yo agan semua balik dengan saya Arifrahman 223(Dulunya bernama Arif4342). Nah di chapter ini (the Power of three rider) tim OSIS akan mengikuti suatu perjanjian damai yang mana diikuti oleh yondai maou. Nah pada saat ini kekuatan dari Narutolah yang akan dipertunjukkan
Author Note : di chapter ini sampai Arc Kyoto akan ada persamaan alur dari author Azainagamasa53 yang kini menjadi nama Kamen Rider Fifteen yang nama FFN itu adalah kekuatan baru didunia baru dan nanti akan ada perbedaan yang cukup berbeda di Arc Kokabiel sampai Arc Kyoto yang mana jika di Arc perjanjian aliansi datangnya Loki dan fenrir versi Azainagamasa53 maka kalau di versiku akan ada datangnya Neuroi setelah mengalahkan Loki dan Fenrir begitu juga di Arc Kyoto. Juga Neuroi akan terus berdatangan kesana mengingat perkembangan alur cerita ini
Synopsis: menceritakan seorang author yang memiliki kehidupan serba biasa. Namun, bagaimana jika dirinya berada didunia dxd bersama 2 orang yang berasal dari dimensi yang berbeda dan dipilih oleh kami-sama sebagai kamen rider selanjutnya
Pair: Arif Rahman X Nimura Ruruko X Momo Hanakai
Konoe Touta X Reya Kusaka X Tomoe Meguri
Naruto Uzumaki X Sona Sitri
Saji Genshirou X Tsubaki Shinra X Tsubasa Yura
RATE : M
Disclaimer: naruto, highschool dxd, kamen rider dan uq holder mahou sensei negima bukan milik saya karena saya hanya meminjam karakternya
WARN: ooc, abal-abal, eyd amburadul, dll
Chapter 9 : Perjanjian damai antar 3 fraksi akhirat
keesokan harinya dipagi hari yang cerah kini tim OSIS tengah melakukan patroli untuk mencari dan menghentikan perbuatan tak senonoh di Akademy Kuoh
"Haaah. Apa Arif-kun baik-baik saja?" tanya perempuan berambut coklat tua yang memiliki mata seperti Rias Gremory yang bernama Nimura Ruruko
"Aku yakin dia baik-baik saja, Ruko-chan karena mereka bertiga sangat kuat" ucap Perempuan berambut coklat memaakai bando biru dan memiliki aset yang sama seperti King dari ORC yang bernama Reya Kusaka
"Tapi apa kau yakin dengan keadaan mereka bertiga Reya-senpai?" tanya Ruruko yang nampak khawatir dengan kekasihnya itu
"Aku yakin mereka akan baik-baik saja. Kau tahukan Touta-kun kekasihku sangat kuat bahkan 2 temannya juga melebihi kita apalagi mereka bertiga seharga 1 bidak pawn lho. Juga bukannya mereka anggota 501st Joint Fighter Wing? itu menandakan kalau mereka sangat kuat" ucap Reya yang nampak meyakinkan Ruruko sehingga Ruruko bisa bernafas lega mendengarnya. Apa yang dikatakan Reya ada benarnya, dirinya tidak perlu khawatir terhadap kekasihnya itu karena dia yakin kekasihnya itu sangat kuat melebihi mereka apalagi mereka adalah tim 501st Joint Fighter Wing yang dikenal Strike Witches
dan tak lama datanglah anggota ORC yang membuat semua anggota OSIS menatap dingin mereka semua tak terkecuali king dan pawn yang suka menghina kaichou dan sosok panutan mereka (khusus Saji)
"Ano... Apa kalian lihat Sona-kaichou?" tanya perempuan berambut crimson itu kepada tim OSIS namun tidak ada yang menggubris pertanyaan dari Rias
"Hei bisa tidak sih kalian nggak mengacuhkan Buchou?" tanya pemuda berambut coklat kapten Tsubasa yang bernama Hyoudou Issei yang nampak marah
"Heh... memang apa peduliku kepada Buchoumu?" tanya Saji yang nampak dingin dan meremehkan Issei
"Te-teemeeee" ucap Issei yang kini melangkah namun ditahan oleh Rias yang kini menatap mereka aneh. Ada apa dengan mereka semua sih pikir Rias
"Ada apa dengan kalian?" tanya Rias
"Apa perlu aku jelaskan perbuatan fatalmu kemarin malam?" tanya Fuku-kaichou yang bernama Tsubaki Shinra
Sementara Rias dia nampak berpikir keras apa yang telah dia lakukan kemarin malaam. Setelah dia mengingat akhirnya dia kaget karena anggota OSIS ada disana apalagi perkataannya mengenai jika Isseilah yang mengalahkan Kokabiel
"Jadi kalian mendengarnya?" tanya Rias
"Ya.. dan itu mengubah cara pandang kami semua terhadapmu Rias" ucap Tsubaki datar dan tegas
"Ara-ara...ufufufuu... Apa maksud kalian sih?" Tanya Akeno dan dibalas tatapan datar oleh Saji
"Kau melihatkan seperti apa perjuangan mereka kan? Kau tidak melihatnya kan?" Tanya Saji dia mulai naik pitam mendengarnya
"temeee... seharusnya kau menghormati Akeno-senpai" Ucap Issei yang mulai naik darah
"Lalu apa urusanku sama kamu? Sekiryuutei jomblo" Tanya saji yang mengejek
"Dengar ya? mereka sudah melalui masa sulit mereka juga mereka telah mempertaruhkan nyawa untuk melawan makhluk sepele yang kalian anggap sulit dilawan. Dan satu lagi mereka bertiga..."
"Yahoooo... Aku sampai" teriak seseorang yang memotong perkataan Saji. Dan orang itu adalah Naruto Uzumaki
Boom
dan tak lama kemudian karena kecerobohan Naruto malah kesandung oleh kakinya sendiri dan menghempaskan wajahnya ke tanah
"hah hah hah hah... Akhirnya sampai juga hah hah hah" ucap laki-laki lain yang berambut hitam Uchiha Madara
"Sialan tuh bocah tadi... Langsung lari aja meninggalkan kita" ucap laki-laki satunya lagi
dan siapa lagi kalau bukan Konoe Touta dan Arif Rahman yang sedang mengambil nafas karena lelah apalagi karena mereka nyaris telat di akademi kuoh dengan penampilan culun mereka dan untung sekolah masih agak sepi karena belum semua yang hadir disana
"Yahooo... Arif-kun" sapa Ruruko dan dibalas lambaian lemah dari Arif karena ngos-ngosan
"Yoo... Ruko-chan" sapa balik Arif
"Touta-kun" ucap perempuan berambut merah maron yang kini memeluk Touta karena kecapekkan berlari
"Yo Tomoe-chan" ucap Touta yang kini berusaha mengambil nafas akibat ulah Naruto sendiri
"Hmmm. Kenapa kalian bertiga pada berlari?" Tanya Tomoe
"Salahin si bocah kampret yang tidurnya macam burung hantu barusan sehingga kami nyaris telat" ucap Touta yang kini menghirup udara banyak-banyak karena saking lelah
"Yoo Arif-kun minna" sapa perempuan berambut silver
"Yo Momo-chan" Sapa Arif kembali
Dan tak lama kemudian sosok laki-laki memukul kepala Arif dengan keras sehingga Arif menatap laki-laki itu dengan nyalang
"Apa maksudmu melakukan seperti itu?" tanya Arif yang menuntut penjelasan
"Maaa-maaa... Seharusnya kau tersenyum dong.. masa Rivalku masang muka sangarnya" ucap Saji yang nampak menggoda dan dibalas cengiran Arif
"Nah itu baru Rival gue" balas Saji yang kini membantu Arif berdiri
Rias yang melihat kejadian tadi nampak iri dimana Arif, Naruto, dan Touta bisa tersenyum kembali bahkan ada kehangatan yang membuat dirinya semakin iri melihat kejadian barusan
"Buchou" ucap Akeno
"Aku tahu Akeno" ucap Rias yang kinimmulai melangkah kesana dan bertanya entah kepada siapa
"Apa kalian tahu dimana Sona-san?" tanya Rias dan dibalas tatapan heran Arif, Touta, dan Naruto
"Oiii... Reya-chan, Siapa cabe barusan yang bertanya tadi?" ejek Touta. Semua anggota OSIS yang mendengar ucapan Touta nampak menahan tawa akibat ejekan yang ditujukan kepada Rias ketua ORC apalagi mereka belum pernah mendengar jika Rias dihina sebegitu rendahnya
Sementara Rias nampak kaget mendengar ucapan Touta Tadi yang mana dirinya diejek berbeda dengan Issei yang nampak murka ketika Rias dihina begitu rendah oleh Touta
"Temeee... Berani sekali kau menghina Buchou" ucap Issei tak diterima yang kini mulai naik pitam
"Oiii Touta-kun. Yang teriak nggak jelas kepadamu siapa tadi?" tanya Arif
"Entahlah mungkin saus tomat" balas Touta yang mengejek Issei. Semua yang mendengar ucapan hina Touta kembali nampak tertawa terbahak-bahak karena nggak kuat menahan tawa yang dilontarkan kepada Issei barusan. Issei yang dirinya dihina nampak mulai naik pitam
