindungi kalian berdua" ucap Arif

"Akupun juga sepemikiran dengan Arif-kun. Aku juga mencintai Reya-chan dan Tomoe-chan dan lagi aku tidak mau berpisah karena kalian berdua adalah harta yang tidak bisa aku gantikan"

"bagi kami dari pihak OSIS kalianlah adalah harta yang tidak bisa kami semua pisahkan karena kalian sangat baik kepada kami tanpa memandang status atau tingkatan sosial" ucap Sona dan dibalas anggukan dari yang lain. Sementara keluarga besar Nyi Roro Kidul nampak tersenyum melihat ini karena disana dia melihat ada kesetiaan yang tidak bisa dia patahkan. Bahkan pemuda yang bernama Arif memanggil anaknya dengan sebutan kakak mungkin itu karena dia memiliki jarak umur yang beda pikirnya

mungkin jika ini dunia nyata, mereka ingin langsung menikah tanpa memikirkan konsekuensinya dahulu karena pasangan mereka sangat perhatian sekali walau pasangan mereka itu harus kerja keras

"baiklah apa kalian sudah siap dengan rencana ini?" tanya Arif yang mengganti topik pembicaraan dan dibalas anggukan bersama dari semua orang

Flashback Off

dan kini terlihat Touta berusaha menahan serangan segala arah dari semua orang penting dari kerajaan kakaknya Nyi Roro Kidul. Apalagi dia tengah mengumpat kasar didalam batinnya karena dia tengah dikeroyok oleh 5 orang. diulangi 5 orang

'kuso. Ini membuatku kesulitan melawannya apalagi 5 lawan 1 rasanya main keroyokan' batin Touta yang melihat jika dirinya tengah dikeroyok oleh 5 orang

ketika Touta menunduk dia menemukan celah dan kaget karena baik semua menyerng kelihatan jika pertahanannya sangat minim

'ketemu' batin Touta yang kini menyeringai

Skiptime

akhirnya Touta langsung tancap gas dan memukul perut serta tengkuk dari 5 orang itu sehingga membuatnya berhasil membuat 5 orang itu pingsan walau dirinya nampak berantakan karena setiap dia menyerang pasti akan ada yang membantunya

"haah.. Untung saja aku berhasil menghindari pukulan maut dari kakaknya Nyi Blorong, jika tidak bisa-bisa aku tidak bisa melihat masa depanku yang cerah" ucap Touta yang menghela nafas lelah karena pertempurannya hampir memakan 15 menit

'dan sekarang tinggal Arif-kun sama Naruto-kun, kalau aku tidak masalah dengan Naruto-kun karena dia pernah melawan dewa. Tapi masalahnya ada pada Arif-kun walau dia berhasil menyamai kami baik itu serangan maupun pertahanan tapi tetap saja dia bakal terluka parah atau tewas' batin Touta yang menganalisa serangan dan pertahanan dari Arif dan Naruto

'sebaiknya aku bawa saja orang penting ini kehadapan Nyi Roro Kidul' sambung Touta yang kini membuat segel tanda +

"kagebunshin no jutsu" ucap Touta sehingga muncul 4 bayangan yang identik dengan dirinya

"baiklah apa kalian tahu tugas kalian apa?" tanya Touta asli kepada bayangannya

"Ha'i oyabun" balas mereka serempak sehingga semua bunshin touta menggendong 5 orang penting itu dan membawanya ke hadapan Nyi Lanjar, Nyi Roro Kidul, dan Nyi Blorong

sesampainyya di istana sang ratu kini Touta nampak tengah berlutut karena dia kelelahan apalagi penggunaan langkah kilatnya menguras tenaga apalagi dirinya dalam bentuk magia erebea

"kamu tidak apa-apa Touta-kun?" tanya temannya yang bernama Reya Kusaka yang nampak khawatir dengan kondisi Touta

"aku nggak apa-apa, Reya-chan" balas Touta

"bagaimana dengan mereka berlima?" tanya Nyi Blorong yang menatap khawatir kakak sepupunya

"mereka berlima tidak apa-apa. Dan lagi mereka semua sudah aku buat pingsan agar tidak terlalu terpengaruh sama Hipnotis nenek sihir itu" balas Touta dan mengejek dibagian akhir

"apa kamu tidak apa-apa. Lukamu kelihatan parah lho" ucap Tomoe yang kini mulai menyembuhkan Touta

"aku tidak apa-apa kok Tomoe-chan. Dan lagi masih ada tugas yang aku lakukan agar kita semua bisa senang selamanya" ucap Touta yang mulai nyengir bahkan cengirannya bikin Tomoe dan Reya merona melihatnya karena ini kali pertama mereka melihat keromantisan dari Touta walau disembunyikan dalam sifat absurdnya itu

