Title : The Child of Gilgamesh
Crossover : Naruto X High School DxD
Disclaimer : Naruto and HS DxD bukan punya saya
Rate : M (jaga – jaga)
Chapter 26: The Two Angels
Di suatu masa di masa lalu
Seorang malaikat perempuan melihat ke arah seorang pria yang terkapar di tanah. Tubuh pria itu terluka para dengan sebuah tombak cahaya menusuk perutnya. Terlihat salah satu sayap kelelawar dari dari pria itu parah.
" Gab... briel... pergi... "
Bukannya melakukan apa yang pria itu katakan, malaikat perempuan yang kita kenal sebagai Gabriel malah terduduk di samping pria itu.
" Naruel... "
Halo yang ada di kepala Gabriel mulai berkedip sebelum akhirnya berubah menjadi hitam. Sayap malaikatnya yang putih bersih seperti salju mulai berubah menjadi merah seperti darah. Rambutnya yang awalnya berwarna pirang mulai berubah menjadi pirang gelap. Dan terakhir, iris mata berwarna biru safir yang memancarkan kehangatan dan ketenangan berubah menjadi emas gelap yang memancarkan amarah, kekecewaan, dan kesedihan. Gabriel berdiri. Dia dengan penuh kemarahan terbang menuju pertempuran.
Melihat Gabriel pergi, pria terkapar yang adalah Naruto seperti berusaha menghentikan Gabriel, namun itu semua sia-sia.
Masa sekarang.
Beberapa pasukan berusaha menciptakan lingkaran sihir untuk menahan serangan dari Gabriel yang membombardir mereka semua. Para malaikat dan malaikat jatuh berusaha melindungi rekan mereka dari ras Iblis mengingat cahaya adalah kelemahan terbesar mereka.
" Woy, apa – apaan ini? Mengapa Gabriel-sama menjadi seperti ini! Dan... Dia sangat berbeda dari yang seharusnya! " Tanya salah satu prajurit iblis
" Entahlah, aku juga tidak tahu. " Balas seorang prajurit malaikat jatuh
" Ini seperti saat Great War dulu. " Komen seorang malaikat.
DUAR
Sebuah sihir berwarna merah yang sangat besar menghantam Gabriel dengan telak. Namun, meski diserang dengan sihir itu, Gabriel tidak tergores sedikit pun.
" SEMUANYA! MUNDUR! BIAR KAMI YANG AMBIL ALIH! " Azazel dengan suara kerasnya memerintahkan seluruh pasukan untuk mundur.
CRASH
CRACK
Sebuah pecahan sihir muncul di sebelah Gabriel dan sesosok tangan muncul dan menarik Gabriel ke dalam.
" Dengan ini, seharusnya cukup untuk sementara. " Ucap Azazel
" Apa itu? " Tanya Michael yang tiba – tiba muncul bersama Sirzech.
" Sebuah barang dari Gate of Babylon milik Naruto. Semacam penjara dimensi. Kita bisa mengurungnya untuk sementara. " Ucap Azazel
" Apa yang terjadi? " Vali datang bersama dengan Tobio, Cao Cao, dan Thor.
" Gabriel menjadi Corrupt Angel. " Michael menjawab pertanyaan Vali
" Kalian berdua berhutang penjelasan pada kami. " Ucap Srizech.
" Corrupt Angel adalah kondisi di mana seorang malaikat terpengaruh oleh 7 dosa besar. Berbeda dengan Malaikat Jatuh yang mana kami jatuh karena berbuat dosa, maka Corrupt Angel hanya akan mempengaruhinya dan membuatnya gila. "
" Apa ada informasi lain tentang itu? " Tanya Thor
" Sayangnya tidak. Karena, selama ini adalah hanya ada satu Corrupt Angel. Dan itu terjadi saat Great War. "
" Great War? Aku tidak pernah mendengar atau membaca catatan tentang Corrupt Angel. " Ucap Sirzech
" Itu karena kami meminta untuk tidak mencatat hal itu. " Ucap Michael
" Jadi, selain Gabriel-dono, siapa Corrupt Angel dan bagaimana cara kalian menghentikannya? "
" ... " Azazel dan Michael terdiam ketika mendengar pertanyaan Sirzech.