"Temee.. Dengar ya aku lebih kuat daripada kalian bertiga. Apalagi kalian lemah melawan Kokabiel" ucap Issei yang membuat Arif menatapnya heran
"Oii... Apa aku harus mengingatkan kejadian 3 hari yang lalu itu bocah? Lawan Phenex aja nggak mampu apalagi lawan Dark Rider. Dengar ya mereka sudah sekelas iblis ultimate yang rank S" ucap Arif santai
"Itu karena mereka kuat sekali. Aku lawan Kokabiel saja lebih mampu daripada kalian bertiga. Juga Kalian terlalu lemah masa dengan serangan simpel saja kalian mudah pingsan apalagi itu berasal dari malaikat jatuh"
"Hooo... Nantang gue toh ceritanya?" tanya Arif yang nampak sarkas kepada Issei
"Majulah kalau kau benar-benar kuat. Sekiryuutei sampah" ucap sarkas Arif
"Temeee" teriak Issei yang maju menyerang Arif dengan tinjunya
namun apa daya serangan asal Issei mudah dihindari oleh Arif yang menguap bosan. Setelah hindaran serangan dari Issei yang memakan hampir 4 menit, terlihat Issei nampak begitu lelah karena berusaha melawan Arif dengan tinjunya
"Ada apa? Katanya lebih kuat dan mampu melawan Kokabiel. Apa hanya ini serangan yang kau punya Kimoryuutei?" Tanya Arif yang mengejek Issei dengan sebutan paling hina
"Kurasa ini pukulan bagus untukmu Kimoryuutei"
Buak Wuuush blaar
Lalu Arif memukul perut Issei dengan kuat sehingga Issei melesat kearah bangunan dekat sana dan menyebabkan keretakan disana. Semua yang melihat nampak membulatkan mata mereka hanya sekali serang Issei sudah terkapar lemes
"Oi oi oi... itu hanya pukulan biasa Kimoryuutei. Masa pukulan yang hanya memakai 1% kekuatan saja sudah tepar nggak jelas gitu" ucap Arif yang kini menatap Issei begitu rendah
Semua yang mendengar ucapan Arif nampak kaget kecuali Touta dan Naruto. Tinju yang dilayangkannya hanya 1% saja dan itu membuat Issei tepar tak berdaya padahal tidak menggunakan kekuatan sihir sama sekali
'Bagaimana bisa. Padahal dia tidak memakai sihir sama sekali' batin Rias tak percaya melihat kekuatan Arif yang sudah pesat melebihi peeragenya
'ba-bagaimana bisa. Padahal aku bisa melawan Kokabiel juga kenapa dia bisa sekuat itu?' batin Issei tidak percaya yang kini tertelungkup akibat sekali serang dari Arif
"Haaah payah. baru tinju normal saja sudah K.O. dan lagi gelar Sekiryuutei tidak pantas untukmu karena kau masih lemah. Dan tidak ada gunanya kau melawan dengan kekuatan penuhmu sama sekali. Karena jika kau melawanku dengan 100% kekuatanmu maka aku menganggap kekuatanmu hanya 0,1 %" ucap Arif datar
dan sungguh demi apapun mendengar ucapan Arif bagian akhir membuat mereka kaget, 0,1% kekuatan minimal dia jika mereka melawan kekuatan penuh? hei ini sangat mengerikan tahu apalagi kekuatannya 0,1% untuk melawan tim ORC
"Haaah. Yuk kita ke lokal sebentar lagi murid lain pada tiba" ucap Arif dan dibalas anggukan dari OSIS
Skiptime saat malam
Pada saat malam hari tiba, kini berkumpullah seluruh fraksi akhirat yakninya 3 kubu yang terdiri dari Akuma, Tenshi dan Datenshi. Juga pada saat siang hari Sona didatangi oleh Rias dan bertanya mengenai kenapa dirinya tidak tahu potensial yang dimiliki 3 pemuda itu sehingga Sona menatap Rias datar dan mengatakan itu tidak ada hubungannya juga itu karena ulahnya sendiri yang tidak tahu malu
Sehingga Rias terdiam mendengar ucapan Sona. Dirinya kaget karena Sona belum pernah berperilaku dingin kepadanya
dan pada saat itulah Rias bercerita dari awal sampai akhir dimana Kokabiel menyerang dan sampai ada bumbu kebohongan yakninya dimana Rias mengatakan bahwa yang mengalahkan Kokabiel adalah Pawnnya sendiri
"Baiklah bisa kau jelaskan Azazel kenapa bawahanmu menyerang adikku dan sahabatku?" Tanya laki-laki bishounen yang berambut merah karena dia adalah kakak dari Rias yang bernama Sirzech. Sementara laki-laki yang sudah tua berambut hitam apalagi ada poni pirangnya yang bernama Azazel nampak menghela nafas lelah
"Itu sejujurnya akibat ulah dia sendiri. Dikarenakan ketidakpuasan dari hasil Great War yang menyisakan seperempat malaikat jatuh. Tapi bukannya sudah ada sosok Sekiryuutei yang mengalahkannya" tanya Azazel. Issei nampak bangga karena dialah yang mengalahkannya padahal Azazel tahu bahwa bukanlah Issei yang mengalahkannya tapi sosok yang dikenal sebagai Kamen Rider lah yang mengalahkannya
Arif yang melihat gelagat Issei yang nampak begitu bangga karena berhasil hanya nampak heran. Untuk apa dia berbangga hati karena berhasil mengalahkan Kokabiel
"Daripada bertele-tele lebih baik kita melakukan perjanjian damai" ucap Azazel yang membuat semua kaget karena ini sangat tiba-tiba
"Kenapa tiba-tiba banget Azazel?" Tanya perempuan berambut hitam twintail yang bernama Serafall
"Dikarenakan kita semua selalu terlibat perang dan tidak pernah menemukan solusi dalam peperangan. Ada kalanya kita harus berdamai dan tidak saling membunuh karena ketiadaan tuhan juga sosok 3 makhluk legendaris yang telah ada disisi kita" ucap Azazel
"Apa maksudmu Azazel-san?" tanya laki-laki bishounen tapi rambutnya nampak pirang dan ada halo diatas kepalanya juga memakai baju tempur
"Kau tahu Michael 3 orang itu?" Tunjuk Azazel kepada Arif, Touta dan Naruto
"Mereka lah yang berhasil mendapatkan kekuatan Kamen Rider yakninya kekuatan yang melebihi Longinus sendiri dan merupakan tangan kanan tuhan. Bagi siapapun yang mendapatkan kekuatan ini sebelum mereka direinkarnasikan menjadi 3 kubu kita sendiri maka mereka mampu membunuh makhluk kelas kiamat. Dan lagi keberadaan mereka sudah terhapuskan dikarenakan pemilik sebelumnya menginginkan jika mereka dan senjata mereka dianggap tidak ada"
"Tapi apa buktinya Azazel?" tanya Michael
"Kalian bertiga tunjukkan Jenis Rider kalian" ucap Azazel sehingga Arif menampilkan Diend Driver, Touta yang menampilkan Faiz Driver dan terakhir Naruto yang menampilkan Deck Driver
"Itulah kekuatan Kamen Rider yang mampu membunuh makhluk kelas kiamat. Tapi kelebihan dari Driver yang mereka dapat adalah jika mereka mengambil paksa Driver mereka tak peduli siapapun mereka maka mereka akan mati seketika walau bisa dipakai orang arogan, tapi mereka tetap tidak akan bisa memakainya sehingga mereka diliputi ketakutan. Kecuali jika 3 Rider itu saling bertukar kekuatan untuk ikatan persaudaraan" jelas Azazel. Jadi mereka tidak bisa mengambil Driver mereka bertiga secara paksa yang akan membuat mereka cepat mati
'mengerikan' Batin mereka semua
"Tapi bukannya itu kebetulan. Mereka saja tidak mampu membunuh Kokabiel apalagi menggunakan kekuatan Kamen Rider mereka sendiri?" Tanya Issei yang tidak terima sama sekali jika mereka bertiga jauh lebih kuat dari mereka
"Kau salah gaki. mereka bisa lebih kuat tanpa menggunakan kekuatan Kamen Rider mereka sendiri kecuali jika dalam keadaan genting atau terpaksa. Dan lagi kekuatan Kokabiel menyerang mereka adalah 100% tapi bagi mereka yang mendapatkan kekuatan Kamen Rider hanya 0,1% saja kekuatan mereka yang dikeluarkan apalagi jika mereka masuk dalam True Form itu tidaklah berarti apa-apa bagi mereka" Jelas Azazel kini semua menatap kaget kepada Arif, Touta, dan Naruto. Kalau mereka menganggap mereka bertiga musuh maka seluruh Fraksi mudah mereka hancurkan dengan 3 kali bahkan 6 kali serangan
"Baiklah bagaimana menurut kalian bertiga? Michael, Serafall, Sirzech tentang perjanjian damai ini?" tanya Azazel yang melirik 2 akuma dan 1 tenshi