"Touta-kun"

"Reya-chan, Tomoe-chan" akibat kasmaran saja mereka bertiga malah masuk kedunia mereka masing-masing sehingga Arif nampak kesal dan teriak kepada Touta

"OII... MAU SAMPAI KAPAN KALIAN BERTIGA BERMESRAAN DISAAT SITUASI GENTING BEGINI, DAN JUGA KAMU HARUS KERJA DASAR TIDAK KOMPETEN" teriak Arif kepada Touta. Touta yang mendengar namanya dibilang 'tidak kompeten' malah muncul perempatan dikepalanya. bahkan Reya dan Tomoe malah makin memerah wajahnya akibat dikatakan bermesraan

"SEBAIKNYA LU DIEM DASAR KEPALA BOTAK"

"KAU TUH YANG DIEM TUAN TIDAK KOMPETEN"

"haaah.. si tuan tidak kompeten dan botak berkelahi macam anjing dan kucing" gerutu Naruto dan sialnya ucapannya itu didengar 2 orang itu yang berdebat nggak jelas karena mereka adalah iblis

Twitch

seketika muncul perempatan di wajah Touta dan Arif akibat hinaan yang dilontarkan oleh Naruto

"DIAM KAU KUNING KAMPRET/ USURATONKACHI" teriak Arif dan Touta bersamaan yang membuat Naruto pundung seketika

'aku bukan usuratonkachi dan aku juga bukan kuning kampret... tapi aku adalah pria sejati' batin Naruto yang nampak suram akibat hinaan yang pedas akibat ulah 2 temannya itu

"apa mereka selalu seperti ini?" tanya Nyi Roro Kidul yang nampak sweetdrop begitu juga para prajurit dan keluarga besar Nyi Roro Kidul melihat pertengkaran antara 3 pemuda itu yang disuguhkan di medan perang yang nampak memanas dan menegang

Sona mengangguk akibat pertanyaan dari Nyi Roro Kidul karena mereka sering seperti itu akibat mereka selalu berjuang keras walau ada pertengkaran kecil disana dan lagi mereka melakukan ini agar tidak ada kesedihan sama sekali. Lalu Sona pun membalas perkataan dari Nyi Roro Kidul

"Iya.. mereka sering seperti itu karena mereka bertiga sudah memikul beban yang begitu berat terlebih lagi mereka telah kehilangan orang tua sehingga mereka selalu seperti ini agar tidak ada kesedihan melainkan kesenangan" balas Sona bahkan Nyi Roro Kidul beserta keluarganya kaget tidak percaya kecuali Nyi Blorong karena sudah tahu masalah ini

"maafkan aku karena telah membuka sesuatu yang bersifat privasi ini" Sesal Nyi Roro Jidul dan dibalas gelengan dari Sona.

Namun, baru Sona mau buka suara sudah ada yang memotongnya

"permintaan maaf tidak bisa begitu saja aku terima" ucap sang pelaku yang bernama Touta

"aku tahu itu tapi bagaimana cara supaya aku bisa mendapatkan maaf darimu?" tanya Nyi Roro Kidul

"hanya satu cara agar kamu bisa mendapatkan maaf dariku" ucap Touta yang kelihatan songong. namun, berbeda karena dia akan memberikan surprise kepada mereka semua, bahkan si kelompok OSIS dan 4 kakaknya itu malah harap-harap bukan permintaan yang aneh atau pembalasan

"aku hanya ingin negeri ini menjadi lebih makmur lagi dan menjadi lebih kuat lagi baik itu bidang pertahanan maupun bidang lainnya. Dan lagi si kepala botak itu sangat mencintai negeri ini" Ucap Touta yang membuat semua mengalami shutdown massal

Lalu Nyi Roro Kidul mulai buka suara ketika mendengarnya

"Apa hanya itu?" tanya Nyi Roro Kidul dan dibalas anggukan dari Touta

"Hanya itu saja yang bisa aku bilang untuk saat ini. Dan lagi si Arif-kun walau dia nampak bodoh dan tidak pandai mengurus sesuatu dia akan menjadi hebat jika itu berasal dari dalam dirinya saja. Aku yakin jika ada libur panjang dia ingin main lagi kesini dan mengajak calon istrinya kesini" ucap Touta yang entah kenapa ada sisi perhatiannya

'walau dia nampak bodoh, ternyata dia perhatian juga' batin Saji yang mendengar ucapan Touta barusan

'tidak salah jika aku memilih Touta-kun menjadi calon suamiku nanti. tapi apa kedua orang tuaku mau ya?' batin Reya walau dirinya masih ada perasaan yang tersakiti karena calon suaminya yang arogan akan datang ke sekolahnya

"HOI.. AKU DENGAR JIKA KAMU MENGHINAKU DASAR TUAN TIDAK KOMPETEN" teriak Arif karena dia mendengar ada bumbu hinaan saat dia lagi bertarung sama Gandasura

"DIAM SAJA LU BANGSAT!"