" Sayangnya, tidak pernah ada Corrupt Angel kedua. Gabriel adalah satu – satunya Corrupt Angel yang pernah ada. "
" A-A-APA!? " Semua yang ada di sana terkejut mendengarnya. Bahkan Cao Cao yang tidak terlalu peduli juga ikut terkejut.
" Lalu, bagaimana bisa Gabriel-dono menjadi Corrupt Angel dan bagaimana dia dihentikan? "
" Ini semua terjadi ketika Naruel baru saja datang setelah memanggil para malaikat untuk menengahi Great War. Karena para Iblis mengira Naruel berkhianat dan kekesalan para malaikat jatuh karena membawa para malaikat, mereka semua menyerang Naruel. Naruel yang terkena serangan dari para iblis dan malaikat jatuh langsung sekarat tepat di hadapan Gabriel. Hal itulah yang memantik Gabriel menjadi Corrupt Angel. Ketika Naruel berhasil selamat, Naruel menghentikan Gabriel dengan cara mengubah ingatannya. Tapi, ketika Naruto-kun tertusuk, aku rasa itu memicu Gabriel kembali menjadi Corrupt Angel. "
" Jadi... itu yang terjadi. "
CRACK
DUAR
Sebuah ledakan muncul dan memunculkan Gabriel dengan wajah dingin.
" GABRIEL! BISA KITA HENTIKAN INI! AKU YAKIN NARUTO DAN NARUEL TIDAK AKAN SENANG JIKA KAU MELAKUKAN INI! "
CRASH
Gabriel yang mendengar ucapan Azazel membalas dengan menembak Azazel dengan sebuah tombak cahaya.
" Diam kau, Azazel. Ini semua salah dunia ini. Dunia ini terlalu sering mengambil semua yang aku cintai. Aku harus menghancurkan dunia ini. "
" Tch. Kita memang harus melawannya. Paling tidak, kita harus mengulur waktu sampai Naruto ataupun Naruel tiba. "
Bersamaan dengan ucapan Azazel itu, Gabriel menciptakan lingkaran sihir dengan jumlah tak terhitung.
" Rain of Light. "
Dari seluruh lingkaran itu, hujan tombak cahaya dengan cepat membombardir ketiga pimpinan Fraksi Injil itu.
.
Di tempat Issei dkk
Issei berjalan mondar mandir di dekat tubuh Naruto yang tidak sadarkan diri. Jeanne menidurkan kakaknya di pahanya.
" Sialan. Bagaimana ini... " Ucap Issei dengan kepanikan di wajahnya.
Naruto's Mind
Naruto terbangun di sebuah ruang kelas. Ini adalah ruang kelasnya di Kuoh Academy.
" Apa – apaan ini...? " Gumam Naruto.
" Kita ada di dalam pikiran anda. Aku membuatnya berdasarkan ingatan terbaik anda. " Terdengar suara yang sangat Naruto kenal masuk ke dalam ruangan.
Sesosok pria yang sangat mirip dengannya dengan pakaian guru masuk ke dalam ruangan.
" Naruel... " Ucap Naruto. " Jadi, mengapa kau tidak langsung mengendalikan tubuhku? "
" Karena ini memang sudah waktunya, Naruto-sama. "
" Sama...? Mengapa kau menggunakan bahasa yang seformal itu? Dan sudah waktunya untuk apa? " Tanya Naruto.
" Seluruh kebenarannya, Naruto-sama. "
Naruel berjalan dan menyentuh dahi Naruto dengan jari telunjuknya. Tiba – tiba berbagai ingatan muncul di kepalanya. Naruto yang menerima informasi sebanyak itu merasakan sakit di kepalanya. Dia memegangi kepalanya sambil terduduk.
" Ini... Ini... ingatanku... di masa lalu? "
" Itu benar, Naruto-sama. Anda adalah reinkarnasi dari Naruel-sama. Dan aku, Naruel yang selama ini muncul dan mengendalikan tubuh anda, hanya jiwa buatan yang dibuat oleh Anda untuk membawa ingatan Anda. " Ucap Naruel menjelaskan.