"Kalau aku sebagai Fraksi Tenshi menerima perjanjian damai. Karena aku sangat muak dengan peperangan yang tidak bisa memberikan sebuah solusi" ucap Michael
"Tipikal Tenshi banget" ucap Azazel. Lalu Azazel melirik kepada Serafall dan Sirzech sehingga dua iblis itu saling menatap satu sama lain apalagi karena dulunya mereka bersahabat
"Aku sebagai fraksi akuma menerima perjanjian damai ini"
"Begitupun denganku juga. Aku menerima perjanjian damai ini karena sudah cukup bagiku untuk merasakan peperangan yang sangat menyakitkan itu tidak di zaman So-tan saat ini juga" ucap Serafall serius bahkan Sona nampak kaget karena kakaknya sangat mencintai dia bahkan kakaknya tidak membiarkan dirinya terluka
"Oh ya sebelum melakukan tanda tangan perjanjian damai ada yang ingin aku sampaikan kepada pemuda berambut pirang yang bernama Naruto. bisakah dia maju kesini" ucap Michael sehingga Naruto maju kehadapan Michael
"Ada apa Michael-sama?" tanya Naruto. Tanpa berbicara apapun Michael memberikan 2 kantong plastik kepada Naruto yang membuat Naruto heran
begitu Naruto buka, alangkah kagetnya dia melihat ada 2 pasang mata yang dikenal olehnya yakninya mata senpainya dan sahabatnya ada di toples kaca itu juga ada 2 buah hitai ate disana yang berlambangkan Konohagakure
"Apa maksudnya ini Michael-sama?" tanya Naruto yang nampak cemas mengenai sahabat dan senpainya itu
"Desa Konohagakure dan 5 desa elemental telah hancur luluh lantak. temanmu memberikan mata ini yang dikenal Sharingan kepadaku juga mata Rinnegan milik senpaimu akibat dia berusaha melawan sosok yang sangat kuat disana dan dia menitipkan mata ini juga mata senpaimu agar bisa digunakan oleh dirimu atau temanmu juga dia memberikan hitai ate ini kepadaku agar bisa dipakai oleh temanmu yang baru ditambah temanmu dari desa Konohagakure mengatakan bahwa ada sesosok laki-laki berkulit putih yang akan kedunia ini"
mendengar desa kelahirannya juga desa aliansinya yang hancur membuat Naruto terpukul bahkan dirinya tidak bisa menahan tangisan karena dia telah kehilangan sosok berharganya yang sudah dia anggap saudaranya sendiri apalagi guru yang selalu membimbingnya menjadi shinobi yang hebat serta kekasih yang menganggap Naruto apa adanya
"Paman Bee, Konohamaru, Sasuke, Sakura, Hinata, Kakashi-sensei, Iruka-Sensei, Lee, Tenten, Temari, Gaara, minna. gomennasai...hikks...hiks...hiks. Aku...hiks...hiks...aku...hiks... tidak pantas mendapatkan title 'Hero Of Elemental'... Maafkan aku... minna" ucap Naruto yang kini menangis
Seluruh anggota OSIS nampak sedih melihat ini dimana Naruto menggumamkan nama teman dan gurunya yang menurut mereka sangat berharga
Touta dan Arif yang melihat kondisi terpuruk Naruto melangkah kesana dan menepuk kepala Naruto. Naruto yang melihat wajah serius Arif nampak kaget
"Jangan kau bersedih atas kematian teman juga keluargamu, bakayarou. Aku tahu rasa sakit itu yang merenggut kebahagiaanmu yang rasa sakitnya tidak tertahankan yang membuat dirimu ingin menyusul mereka. Tapi kita tidak boleh menangis karena kehilangan sosok berharga, tapi kau harus menjalankan kehidupan baru dengan teman barumu didunia ini tidak peduli siapa kawanmu apakah Fraksi Akuma, Tenshi, Datenshi, Youkai, atau dewa dewi mitologi sana. Kau mengertikan?" tanya Arif
"Apa yang dikatakan Arif-kun ada benarnya. Kau jangan meratapi kematian mereka tapi kau harus bangkit dari kematian mereka yang mana sudah merenggut kebahagiaanmu juga senyumanmu itu. Jadi biarkan aku dan Arif-kun akan membantumu dalam hal ini karena kita adalah teman dan saudara tanpa hubungan darah. Juga tidak peduli siapa dirimu yang terpenting kau adalah teman dan juga saudaraku termasuk Arif-kun" ucap Touta
"Kau paham, Uzumaki Naruto" ucap Arif yang kini menatap kedepan tanpa menoleh ke arah Naruto
"Aku paham" Balas Naruto singkat
Tim OSIS nampak menahan tangis haru itu karena Naruto telah kehilangan sosok yang berharga. Namun,ada 2 sosok sahabatnya yang siap membantunya kapanpu
"Tapi mata ini gimana?" Tanya Naruto yang memperlihatkan 2 pasang mata yang berjeniskan Sharingan dan Rinnegan
"Aku akan memakai mata temanmu sedangkan Touta-kun memakai senpaimu"
Lalu Naruto mentransplantasikan mata temannya ke Arif dan mata senpainya ke Touta. Setelah berhasil kini terlihat mata mereka berdua masih sama yakninya kuning keemasan dan merah darah
"Sekarang coba gunakan dengan mengalirkan demonic power sedikit. aku tidak begitu yakin sih karena di tempat kelahiranku harus pengguna chakralah yang bisa mengaktifkannya"
Lalu Arifpun mengalirkan demonic powernya sedikit begitu juga dengan Touta sehingga terciptalah mata Sharingan dan Rinnegan
"wow keren banget kalian bisa mengaktifkan kekuatan mata kalian melalui demonic power" Puji Naruto yang membuat Arif dan Touta nampak menyeringai karena mereka bisa membantu Naruto juga anggota OSIS tanpa kendala apalagi mereka adalh tim 501st Join Fighter Wing
"Oh ya satu hal lagi aku lupa" ucap Azazel sehingga semua melirik kearah Azazel
"Besok kita kedatangan tim 501st Joint Fighter Wing. Kalian tahu tim itukan?" tanya Azazel yang dibalas gelengan semua orang itu
"Mereka adalah sebuah tim dimana tim itu berisi top ultra ace andalan bahkan mereka pernah sekali meminta hubungan aliansi dengan kita karena mereka ingin melawan Neuroi yang ingin datang kesini apalagi kejadian itu terjadi 3 bulan yang lalu. Tepatnya di Kyoto yang terkenal dengan mitologi shinto disana" ucap Azazel sehingga semuua nampak kaget. Jadi mereka meminta aliansi kepada 3 kubu karena mereka yakin Neuroi akan datang kesana
'Apa karena Neuroi akan datang ke Kuoh ya hingga mereka datang kesini?' batin Arif yang nampak bertanya karena masalah ini sudah diluar kendali
"Tapi apa alasan mereka meminta hubungan aliansi dengan kita?" Tanya Sona
"Mereka minta hubungan aliansi dengan kita itu dikarenakan mereka meyakini jika ada berbagai macam Neuroi akan datang kesini bahkan salah satu anggota sana mengatakan bahwa akan ada pertempuran besar-besaran dengan Neuroi raksasa yang akan terjadi di Underworld" ucap Azazel
"Tapi masalahnya adalah. Kekuatan Neuroi sangat berbahaya karena jika kita semua menembakkan sihir kita ke sekumpulan Neuroi maka kita adalah debu dihadapan kita kecuali mereka adalah pengguna Senjata api" jelas Azazel
"Rasanya aku pernah dengar berita mengenai itu" ucap Arif sehingga semuua melirik kearah Arif
"Jelaskan" ucap Azazel
"itu terjadi di tempat kelahiran salah satu anggota 501st yang bernama Letnan Satu Perrine Closterman yang mana Sersan Miyafuji Yoshika tertembak oleh laser setelah Sersan Miyafuji Yoshika berhasil menyerang inti dari Neuroi itu. Dan akhir cerita itu Sersan Miyafuji Yoshika menyerang kumpulan Neuroi setelah sihir dia kembali bersama munculnya semua anggota 501st Joint Fighter Wing" jelas Arif
Semua nampak melongo sekali lagi mendengar cerita Arif yang mengetahui anggota 501st Joint Fighter Wing
"Yap memang seperti itulah kejadiannya. Jika tidak menyerang bagian intinya, itu sama saja kalian mencari bunuh diri" ucap Azazel
"Baiklah karena sudah melenceng jauh akibat salah kita sebaiknya mari kita menandatangani dokumen perjanjian damai antar 3 fraksi akhirat" ucap Azazel
ketika baru mau menandatangani perjanjian damai seluruh orang pada berhenti kecuali Arif, Touta, Naruto, dan beberapa orang yang memiliki kekuatan besar, kekuatan suci dan kekuatan naga