"BARUSAN KAU BILANG APA, TUAN TIDAK KOMPETEN?!"

"JANGAN PANGGIL AKU TUAN TIDAK KOMPETEN KONOYAROU!"

"KALAU GITU BANTUIN ATAU NGGAK PULIHKAN KORBAN-KORBANMU NJIR"

"AKAN AKU LAKUKAN BEGO"

setelah perddebatan nggak jelas akhirnya Touta mengobati 5 orang yang dibuat pingsan karena dia hampir membunuh Nyi Rara kakak sepupu dari Nyi Blorong

setelah berhasil melakukan pemulihan kepada 5 orang keluarga Nyi Lanjar, akhirnya lima orang itu langsung sadarkan diri dan mengerjapkan matanya beberapa kali

"ugh... Aku ada dimana?" tanya Nyi Rara yang wajahnya sama persis dengan ibunya yang bernama Nyi Lanjar

"kamu ada dirumaku kakak"ucap Nyi Blorong kepada Nyi Rara

"lalu siapa mereka semua?" tanya Nyi Rara yang melihat ada pendatang baru didunia ini

"mereka semua adalah utusan dari negara Jepang yang bernama kota Kuoh, dan lagi mereka adalah iblis tapi tidak seperti iblis pada umumnya. Mereka sangat baik dan ingin melindungi dunia ini bahkan ibundamu berhasil diselamatkan oleh mereka semua"

'walau pada kenyataannya harus Arif-kun yang mengobati Nyi Lanjar' batin Touta yang mendengar penjelasan dari Nyi Blorong

sementara Nyi Rara nampak kaget jika dia dan 4 orang lainnya diselamatkan oleh salah satu makhluk yang paling dibenci sama sang pencipta yakninya iblis, tapi ketika mendengar penjelasan dari adiknya sampai habis, dia langsung menghembuskan nafas lega karena ibundanya baik-baik saja

"haaah~ Syukurlah kalau begitu" ucap Nyi Rara yang mendengar penjelasan adik sepupu perempuannya

"o-o..." ucap Touta yang kini nampak jika Arif akan menggunakan jurus berbahayanya

"ada apa Touta-kun?" tanya Tomoe yang mendengar ucapan Touta yang nampak panik

"semuanya buat pelindung air karena serangan dari Arif-kun sangat berbahaya" ucap Touta sehingga semua membuat pelindung dari air bahkan ditambah elemen tanah sehingga pelindung mereka kini berlapis-lapis

"memangnya kenapa kita harus buat pelindung ini, Touta-kun?" tanya Reya

"Karena Arif-kun akan menggunakan jurus ultimatenya sesaat kami belum menjadi peerage dari Sona-kaichou, dan jika dia menggunakan jurus itu. tidak hanya menghancurkan musuh tapi juga akan membuat tempat ini seolah-olah terkena gempa berskala 7" ucap Touta dan kini mereka semua kaget mendengar penuturan dari Touta

"RASAKAN INI :ULTIMATE FINAL METEOR ATTACK" teriak Arif sehingga nampak jika kakinya mengeluarkan api yang berkilat bagaikan meteor jatuh dan menghantam Gandasura

duak blaaar kaboom dhuaar

dan tak lama setelah Arif melayangkan serangan ultimatenya ke Gandasura, kini nampak jika istana Nyi Roro Kidul seperti diguncang gempa yang hebat, saking hebatnya malah membuat Air malah membentuk ombak hebat

sementara Naruto ketika dia meliihat serangan Arif, dia malah terombang-ambing dengan kuat bahkan kepalanya hampir membentur batu disana akibat dari ledakan yang diperbuat oleh sahabat gilanya

"anjing... nih serangan hampir membuatku mati muda" ucap Naruto yang sumpah serapah ditujukan kepada Arif

"ini belum selesai makhluk berkutu" ucap Arif yang kini membentuk segel tangan dan membuat replika dirinya dan membuat bola api yang seukuran dengan rumah tingkat tiga dengan diameter 8 meter yang membuat semua meneguk ludahnya bahkan yang satunya kini membuat elemen petir yang dicampur angin sehingga membentuk sebuah rasenshuriken besar seperti cho odama rasengan

"RASAKAN INI. ULTIMATE FINAL ATTACK. KATON : CHO MEGA ODAMA RASENGAN "

