yo agan semua balik dengan saya Arif4342. Nah di chapter ini (the Power of three rider) tim OSIS akan bertemu dengan 2 orang yang kalian tahu siapa saja yang berasal dari Vatikan apalagi yang pernah nonton animenya. daripada banyak cingcong yuk kita lihat saja ceritanya
Author Note : di chapter ini sampai Arc Kyoto akan ada persamaan alur dari author Azainagamasa53 yang kini menjadi nama Kamen Rider Fifteen yang nama FFN itu adalah kekuatan baru didunia baru dan nanti akan ada perbedaan yang cukup berbeda di Arc Kokabiel sampai Arc Kyoto
waktunya balas Review
Unknownman (Guest): Menjijikkan kah? aku nggak paham apa maksudmu menjijikkan, sampah. Dan lagi kau mengatakan sudah jijik, muka pas-pasan sama mesum akut. Emang gue pikirin ? Coba kau buat sebuah cerita itupun kalau kau mampu. Dan lagi mengatakan agak aneh memasukkan nama sendiri kedalam cerita? oh jelas saya kan menyukainya karena yang atur gue untuk apa lo makhluk rendahan ngatur gue. emang kau siapa? bapak Gue? jelas kau hanyalah Reader yang bersembunyi dibalik nama Guest. Dan lagi suka-suka gue dong alur kek apa
Ren (Guest) : maaf ya Ren (guest). Soalnya saya belum tentu bisa up kilat atau cepat karena ada kesibukan di Real Life yang nggak bisa ane tinggalkan belum lagi masalah tugas kuliah online akibat virus corona saat ini merebak
Farhan Nugraha : Tentu saja boleh. Itupun jika kamu mau ikut kesana bersama Ane sebagai pemeran juga. Ya itupun kalau kamu nggak masalah. Kalau iya kamu bisa bilang di komen review ini untuk mengatakan kalau kamu mau masuk ke dunia FFN ini
Synopsis: menceritakan seorang author yang memiliki kehidupan serba biasa. Namun, bagaimana jika dirinya berada didunia dxd bersama 2 orang yang berasal dari dimensi yang berbeda dan dipilih oleh kami-sama sebagai kamen rider selanjutnya
Pair: Arif Rahman X Nimura Ruruko X Momo Hanakai
Konoe Touta X Reya Kusaka X Tomoe Meguri
Naruto Uzumaki X Sona Sitri
Saji Genshirou X Tsubaki Shinra X Tsubasa Yura
RATE : M
Disclaimer: naruto, highschool dxd, kamen rider dan uq holder mahou sensei negima bukan milik saya karena saya hanya meminjam karakternya
WARN: ooc, abal-abal, eyd amburadul, dll
chapter 8 : Pertemuan 2 orang Vatikan dan pertarungan melawan Kokabiel
setelah melaksanakan misi di Indonesia, kini tim OSIS pulang ke kota Kuoh dalam keadaan senang sekali karena mendapatkan jajanan juga aksesoris serta oleh-oleh dari Indonesia. Dan Setibanya di Kota Kuoh, mereka nampak mengerjakan PR di ruangan OSIS yang nampak luas tak terkira
"Oh ya. Apa nanti kita akan kedatangan 2 orang vatikan?"Tanya pemuda berambut hitam gaya pantat ayam dengan mata merahnya
"Hmmm... aku rasa iya Touta-kun" ucap perempuan berambut merah maron dengan mata yang selaras warnanya dengan rambutnya
"Tapi kenapa mereka datang kesini ya?" tanya Touta lagi
"Kurasa mereka ingin mengambil barang yang habis dicuri kali. Karena setahuku mereka ingin mengambil sebuah pedang yang diyakini pedang Excalibur" jawab perempuan berambut hitam sependek leher, bermata ungu dan memakai kacamata
"Apa sejenis dengan pedang suci yang dikenal pedang terkuat itu?" Tanya pemuda berambut hitam dengan mata yang sama persis warnanya dengan Koneko yang bernama Arif Rahman
"Iya.. Pedang excalibur adalah sebuah pedang suci yang mana jika digunakan oleh para pemegang yang dipilih oleh pedang itu maka mereka akan lebih kuat. Tapi kuyakini pedang itu sudah terpecah belah hingga menjadi 7 bagian agar tidak ada yang menyalahgunakan kekuatan untuk membunuh orang lain" Jelas Sona
"Hee... kuat banget ternyata pedang itu"
dan tak lama kemudian datanglah perempuan berambut pirang dengan mata hijau tengah nampak ngos-ngosan. Yap Arif tahu siapa perempuan ini. Dia adalah Asia Argento, teman selokalnya apalagi berasal dari kota Vatikan pada saat dipindahkan kesini karena mendapatkan surat pemindahan gereja yang tidak tahunya jika itu sarang datenshi
"Ada apa, Asia-san?" tanya Arif ketika nampak perempuan itu ngos-ngosan
"Me-mereka bertarung" ucap Asia
"Dengan siapa mereka bertarung?" Tanya Arif
"2 orang utusan Vatikan" ucap Asia yang berhasil membuat Arif kaget
"E-ehhh... kenapa?"