"Tak kusangka mereka menggunakan Forbidden Balor View" ucap Azazel
"Gasper" ucap Rias yang tahu siapa yang memakai Sacred gear itu. Salah satu jenis sacred gear yang berbahaya dimana pengguna bisa menghentikan bahkan memaju mundurkan waktu
"Onii-sama aku harus menyelamatkan gasper" uucap Rias
"itu mustahil. Rias apalagi tempat itu sudah dikuasai oleh penyihir" ucap Sirzech
"Ta-tapi onii-sama""Kalau dibilang berbahaya ya berbahaya" ucap Arif yang memotong ucapan Rias sehingga membuat Rias marah
"Apa maksudmu. jadi aku harus berdiam diri ketika budakku yang kusayangi tertangkap penyihir, Gitu?" Tanya Rias yang nampak marah
"Kau pergi kesana sama saja bunuh diri. Aku mungkin nggak mempermasalahkan Sekiryuutei itu tapi. Apa kau bisa menjalankan strategimu itu yang nampak asal-asalan itu? Pergi kesana tanpa rencana lalu asal menyerang dan membombardirkan daerah sana yang kalian tidak tahu berapa musuhnya? apa kau ini cari mati sama budakmu itu? Lalu seandainya kau selamat apa kau tahu gimana keadaan budakmu?" tanya Arif yang membuat Rias terdiam. Apa yang dikatakan Arif ada benarnya, dirinya tidak akan tahu berapa musuhnya
"Oii.. Aku ini kuat tahu. Jadi aku bisa membasmi penyihir itu, lemah" ucap Issei yang nampak marah
"Kau diam Sekiryuutei. Disini bukan masalah jumlah kalian tapi kualitas kalian ditentukan disana yakninya cara berpikir. Apa kau mampu dan bisa menyelamatkan kouhaimu tapi dengan resiko tidak ada rencana sama sekali dan asal nyerang yang berakhir dengan dirimu terbunuh? Pakai otakmu sekiryuutei bukan pakai otot" ucap Arif kasar sehingga Issei terdiam dan menggeram. Dirinya belum pernah kena bentak seperti ini apalagi apa dikaatakan Arif ada benarnya jika dia pergi dan menyelamatkan Kouhainya tanpa rencana matang sama saja bunuh diri
Lalu Arif melirik punya Naruto yakninya Deck Driver yang berlogo kepala naga sehingga dia melihat cermin yang tidak terkena sihir dari Gasper. Dan akhirnya ketemu sehingga dia minta izin kepada Naruto
"Naruto-kun boleh aku pinjam Deck Driver milikmu?" Tanya Arif dan dibalas tatapan heran dari Naruto
"Memang kenapa sampai kamu meminjam Deck Driver milikku?" tanya Naruto
"Aku ada rencana bagus" ucap Arif sehingga Naruto hanya bisa pasrah dan meminjamkan Deck Drivernya dan Ariff memberikan Diend Driver kepada Naruto untuk jaga-jaga
"Kenapa kau beri aku diend Driver?" tanya Naruto
"Hanya jaga-jaga. Jika ada penyihir maka tembak saja mereka tanpa ampun. Mungkin sedikit lama karena aku harus menghabisi penyihir sana" ucap Arif
"hati-hati jangan kelamaan" ucap Naruto dan dibalas anggukan Dari Arif
Lalu Arifpun mengarahkan Deck Driver milik Naruto sehingga muncul belt dipinggang Arif dan berucap
"Henshin"
setelah itu kini Arif berganti armor dengan armor Kamen Rider Ryuuki. Lalu Arif mulai masuk kedalam kaca sana yang membuat semua kaget dan membuat Naruto paham rencana Arif apa
'di-dia bisa masuk cermin' pikir semua orang kecuali anggota OSIS dan Akeno yang membeku
"Ohh... Pantesan kenapa dia pinjam deck Driver milikku. soalnya Ryuuki kan dikenal Kamen Rider yang bisa keluar masuk cermin bahkan musuh yang ingin mencari tahu keberadaannya tidak bisa melacaknya... Haaah dasar partner" ucap Naruto sehingga dia nyengir mendengarnya
setibanya didunia Cermin kini Arif berlari menuju gedung ORC karena setahu dia Gasper dan Kouhai berambut silver itu disekap disana
Sesampainya dibangunan sana, Arif melihat ada sebuah cermin kecil apalagi berada lemari yang ukurannya hampir satu meter
Lalu diapun memasukkan kepalanya dan dugaannya benar 2 penyihir itu ada didekat sana sehingga Arif mengeluarkan pedangnya sehingga keluarlah pedang yang berbentuk ekor naga
Akhirnya Arif mengendap-endap masuk kesana sehingga dirinya tidak diketahui oleh 2 penyihir itu. Baru dibelakang penyihir itu, Koneko nampak kaget karena dia belum pernah melihat ada sosok Kamen Rider Ryuuki datang menolongnya
"Na-Naruto" Lalu perkataan Koneko terpotong oleh jari telunjuk Arif yang berada di mulutnya sehingga diam
1
2
3
Jraaas Jraas
"Gehe.."
setelaah itu Arif berhasil menyerang dan membunuh 2 penyihir itu sehingga Koneko dan Gasper bebas
"Heii kenapa lingkaran sihir itu mulai menipis cahayanya" ucap penyihir diluar sana sehingga Arif bergegas menggendong serta membebaskan Koneko dan Gasper sehingga mereka berhasil masuk kedalam dunia cermin karena mereka hampir ketahuan
Ketika masuk para penyihir yang berjaga diluar akibat melihat cahaya yang mulai menipis, Mereka hanya melihat tidak ada apa-apa disana kecuali energi sihir temannya yang membuat mereka kaget
"Hei. Pada kemana tawanan kita?"
"Harus kita laporkan pada Katerea-sama"
Didunia cermin
Ketika berada didunia cermin terlihat Arif ngos-ngosan karena dia nyaris ketahuan oleh penyihir sana
"Kau siapa?" Tanya Gasper
"Aku teman dari Naruto. juga mantan peerage dari buchoumu" Ucap Arif
Koneko yang tahu siapa pemilik dari suara ini terkaget jadi yang menyelamatkannya adalah Arif-senpai sendiri pikir Koneko
didunia Nyata
setelah kedatangan Katerea yang tidak diketahui Arif karena dia berada didunia cermin yang berusaha menolong Gasper dan Koneko nampak kesal bukan main
Sementara ditempat Naruto, dkk kini terlihat semua terbebas bahkan Naruto tahu ulah siapa ini dan menyeringai senang karena sahabatnya yang selalu mengsupportnya berhasil menyelamatkan kouhai milik mantan buchounya
"Are... Kenapa denganku ya?" tanya Sona
"Sialan sebenarnya apa yang terjadi disini?" tanya perempuan memakai baju ekstrem plus kacamata
'Dasar Arif-tan. dia selalu menemukan celah yang tidak diketahui oleh musuh' pikir Serafall senang karena Sona mendapatkan bidak menyeramkan dan mengerikan
"Leviathan-sama 2 orang yang berhasil kami sekap terbebas tapi anehnya tidak ada tanda-tanda keberadaan mereka sama sekali" ucap salah satu penyihir yang membuat Katerea kaget
"Cepat cari dimana mereka. Kalau ketemu usahakan bunuh mereka ditempat" ucap Katerea
"Itu tidak bisa Katerea-sama karena kami sudah melacak keberadaan mereka. Namun, hasilnya nihil Katerea-sama" ucap penyihir itu yang membuat Katerea geram
mendengar ucapan dan interaksi antara Katerea dan penyihir tadi membuat semua kaget bukan kepalang jadi mereka berhasil bebas tanpa dideteksi? pikir mereka semua termasuk Issei yang kaget bukan main
'Arif-tan. Dia nggak bisa membuatku berpaling deh'
'Bwahahahaha... dia sangat keren' batin Touta yang kini tertawa karena kehebatan temannya dalam menjalankan strategi. Dan itulah kenapa Komandan dan Mayor di kesatuan 501st Joint Fighter Wing menempatkannya sebagai kapten setelah Gertrud Barkhorn
'bakaaa.. mereka sulit dideteksi apalagi partnerku itu memakai deck driver milikku dasar kater-san' batin Naruto yang kini mengelum senyum tipis yang tak diketahui oleh siapapun
"Areee.. Ada apa? Kehilangan mangsakah?" Tanya Naruto sarkas
"Ini pasti ulahmu kan, iblis rendahan?" tanya Katerea dengan geram dan menuduh jika itu perbuatan dari Naruto
"Apa kau lihat aku berdiri dimana? mana mungkin aku bisa kesana apalagi ada musuhnya disini" ucap Naruto sarkas
'apa yang dikatakannya ada benarnya juga. Tapi bagaimana dia bisa masuk kesini' Batin Katerea geram bercampur kesal
"Oiii... Setidaknya perkenalkan dulu dirimu dan tujuanmu datang kesini" ucap Naruto
"Cih... aku malas berurusan sama iblis rendahan. Tapi mau gimana lagi. Aku adalah Katerea Leviathan iblis murni dan tujuan hanya ingin mengambil tahta dari yondai maou saat ini"