" Dan aku menciptakanmu untuk menghindari efek samping Soul Reincarnation milik Mael. "
" Benar sekali. "
" Tapi, rasanya masih aneh. Aku masih merasa kalau Naruel dan Naruto Namikaze adalah dua entitas yang berbeda. Ini hanya seperti aku diberi ingatan Naruel. "
" Itu karena keberadaanku, Naruto-sama. Keberadaanku sebagai 'Naruel' membuat Anda dianggap sebagai 'Naruto'. "
" Jadi, ini waktunya perpisahan? "
Naruel mengangguk. Kemudian ia menyentuh bahu Naruto dan melihat ke arah Naruel. Perlahan Naruel melebur menjadi pecahan cahaya dan masuk ke dalam tubuh Naruto. Setelah Naruel menghilang, Naruto membuka matanya.
" Naruto Namikaze dan Naruel... Aku sudah menjadi keduanya. " Naruto bergumam.
Olympus
Di Hall of Olympus, tempat Issei dkk menjaga Naruto.
Naruto perlahan membuka matanya dan terduduk.
" NII-SAN! " Jeanne dan Mito berteriak memanggil kakaknya.
" Tunggu dulu! Apa anda Naruel-sama? " Tanya Rias.
" Naruto? Naruel? Menurutmu, siapa aku, Senpai? " Tanya balik Naruto.
" Kau adalah Naruto. " Balas Rias.
" Mau kau menjawab aku adalah Naruto atau Naruel, jawabanmu benar. " Ucap Naruto sambil berdiri.
Naruto mengambil jantungnya yang sebelumnya dicabut oleh Kratos, lalu Naruto memasukkan kembali jantungnya ke tubuhnya. Setelah itu, tubuh Naruto beregenerasi.
" Tunggu, apa maksudmu, Naruto? " Tanya Issei.
Naruto tersenyum ringan kepada teman baiknya.
" Akan kujelaskan nanti. Kali ini, aku akan menjelaskan semuanya. Tapi, aku harus menyelamatkan Gabriel terlebih dahulu. "
Naruto mengeluarkan enam pasang sayap, sayap di sebelah kanan adalah sayap malaikat, sedangkan sayap di sebelah kiri adalah sayap iblis. Semua yang terpana dengan sayap Naruto yang merupakan kombinasi yang tidak pernah terpikirkan. Dengan sayapnya, Naruto terbang menuju tempat Gabriel.
.
.
Di tempat Gabriel melawan para pemimpin fraksi, tampak Azazel bersama dengan rekannya sesama pemimpin Fraksi hanya bisa membuat sihir perlindungan untuk melindungi diri dari Gabriel yang membombardir mereka dengan hujan tombak cahaya tanpa henti.
" Woy, Azazel, apa kita hanya bisa bertahan? " Tanya Sirzech
" Kau sudah lihat Power of Destruction milikmu langsung dihancurkan oleh tombak cahaya milik Gabriel, kan! " Balas Azazel.
" Michael-dono, apa adikmu memang sekuat ini? " Tanya Sirzech
" Harusnya tidak. Tapi mengingat kejadian saat Great War juga seperti ini, aku yakin dia menjadi berkali-kali lipat lebih kuat. Ditambah, aku belum pernah melihat siapa pun mengeluarkan tombak cahaya dengan jumlah dan intensitas sebesar ini. Bahkan aku, Lucifer, Naruel, dan Mael yang merupakan Archangel tidak sampai sejauh ini. " Ucap Michael.
" Kalau Naruel mungkin saja, dia itu sudah seperti kloningan dari Ayah. " Balas Azazel.
" Hey, bisakah kalian mengobrol lagi nanti? "
" Kau benar. Baiklah, sekarang- "
SRING
Sebuah lingkaran sihir yang sangat besar muncul di atas ketiga pemimpin Fraksi.
" Kalian sedang sibuk, ya? Butuh bantuan, Azazel? " Terdengar suara memanggil Azazel.