"Karena pada saat aku didalam ruangan Rias-buchou, salah satu orang Vatikan mengatakan jika aku ini penyihir. Dan juga akibat itu Issei-san berusaha ngebela aku karena aku bukan penyihir...hiks... ini sangat sakit sekali...hiks... aku dikatakan penyihir dikarenakan menyembuhkan sesosok iblis yang berwujud manusia... hiks...hiks..." ucap Asia yang nampak menangis sesunggukkan yang membuat Arif bernafas pasrah. Jika sudah begini tambah repot jadinya, soalnya Arif sangat benci jika perempuan itu menangis dihadapannya
"Haaaah... kali ini biar aku membantumu Asia-san, aku sendiri melihat perempuan yang nangis malah nggak tega melihatnya. Selebihnya aku tidak peduli seperti buchoumu itu dan peeragenya yang lain" ucap Arif
"Tapi apa kau yakin, Arif-kun? mereka pasti akan menuntut balas dengan pertanyaan lho" ucap Touta
"Itu tidak akan terjadi. Aku hanya melakukan ini hanya demi teman kita yang selalu menganggap kita apa adanya. Dan aku tidak pernah menganggap mereka ada karena mereka sudah membuat hati salah satu teman kita tersakiti" ucap Arif. ya dia tahu teman dia yang berambut kuning yang bernama Naruto pernah menyatakan cinta kepada perempuan berambut merah itu. Namun hasil yang didapat adalah, pengkhianatan dimana perempuan itu menyetubuhi salah satu pawnya yang berpangkat 5 bidak pawn itu apalagi salah satu pengguna longinus. Dan itu membuat Arif geram dan marah karena perempuan berambut merah itu tidak suka pawn yang lemah apalagi berpangkat 1 bidak pawn
"Biarkan aku ikut membantumu" ucap Naruto yang dibalas anggukan dari Arif. Namun, dia tidak bisa seenaknya karena dia juga membutuhkan izin dari Kaichou
"Sona-kaichou. Izinkan kami pergi" ucap Arif
"Aku izinkan. Tapi sebelum itu aku butuh Momo-chan, dan Reya-chan untuk menjaga Arif-kun dan Naruto-kun dari serangan yang tidak-tidak apalagi berasal dari peerage mantan sahabatku" ucap Sona dan dibalas anggukan dari Momo dan Reya. Menurut Sona, dia khawatir karena bisa jadi mantan sahabatnya akan membunuh pawn yang dia sayangi
"Baik kaichou" ucap Momo dan Reya bersamaan
"Kalau begitu kami permisi Sona-chan" ucap Naruto yang berhasil membuat Sona merona mendengarnya
Lalu Asiapun membungkuk memberi hormat kepada Sona dan setelah itu dia pergi bersama tim OSIS menuju tempat perkelahian itu terjadi. Setelah tiba kini mereka kaget karena 2 orang yang Arif kenal tengah bertarung dengan 2 orang utusan Vatikan. Namun, yang paling bego adalah jika mereka bertarung dengan utusan Vatikan itu sama saja dengan mengobarkan perang dengan malaikat karena menurut Arif malaikat memiliki bawahan yang dikenal Exorcist atau dikenal sebagai pembasmi setan
"HENTIKAN" teriak Arif sehingga semua orang menoleh kepadanya
"Siapa kau. apa kau adalah teman dari si penyihir itu?" tanya perempuan berambut biru dengan poni hijau dan kelihatan dia memakai baju ketat juga celana yang berwarna hitam terlebih dia memakai pedang yang cukup besar
"iya begitulah. Dan lagi siapa kau?" tanya Arif cukup kasar
"Baiklah perkenalkan namaku Xenovia Quarta dan disebelahku ini adalah temanku yang bernama Irina Shidou"
"ohh"
"sekali lagi kutanya. Apa kau adalah teman dari penyihir itu"
"Siapa yang kau sebut penyihir?"tanya Arif
"yang bersamamu itu" ucap Xenovia
"Dia? heh, Dia yang kau maksud? hebat, sungguh hebat" ucap Arif
"oii dengar ya, Asia-chan adalah temanku juga teman kami dan lagi bukannya dia berasal dari daerah yang sama dengan kalian berdua? Danlagi apa alasan hebat kalian sampai mengusir Asia-chan"
"Dia telah mengobati seekor iblis yang ada disana dan itu penyebab kami mengusirnya" ucap Xenovia
"Dengar ya keparat sialan. aku tahu rumor terbaru Gereja kalian merupakan tempat yang sering dijaga ketat oleh para exorcist dan apalah sebutan yang lain. Tapi kenapa Gereja itu mudah kecolongan oleh seekor iblis dan membuat seorang wanita itu dicap sebagai penyihir dan membuangnya kesini?"
"ohh... aku tahu alasannya... apa karena dia telah menyembuhkan seekor iblis kalian langsung mencap dia sebagai penyihir tanpa membiarkan dia bertaubat dan membuat dia harus dibunuh oleh Datenshi?" Tanya Arif yang nampak sarkas embuat Xenovia dan perempuan berambut coklat twintail nampak terbelalak kaget mendengarnya
"Aku sudah tahu sacred gear Asia-chan apa. Penyembuhan Senja atau dikenal dengan nama lain Twilight Healing. salah satu sacred gear yang termasuk jajaran longinus yang terdiri dari 13 buah longinus. Dan sacred gear itu merupakan induk atau inti dari kekuatan para 3 fraksi akhirat"
"Singkatnya karena dia telah menyembuhkan seekor iblis yang terluka kalian langsung mencap dia sebagai penyihir tanpa memberikan dia kesempatan untuk bertobat, lalu membiarkan dia mati mengenaskan karena dibunuh datenshi, dan terakhir Kalian ingin membunuhnya. Otak kalian itu ada dimana sampai ingin mencabut nyawa Asia-chan?"
"Ohhh akuu tahu lagi karena dia telah di reinkarnasikan menjadi iblis gitu? hahahahahaha...buahahahahaha... Aku tidak tahu pemikiran sepicik itu. Kalau dia ingin menjadi iblis karena tempat kotor kalian membuangnya karena alasan sepele, bukankah itu bagus?"
mendapat penjelasan menyakitkan dan ucapan hinaan apalagi ditujukan kepada Gereja berhasil membuat Xenovia naik pitam dan menggeram. Apa yang dikatakan oleh Arif benar, dirinya tidak perlu mempermasalahkan jika Asia menjadi iblis karena dia telah dicap sebagai penyihir
"Apa? kau marah kepadaku. Majulah kau pikir aku takut untuk menghadapi 2 utusan Vatikan berotak bebal dan suka cari masalah?" ucap arif yang nampak menantang emosi Xenovia. dan berhasil, akhirnya Xenovia nampak marah besar karena Gereja juga
"Asia-chan. Ingat jangan menyembuhkanku, ini bakalan sebentar kok" ucap Arif yang menggosok kepala Asia dan tersenyum kepadanya.