"Hanya itu yang kau perkenalkan? memang kenapa kau sampai seperti itu yang haus akan kekuasaan" tanya Naruto
"Dengar ya iblis rendahan. Dia telah mengambil gelar Leviathan yang seharusnya akulah yang berhak duduk disana apalagi aku ini adalah mantan sahabatnya sekarang. Juga kami memiliki ideologi berbeda dimana dia memilih berteman sama makhluk lemah yang bernama manusia sedangkan aku harus membunuh makhluk lemah itu"
"Heh pantesan saja Serafall-sama yang berhak duduk disitu karena ideologi dia jauh lebih bagus dibandingkan milikmu itu. Coba kau pikir kau mendapatkan kontrak darimana dan berasal darimana. Terus seandainya seluruh manusia disini musnah dan tidak ada yang membuat kontrak dengan kalian, Dosuru?" Tanya Naruto
"Kau tidak ada bedanya dengan pemimpin desaku dulu. Dia sangat ingin menjadi Hokage alias pemimpin Desa Konohagakure karena dengan dalih-dalih yang hanya menguntungkan pribadinya saja sementara teman dankeluarga dia telantarkan tanpa ampun. Dan dia hanya suka yang kuat sementara yang lemah dia injak. Namun apa yang terjadi padanya? Dia mati menggenaskan yakninya luka tusukan, sabetan dll karena serangan itu berasal dari orang yang dia anggap lemah" Jelas Narto yang membuat Katerea terdiam
"Kau tidak pantas menjadi Yondai maou sekalipun itu karena kau bersifat Arogan yang nggak jauh beda dengan mantan buchouku itu yang sama-sama haus akan peringkat. Guruku yang bernama Jiraiya juga salah satu tiga Sannin di desaku pernah mengatakan ini kepadaku 'apalah guna kekuatan besar juga jabatan yang hebat jika digunakan oleh orang yang Arogan dan bodoh' Kau seharusnya mikir pakai otak dan memikirkan resikonya" Sambung Naruto
"Alasan Naruto-kun berkata begitu karena dia memiliki kenangan buruk. Aku , Naruto-kun dan Arif-kun adalah salah satu mantan peerage dari buchou kami yang bernama Rias Gremory. Dia menganggap kami tidak ada, dan mengejek kami juga dan lain sebagainya itu dikarenakan harga kami hanya 1 bidak pawn sedangkan Sekiryuutei pada saat itu hanyalah seharga 5 pawn. Dan , Kami nggak ada masalah dengan itu. Tapi hal yang membuat kami berkhianat kepada dia adalah karena dia menusuk dari belakang dengan pisau kekecewaan akibat dia melakukan hal yang begitu rendah sehingga kami pindah tuan yakninya adik dari sahabatmu sendiri. Jadi pikir baik-baik alasan kenapa Serafall menjadi maou Leviathan dan tidak mau menjabatmu sebagai maou Leviathan apalagi kau dari iblis murni. Kami tidak pernah menaruh dendam apalagi sampai bertempur yang harus melibatkan Sona-kaichou itu yang harus kuhindari karena aku ingin melihat kebahagiaan hasil jerih payah bukan pertempuran yang membunuh orang yang tidak bersalah"
"Jika kau mau berubah kau datangi kami dan beri alasan bagus kenapa kau mau berubah. Karena kau harusnya tahu baik aku, Naruto-kun, dan Arif-kun sangat membenci perang apalagi seorang sahabat yang ingin membunuh teman masa kecilnya sendiri hanya karena kekuasaan" Ucap Touta. Apa yang dikatakan Touta ada benarnya dirinya terlalu haus akan kekuasaan apalagi dia harus membunuh temannya sendiri yang mau bersama dia
"Dan kau harus ingat, Kami masih bisa memberikanmu kesempatan kedua, asalkan kamu mau berubah dari sifat aroganmu itu. KArena kami sangat membenci orang yang pendendam, orang arogan, dan haus akan kekuasaan" ucap NAruto. Katerea nampak terdiam dengan mulut terbungkam ditambah dia menangis. Kenapa dia sekejam ini kepada sahabatnya sendiri, padahal sahabatnya selalu setia kepadanya
"Maafkan aku. Sera-chan. Aku terlalu terobsesi dengan kekuasaan tanpa memikirkan nasib temanku. Maafkan aku karena aku sudah berbuat jahat kepadamu juga maafkan aku atas keegoisanku ini. maaf" ucap Katerea yang bersujud dihadapan Serafall karena dia sudah keterlaluan kepada sahabatnya sendiri. Kalau dia disuruh mencium sepatunya demi mendapatkan maaf akan dia lakukan walau harga dirinya dicabik-cabik
Serafall yang melihat kemauan katerea yang mau berubah langsung memeluknya dan mengelus kepalanya karena ini rasa kasih sayang Serafall kepada temannya. Sementara Katerea kaget jika dipeluk oleh Serafall
"Aku tahu, Katerea-chan. Aku tahu karena kau sahabatku. Aku memaafkan segala perbuatan jahatmu itu juga kita adalah sahabat sekaligus saudara tanpa hubungan darah" ucap Serafall yang memeluk Katerea karena dia tahu tidak ada gunanya saling menyakiti
Katerea nampak kaget ketika dirinya dipeluk dengan kasih sayang dan kehangatan apalagi berasal dari sahabatnya sendiri. Dia tahu jika dirinya salah tapi sahabatnya mau memaafkannya
'Jika seperti ini. Aku bersumpah akan selalu melindungimu Sera-chan' Batin Katerea yang mengeluarkan liquid bening yang membasahi pipinya yang manis
"Huaaaaaa...hiks...hiks...huaaaa" akhirnya Katerea menangis dipelukan Serafall dan terlihat jika Serafall memeluk dan nggak kuasa menahan diri karena air matanya juga keluar karena sahabatnya mau berubah itu berkat dari Pawn Sona
'Terimakasih atas kebaikan kalian Touta-tan, Naruto-tan' Batin Serafall yang nampak senang tak terhentikan karena sahabatnya mau berubah karena ucapan dari Naruto dan Touta
Sona yang melihat interaksi antara kakaknya dan sahabatnya nampak kaget karena dia tidak tahu jika Naruto bisa mengubah jalan pikiran seseorang bahkan berubah menjadi lebih baik
"Dengan ini kuanggap kamu sudah bersih dari dosamu sendiri meskipun kamu akuma. Begitupun dengan kami semua" ucap Touta yang nampak tersenyum miris. Masa iblis bisa menghapus dosa yang benar saja masbro
"Juga jangan sakiti sahabatmu sendiri. Apalagi kamu adalah sahabat dari Serafall-sama karena kalian saling melengkapi. Dan lebih baik ada kalanya kamu sebagai asisten dari Serafall-sama agar kamu bisa mengetahui cara kerja beliau sendiri juga kenapa dia bisa menjadi maou Leviathan sendiri" jelas Naruto dan dibalas anggukan dari Katerea
"Semuanya maafkan atas segala kesalahan yang telah aku perbuat kepada kalian semua juga ucapan tidak sopanku kepada kalian terlebih kepada sahabatku dan maou Lucifer saat ini" ucap Katerea yang nampak menyesal
"ufu... sudah jangan dipermasalahkan lagi Katerea-san. Yang penting kamu mau berubah dan kami mau membantumu karena kamu sudah bebas dari pengaruh jahatmu. Juga kamu jangan kayak dulu lagi yakninya meminta seenaknya kepada sahabatmu ketika masih bocah" ucap Sirzech dan mengejek diakhir kalimat karena ingin sekali dia menjahili wanita itu
"Sirzech-sama. Jangan berbicara melenceng jauh dari keadaan ini" ucap Grayfia yang nampak mencubit pinggang Sirzech sehingga Sirzech meringis kesakitan
"Auch.. Jangan cubit aku Grayfia-chan" balas Sirzech. Namun apa daya cubitan dari Grayfia makin kuat yang membuat Sirzech makin meringis
"Ittttaaaiiiiiiiiii" Teriak Sirzech yang nampak kesakitan akibat cubitan yang perihnya luar biasa
"Leviathan-sama apa aku harus membunuh mereka agar tujuan anda bisa tercapai?"Tanya penyihir itu kepada Katerea
"Itu tidak perlu. Apa yang dikatakan Pawn dari adik sahabatku ini ada benarnya. Juga aku telah salah kepada mereka karena aku telah mengambil sesuatu yang bukan hakku. Jadi ada kalanya kalian harus pulang kekampung halaman kalian"
Dhuar
dan tanpa diketahui sosok yang sangat besar datang kesana apalagi ada beberapa sekujur badannya berwarna merah darah
"Masaka Neuroi datto"Ucap Touta marah besar. Ini kali pertama Neuroi dengan gagah berani datang kesana tanpa pengawalnya (?)
