Naruto by Masashi Kishimoto
Warning : AU ,OOC,typo,Misstypo,Little bit lime etc
.
..
...
My Future Woman
...
..
.
"Ah..siapa ya mengganggu saja,aku tidak pernah mendapat telepon selain dari ibu" pikir naruto suram.
"halo" langsung saja naruto menjawab panggilan telepon tersebut.
"Naruto-kun" tiba-tiba terdengar suara wanita namun sepertinya itu bukan ibunya dan naruto sudah bisa menebak siapa yang telah meneleponnya tersebut.
"Hinata kah?" tanya naruto.
"tepat sekali naruto-kun, selamat kau mendapat satu buah piring cantik" jawab hinata dengan riang.
"hehe ada-ada saja,ngomong-ngomong bagaimana kau tau nomorku?"tanya naruto
"aku dapat dari temanku,hem sudahlah itu tidak penting,ehm, sedang apa kau sekarang naruto-kun " tanya hinata.
"aku hanya sedang beristirahat saja kok ,kalau kau sendiri bagaimana hinata"tanya naruto kembali.
"aku sedang teleponan dengan pacarku" jawab hinata sambil kalem.
"ah... benar juga ya" kata naruto sambil menggaruk kepalanya
"naruto-kun, apa kau besok sibuk bagaimana kalau sehabis pulang sekolah kita jalan-jalan"kata hinata mengajak naruto untuk ngedate.
"ehm, besok ya baiklah kalau begitu akan aku usahakan" jawab naruto
"kalau begitu sampai jumpa besok naruto-kun, i love u" kata hinta kalem kembali.
"love... lo...ve.. u ... too" jawab naruto terbata-bata.
Entah mengapa naruto merasa sangat bahagia saat itu dan dia pun langsung terlelam.
..
...
Keesokan harinya.
"kring-kring"
tiba-tiba handphone naruto berbunyi kembali.
"eh siapa sih pagi-pagi begini mengganggu tidurku saja" kata naruto setengah sadar.
"NARUTO KUN KAU DIMANA SEKARANG?"
Suara tersebut langsung membangunkan naruto sepenuhnya sekaligus hampir memecahkan gendang telinganya
"jangan keras-keras donk, ini siapa ya ?" tanya naruto
"Ini aku shion pacarmu aku sudah menunggumu diluar,cepatlah keluar" kata shion memerintah.
Setelah melihat keluar , ternyata benar shion telah menunggu diluar sendiri.
"kenapa aku harus keluar" tanya naruto kembali malas.
"tentu saja untuk kuliah" jawab shion
"apa.. aku gak mau" kata naruto.
"kenapa emangnya " tanya shion
"aku hari ini gak ada kuliah" kata naruto.
"begitukah, hm maaf hehe..." shion langsung malu dia lupa kalau sekarang ini dia sudah kuliah dan bukan anak sekolah lagi yang harus pergi bareng.
"pokoknya kau temani aku kekampus" ujar shion ngambek sambil menembemkan pipinya.
Setelah melalui perdebatan panjang akhirnya naruto terpaksa mengalah untuk mengantar pacar keduanya tersebut.
"padahal kau sudah punya mobil kenapa harus naik motor vespa tua ku ini" tanya naruto kepada shion.
"sejujurnya aku lebih suka naik motor kok" kata shion
"bukankah lebih nyaman naik mobil " naruto menyela.
"pokoknya aku lebih suka naik motor, apalagi bersamamu" kata shion malu.
Naruto pun terdiam mendengar perkataan hatinya dia merasa bersalah karena telah menyembunyikan sesuatu darinya.
.
..
...
Beberapa menit kemudian pun mereka sampai dikampus.
"eh, kita sudah sampai shion" kata naruto
"heh tumben kau tidak memanggilku shion-chan" tanya shion penasaran.
"eh, aku rasa karena kita sudah besar jadi aku tidak memakainya lagi" kata naruto sambil tertawa kecil
"benar juga ya, ternyata kau memang pengertian sayangku,gemes deh" kata shion sambil mencubit pipi naruto.
"he...hentikan, aku bukan anak kecil lagi" naruto segera melepas tangan shion dari wajahnya.
Setelah itu langsung saja shion menggandeng tangan naruto,langsung saja wajah naruto pun memerah seketika karena perlakuan shion, karena tangannya tidak sengaja menyentuh dada shion.
"eh, sepertinya kau harus masuk " kata naruto.
"heh.. benar juga , kalau begitu aku pamit dulu naruto-kun" namun sebelum pergi shion mencium pipi naruto terlebih dahulu.
Seketika muka naruto tambah memerah.
"ah, senangnya ,tapi bisa celaka aku kalau ketauan yang lain,SIAL.." kata naruto cemas.
"karena sudah dikampus aku akan berjalan-jalan sebentar"
Naruto pun berjalan mengelilingi kampus, lalu secara tidak sadar dia telah sampai dilapangan voli dan disana terlihat sara yang sedang berlatih.
"sepertinya aku akan menyapanya,"kata naruto sambil menuju tempat sara.