setelah itu Arif berjalan santai kesana yang menatap datar Xenovia yang mana Xenovia maju tak terkendali apalagi terlihat jika Xenovia berniat menebas Arif dengan pedang besarnya yang memiliki tinggi hampir mencapai 2 meter
wuush duak bruk bruk
akhirnya Xenovia menebas Arif yang membuat Arif menghindar dan melayangkan tendangan mautnya dan tepat menuju perutnya sehingga membuat Xenovia terpelanting beberapa meter darisana dan berada di dekat kaki temannya
sementara peerage Rias dan Rias nampak kaget melihatnya. Hanya sekali tendang salah satu utusan Vatikan yang bernama Xenovia terpelanting beberapa meter dari sana
"Oii.. orang yang membantu Quarta-san berdiri. Aku mengatakan ini sekali dan kuharap ucapan ini bisa kau simak baik-baik bersama teman tidak tahu malumu itu"
"Aku tidak masalah kalian datang kesini tapi jika kalian berbuat rusuh dan mencari keributan apalagi mengatakan Asia-chan penyihir dan berniat membunuh Asia-chan, aku tidak akan segan-segan membunuh kalian walaupun kalian dilidungi oleh malaikat" ucap Arif yang dengan nada berat sehingga Irina paham
"haaah... seperti biasa kamu sangat kejam, Arif-kun" ucap Naruto
"ya mau bagaimana lagi coba, Naruto-kun. orang yang kukira adalah orang bermartabat apalagi utusan Vatikan pasti diajari sopan santun malah orang eksibisionis dan mesum" ucap Arif santai
"dari mana kau tahu?" tanya Naruto
"lihat aja pakaian mereka. Pakaian eksibisionis" tunjuk Arif santai dan membuat Naruto agak sedikit risih melihat pakaian Gereja yang agak terbuka itu. Katanya orang suci tapi pakaian kok terbuka? Pikir Naruto
"Yuk kita kembali ke ruangan OSIS kurasa masalah ini sudah selesai" ucap Arif santai
"Tunggu kalian berempat" ucap Rias kepada Arif, Naruto, Momo, dan Reya. Momo nampak marah karena langkahnya dan ketiga temannya dihentikan oleh seorang ketua klub yang tidak memiliki harga diri
"Apa maumu, buchou lacur? bukankah urusan pacarku sama kamu sudah selesai" tanya Momo dengan ucapan menusuk di awal. Dia sudah sangat membenci Rias yang merupakan teman baik dari Sona-kaichou karena dia membuat Arif tidak pernah tersenyum di sekolah ini. inilah yang membuat dia sangat marah dan benci karena pacarnya yang sudah menderita malah dibuat tambah menderita oleh Rias sendiri
"Dengar ya. Kami hanya melakukan ini hanya demi Asia-chan. Jika kau ingin minta maaf. maka, maaf saja, tiada maaf bagimu karena menusuk temanku dari belakang. Kau pikir aku sama dua temanku tidak punya hati, hah? Kau pikir itu mudah minta maaf akibat perbuatan rendahanmu dengan menyetubuhi sekiryuutei apalagi yang mencintaimu sendiri adalah Naruto-kun dan kau sama sekali menganggap dia tidak ada? Kau pikir semudah itu untuk mengembalikan hati kami yang remuk akibat perbuatan jahat kalian dengan hal yang nggak seharusnya kami ingat karena perbuatan kotor kalian? Sebaiknya jangan kau pernah dekati kami lagi jalang. Kami bertiga sudah muak dan pada saat itu ingin aku meremukkan kalian dengan sekali serangan. Jadi jangan pernah datangi kami atau berniat berbuat rusuh kalau nyawa kalian ingin selamat" jelas Arif yang kini pergi
bahkan Irina kaget mendengar ucapan Arif dimana teman masa kecilnya sendiri berani menyetubuhi perempuan berambut merah yang bernama Rias Gremory. padahal setahu dia teman masa kecilnya tidak pernah melakukah hal yang sangat rendahan itu
'I-itu tidak mungkinkan. Kenapa kamu sudah serendah ini martabatmu Issei-kun' Batin Irina yang shock mendengar penuturan Arif barusan
Sementara Rias, dia nampak menyesal sekali. Apa yang dikatakan Arif ada benarnya. Dia yang mengkhianati mereka bertiga apalagi Naruto yang menyatakan perasaannya kepada dirinya, dia yang menghina mereka apalagi sudah diperingati Asia, Dan dia pulalah penyebab penderitaan mereka bertiga bertambah. Sudah dipastikan teman baiknya akan membencinya karena Arif sendiri yang buka aib Rias dihadapan orang banyak.
"Arif-san" ucap Asia yang kini memberhentikan langkah Arif
"Ada apa?" tanya Arif walau emosinya masih naik turun. Dia berusaha mengeluarkan nada selembut mungkin karena dihadapannya ini adalah perempuan yang selalu menganggap mereka ada
"Terima kasih ya sudah membelaku. mungkin ucapan terima kasih saja rasanya tidak cukup. Jika kamu ingin minta sesuatu, katakanlah apa yang ingin kamu minta. Akan aku penuhi janji itu" ucap Asia yang membuat Arif tersenyum hangat yang jarang dia keluarkan
bahkan anggota ORC kecuali Asia kaget melihat senyum Arif yang sangat hangat itu karena mereka tidak pernah melihat senyum seindah mentari itu. Mungkin apa yang dikatakan arif benar, mereka sudah merusak dan meremukkan hati mereka hingga hancur berkeping-keping terutama Naruto.
"Jangan kayak gitu dong. Aku hanya melakukan ini hanya demi teman saja kok, tidak lebih tidak kurang" ucap Arif
"Apa yang dikatakan Arif-kun ada benarnya Asia-chan. dia hanya melakukan ini hanya demi kamu. Jadi jangan seperti minta hal kayak gitu dong. Aku nanti cemburu tahu ketika kamu minta" ucap Momo yang nampak merajuk
"Hahaha... yang ada dihatiku ini hanya kamu berdua saja kok Momo-chan dan Ruruko-chan"
"ihh. jangan disini dong bermesraannya"
"entah kenapa aku jadi ingin meluk Sona-chan jika melihat Arif-kun nampak mesra dengan Momo-chan" ucap Naruto
"yaa... akupun cemburu banget melihat Momo-chan memeluk Arif-san disini. dan entah kenapa aku ingin pelukan dari touta-kun"
"hoho... kenapa nggak sekarang aja ke ruangan OSIS dan bermesraan disana?" tanya Arif
"Jangan membuatku tambah malu disini njir" ucap kesal Naruto
"Hooo.. Lalu kenapa dengan mukamu yang memerah itu?" Goda Arif
"Sialan lu kutukupret. ingin aku hajar wajah tak berdosamu itu" ucap Naruto yang nampak kesal karena digoda Arif dan tertawa disana