"Sona-chan aku pernah menitipkan majalah yang bergambar senjatakan?" Tanya Naruto dan dibalas anggukan dari Sona
"Tolong kau ambil majalah itu karena aku dan Touta-kun akan bertempur melawan tamu tak diundang" Ucap Naruto sehingga Sona mengangguk dan mengeluarkan majalah militer yang Naruto Sukai yang mengeluarkan berbagai macam senjata sehingga Naruto dan Touta meng-scan jenis senjata yang pas dengan output sihirnya
"Kuso waktu kita menipis" ucap Touta yang melihat berbagai macam Senjata
Akhirnya Touta memilih senjata yang berjenis Rocket Launcher juga Naruto yang memakai Senapan Serbu otomatis
"Kalu begitu kami pergi Sona-chan" ucap Naruto sehingga Naruto dan Touuta pergi kesana dan melawan Neuroi
ciu ciu blaar blaar
Melihat Neuroi menyerang Naruto dan Touta menghindar dengan gesit karena mereka berada di area sekolah yang luasnya minta ampun
" Ampun dah. Dia datang disaat tidak terduga" ucap Touta
"Kau benar. dan lagi mana si brengsek yang meminjam kekuatanku? udah 10 menit nih aku tunggu" Balas Naruto dengan kesal jika Arif yang meminjam kekuatan Kamen Ridernya belum kembali
drererererererereret duoosh duoosh blaar blaar
akhirnya Touta dan Naruto membalas serangan dimana Naruto menembaknya dengan senapan serbu begitu juga Touta dengan Rocket Launcher yang berhasil mengenai tubuh dari Neuroi itu
"Kusoo... tubuhnya keras sekali" ucap Naruto kesal karena tubuh Neuroi keras seperti batu
"Terus tembak jangan biarkan dia lolos" ucap Touta sehingga Naruto terus menembak Neuroi itu
Sementara yang nonton nampak terpukau melihaatnya. Bahkan Issei nampak kesal karena dia tidak bisa berbuat banyak apalagi dia pengguna longinus Boosted Gear
"Sugeee... Mereka bisa menyerang Neuroi itu tanpa belas kasih sama sekali" ucap Saji yang nampak terkagum-kagum
"Haah...haah..haah... Tsukareta" ucap Arif yang kini baru keluar dari dunia cermin yang berhasil menyelamatkan Koneko dan Gasper
Semua yang melihat kemunculan Arif dan 2 peerage dari Rias Gremory nampak kaget karena mereka tidak merasakan hawa keberadaan mereka
"Uwaaaa itu makhluk apa? mengerikan sekali ukurannya" ucap Gasper ketakutan
Arif yang mendengar ucapan Gasper langsung melirik kedepan dimana dinding sudah jebol entah karena apa. Ketika dilihat alangkah kagetnya dia ketika melihat makhluk yang bernama Neuroi datang menyerang Kuoh
"Masaka... Neuroi?" ucap Arif yang kini kaget luar biasa
Lalu Arif berubah kembali sehingga dia nampak memakai baju kuoh dan terduduk karena lemas habis berlari kesini bahkan kepalanya malah mencium lantai karena saking lelahnya berlari menuju klub ORC
"Daijoubu, Arif-kun?"Tanya Momo dan Ruruko yang nampak khawatir dengan keadaan Arif dan dibalas anggukan dari Arif
"Aku nggak apa-apa... Hanya sedikit kelelahan membawa 2 orang bocah dan berlari tanpa ampun sehingga lelahnya cukup hebat" ucap Arif
"Oh ya. Naruto-kun dan Touta-kun mana?" tanya Arif yang baru menyadari tidak ada Touta dan Naruto disana
"Mereka melawan Neuroi yang baru tiba" ucap Katerea
"Nani?! Jadi mereka sedang bertarung dengan hewan raksasa itu?" tanya Arif kaget dan dibalas anggukan Momo
"Nggak ada cara lain. Sudah waktunya aku tampil bersama 2 orang tolol itu" ucap Arif yang mengeluarkan senjata yang cukup besar yang berukuran 2 meter dengan diameter lubang peluru 50mm yang membuat semua pada meneguk ludah
'pasti berat itu' batin semua orang
dan alangkah terkejutnya mereka ketika melihat Arif dengan mudah mengangkat dengan sebelah tangannya
"Dasar mereka itu. Tidak ngajak aku bertempur ehh" ucap Arif yang kini berposisi nungging dan berada jauh di belakang sana
"Apa bisa dia mengenainya? paling meleset tembakannya" ucap Issei yang mengejek Arif yang membuat Saji kesal dengan ke aroganan Issei
Bam
duuang
dan tak lama Arifpun melepaskan tembakan dan berhasil mengenai Neuroi itu yang membuat 2 temannya nampak tersenyum siapa itu karena mereka tahu hanya satu orang yang bisa melakukan tembakan jarak jauh. Apalagi dikenal Hawk Eye (Mata Rajawali) salah satu kemampuan menembak jarak jauh bahkan puluhan kilometer juga pandai menganalisa dan bisa menembak dalam berbagai ruangan baik itu sempit maupun luas
Semua yang melihat serangan Arif barusan sangat kaget karena dalam posisi jarak jauh bisa membunuh Neuroi apalagi berada didalam ruangan yang jarak pandang sangatlah terbatas. Namun bagi Arif itu merupakan suatu keuntungan baginya
'Di-dia bisa menyerang dalam jarak seperti ini?! apalagi ruangannya membatasi jarak tempurnya'
'Sugee jadi inikah kemampuan dari Hawk Eye yang terkenal itu?'