Tiba-tiba
BUG...
Ada bola voli yang mengarah kearah naruto dengan kuat , tepat mengenai kepalanya, sehingga naruto pun pingsan.
"naruto-kunnnn" sara pun berlari menuju naruto.
.
..
...
Beberapa saat kemudian.
Naruto pun membuka matanya, terlihat wajah sara diatasnya,
"sa..sara" kata naruto.
"naruto-kun kau sudah sadar" tanya sara cemas
Posisi saat ini naruto sedang tidur diatas paha sara dikursi dekat lapangan voli tersebut.
"hehe tidur dipangkuanmu nyaman sekali ya" kata naruto sambil tersenyum.
" be-benarkah nyaman? Kalau begitu kau boleh tidur dipangkuanku semaumu" kata sara malu-malu.
"maaf ya aku telah mengganggu latihanmu" kata naruto.
"tidak apa-apa kok, aku senang kau datang melihatku" sambil mengusap kepala naruto.
"sebaiknya aku segera pergi saja" naruto tiba-tiba bangkit dari pangkuan sara.
"kau mau kemana?" tanya sara.
"aku ingin pulang saja" jawab naruto.
"apa kau sudah baikan " tanya sara penasaran.
"ya itu tidak apa-apa aku sudah baikan seperti semula" jawab naruto sambil mengacungkan jempolnya.
"eh tunggu naruto-kun, apa kau ada waktu nanti malam" tiba-tiba sara bertanya kepada naruto.
"nanti malam ya, hmm... sepertinya tidak ada , memangnya kenapa" naruto balik tanya.
"ano... kalau kau tidak sibuk datanglah kekosanku" kata sara.
Naruto langsung berpikir yang tidak-tidak setelah mendengar ajakan sara.
"jadi datanglah karena aku akan membuat mencoba membuat kue jadi kau coba ya" kata sara malu-malu.
"oh begitu , baiklah aku akan datang, kalau begitu sampai jumpa nanti malam ya" kata naruto sambil tersenyum.
Setelah itu naruto bergegas pulang kekosannya, namun sepertinya dia melupakan sesuatu.
.
..
...
KRING...KRING...KRING..
Sepertinya ada panggilan kembali dan dilihat naruto ternyata shion.
"sial ternyata dia yang kelupaan"
"iya sayang kenapa?" tanya naruto kalem.
"KENAPA KAU TAK MENUNGGUKU BAKAAAA" kembali shion berteriak, membuat naruto menjauhkan hp tersebut dari telinganya.
"bisa tidak pelankan suaramu, lagipula kau tidak ngomong kalau aku harus menunggumu" kata naruto sedikit kesal.
"setidaknya jemput aku donk" kata shion ngambek.
"ah tidak mau, sekarang hari sangat panas, suruh saja supirmu menjemput " kata naruto menolak.
"moh, dasar... tidak peka" setelah itu shion langsung menutup teleponnya.
"sial, mudah sekali dia marahnya, " naruto mengacak-ngacak rambutnya.
Lagi pula hal itu merupakan kesalahan naruto karena sering lupa dan sekarang dia telah melupakan hal yang lain...
"SIAL... aku baru ingat ada janji dengan hinata, sekarang jam berapa ya, apa masih sempat" naruto melihat kearah jam dan waktu yang dimiliki naruto tinggal 5 menit.
Ditempat lain
.
..
...
"Sudah lewat setengah jam apa dia lupa kalau hari kita akan jalan" ujar hinata sambil melihat jam dihandphonenya.
,
,,
,,,
Beberapa menit kemudian
Dari kejauhan terlihat sosoknaruto yang datang,setelah sampai ditempat yang dijanjikan yaitu taman kota, naruto bergegas meminta maaf kepada hinata karena sikap hinata sudah terlihat cuek.
"gomen hinata, aku benar-benar lupa tadi aku ketiduran" kata naruto mencari alasan.
"oh, begitu tidak apa- apa kok, tapi sebagai gantinya kau harus traktir aku es krim" tiba-tiba ekspresi hinata berubah, kini dia tersenyum kembali.
"sukurlah dia tidak marah padaku" ujar naruto dalam hati.
Setelah itu langsung saja mereka berjalan-jalan dan mencari eskrim disekitar taman itu.
"hinata, ada yang aku katakan" kata naruto memulai pembicaraan.
"iya naruto-kun katakan saja" balas hinata sambil mengemut eskrim miliknya.
"aku ingin ketoilet" kata naruto sok cool.
"moh, aku kira apaan, sudah jangan lama-lama" kata hinata cemberut.
"roger kapten " balas naruto sambil memberi hormat dan segera saja berlari menuju toilet umum terdekat.
Setelah selesai dari toilet tiba-tiba dari belakang naruto ada seseorang yang memanggilnya.
"Naruto-kun sedang apa kau disini" tanya gadis tersebut.
.
..
...
TO BE CONTINUED
A/N : Gomen minna udah telat seminggu ya,maklum baru pulang tugas, tapi untuk kedepannya bakal author usahakan update seminggu sekali,
terima kritik dan kasih.