"Hahahaha... Wajahmu lucu amat jika kesal seperti itu Naruto.. hahahaha.. mungkin Sona akan selalu memelukmu nanti" ucap arif yang membuat Naruto memerah mendengarnya
"Oh ya Asia-san, aku sama mereka pergi dulu ya. Dan juga aku minta maaf atas keributan tadi" ucap Arif yang dibalas gelengan Asia
"Itu tidak benar. Aku senang dan mendapatkan bantuan seperti kalian" ucap Asia
"Kalau gitu aku sama tim OSIS pergi dulu. Jaa na Asia-san" ucap Arif dan dibalas anggukan Asia
"Umu.. Arif-san" balas Asia
setelah itu kini mereka mau pergi ke tempat Sona dkk karena tugas mereka belum selesai apalagi PR yang harus dikerjakan
"Jaa na" ucap Arif sehingga Asia melambaikan salam perpisahan kepada Arif dan dibalas acungan jempol dari Arif yang menurut Asia sangat keren
setelah sampai diruangan OSIS, terlihat semua orang menatap mereka yang bertanya 'apa sudah selesai?' dan dibalas anggukan dari Arif dan 3 orang yang ikut dengannya. dan untung tidak ada masalah walau ada keributan disana
"oh ya kenapa dibawah sampai ribut sih. apalagi sampai ada penjelasan panjang mengenai Rias-san?" Tanya Touta
"Itu karena selesai aku berurusan sama orang Vatikan itu. Aku disuruh berhenti oleh Rias. Namun, Momo-chan memarahi mereka dengan ucapan pedas dan menghina ditambah ucapan pedas dariku yang membuat semua tidak berkutik" balas Arif. Dia langsung bad mood jika sudah dihadapi kedatangan ORC
"Apa itu benar? bahkan sampai ada bilang terima kasih lho" ucap Sona sangsi karena dia juga mendengar ucapan terima kasih dari Asia
"Ya.. itu karena Asia-chan berterima kasih kepadaku karena sudah membelanya karena 2 orang utusan dari Vatikan menyebut Asia-chan sebagai penyihir akibat dari perbuatannya yang menyembuhkan seekor iblis ketika Asia-chan masih di Vatikan"
"juga aku menambahkan karena Asia-chan masih polos dan belum tahu apa-apa pada saat dia berada di Vatikan dulu"
"Itu benar Kaichou. Rias-san itu tidak pernah berhenti dari perbuatannya itu apalagi dia berniat ingin menanyai kami ketika kami sudah selesai berurusan dengan 2 orang utusan Vatikan itu. ya gitu deh. Aku sebagai pacar Arif-kun harus memarahinya jika tidak dia nggak akan bakal berhenti dengan itu" ucap Momo dan memeluk Arif karena dia sangat paham dengan kondisi Arif yang kini nampak ada emosi naik turun
"Sebaiknya kamu istirahat saja Arif-kun. Apalagi emosimu masih dalam keadaan naik turun karena itu tidak bagus buat kesehatan kamu apalagi kamu punya 2 orang pacar" Jawab Touta dan dibalas anggukan dari Arif
"Aku tahu baka. Tapi bukannya kita masih ada PR?" Tanya Arif dan dibalas gelengan dari Touta
"PR baru saja selesai ketika kamu mendapatkan kerusuhan itu apalagi disuruh Asia-chan. Anggap saja ini balas budiku juga teman-teman kita untuk membantumu"
"Dasar kamu ini Touta-kun. Padahal aku tidak minta bantu. Tapi terimakasih atas bantuannya" ucap Arif yang membuat Touta menyengir mendengar penuturan Arif
"Ada kalanya Arif-kun termasuk kita semua beristirahat hari ini di ruangan ini untuk sementara karena kegiatan malam nanti kita ada misi" ucap Sona
"Memang misi apa, Sona-chan?" Tanya Naruto yang membuat Sona merona lagi mendengar jika namanya ditambah suffiks '-chan'
"Aku belum tahu apa misinya apalagi itu dari yondai maou sendiri" ucap Sona
"Kalau begitu kita istirahat sejenak dulu karena berhubung nanti malam kita akan mendapatkan misi dari yondai maou" ucap Tsubaki dan dibalas anggukan yang lain
dan kini nampak mereka tertidur pulas didalam ruangan OSIS yang menurut mereka sangat nyaman sekali apalagi Arif tidur sambil memeluk Momo, kadang dia berpindah posisi sambil memeluk Ruruko yang menurutnya sangat pas untuk bantal guling
ya mau bagaimana lagi mereka tidur sangat nyaman termasuk Touta yang tidur di payudara Tomoe dengan wajah bahagia disana yang membuat Tomoe tersenyum karena dipeluk oleh Touta
setelah malam tiba kini mereka nampak bersiap-siap dan cuci muka karena habis bangun dari tidur lelapnya
"Hoaamm... Aku tidak tahu jika masalahnya semakin runyam ketika kita baru bangun tidur" ucap Arif
"Kau benar, Arif-kun. Kita disuruh langsung ngebasmi gagak hitam yang merupakan veteran perang itu disini. Juga masa kita harus ngebantu Gremory itu? padahal salah satu keturunannya mengatakan diri mereka sangat kuat" Ucap Touta yang nampak kesal. Masa dia dan tim OSIS harus membantu mereka. Yang benar saja men, apalagi memory buruk terhadap gremory yang nggak kunjung hilang itu
"Mungkin kita disuruh membantu membuat kekai karena semua umat manusia tidak boleh mengetahui kegiatan gaib ini. Juga ada kalanya kita harus membantu seseorang yang menurut kita kesal dan ingin membalas perbuatannya" Jelas Sona yang membuat semua paham
"Oh ya tadi aku dapat kabar dari salah satu maou Beelzebub. Katanya ada beberapa orang yang ingin bertemu Touta-kun, Naruto-kun, dan Arif-kun dan itu terjadi pada saat perjanjian aliansi di mekai" ucap Sona
"Ehh.. memang siapa orangnya?" tanya Touta penasaran
"Kata maou Ajuka orang itu adalah Negi Springfield yang merupakan penyihir" ucap Sona yang membuat Touta melebarkan matanya karena dia akan ketemu kakeknya disana
'ma-masaka. Jii-chan?! Apa Setsuna-chan, Cut-chan, dan yang lain akan datang?' Batin Touta yang nampak merindukan kebersamaan mereka saat mereka berhasil menyadarkan Negi dan Cutlass termasuk shishou ayahnya Negi
'Ehh... keluarga Springfield akan berkumpul pada saat Aliansi ?!' batin Arif yang nampak kaget jika semua keluarga Touta akan datang disana
"Ayo kita pergi sudah waktunya bagi kita melakukan misi ini" ucap Tsubaki sehingga semua mengangguk