'Sugee. Kalau aku dalam jarak pandang segini tidak mampu membunuh Neuroi apalagi ruang lingkup menembak sangatlah terbatas'
'Ternyata Gaki ini sangat berbahaya jika dalam posisi bertarung itu'
'Masaka pawn dari adik sahabatku seberbahaya ini' Pikir Katerea yang meneguk ludah kasarnya
"Arif-kun" ucap Touta dan Naruto senang yang berteriak kegirangan
"Dasar... Kalian pergi nyerang Neuroi tanpa ajak aku.. Tapi serangan jarak jauh serahkan aja padaku"
"Aku tidak tahu ternyata kemampuan menembakmu masih tajam" ucap Naruto
"Kalau tumpul sudah meleset sebanyak 8 kali" balas Arif yang kelewat santai
"Sekarang mari kita beri dia pelajaran sama siapa dia berurusan" sambung Arif yang dibalas anggukan dari Touta dan Naruto
"Tapi kau juga harus turun karena dibawah sangat menarik lho" ucap Naruto dan dibalas desahan pasrah dari Arif
"Haaaah... Ha'i ha'i wakatta-wakatta yo" ucap Arif yang kini terjun dan mempersiapkan pertempuran hebatnya apalagi dengan senjata sniper andalannya
"Kalian berdua gunakan formasi triangle. Target :Cari dan musnahkan Neuroi tanpa ampun" instruksi Arif sehingga 2 kawannya nampak menyeringai senang
"tentu saja kawan" ucap Touta
"Kheh musnahkan Neuroi tanpa ampun? hahahahahah inilah yang aku tunggu-tunggu" ucap Naruto yang tertawa dengan instruksi Arif dan mulai berlari menuju Neuroi itu
ciu ciu blar blar drererererererererererererererererereret
LAlu Neuroi itu menembak lasernya dengan asal yakninya kebawah. Naruto yang melihat serangan itu langsung menghindar bahkan dirinya nyaris kena laser itu
"nyaris saja" ucap Naruto yang kena spot jantung
Namun salah satu tembakan dari Neuroi itu mulai mengarah ke para Fraksi sana yang membuat semua pada kaget
"Eiii." teriak Arif yang membentuk sebuah perisai besar sehingga semua orang berhasil dia lindungi apalagi memakai perisai sihir dari klan Sitri sendiri ditambah diameter perisainya 7 meter
"Suugee.. perisai sihir milik Arif-kun besar sekali" ucap Ruruko yang melihat kekasihnya memblokir serangan Neuroi itu
Lalu Narutopun mulai menembak Neuroi itu tanpa ampun yang Lalu disusul oleh Touta dengan tembakan Rocket Launchernya yang mengenai bagian kepala Neuroi itu karena amarah mereka
Duosh Duosh blar blar
Lalu Toutapun mulai menembak Neuroi itu yang kini masih mempertahankan tubuh kerasnya
"Oii... Inti sudah ditemukan" Ucap Touta
"serahkan padaku" ucap Arif yang kini sedang membidik inti Neuroi itu
Bam
Tlang blaar
sekali tembak dari Sniper, Neuroi itu perlahan lahan kehilangan warna merahnya yang berubah menjadi hitam dan meledak diudara dan yang membuat para tenshi, akuma , dan datenshi melihat ledakan dari Neuroi itu seperti kembang api dimalam yang cerah
"Indahnya" ucap Momo yang melihat keindahan langit malam
"Haaah. mereka susah banget diatur jika dalam bertempur ya" ucap Sona
"Mau bagaimana lagi kaichou. Mereka sangat keren apalagi bertempur kayak gitu. Makin cinta deh aku sama Touta-kun" ucap Reya yang nampak dimabuk cinta melihat kehebatan Touta
"Aku juga Reya-chan. Mana mau aku memberikan Touta-kun ke perempuan lain selain kita berdua saja" ucap Tomoe
"Haaaaah Kalian ini ada-ada saja. Nanti gimana dengan nikah kalian jika suka satu sama lain?"Tanya Sona
"Maka kami berbagi karena kami berdua sangat cinta sama Touta-kun" balas Reya dan Tomoe serempak
sementara Arif yang mendengar interaksi antara Kaichou dan Reya Tomoe nampak ketawa cekikikan ketika menanyai perihal nikah, Padahal mereka masih muda dan butuh restu dari orang tua
"Oh ya apa benar nanti kawan kita dari tim 501st Joint Fighter Wing akan datang?" Bisik Naruto
"Bisa jadi. Karena nggak mungkin semua tim itu berisi tentara yang sukanya berbohong" balas Arif
"Kayaknya akan ada pembentukan tim disana deh mengenai kejadian kedatangan Neuroi baru-baru ini" ucap Touta
"Mungkin akan mengejutkan aliansi fraksi deh jika disebutkan disana"
"Kayaknya" balas Touta yang ingin dengar penyambutan pembentukan kembali tim 501st Joint Fighter Wing yang dikenal Strike Witches
"Baiklah hari ini aku sebagai perwakilan dari fraksi malaikat berterima kasih atas bantuan kalian bertiga dalam mengurus perjanjian damai antar 3 fraksi akhirat" ucap dan puji Michael
"Sejujurnya ini berkat Sona-kaichou dan teman-temannya Michael-sama. Tanpa mereka, maka tidak akan bisa terbentuk perjanjian damai antar 3 fraksi akhirat"Ucap Naruto karena dia tidak suka dipuji berlebih-lebihan karena akan menuju kesombongan dan kearoganan
"Tapi itu benar lho menjaga perjanjian damai antar 3 fraksi serta menghancurkan Neuroi dalam 3 orang saja itu mustahil bagiku apalagi mengubah jalur pemikiran Katerea-san" ucap Azazel yang melebih-lebihkan
"Sialan kau Ossan. Aku sama kedua temanku senang jika kekuatan ini dipakai untuk kebaikan"
"Tapi ada benarnya Ossan itu karena tidak ada yang memiliki apresiasi besar seperti apalagi aku maniak bertarung"
"APa maksudmu Vali. Kau saja yang maniak bertarung apalagi karena half akuma" ucap Azazel
"Apa maksudmu Azazel-dono?" Tanya Michael
"Dia adalah Half Akuma dimana dia setengah manusia dan iblis apalagi iblis dari klan Lucifer" mendengar nama Lucifer membuat Sirzech, Serafall, dan Katerea kaget bukan kepalang
"Bukannya klan itu sudah musnah?" tanya Sirzech
"memang sudah musnah. Tapi apa kau lupa siapa kakekku?" tanya Vali
"Masaka Rizevim Livan Lucifer?" Tanya Sirzech kaget dan dibalas anggukan dari Vali
"Itu benar ada alasan lain kenapa aku disini itu karena aku ingin membalaskan dendam kepada kakek tua itu juga karena aku berasal dari organisasi Khaos Brigade" ucap Vali yang membuat semua makin kaget
"Maksudnya organisasi itu apa?" tanya Naruto
"Organisasi teroris dimana diisi oleh orang kuat dengan tujuan untuk mengusir Great Red yang merupakan dewa naga sebelum dewi naga tanpa batas lahir dan bertarung dengannya yang dikenal Ophis yang dikenal Uroboros Dragon" Ucap Serafall yang agak marah karena Organisasi itu mulai menunjukkan pergerakan
"Dan aku adalah bagian dari itu. Kareena aku hanya ingin melawan orang kuat seperti si penembak jitu itu atau pengguna senapan itu. Dan lagi apa untungnya aku melawan Sekiryuutei yang kebetulan mampu membunuh Kokabiel"Ucap Vali sarkas
"Teme. Berani sekali kau menghinaku" Ucap Issei tidak terima
"Itu benarkan. Aku berdarah setengah iblis sedangkan kau adalah siswa biasa yang kebetulan direeinkarnasikan oleh Buchoumu setelah buchoumu membuang peeragenya"
"Kau tahu itu juga?" tanya Rias kaget tidak percaya. Apalagi informasi itu bersifat pribadi
"Kau itu bodoh atau apa, Gremory-san. Jelas-jelas mereka berdua sudah menjelaskan kisah mereka tadi malam" ucap Vali yang mengejek Rias yang membuat Rias terdiam
"Yaaa. Karena mereka bertiga mampu membunuh Dark Rider itu yang sekelas ultimate dengan iblis liar. dan untuk itu aku mengetes mereka apakah mereka benar-benar kuat" Ucap Vali
"Rasanya ada baiknya aku melakban mulutnya itu biar tidak songong lagi" Ucap Arif yang menghilangkan Senjata Snipernya kelingkaran sihir
"Jangan sampai membunuhnya lho" Ucap Azazel yang nampak cemas. Bagaimana tidak pengguna Kamen rider saja mampu membunuh Trihexa bagaimana jika yang dilawannya adalah Hakuryuuko yang dikenal paling kuat sepanjang masa?
"Aku nggak janji Ossan. KAlau dia mati aku nggak mau tanggung jawab apalagi pingsan itu merepotkan" Ucap Arif yang menggunakan trenmark dari teman Naruto
'dia nggak ada bedanya sama Shikamaru' Batin Naruto yang merasa Arif sebelas duabelas dengan Shikamaru yang sama-sama malas jika ngeladeni musuh arogan.