" Kau cepat juga, ya... " Ucapan Azazel terhenti ketika melihat Naruto muncul dengan sayap malaikat dan iblis di punggungnya. " Apa kau Naruto atau Naruel? " Tanya Azazel dengan wajah serius.
" Menurutmu? " Tanya balik Naruto
" Kau adalah keduanya, kan? " Balas Azazel.
Naruto hanya tersenyum mendengarnya.
" Ya. Kau benar, Azazel. Aku adalah Naruto dan Naruel. Sejak awal aku adalah keduanya. Itu karena aku adalah reinkarnasi Naruel. Hanya saja, aku sudah mendapatkan seluruh ingatanku. "
Azazel termenung mendengarkan ucapan Naruto. Gaya bicara Naruto memang tidak berubah, namun nada bicaranya menjadi lebih kalem seperti Naruel.
" Bagaimana caramu melakukan itu? Soul Reincarnation milik Mael harusnya menghapus ingatan dan kemampuanmu sebagai Naruel. " Ucap Michael.
" Ah, Michael. Meskipun kita sudah sering bertemu, tapi setelah mendapat semua ingatanku, rasanya... sudah lama tidak bertemu, ya. "
" Aku senang ingatanmu sudah kembali, Naruel. Tapi, tolong jawab pertanyaanku. "
" Panggil saja aku Naruto, Michael. Aku sudah berinkarnasi. Untuk bagaimana caraku mengakali Soul Reincarnation milik Mael adalah dengan Soul Creation. "
" Soul Creation? "
" Singkatnya, aku menciptakan AI yang memiliki ingatan dan kemampuanku. "
" Sudah kubilang, kalau dia sudah seperti klon dari Ayah. " Ucap Azazel.
" Aku akan jelaskan semuanya nanti, untuk sekarang... ada putri yang harus diselamatkan. "
" Mulutmu itu memang tidak berubah, meski ingatanmu sudah kembali. " Ucap Azazel. " Mungkin yang selama ini kau cari adalah alasan kau bisa jatuh cinta kepada Gabriel, kan? Siapa pun yang melihat Gabriel akan jatuh cinta dalam hal nafsu, namun berbeda dengan cintamu yang tulus, bahkan sama seperti dirimu sebelum berinkarnasi. "
Naruto hanya tersenyum kecil mendengar ucapan Azazel.
" Sudah sana pergi. " Ucap Naruto sambil menendang Azazel.
" Baiklah. Kita serahkan pada Naruto. Sirzech, Michael, ayo pergi. "
" Oke. "
" Kau berhutang penjelasan padaku, Naruto-kun. " Ucap Sirzech. Naruto hanya membalas dengan lambaian tangan.
Naruto mengangkat tangannya. Gabriel masih belum sadar akan keberadaannya. Dengan satu gerakan simpel, Naruto mendorong mendorong sihir perlindungan yang dia buat hingga hampir menabrak Gabriel. Namun dorongan itu cukup untuk menghancurkan lingkaran sihir buatan Gabriel.
" Jangan halangi ak- " Ucapan Gabriel berhenti ketika melihat sosok Naruto.
Naruto terbang hingga sejajar dengan Gabriel. Gabriel bisa melihat sayap malaikat Naruto yang sama seperti Naruel ketika masih menjadi malaikat dan sayap iblis ketika Naruel telah menjadi iblis.
" Halo, Gabriel. Lama tidak bertemu. "
" Naruel...? Tidak, Naruto-kun...? Tidak...! Siapa kau sebenarnya...!? Mengapa kau seperti keduanya? " Tanya Gabriel sambil memegangi kepalanya.
" Itu karena aku memang keduanya. Aku adalah Naruto, reinkarnasi dari Naruel. " Naruto menjawab dengan lembut.
" TIDAK! KAU BUKAN MEREKA! LANCE OF LIGHT! "
Lima buah lingkaran sihir menembakkan tombak cahaya dengan kecepatan tinggi ke arah Naruto. Naruto yang mengarahkan tangan kirinya ke depan.