Sesampainya di sana kini terlihat Sona dan peeragenya membuat kekai karena Kokabiel ada disana apalagi karena maksud untuk membuat great war 2
"Baiklah semuanya buatlah kekainya" ucap Sona sehingga semua peerage Sona membuat kubah kekai besar dan nampak transparan sehingga kegiatan gaib disana tidak nampak kelihatan
Skiptime
setelah pertarungan yang memakan 10 menit yang mana Issei kalah akibat hempasan dan serangan beruntun dari Kokabiel kini dia nampak pingsan. Sehingga membuat Arif menghela nafas pasrah
"Haah~ kaichou buka setengah kekainya, biarkan aku sama Touta-kun dan Naruto-kun menghadapi Kokabiel" ucap Arif sehingga membuat Sona kaget beserta peeragenya
"Jangan melakukan hal yang bodoh. Aku tidak mau melihat Momo-chan harus menangis mengingat kondisimu yang terjadi di Indonesia kemarin apalagi kamu harus sampai menyusu kepada Momo-chan dan Ruko-chan" ucap Sona datar, aslinya dia sangat khawatir kepada Arif bagaimana tidak. Melawan musuh yang sangat kuat apalagi harus menggunakan healing atau Recovery yang membuat penggunanya merasakan sakit luar biasa
"dengar Kaichou, aku tidak mau atau berniat mengobati tim jalang itu, tapi akan lain ceritanya jika aku menghadapi Kokabiel karena aku tahu titik lemahnya" ucap arif yang nampak menyeringai sadis melihat dia akan melawan musuh super kuat
"Kheh. Kau ini tidak kenal takut ya? Apalagi melawan musuh yang sangat kuat"
"Kuat bukan berarti kita itu terlihat dari jabatan lho tapi karena perbuatan kita sendirilah yang kuat atau melakukan sesuatu yang diluar nalar" ucap Arif
"Kheh. Inilah kenapa aku sebagai seorang jinchuriki tidak akan pernah melepaskanmu walau itu dewa sekalipun karena kau satu-satunya saudara yang sangat baik menurutku"
"Jangan terlalu berharap kepadaku, bakayarou"
"Kaichou bukalah kekainya biar kami bertiga melawan musuh kami" ucap Arif sehingga Sona nampak menghela nafas pasrah akibat keras kepala Arif
"Haaah~... Aku yakin kamu akan bersikeras terhadap ini. Tapi baiklah, jangan sampai kamu mati yang akan membuat kedua pacarmu menangis" ucap Sona
"Kheh.. itu tidak akan pernah terjadi Kaichou" ucap Arif
setelah itu Arif masuk kedalam kekai buatan Sona dan masuk kedalam kekai bersama 2 teman anehnya
"Kau yakin dengan ini Arif-kun?" Tanya Touta
"Memang kenapa, Touta-kun?" tanya Arif yang membuat Touta berpikir
"Kau tahukan kita punya hubungan buruk dengan Gremory sendiri. Apa kau yakin dengan ini apalagi memory buruk yang ingin kupendam keliang kuburku sendiri" ucap Touta
"Aku yakin dengan ini Touta-kun. Jika ketua itu mengatakn bahwa yang mengalahkan Kokabiel adalah Issei maka aku nggak masalah dengan itu karena kita akan berhadapan dengan tim Gremory nantinya"
"Apa kau sudah memprediksinya barusan?"
"Hanya menebak saja"
setelah berada dihadapan Kokabiel kini terlihat Kokabiel memasang wajah meremehkan kepada Naruto, Arif, dan Touta yang membuat mereka bertiga heran ditatap seperti itu apalagi sama tim gremory
"ternyata ada cecungguk baru rupanya" ucap Kokabiel sarkas
bahkan itu hal biasa menurut Arif malahan hinaan yang dilontarkan oleh tim Gremory bukan apa-apanya. Malahan nampak dia menguap bosan menengok Kokabiel yang nampak meremehkannnya
"Ada apa Sobatku?" tanya Touta
"oii... Kita ini melawan veteran perang atau mendengar kicauan burung pipit di malam hari?" tanya Arif
"mana kutahu. Dan lagi nampak aneh sekali jika burung pipit berkicau di malam hari terlebih warna sayapnya warna hitam" balas Touta
"Lah. terus yang dihadapan kita ini siapa dong?" tanya Arif
"Mana kutahu mungkin orang gila kali"
"ehh... memang ada orang gila yang memakai sayap hitam itu?" tanya Naruto
"mungkin" balas Arif
mendengar hinaan yang begitu rendah apalagi ditujukan kepada Kokabiel, nampak Kokabiel nampak marah sekali mendengar hinaan yang begitu rendah apalagi dia itu berstatus veteran perang mana mau dia mendapat hinaan yang sangat rendah pikir Kokabiel
"kuso Gaki. Berani sekali kalian menghinaku. rupanya kalian bosan hidup hah?!" ucap Kokabiel yang nampak marah
"Memang kami bosan hidup kok apalagi ucapanmu itu seolah-olah mampu membunuhku" ucap Arif yang nampak bosan
"ayo majulah sini burung pipit" ejek Touta yang membuat Kokabiel marah besar
"Rasakan ini kuso gaki" ucap Kokabiel yang membuat light spear berukuran sedang dan melesatkan keaarah Arif dan 2 temannya
boom
Lalu Arif dan 2 temannya menghindari light spear itu sehingga nampak light spear itu menghancurkan dataran yang ditempati Arif dan 2 temannya
"Wow itu hampir saja" ucap Arif
"kurasa kita harus cepat-cepat ngebasmi burung pipit yang lepas dari sangkarnya" ucap Touta yang kini menyelimuti tangannya dengan aura ungu
"Terserah kau sajalah Touta-kun" ucap Arif
boom wuush duak booom duak buak wuuush boom
Lalu Touta lari dengan kecepatan tinggi dan berada dihadapan Kokabiel yang membuat kokabiel kaget. Namun kekagetannya terganti dengan rasa sakit dimana Touta menendang kebawah dengan sangat kuat sehingga Kokabiel turun dengan ke bawah dengan kecepatan tinggi
setelah menabrak tanah disana ada Arif yang menyambut kedatangan Kokabiel dan menendangnya ke bawah dengan hantaman super kuat sehingga Kokabiel merasakan nyeri tak tertahankan di perutnya
"Guhaagh" dan terlihat jika Kokabiel memuntahkan darahnya karena merasakan nyeri yang sangat luar biasa
dan ketika melihat Kokabiel melayang sedikit diatas tanah, Arif menendang Kokabiel sehingga Kokabiel berada di hadapan Naruto dengan sihirnya yang berada ditangannya
"RASAKAN INI" teriak Naruto yang memukul Wajah sangar Kokabiel dan menghantam tanah sekali lagi apalgi damagenya 3x lipat
"Naruto-kun, kita bully dia gimana?" tanya Arif yang kembali meremehkan Kokabiel dan dibalas anggukan dari Naruto