"DAN INI JUGA. RAFUTON: CHO ODAMA RASENSHURIKEN" ucap Arif yang melempar jutsu rasenshuriken dan rasengan besar kearah Gandasura. Dan Gandasura tidak sempat menggunakan sihir pertahanan sehingga merelakan tubuhnya terkena jurus mematikan itu

dhuaar blaar

dan 2 jurus itupun mengenai Gandasura yang menerima jurus gila dari Arif bahkan dia sempat kejang-kejang menerima petir yang bercampur dengan angin yang menyayatnya dengan gila

sementara Touta malah menahan jurus gila itu dengan kekkei genkainya agar serangannya tidak menjalar dan untung dia tahu mengenai kekkei genkai yang ada dimensi milik Naruto ketika mereka dulunya masih menjadi peerage dari iblis jalang itu yang namanya Shinsekiyoujin

"Haaah... untung masih sempat" ucap Touta yang kini memperlihatkan sebuah kekkai yang ukurannya 10 x 10 meter

dan mereka semua yang kini selesai menutup mata harus dibuat terkejut dengan kekkai yang berwarna biru yang bercampur hijau yang membuat ada keindahan tersendiri disana

"Arigatou yo aibou" ucap Arif yang didalam kekai karena ini dari inisiatif dari Touta dan respon tercepat dari Touta

"sama-sama . kalau ini serahkan padaku karena semua tempat sudah aku beri penghalang jadi mengamuklah dan keluarkan semua jurusmu kawan. Juga kau Naruto-kun" ucap Touta

"Apa aman nih kekkai ini nantinya?" tanya Naruto yang was-was dengan kekkai Touta

"sangat aman kok malahan serangan dari monster duniamu tidak bisa menembusnya" balas Touta santai

'kamu kelihatan seperti para hokage' batin Naruto yang kini mulai senang dan menyeringai sadis dan mulai mengubah kuda-kudanya

Arif yang mendengar ucapan dari Touta langsung menyeringai sadis dan kini mengeluarkan aura gila-gilaan. saking gilanya aura yang dikeluarkan malah membuat istana Nyi Roro Kidul malah terkena gempa lagi

"kyaaa... kenapa seperti ini intensitas aura membunuhnya" ucap Momo yang kini berteriak sambil terduduk akibat lonjakan kekuatan dari kekasihnya sendiri

"Akupun juga tidak tahu kenapa si Aho itu mengeluarkan aura sekuat itu" ledek Touta

"oii... nanti setelah pertempuran ini berakhir mari kita bicara 4 mata Touta-kun~" ucap Arif yang berbeda dengan auranya yang kian menjalar dengan drastis. Touta yang mendengar ucapan Arif barusan harus meneguk ludahnya dengan berat karena dia akan mendapatkan siksaan batin yang luar biasa juga mentalnya belum siap dengan hal ini

duak blarr dhuaar jdaar bzzt jegleer gluduk

dan akhirnya disana keluarlah bunyi yang sangat gila dan memekakkan telinga bahkan bisa membuat orang lain menjadi tuli. dimulai dari bunyi getaran seperti gempa bunyi ledakan dan terakhir bunyi petir disana-sini yang membuat siapa saja yang berani mengaku dewa akan lari kocar-kacir. Dan kini terdengar bunyi teriakan disana akibat 2 orang yang mengaku terkuat kalah melawan 2 sosok yang belum menjadi kamen rider sama sekali

"Hoho... masih berdiri Rupanya" ucap sarkas Arif yang kini mengeluarkan kartu kamen ridernya dan langsung menembak sehingga sosok dirinya berganti dengan kamen rider diend muncul disana

"kurasa begitu sobat" ucap Naruto yang kini mengeluarkan deck cardnya dan mengarahkan kedepan sehingga muncul sabuknya dan memasukkan deck rider ke dalam sabuknya sehingga Naruto kini menjadi kamen rider Ryuuki

wuush dhuuar blaaar jglaaaar jgleer gratak grutuk kaboom dhuuar

tak berselang lama setelah mereka berubah menjadi kamen rider, mereka langsung menyerang membabi buta dan berhasil mengenai 2 makhluk terkuat secara bertubi-tubi dan membuat 2 makhluk terkuat mengalami luka fatal serius dan hampir sekarat

"rasakan ini. Katon: Cho mega odama rasenshuriken"

"ditambah ini.. Raiton : cho mega odama chidori"