" Black Hole. "
Sebuah bola hitam muncul di depan Naruto, bola hitam itu menarik seluruh tombak cahaya yang Gabriel tembakkan dan menyerapnya ke dalam bola hitam itu. Setelah itu, Naruto menghancurkan bola hitam itu dengan meremasnya.
" Tenanglah, Gabriel. Apa kita bisa bicara dengan tenang? "
" DIAM! "
Lingkaran sihir yang lebih banyak muncul di belakang Gabriel dan membombardir Naruto dengan jutaan tombak cahaya. Naruto segera menciptakan banyak sihir kegelapan di tangan kirinya.
" Meteorite of Darkness. "
Naruto melemparkan sihir kegelapan berbentuk bola ke arah Gabriel. Setiap kali sihir kegelapan itu terkena tombak cahaya yang ditembakkan Gabriel, sihir kegelapan itu menghancurkan tombak cahaya Gabriel, dan kemudian terpecah menjadi tiga bola kegelapan baru. Hal itu terus terjadi hingga bola kegelapan itu menghantam lingkaran sihir Gabriel dan menghancurkannya.
" Mengapa...? "
" Sudah kubilang untuk tenang, kan? Ini tidak seperti dirimu yang biasa, Gabriel. Lagi pula, mana mungkin aku mengubah ingatanmu lagi. " Ucap Naruto sambil terbang mendekat ke arah Gabriel.
" Tidak! Pergi! Kau bukan mereka! PERGI! "
Sebuah tombak cahaya ditembakkan ke arah Naruto, namun Naruto menangkis tombak cahaya itu dengan tangan kanannya.
" PERGI! "
Naruto terbang lebih cepat dan langsung memeluk Gabriel.
" Maaf, sudah membuatmu tersiksa, Gabriel. Maafkan aku. "
" Naru... "
Air mata Gabriel keluar dari matanya. Perlahan mata emas gelap Gabriel mulai kembali menjadi biru safir. Rambutnya yang berwarna pirang gelap mulai kembali menjadi pirang indah. Sayap Gabriel yang berwarna merah darah yang mengerikan kembali menjadi putih bersih. Dan terakhir, halo milik Gabriel yang awalnya berwarna hitam mulai kembali menjadi putih, namun sesekali berkedip seperti akan kembali menghitam.
" Naru... maafkan aku... Aku mencintaimu. Aku hanya tidak tahu... jika kau mati lagi... Setelah semua ini... aku sadar bahwa ini adalah cinta... Aku tidak peduli lagi denganku... Meski harus menjadi malaikat jatuh... aku... "
Naruto menaruh jari telunjuknya di bibir Gabriel.
" Tenanglah. Kau ingat aku juga Naruel, kan? " Naruto memindahkan jari telunjuknya dari bibir Gabriel di dahinya. " New Law. "
Dengan segera halo milik Gabriel kembali menjadi putih.
" Ini...? "
" New Law. Sebuah sihir yang diberikan Tuhan berdasarkan pada Diri-Nya yang menciptakan berbagai hukum alam semesta. Dengan ini, aku mengubah satu saja hukum-Nya yang berlaku pada dirimu. Malaikat yang harusnya tidak bisa mencintai makhluk lain sekarang bisa mencintai makhluk lain. Dan ini hanya berlaku untukmu saja. "
Gabriel meneteskan air mata tanda kebahagiaan. Akhirnya, kedua sosok itu berciuman. Sebuah tanda cinta di antara mereka berdua. Setelah beberapa waktu, mereka melepaskan pautan bibir mereka. Gabriel menggenggam erat tangan kanan Naruto. Gabriel menciptakan lingkaran sihir untuk kembali ke Hall of Olympus.
.
.
Hall of Olympus.
Azazel, Michael, dan Sirzech menunggu Naruto menghentikan Gabriel di Hall of Olympus. Di sana masih ada Issei dan yang lainnya di sana. Sebuah lingkaran sihir berwarna emas muncul. Mereka semua menyadari itu adalah lingkaran sihir milik Gabriel.
" Gabriel? " Michael terkejut melihat Gabriel yang muncul bersama Naruto.