"Kurasa nggak ada salahnya juga. Ayo mari kita bully dia" ucap Naruto
syuung wuush duak duak
dan setelah itu Naruto memegang kepala Kokabiel dan melontarkannya keatas sehingga terlihat Kokabiel terbang keatas. Tak menunggu lama disana ada Touta dan menendang mukanya dengan tawa bengisnya sehingga Kokabiel meluncur kearah Arif yang membuat dirinya harus merasakan Sakit
"yahoo" teriak Arif yang nampak kegirangan menendang musuhnya apalagi dia tengah membully datenshi yang merupakan veteran perang
"Naruto-kun habisi dengan serangan pamungkasmu" ucap Arif sehingga N aruto membuat bola spiral besar yang seukuran bola basket
"jaa ne.. odama rasengan" ucap naruto yang tersenyum dan menghujamkan Kokabiel dengan Rasengan besar itu
"Gyaaaaaa" teriak Kokabiel yang tengah digilas oleh Rasengan Naruto
"oh kurasa ada yang kurang" ucap Arif
Lalu Arif membuat sebuah Rasengan berukuran rumah berlantai satu apalagi berelemen api dan menghujamkannya ke Kokabiel yang menuju kearahnya
"jaa ne, maniak-san" ucap Arif yang mengejek Kokabiel dan menghancurkan tubuh Kokabiel sehingga Kokabiel berubah menjadi serpihan cahaya
Setelah pertarungan yang memakan 5 menit akibat membully veteran perang. Kini nampak Arif terduduk lemas karena hampir menghabiskan setengah kekuatan sihirnya
Sementara yang menyaksikan pertarungan antara 3 pemuda peerage Sona VS Kokabiel nampak kaget. Bagaimana tidak 3 orang yang seharga 1 buah bidak pawn bisa membunuh Kokabiel yang notabenenya adalah veteran perang apalagi gubernur jendral malaikat jatuh
"Aku belum pernah melihat 3 ekor iblis mampu membunuh veteran perang secara brutal" ucap Xenovia yang nampak kaget dan ngeri melihatnya
gluk
Sementara Kiba malah meneguk ludahnya dengan kasar karena belum pernah melihat pembullyan yang dilakukan oleh bidak 1 pawn itu. benar-benar mengerikan pikir Kiba . Bagaimana tidak 3 orang yang seharga 1 bidak pawn mampu membunuh Kokabiel sedangkan dia dan anggota klubnya tidak bisa membunuh Kokabiel apalagi itu harus membutuhkan seluruh peerage buchounya
Sementara Rias nampak terbelalak kaget melihat ini karena dia belum pernah melihat 3 pemuda yang dia hina mampu menghancurkan dan membunuh Kokabiel. Sedangkan dirinya membutuhkan seluruh peeragenya untuk membunuh Kokabiel dan itu belum cukup apalagi ada Issei yang memiliki kekuatan longinus Ddraig
Dan kini nampak Naruto dan Touta jatuh dan memejamkan mata mereka karena saking kelelahan begitu juga dengan Arif yang malah memejamkan mata karena lelah bertarung barusan
Ketika Rias baru mau berjalan ke depan mantan peeragenya, terlihat Sona, Ruruko, Momo, Reya dan Tomoe menghampiri mereka bertiga yang nampak ketiduran
"Haah syukurlah. dia hanya kelelahan saja Kaichou" ucap Momo yang membuat Sona lega mendengarnya
"Baiklah untuk hari ini aku, Momo, dan Reya akan pergi ke rumah mereka untuk mengobati mereka juga memulihkan stamina mereka sedangkan sisanya membersihkan kerusakan ini" titah Sona
"Ha'i Kaichou" balas mereka serempak yang kini mulai bersih seddangkan Sona, Momo, dan Reya pergi ke rumah reot mereka untuk menyembuhkan mereka bertiga
Dan tak lama kemudian bangunlah sekiryuutei dari pingsannya akibat serangan dari Kokabiel begitu juga dengan Asia yang juga bangun dari pingsannya akibat ucapan Kokabiel yang mengatakan kami-sama telah mati
"Buchou, dimana Kokabiel?" Tanya Asia yang melihat tidak ada Kokabiel sama sekali
"Oh itu dikarenakan serangan Issei yang mampu membunuh Kokabiel apalagi dia menggunakan dragon shotnya kepada Kokabiel sehingga Kokabiel mati mengenaskan dan lagi mereka bertiga pernah membantu kita namun kalah karena hampir kehabisan mana mereka" ucap Rias yang membohongi Asia karena yang membunuh Kokabiel adalah mantan peeragenya itu
"hahahaha... Itu benar sekali Asia-chan. Akulah yang membunuh Kokabiel dengan boosted gear milikku ini. Masa 3 orang lemah itu mampu membunuh Kokabiel? Kurasa dia adalah orang yang sakit jiwa" ucap Issei yang nampak mengejek Sona dan 3 orang mantan temannya
sedangkan Saji nampak marah besar mendengar ucapan yang berisi kebohongan itu apalagi itu berasal dari ketua ORC itu sendiri. dia ingin menghajar ketua ORC itu. Namun, dia dihentikan oleh kekasihnya sendiri
"Sialan... Oii Yura apa-apaan kamu itu? cepat lepaskan aku untuk menghajar perempuan tidak tahu diri itu" ucap Saji yang nampak marah besar
"Saji-kun hentikan kegaduhan ini"
"Menghentikanku? itu mustahil. Tidak sadarkah mereka siapa yang telah memberikan umur yang panjang dan tidak sadarkah mereka siapa yang menyelamatkan mereka dari serangan mematikan itu? dan juga Tidak sadarkah mereka siapa orang yang menyelamatkan nyawa mereka dari lubang neraka itu hah?!" ucap Saji dia nampak menangis bercampur amarahnya karena dia tidak suka ketiga sahabat dan rivalnya diolok-olok seperti itu apalagi mereka bertiga adalah panutan bagi Saji karena mereka bertiga tidak hanya mengubah sifat OSIS yang dingin dan tegas tapi juga membuat mereka bisa terlihat seperti remaja 16 tahunan
Tsubaki, Ruruko, Tomoe, dan Yura nampak naik pitam karena ketua mereka dihina termasuk 3 peerage yang merupakan pawn baru dari Sona terlebih Ruruko sudah mulai marah karena kekasih yang dibawa oleh Momo dihina sangat rendah
"Kau pikir hanya kau saja yang marah Saji-kun? Kami juga Saji-kun" ucap Yura yang membuat Saji melirik ke kelompoknya. dia bisa melihat amarah para anggota OSIS yang mana kekasih dan teman dari mereka dihina dengan sangat rendah apalagi ketua mereka itu juga dihina
"ingatlah Saji-kun ini bukan urusan dan perintah dari kaichou sendiri. Apalagi ini bukan urusan kita" ucap Tsubaki yang nampak menenangkan hati Saji yang kini naik turun. Sungguh demi apapun Tsubaki belum pernah melihat Saji semarah ini apalagi dihadapan perempuan, setahunya dia tidak pernah bertindak kasar kepada perempuan