Setelah itu terjadilah serangan yang sangat sengit bahkan membuat Vali kewalahan akibat serangan Arif terlalu kuat bahkan membuat dia harus sering mundur akibat dia nyaris terbunuh dengan tendangan air bertekanan tinggi
"Ada apa Hakuryuuko? aku masih main-main dengan kekuatanku lho" Ucap Arif
'Sialan. Dia menganggap serangan itu adalah main-main? Bagiku itu hampir serius tahu'
Wuush Baam
setelah itu Vali mulai melesat dan melayangkan tinjunya dan mengenai Arif sehingga dia senyum seringai. Namun apa daya senyumnya tergantikan wajah tidak percaya dimana pukulan yang diberi Demonic Power tidak begitu mempan apalagi tepat mengenai wajah Arif
"Apa hanya segini pukulanmu itu?" Tanya Arif sarkas yang melihat wajah tidak percaya dari Vali
"Ini belum selesai konoyarou" Ucap Vali yang melayangkan beberapa pukulan dan tendangan sehingga nampak Arif menabrak tembok
"ARIF-KUN" Teriak Momo dan Ruruko yang melihat jika Arif dipukul dan ditendang dengan sangat kuat apalagi dengan Demonic Power
"Heh... Kupikir kau bisa menahan seranganku ini. Ternyata hanya kebetulan saja" Ucap sarkas Vali
"Oh ya?" Tanya sosok di tembok jebol itu
Vali yang mendengar suara sosok itu kembali melihat kesana. Setelah asap hilang alangkah kagetnya dirinya yang mendapati Arif masih baik-baik saja kecuali bajunya yang hancur yang memperlihatkan tubuhnya yang sixpack yang membuat Momo dan Ruruko merona melihat keperkasaan Arif apalagi kelihatan berotot
"Hanya segini saja? Kupikir kau bisa memberikan perlawanan sengit tidak seperti Sekiryuutei sampah sana yang kebetulan mampu membunuh Kokabiel. Tapi alangkah mirisnya aku jika perasaanku yang senang melihat seseorang mampu melawanku dikhianati" Jelas Arif yang menatap Vali bosan apalagi semua yang melihat kekuatan Arif serta daya tahannya diluar batas wajar nampak kaget tidak percaya
'Gila serangan beruntun tadi tidak mempan apalagi dipengaruhi Demonic Power' Batin Rias yang kaget tidak percaya yang melihat mantan peeragenya sudah sekuat dewa
"Sekarang giliranku" Ucap Arif yang menghilang dan berada di belakang Vali yang membuat Vali kaget bukan kepalang
Tep Blaaar
Lalu Arif memegang kepalanya dan menghantamnya tepat ditanah sehingga nampak Vali pingsan
"O-oi.. Gaki apa dia masih hidup?" Tanya Azazel yang nampak ketakutan menontonnya apalagi disaksikan oleh orang banyak
'A-aku tidak mau berhadapan sama dia. Sangat mengerikan' Batin Katerea yang ketakutan menyaksikan acara barusan. Beruntung dia berubah berkat bantuan Naruto dan Touta dengan latar belakang mereka sendiri sehingga menjadi pelajaran baik untuknya
'A-aku masih sayang nyawa' Batin Saji yang ketakutan melihat kesadisan Arif dalam menghadapi Vali apalagi dia tahu karena dia pernah menyaksikan tentang misi di Indonesia itu
"Dia hanya pingsan. Paling sakit kepala selama 2 hari atau 5 hari mengingat aku nyaris menghancurkan dan meretakkan kepalanya" Ucap Arif santai yang membuat Azazel ketakutan mendenganya. Membuat Vali pingsan hanya dengan nyaris menghancurkan kepalanya. itu gila men pikir Azazel
"Permisi Aku mau menjemput Hakuryuuko itu" ucap sosok yang memakai baju Son Goku
"Kau siapa?" tanya Arif
"Aku Bikou yang merupakan salah satu orang yang mendapatkan kekuatan dari Son Goku"
"Oh... kalau itu kau bawa dia sebelum aku berubah pikiran dan melenyapkanmu bersama bocah kurang ajar itu. Ngerti?" Tanya Arif yang mengintimidasi Bikou dengan aura yang cukup gila sehingga membuat para member perjanjian damai antar 3 fraksi akhirat merasakan sesak luar biasa apalagi ketakutan termasuk yang hadir di pertemuan itu kecuali Touta dan Naruto yang nampak biasa dengan aura Arif
'A-auranya melebihi dewa bahkan maou saat ini' Pikir Serafall yang merasakan ketakutan mendalam dengan aura yang dikeluarkan peerage Sona
'G-gila bener aura gaki ini'
'apakah ini kekuatan dari Kamen Rider saat ini?' pikir Michael
"N-Ngerti" Ucap Bikou yang nampak tergagap karena dia habis dipertemukan dengan sosok yang melebihi dewa
"Bagus. Kalau begitu.. CEPAT PERGI DARI SINI MONYET" Ucap dan teriak Arif diakhir sehingga Bikou kabur sambil membawa Vali yang pingsan apalagi wajah sangar Arif yang mengingatkan dia dengan Son Goku generasi pertama
Setelah kepergian tamu tak diundang kini Arif menurunkan auranya sehingga semua bisa bernafas lega
"Kau gila banget menggunakan aura yang hampir membuat semua ketakutan" Ucap Touta
"Cih... Hanya tamu tak diundang saja aku berperilaku seperti itu" ucap Arif yang mendecih
"Dan lagi kulihat kamu sama Naruto-kun tidak terpengaruh sama auraku" Tanya Arif karena hanya Naruto dan Touta saja yang tidak ada pengaruhnya
"Kau bodoh atau apa? kitakan sama-sama latihan sehingga aura kamu tidak ada apa-apanya. apalagi seperti dewa itu" ucap Naruto
'Ehh... Ja-jadi mereka berdua tidak terpengaruh sama sekali karena latihan mereka sendiri'
'Mereka sangat mengerikan'
"Begitu ya? maa kurasa itu bagus untuk latihan"
Setelah misi perjanjian damai antar 3 fraksi berhasil dibuat, kini mereka semua pulang ke rumah masing-masing termasuk 3 pemuda yang suka cari rusuh itu dikarenakan hal yang ingin bersifat mengurangi kesepian
Ditambah kedatangan Katerea yang masuk ke dalam perdamaian. Awal Naruto menjelaskan bahwa Kaeterea adalah orang yang masuk ke Old Maou faction Karena dirinya menganggap bahwa tahtanya direbut oleh sahabatnya sendiri yang membuat Arif marah dalam diam. Tapi, setelah penjelasan panjang mengenai kisah masa lalu mereka dihadapan petinggi fraksi, Arif langsung mendesah pasrah dan menerima KAterea dengan hati yang lapang
"Baiklah, aku memaafkan semua tindakanmu ini Katerea. Asalkan kamu memenuhi syaratku ini" ucap Arif yang membuat Katerea ketakutan
"Apa syaratnya?" tanya singkat Katerea
"Aku ingin kamu menjadi asisten Serafall-sama. Karena aku ingin dia memiliki teman yang mau membantunya serta kamu harus mengikuti seperti apa kejadian dan apa yang dilakukan dari Serafall-sama, dengan itu maka kamu paham alasan kenapa Serafall-sama bisa menjadi Yondai Maou saat ini. Juga kamu jangan lagi berkhianat hanya karena kekuasaan. Aku sama temanku nggak masalah berkhianat mengenai hal sepele seperti kekuasaan tapi jangan hati. Karena hati susah untuk dicarikan obat ditambah kamu adalah sahabat yang mengerti dengannya" Jelas Arif yang membuat Katerea terbungkam dan terharu jika dia dapat pengampunan yang seperti itu
baginya pengampunan seperti itu adalah pengampunan yang akan dia kenang sampai dia mati
"Ha'i akan aku lakukan" ucap Katerea
"Selamat Katerea-chan" balas Serafall yang memeluk Katerea yang merona melihat kekanak-kanakannya
TBC
Baiklah gan mungkin segini saja untuk chapter 9 mengenai Perjanjian Damai Antar 3 Fraksi Akhirat ini dimana Chapter ini agak gregetan sedikit mendekati akhir chapter ini
Lalu mengenai perubahan Katerea itu sedikit aku modifikasi karena aku ambil kemiripan dengan milik author kamen rider fifteen yang judulnya kekuatan baru didunia baru. Nah lalu mengenai Neuroi itu aku ambil sebagai pembuka dimana tim 501 st Joint Fighter Wing akan dibentuk kembali
Lalu mengenai kemampuan Arif dalam menembak jarak jauh dalam ruang lingkup yang terbatas itu karena kemampuan Hawk Eye yakninya Mata Rajawali dimana kemampuan itu menyerupai ruang lingkup dan dimensi milik Komandan Minna. Etto Lalu apa saja kemampuan Touta dan Naruto jika berada dalam kesatuan 501st Joint Fighter Wing? itu masih rahasia karena kemampuan Naruto dan Touta adalah yang berasal dari dimensi mereka sendiri
Lalu kapan mereka mendapatkan kemampuan mereka bertiga itu? nah mereka dapat kemampuan itu pada saat mereka masih menjadi kesatuan 501st Joint Fighter Wing saat mereka tidak sengaja menggunakan Striker Unit milik orang lain. Dan pada saat terjadinya pembubaran kesatuan 501st Joint Fighter Wing seluruh orang disana pada berpencar ke kesatuan lain kayak di Strike Witches The Movie dan oleh sebab itu Arif, Touta dan Naruto menyembunyikan identitas mereka agar tidak ada kejadian merepotkan kayak fansgirl dadakan gitu
Lalu bagaimana mengenai hubungan pertemanan antara Sona dan Rias? Mengingat cerita yang terus berkembang, Sona dan Rias akhirnya bisa menjadi teman tapi bukan sahabat karena dia (Sona) masih marah akibat perlakuan Rias kepada mantan peeragenya. Lalu mengenai Issei, dia akan menjadi baik sendirinya karena dia akhirnya menyadari bahwa segala sesuatu tidak bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain
Mengenai keluarga baru mereka akan muncul di chapter besok dikarenakan Ajuka Beelzebub akan memperkenalkan orang baru di perjanjian aliansi yang didatangi oleh Odin dan dikacaukan oleh Loki sama anaknya yang bernama Fenrir dan disana jugalah tim 501st Joint Fighter Wing akan datang ketika Neuroi muncul
Lalu bagaimana dengan Neuroi itu? kalau Neuroi nurut gue pribadi itu akan terus berdatangan juga sampai ke dunia manusia baik gaib maupun non gaib.
Sekian aja penjelasan saya. Tolong sertakan kritik serta saran dan tidak diterima flame apalagi mengatakan fic ini sampah. Terima kasih
baiklah saatnya untuk review
imu (Guest) : Udah up kak 1 minggu yang lalu. maaf nggak ngasih info kepada kakak
Thane (Guest) : Perih bacanya ini dalam bentuk apa kak?
Sekian untuk review salam
ArifRahman 223 Logout-=====