Irina, Asia, dan Xenovia segera memeluk Gabriel; sedangkan Mito dan Jeanne memeluk Naruto. Mereka menangis terharu ketika melihat dua orang terdekat mereka kembali dengan selamat.
" Maaf, ya. " Ucap Naruto.
" Nii-san... kau... "
Naruto melepaskan genggaman tangan Gabriel dan kemudian maju ke arah Zeus.
" Jadi, anakmu sendiri yang menghasut Ares untuk menculik Gabriel, ya? " Ucap Naruto pada Zeus.
" Aku tidak menyangka kalau Kratos akan bekerja sama dengan Lucifer itu. Aku yakin kebenciannya kepadaku dan Ares membuat dia rela mati hanya demi membuat Ares terbunuh. "
" Sebagai seorang Namikaze, aku masih marah karena paranoidmu, kau membantai keluargaku. Tapi, sebagai Naruto, aku rasa ini sudah sepadan. Jadi, apa kau masih mau menjadi musuh kami. Lawan kita ke depannya bukan hanya putra dari Lucifer, namun juga monster itu. Persatuan seluruh mitologi sangat diperlukan. "
Zeus terdiam mendengar ucapan Naruto. " Kau benar... "
" Azazel, aku yakin kau bisa mengurus ini, kan? " Tanya Naruto pada Azazel.
" Tenang saja. Untuk masalah ini, aku bisa urus. "
Naruto berjalan ke arah Hephaestus. Tampak Aphrodite yang sudah sadar sedang menjadikan paha mulusnya bantal untuk suaminya.
" Yo, Heph, bagaimana rasanya berdamai dengan isterimu? " Tanya Naruto.
" Sangat membahagiakan. "
" Apa kau mau wajah tampanmu kembali? Aku hanya tidak tega kalau kau terus dihina karena wajahmu. "
" Tenang saja. Istriku sudah menerimaku. Itu sudah lebih dari cukup. "
" Baiklah. Setidaknya, ini supaya kau masih bisa berkeliaran di dunia manusia. "
Naruto memancarkan sihir cahaya ke wajah Hehp. Perlahan, wajah Heph mulai 'bergenerasi' dan kembali menjadi wajah tampannya.
" Ini...? "
" Human Recreate. Sebuah sihir untuk menciptakan ulang penampilan. Berbeda dengan sebelumnya, ini permanen. Jadi, selamat berbahagia, Heph. " Ucap Naruto lalu pergi.
" Jadi, bagaimana, Aphrodite? " Tanya Hephaestus.
" Indah. Bukan wajahmu yang membuatmu indah, tapi tatapanmu dengan penuh kehangatan itulah yang membuatmu indah. " Balas Aphrodite. Kemudian keduanya tersenyum.
Naruto kembali ke tempat Gabriel. Naruto menggenggam tangan Gabriel kembali.
" Baiklah. Waktunya kembali. Ayo kita pulang. Issei, Rias-senpai, semuanya, kalian juga ikut. "
Naruto menciptakan lingkaran sihir yang cukup besar dan meneleportasi mereka semua kembali ke Kuoh.
Di suatu tempat
Rizevim duduk di kursi mahal miliknya. Ecluid berdiri di samping Rizevim sambil membaca laporan mengenai Kratos.
" Heh, ternyata anak dari Zeus itu benar – benar menyerang bocah Namikaze itu. Dan dia mati begitu saja!? Ugyagyagyagyagyagya! "
" Lalu, bagaimana selanjutnya, Rizevim-sama? " Tanya Ecluid.
" Apa kau sudah menemukan lokasinya? "
" Sudah, Rizevim-sama. Tapi, apa mungkin untuk menembus segelnya. "
" Tenang saja, Ecluid-kun. Lilith-chan, ayo kita bersiap-siap. "
Rizevim segera berdiri dan pergi menuju suatu tempat bersama dengan Lilith dan Ecluid.
Kuoh Academy
" Baiklah. Sekian pelajaran hari ini. Sampai jumpa lagi. " Ucap Gabriel sambil mengambil buku pelajaran.