dan kini anggota OSIS melanjutkan kegiatan bersih-bersih mereka yang sempat tertunda akibat perbuatan Saji yang ingin menghajar ketua ORC yang mana perasaan mereka bercampur aduk antara marah, sedih, dan murka. Dan berharap sajalah agar barang-barang yang lain tidak rusak akibat hati yang bercampur aduk itu
"Buchou bisa kau katakan maksud perkataanmu barusan?" Tanya Akeno kepada Rias
"Kalau aku katakan yang sebenarnya maka anggota kita akan mengalami keterpurukan mental. bahkan mereka bisa saja berpikir ' jika peerage kaichou itu kuat seperti itu bagaimana dengan ketuanya sendiri'. Apalagi kita akan menghadapi mereka di pertandingan Rating game nanti" jelas Rias yang membuat Akeno paham. jika ketuanya tidak mendobrak semangat mereka bisa saja anggotanya akan mengalami keterpurukan mental belum lagi rasa keputusasaan yang mendalam
"Tapi kau tahukan apa resikonya kan Rias?" tanya Akeno serius tanpa memanggil buchou
"Aku tahu kok. Jika aku mengatakan sebenarnya maka peerageku akan mengalami keputus asaan dan keterpurukan mental dan rasa menyesal. Jika aku berbohong maka hubunganku dengan Sona akan renggang juga onii-sama akan mendapatkan surat pemutusan kerja sama antar klan jika aku sebagai heiress selanjutnya tidak bisa menjaga kedamaian ini" ucap Rias
"Kuharap kau bisa bersikap bijaksana Rias. soalnya kau tahukan pemuda bernama Arif itu sangat membenci pengkhianatan apalagi itu disebabkan oleh kita sendiri juga dirimu itu yang menganggap mereka lemah" ucap Akeno. Ini salah ketuanya yang membuang tanpa berpikir resikonya apa. Dia akhirnya tahu jika Arif dan 2 temannya itu yang awalnya lemah kini mendapatkan kekuatan yang menyerupai dewa
"Aku tahu Akeno. Aku tahu" ucap Rias yang pusing memikirkan ini. Dia kerepotan melawan Sona nantinya belum lagi melawan 3 pemuda mantan peeragenya. Dia pun akhirnya memijit keningnya yang sakit sedikit karena tengah memikirkan strategi melawan 3 pemuda itu
dan tak lama kemudian datanglah sosok yang berpakaian armor yang berwarna putih disana dan menatap anggota ORC
"Siapa kau?" tanya Rias
"Aku Hakuryuuko. Aku ingin mengambil 3 orang yang melarikan diri dan berniat memicu perang"
"Oh kalau mereka berhasil dibunuh oleh Sekiryuutei juga 2 sisanya masih dalam keadaan pingsan" mendengar penuturan Rias terlihat jika Hakuryuuko kaget. Jadi Sekiryuutei saat ini sudah kuat
"Begitu ya. Kalau begitu aku permisi dulu untuk mengambil 2 orang itu" ucap Vali yang mengambil 2 orang serta abu yang berasal dari Kokabiel untuk dicek di Gregory
"Apa tujuan Kokabiel berasal dari atasanmu?" tanya Rias
"Kau salah. Kokabiel itu bertindak berdasarkan keinginannya sendiri bukan dari atasan atau pihak lain. dan datenshi sana meminta maaf sebesar-besarnya akibat kelalaian mereka sendiri" ucap sosok itu
[apa kau melupakanku, Putih?]
(oh.. Ddraig kah? Kurasa kita bertemu disaat yang tidak tepat)
[maa na. Kurasa kita berdua berada disituasi yang tidak tepat]
"Sarung tangan issei berbicara?" tanya Rias kaget
(Kuharap kita bisa bertarung lagi Ddraig)
[kuharap juga begitu albion]
(sampai juga lagi Ddraig)
[sampai jumpa lagi Albion]
setelah percakapan itu kini Issei bertanya kepada sosok
"hoii... sebenarnya siapa kau?" tanya Issei
"Hmm untuk apa aku memperkenalkan diri kepada Sekiryuutei aneh sepertimu dan bisa membunuh Kokabiel secara kebetulan?" tanya sosok dengan nada sarkas
"Apa maksudmu hah?!" tanya Issei yang nampak berteriak
"Kau membutuuhkan waktu 10 detik untuk Balance Breaker. Sedangkan aku? coba kau hitung sendiri" tantang sosok itu yang membuat Issei bingung apalagi dia ber-IQ jongkok karena dia tidak paham dengan hal-hal rumit.
Lalu Isseipun memperhatikan mulai dari Armornya yang mana sama persis dengannya tapi yang membedakannya adalah warna putih dengan kristal biru juga setelah diperhatikan lagi akhirnya dia kaget melihat siapa sosok ini
'Sudah berapa lama dia memakai armor itu?' Batin Issei yang kaget karena dia tidak tahu sejak kapan dan sudah berapa lama sosok itu memakai armor itu
"Sepertinya kau sudah mengetahuinya. Kau adalah siswa biasa sedangkan aku adalah manusia setengah iblis"
"Apa maksudmu manusia setengah iblis?" tanya Rias
"Ya bisa dikatakan aku berasal dari ibuku yang manusia dan ayahku yang merupakan iblis. Jadi bisa dikatakan aku ini adalah hybrid akuma" ucap Vali yang membuat Rias dan peeragenya kaget mendengar hal ini
"Jadi sampai jumpa lagi lemah-san" ucap Vali yang mengejek Issei. Issei yang mendengar nampak menggeram kesal karena dia dihina padahal dia sudah membuktikan jika dirinya sangat kuat pikir Issei. Seandainya si bocah mesum ini tahu siapa yang mengalahkannya maka dia akan drop seketika
Skiptime
setelah selesai bersih-bersih kini tim OSIS pergi menuju ke tempat kaichou dan melihat kondisi kekasih mereka masing-masing. Setibanya disana mereka masuk kedalam rumah reot itu dan duduk di sofa sana
"Fuuuuah... Capeknya luar biasa" ucap Saji yang mendudukkan badannya ke kursi sofa
"Tapi aku tidak percaya mendengar ini. Gremory itu seenak udelnya menghina panutanku juga menghina Sona-kaichou"Sambung Saji yang tengah kesal ketika dirinya mendengar ucapan yang sangat hina yang keluar dari mulut Rias
"Sudahlah Saji-kun. Ini bukan urusan kita jadi jangan mencampuri urusan orang lain" ucap Tsubaki