Lalu Arif dan Naruto melancarkan jurus terakhir mereka dan

"GYAAAAAAAAA" teriak Mak Lampir dan Gandasura karena terkena serangan fatal

"hyaaaaaaaa"teriak Arif dan Naruto yang mendorong jurus pemusnah mereka

dhuuar

tak berselang lama akhirnya jurus itupun meledak namun tidak mengenai semua orang karena dilindungi oleh kekkai buatan Touta apalagi Touta langsung masuk ke mode kamen rider faiz sehingga kekkainya tidak mudah hancur

sebenarnya tanpa mode itu Touta bisa mempertahankan kekkainya. Tapi, karena tubuhnya terbuat dari susunan tulang dan daging akhirnya dia masuk ke mode itu apalagi panas dari serangan duo mematikan itu hampir menyamai suhu luar dari matahari yang bersuhu 1400oC

orang-orang yang menyaksikan ledakan super itu malah meneguk ludah dan cengo seketika karena ledakannya sungguh luar biasa

'mengerikan'

'benar-benar monster'

itulah batin mereka yang menyaksikan penyiksaan kepada 2 makhluk terkuat itu. setelah menunggu 10 atau 20 menit akhirnya asap disana mulai menghilang dan menampakkan mak lampir dalam keadaan mati menngenaskan bersama Gandasura sang makhluk yang setara dengan phenex

"hah... hah... Apa mereka sudah mati?" tanya Arif entah kepada siapa

"ya mereka sudah mati akibat serangan gilamu barusan" balas Naruto

"hoh.. syukurlah kalau begitu" ucap Arif yang kini jatuh dan berbaring disana karena ini kemenangan pertamanya

Lalu Touta menghilangkan kekkainya karena dia tidak merasakan adanya 2 makhluk terkuat itu. Karena dia yakin 2 temannya pasti akan membunuhnya dan dia nampak tersenyum melihat ini bahkan dia menyeringai didalam helmnya karena ini kemenangan pertama mereka bertiga bersama 3 orang yang merupakan klien, anggota OSIS di dalam pertempuran gila ini

Akhirnya Touta berlari kesana dan melihat jika kondisi 2 temannya dalam keadaan lelah karena melawan 2 makhluk terkuat dibutuhkan tenaga yang besar. Setibanya dirinya dihadapan 2 temannya diapun berkata

"Yo.. Gimana kondisi kalian berdua? baik?" tanya Touta

"kalau kami dalam keadaan seperti ini sih mah. masih dalam keadaan kurang baik karena kelelahan" ucap Arif yang nampak berbaring disana

"lalu bagaimana denganmu?" tanya Naruto

"ya aku baik-baik saja sampai aku harus berubah menjadi Kamen Rider Faiz akibat ulah dari Arif-kun sendiri karena dia membuat panas seperti suhu matahari diluarnya" jawab Touta

lalu datanglah anggota OSIS, 4 kakaknya, dan keluarga besar Nyi Roro Kidul dan Nyi Lanjar ketika melihat tidak ada tanda-tanda kehidupan dari 2 makhluk terkuat

"Bagaimana dengan Mak Lampir dan Gandasura?" Tanya Nyi Roro Kidul

"Mereka sudah mati akibat sihir dari Arif-kun sendiri juga sihirku" ucap Naruto yang bikin semua sorak sorai

"hoooaaaaaaaaaa"

"kita menang kita menang"

"yahuuuuu"

dan itulah kemenangan mereka melawan makhluk terkuat itu bahkan Nyi Roro kidul, dan Nyi Lanjar beserta keluarganya nampak terharu mendengarnya karena dengan ini kerajaan mereka tidak akan lagi dikuasai oleh 2 makhluk terkuat itu

"Arif-kun" ucap Momo yang kini memeluk Arif karena terharu. Arif yang dipeluk langsung membalas pelukan Momo karena dia mendengar jika kekasihnya nampak menangis entah senang entah sedih, dia tidak tahu itu

"Kerja bagus kalian berdua terutama kamu Touta-kun" ucap Sona senang karena dia tidak hanya memiliki peerage yang hebat tapi juga peerage yang pandai mengatur strategi. Dan ucapan Sona dibalas anggukan dari Arif, Touta, dan Naruto

setelah pertempuran yang menghabiskan hampir 1 jam lebih kini peerage Sona, 4 kakaknya, dan Keluarga besar dari Nyi Roro Kidul dan Nyi Lanjar pulan ke kediaman mereka di istana sana

"oh ya. Apa tadi ada korban jiwa?" tanya Naruto dan dibalas oleh anggukan dari Nyi Roro Kidul

"ada 2 korban yakninya 1 orang dewasa dan 1 anak kecil. Mereka mengalami luka memar dan luka berat akibat dari guncangan kekuatan dari Arif sendiri"

"Tapi yang ditunggu adalah ibunya yang mengalami luka berat karena dia melindungi anaknya" sambung Nyi Roro Kidul yang membuat Naruto berdiri ke depan