Gabriel berjalan keluar kelas itu menuju ruang guru. Setelah menaruh barang – barangnya, dia berjalan menuju ruang ORC.
" Permisi. " Ucap Gabriel sambil masuk.
Di sana dia melihat semua orang sudah berkumpul menunggunya. Rias dan peerage-nya, Sona dan peerage-nya, Irina, Mito, Jeanne, Azazel, Michael, Sirzech, Serafall, Vali, Elmenhilde, Ravel, dan Cao Cao sudah menunggu. Naruto sendiri duduk di sebuah sofa. Naruto melihat Gabriel dan tersenyum. Kemudian dia memberikan gestur pada Gabriel untuk duduk di sebelahnya. Gabriel yang melihat itu duduk di sebelah Naruto dan bersandar di bahunya.
" Kau berhutang banyak hal, Naruto. Selain itu, bagaimana kami harus memanggilmu? " Tanya Azazel
" Panggil saja aku seperti biasa. Tenang saja. " Jawab Naruto
" Naruto, apa kau benar Naruto? " Tanya Issei.
" Aku masih sama. Aku hanya mendapatkan ingatan lamaku saja. Tidak banyak yang berubah. " Ucap Naruto dengan nada tenang.
Issei merasa bahwa Naruto yang ada di depannya masih sama seperti Naruto yang biasanya. Tapi Issei tetap merasakan ada yang berbeda dengan Naruto.
" Jadi, ceritakan semuanya, Naruto-kun. " Ucap Sirzech
" Karena ini semua berhubungan sampai kematian pertamaku, aku akan memulainya dari perang terbesar antar para dewa yang menghancurkan peradaban masa lalu. Sebuah perang yang terjadi sangat lama di masa lalu. Jauh sebelum manusia diciptakan dan jauh sebelum para malaikat diciptakan. The War of God. "
.
.
.
TBC
Yo
Bagaimana kabarnya?
Ya, CoG update lagi, dan mungkin aku harus ganti judul karena Naruto bukan hanya keturunan Gilgamesh lagi
.
Baiklah
Di sini kita melihat sedikit flashback dari Gabriel saat dia menjadi corrupt Angel di masa lalu. Bisa dilihat kemampuannya menjadi berkali-kali lipat ketimbang saat dia menjadi malaikat biasa.
Di sini kita melihat Naruto yang ternyata memang reinkarnasi dari Naruel. Naruel menggunakan 'klon jiwa' pada dirinya dan menciptakan Naruel palsu. Dialah yang menggantikan posisi jiwa Naruel asli (Naruto) yang akan berinkarnasi. Dia juga menjadi penyimpan ingatan Naruel yang akan diberikan kepada Naruto. Ibarat kalian menyimpan data dari komputer ke flashdisk, lalu data itu akan dipindahkan ke komputer yang baru. Jadi, semua Naruel yang pernah kita lihat yang merasuki tubuh Naruto adalah Naruel palsu.
Untuk kemampuan dari Naruel, selain kemampuan God Slayer dan kemampuan malaikat pada umumnya, Naruel juga memiliki 'versi lite' dari kekuatan God of Bible. Contohnya adalah menciptakan jiwa (menciptakan jiwa Naruel palsu) dan mengubah tatanan alam (membuat Gabriel tetap menjadi malaikat meski jatuh cinta padanya). Ditambah di masa sekarang, Naruto (Naruel) juga mampu menggunakan kemampuan kegelapan yang menjadi miliknya ketika menjadi iblis.
Lalu, untuk Rizevim, dia berencana mencari 'dia' dan melepaskannya dari segel. Ini akan menjadi konflik di arc terakhir.
Sebelum masuk ke arc terakhir, kita akan masuk ke mini-arc, yaitu masa lalu dari Naruel dan Naruto di 2-3 chapter. Arc ini akan dimulai dari War of God (sebelum malaikat diciptakan) sampai Naruto yang akan tiba di Kuoh dan memulai pertemanan dengan Issei.
.
Baiklah
Sekian chapter 26
Sampai jumpa di chapter depan
Bye bye