"Tapi ini tidak bisa dibiarkan Fukukaichou. mereka bertiga sudah melewati hal yang berat dan peerage Gremory kurang ajar itu berani menghina panutanku. Aku tidak suka panutanku dihina apalagi martabat Sona-kaichou dihina oleh oppai lover itu" ucap Saji yang menekankan oppai lover. mereka yang baru tiba dirumah reot tahu siapa yang Saji maksud. Ya siapa lagi kalau bukan Hyoudou Issei, Pemuda mesum akut yang memiliki longinus Boosted Gear yang merupakan salah satu longinus dari 13 buah longinus yang didiami oleh naga merah yang bernama Ddraig
"Tapi kamu melupakan sesuatu Saji-kun" Ucap Yura yang membuat saji bingung dengan perkataan Yura
"Kau tahu Saji-kun. Mereka bertiga itu sebelum menjadi peerage atau belum tinggal disini mereka adalah tim 501st Joint Fighter Wing yang mana didiami didaerah sini. Itu terjadi ketika tidak sengaja mengaktifkan Striker unit yang mana itu terjadi 3 bulan yang lalu. Kau ingatkan apalagi mereka belum tahu jika senjata mereka adalah senjata spesial yang termasuk spesial longinus yang tidak ada dalam kitab injil" jelas Yura yang membuat semua pada kaget
"Sejak kapan itu terjadi. Apalagi kamu masih menjadi peerage dari Sona-kaichou kan?" tanya Tsubaki yang kaget. Jadi mereka adalah salah satu tim 501 itu pikir mereka karena di tim itu berisi top super ace disana
"3 bulan yang lalu Fuku-kaichou yang terjadi ketika aku menjalankan pelatihan seorang diri atas izin dari Sona-kaichou. Dan tim itu bubar setelah mereka pulang dari pertarungan itu ketika aku berada dalam perjalanan pulang. Makanya aku merahasiakan hal ini agar kalian nggak terlalu kaget" jelas Yura yang sekali lagi membuat mereka semakin kaget. Itu mengingatkan mereka dengan kejadian 3 bulan yang lalu dimana Neuroi menyerang perairan sana yang mana Akagi dan Warlock bergabung menjadi satu disana dan disana sudah terdapat organisasi yang bertugas menyerang Neuroi yang bernama Go Maru Ichi Tougou Sentou Kokudan (501st Joint Fighter Wing)
"Gila bener mereka bertiga" ucap Reya yang nampak kaget
"Bukann hanya itu bahkan pernah ditayangkan di video bahwa mereka bertiga bertarung tanpa perlu tameng sihir" ucap Yura
"Kalau gitu mereka mudah mati dong" ucap Tsubaki namun dibalas gelengan dari Yura
"kamu salah Fukukaichou. Mereka bertiga jika bertarung serius melawan Neuroi maka mereka tidak perlu tameng karena menurut mereka itu buang sihir kecuali misi tertentu yang mengharuskan mereka memakai tameng. Bahkan akibat kedatangan mereka bertiga disana dalam medan tempur tim 501, mereka bertiga sudah menjadi bagian tim legendaris" ucap Yura dan sekali lagi Tsubaki dan peerage Sona membulatkan mata mereka. Jadi mereka berbahaya jika Neuroi datang menyerang
"Jika kalian masih tidak percaya lihat saja di internet besok" ucap Yura
"Itu tidak perlu. Karena aku sudah membukanya" ucap Ruruko yang mencari biodata kekasihnya di internet apalagi salah satu top ace termuda
"Mana-mana. coba aku lihat" ucap Saji yang penasaran dan melihat biodata lengkap dari Arif Rahman sampai Naruto Uzumaki
setelah dibaca keseluruhan itu membuat seluruh tim OSIS terkena serangan jantung karena pangkat Arif adalah Kapten Muda yang disusul oleh Konoe Touta dan Uzumaki Naruto yang berpangkat Letnan Satu
"Hiii... Arif-kun sangat mengerikan sekali apalagi jika membunuh Neuroi dengan senjatanya" ucap Saji yang nampak tengah ketakutan melihat aksi Arif di Video sana karena pada saat baru direinkarnasikan ketika sebelum misi ke Indonesia dia sempat menghina Arif tanpa tahu jika pangkat dia adalah kapten dalam organisasi 501st Joint Fighter Wing alias Strike Witches
"Bukan hanya mengerikan tapi lebih mematikan" ucap Yura
" Julukan mereka masing masing adalah 'The Killer' untuk Arif-kun 'The Thunder' untuk Naruto-san dan terakhir 'The Black Slash' untuk Touta-san. Namun jika mereka menyatukan kekuatan mereka bertiga maka nama julukan baru mereka disebut 'The True Emperor'. Dan untuk itulah kenapa mereka bertiga bisa berpangkat drastis padahal harus berpangkat Sersan dulu seperti Miyafuji Yoshika "
"Dengan kata lain, mereka akan berbahaya jika serangan itu mengenai seseorang?" tanya Tsubaki dan dibalas anggukan Yura
"Itu pernah terjadi di perbatasan antara Gallia dan Karsland yang mana misi pada saat itu adalah mengamankan jalur supplai disana dari serangan Neuroi. Dan kalian tahu berapa jumlah Neuroi yang menyebabkan mereka bisa naik pangkat secara drastis?" tanya Yura dan dibalas gelengan dari semua tim OSIS kecuali Ruruko yang tahu berapa jumlah musuhnya
"Ada sekitar 2 juta Neuroi yang mereka bunuh" jawab singkat Ruruko dan dibenarkan oleh Yura yang membuat tim OSIS makin kaget. Gila bener membunuh 2 juta Neuroi sebanyak itu pikir mereka
TBC
baiklah gan mungkin segini untuk chapter 8 dimana aku beserta 2 teman anehku bertarung serius melawan Kokabiel
Lalu mengenai Strike witches yang kutulis dibagian akhir ini sebenarnya adalah hanya modifikasi dan kreasiku dari author Karasumaru666 dan Azainagamasa dengan ffn mereka adalah 'New power in new world' dan 'Kekuatan baru didunia baru' karena ada kesamaan alurnya. Aku sudah meminta izin dari author Azainagamasa53 dan dia membolehkanku memakai alurnya tapi nanti ada perbedaan jauh. Jika di ffn mereka adanya Zuko di Arc Kyoto maka aku akan buat Arc Kyoto itu ada sekumpulan Neuroi biar ada modifikasi alurnya ketimbang saya selaku author dicap memplagiatkan sesuatu tanpa izin mereka. Lalu seperti apa bentuk Neuroi yang akan terjadi di Arc Kyoto? itu ane bocorkan sedikit. kalau bentuk Neuroi di Arc Kyoto itu seperti Brave Witches dan di Arc perjanjian aliansi antar fraksi bentuk Neuroinya itu seperti Strike Witches di movienya bagian saat Miyafuji Yoshika mendapatkan kembali kekuatan sihirnya
Lalu mengenai lambang Arif, Naruto dan Touta akan terjawab itu pada saat perjanjian aliansi disaat pertemuan antara Touta dengan kakeknya yang mana mereka akan melawan Loki dan Fenrir serta Neuroi disana