"Kalau begitu izinkan aku untuk mengobatinya" ucap Naruto tanpa pikir panjang

"Apa kamu yakin, Naruto-kun?" tanya Sona cemas. Dia tidak mau jika Naruto mengalami kondisi yang sama persis dengan pacarnya Momo dan Ruruko

"Kalau dia mah tidak masalah. Aku sudah menjelaskan kejadian masa lalu kepada kaichou ingat?" Tanya Arif yang membuat Sona berpikir keras. kejadian saat mereka menceritakan masa lalu

dan akhirnya Sona melebarkan matanya karena dia ingat jika Naruto berasal dari dunia ninja dan artinya jika dia berasal dari dunia ninja maka disana pasti ada kemampuan penyembuh

"Ternyata kaichou mulai agak lupa" ledek Touta

"Maaf saja deh jika aku ini pelupa" Ketus Sona yang membuat semua tertawa mendengar kejadian ini. Dimana ini kali pertama Sona berperilaku seperti gadis pada umumnya

Sona yang akhirnya sadar dari perbuatannya tadi malah mengulum senyum tipis karena dirinya baru sadar jika dia memperlihatkan sifat gadis pada umumnya. Dia nampak senang jika dia akhirnya memiliki peerage yang lebih berharga. Dan dia akan melakukan apapun jika itu ingin membuat peeragenya senang

Lalu akhirnya Naruto dibawa ke ruang medis dimana terdapat 2 orang yang dimaksud Nyi Roro Kidul. Dimana ada satu orang dewasa dan satunya lagi anak kecil apalagi bergenderkan perempuan sehingga Naruto mengeluarkan kedua telapak tangannya dan bisa dilihat jika dia nampak mengeluarkan aura hijau disekitar telapak tangannya

"Arif-kun bisa kamu tambahkan sihir Healing ke sini?" tanya Naruto dan dibalas oleh anggukan dari Arif

"baik tapi aku harus pingsan lagi selama 5 jam jika ini menggunakan Healing apalagi stamina dan sihirku mulai berkurang akibat jurus overkill itu" ucap Arif

"tidak apa. Asalkan orangnya bisa kita selamatkan" ucap Naruto

akhirnya Arif mengeluarkan telapak tangannya dan mengeluarkan aura hijau yang lebih gila intensitasnya dan tidak menghancurkan langit-langit ruangan medis itu

setelah hampir memakan 15 bahkan 25 menit luka yang didapati 2 orang itu mulai menghilang dan membuat semua bernafas lega

"ugh... aku ada dimana?" tanya perempuan itu

"kamu ada dikerajaan ibundaku" balas Nyi Blorong sehingga orang yang baru bangun dari sakitnya kini menatap bahwa ada Nyi Blorong dan membuat dia bersujud dihadapan Nyi Blorong

"Ampun Nyi.. Maafkan akibat dari ucapan saya tadi"

"Tidak apa. Dan angkat kepalamu" titah Nyi Blorong sehingga orang itu kini menatap ke wajah ada orang baru disana

"Mereka siapa Nyi?" tanya orang itu

"Mereka adalah utusan yang aku minta dari Jepang. Dan mereka inilah yang membantu kita terbebas dari belenggu Mak Lampir dan Gandasura, serta mengobati lukamu oleh mereka semua" Jelas Nyi Blorong sehingga orang itu bersujud dihadapan orang baru itu (tim Sona)

"Terima kasih atas bantuan kalian semua karena telah membebaskan kami dari belenggu Mak Lampir dan Gandasura. Jika ada yang ingin kalian minta tolong katakan dan aku penuhi janji itu"

"Angkatlah wajahmu. Ini sudah menjadi kewajiban kami, juga kami tidak minta apapun karena kami sudah senang melihat jika kamu dan keluargamu berada dalam keadaan baik-baik saja" ucap Arif bahkan kini nampak jika dia jatuh dan ditolong oleh Touta

"Taku... dia hampir kehilangan stamina malah memaksakan diri. Ampun dah" Gerutu Touta

"haha... Maaf ya" ucap Arif lirih yang kini tutup matanya karena capek

akhirnya Arif dibawa keruang tidur di istana dan nampak jika dia diperiksa oleh tabib disana. setelah itu tabib itu keluar dan nampak tersenyum diwajahnya

"kondisi Arif tidak apa-apa. Dan lagi dia hanya kelelahan saja akibat dari pertempuran itu ditambah dia membantu Naruto mengobati 2 orang yang terluka itu jadi dia sudah nampak begitu kelelahan" jelas dari Tabib sehingga nampak jika Momo dan Ruruko terharu mendengarnya karena penderitaan kekasih mereka tidak seperti penggunaan mantra Recovery yang menyebabkan beberapa organ dalam mengalami kerusakan

"yokatta... hiks...hiks.. Arif-kun" ucap Momo yang kini menutup wajahnya dan menangis sesunggukkan

"sudahlah jangan nangis Momo-chan. " Ucap Tomoe yang menghibur Momo. Lalu dia menambahkan

"Kalau kamu dalam keadaan seperti ini nanti kekasihmu malah makin panik denganmu sama Ruko-chan" canda Tomoe yang membuat Momo menghapuskan air matanya

"Baka. Aku tidak menangis kok hanya kelilipan debu" Elak Momo

setelah pertempuran yang panjang yang mana wilayah Nyi Lanjar harus dikuasai oleh Gandasura dan Mak Lampir yang merupakan makhluk terkuat kini berhasil direbut kembali akibat utusan dari Jepang yang diperbuat oleh Nyi Blorong, anak dari Nyi Roro Kidul

1 hari kemudian

setelah 1 hari kini Arif bangun dari tidur panjangnya yang membuat dia harus membatin jika dia ada diruang medis karena tercium bau obat-obatan. Apalagi dia tahu jika semua teman-temannya nampak mengkhawatirkannya

Lalu. diapun pergi ke tempat pertemuan yang biasa mereka bertiga kunjungi untuk melakukan strategi dan saran untuk berperang dengan Mak Lampir dan Gandasura. Sesampainya dia disana dia mengintip dan tahu jika teman-temannya ada disana

"woaaaa" ucap Arif tiba-tiba yang bikin semua pada kaget setengah mampus ketikaa mendengar bunyi teriakan disana

"waaaaaa"

"astejim kalang kabut tiada tanding" ucap Naruto yang kaget kebangetan bahkan Touta malah memuncratkan tehnya ke wajah Naruto yang bikin wajah Naruto basah

"ihh... kamu bikin kami jantungan tahu" ucap Momo yang nampak merenggut

"Dasar kamu, Arif-kun" ucap Ruruko yang juga ikut-ikutan merenggut karena habis dikerjai

bletak

dan salam manis dari Touta didapatkan oleh Arif akibat ulahnya sendiri, apalagi touta nampak mengeluarkan gigi runcingnya karena habis dikerjai oleh sahabat absurdnya sendiri

"Konoyarou, jangan buat aku dan yang lain kaget" ucap Touta

"iya .. tapi jangan mukul kepala gua segala lagi" ucap Arif yang kesal karena kepalanya habis ditabok. bisa-bisa dia nanti jadi tambah pikun nih (?) pikir Arif

"Kau berhak mendapatkannya karena ulahmu njir" balas Touta

"Oh ya... Apa kalian ingin jalan-jalan? mumpung kita berada di Yogyakarta lho" tanya Arif karena mereka semua pada penasaran dengan daerah Yogyakarta

"iya" balas mereka

"kalau begitu biarkan putriku yang mengantar kalian pergi jalan-jalan bersama kakak sepupunya sekalian" ucap Nyi Roro Kidul

"Terima kasih atas bantuannya, Nyi Roro Kidul" ucap Arif yang membungkuk hormat kepada Nyi Roro Kidul

dan kini mereka pergi jalan-jalan. mulai dari mendatangi tempat-tempat bersejarah, bahkan mendatangi monumen-monumen yang sangat indah tak terkiranya yang membuat Arif langsung mengambil kameranya dan memfoto pemandangan indah itu juga sekalian dirinya juga memfoto dirinya bersama teman-temannya agar bisa dijadikan momen indah bersama keluarga besar Nyi Roro Kidul

dan tak lupa pula mereka membawa oleh-oleh dari Yogyakarta seperti aksesoris, gantungan kunci, baju yang bertuliskan ' i love yogyakarta' dan juga membeli anting khusus untuk pacar mereka. bahkan pacar mereka menerima dengan senang hati juga sang kakak diberi kalung yang berbentuk hati sehingga kakak mereka nampak senang sekali menerimanya

setelah itu keesokan harinya mereka semua membantu membereskan semua puing-puing bangunan milik Nyi Lanjar yang mana kerajaannya sudah hancur lebur. Bahkan tidak tanggung-tanggung mereka menggunakan sihir untuk membereskannya serta membangun ulang kerajaan Nyi Lanjar. berkat itulah Nyi Lanjar berterimakasih kepada semua anggota OSIS terutama penyelamatnya yang bernama Arif Rahman. Dan hadiahnya adalah mereka boleh mandi air panas disini karena mereka punya mata air yang panas dan menyegarkan mereka dari capek

keesokan harinya, disinilah momen yang bisa membuat kita sedih, dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan, dan dimana ada kebahagiaan pasti ada kesedihan. Namun, apa mau dikata, karena ini sudah waktunya mereka kembali kekota asalnya yang berada di jepang

"Terima kasih atas jalan-jalannya kak Blorong dan kak Rara" ucap Arif karena dia nampak sedih karena akan berpisah sama keluarga besar Nyi Roro Kidul. Tapi, dia harus tegar karena dia bukan bocah

"iya, sama-sama adek yang aku cintai. Kakak pasti akan merindukanmu bersama kak Rara"

"Tunggu. sejak kapan nih pemuda itu manggil kamu kakak?" tanya Nyi Rara kepada adiknya, karena ini kali pertama dia mendengar berita ini apalagi ibundanya tidak pernah memberitahunya

"Sudah sejak 2 hari yang lalu ketika kami ada didunia manusia sebelum kami diantar ke istana Nyi Roro Kidul" ucap Touta

"dan anehnya Bocah edan ini senang sekali memanggil Nyi Blorong dengan sebutan kakak ketika dia bertemu didalam cermin. apalagi nampak muda sekali"

"aku tidak tahu kamu menghina atau memujiku, tuan tidak kompeten" ucap Arif yang mengejek Touta diakhir kalimat yang membuat Touta kesal karena terus disebut Tuan tidak kompeten atau yang lebih parahnya tidak kompeten

"houuu..."

buak

dan tanpa rasa bersalah sedikitpun, tiba-tiba Touta memukul wajah Arif dengan sangat kuat apalagi dialiri Demonic Power sehingga damagenya 3 bahkan 4 kali lebih menyakitkan

"Arif. Kamu tidak apa-apa?" tanya Nyi Blorong

"A-aku tidak apa-apa" ucap Arif yang nampak mukanya hampir kebelakang akibat tinjuan Touta yang terbilang menyakitkan

"khuhuhu.. Rasakan itu bocah edan" ucap Touta yang nampak tersenyum sadis. bahkan Saji harus meneguk ludahnya yang melihat wajah senyum sadis Touta

'mengerikan' batin Saji yang melihat aksi Touta barusan yang meninju teman-temannya

"haaaah.. ini sudah waktunya kita pergi lho" ucap Naruto yang memberikan peringatan dan dibalas anggukan dari semua Tim OSIS dan 4 kakaknya

"Sudah dulu ya kak Blorong dan kak Rara. Aku mau pulang dulu. Sedih memang rasanya berpisah sama kakak apalagi aku harus berpisah sama pulau yang indah ini" ucap Arif

"Kakak tahu kok, kan kita bisa ketemu lagi. dan jika kita ketemu lagi, mungkin itu pada saat kita sudah berkeluarga" ucap kak Blorong

"mungkin. Dan aku harap anakku nanti dimasa depan bisa bermain sama kak Rara dan kak Blorong" ucap Arif

"Itu pasti terjadi kok" ucap Nyi Rara

"umu... sampai jumpa lagi kak Blorong dan kak Rara. mudah-mudahan kita ketemu lagi ya" ucap Arif

"iya itu pasti kok. pasti, dan kita pasti ketemu kok" ucap Nyi Blorong

"oh ya sebelum itu kak ada yang ingin aku berikan" ucap Arif yang tiba di wajah Nyi Blorong

cup

dan tanpa rasa bersalah atau angin apa yang datang, tiba-tiba saja Arif mencium pipi Nyi Blorong dan Nyi Rara yang membuat 2 pewaris wilayah jawa dan Yogyakarta nampak merona melihat jika mereka berdua dicium oleh Arif

"itu. ciuman jika kita pasti akan berjumpa lagi kak" ucap Arif

"dan ini untukmu juga" ucap Nyi Blorong

"ayo kak rara" ucap Nyi Blorong yang juga menyeret Nyi Rara yang masih merona apalagi dia juga disuruh mencium pemuda itu

Cup

dan Nyi Blorong langsung mencium kening Arif begitu juga Nyi Rara, walau dia nampak malu, akhirnya dia melakukannya sendiri apalagi di kening Arif

"Itu juga salam aku jika kita akan ketemu lagi" ucap Nyi Rara

dan akhirnya mereka pergi menaiki kapal yang berdermaga di dekat kediaman Nyi Roro Kidul dan langsung pergi meninggalkan daerah itu untuk kembali menuju daerah asal mereka yakninya jepang

TBC

Yo agan semua. Balik lagi nih dengan saya Arif4342, ya walau FFN ini nyaris karatan akibat keterlambatan pengupdatenya dikarenakan kesibukan saya sebagai mahasiswa, dan saya selaku author penulis ini meminta maaf sebesar-besarnya karena telah membuat Reader mati kebosanan menunggu chapter ini

sekian dari saya terima kasih

Arif4342 logout